Teknisi Indonesia di pabrik minuman sedang menggunakan Air Humidity Meter PCE-DPM 3 untuk mengukur titik embun pada jalur udara bertekanan di dekat line pengisian botol, dengan latar pipa stainless dan kompresor.

Air Humidity Meter PCE-DPM 10-SFKIT: Monitoring Dew Point Udara Bertekanan Untuk Menekan Downtime Dan Kerusakan Peralatan

Daftar Isi

Di banyak pabrik, sistem udara bertekanan dianggap “utility pendukung” yang jarang disentuh selama mesin utama masih jalan. Padahal, sedikit saja kelembapan berlebih di jalur udara bisa memicu serangkaian masalah: korosi pada pipa dan valve, kegagalan aktuator pneumatik, kontaminasi produk, hingga downtime tak terduga.

Di pabrik minuman dan dairy, kelembapan di udara instrument bisa menyebabkan kondensasi di jalur filling yang berpotensi membawa mikroorganisme. Di industri farmasi dan biotek, tekanan dan dew point udara bertekanan yang tidak terkendali bisa menggagalkan proses pengeringan atau menyebabkan deviasi pada validasi. Sementara di fasilitas pengolahan air, udara kering diperlukan untuk instrumentasi dan valve di unit filtrasi, ozonisasi, hingga sistem dosing kimia.

Dalam praktik, banyak tim QA/QC dan maintenance masih mengandalkan:

  • Pengukuran dew point berkala oleh pihak ketiga

  • Log sheet manual tanpa rekaman data kontinu

  • Alat ukur sederhana tanpa data logger dan tanpa kompensasi tekanan

Pendekatan ini menyulitkan analisis tren jangka panjang. Begitu masalah muncul (misalnya katup macet atau produk terkontaminasi air), sudah terlambat: akar masalahnya sulit dilacak karena tidak ada data dew point dan tekanan yang lengkap.

Di sinilah kebutuhan akan instrumen yang bisa mengukur dew point dan kelembapan udara bertekanan secara presisi, mencatat data dalam jumlah besar, dan mudah diintegrasikan ke alur kerja QA/QC menjadi sangat penting. Air Humidity Meter PCE-DPM 10-SFKIT hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Bagaimana PCE-DPM 10 Mengukur Dew Point dan Kelembapan pada Udara Bertekanan

PCE-DPM 10-SFKIT adalah instrumen portabel yang dirancang khusus untuk mengukur kelembapan dan dew point pada sistem udara bertekanan hingga 15 bar. Prinsip kerjanya menggabungkan sensor kelembapan dan temperatur yang presisi dengan pengukuran tekanan diferensial.

Secara sederhana, alat ini:

  1. Menangkap sampel udara bertekanan melalui selang PTFE dengan quick coupling.

  2. Mengukur tekanan diferensial (0–15 bar) pada jalur udara tersebut.

  3. Mengukur temperatur dan kelembapan relatif udara.

  4. Menghitung dew point (temperatur di mana uap air mulai mengembun) dengan mengacu pada tekanan aktual.

Dengan pendekatan ini, nilai dew point yang dihasilkan sudah terkoreksi terhadap tekanan, bukan sekadar nilai “dew point atmosferik”. Bagi industri, perbedaan ini sangat penting, karena dew point pada 7 bar atau 10 bar tidak bisa diperlakukan sama dengan kondisi atmosfer.

Dalam jangka panjang, teknologi pengukuran dew point dan tekanan yang terintegrasi memberikan beberapa manfaat:

  • Mengurangi ketidakpastian pengukuran, karena semua parameter yang relevan diukur oleh satu instrumen.

  • Memudahkan pemantauan sesuai standar mutu udara bertekanan (misalnya ISO 8573-1, yang juga menjadi rujukan standar alat ini).

  • Membuka peluang analisis tren jangka panjang (trend dew point, kejadian alarm, perbandingan sebelum dan sesudah perawatan dryer atau filter).

Dibanding metode konvensional seperti pendingin cermin manual (chilled mirror) atau pengambilan sampel ke laboratorium, PCE-DPM 10 menawarkan:

  • Pengukuran cepat di lapangan (response time sekitar 1 detik).

  • Portabilitas tinggi dan dokumentasi langsung di lokasi.

  • Data logging hingga 100 juta titik, sehingga sifatnya bukan sekadar alat inspeksi sekali pakai, tetapi perangkat monitoring berkala yang mendukung audit dan validasi.

Air Humidity Meter PCE-DPM 10-SFKIT: Paket Dew Point Meter Portabel dengan Smart Features

PCE-DPM 10-SFKIT merupakan paket lengkap yang terdiri dari Air Humidity Meter PCE-DPM 10, aktivasi Smart Features, selang PTFE dengan quick coupling, USB power supply, USB-C cable, USB-C stick, software (download), tas transport, dan manual.

Beberapa hal yang membuatnya menonjol dibanding banyak meter dew point portabel lain:

  • Dirancang khusus untuk sistem udara bertekanan hingga 15 bar (differential pressure), bukan sekadar hygrometer ruangan.

  • Memiliki rentang dew point yang sangat luas, mulai dari -100 °C hingga +50 °C, sehingga mampu menangani kebutuhan dari instrument air yang sangat kering hingga sistem dengan kelembapan lebih tinggi.

  • Dilengkapi Smart Features untuk memprediksi dew point akhir (dew point forecast) serta dokumentasi lokasi melalui kamera internal 5 MP.

  • Kapasitas data logger hingga 100 juta nilai, yang untuk program pemantauan berkala sangat bernilai, terutama di fasilitas dengan banyak titik ukur.

Bagi laboratorium QA/QC, fasilitas F&B, farmasi, pengolahan air, hingga industri kimia yang mengandalkan udara kering dan bersih, kombinasi fitur di atas membuat PCE-DPM 10-SFKIT tidak hanya berperan sebagai alat ukur, tetapi juga sebagai perangkat dokumentasi dan audit yang kuat.

Desain Fisik, Ergonomi, dan Ketahanan di Lapangan

Secara fisik, PCE-DPM 10 dirancang sebagai handheld device yang cukup kompak untuk dibawa berkeliling plant, namun tetap kokoh untuk lingkungan industri.

Beberapa detail desainnya:

  • Dimensi perangkat: sekitar 310 x 100 x 60 mm.

  • Berat instrumen: 775 g.

  • Berat total dengan semua komponen dalam tas: sekitar 2,83 kg.

  • Konektor proses: G1/2″ dengan quick coupling 6 mm dan selang PTFE 1,5 m.

Bodi alat dirancang dengan housing yang robust dan ergonomis, sehingga teknisi bisa menggenggamnya dengan stabil sambil mengoperasikan layar sentuh. Selang PTFE memberikan fleksibilitas saat menyambungkan ke titik sampling yang sempit atau sulit dijangkau, misalnya manifold di atas headspace tangki fermentasi atau header udara di area produksi.

Untuk daya, PCE-DPM 10 menggunakan baterai internal 3.7 V dengan kapasitas 3500 mAh. Waktu operasi tipikal sekitar 8 jam, dengan waktu pengisian sekitar 3 jam menggunakan adaptor 5 V DC 3 A melalui port USB-C. Bagi tim maintenance, hal ini cukup untuk satu shift penuh pengukuran rutin di beberapa titik udara bertekanan.

Perangkat memiliki protection class IP30, yang berarti cocok untuk penggunaan di lingkungan indoor industri yang kering dan terlindung, namun tidak untuk paparan air langsung atau debu berat. Kondisi lingkungan operasi dan penyimpanan:

  • Kondisi operasi kelembapan: 0–80 %RH.

  • Kondisi penyimpanan: 0–40 °C, 0–80 %RH.

Dengan batasan tersebut, alat ini ideal ditempatkan di ruang maintenance, lab QA/QC, atau ruang kontrol, lalu dibawa ke area produksi untuk pengukuran berkala.

Antarmuka, Bahasa, dan Pengalaman Pengguna

Salah satu keunggulan PCE-DPM 10 adalah antarmuka yang mengandalkan layar sentuh LC 3,5 inci. Tampilan nilai diatur agar mudah dibaca di lapangan, termasuk informasi dew point, tekanan, temperatur, dan satuan yang digunakan.

Bahasa menu yang didukung:

  • Inggris

  • Jerman

  • Prancis

  • Spanyol

  • Mandarin (Chinese)

  • Korea

  • Jepang

Bagi pengguna di Indonesia, pemilihan bahasa Inggris biasanya sudah cukup, terutama di lingkungan industri dan akademik. Navigasi menu berbasis ikon dan teks ringkas, sehingga teknisi baru pun relatif cepat beradaptasi.

Pengalaman pengguna didukung oleh beberapa fitur:

  • Refresh display 1 kali per detik, memberikan respon visual yang cepat terhadap perubahan kondisi proses.

  • Pengaturan interval penyimpanan data fleksibel dari 1 sampai 60 detik, memudahkan penyesuaian antara kebutuhan detail data dan kapasitas memori.

  • Fungsi auto power-off yang dapat diatur antara 10–60 menit, membantu menghemat baterai tanpa mengganggu saat alat sedang digunakan untuk logging jangka panjang.

Walaupun spesifik istilah Auto-Read/Auto-Hold tidak dinyatakan eksplisit, kombinasi layar touch, refresh cepat, dan fungsi logging sudah sangat membantu ketika melakukan pengukuran di titik-titik yang sulit diakses. Pengguna bisa fokus pada koneksi mekanis, sementara data direkam otomatis di latar belakang.

Smart Features: Prediksi Dew Point dan Dokumentasi Lokasi

PCE-DPM 10-SFKIT sudah termasuk aktivasi Smart Features yang membuka beberapa kemampuan tambahan selain pengukuran dew point dan tekanan standar.

Smart Features utama:

  • Dew point forecast: selain menampilkan dew point pada saat pengukuran, alat ini dapat memperkirakan nilai dew point akhir yang akan dicapai sistem. Ini berguna saat memeriksa performa dryer atau sistem treatment udara baru di-start up. Pengguna tidak harus menunggu lama hingga kondisi benar-benar stabil; forecast memberi gambaran ke mana nilai dew point akan bergerak.

  • Dokumentasi lokasi dengan kamera internal 5 MP: teknisi bisa mengambil foto titik sampling atau instalasi pipa saat pengukuran, lalu mengaitkannya dengan data dew point yang direkam. Bagi tim QA/QC dan auditor, foto ini sangat membantu untuk memastikan bahwa titik ukur konsisten antar inspeksi dan memudahkan pelatihan teknisi baru.

Manfaat praktis Smart Features bagi pengguna:

  • Menghemat waktu troubleshooting, karena tren dan prediksi dew point memberi indikasi dini kinerja dryer dan filter.

  • Mengurangi salah identifikasi lokasi sampling, terutama di plant besar dengan banyak line udara bertekanan.

  • Memperkuat dokumentasi audit (baik internal maupun eksternal, misalnya audit kualitas atau sertifikasi).

Bagi industri farmasi, F&B, dan biotek yang sangat mengandalkan traceability, fitur-fitur ini bisa menjadi pembeda penting dibanding meter dew point portabel standar.

Integrasi Data dan Koneksi ke Sistem QA/QC Digital

Dalam banyak organisasi, data dew point perlu mengalir ke lebih dari sekadar buku catatan: ia harus masuk ke sistem pelaporan, tren historis, atau bahkan LIMS dan sistem manajemen kualitas.

PCE-DPM 10 mendukung kebutuhan ini melalui:

  • Interface USB-C untuk koneksi ke PC.

  • USB-C stick yang disertakan dalam paket, sehingga pengguna bisa menyalin data langsung tanpa perlu komputer di lapangan.

  • Format ekspor dalam bentuk file yang dapat diolah lebih lanjut dengan software pendamping dan diubah menjadi PDF maupun diekspor ke format umum seperti CSV yang bisa dibuka di Excel atau diimpor ke sistem lain.

  • Fungsi PDF export, sehingga laporan pengukuran bisa dibagikan ke atasan, auditor, atau pelanggan tanpa banyak proses tambahan.

Dengan kapasitas 100 juta data, alat ini cocok digunakan untuk:

  • Program pemantauan berkala dew point di banyak titik (misalnya header udara, titik instrument critical, dan line ke area produksi berisiko tinggi).

  • Analisis jangka panjang untuk melihat efek jadwal maintenance dryer, penggantian filter, atau modifikasi sistem distribusi udara.

  • Pencatatan data pendukung untuk validasi dan revalidasi sistem pada industri farmasi dan makanan-minuman.

Bagi laboratorium teaching di kampus, kemampuan ekspor ini juga memudahkan mahasiswa melakukan analisis data dan membuat laporan praktikum mengenai pengaruh tekanan dan temperatur terhadap kelembapan dan dew point.

Spesifikasi Teknis PCE-DPM 10-SFKIT

Spesifikasi pengukuran dan teknis utama

Parameter Nilai / Rentang
Tekanan diferensial (measurement range) 0–15 bar
Resolusi tekanan 0,01 bar
Akurasi tekanan ±0,5 % dari nilai terukur
Dew point – rentang umum -100 hingga +50 °C
Dew point 0–20 °C Akurasi ±1 °C, resolusi 0,1 °C
Dew point -60 hingga +50 °C Akurasi ±2 °C, resolusi 0,1 °C
Dew point -100 hingga -60 °C Akurasi ±3 °C, resolusi 0,1 °C
Temperatur – rentang -30 hingga +50 °C
Resolusi temperatur 0,1 °C
Akurasi temperatur ±0,3 °C
Fungsi pengukuran Nilai rata-rata, dew point forecast
Satuan °C, °F, bar, psi, MPa, °C Td, %RH, g/m³ atm, mg/m³ atm, ppmv, g/kg, °C Td atm
Media terukur Udara, Nitrogen, Argon, CO₂, Oksigen
Standar rujukan ISO 8573-1
Display Layar sentuh LC 3,5 inci
Refresh display 1 kali per detik
Media penyimpanan Memori internal
Interval penyimpanan 1–60 detik
Kapasitas memori Hingga 100 juta data
Interface USB-C
Fitur data Ekspor PDF, transfer ke PC/USB stick
Resolusi kamera 5 Megapiksel
Waktu respons pengukuran Sekitar 1 detik
Bahasa menu Inggris, Jerman, Prancis, Spanyol, Chinese, Korea, Jepang
Power supply 5 V DC 3 A via USB-C
Baterai 3,7 V, 3500 mAh
Waktu operasi Sekitar 8 jam
Waktu pengisian Sekitar 3 jam
Proteksi perangkat IP30
Dimensi (P x L x T) 310 x 100 x 60 mm
Berat alat 775 g
Berat dengan perlengkapan 2,83 kg
Selang PTFE 1,5 m dengan quick coupling 6 mm
Kondisi operasi kelembapan 0–80 %RH
Kondisi penyimpanan 0–40 °C; 0–80 %RH

Untuk pengguna yang baru mengenal konsep dew point, angka-angka di atas bisa dibaca seperti ini: dew point -40 °C atau lebih rendah biasanya menandakan udara sangat kering – cocok untuk instrument air dan proses yang sensitif terhadap kelembapan. Dew point mendekati 0 °C berarti udara mengandung lebih banyak uap air, sehingga berisiko terjadi kondensasi ketika pipa melewati area dingin.

Kemampuan mengukur hingga -100 °C dew point berarti PCE-DPM 10-SFKIT dapat digunakan bahkan di sistem dengan dryer berperforma sangat tinggi (misalnya pada industri elektronik presisi atau proses kriogenik) sekaligus tetap akurat di kisaran dew point yang lebih “normal” untuk banyak pabrik.

Panduan Memilih Rentang Dew Point dan Komponen Tambahan

Tabel rentang dew point dan contoh aplikasi

Rentang Dew Point Tipikal Contoh Aplikasi Catatan Praktis
-20 hingga 0 °C Workshop umum, pabrik tekstil, udara alat pneumatik ringan Cocok untuk aplikasi yang tidak sangat sensitif terhadap kelembapan
-40 hingga -20 °C Instrument air di pabrik F&B, farmasi, WWTP/WTP, sistem kontrol proses Umum digunakan sebagai standar udara kering industri
-70 hingga -40 °C Industri elektronik, proses kimia khusus, laboratorium riset sensitif Membutuhkan dryer dan filter berkinerja tinggi
Di bawah -70 °C Aplikasi khusus berkaitan dengan gas sangat kering atau kriogenik PCE-DPM 10 masih mampu memonitor untuk keperluan audit dan R&D

Komponen tambahan yang perlu dipertimbangkan

Selain paket standar yang sudah sangat lengkap, pengguna biasanya mempertimbangkan beberapa aksesoris tambahan (tidak spesifik bawaan pabrik, tetapi umum digunakan dalam instalasi dew point meter):

  • Adaptor sambungan pipa (misalnya dari BSP ke NPT) sesuai jenis fitting yang digunakan di plant.

  • Filter partikel inline kecil untuk melindungi sensor jika udara mengandung banyak debu atau oli.

  • Tripod atau bracket jika ingin melakukan pengukuran di satu titik secara berkala tanpa harus memegang alat terus-menerus.

  • Label atau tag permanen pada titik sampling untuk memudahkan identifikasi saat audit dan ketika menggunakan fitur foto.

Faktor-faktor yang memengaruhi hasil pengukuran dew point:

  • Stabilitas tekanan pada titik sampling; fluktuasi besar dapat memengaruhi pembacaan.

  • Waktu stabilisasi setelah alat dihubungkan ke jalur; walau responnya cepat, tetap perlu menunggu beberapa saat agar pembacaan dew point stabil.

  • Kondisi dryer dan filter; filter jenuh atau dryer bermasalah akan segera terlihat dari tren dew point yang naik.

  • Kebersihan selang sampling; selang yang terkontaminasi oli atau air dapat menggeser hasil bacaan, sehingga perlu perawatan berkala.

Pengalaman Nyata: Pemanfaatan PCE-DPM 10-SFKIT

1. Pabrik Minuman Mengurangi Downtime Filler Akibat Kondensasi

Sebuah pabrik minuman ringan menghadapi masalah kondensasi air pada jalur udara bertekanan yang digunakan untuk mengoperasikan valve dan aktuator di mesin filling. Kondensasi ini kadang terlihat sebagai titik-titik air di dekat nozzle, dan beberapa kali mengakibatkan penghentian produksi untuk inspeksi higienis.

Sebelumnya, pabrik hanya melakukan pemeriksaan dew point menggunakan jasa eksternal dua kali setahun. Hasilnya menunjukkan dew point masih “dalam spesifikasi”, tetapi kejadian kondensasi tetap muncul sporadis, terutama di musim hujan.

Setelah mengadopsi PCE-DPM 10-SFKIT, tim QA/QC dan maintenance bekerja bersama membuat program pemantauan berkala:

  • Penentuan beberapa titik kritis: outlet dryer, header utama, dan dekat mesin filling.

  • Pengukuran dew point mingguan selama tiga bulan, dengan interval logging setiap 10 detik selama 30 menit per titik.

  • Analisis tren menggunakan data yang diekspor ke Excel.

Data menunjukkan bahwa dew point di outlet dryer stabil di sekitar -35 °C, tetapi di dekat mesin filling sering naik hingga -5 °C pada jam-jam tertentu. Foto dari kamera internal menunjukkan bahwa jalur pipa di dekat area tersebut melewati ruangan yang tidak terinsulasi dengan baik dan sering terkena percikan air pencucian.

Berdasarkan temuan itu, pabrik:

  • Memperbaiki isolasi pipa dan menambahkan titik drain tambahan.

  • Menetapkan jadwal inspeksi rutin menggunakan PCE-DPM 10 di titik yang sama.

Dalam enam bulan berikutnya, kejadian downtime akibat kondensasi menurun signifikan, dan pabrik punya data kuat untuk menunjukkan bahwa tindakan korektif yang diambil efektif.

2. Laboratorium WTP Kota Meningkatkan Dokumentasi Mutu Udara Instrumen

Laboratorium pengolahan air minum milik pemerintah kota menggunakan udara bertekanan untuk mengoperasikan valve otomatis dan beberapa instrument analitik. Selama ini, persyaratan “udara kering” tercantum di SOP, tetapi tidak ada alat khusus untuk memantau dew point secara rutin.

Dengan PCE-DPM 10-SFKIT, lab:

  • Menetapkan batas internal dew point instrument air di -20 °C sesuai rekomendasi produsen beberapa instrumen.

  • Melakukan pengukuran bulanan di header instrument air dan mencatat data ke sistem manajemen mutu.

  • Menggunakan fitur foto untuk mendokumentasikan titik sampling dan label pipa, sehingga auditor dapat dengan mudah memverifikasi konsistensi lokasi pengukuran.

Saat audit eksternal, lab mampu menunjukkan:

  • Tren dew point selama satu tahun, lengkap dengan catatan kapan dryer menjalani perawatan.

  • Bukti visual titik sampling yang konsisten.

Hasilnya, auditor memberikan catatan positif terkait traceability dan kontrol mutu udara bertekanan, dan lab memiliki dasar yang kuat jika suatu saat ada klaim terkait kinerja instrumen yang diduga akibat kondisi udara.

Langkah-Langkah Menggunakan PCE-DPM 10-SFKIT di Sistem Udara Bertekanan Pabrik F&B

Sebagai contoh, bayangkan tim QA/QC di pabrik minuman ingin memeriksa kondisi udara bertekanan pada line filling.

Langkah praktisnya:

  1. Persiapan

    • Pastikan baterai PCE-DPM 10 terisi atau sambungkan ke adaptor jika pengukuran akan berlangsung lama.

    • Siapkan selang PTFE dan pastikan quick coupling sesuai dengan titik sampling di pipa udara.

    • Nyalakan alat dan pilih bahasa yang diinginkan.

  2. Pemilihan titik sampling

    • Pilih titik dekat outlet dryer sebagai referensi.

    • Pilih satu atau dua titik dekat mesin filling.

    • Bila ada manifold khusus instrument air, jadikan juga sebagai titik ukur.

  3. Penyambungan ke jalur udara

    • Tutup sementara valve sampling (jika ada), pasang quick coupling dari selang PTFE ke port sampling.

    • Buka valve pelan-pelan hingga udara mengalir ke sensor.

  4. Menunggu stabilisasi

    • Amati nilai tekanan dan dew point di layar.

    • Biarkan alat melakukan pengukuran hingga nilai relatif stabil, biasanya beberapa menit.

  5. Pengaturan logging

    • Atur interval penyimpanan (misalnya 5 atau 10 detik).

    • Aktifkan fungsi recording untuk merekam data selama periode tertentu (misalnya 20–30 menit).

  6. Dokumentasi lokasi

    • Gunakan kamera 5 MP internal untuk mengambil foto titik sampling, label pipa, dan kondisi sekitar.

    • Simpan foto tersebut agar terhubung dengan set data yang direkam.

  7. Pindah ke titik lain

    • Hentikan logging, tutup valve, lepaskan selang.

    • Ulangi proses yang sama di titik-titik lain.

  8. Analisis data

    • Transfer data ke PC menggunakan USB-C atau USB stick.

    • Buka dengan software pendamping atau impor ke Excel untuk membuat grafik tren.

    • Bandingkan dew point di titik yang berbeda dan pada waktu yang berbeda.

Dengan alur ini, dalam satu shift teknisi dapat memetakan profil kelembapan sistem udara bertekanan di seluruh area produksi, dan QA/QC memperoleh bukti kuat untuk mendukung keputusan perawatan dryer, penggantian filter, atau modifikasi jalur pipa.

Ringkasan Manfaat dan Rekomendasi Penggunaan

PCE-DPM 10-SFKIT bukan sekadar hygrometer, melainkan sistem pengukuran dew point dan kelembapan udara bertekanan yang terintegrasi dengan dokumentasi dan logging jangka panjang. Beberapa poin utama:

  • Rentang dew point sangat luas (-100 sampai +50 °C) dengan akurasi yang berbeda sesuai sub-rentang, cocok untuk berbagai tingkat kekeringan udara, dari aplikasi umum hingga proses sangat kritis.

  • Mampu mengukur hingga 15 bar, sehingga ideal untuk sistem udara bertekanan industri.

  • Layar sentuh 3,5 inci dan antarmuka multibahasa membuat operasi sehari-hari menjadi intuitif.

  • Smart Features seperti dew point forecast dan kamera internal memperkuat kemampuan analisis dan dokumentasi.

  • Data logger hingga 100 juta titik dan ekspor USB-C/PDF mendukung kebutuhan audit, validasi, dan analisis tren.

Instrumen ini sangat relevan untuk:

  • Lab QA/QC di F&B, farmasi, biotek, dan industri kimia yang ingin mengontrol kualitas udara bertekanan.

  • Fasilitas WTP/WWTP yang memakai udara untuk instrumentasi dan valve.

  • Teaching lab di universitas yang membutuhkan alat demonstrasi hubungan tekanan–kelembapan–temperatur dengan dokumentasi digital.

  • Tim maintenance yang ingin mengurangi downtime dan kerusakan peralatan akibat kondensasi dan korosi.

Jika kebutuhan Anda berkaitan dengan konduktivitas air, pH, atau parameter cairan lainnya, tentu diperlukan instrumen berbeda. Namun untuk urusan dew point, kelembapan, dan tekanan pada udara bertekanan, PCE-DPM 10-SFKIT adalah salah satu opsi yang patut dipertimbangkan secara serius.

FAQ

1. Apakah PCE-DPM 10 bisa digunakan untuk udara selain udara kompresor biasa?
Ya, alat ini kompatibel dengan beberapa gas lain seperti nitrogen, argon, oksigen, dan karbon dioksida selama berada dalam batas tekanan dan kondisi operasi yang ditentukan.

2. Seberapa sering alat perlu dikalibrasi?
Interval kalibrasi biasanya mengikuti kebijakan mutu internal atau regulasi industri, umumnya 1 tahun sekali. PCE-DPM 10 menyediakan opsi penyimpanan data kalibrasi sehingga penyesuaian ke kondisi atmosfer setempat dapat dilakukan dengan mudah.

3. Apakah alat ini bisa dipasang permanen di satu titik?
Secara desain, PCE-DPM 10 adalah alat portabel. Namun, beberapa pengguna memasangnya semi-permanen pada titik kritis dengan memanfaatkan bracket dan sumber daya listrik kontinu, lalu mengambilnya secara berkala untuk mengunduh data.

4. Berapa lama waktu yang dibutuhkan hingga pembacaan dew point stabil?
Response time sensor sekitar 1 detik, tetapi untuk mendapatkan nilai dew point yang benar-benar mewakili kondisi sistem, biasanya perlu beberapa menit setelah alat terhubung ke jalur udara, tergantung kondisi aliran dan tekanan.

5. Apakah data bisa langsung dipakai sebagai laporan ke auditor?
Data dapat diekspor dalam bentuk file dan PDF. Banyak auditor menerima laporan seperti ini, terutama bila dilengkapi informasi titik sampling dan foto yang disediakan oleh kamera internal.

6. Apakah PCE-DPM 10 cocok untuk lingkungan outdoor?
Dengan kelas proteksi IP30, alat ini lebih cocok untuk lingkungan indoor yang terlindung. Jika digunakan di area outdoor, sebaiknya tetap dilindungi dari hujan, debu berat, dan sinar matahari langsung.

Bagi laboratorium, pabrik, dan fasilitas pengolahan air yang semakin bergantung pada bukti data untuk setiap keputusan teknis, investasi pada instrumen dew point yang andal adalah langkah strategis. PCE-DPM 10-SFKIT dan perangkat labolatorium lainnya, memadukan pengukuran yang presisi, fitur dokumentasi visual, dan integrasi data yang rapi dalam satu paket portabel.

Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium dan proses, CV. Java Multi Mandiri dapat membantu memilih konfigurasi dan program pemantauan yang paling sesuai dengan karakter sistem udara bertekanan Anda. Jika Anda ingin meningkatkan kendali atas kelembapan udara, menekan risiko kondensasi, dan memperkuat dokumentasi audit di fasilitas Anda, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda untuk menemukan solusi pengukuran dew point yang tepat.

Rekomendasi Humidity Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda

Referensi

Bagikan artikel ini

Butuh Bantuan Pilih Alat?

Author picture

Tim customer service CV. Java Multi Mandiri siap melayani Anda!

Konsultasi gratis alat ukur dan uji yang sesuai kebutuhan Anda. Segera hubungi kami.