Dalam beberapa tahun terakhir, isu stabilitas lingkungan ruang—terutama suhu dan kelembapan—semakin dekat dengan istilah seperti quality by design, cold chain, dan efisiensi energi. Di laboratorium, farmasi, F&B, hingga gudang bahan baku, fluktuasi suhu dan kelembapan yang tidak terkontrol bisa berujung pada penurunan mutu produk, kegagalan uji stabilitas, hingga keluhan kesehatan dari pekerja.
Masalahnya, di lapangan pemantauan sering masih mengandalkan:
-
Termo-higrometer kecil yang ditempel di dinding, tapi sulit dibaca dari jauh.
-
Pencatatan manual oleh operator yang kadang terlewat saat jam sibuk.
-
Sistem HVAC yang sudah canggih, tetapi tidak menyediakan indikator visual yang jelas di area kerja.
Di gudang bahan baku farmasi, misalnya, supervisor harus memastikan kelembapan tetap di bawah batas tertentu agar tidak terjadi penggumpalan bahan higroskopis. Jika display terlalu kecil, staf harus mendekat hanya untuk membaca angka—membuang waktu dan meningkatkan risiko salah baca. Di ruang produksi minuman atau dairy, teknisi sering perlu “sekali lirik dari lorong” untuk mengetahui apakah kondisi lingkungan masih aman.
Di sinilah panel display suhu dan kelembapan dinding dengan digit besar menjadi solusi praktis. Bukan untuk menggantikan sistem SCADA atau data logger, tetapi sebagai indikator visual yang sangat jelas bagi semua orang di area kerja. Air Humidity Meter PCE-G 2 dirancang khusus untuk fungsi ini: memberikan informasi suhu dan kelembapan secara real time, terbaca hingga jarak sekitar 30 meter, dengan alarm yang bisa diatur sesuai batas operasional fasilitas.
Teknologi Pengukuran Suhu & Kelembapan yang Stabil untuk Pemantauan Ruang
PCE-G 2 menggunakan sensor kombinasi suhu dan kelembapan yang ditempatkan di ujung kabel eksternal sepanjang kurang lebih 2 meter. Sensor ini bekerja dengan prinsip:
-
Sensor suhu (biasanya tipe NTC atau sensor digital) yang berubah resistansinya terhadap perubahan suhu.
-
Sensor kelembapan relatif (RH) berbasis kapasitan atau polimer, yang mengubah sifat elektrik saat menyerap uap air di udara.
Unit display menerima sinyal dari sensor, mengonversinya dengan analog-to-digital converter, lalu menampilkannya sebagai nilai suhu (°C) dan kelembapan relatif (%RH) pada dua baris LED merah besar, masing-masing tiga digit.
Kenapa penting memahami hal ini untuk jangka panjang?
-
Sensor kelembapan bersifat sensitif terhadap debu, kondensasi, dan bahan kimia agresif. Dengan mengetahui bahwa sensor berada di ujung kabel eksternal, pengguna dapat:
-
Menempatkan display di lokasi aman dan mudah dilihat.
-
Memposisikan sensor di titik yang paling representatif, misalnya dekat area penyimpanan kritis atau jalur udara balik HVAC.
-
-
Sensor digital modern cenderung stabil dan memiliki akurasi yang cukup untuk pemantauan lingkungan umum:
-
Suhu: rentang luas dari sekitar -40 hingga 85 °C dengan akurasi ±0,3 °C.
-
Kelembapan: 0 hingga 99 %RH dengan akurasi ±4 %RH.
-
Dibandingkan metode konvensional seperti termometer kaca dan hygrometer analog, pendekatan digital panel seperti PCE-G 2 memberikan:
-
Pembacaan instan tanpa interpretasi skala.
-
Kemudahan pengaturan alarm batas atas/bawah.
-
Kemampuan dibaca bersama oleh banyak orang di area kerja, bukan hanya oleh petugas yang memegang alat.
Untuk fasilitas yang sudah punya sistem monitoring berbasis data logger, PCE-G 2 berperan sebagai “dashboard fisik” di area lapangan. Operator tidak perlu membuka komputer atau HMI hanya untuk memastikan kondisi masih aman—cukup melirik panel dinding.
Keunggulan Utama Air Humidity Meter PCE-G 2 dalam Pemantauan Ruang
Air Humidity Meter PCE-G 2 adalah thermo-hygrometer dinding dengan karakter LED setinggi sekitar 55 mm, dirancang untuk pemantauan suhu dan kelembapan di area luas seperti gudang, ruang produksi, open-plan office, atau ruang belajar.
Beberapa hal yang membuatnya menonjol dibanding banyak thermo-hygrometer standar:
-
Fokus pada keterbacaan jarak jauh
-
Digit LED merah besar dapat dibaca hingga jarak sekitar 30 meter.
-
Penting untuk area gudang tinggi atau ruang produksi yang luas, di mana operator tidak mungkin selalu berada dekat alat.
-
-
Sensor eksternal dengan kabel
-
Memudahkan penempatan sensor di lokasi yang benar-benar mewakili kondisi lingkungan, misalnya di tengah rak penyimpanan, dekat jalur udara, atau di dalam lemari display kaca.
-
Display tetap terpasang rapi di dinding yang mudah terlihat.
-
-
Operasi listrik PLN (100–240 V AC, adaptor ke 12 V DC)
-
Tidak perlu khawatir baterai habis di tengah jam operasional.
-
Cocok untuk instalasi permanen yang menyala terus-menerus.
-
-
Pengaturan alarm batas
-
Tombol di sisi unit memungkinkan pengguna mengatur batas suhu dan/atau kelembapan tertentu.
-
Jika terjadi pelampauan, alarm visual membantu operator segera mengambil tindakan (misalnya mengecek AC, dehumidifier, atau ventilasi).
-
Bagi laboratorium QA/QC, ruang penyimpanan bahan kimia, gudang bahan baku F&B, maupun ruang produksi farmasi, PCE-G 2 berfungsi sebagai indikator cepat—sebuah “traffic light” numerik—yang memberi tahu apakah kondisi ruang masih dalam rentang yang diizinkan SOP.
Desain Panel Dinding yang Kokoh dan Mudah Dibaca
Secara fisik, PCE-G 2 berbentuk panel dinding persegi panjang dengan dimensi sekitar 395 × 255 × 50 mm dan berat sekitar 2,5 kg. Ukuran ini cukup besar untuk menampung dua baris display LED merah, masing-masing tiga digit, dengan tinggi karakter sekitar 55 mm.
Beberapa aspek desain yang relevan untuk pengguna industri:
-
Pemasangan dinding
-
Unit dirancang untuk dipasang tetap pada dinding, dilengkapi satu set mounting (dowel dan sekrup) dalam paket pengiriman.
-
Posisi ideal biasanya setinggi pandangan mata, di jalur lalu lintas utama atau dekat pintu masuk ruang.
-
-
Display LED merah
-
Dua baris angka: satu untuk suhu (°C), satu untuk kelembapan relatif (%RH).
-
Warna merah dan tinggi karakter memudahkan pembacaan di gudang yang panjang atau ruang dengan rak tinggi.
-
-
Sensor eksternal berkabel ±2 m
-
Sensor terhubung ke unit menggunakan kabel, sehingga bisa digantung, ditempel, atau diletakkan di titik yang mewakili area kritis.
-
Penting untuk menghindari pemasangan sensor terlalu dekat dengan dinding luar panas/dingin atau langsung di bawah AC agar pembacaan tidak bias.
-
-
Catu daya adaptor
-
Unit bekerja dengan adaptor dari 100–240 V AC (50/60 Hz) ke 12 V DC sekitar 0,5 A.
-
Panjang kabel catu daya sekitar 1 m, sehingga biasanya dibutuhkan stop kontak dekat titik pemasangan.
-
-
Kondisi operasi
-
Dapat dioperasikan dalam rentang sekitar -20 hingga 70 °C dengan kelembapan maksimal 85 %RH (tanpa kondensasi).
-
Artinya, panel cukup tangguh untuk dipasang di gudang non-ber-AC, ruang produksi dengan variasi suhu, atau koridor industri.
-
Informasi mengenai material casing dan rating IP tidak disebutkan secara spesifik, sehingga pada instalasi di area dengan debu berat atau risiko percikan air, sebaiknya unit ditempatkan di area yang relatif terlindung (misalnya di dinding yang jauh dari jalur semprotan air atau uap agresif).
Pengalaman Pengguna: Display Besar yang Terbaca Hingga 30 Meter
Dari sisi operator, hal paling menonjol dari PCE-G 2 adalah kemudahan membaca nilai dari jauh. Dengan tinggi karakter sekitar 55 mm dan display LED merah, angka tetap jelas bahkan ketika operator berada di ujung lorong gudang.
Elemen antarmuka utama:
-
Dua display digital 3-digit
-
Baris atas biasanya menampilkan suhu, baris bawah kelembapan relatif.
-
Format angka sederhana tanpa simbol berlebihan, sehingga mudah ditangkap sekilas.
-
-
Tombol di sisi unit
-
Digunakan untuk pengaturan batas alarm dan setting dasar.
-
Posisi di sisi membuat tampilan depan tetap bersih dan fokus pada angka.
-
Tidak ada menu yang kompleks, bahasa tampilan, atau fitur-fitur seperti penyimpanan data internal dan koneksi PC. Ini justru menjadi kelebihan bagi banyak fasilitas yang hanya membutuhkan:
-
Informasi real-time yang mudah dipantau oleh semua orang.
-
Pengaturan alarm batas sederhana.
-
Instalasi permanen yang tidak memerlukan pelatihan panjang.
Dalam konteks lab teaching atau ruang praktik kampus, panel ini dapat berfungsi sebagai alat demonstrasi lingkungan ruang: mahasiswa bisa melihat bagaimana kelembapan naik ketika banyak orang masuk, atau ketika pintu kulkas bahan sering dibuka.
Fitur Kunci yang Mendukung Monitoring Harian Tanpa Ribet
Meskipun tidak dilengkapi fitur data logging atau koneksi digital, PCE-G 2 membawa beberapa fitur praktis yang relevan untuk operasi harian:
-
Tampilan suhu dan kelembapan sekaligus
-
Tidak perlu dua alat terpisah di dinding; satu panel sudah memberi dua parameter penting lingkungan.
-
Membantu operator mengevaluasi apakah perubahan kelembapan terjadi karena perubahan suhu atau faktor lain.
-
-
Rentang pengukuran luas
-
Suhu: sekitar -40 hingga 85 °C.
-
Kelembapan: 0 hingga 99 %RH.
-
Dengan rentang ini, panel dapat dipakai di ruang dingin, gudang biasa, hingga ruang produksi yang relatif hangat.
-
-
Akurasi yang memadai untuk pemantauan ruang
-
Suhu: ±0,3 °C (dalam rentang kerja utama).
-
Kelembapan: ±4 %RH.
-
Sudah cukup untuk kebutuhan pemantauan umum, seperti gudang bahan baku, ruang fermentasi non-kritis, atau area penyangga (buffer) sebelum masuk ruang berkelas lebih tinggi.
-
-
Alarm batas yang dapat diatur
-
Batas suhu/kelembapan dapat disesuaikan dengan SOP fasilitas, misalnya kelembapan 60 %RH untuk gudang bahan higroskopis.
-
Saat batas tercapai, alarm membantu operator melakukan tindakan: menyalakan dehumidifier, menutup pintu, mengecek setelan HVAC, dan sebagainya.
-
-
Operasi 24/7 dengan catu daya listrik
-
Karena menggunakan adaptor, panel dapat dibiarkan menyala terus-menerus tanpa risiko baterai habis.
-
Cocok untuk pemantauan kontinu di malam hari, ketika aktivitas minimal dan perubahan lingkungan justru sering terjadi.
-
Bagi pengelola fasilitas, kombinasi fitur ini berarti pengawasan lingkungan yang lebih konsisten tanpa harus menambah beban kerja signifikan pada tim QA/QC.
Integrasi dengan Sistem Lain dan Batasannya
Berbeda dengan beberapa instrumen laboratorium portabel modern, PCE-G 2 tidak dirancang sebagai alat pengumpul data digital. Tidak ada:
-
Port USB atau RS-485/Modbus yang tercantum.
-
Software pendamping untuk ekspor data ke Excel atau LIMS.
-
Memori internal untuk menyimpan histori pengukuran.
Artinya, perannya lebih sebagai indikator visual real-time daripada node dalam jaringan data industri.
Namun, panel ini tetap dapat dikombinasikan dalam alur kerja yang lebih besar, misalnya:
-
Dipasang berdampingan dengan data logger terpisah yang memiliki sensor tambahan.
-
Dijadikan “realtime display” sementara pencatatan data dilakukan oleh sistem HVAC/Building Management System (BMS) atau logger di tempat lain.
-
Menjadi titik referensi visual bagi teknisi ketika melakukan inspeksi rutin—data rinci tetap berasal dari sistem terpusat.
Untuk fasilitas yang membutuhkan jejak audit lengkap (misalnya farmasi GMP), PCE-G 2 cocok dipakai sebagai indikator lapangan yang mendukung kesadaran operator, sementara pencatatan dan pelaporan dilakukan oleh sistem yang memang khusus untuk itu.
Spesifikasi Teknis Air Humidity Meter PCE-G 2
| Parameter | Nilai / Rentang |
|---|---|
| Fungsi pengukuran | Suhu udara dan kelembapan relatif |
| Rentang suhu | -40 hingga 85 °C |
| Resolusi suhu | 0,1 °C (-10 hingga 85 °C); 1 °C (< -10 °C) |
| Akurasi suhu | ±0,3 °C |
| Rentang kelembapan | 0 hingga 99 %RH |
| Resolusi kelembapan | 0,1 %RH |
| Akurasi kelembapan | ±4 %RH |
| Jenis display | 2 × 3 digit LED (merah) |
| Tinggi karakter | ±55 mm |
| Jarak baca | Sekitar 30 m |
| Sensor eksternal | Ya, sensor suhu & RH dengan kabel ±2 m |
| Catu daya (primer) | 100–240 V AC, 50/60 Hz |
| Catu daya (sekunder) | 12 V DC, 0,5 A (adaptor) |
| Panjang kabel adaptor | Sekitar 1 m |
| Kondisi operasi | -20 hingga 70 °C / maks. 85 %RH |
| Dimensi panel | 395 × 255 × 50 mm |
| Berat | Sekitar 2,5 kg |
| Pemasangan | Dinding (wall-mounted) |
| Fitur alarm | Batas alarm dapat diatur melalui tombol sisi |
| Paket pengiriman | Unit PCE-G 2, set pemasangan dinding, adaptor, manual |
Bagi pengguna yang belum terbiasa dengan angka-angka ini, analoginya seperti ini:
-
Rentang suhu dari -40 hingga 85 °C berarti alat ini “nyaman” dipakai di ruang dingin mendekati freezer hingga ruang panas mendekati kondisi tropis ekstrem dalam ruangan.
-
Rentang kelembapan 0–99 %RH tanpa “blank area” memudahkan pemantauan di area sangat kering (ruang ber-dehumidifier kuat) hingga area sangat lembap.
-
Akurasi ±4 %RH untuk kelembapan cukup untuk menentukan apakah gudang berada di kisaran aman (misalnya 40–60 %RH) atau sudah keluar jauh dari batas.
Memilih Lokasi Pemasangan dan Aksesori Pendukung
Walaupun PCE-G 2 tidak memerlukan banyak komponen tambahan, ada beberapa keputusan teknis yang perlu dipikirkan agar hasil pengukuran benar-benar mewakili kondisi ruang.
Contoh pemilihan lokasi & rentang kelembapan target
| Lingkungan / Aplikasi | Rentang RH yang sering ditargetkan | Catatan penempatan sensor |
|---|---|---|
| Gudang bahan baku farmasi & F&B | 40–60 %RH | Sensor di lorong tengah rak, jauh dari blower langsung |
| Ruang fermentasi minuman | 50–75 %RH | Sensor di area kerja utama, tidak dekat pintu |
| Laboratorium pengujian umum | 45–60 %RH | Sensor di tengah ruangan, sejajar tinggi kerja |
| Ruang penyimpanan bahan kimia higroskopis | 40–55 %RH | Sensor dekat area bahan, namun terlindung dari tumpahan |
| Ruang produksi kosmetik | 45–60 %RH | Sensor di area formulasi utama |
Aksesori yang umum dibutuhkan
-
Bracket atau kotak pelindung tambahan jika dinding tidak ideal.
-
Pengikat kabel sensor untuk mencegah tarikan dan kerusakan mekanik.
-
Stop kontak khusus di dekat panel untuk menghindari penggunaan kabel ekstensi yang berlebihan.
Faktor yang memengaruhi hasil pengukuran
-
Penempatan sensor terlalu dekat ventilasi atau AC akan membuat pembacaan tidak mewakili udara ruangan secara umum.
-
Paparan uap kimia, pelarut, atau debu berat pada sensor dapat mempersingkat umur sensor kelembapan.
-
Pintu yang sering terbuka tutup (misalnya di gudang yang ramai) akan membuat pembacaan lebih fluktuatif—ini bukan kesalahan alat, melainkan karakter ruangan.
Dengan merencanakan posisi panel dan sensor eksternal sejak awal, pengguna dapat memaksimalkan manfaat PCE-G 2 tanpa perlu melakukan modifikasi besar di kemudian hari.
Contoh Penerapan PCE-G 2 di Fasilitas Nyata
1. Gudang bahan baku farmasi mengurangi risiko penolakan batch
Sebuah perusahaan farmasi generik memiliki gudang bahan baku yang cukup luas, dengan rak-rak tinggi dan beberapa titik AC serta dehumidifier. Sebelumnya, pemantauan lingkungan hanya mengandalkan data logger yang ditempatkan di beberapa titik, dan hasilnya hanya dibaca saat review mingguan.
Masalahnya, pernah terjadi insiden ketika kelembapan di satu area gudang naik di atas 70 %RH selama beberapa jam akibat dehumidifier yang mati, namun tidak ada yang sadar saat itu terjadi. Beberapa bahan higroskopis mengalami penggumpalan, dan satu batch produksi harus ditunda.
Perusahaan kemudian memasang beberapa unit PCE-G 2 di titik-titik strategis:
-
Di pintu masuk utama gudang, agar supervisor langsung melihat kondisi ruang saat masuk.
-
Di lorong tengah rak bahan higroskopis.
-
Dekat ruang penimbangan awal.
Alarm kelembapan diatur pada 60 %RH. Dalam beberapa bulan berikutnya, ketika salah satu dehumidifier kembali bermasalah, operator segera menyadari karena display menunjukkan angka kelembapan yang naik cepat, disertai alarm. Mereka bisa langsung melakukan tindakan (memindah sebagian bahan ke area lain dan memanggil teknisi) sehingga tidak terjadi kerusakan bahan. Downtime akibat investigasi pun berkurang signifikan.
2. Ruang produksi minuman menjaga kenyamanan pekerja dan konsistensi rasa
Di pabrik minuman ringan, ruang produksi utama memiliki beberapa mesin pengisi (filling) dan capping yang menghasilkan uap dan panas. Manajemen ingin menjaga kelembapan dan suhu tetap stabil agar:
-
Botol tidak mengalami kondensasi berlebihan yang dapat mengganggu label.
-
Pekerja tetap merasa nyaman dan tidak cepat lelah.
-
Variasi suhu yang terlalu besar tidak memengaruhi stabilitas produk sebelum masuk ke ruang pendingin.
Mereka memasang satu unit PCE-G 2 di dinding area produksi, pada jalur yang selalu dilewati supervisor shift. Operator mulai terbiasa mengecek angka suhu dan kelembapan setiap kali lewat. Saat mereka melihat suhu melewati angka SOP (misalnya 28 °C) atau kelembapan melampaui 70 %RH, mereka bisa segera:
-
Menghubungi tim utilitas untuk menyesuaikan setelan HVAC.
-
Mengatur ulang aliran udara di area tertentu.
Walaupun pabrik juga memiliki sistem BMS, keberadaan panel visual yang mudah dilihat membuat awareness lingkungan meningkat di level operator, bukan hanya di ruang kontrol.
Langkah-Langkah Menggunakan PCE-G 2 untuk Monitoring Ruang Penyimpanan
Sebagai contoh, bayangkan sebuah gudang bahan baku F&B yang ingin memastikan kelembapan tidak melebihi 60 %RH. Berikut alur penggunaan praktis:
-
Perencanaan lokasi
-
Pilih dinding yang:
-
Terlihat dari jalur lalu lintas utama.
-
Dekat dengan stop kontak listrik.
-
Tidak langsung terkena sinar matahari atau aliran udara kuat.
-
-
Tentukan titik penempatan sensor di antara rak bahan yang paling kritis.
-
-
Pemasangan panel dinding
-
Tandai posisi lubang sekrup sesuai bracket/pola di bagian belakang unit.
-
Bor dinding dan pasang dowel yang disertakan.
-
Pasang panel dan kencangkan sekrup hingga kokoh.
-
-
Penempatan sensor eksternal
-
Rentangkan kabel sensor (sekitar 2 m) ke titik yang sudah ditentukan.
-
Pasang sensor menggunakan pengikat atau bracket kecil bila perlu.
-
Hindari menempelkan sensor langsung di dinding luar; usahakan sensor “menggantung” di udara bebas.
-
-
Penyambungan daya
-
Hubungkan adaptor ke panel dan ke stop kontak 100–240 V AC.
-
Pastikan kabel tertata rapi dan tidak mengganggu jalur pejalan kaki atau forklift.
-
-
Pengaturan batas alarm
-
Gunakan tombol di sisi unit untuk mengatur batas kelembapan (misalnya 60 %RH) dan batas suhu jika diperlukan.
-
Uji fungsi alarm dengan mengubah set point sementara atau dengan membawa sensor ke area sedikit lebih lembap (jika memungkinkan secara aman).
-
-
Penggunaan harian
-
Minta operator atau petugas gudang untuk memeriksa display setiap kali melewati area panel.
-
Jika alarm aktif atau angka mendekati batas, lakukan tindakan korektif: menutup pintu, mengecek dehumidifier/AC, atau menghubungi tim utilitas.
-
Catat kejadian penting di log harian lingkungan jika SOP mengharuskan.
-
Dengan alur sederhana ini, gudang sudah memiliki lapisan tambahan pengawasan tanpa menambah alat rumit atau proses panjang.
Ringkasan Manfaat dan Rekomendasi Penggunaan
PCE-G 2 bukanlah data logger canggih atau sistem monitoring berbasis jaringan, melainkan panel display suhu dan kelembapan yang sangat mudah dilihat dan dioperasikan. Keunggulan utamanya:
-
Digit LED merah besar setinggi sekitar 55 mm, terbaca hingga sekitar 30 m.
-
Sensor eksternal dengan kabel yang fleksibel untuk ditempatkan di titik representatif.
-
Rentang pengukuran suhu dan kelembapan luas dengan akurasi yang memadai untuk pemantauan ruang.
-
Alarm batas yang dapat disesuaikan sesuai SOP.
-
Operasi 24/7 dengan catu daya dari listrik PLN.
Alat ini sangat cocok untuk:
-
Gudang bahan baku farmasi, F&B, dan kosmetik yang membutuhkan pemantauan visual kondisi ruang.
-
Ruang produksi makanan dan minuman, ruang fermentasi, atau ruang packing yang ingin menjaga kenyamanan dan konsistensi kondisi proses.
-
Laboratorium pengujian dan teaching lab yang memerlukan referensi lingkungan ruang yang mudah dilihat banyak orang.
Jika kebutuhan utama adalah jejak audit detail lengkap dengan histori dan ekspor ke LIMS, maka PCE-G 2 sebaiknya dipadukan dengan data logger atau sistem monitoring terpisah. Namun bila tujuan utamanya meningkatkan kesadaran operator dan memberikan indikator cepat “ruang aman atau tidak”, panel ini merupakan solusi yang praktis dan hemat.
Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang PCE-G 2
1. Apakah PCE-G 2 menyimpan data pengukuran?
Tidak, PCE-G 2 menampilkan suhu dan kelembapan secara real time tanpa penyimpanan data internal. Untuk kebutuhan pencatatan jangka panjang, gunakan data logger atau sistem monitoring terpisah.
2. Bisakah PCE-G 2 dihubungkan ke komputer atau sistem SCADA?
Tidak ada port komunikasi (USB/RS-485) yang tercantum. PCE-G 2 lebih berfungsi sebagai indikator visual dinding, bukan sebagai node jaringan data.
3. Seberapa sering sensor perlu dikalibrasi?
Interval kalibrasi bergantung pada kebijakan mutu masing-masing fasilitas dan kondisi lingkungan. Banyak fasilitas melakukan kalibrasi atau verifikasi tahunan untuk instrumen pemantauan suhu/kelembapan.
4. Apakah alat ini cocok untuk ruang berdebu atau sangat lembap?
Selama kelembapan tidak melampaui batas operasi (maksimal 85 %RH tanpa kondensasi) dan panel tidak terkena percikan langsung atau debu berat, alat dapat digunakan. Di area kasar, sebaiknya dipasang di lokasi yang agak terlindung.
5. Apakah sensor dapat diganti jika rusak?
Informasi spesifik mengenai penggantian sensor tidak tercantum di sini. Biasanya hal ini diatur dalam layanan purna jual atau paket servis dari pemasok resmi.
6. Berapa banyak panel yang sebaiknya dipasang di satu gudang?
Tergantung luas dan zonasi gudang. Untuk gudang sedang, satu hingga dua unit di titik lalu lintas utama seringkali cukup. Untuk gudang besar dengan beberapa zona suhu/kelembapan berbeda, setiap zona kunci idealnya memiliki minimal satu panel.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium dan instrumen industri, CV. Java Multi Mandiri memahami bahwa kontrol suhu dan kelembapan bukan sekadar angka di laporan, tetapi bagian langsung dari mutu produk dan keselamatan kerja. Panel seperti Air Humidity Meter PCE-G 2 membantu tim Anda melihat kondisi lingkungan secara real time, mencegah masalah sebelum menjadi insiden besar.
CV. Java Multi Mandiri melayani kebutuhan bisnis dan aplikasi industri—mulai dari gudang farmasi, pabrik minuman, ruang produksi kosmetik, hingga laboratorium kampus—dengan menyediakan instrumen yang relevan dan dukungan teknis yang jelas. Jika Anda ingin meningkatkan pengawasan lingkungan ruang secara praktis tanpa sistem yang rumit, mari diskusikan kebutuhan fasilitas Anda dan temukan konfigurasi PCE-G 2 serta perangkat pendukung lain yang paling tepat.
Rekomendasi Humidity Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda
Referensi
- Karlida, I., & Musfiroh, I. (2017). REVIEW: SUHU PENYIMPANAN MATERIAL DAN PRODUK FARMASETIKAL DI GUDANG INDUSTRI FARMASI. Farmaka, 15(4), 58–66. Retrieved from https://jurnal.unpad.ac.id/farmaka/article/view/15142
- Pamungkas, P., & Musfiroh, I. (2023). PEMETAAN SUHU CHILLER PENYIMPANAN PRODUK RANTAI DINGIN PADA SALAH SATU PBF (PEDAGANG BESAR FARMASI) DI JAKARTA. Majalah Farmasetika, 8(4), 373–385. Retrieved from https://jurnal.unpad.ac.id/farmasetika/article/view/46676

















