Di sebuah instalasi pengolahan air limbah kota, tim QA/QC menerima lonjakan keluhan bau dari warga sekitar. Mereka sudah melakukan pengambilan sampel H₂S dan NH₃ secara berkala, tetapi sulit membuktikan dari arah mana plume bau bergerak pada jam-jam tertentu. Tanpa data arah angin yang konsisten, korelasi antara konsentrasi gas, keluhan masyarakat, dan operasi aerasi di kolam tidak pernah jelas. Pengendalian sumber bau jadi spekulatif, laporan audit tidak kuat, dan keputusan investasi pengendalian odor riskan.
Solusi yang bekerja di lapangan adalah memadukan pengukuran kimia dengan pemantauan meteorologi lokal. Data arah angin kontinu menutup celah analisis dispersi dan membantu menentukan kapan serta dari titik mana sumber emisi dominan. Untuk kebutuhan seperti ini, sensor arah angin yang tahan cuaca, responsif pada hembusan pelan, dan mudah dihubungkan ke PLC/SCADA sangat dibutuhkan. PCE-FST-200-202-U hadir sebagai sensor arah angin analog keluaran 0–10 V yang dirancang untuk pemasangan permanen di lingkungan industri—solusi sederhana namun kritikal agar tim proses, EH&S, dan QA/QC memiliki konteks meteorologi yang solid.
Teknologi dari produk tersebut
Sensor ini bekerja pada prinsip pengindraan arah angin menggunakan vane (baling-baling penunjuk) yang selaras dengan aliran udara. Orientasi mekanis vane diterjemahkan menjadi sinyal listrik analog yang dikalibrasi terhadap azimut 0–360°. Pada versi PCE-FST-200-202-U, nilai sudut dibentangkan secara linear ke tegangan 0–10 V DC. Sistem menyertakan housing berlapis powder coating, bearing yang halus untuk meminimalkan gesekan, serta segel untuk melindungi mekanisme dari debu dan percikan air.
Mengapa teknologi ini penting jangka panjang? Dalam pemantauan kualitas udara ambien di kompleks industri, arah angin menentukan jejak sebaran emisi. Dengan tren jangka panjang, tim dapat:
-
memetakan jam kritis saat plume berbalik ke permukiman,
-
menyetel strategi operasi (mis. penutupan sementara proses berodor saat kondisi downwind),
-
dan menyediakan bukti objektif saat audit lingkungan.
Dibanding pendekatan “manual” seperti mengamati windsock, sensor arah angin analog:
-
menyediakan data kontinu untuk trending dan model dispersi,
-
terintegrasi ke logger/PLC tanpa protokol khusus,
-
dan memiliki ambang sensitivitas yang memungkinkan deteksi pada hembusan lemah yang sering terjadi di pagi/ malam hari—periode yang sering berhubungan dengan keluhan bau.
Spesifikasi dan fitur product
PCE-FST-200-202-U adalah varian sensor arah angin dalam keluarga PCE-FST-200 dari PCE Instruments. Ciri khas varian “202-U” adalah output analog 0–10 V DC yang langsung kompatibel dengan banyak input analog PLC, data logger, dan modul akuisisi data industri. Sensor ini dapat mendeteksi pergerakan angin mulai dari kecepatan sangat rendah (≤0,8 m/s) sehingga berguna untuk pemantauan lingkungan di area yang anginnya sering tenang.
Apa yang membuatnya menonjol dibanding kompetitor satu kelas?
-
sensitivitas pada angin pelan sehingga data tidak “tumpul” pada kondisi tenang,
-
akurasi pembacaan arah ±3° untuk interpretasi yang presisi,
-
konstruksi paduan tahan korosi dengan powder coating dan perlindungan segel, cocok untuk pemasangan permanen,
-
kelas proteksi IP55 untuk hujan, debu, dan percikan,
-
opsi pemanas 10 W (pada 24 V DC) yang membantu keandalan di lingkungan lembap/dingin,
-
pilihan varian output lain (mis. 4–20 mA) dalam keluarga yang sama bila arsitektur sinyal berbeda—memudahkan standarisasi armada sensor di fasilitas besar.
Desain dan ergonomi
PCE-FST-200-202-U didesain sebagai sensor stasioner untuk dipasang pada tiang/struktur. Housing terbuat dari paduan tahan korosi dengan lapisan powder coating. Mekanisme dilindungi oleh segel untuk menghindari masuknya air dan debu halus. Konektor yang digunakan adalah M12 sehingga pemasangan kabel menjadi ringkas dan tahan lingkungan.
Dimensi dan berat tidak dicantumkan oleh pabrikan pada halaman produk yang menjadi acuan artikel ini. Untuk rekayasa mekanik yang presisi (mis. perhitungan beban tiang, bracket), pengguna biasanya mengandalkan gambar mekanik dari pabrikan saat pemesanan. Namun, pada praktiknya sensor tipe vane seperti ini ringan dan dapat dipasang di pipa atau tiang standar meteorologi menggunakan clamp U-bolt.
Catu daya membutuhkan 12–36 V DC. Konsumsi daya tambahan 10 W tercantum saat pemanas dioperasikan pada 24 V DC. Karena bukan perangkat baterai, sensor dirancang untuk instalasi permanen dengan catu DC dari panel kontrol/tenaga surya. IP55 membuatnya andal untuk penggunaan lapangan jangka panjang; meski demikian, pemasangan sebaiknya tetap memperhatikan pelindung petir, kabel yang rapi, dan penempatan yang bebas turbulensi dari bangunan/halangan.
Lingkungan operasi: pabrikan menyatakan IP55 dan kemampuan menahan kecepatan angin hingga 70 m/s (sekitar 156,6 mph) selama maksimum 30 menit, yang menunjukkan ketahanan mekanis memadai dalam cuaca ekstrem sementara.
Antarmuka dan pengalaman pengguna
Berbeda dengan alat genggam, sensor ini tidak memiliki layar atau tombol. Antarmuka utamanya adalah sinyal analog 0–10 V DC yang mewakili 0–360°. Konektor M12 memudahkan sambungan ke kabel 3 m yang sudah termasuk dalam paket. Pengguna berinteraksi melalui sistem penerima data: PLC, data logger, atau modul AI (analog input).
Alur kerja tipikal:
-
pasang sensor di posisi terbuka,
-
kabel M12 ke panel kontrol,
-
skalakan input analog 0–10 V menjadi 0–360° pada PLC/SCADA,
-
lakukan uji fungsional dengan memutar vane ke arah kardinal untuk verifikasi.
Sederhananya, pengalaman pengguna terletak pada kemudahan integrasi. Tidak ada menu, tidak ada kalibrasi harian, dan sinyalnya standar. Ini mengurangi potensi salah operasi di lapangan.
Fitur-fitur cerdas/unggulan
-
Output analog linear 0–10 V DC. Memudahkan integrasi ke hampir semua PLC/SCADA tanpa konverter protokol. Pengguna cukup melakukan scaling kanal analog agar 0 V = 0° dan 10 V = 360°.
-
Sensitivitas mulai ≤0,8 m/s. Bermanfaat untuk menangkap perubahan arah angin pada hembusan pelan yang sering memengaruhi dispersi bau dan gas korosif.
-
Akurasi ±3°. Memberi keyakinan saat menghubungkan data arah angin dengan data konsentrasi gas atau partikel—kritis dalam investigasi sumber.
-
Kelas proteksi IP55 dan housing alloy berlapis powder coating. Mengurangi downtime karena korosi/ingress, cocok untuk pemasangan permanen di stasiun lingkungan pabrik.
-
Pemanas 10 W pada 24 V DC. Membantu menjaga mekanisme tetap kering pada kelembapan tinggi atau embun, sehingga gesekan tetap rendah dan data stabil.
-
Konektor M12 dan kabel 3 m disertakan. Mempercepat instalasi serta meminimalkan kesalahan wiring.
-
Varian keluarga dengan 4–20 mA. Bagi fasilitas yang lebih menyukai loop arus untuk toleransi noise dan jarak, ekosistem PCE-FST memudahkan standardisasi.
Manfaat operasional:
-
menghemat waktu commissioning (tidak perlu konfigurasi kompleks),
-
konsistensi audit karena data kontinu dan dapat ditrending,
-
meminimalkan salah baca karena tidak ada interpretasi manual,
-
efisiensi sampling karena tim QA/QC bisa mengaitkan peristiwa emisi dengan kondisi angin secara otomatis.
Kontrol eksternal dan integrasi sistem
Sinyal 0–10 V dapat langsung masuk ke:
-
input analog PLC (mis. 0–10 V, 12 bit/16 bit),
-
data logger lingkungan,
-
modul DAQ pada PC/laptop,
-
atau konverter A/D ke protokol digital (Modbus RTU/TCP, OPC UA) melalui modul I/O pihak ketiga.
Ekspor data umumnya dilakukan di sisi PLC/SCADA atau logger ke format CSV/Excel dan integrasi ke LIMS. Dengan skema ini, pengguna bisa:
-
membuat tren harian/mingguan arah angin,
-
menyinkronkan dengan sensor gas/PM untuk analisis multivariat,
-
menghasilkan laporan otomatis untuk audit lingkungan.
Spesifikasi teknis lengkap
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Jenis keluaran | 0…10 V DC |
| Tegangan kerja | 12…36 V DC |
| Resolusi | 22,5° |
| Rentang pembacaan | 0…360° |
| Sensitivitas kecepatan (mulai terukur) | ≤0,8 m/s (≈1,8 mph) |
| Akurasi pembacaan arah | ±3° |
| Resistansi listrik | 250 Ω |
| Daya pemanas (pada 24 V DC) | 10 W |
| Kecepatan angin maksimum yang diizinkan | 70 m/s (≈156,6 mph) selama maks. 30 menit |
| Konektor daya/sinyal | M12 |
| Kelas perlindungan | IP55 |
| Bahan konstruksi | Paduan tahan korosi dengan powder coating |
| Varian keluarga lain | Tersedia varian dengan 4…20 mA (bukan 202-U) |
| Scope pengiriman | 1× PCE-FST-200-202-U, 1× Plug M12, 1× kabel 3 m, 1× buku manual |
Penjelasan awam: anggap arah mata angin seperti kompas 360°. Sensor ini mengubah sudut kompas itu menjadi tegangan 0 sampai 10 volt. Saat PLC membaca 5,000 V, sistem menafsirkan sekitar 180° (selatan). Resolusi 22,5° berarti perubahan lebih kecil dari itu bisa jadi tidak tampak sebagai langkah baru, namun akurasi ±3° menunjukkan bahwa nilai rata-rata sudut yang dilaporkan berada dekat dengan sudut sebenarnya. Ambang 0,8 m/s menyiratkan bahwa pada kondisi udara nyaris diam, vane mungkin tidak cukup terdorong untuk memberikan arah yang bermakna—sesuatu yang normal pada sensor mekanis.
Panduan memilih komponen tambahan
Tabel berikut membantu memilih komponen pendukung dan contoh aplikasi pada berbagai sektor yang membutuhkan data arah angin.
| Kebutuhan | Komponen tambahan yang disarankan | Contoh aplikasi |
|---|---|---|
| Perekaman data jangka panjang | Data logger analog 0–10 V dengan catu 12–24 V DC | Pemantauan odor WWTP; baseline meteorologi pabrik F&B |
| Integrasi ke SCADA | Modul AI PLC 0–10 V, scaling 0–360° | Ventilasi proses, kontrol exhaust di farmasi/biotek |
| Sumber daya lapangan | Panel surya + regulator + baterai 12/24 V | Stasiun pemantauan kualitas udara keliling kampus |
| Proteksi petir & EMI | Surge protector, grounding yang baik | Instalasi di area terbuka, dekat menara |
| Mekanik | Tiang 2–10 m, bracket U-bolt, waterpass | SNI/standar siting meteorologi lokal |
| Analisis dispersi | Perangkat lunak sederhana untuk mawar angin (wind rose) | Laporan lingkungan, investigasi keluhan warga |
Faktor yang memengaruhi hasil:
-
turbulensi lokal akibat bangunan/pepohonan,
-
ketinggian pemasangan (umumnya ≥10 m untuk studi lingkungan; untuk area proses dapat disesuaikan),
-
kualitas penyambungan kabel dan shielding,
-
kondensasi/embun—aktifkan pemanas jika perlu,
-
kalibrasi scaling 0–10 V di PLC,
-
pemeliharaan berkala pada bearing vane (pembersihan debu/serangga).
Daftar aksesori yang umum:
-
data logger 1–4 kanal 0–10 V,
-
tiang/menara kecil dan bracket,
-
kotak panel IP65 berisi power supply 24 V DC dan proteksi surge,
-
kabel perpanjangan M12 outdoor,
-
modul I/O ke Modbus/OPC untuk integrasi ke LIMS/SCADA.
Panduan cara menggunakan produk langkah demi langkah
Contoh skenario: instalasi di WWTP yang sedang menangani keluhan bau.
-
Survei lokasi
Tentukan titik pemasangan yang mewakili angin bebas, jauh dari turbulensi bangunan, idealnya di atas atap kantor operasi atau di sisi kolam aerasi dengan jarak minimal 10× tinggi penghalang terdekat. -
Siapkan tiang dan bracket
Pasang tiang dan bracket U-bolt dengan waterpass agar tegak. Periksa kekuatan struktur terhadap angin kencang. Pasang proteksi petir dan grounding. -
Pasang sensor
Tempatkan PCE-FST-200-202-U pada puncak tiang. Kencangkan sesuai torsi yang wajar. Pastikan vane bergerak bebas tanpa tersangkut. -
Koneksi listrik dan sinyal
Sambungkan plug M12 ke kabel 3 m bawaan, lalu ke panel kontrol berisi power supply 24 V DC dan input analog 0–10 V pada PLC/ data logger. Jika pemanas ingin digunakan, siapkan suplai 24 V DC yang cukup untuk beban 10 W. -
Scaling pada PLC/SCADA
Atur agar 0 V = 0° dan 10 V = 360°. Uji dengan memutar vane secara manual ke arah kardinal (N-E-S-W) dan pastikan pembacaan mendekati 0°, 90°, 180°, 270°. -
Sinkronkan dengan sensor gas/odor
Hubungkan data arah angin dengan kanal H₂S/NH₃/OU. Buat tampilan wind rose harian dan overlay event lonjakan gas. -
Operasi dan pemeliharaan
Cek kebersihan vane setiap bulan. Verifikasi ulang scaling setiap kuartal atau setelah badai. Aktifkan pemanas pada musim lembap untuk mencegah embun. -
Pelaporan
Ekspor data harian ke CSV dan susun ringkasan mingguan: persentase waktu downwind ke permukiman, jam puncak, dan rekomendasi operasi (mis. penutupan sementara blower tertentu saat kondisi kritis).
Kesimpulan dan rekomendasi
PCE-FST-200-202-U menawarkan jalur sederhana dan andal untuk memasukkan konteks meteorologi ke dalam pengendalian proses dan pemantauan lingkungan. Keluaran 0–10 V membuat integrasi menjadi mudah, sementara sensitivitas pada angin pelan dan akurasi ±3° menghasilkan data yang cukup presisi untuk analisis dispersi dan audit. Konstruksi alloy berlapis powder coating, IP55, serta pemanas opsional menambah keandalan untuk pemasangan permanen.
Siapa yang paling diuntungkan?
-
WWTP/WTP dan pemantauan kualitas udara ambien di kawasan industri,
-
laboratorium/teaching lab yang membutuhkan data arah angin untuk eksperimen aerodinamika sederhana,
-
fasilitas farmasi/biotek dan F&B yang ingin mengaitkan performa ventilasi/ekshaust dengan kondisi angin luar,
-
pertanian/akuakultur yang memerlukan informasi arah angin untuk penyemprotan/penyebaran bau pakan.
Jika Anda memerlukan sinyal loop arus untuk jarak kabel panjang, pertimbangkan varian keluarga PCE-FST-200 dengan output 4–20 mA. Namun bila arsitektur Anda sudah mengandalkan input 0–10 V pada PLC, varian 202-U ini adalah pilihan yang tepat.
FAQ singkat
Apakah sensor ini bisa membaca saat angin sangat lemah?
Ya, sensor mulai responsif pada kecepatan ≤0,8 m/s. Pada kondisi benar-benar tenang (di bawah ambang itu), arah yang ditampilkan mungkin tidak bermakna—umum pada semua vane mekanis.
Bagaimana mengubah volt menjadi derajat?
Scale linear di PLC/SCADA: 0 V = 0°, 10 V = 360°, sehingga 1 V ≈ 36°. Contoh: 5 V ≈ 180°.
Apakah ada data logging di dalam sensor?
Tidak. Perekaman dilakukan di perangkat penerima (PLC/data logger/PC).
Apakah tahan hujan deras dan debu?
Dengan IP55, sensor terlindung dari debu dalam jumlah berbahaya dan semprotan air. Untuk badai ekstrem, pastikan pemasangan mekanik dan proteksi petir memadai.
Bisakah dipasang di area pantai yang korosif?
Housing alloy berlapis powder coating dan segel membantu ketahanan korosi. Periksa dan rawat berkala; gunakan hardware stainless dan pelapis tambahan bila perlu.
Bagaimana jika saya butuh sinyal 4–20 mA?
PCE menyediakan varian keluarga dengan 4–20 mA. Pilih sesuai arsitektur sinyal di fasilitas Anda.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya sensor arah angin dalam mendukung pemantauan lingkungan dan keselamatan proses Anda. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas seperti PCE-FST-200-202-U beserta perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan pengendalian emisi, memastikan pelaporan yang konsisten, dan memenuhi standar tertinggi. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pemantauan meteorologi di fasilitas Anda, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Air Flow Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Multifunction Air Flow Meter PCE-AM 45
Lihat produk★★★★★ -

Multifunction Air Flow Meter PCE-AM 45
Lihat produk★★★★★ -

Multifunction Air Flow Meter PCE-AM 30
Lihat produk★★★★★ -

Multifunction Air Flow Meter Flow Hoods PCE-VA 20-SET-ICA incl. ISO Calibration
Lihat produk★★★★★ -

Multifunction Air Flow Meter Flow Hoods PCE-VA 20-SET-ICA incl. ISO Calibration
Lihat produk★★★★★ -

Multifunction Air Flow Meter PCE-HVAC 2-ICA with ISO Certificate
Lihat produk★★★★★ -

Multifunction Air Flow Meter PCE-HVAC 2
Lihat produk★★★★★ -

Air Flow Meter PCE-WSAC 50-210
Lihat produk★★★★★
Referensi
-
Asmoro, T. M. Y., & rekan. (2018). Evaluasi Kinerja dan Pengembangan Pengolahan Instalasi Pengolah Air Limbah (IPAL) Mojosongo. Matriks Teknik Sipil, (Edisi September), 556–564. Retrieved from https://jurnal.uns.ac.id/matriks/article/viewFile/36565/23793
-
Novianti, S., Purnomo, R., & Rahman, M. A. (2023). Sistem Monitoring Cuaca Menggunakan Sensor Kecepatan Angin dengan Komunikasi LoRa. ME Engine, [vol(issue)], [halaman]. Retrieved from https://ojs.pppm.poltekpel-sby.ac.id/index.php/mee/article/download/306/224/870













