Di banyak laboratorium QA/QC, WTP/WWTP, dan pabrik makanan-minuman, masalahnya bukan sekadar “bisa mengukur pH atau tidak”, tetapi seberapa jauh kita bisa percaya dengan datanya. Operator sering berhadapan dengan hal-hal seperti:
-
Hasil pH air baku yang berubah-ubah padahal sampelnya “itu-itu saja”.
-
Kalibrasi yang tidak tercatat rapi, sehingga saat audit (misalnya untuk ISO 17025, BPOM, atau internal QA) semua orang sibuk mencari catatan manual.
-
Pengukuran kesadahan air (water hardness) yang memakan waktu, penuh titrasi manual, dan rawan kesalahan baca.
-
Pekerjaan berulang — misalnya log data pH dan ion ke Excel — yang membuang waktu teknisi, padahal sebenarnya bisa diotomatisasi.
-
Di teaching lab kampus, dosen perlu alat yang mudah dipakai mahasiswa, tapi cukup canggih untuk menjelaskan konsep pH, aktivitas ion, dan kesadahan air.
Di pengolahan air minum atau limbah, fluktuasi kecil di pH atau ion kalsium/magnesium kadang berarti:
-
Dosis koagulan tidak optimal → pemborosan bahan kimia dan energi.
-
Scaling pada heat exchanger/boiler karena kesadahan tidak terkontrol.
-
Kegagalan memenuhi baku mutu air limbah, berujung teguran regulator.
Sementara di farmasi, biotek, dan F&B, nilai pH dan ion tertentu (misalnya fluoride, chloride, nitrate, sodium, calcium) adalah parameter kritikal:
-
Buffer kultur sel yang pH-nya melenceng bisa merusak batch.
-
Minuman berkarbonasi dengan profil ion tidak sesuai bisa mengubah rasa dan stabilitas produk.
-
Formulasi kosmetik yang pH-nya terlalu asam/basa berpotensi mengiritasi kulit dan gagal uji stabilitas.
Masalah-masalah ini sebenarnya punya benang merah: alat ukur yang kurang stabil, sulit ditelusuri, atau tidak terintegrasi dengan alur kerja digital. Di sinilah meter pH/Ion laboratorium seperti A130-CN masuk sebagai solusi yang bukan hanya “alat ukur”, tapi juga “alat manajemen data” untuk pH dan ion.
Teknologi Pengukuran pH dan Ion: Dari Elektroda ke Angka yang Dapat Dipercaya
Di balik layar, A130-CN memanfaatkan kombinasi teknologi elektroda pH dan ion selektif (Ion Selective Electrode, ISE) dengan pengondisi sinyal digital modern. Intinya sederhana: setiap elektroda menghasilkan tegangan (mV) yang berbanding dengan aktivitas ion tertentu dalam larutan. Meter kemudian:
-
Membaca tegangan ini dengan resolusi tinggi.
-
Menggunakan persamaan Nernst dan data kalibrasi multi-titik.
-
Mengonversi mV menjadi pH, konsentrasi ion, atau kesadahan yang dapat langsung dibaca pengguna.
Ada beberapa hal penting dari pendekatan ini:
-
Kalibrasi multi-titik (2–5 titik)
Untuk pH dan ion, A130 memungkinkan kalibrasi beberapa titik, sehingga kurva hubungan mV–konsentrasi tidak dianggap linear begitu saja. Ini sangat krusial ketika:-
Rentang kerja lebar (misalnya 0.001–1000 ppm).
-
Pengukuran dilakukan pada matriks yang kompleks (limbah industri, media kultur, dll.).
-
-
Kompensasi suhu otomatis (Automatic Temperature Compensation, ATC)
Reaksi elektrokimia sensitif terhadap suhu. A130 menggunakan probe suhu terpisah untuk mengukur temperatur sampel dan mengoreksi hasil pH/ion secara real-time, sehingga:-
Operator tidak perlu mengira-ngira koreksi suhu manual.
-
Data lebih konsisten antar-sampel dan antar-hari, meski suhu ruangan atau sampel berubah.
-
-
Manajemen elektroda & diagnosa otomatis
Alat menyimpan hingga 3 parameter elektroda ion berbeda dan menampilkan slope/offset, membantu pengguna menilai kesehatan elektroda dan kapan harus diganti atau diregenerasi.
Pendekatan berbasis elektroda pH dan ISE ini memberikan keunggulan dibanding metode konvensional seperti titrasi manual:
-
Waktu pengukuran jauh lebih singkat.
-
Mengurangi subyektivitas pembacaan titik akhir.
-
Lebih mudah diotomatisasi, baik untuk pengulangan maupun pencatatan data.
-
Ideal untuk pengujian rutin dengan frekuensi tinggi (misalnya produksi 24/7 di pabrik).
Jangka panjangnya, teknologi ini mengurangi biaya karena:
-
Mengurangi ulang uji (re-test) akibat data yang meragukan.
-
Memperpanjang umur elektroda lewat pemantauan slope & kalibrasi.
-
Mempermudah traceability saat audit.
A130-CN sebagai Paket Meter pH/Ion: Apa yang Membuatnya Berbeda?
Secara inti, A130-CN adalah paket berbasis meter seri A130 dari Bante Instruments: meter laboratorium yang mampu mengukur pH, mV/ORP relatif, konsentrasi ion, water hardness, dan suhu. Paket CN biasanya sudah mencakup:
-
Meter benchtop seri A.
-
Elektroda pH umum (seri E201 atau setara).
-
Probe suhu.
-
Larutan buffer pH.
-
Holder elektroda dan adaptor daya.
Yang membuatnya menarik dibanding banyak meter lain di kelasnya:
-
Satu platform untuk pH, ORP/mV, ion, dan kesadahan air
Banyak laboratorium masih memisahkan pH meter dan titrator untuk kesadahan. A130 menggabungkan pH dan pengukuran ion/water hardness dalam satu unit, sehingga:-
Mengurangi jumlah alat di meja.
-
Prosedur kerja lebih seragam untuk berbagai parameter.
-
-
Metode pengukuran ion yang fleksibel
Selain direct reading, A130 menyediakan metode:-
Known addition / subtraction
-
Sample addition / subtraction
Ini memudahkan penentuan ion di matriks kompleks (limbah, air laut, sampel proses) yang sulit diukur hanya dengan pembacaan langsung.
-
-
Fokus pada manajemen data dan audit trail
-
Memori hingga 1000 data.
-
Kalibrasi log yang menyimpan titik kalibrasi dan slope.
-
Transfer data ke PC dan ekspor ke Excel.
-
-
Desain menu yang cukup ramah untuk teaching lab, tapi serius untuk QA/QC
Menu kalibrasi dan pengaturan cukup intuitif untuk mahasiswa dan teknisi baru, tetapi juga menyediakan fitur seperti password protection dan calibration due alarm yang sangat dinilai di lingkungan tersertifikasi.
Secara ringkas, A130-CN menarik karena menggabungkan fungsi pH meter, ion meter, dan hardness meter dalam satu platform dengan alat bantu manajemen data yang cukup lengkap.
Desain dan Ergonomi: Benchtop yang Stabil, Bukan Mainan
Secara fisik, A130-CN adalah meter benchtop dengan bodi kokoh dan bentuk landai sehingga layar mudah dilihat dari posisi duduk.
-
Dimensi meter sekitar 240 × 220 × 80 mm dengan berat sekitar 1,7 kg.
-
Cukup kompak untuk meja laboratorium, namun cukup berat agar tidak mudah bergeser saat tombol ditekan.
-
-
Bahan utama bodi adalah plastik keras (engineering plastic) yang tahan terhadap percikan dan mudah dibersihkan dari tumpahan sampel atau buffer.
-
Unit dilengkapi lengan elektroda (electrode arm) dengan base plate yang dapat diputar dan diatur tinggi-rendahnya:
-
Memudahkan penempatan elektroda di beaker, botol sampel, atau Erlenmeyer.
-
Mengurangi risiko elektroda pecah karena sering dipegang-lepas-pegangan oleh operator.
-
Tata letak tombol:
-
Di bagian depan, sederet keypad membran untuk:
-
Mode pemilihan (pH, Ion, mV, Hardness).
-
Kalibrasi.
-
Penyimpanan data (MI), recall data (MR).
-
Navigasi menu (tombol panah dan Enter).
-
Print/transfer data.
-
-
Tombol on/off dan setting suhu ditempatkan terpisah sehingga sulit “kepencet” tidak sengaja saat mengukur.
Catu daya & penggunaan:
-
Menggunakan adaptor DC 12 V/2 A (suplai dari listrik PLN), bukan baterai.
Ini cocok untuk:-
Laboratorium stasioner (kampus, pabrik, BALAI UJI) dengan penggunaan intensif.
-
Tidak khawatir baterai habis di tengah sesi pengukuran panjang.
-
-
Konsumsi daya sendiri relatif rendah, sehingga bisa dipasang permanen di meja instrumen.
Lingkungan operasi:
-
Suhu kerja 0–50 °C dengan kelembapan relatif <80% (non-kondensasi).
-
Cocok untuk:
-
Laboratorium ber-AC normal.
-
Ruang kontrol WTP/WWTP yang cukup terlindung.
-
-
Pabrikan tidak mencantumkan IP rating khusus (misalnya IP54), sehingga alat ini sebaiknya tidak ditempatkan di area dengan cipratan air berlebihan atau lingkungan sangat berdebu/korosif tanpa perlindungan tambahan.
Untuk pekerjaan lapangan berat (di samping kolam budidaya, area terbuka, dll.), A130-CN lebih cocok ditempatkan di ruang kontrol atau laboratorium di lokasi tersebut, bukan di pinggir tangki atau tambak secara langsung.
Antarmuka dan Pengalaman Pengguna
A130-CN menggunakan layar TFT LCD 7 inci yang cukup lega untuk menampilkan:
-
Nilai utama (pH, konsentrasi ion, water hardness, mV).
-
Suhu sampel.
-
Status kalibrasi, mode pengukuran, dan ikon ATC/MTC.
-
Indikator Hold (Auto-Read), alarm batas, dan indikator memori.
Kelebihan layar besar ini:
-
Angka mudah dibaca dari jarak 1–2 meter.
-
Sangat membantu di teaching lab ketika dosen ingin memperlihatkan display ke beberapa mahasiswa sekaligus.
Navigasi menu:
-
Tombol Mode digunakan untuk berpindah antar-parameter (pH, Ion, mV, Hardness).
-
Tombol Cal memulai proses kalibrasi yang terstruktur dan menampilkan instruksi singkat di layar.
-
Tombol panah (naik/turun) dan Enter untuk:
-
Mengubah nilai (misalnya setpoint kalibrasi, Sample ID, batas alarm).
-
Menjelajahi menu Setup (temperature unit, interval readings, password, dll.).
-
-
Tombol MI untuk menyimpan data, MR untuk memanggil data log atau calibration log.
Fitur kualitas hidup (quality of life features):
-
Auto-Read: meter akan mendeteksi ketika pembacaan sudah stabil dan otomatis “mengunci” angka di layar.
-
Mengurangi kebiasaan operator menebak kapan angka sudah stabil.
-
Mengurangi risiko salah catat di momen angka masih “bergerak”.
-
-
Auto-power off (opsional): bisa diaktifkan untuk mematikan alat otomatis bila tidak digunakan dalam beberapa jam, berguna saat ingin menghemat listrik atau mencegah lupa mematikan.
-
Interval readings: alat dapat mengirim data secara berkala (10, 30, 60 detik; 10 atau 30 menit) ke PC atau printer.
-
Memori 1000 data dengan Sample ID:
-
Setiap pengukuran bisa diberi ID sampel (misalnya kode batch, titik sampling WTP, kode line produksi F&B).
-
Sangat membantu saat merekonstruksi data pada audit atau troubleshooting proses.
-
Secara keseluruhan, antarmuka A130-CN dirancang supaya operator baru bisa cepat belajar, sementara fitur-fitur “serius” tetap tersedia untuk lab tersertifikasi.
Fitur A130-CN untuk Data yang Stabil dan Terlacak
Beberapa fitur yang paling relevan untuk laboratorium dan industri:
1. Kalibrasi Multi-Titik dan Buffer/Standard yang Fleksibel
-
pH: 1–5 titik kalibrasi dengan pilihan buffer USA, NIST, DIN, plus opsi custom.
-
Ion: 2–5 titik dengan standar 0.001 sampai 10000 (ppm/mg/L) serta mode water hardness 0.01–100 mmol/L.
Manfaat praktis:
-
Mengurangi bias di rentang tengah dan tinggi.
-
Memungkinkan kalibrasi disesuaikan dengan rentang kerja spesifik (misalnya 0.1–100 ppm nitrata untuk air minum, atau 10–1000 ppm kalsium untuk plating).
2. Electrode Management dan Diagnostic
-
Menyimpan hingga 3 parameter elektroda ion (Ion 1, Ion 2, Ion 3).
-
Menampilkan slope elektroda setelah kalibrasi.
Artinya:
-
Satu meter bisa bergantian digunakan untuk beberapa jenis elektroda (misalnya fluoride, chloride, nitrate) tanpa harus kehilangan data kalibrasi masing-masing.
-
Operator bisa memantau apakah slope masih dalam range sehat; jika turun drastis, itu sinyal untuk membersihkan atau mengganti elektroda.
3. Alarm Batas dan Pengingat Kalibrasi (Calibration Due)
-
Pengguna bisa mengatur batas atas/bawah untuk pH, ion, atau hardness:
-
Cocok untuk QC line produksi (misalnya pH produk harus 6.8–7.2).
-
Cocok untuk WTP/WWTP yang punya baku mutu internal.
-
-
Alarm kalibrasi dapat di-set per berapa hari (1–31 hari):
-
Menjaga kedisiplinan kalibrasi.
-
Memudahkan dokumentasi untuk audit.
-
4. Password Protection
-
Akses ke pengaturan dan kalibrasi bisa dikunci dengan 4-digit password.
-
Penting di lab dengan banyak pengguna:
-
Menghindari perubahan setting sembarangan.
-
Menjamin integritas data kalibrasi.
-
5. Data Logging dan Kalibrasi Log
-
Memori hingga 1000 data set (tanggal, waktu, nilai, ID sampel).
-
Log kalibrasi pH/ion/konduktivitas (khusus seri lain) bisa ditinjau langsung di meter.
Dampak nyata:
-
Proses penelusuran data (traceability) lebih mudah.
-
Saat terjadi deviasi produk, QA dapat melihat kapan alat terakhir dikalibrasi dan dalam kondisi seperti apa.
Kontrol Eksternal dan Integrasi dengan Sistem Data
Untuk lab modern, angka di layar saja tidak cukup. A130-CN menyediakan:
-
Port USB-B ke komputer atau printer.
-
Software DAS (Data Acquisition Software) dari Bante yang:
-
Menerima data real-time maupun data log dari memori meter.
-
Menyimpan data dalam format yang kemudian bisa di-ekspor ke Excel.
-
Dalam workflow QA/QC, hal ini membuka beberapa skenario:
-
Data pH/ion otomatis direkam di PC pada interval tertentu (misalnya online monitoring pH di titrasi manual).
-
Laporan harian WTP/WWTP bisa dibuat dengan mengekspor file Excel dan menggabungkannya dengan data debit, suhu, dan parameter lain.
-
Untuk laboratorium dengan LIMS, file Excel dari DAS bisa menjadi langkah antara sebelum impor ke LIMS.
Keuntungannya jelas:
-
Mengurangi pencatatan manual.
-
Menghindari salah tulis angka.
-
Mempercepat pembuatan tren (trend chart) jangka panjang untuk keperluan proses improvement atau pemenuhan regulasi.
Spesifikasi Teknis Utama A130-CN
| Parameter | Rentang / Nilai Utama | Resolusi | Akurasi | Keterangan Singkat |
|---|---|---|---|---|
| pH | -2.000 hingga 20.000 pH | 0.001 / 0.01 | ±0.002 pH | Kalibrasi 1–5 titik, buffer USA/NIST/DIN/custom |
| mV / ORP | -2000.0 hingga 2000.0 mV | 0.1 mV | ±0.2 mV | 1 titik offset kalibrasi di mode ORP |
| Konsentrasi ion | 0.001 hingga 30000 (ppm, mg/L, mol/L, mmol/L) | 0.001–1 | ±0.5% F.S. (mono), ±1% F.S. (di) | 2–5 titik kalibrasi |
| Kesadahan air | 0.05–200 mmol/L; dan rentang ekuivalen dalam °dH, °e, °f, mg/L CaCO₃ / CaO / Ca²⁺ | 0.01–1 | ±1% F.S. | 2–5 titik kalibrasi |
| Suhu | 0–105 °C | 0.1 °C | ±0.5 °C | Kompensasi suhu manual/otomatis |
| Kompensasi suhu pH/ion | 0–100 °C | — | — | Menggunakan probe TP-10K |
| Memori | 1000 set data | — | — | Termasuk Sample ID |
| Antarmuka komunikasi | USB-B | — | — | Ke PC atau printer |
| Layar | TFT LCD 7 inci | — | — | Tampilan multibaris |
| Catu daya | Adaptor DC 12 V/2 A | — | — | Plug standar Eropa/umum |
| Suhu operasi | 0–50 °C | — | — | RH <80% non-kondensasi |
| Dimensi | 240 (L) × 220 (W) × 80 (H) mm | — | — | Benchtop |
| Berat | ±1.7 kg | — | — | Termasuk unit utama |
Bagi pemula, cara mudah memahami angka-angka ini:
-
Rentang pH -2 sampai 20 mencakup hampir semua kebutuhan laboratorium umum (air minum, limbah, formulasi, media kultur).
-
Rentang ion 0.001 sampai 30000 (ppm) berarti:
-
Bisa dipakai untuk analisis jejak (trace) seperti nitrate rendah di air minum.
-
Juga sanggup menangani konsentrasi tinggi seperti ion di larutan proses kimia.
-
-
Akurasi ±0.002 pH berarti jika nilai sebenarnya 7.000, alat akan membaca sekitar 6.998–7.002; ini sudah lebih dari cukup untuk mayoritas aplikasi QA/QC.
Panduan Memilih Komponen Tambahan: Elektroda dan Aksesori
Karena A130-CN adalah platform, kualitas hasil juga ditentukan oleh pemilihan elektroda dan larutan standar yang tepat.
Tabel Ringkas Pemilihan Elektroda Ion & Aplikasi
| Jenis ISE (contoh) | Ion Utama | Rentang Tipikal (ppm) | Contoh Aplikasi |
|---|---|---|---|
| ISE-Ca | Ca²⁺ | 0.02–40100 | Kesadahan air di WTP/WWTP, boiler feed water, minuman susu/dairy |
| ISE-Na | Na⁺ | 0.002–69000 | Kontrol sodium di F&B, farmasi (buffer), air proses industri kimia |
| ISE-F | F⁻ | 0.02–1900 | Monitoring fluoride di air minum, industri pasta gigi/kosmetik |
| ISE-NO3 | NO₃⁻ | 0.4–62000 | Nutrisi di hidroponik, pemantauan pencemaran nitrate air tanah |
| ISE-NH4 / ISE-NH3 | NH₄⁺ / NH₃ | 0.01–17000 | Akuakultur (amonia beracun), limbah domestik/industri, proses fermentasi |
| ISE-WH | Water hardness | 0.05–200 mmol/L | Kesadahan total di air minum, air boiler, proses plating/galvanis |
Aksesori yang Umum Digunakan
Beberapa contoh aksesoris pabrikan untuk seri A130/131 meliputi:
-
Ion selective electrode (ISE) untuk berbagai ion (NH₄⁺, Ca²⁺, Cl⁻, NO₃⁻, F⁻, Na⁺, dll.).
-
Elektroda water hardness (ISE-WH).
-
Larutan standar ion 1000 ppm (ION-Ca, ION-Na, ION-NO3, dll.).
-
Larutan standar water hardness 100 mmol/L (ION-WH).
-
Ionic Strength Adjuster (ISA) untuk masing-masing ion (ISA-Ca, ISA-Na, ISA-F, dll.).
Faktor yang Mempengaruhi Hasil Ukur
Beberapa hal yang sering dilupakan, padahal sangat memengaruhi hasil:
-
Suhu standar dan sampel tidak sama → perbedaan hingga beberapa persen.
-
Tidak menambahkan ISA untuk sampel kadar rendah → hasil kurang linear dan tidak stabil.
-
Elektroda tidak direndam terlebih dulu di standar (conditioning) → respons lambat.
-
Matriks sampel kompleks (misalnya limbah dengan banyak ion lain) → perlu metode known addition/subtraction untuk memperoleh hasil yang lebih dapat dipercaya.
Studi Kasus: Dari WTP hingga Pabrik Minuman
1. WTP Air Minum: Mengendalikan Kesadahan dan pH Secara Konsisten
Bayangkan sebuah instalasi pengolahan air minum kota yang sebelumnya mengandalkan titrasi manual untuk mengukur kesadahan dan pH. Setiap shift, operator harus:
-
Menitrasi beberapa sampel air baku dan air produk.
-
Mencatat hasil di buku tulis.
-
Menghitung ulang bila ada keraguan, sehingga waktu analis habis untuk pekerjaan repetitif.
Setelah beralih ke A130-CN dengan elektroda water hardness:
-
Operator menyiapkan 2–3 standar kesadahan (misal 0.1, 10, 100 mmol/L).
-
Alat dikalibrasi multi-titik di awal shift.
-
Setiap sampel air baku, intermediate, dan air produk diukur secara langsung dengan metode direct reading; hasil kesadahan dalam °dH dan mg/L CaCO₃ muncul di layar.
-
Data disimpan dalam memori dengan Sample ID berdasarkan titik sampling (Raw, Filtered, Softener Outlet, Product).
Manfaat yang dirasakan:
-
Waktu pengujian per sampel jauh lebih singkat.
-
Operator baru lebih cepat dilatih karena tidak perlu menguasai titrasi kompleks.
-
QA dapat melihat tren kesadahan per hari dari file Excel hasil ekspor software DAS, memudahkan optimasi regenerasi resin softener dan dosis bahan kimia.
2. Pabrik Minuman: Menjaga pH dan Profil Ion untuk Konsistensi Rasa
Di pabrik minuman berkarbonasi dan minuman fungsional, pH dan tertentu seperti sodium, potassium, dan calcium berpengaruh pada rasa dan stabilitas produk. Sebelumnya:
-
pH diukur dengan pH meter lama yang tidak punya Auto-Read.
-
Konsentrasi ion tertentu dikirim ke laboratorium eksternal sehingga hasil terlambat.
Dengan mengintegrasikan A130-CN di QC lab internal:
-
pH diukur menggunakan elektroda pH gelas dengan Auto-Read, sehingga operator tahu kapan angka sudah stabil.
-
Sodium dan nitrate diukur menggunakan ISE-Na dan ISE-NO3 dengan metode known addition untuk mengatasi matriks minuman yang kompleks (mengandung gula, asam, karbonasi).
-
Data setiap batch produk dicatat dengan Sample ID berupa nomor batch, lalu diekspor ke Excel sebagai bagian dari Certificate of Analysis.
Dampak praktis:
-
Keputusan hold/release batch dapat dibuat lebih cepat karena data pH dan ion sudah tersedia di internal.
-
Trend jangka panjang membantu R&D melihat perubahan halus pada profil ion jika ada perubahan bahan baku atau proses.
Panduan Praktis Menggunakan A130-CN di Pengolahan Air dan Laboratorium
Sebagai contoh, berikut alur sederhana penggunaan A130-CN untuk pengujian pH dan kesadahan air di fasilitas WTP/WWTP atau laboratorium QC air:
-
Siapkan alat:
-
Nyalakan meter dan pastikan adaptor terpasang stabil.
-
Pasang elektroda pH dan/atau water hardness pada lengan elektroda.
-
Sambungkan probe suhu.
-
-
Kalibrasi awal:
-
Untuk pH: gunakan minimal dua buffer (misalnya 4.01 dan 7.00) pada suhu yang sama dengan sampel.
-
Untuk kesadahan: siapkan standar (misalnya 0.1 dan 10 mmol/L) dan lakukan kalibrasi 2–3 titik.
-
Pastikan alat menampilkan slope elektroda yang masih dalam batas wajar.
-
-
Pengambilan sampel:
-
Ambil sampel air baku, air setelah proses, dan air produk dalam beaker bersih.
-
Hindari gelembung udara berlebih terutama saat pengukuran ion.
-
-
Pengukuran:
-
Pilih mode pH atau Ion (Water Hardness).
-
Bilas elektroda dengan air deion dan sedikit sampel sebelum pengukuran.
-
Tempatkan elektroda dan probe suhu dalam sampel dan aduk perlahan.
-
Tunggu hingga fitur Auto-Read mengunci hasil, lalu:
-
Catat atau simpan ke memori (MI) dengan Sample ID yang sesuai.
-
-
-
Pencatatan dan pelaporan:
-
Di akhir shift, transfer data ke PC dengan software DAS.
-
Simpan file Excel dan gunakan untuk laporan harian/bulanan atau keperluan audit.
-
-
Perawatan:
-
Bilas elektroda dengan air deion setelah selesai.
-
Simpan elektroda pH dalam larutan KCl 3 M, elektroda ISE sesuai petunjuk pabrikan.
-
Cek jadwal kalibrasi berkala (calibration due) di menu alat.
-
Alur serupa dapat dengan mudah diadaptasi untuk teaching lab kampus (misalnya praktikum pH dan ion), laboratorium farmasi (uji buffer dan bahan baku), hingga laboratorium kosmetik (uji pH produk perawatan kulit dan rambut).
Kesimpulan dan Rekomendasi
A130-CN pada dasarnya adalah platform pH/Ion laboratorium yang:
-
Menggabungkan pengukuran pH, mV/ORP relatif, konsentrasi ion, dan kesadahan air dalam satu benchtop meter.
-
Didukung teknologi:
-
Kalibrasi multi-titik.
-
Kompensasi suhu otomatis.
-
Electrode management dan log kalibrasi.
-
Data logging dan integrasi USB ke PC.
-
Alat ini paling cocok untuk:
-
Laboratorium QA/QC di industri makanan-minuman, farmasi, kosmetik, dan kimia.
-
WTP/WWTP yang membutuhkan kontrol pH dan kesadahan air yang konsisten.
-
Teaching lab kampus yang ingin alat pH/ion praktis namun cukup canggih untuk pendidikan.
-
Akuakultur dan hidroponik yang ingin memantau pH serta ion penting seperti ammonia, nitrate, calcium, dan sodium.
Jika kebutuhan Anda mencakup pengukuran DO, konduktivitas, atau parameter lain, seri A lain (misalnya A150 untuk konduktivitas atau A180 untuk DO) dapat dipertimbangkan sebagai pelengkap dalam ekosistem yang sama. Namun untuk fokus pH, ion, dan kesadahan air dengan manajemen data yang rapi, A130-CN menawarkan kombinasi fitur yang seimbang antara kemampuan teknis dan kemudahan penggunaan.
FAQ Singkat
1. Apakah A130-CN bisa digunakan untuk air laut atau air payau?
Bisa, terutama untuk pengukuran pH dan beberapa ion seperti sodium, nitrate, atau calcium. Namun, untuk konsentrasi ion tinggi dan matriks kompleks, sebaiknya gunakan metode known addition/subtraction dan tambahkan ISA yang sesuai.
2. Seberapa sering meter perlu dikalibrasi?
Umumnya, untuk penggunaan harian:
-
pH: minimal sekali sehari atau setiap kali mengganti elektroda/buffer.
-
Ion: setiap kali mengganti elektroda atau jika range pengukuran berubah signifikan.
Fitur calibration due alarm bisa di-set (misalnya 7 hari) untuk mengingatkan jadwal kalibrasi berkala.
3. Apakah alat ini bisa langsung terhubung ke LIMS?
Tidak secara langsung. A130-CN mengirim data ke PC melalui software DAS dan menyimpan dalam file yang bisa diekspor ke Excel. Dari Excel, data dapat diimpor ke LIMS sesuai sistem masing-masing.
4. Apa perbedaan A130 dengan A120?
A120 mengukur pH, mV, ORP, dan suhu. A130 menambahkan kemampuan pengukuran konsentrasi ion dan kesadahan air, lengkap dengan metode pengukuran ion yang lebih fleksibel.
5. Apakah A130-CN cocok untuk penggunaan lapangan?
Alat ini dirancang sebagai benchtop laboratorium. Untuk penggunaan lapangan yang benar-benar “outdoor”, biasanya lebih cocok meter portabel. A130-CN dapat digunakan di laboratorium site (misalnya laboratorium di area WTP/WWTP), bukan langsung di tepi kolam atau sungai.
6. Bagaimana merawat elektroda ion agar awet?
Selalu bilas setelah digunakan, simpan sesuai rekomendasi jenis elektroda (beberapa disimpan kering, beberapa dalam larutan tertentu), hindari menggosok membran, dan kondisikan elektroda di larutan standar sebelum pengukuran penting.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya kontrol pH, ion, dan kesadahan air dalam mendukung berbagai proses penelitian dan produksi Anda. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti A130-CN Laboratory pH/Ion Meter dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan pengendalian kualitas air, formulasi, serta proses produksi secara konsisten.
Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pengujian pH, konsentrasi ion, dan kesadahan air pada utilitas maupun proses, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan konfigurasi elektroda dan solusi instrumen yang paling tepat.
Rekomendasi Ion Meters Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Bante931-S Benchtop Sulfide Ion Meter
Rp20.970.000Lihat Produk★★★★★ -

Bante931-Pb Benchtop Lead Ion Meter
Rp20.970.000Lihat Produk★★★★★ -

Bante931-NO3 Benchtop Nitrate Ion Meter
Rp20.970.000Lihat Produk★★★★★ -

Bante931-NH4 Benchtop Ammonium Ion Meter
Rp20.970.000Lihat Produk★★★★★ -

Bante931-NH3 Benchtop Ammonia Ion Meter
Rp20.970.000Lihat Produk★★★★★ -

Bante931-Na Benchtop Sodium Ion Meter
Rp20.970.000Lihat Produk★★★★★ -

Bante931-K Benchtop Potassium Ion Meter
Rp20.970.000Lihat Produk★★★★★ -

Bante931-I Benchtop Iodide Ion Meter
Rp20.970.000Lihat Produk★★★★★
Referensi
-
Suseno, & Saestri, G. N. B. (2024). PENURUNAN KESADAHAN TOTAL AIR SUMUR GALI TERHADAP VARIASI LAMA PEREBUSAN. Jurnal Kimia dan Rekayasa, 5(1), 33–38. Retrieved from https://kireka.setiabudi.ac.id/index.php/kireka/article/download/87/50/230
-
Mu’arifah, Z. Z., & Suliantoro, H. (2023). ANALISIS PENGARUH PH DAN TURBIDITY AIR BAKU TERHADAP PENENTUAN DOSIS OPTIMUM KOAGULAN PADA IPA KALIGARANG IV PDAM TIRTA MOEDAL SEMARANG. Industrial Engineering Online Journal, 12(4). Retrieved from https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/ieoj/article/view/40985














