Di banyak pabrik minuman, instalasi pengolahan air minum (WTP), IPAL, hingga laboratorium kampus, pH dan konduktivitas air sering menjadi parameter pertama yang dicek setiap hari. Masalahnya, alat yang digunakan tidak selalu mengikuti kebutuhan lapangan. Ada yang masih memakai meter analog lama, ada yang menggunakan pH meter dan conductivity meter terpisah, atau alat portabel yang dipakai bergantian antar departemen. Akibatnya, data sering tidak konsisten, sulit ditelusur, dan operator menghabiskan waktu hanya untuk kalibrasi dan pencatatan manual.
Dalam QA/QC rutin, beda 0,05 pH saja bisa membuat batch minuman perlu re-blending atau bahkan dibuang. Di IPAL, deviasi konduktivitas dapat menjadi alarm dini adanya kebocoran kimia ataupun masalah proses—kalau terlambat diketahui, biaya koreksinya bisa jauh lebih besar. Di teaching lab atau laboratorium riset, kesalahan pencatatan membuat data praktikum sulit dibandingkan antar kelas dan antar tahun ajaran.
Selain itu, audit internal maupun eksternal (misalnya BPOM, ISO 17025, sertifikasi halal, atau audit pelanggan) menuntut jejak data yang jelas: kapan alat dikalibrasi, siapa yang melakukan, dan bagaimana tren hasil dari waktu ke waktu. Kalau meter tidak punya memori atau tidak mudah dihubungkan ke komputer, biasanya teknisi kembali ke cara manual dengan buku lab, yang rentan salah tulis dan sulit diarsipkan.
Kebutuhan di lapangan sebenarnya sederhana: satu meter meja yang stabil, bisa mengukur pH dan konduktivitas/TDS dengan cepat, mudah dikalibrasi, punya kompensasi suhu otomatis, serta mampu menyimpan dan mengekspor data ke komputer tanpa ribet. Di sinilah Bante901-UK masuk sebagai solusi praktis.
Teknologi Pengukuran pH dan Konduktivitas pada Bante901-UK
Bante901-UK adalah bagian dari Bante 9 Series, lini meter benchtop multiparameter yang mengukur pH, mV, konduktivitas, TDS, dan suhu untuk model 901. Meskipun tampak sederhana di meja lab, ada kombinasi teknologi elektro-kimia dan pemrosesan digital yang bekerja di balik layar.
Pada sisi pH, meter ini menggunakan elektroda pH gelas standar (dalam kit Bante901-UK menggunakan P11 glass pH electrode) yang mengenali perbedaan konsentrasi ion hidrogen antara sampel dan larutan referensi. Manual menyebutkan P11 sebagai elektroda untuk mengukur cairan umum dan sedikit korosif. Sinyal yang sangat kecil ini (orde milivolt) diperkuat dan dikonversi oleh rangkaian elektronik di dalam meter, lalu dihitung menjadi nilai pH dengan resolusi hingga 0,001 pH dengan akurasi ±0,002 pH.
Untuk konduktivitas, Bante901-UK bekerja dengan elektroda konduktivitas tipe sel (kit UK memakai K10 conductivity electrode). Alat menginjeksikan sinyal AC kecil ke larutan dan mengukur seberapa mudah arus mengalir—semakin banyak ion terlarut, semakin tinggi konduktivitas. Meter ini mendukung rentang lebar dari 0,01 µS/cm hingga 200 mS/cm, dibagi ke beberapa rentang otomatis (0,01–20,00 µS/cm, 0–200,0 µS/cm, 0–2000 µS/cm, 20,00 dan 200,0 mS/cm) dengan akurasi ±0,5% dari skala penuh.
Hal penting lain adalah kompensasi suhu. Konduktivitas sangat dipengaruhi temperatur; kenaikan suhu biasanya membuat nilai naik. Bante901-UK menggunakan TP-10K temperature probe (0–100 °C) untuk mengukur suhu dan mengoreksi hasil ke temperatur referensi (20 atau 25 °C). Pengguna juga bisa mengatur koefisien suhu linear 0–10%/°C, dengan nilai default 2,10%/°C. Ini penting saat mengontrol air proses yang bisa berada pada suhu berbeda, misalnya air boiler make-up, air chiller, atau sampel effluent yang hangat.
Dibanding metode konvensional seperti titrasi manual untuk memperkirakan kandungan ion atau sekadar mengukur TDS dengan gravimetri, pendekatan konduktivitas dan TDS digital jauh lebih cepat, dapat diulang, dan meminimalkan penggunaan reagen. Satu kali kalibrasi dengan larutan standar (84 µS/cm, 1413 µS/cm, hingga 12,88 mS/cm) sudah cukup untuk banyak pengukuran harian. Ini mengurangi limbah kimia dan menghemat waktu teknisi, terutama di instalasi yang melakukan puluhan hingga ratusan pengukuran per hari.
Bante901-UK sebagai Paket Meter Benchtop Siap Pakai
Secara fungsi, Bante901 mengukur pH, mV, konduktivitas, TDS, dan temperatur. Versi Bante901-UK adalah paket yang disesuaikan untuk kebutuhan laboratorium air dan proses, dengan isi sebagai berikut (berdasarkan informasi kit dan konsistensi dengan daftar aksesori resmi):
-
P11 glass pH electrode untuk cairan umum dan sedikit korosif
-
K10 conductivity electrode (sel konduktivitas K≈10, untuk rentang tinggi)
-
TP-10K temperature probe 0–100 °C
-
Sachet atau botol pH buffer reagents pH 4,01; 7,00; 10,01
-
Conductivity standard solutions 84 µS/cm, 1413 µS/cm, 12,88 mS/cm
-
USB cable dan 5V DC power adapter
paket Bante901/902 berisi meter, elektroda pH dan konduktivitas, temperature probe, pH buffer, larutan standar konduktivitas, electrode holder, dan power adapter. Dengan kata lain, Bante901-UK datang sebagai solusi “plug and measure” untuk laboratorium yang ingin langsung memulai pengukuran pH-konduktivitas air.
Keistimewaan Bante901-UK dibanding meter umum di kelasnya adalah kombinasi beberapa hal: rentang konduktivitas yang luas, pH resolusi hingga 0,001; kalibrasi multi-titik baik untuk pH maupun konduktivitas; memori 500 data set; serta kemampuan transfer data ke PC via USB dengan software DAS untuk logging dan ekspor ke Excel. Bagi lab yang ingin menjaga traceability tanpa harus berinvestasi langsung ke LIMS kompleks, kombinasi ini sangat menarik.
Desain dan Ergonomi untuk Meja Laboratorium
Bante901-UK memakai housing benchtop datar dengan layar besar di sisi atas dan tombol membran di bagian bawah depan. Dalam spesifikasi umum, layar LCD-nya berukuran 125 × 100 mm (sekitar 6,5 inci diagonal) dengan backlight. Layar lebar ini memungkinkan tampilan angka pH/konduktivitas besar, suhu, status kalibrasi, ikon mode (pH, COND, TDS), serta indikator stabilitas dan Auto-Hold tanpa terasa sempit.
Meter memiliki dimensi 210 (L) × 188 (W) × 60 (H) mm dengan berat sekitar 1,5 kg. Ukuran ini cukup kompak untuk meja laboratorium standar namun tetap stabil saat disentuh atau saat kabel elektroda digerakkan. Di sisi belakang terdapat konektor-konektor: BNC untuk pH/mV, jack 3,5 mm untuk temperature probe, konektor 6-pin DIN untuk elektroda konduktivitas, serta port USB-B untuk daya dan komunikasi ke komputer.
Meter dipasangkan dengan electrode arm yang menempel ke base plate. Lengan ini bisa diatur ketinggiannya dan diputar sehingga beaker atau botol sampel dapat diletakkan di posisi yang nyaman tanpa harus dipegang manual. Manual menunjukkan cara memasang dan mengatur kekencangan lengan agar berhenti di posisi yang diinginkan. Dalam praktik di lab, ini berarti teknisi bisa menyiapkan beberapa beaker sekaligus dan memindahkan elektroda dengan satu tangan.
Untuk catu daya, Bante901-UK menggunakan adaptor DC 5V/400 mA dan dapat dihubungkan melalui kabel USB-B. Ini memudahkan saat dipasang di bench dengan power strip terbatas, atau di laboratorium yang sudah terbiasa memakai adaptor USB standar. Tidak ada informasi resmi tentang penggunaan baterai internal, sehingga meter ini idealnya dipakai pada posisi tetap di meja.
Lingkungan operasi yang direkomendasikan adalah suhu 0–50 °C dengan kelembapan relatif <80% tanpa kondensasi. Untuk kebanyakan laboratorium dan ruang kontrol proses, rentang ini lebih dari cukup. Walau tidak disebutkan IP rating, dari bentuk dan rekomendasi pabrikan jelas bahwa meter ini didesain untuk lingkungan indoor kering; percikan ringan masih bisa ditangani, tetapi tidak disarankan terkena cipratan intens atau diletakkan di ruang terbuka.
Antarmuka dan Pengalaman Pengguna
Antarmuka Bante901-UK dirancang sederhana dengan beberapa tombol utama: Meas (On/Off dan kembali ke mode pengukuran), Mode (memilih pH, mV, COND, TDS), Cal (memulai kalibrasi), MR (memory recall/log), tombol panah atas-bawah untuk mengubah nilai atau berpindah menu, dan Enter untuk konfirmasi. Pengaturan backlight dilakukan dengan menahan tombol tertentu, sehingga operator bisa menyesuaikan sesuai pencahayaan ruangan.
Display memuat banyak ikon yang membantu pengguna: ikon mode (pH, COND, TDS), indikator ATC ketika probe suhu terdeteksi, ikon stabilitas dan Auto-Hold, indikator memori, serta ikon pengingat kalibrasi bila interval kalibrasi sudah terlewati. Bagi operator baru, keberadaan ikon membuat proses belajar lebih cepat karena status penting selalu terlihat di layar.
Di menu pengaturan umum, pengguna bisa mengatur kriteria stabilitas (standard atau high accuracy), mengaktifkan Auto-Hold, mengatur auto-power-off (10–30 menit), hingga mengatur reminder “Calibration Due” dalam hitungan hari. Meter juga dilengkapi fungsi factory reset bila sewaktu-waktu setting perlu dikembalikan.
Memori internal mampu menyimpan hingga 500 data set dengan timestamp, dan data ini dapat ditinjau kembali melalui fungsi MR di meter atau diekspor ke PC melalui USB. Untuk lab QA/QC, fitur ini membantu dalam penelusuran tren jangka panjang tanpa harus memotret layar setiap kali.
Fitur Praktis yang Mengoptimalkan Rutinitas Pengukuran
Di luar sekadar membaca angka, ada beberapa fitur yang sangat terasa manfaatnya dalam rutinitas pekerjaan:
-
Auto-Read / Auto-Hold
Auto-Hold akan mengenali saat pembacaan sudah stabil, lalu “mengunci” nilai di layar. Ini mencegah operator terburu-buru mencatat data saat nilai masih bergerak. Di WTP/WWTP dengan banyak sampel per jam, fitur ini mengurangi risiko salah baca dan membantu standarisasi lama pengukuran. -
Kalibrasi multi-titik untuk pH dan konduktivitas
Untuk pH, meter mendukung 1–5 titik kalibrasi dan mampu mengenali buffer USA/NIST/DIN atau dua buffer kustom. Untuk konduktivitas, pengguna bisa memilih 1–5 titik dengan standar 10 µS/cm, 84 µS/cm, 1413 µS/cm, 12,88 mS/cm, dan 111,8 mS/cm. Di praktik, ini memungkinkan kalibrasi menyebar di sekitar rentang kerja utama—misalnya di 84 µS/cm dan 1413 µS/cm untuk air minum dan boiler feed. -
Pengaturan cell constant dan kompensasi air ultrapure
Pengguna dapat memilih cell constant K = 0,1; 1; atau 10, atau nilai custom untuk menyesuaikan jenis elektroda (CON-0.1, CON-1, CON-10). Fitur pure water compensation juga tersedia untuk pengukuran air ultrapure, sehingga pembacaan tetap akurat pada konduktivitas sangat rendah. -
Pengingat kalibrasi otomatis
Di setup, teknisi dapat mengatur interval kalibrasi, misalnya 7 atau 14 hari. Jika lewat, ikon khusus akan menyala sehingga operator tahu meter harus dikalibrasi ulang. Ini penting untuk menjaga kepatuhan SOP dan memudahkan saat audit. -
Auto-power-off dan factory reset
Auto-power-off membantu menghindari meter menyala sepanjang hari tanpa digunakan, sedangkan factory reset memudahkan ketika alat hendak dipindah antar departemen dan setting perlu dikembalikan ke standar.
Secara keseluruhan, kombinasi fitur ini membuat Bante901-UK bukan hanya “membaca pH dan konduktivitas”, tetapi membantu menjaga konsistensi dan efisiensi alur kerja.
Integrasi Data dan Konektivitas ke Sistem
Pada era digital, kemampuan alat untuk bicara dengan komputer sama pentingnya dengan akurasi. Bante901-UK menyediakan port USB-B yang berfungsi ganda: sebagai sumber daya dan jalur komunikasi. Pabrikan melengkapi dengan DAS software (Data Acquisition Software) yang mampu:
-
Menerima data secara real-time dari meter
-
Merekam pengukuran pada interval waktu tertentu
-
Menyimpan data dan mengekspor ke format Excel
Hal ini dinyatakan langsung dalam brosur: USB communication interface memungkinkan transfer data mudah ke PC, dan DAS software dapat menerima data, merekam pada interval tertentu, serta mengekspor ke Excel.
Dalam praktik, lab dapat:
-
Menghubungkan Bante901-UK ke PC di ruang kontrol
-
Menjalankan logging otomatis pH dan konduktivitas sampel on-line dari proses
-
Mengimpor file Excel ke sistem LIMS atau software SPC (statistical process control)
Untuk perusahaan yang sedang bertransisi menuju konsep “paperless lab”, kemampuan ini menghemat banyak waktu rekap manual dan mengurangi risiko salah input angka.
Spesifikasi Teknis Bante901-UK
| Parameter | Spesifikasi utama |
|---|---|
| Parameter yang diukur | pH, mV, konduktivitas, TDS, temperatur (model Bante901) |
| Rentang pH | -2,000 hingga 20,000 pH; resolusi 0,001/0,01/0,1 pH; akurasi ±0,002 pH; kalibrasi 1–5 titik |
| Rentang mV | -1999,9 hingga 1999,9 mV; resolusi 0,1 atau 1 mV; akurasi ±0,2 mV |
| Rentang konduktivitas | 0,01–20,00; 0–200,0; 0–2000 µS/cm; 20,00 dan 200,0 mS/cm; resolusi 0,001–1; akurasi ±0,5% F.S. |
| Kalibrasi konduktivitas | 1–5 titik; standar 10 µS/cm, 84 µS/cm, 1413 µS/cm, 12,88 mS/cm, 111,8 mS/cm |
| TDS | Rentang 0,00–200,0 ppt; resolusi 0,01/0,1/1; akurasi ±1% F.S.; faktor TDS 0,1–1,0 (default 0,5) |
| Temperatur | 0–105 °C; resolusi 0,1 °C; akurasi ±0,5 °C; kompensasi otomatis/manual |
| Kompensasi suhu konduktivitas | Linear 0–10%/°C; pure water compensation; referensi 20 atau 25 °C |
| Memori | 500 data set |
| Antarmuka | USB-B ke PC dan adaptor daya |
| Display | LCD 125 × 100 mm, backlit (≈ 6,5 inci) |
| Daya | Adaptor DC 5V/400 mA |
| Dimensi & berat | 210 × 188 × 60 mm; 1,5 kg |
| Lingkungan operasi | Suhu 0–50 °C; RH <80% non-kondensasi |
Bagi pengguna baru, angka-angka ini bisa dibaca seperti “kemampuan indera” dari alat. Misalnya, resolusi 0,001 pH berarti meter bisa membedakan perubahan sekecil 0,001 unit pH, cocok untuk riset dan validasi formulasi. Rentang konduktivitas hingga 200 mS/cm membuatnya sanggup menangani air sangat murni sampai larutan garam pekat, cocok untuk lab plating, galvanis, atau monitoring bath kimia.
Panduan Memilih Elektroda dan Komponen Tambahan
Untuk memaksimalkan Bante901-UK, pemilihan elektroda dan standar kalibrasi yang tepat sangat penting. Manual memberikan panduan rentang pengukuran untuk tiga tipe elektroda konduktivitas:
| Elektroda | Cell constant | Rentang efektif | Contoh aplikasi |
|---|---|---|---|
| CON-0.1 | K = 0,1 | 0,5–100 µS/cm | Air ultrapure, air deion, air injeksi farmasi |
| CON-1 | K = 1 | 10 µS/cm–20 mS/cm | Air minum, air proses umum, WWTP outlet, akuakultur |
| CON-10 | K = 10 | 100 µS/cm–200 mS/cm | Larutan pekat, bath plating, air limbah industri berkonsentrasi tinggi |
Kit Bante901-UK biasanya cukup untuk aplikasi umum air minum, air limbah, dan proses, tetapi untuk air ultrapure atau larutan sangat pekat, pengguna dapat menambah elektroda CON-0.1 atau CON-10 sesuai kebutuhan.
Aksesori lain yang tersedia dari pabrikan meliputi:
-
Elektroda pH khusus (P11-HA untuk alkalinitas tinggi, P15 untuk sampel konduktivitas rendah, P13 untuk volume kecil)
-
Larutan buffer pH USA/NIST (pH 4,01; 7,00; 10,01 atau 6,86; 9,18)
-
Larutan standar konduktivitas ECCS-84, ECCS-1413, ECCS-1288, ECCS-5000, ECCS-1118
-
Larutan pembersih dan storage solution untuk perawatan elektroda pH
Beberapa faktor yang memengaruhi hasil pengukuran yang perlu diperhatikan:
-
Gelembung udara di sekitar sensor elektroda
-
Suhu sampel yang belum stabil
-
Kontaminasi atau fouling di permukaan elektroda
-
Kalibrasi yang sudah lewat masa validitas atau menggunakan larutan standar kedaluwarsa
-
Tidak menyesuaikan cell constant dengan tipe elektroda yang terpasang
Dengan memperhatikan faktor-faktor tersebut, Bante901-UK dapat memberikan data yang konsisten untuk audit jangka panjang.
Studi Kasus Penerapan Bante901-UK di Lapangan
1. Pabrik Minuman Mengurangi Downtime WTP
Bayangkan sebuah pabrik minuman di Jawa Barat yang mengoperasikan WTP untuk menghasilkan air proses dan air minum dalam kemasan. Sebelumnya, QC menggunakan pH meter portabel tua dan conductivity tester sederhana. Data dicatat di buku, dan terkadang pengukuran tertunda karena alat dipakai bergantian dengan departemen produksi.
Ketika mengganti sistem dengan Bante901-UK di ruang kontrol WTP, mereka menyusun prosedur baru: setiap jam, operator mengambil sampel dari beberapa titik (raw water, outlet filter, RO permeate, dan air produk) dan mengukur pH serta konduktivitas di meter benchtop. Auto-Hold memastikan hanya nilai stabil yang dicatat, sementara memori internal menyimpan data harian. Logging berkala ke PC menggunakan DAS software memungkinkan supervisor membuat grafik tren di Excel.
Setelah beberapa bulan, tim menemukan pola: lonjakan konduktivitas kecil di permeate selalu terjadi beberapa jam sebelum RO perlu cleaning. Dengan memanfaatkan data tren ini, mereka mengganti jadwal cleaning dari “berdasarkan pengalaman operator” menjadi berbasis data. Hasilnya, downtime WTP berkurang sekitar 20% karena cleaning dilakukan tepat waktu dan tidak terlalu sering, sementara konsumsi bahan kimia lebih terkontrol.
2. Laboratorium Kampus dan IPAL Industri Berbagi Satu Platform
Contoh lain datang dari kolaborasi antara laboratorium kimia lingkungan di sebuah perguruan tinggi dan IPAL (WWTP) di kawasan industri. Lab kampus sering menerima sampel air limbah dari industri sekitar untuk praktikum dan riset, sementara IPAL membutuhkan validasi berkala oleh pihak ketiga.
Dengan Bante901-UK di laboratorium kampus, mahasiswa dapat mempelajari prinsip pH dan konduktivitas sekaligus melakukan analisis nyata terhadap sampel IPAL. Mereka mengukur pH influent, effluent, serta beberapa titik proses, lalu membandingkan hasilnya dengan data harian yang direkam operator IPAL menggunakan meter yang sama di site. Karena kedua pihak menggunakan platform alat yang identik, diskusi mengenai perbedaan data menjadi lebih terarah (misalnya perbedaan suhu, waktu pengambilan sampel, atau proses pretreatment).
Bagi IPAL, adanya satu standar alat memudahkan saat audit lingkungan: mereka dapat menunjukkan bahwa hasil pengukuran internal sudah diverifikasi dengan alat yang sama di laboratorium independen. Bagi kampus, mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung dengan instrumen yang memang digunakan di industri.
Langkah Penggunaan Bante901-UK di Pengolahan Air Pabrik Minuman
Berikut contoh alur penggunaan terstruktur untuk pengontrolan pH dan konduktivitas di WTP pabrik minuman:
-
Persiapan harian
-
Pastikan meter terhubung ke adaptor 5V dan dinyalakan.
-
Cek tanggal dan waktu, sesuaikan bila perlu.
-
Periksa kondisi elektroda pH dan konduktivitas: bersih, tidak ada kerak atau deposit.
-
-
Kalibrasi pH
-
Siapkan buffer pH 4,01; 7,00; 10,01 sesuai kelompok buffer yang dipilih (USA/NIST).
-
Masuk ke mode pH, tekan Cal, lalu lakukan kalibrasi 2–3 titik di rentang pH yang relevan (misalnya 4,01 dan 7,00 untuk air minum).
-
Setelah selesai, cek nilai slope dan offset bila diperlukan untuk memastikan elektroda masih sehat.
-
-
Kalibrasi konduktivitas
-
Pilih cell constant yang sesuai dengan elektroda (misalnya K=1 untuk CON-1).
-
Lakukan kalibrasi bertahap dengan standar 84 µS/cm, 1413 µS/cm, dan 12,88 mS/cm jika WTP menangani rentang luas.
-
Aktifkan suhu referensi (20 atau 25 °C) dan koefisien temperatur yang sesuai (umumnya sekitar 2,0%/°C).
-
-
Pengukuran sampel
-
Ambil sampel dari titik yang sudah ditentukan (raw water, outlet filter, RO permeate, air produk).
-
Letakkan beaker di bawah electrode arm, turunkan elektroda pH dan konduktivitas (bergantian, dengan membilas di antara pengukuran).
-
Aktifkan Auto-Hold di menu supaya meter mengunci nilai saat stabil.
-
Catat atau simpan data ke memori dengan tombol Store (MR).
-
-
Pengolahan data
-
Secara berkala (misalnya setiap akhir shift), hubungkan meter ke PC, jalankan DAS software, dan impor data yang tersimpan.
-
Gunakan Excel untuk membuat grafik tren pH dan konduktivitas, set alarm bila nilai mendekati batas kritis.
-
-
Perawatan
-
Setelah selesai, bilas elektroda dengan air suling. Simpan elektroda pH dalam larutan KCl 3M atau storage solution, tidak dalam air deion.
-
Elektroda konduktivitas cukup dibersihkan dan disimpan kering atau sesuai rekomendasi pabrikan.
-
Dengan alur seperti ini, Bante901-UK membantu pabrik minuman menjaga konsistensi parameter air sekaligus menyediakan rekam jejak data yang rapi untuk audit.
Kesimpulan dan Rekomendasi
Bante901-UK adalah meter benchtop pH–konduktivitas yang memadukan kemampuan analitik cukup canggih dengan antarmuka yang tetap ramah operator. Spesifikasinya mendukung pengukuran:
-
pH dengan resolusi tinggi dan kalibrasi multi-titik
-
Konduktivitas dan TDS dengan rentang sangat lebar dan kompensasi suhu fleksibel
-
Penyimpanan data dan transfer ke PC melalui USB dan software DAS
Untuk siapa alat ini paling cocok?
-
Laboratorium QA/QC di pabrik minuman, dairy, dan industri F&B lain yang ingin memantau kualitas air proses dan air produk.
-
WTP/WWTP yang membutuhkan sistem pH–konduktivitas meja dengan rekaman data yang bisa diaudit.
-
Laboratorium kampus dan teaching lab yang ingin satu platform instrumen untuk mengajarkan pH, konduktivitas, dan TDS sekaligus.
-
Industri proses dan kimia (plating, galvanis, bath monitoring) yang perlu mengawasi konsentrasi ion melalui konduktivitas.
-
Akuakultur dan hidroponik yang menuntut kontrol pH dan TDS larutan nutrisi secara presisi, terutama bila pengujian dilakukan di laboratorium pusat.
-
Laboratorium kosmetik dan farmasi yang membutuhkan kontrol pH formulasi dan kualitas air murni untuk proses.
Jika kebutuhan Anda melibatkan parameter tambahan seperti salinitas, resistivitas, atau DO dalam satu unit, model lain di seri 9 (misalnya Bante902 atau Bante904) bisa dipertimbangkan. Namun bila fokus utama adalah pH dan konduktivitas/TDS dengan workflow data yang rapi, Bante901-UK merupakan pilihan yang seimbang antara fitur dan investasi.
FAQ Singkat
1. Apakah Bante901-UK bisa digunakan untuk air laut atau salinitas?
Model 901 tidak mengukur salinitas secara langsung. Bila pengukuran salinitas kritis, terutama untuk aplikasi kelautan atau akuakultur laut, model Bante902 atau 904 yang mendukung salinity/psu lebih tepat digunakan.
2. Seberapa sering pH dan konduktivitas harus dikalibrasi?
Secara umum, kalibrasi harian disarankan untuk QA/QC intensif. Meter menyediakan pengingat “Calibration Due” berbasis hari yang bisa diatur, sehingga Anda dapat menyesuaikan dengan SOP internal.
3. Apakah meter ini bisa diletakkan dekat tangki proses yang cukup panas?
Selama suhu lingkungan di sekitar meter berada antara 0–50 °C dan kelembapan <80% tanpa kondensasi, meter masih berada dalam batas aman. Untuk area yang sangat panas atau lembap, sebaiknya meter ditempatkan di ruang kontrol terpisah.
4. Bisakah data dari Bante901-UK langsung masuk ke LIMS?
Secara resmi, meter mengirim data ke PC via USB, dan DAS software mengekspor ke Excel. Dari Excel, data dapat diimpor ke LIMS atau database lain, tergantung sistem yang digunakan.
5. Apa perbedaan utama Bante901 dan Bante900?
Bante900 adalah multiparameter penuh (pH, mV, ion, konduktivitas, TDS, salinitas, resistivitas, DO, suhu), sedangkan Bante901 fokus pada pH, mV, konduktivitas, TDS, dan suhu saja. Untuk aplikasi air umum, 901 biasanya sudah mencukupi dengan biaya lebih ekonomis.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pemantauan pH dan konduktivitas dalam mendukung berbagai proses penelitian dan produksi Anda. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti Bante901-UK Benchtop pH/Conductivity Meter dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan kontrol kualitas air, menjaga konsistensi proses, dan memenuhi standar regulasi yang ketat. Jika Anda ingin meningkatkan keandalan dan efisiensi pengujian pH dan TDS pada utilitas maupun lini produksi, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang paling tepat.
Rekomendasi pH Meters Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Bante902-UK Benchtop pH/Conductivity/TDS/Salinity Meter
Rp18.095.000Lihat Produk★★★★★ -

Bante902P-CN Portable pH/Conductivity/TDS/Salinity Meter
Rp14.595.000Lihat Produk★★★★★ -

Bante901-UK Benchtop pH/Conductivity Meter
Rp17.160.000Lihat Produk★★★★★ -

Bante901P-UK Portable pH/Conductivity Meter
Rp17.565.000Lihat Produk★★★★★ -

Bante901P-CN Portable pH/Conductivity Meter
Rp13.595.000Lihat Produk★★★★★ -

A120-CN Laboratory pH Meter
Rp15.375.000Lihat Produk★★★★★ -

Bante220-UK Portable pH Meter
Rp11.785.000Lihat Produk★★★★★ -

A130-CN Laboratory pH/Ion Meter
Rp17.625.000Lihat Produk★★★★★
Referensi
- Izzati, T., Subarno, A. P. S., Patriansyah, R., & Nainggolan, V. (2019). Analisa kualitas air tanah daerah industri di Bekasi dan kualitas air tanah daerah pemukiman penduduk di Depok, Jawa Barat, Indonesia. Jurnal TeknoKris, 22(2), 79–82. Retrieved from https://jurnalteknik.unkris.ac.id/index.php/teknokris/article/download/98/93/358
- Pratiwi, I., & Sari, D. K. (2023). Penentuan dosis optimum dari pencampuran air limbah WWTP (waste water treatment plant) dengan air Sungai Lematang sebagai air produksi terhadap parameter pH, conductivity, turbidity, dan silika menggunakan koagulan PAC di PT X. Jurnal Teknik Patra Akademika, 14(1), 39–46. Retrieved from https://jurnal.pap.ac.id/index.php/JTPA/article/download/190/131














