Di banyak laboratorium dan instalasi pengolahan air, nitrat (NO₃⁻) adalah parameter yang “selalu dicari” tapi sering menyulitkan. Di WTP/WWTP, kadar nitrat yang terlalu tinggi bisa membuat operator sulit membuktikan kepatuhan terhadap baku mutu. Di sisi lain, jika data berfluktuasi karena alat kurang stabil, QA/QC jadi repot menjelaskan ke auditor kenapa tren hari ini dan kemarin berbeda jauh padahal prosesnya sama.
Di bidang pengolahan air minum, nitrat yang berlebih terkait dengan risiko kesehatan seperti methemoglobinemia pada bayi. Itu sebabnya, regulasi cenderung ketat dan mensyaratkan dokumentasi yang rapi. Tanpa alat yang konsisten dan bisa di-trace, tim QA terpaksa mengulang analisis, menghabiskan reagen, dan menunda rilis produk. Situasi serupa muncul di pengolahan air limbah: nitrat yang naik diam-diam bisa menandakan proses denitrifikasi bermasalah, tapi sering baru disadari ketika ada komplain lingkungan.
Di akuakultur, nitrat biasanya adalah “produk akhir” dari siklus nitrogen. Nilainya boleh ada, tapi tidak boleh berlebihan. Jika pengukuran lambat karena metode kolorimetri yang rumit, teknisi kolam cenderung jarang cek. Akibatnya, kenaikan nitrat baru diketahui ketika ikan mulai stres atau pertumbuhan melambat. Hal yang sama terjadi di sistem hidroponik atau fertigasi: nitrat penting untuk pertumbuhan tanaman, tetapi jika formulasi nutrisi tidak dipantau dengan baik, tanaman bisa mengalami ketidakseimbangan nutrisi yang diamati sebagai daun menguning atau pertumbuhan tidak seragam.
Di laboratorium riset kampus dan laboratorium pengujian, tantangannya lain lagi. Peneliti sering berpindah dari satu sampel ke sampel lain dengan matriks berbeda: air sungai, limbah pabrik, digest tanah, hingga medium fermentasi. Jika setiap jenis sampel butuh metode kimia manual yang berbeda, waktu habis di meja titrasi atau spektrofotometer, bukan di analisis data. Ditambah lagi, setiap kali ada praktikum teaching lab dengan banyak mahasiswa, dosen butuh alat yang cukup tangguh, mudah dipakai, dan tidak mudah “disetel” salah oleh pemula.
Semua masalah itu bermuara pada hal yang sama: kebutuhan akan data nitrat yang akurat, stabil, tercatat dengan rapi, dan bisa diperoleh dengan langkah kerja yang sesederhana mungkin. Di sinilah peran Bante931-NO3 sebagai benchtop nitrate ion meter, yang dirancang untuk menjawab persoalan operasional harian sekaligus tuntutan dokumentasi ilmiah dan regulasi.
Prinsip Kerja Ion-Selective Electrode dan Otomasi Pembacaan
Bante931-NO3 bekerja dengan pendekatan ion-selective electrode (ISE) untuk nitrat. Secara sederhana, elektroda ISE-NO3 memiliki membran khusus yang “selektif” terhadap ion nitrat. Ketika elektroda dicelupkan ke dalam sampel, terjadi perbedaan potensial listrik (mV) antara membran dan larutan referensi di dalam elektroda. Perbedaan potensial ini mengikuti hukum Nernst dan berbanding logaritmik terhadap konsentrasi nitrat di larutan. Meter kemudian mengonversi sinyal mV tersebut menjadi konsentrasi langsung dalam satuan seperti ppm, mg/L, mol/L, atau mmol/L.
Supaya pembacaan tetap akurat pada berbagai suhu, Bante931 menggunakan kompensasi suhu otomatis (ATC) ketika probe suhu TP-10K dipasang. Rentang kompensasi ini cukup lebar, yaitu 0–100 °C, sehingga cocok untuk sampel air lingkungan hingga proses industri yang sedikit lebih hangat. Pengguna juga dapat melakukan kompensasi manual bila pengukuran dilakukan tanpa probe suhu. Hal ini penting karena untuk setiap 1 °C perbedaan antara standar dan sampel, kesalahan pembacaan konsentrasi ion dapat mendekati 2% bila tidak dikompensasi.
Fitur Auto-Read di Bante931 membantu operator yang ingin memastikan pembacaan benar-benar stabil sebelum dicatat. Meter akan memantau perubahan sinyal dan otomatis “mengunci” (hold) nilai ketika perubahan sudah berada di bawah kriteria stabilitas yang ditetapkan (standard atau high accuracy). Ini sangat berguna saat mengukur sampel dengan matriks rumit atau saat praktikum, karena mengurangi salah baca akibat operator terburu-buru.
Jika dibandingkan dengan metode kolorimetri atau spektrofotometri klasik, pendekatan ISE nitrat ini punya beberapa keunggulan praktis:
-
Tidak perlu reagen warna yang mudah kedaluwarsa.
-
Waktu analisis lebih singkat; setelah kalibrasi, pembacaan tiap sampel hanya butuh beberapa puluh detik.
-
Minim limbah kimia, terutama jika volume sampel kecil.
-
Kalibrasi multi-titik memberikan kurva standar yang tersimpan di meter, sehingga pengulangan analisis di hari berbeda tetap konsisten.
Bagi laboratorium yang sering melakukan banyak pengulangan harian, kombinasi ISE + otomatisasi pembacaan seperti ini berarti penghematan nyata dalam waktu analisis dan konsumsi reagen.
Mengapa Bante931-NO3 Berbeda dari Ion Meter Biasa
Bante931 adalah benchtop ion meter yang khusus mengukur konsentrasi ion (termasuk nitrat) dan tegangan mV, serta dilengkapi pengukuran suhu. Dalam paket konfigurasi nitrat, meter ini digabungkan dengan elektroda ISE-NO3, standar 100 dan 1000 ppm, serta ionic strength adjuster (ISA) sehingga siap untuk aplikasi nitrat sejak keluar dari kotak.
Keistimewaan Bante931-NO3 antara lain:
-
Mengizinkan kalibrasi 2 hingga 5 titik dengan pilihan konsentrasi standar dari 0.001 sampai 10000 (ppm/mg/L/mol/L), sehingga laboratorium bisa menyusun kurva kalibrasi sesuai rentang konsentrasi nitrat yang relevan dengan pekerjaannya.
-
Mendukung berbagai satuan konsentrasi (ppm, mg/L, mol/L, mmol/L) dan pengaturan valensi ion (monovalen atau divalen), yang membuatnya fleksibel bila suatu saat digunakan juga untuk ion lain seperti ammonium, klorida, atau kalsium.
-
Akurasi yang dinyatakan ±0,5% dari full scale untuk ion monovalen (seperti nitrat) dan ±1% untuk divalen, sehingga dapat diandalkan untuk keperluan QA/QC dan riset terapan.
Tidak kalah penting, meter ini memiliki fitur pengingat kalibrasi (calibration due alarm) yang bisa diatur antara 1–31 hari. Bagi laboratorium terakreditasi, fitur ini membantu menjaga disiplin kalibrasi dan meminimalkan risiko menggunakan elektroda yang sudah melewati masa validasinya tanpa sadar.
Terakhir, memori internal mampu menyimpan hingga 500 set data pengukuran, masing-masing lengkap dengan tanggal dan waktu. Dikombinasikan dengan kemampuan transfer data via USB, Bante931-NO3 bukan hanya alat ukur, tetapi juga bagian dari sistem dokumentasi yang siap diaudit.
Desain Fisik dan Ergonomi untuk Kerja Meja Laboratorium
Secara fisik, Bante931 menggunakan bodi benchtop dengan bentuk miring ke depan sehingga layar mudah dibaca ketika diletakkan di meja. Di brosur dan manual, dimensi meter tercatat sekitar 210 mm (L) × 188 mm (W) × 60 mm (H) dengan berat sekitar 1,5 kg. Ukuran ini membuat meter cukup kompak untuk meja laboratorium yang penuh, tetapi cukup berat untuk tetap stabil ketika tombol ditekan atau kabel elektroda ditarik halus.
Pada bagian belakang atas, terdapat deretan konektor: BNC untuk elektroda ion (shared dengan pH pada model lain seri 9), jack 3,5 mm untuk probe suhu, dan konektor USB-B untuk adaptor daya atau koneksi ke komputer. Penataan konektor yang sejajar ini memudahkan penataan kabel sehingga area kerja di depan meter tetap bersih dan rapi.
Meter dilengkapi dengan arm/holder elektroda yang dapat diputar dan dinaik-turunkan. Elemen ini membantu menjaga posisi elektroda di dalam beaker tanpa harus dipegang terus oleh operator. Manual juga menjelaskan bahwa kekencangan arm dapat diatur melalui sekrup, sehingga lengan dapat berhenti di posisi yang diinginkan tanpa jatuh atau naik sendiri.
Bante931 menggunakan catu daya DC 5 V melalui adaptor dan kabel USB-B. Artinya, meter dirancang terutama untuk penggunaan di meja laboratorium (bukan portable berbaterai), tetapi dapat diintegrasikan dengan UPS laboratorium jika dibutuhkan kestabilan daya lebih tinggi.
Untuk batas lingkungan, seri 9 ini dirancang beroperasi pada suhu 0–50 °C dengan kelembapan relatif <80% tanpa kondensasi. Tidak disebutkan rating IP khusus, sehingga penggunaan terbaik adalah di ruang laboratorium atau ruang kontrol yang kering, bukan di area terbuka yang mudah terkena percikan besar atau hujan. Pada praktiknya, selama pengguna menghindari tumpahan larutan langsung ke bagian konektor dan rutin mengelap permukaan meter, perangkat ini cukup tahan digunakan bertahun-tahun dalam kondisi laboratorium normal.
Antarmuka dan Pengalaman Pengguna yang Ramah Operator
Bante931 menggunakan layar LCD kustom berukuran sekitar 125 × 100 mm yang menampilkan nilai utama (konsentrasi atau mV), suhu, ikon mode, status kalibrasi, serta ikon ATC, Hold, dan memori. Tampilan angka besar pada nilai utama membuatnya mudah dibaca dari jarak beberapa meter, berguna saat operator bekerja sambil berdiri atau ketika alat diletakkan di ujung meja.
Keypad berupa tombol membran yang responsif dan mudah dibersihkan. Fungsi tombol dibagi jelas:
-
Tombol Meas untuk menyalakan/mematikan meter dan kembali ke mode pengukuran.
-
Tombol Mode untuk memilih mode ion atau mV.
-
Tombol Cal untuk memulai kalibrasi.
-
Tombol MI (store) dan MR (recall) untuk mengelola memori data.
-
Tombol panah atas/bawah untuk mengubah pilihan menu atau nilai selama pengaturan maupun kalibrasi.
-
Tombol Enter untuk konfirmasi.
-
Tombol khusus suhu (°C) untuk set dan kalibrasi probe suhu.
Menu pengaturan (setup) diakses dengan menahan tombol tertentu (Cal) beberapa detik, lalu navigasi dilakukan dengan panah. Di sana pengguna bisa mengatur: jumlah titik kalibrasi, unit konsentrasi, valensi ion, kriteria stabilitas, Auto-Hold, alarm kalibrasi, format tanggal dan waktu, hingga reset ke pengaturan pabrik.
Beberapa fitur yang sangat membantu pengalaman pengguna sehari-hari:
-
Auto-Hold: saat aktif, meter akan otomatis mengunci pembacaan saat stabil. Ini mengurangi kebutuhan menebak “kapan sudah stabil”.
-
Auto-power off: dapat diaktif/nonaktifkan, terutama berguna bila listrik diambil dari port USB yang berbagi dengan perangkat lain.
-
Kalibration log: pengguna dapat melihat kembali tanggal kalibrasi terakhir dan titik kalibrasi yang digunakan, membantu saat audit atau ketika meragukan kinerja elektroda.
Gabungan layar besar, ikon jelas, dan menu yang relatif sederhana membuat Bante931 cocok bukan hanya untuk analis berpengalaman, tetapi juga mahasiswa di teaching lab yang baru belajar pengukuran ion.
Fitur Kunci yang Mempercepat Pekerjaan Pengujian Nitrat
Untuk pengujian nitrat, ada beberapa fitur Bante931 yang layak disorot dari sudut pandang efisiensi:
-
Kalibrasi 2–5 titik dengan delapan pilihan konsentrasi standar
Meter mengizinkan pemilihan titik dari 0.001 hingga 10000 (dalam satuan yang dipilih). Laboratorium bisa, misalnya, menyusun kalibrasi 2, 10, 50, 100, 250 mg/L sesuai rentang nitrat di air limbah, atau memilih rentang rendah seperti 0.1–10 mg/L untuk air minum. Fleksibilitas ini penting agar kurva kalibrasi tidak terlalu “melebar” dan tetap sensitif di rentang yang benar-benar digunakan. -
Diagnostik elektroda otomatis
Setelah kalibrasi, meter dapat menampilkan titik kalibrasi dan slope elektroda, sehingga analis bisa menilai apakah elektroda masih layak pakai (misalnya slope mendekati −59 mV/decade untuk ion monovalen pada 25 °C). Jika slope mulai menyimpang jauh, pengguna tahu saatnya membersihkan atau mengganti elektroda. Ini membantu menjaga konsistensi data tanpa harus menunggu hasil kontrol kualitas gagal. -
Pengingat kalibrasi
Alarm kalibrasi yang dapat diatur membantu memastikan bahwa di laboratorium sibuk sekalipun, seseorang tidak lupa menjadwalkan kalibrasi periodik. Ketika tanggal jatuh tempo tiba, ikon khusus akan muncul di layar untuk mengingatkan. -
Memori 500 data dan pencatatan waktu
Setiap data yang disimpan memuat nilai pengukuran, suhu, serta cap tanggal dan waktu. Untuk WTP/WWTP yang membutuhkan tren harian, analis bisa melakukan serangkaian pengukuran di titik-titik sampling tetap dan menyimpannya langsung di meter untuk kemudian diunduh ke komputer. -
Auto-Hold dan kriteria stabilitas
Pengaturan stabilitas dari “standard” ke “high accuracy” memungkinkan laboratorium menyesuaikan antara kecepatan dan ketelitian. Di teaching lab, misalnya, pengajar bisa memilih kriteria standard agar mahasiswa tidak terlalu lama menunggu, sementara di QA/QC produk akhir bisa memilih kriteria lebih ketat.
Secara praktis, fitur-fitur ini berarti lebih sedikit waktu mengulang pengukuran, lebih sedikit catatan manual, dan kontrol kualitas yang lebih mudah ditelusuri ketika datang waktu audit.
Integrasi ke PC, Excel, dan LIMS
Bante931 dilengkapi port USB-B yang berfungsi ganda: sebagai sumber daya dan jalur komunikasi data dengan komputer. Dengan menggunakan kabel USB dan perangkat lunak DAS (Data Acquisition Software), laboratorium dapat:
-
Mengunduh seluruh data yang tersimpan di memori meter.
-
Menerima data secara “real time” saat pengukuran berlangsung.
-
Mengatur pencatatan otomatis pada interval tertentu (10/30/60 detik, 10/30 menit).
-
Menyimpan data langsung ke file Excel untuk analisis lebih lanjut.
Bagi QA/QC di industri minuman, farmasi, atau kimia, ini berarti data nitrat dari Bante931 dapat dengan mudah diimpor ke sistem LIMS atau ke template laporan baku mutu yang digunakan perusahaan. Tidak perlu lagi mengetik ulang angka dari buku catatan ke Excel, yang berpotensi menimbulkan kesalahan transkripsi.
Untuk laboratorium riset, fungsi interval recording berguna ketika ingin memantau dinamika nitrat dalam reaktor biologis atau bioproses dalam waktu lama. Operator cukup mengatur interval, memulai rekaman, dan membiarkan software mengumpulkan data untuk kemudian dianalisis sebagai grafik tren.
Spesifikasi Teknis Lengkap Bante931-NO3
Spesifikasi utama
| Parameter | Nilai / Rentang (Bante931) |
|---|---|
| Parameter ukur utama | Konsentrasi ion, mV, suhu |
| Rentang konsentrasi ion | 0.001 – 19999 (ppm, mg/L, mol/L, mmol/L; bergantung elektroda) |
| Resolusi konsentrasi | 0.001, 0.01, 0.1, 1 (dapat dipilih) |
| Akurasi konsentrasi | ±0,5% F.S. (ion monovalen), ±1% F.S. (ion divalen) |
| Titik kalibrasi ion | 2–5 titik |
| Nilai standar kalibrasi | 0.001, 0.01, 0.1, 1, 10, 100, 1000, 10000 (bergantung satuan) |
| Rentang mV | −1999.9 hingga 1999.9 mV (absolute & relative) |
| Resolusi mV | 0.1 atau 1 mV (dapat dipilih) |
| Akurasi mV | ±0.2 mV |
| Rentang suhu | 0–105 °C (pengukuran), kompensasi 0–100 °C |
| Resolusi suhu | 0.1 °C / 0.1 °F |
| Akurasi suhu | ±0.5 °C (±0.9 °F) |
| Kalibrasi suhu | 1 titik, offset ±10 °C |
| Stabilitas & Auto-Hold | Kriteria standard/strict, endpoint manual/otomatis |
| Memori internal | 500 set data |
| Antarmuka komunikasi | USB-B ke PC |
| Tampilan | LCD kustom 125 × 100 mm |
| Catu daya | Adaptor DC 5 V / 400 mA |
| Dimensi | 210 × 188 × 60 mm (L×W×H) |
| Berat | ±1,5 kg |
| Suhu operasi | 0–50 °C; RH <80% tanpa kondensasi |
Penjelasan awam
-
Rentang 0.001–19999 untuk konsentrasi berarti meter ini sanggup menangani nitrat yang sangat rendah (mikrogram per liter dalam molaritas) sampai sangat tinggi, misalnya larutan nutrisi pekat. Laboratorium cukup menyesuaikan jenis elektroda dan metode pengenceran sampel.
-
Akurasi ±0,5% F.S. untuk ion monovalen berarti jika Anda mengukur pada rentang skala 0–1000 mg/L, ketidakpastian alat sekitar ±5 mg/L. Untuk kebanyakan aplikasi air minum dan limbah, angka ini lebih dari cukup.
-
Memori 500 data cocok untuk dokumentasi mingguan bahkan bulanan, tergantung frekuensi pengukuran. Jika satu hari menyimpan 20 data, penuh dalam sekitar 25 hari sebelum perlu diunduh.
-
Range suhu yang lebar memberi fleksibilitas: dari air lingkungan yang dingin hingga sampel proses yang hangat, selama masih dalam batas keamanan elektroda.
Memilih Elektroda Nitrat dan Komponen Tambahan
Bante931 sendiri adalah meter, sedangkan kemampuan “melihat” nitrat bergantung pada elektroda ISE-NO3 dan sistem standarnya. Dalam daftar elektroda opsional seri ion, Bante mencantumkan elektroda ISE-NO3 dengan rentang kerja sekitar 0.4 hingga 62000 ppm nitrat. Ini membuat kombinasi Bante931 + ISE-NO3 cukup fleksibel untuk berbagai aplikasi.
Rentang konsentrasi dan contoh aplikasi
| Rentang Nitrat (NO₃⁻) | Contoh Aplikasi | Catatan Praktis |
|---|---|---|
| 0.1 – 10 mg/L | Air minum, air tanah, air sungai bersih | Perlu kalibrasi di rentang rendah, perhatikan kebersihan beaker dan background ionik |
| 10 – 100 mg/L | Air limbah domestik, akuakultur intensif | Umum untuk monitoring rutin dan kontrol proses nitrifikasi/denitrifikasi |
| 100 – 1000 mg/L | Limbah industri, digest lumpur, nutrisi hidroponik pekat | Biasanya perlu pengenceran sampel sebelum ukur |
| >1000 mg/L (hingga puluhan g/L) | Larutan stok pupuk, formulasi nutrisi industri | Hampir selalu diukur setelah pengenceran supaya tetap dalam linearitas terbaik elektroda |
Aksesori pendukung
Beberapa komponen penting yang sebaiknya dipertimbangkan bersama Bante931-NO3:
-
Elektroda ISE-NO3 (nitrate ion selective electrode).
-
Standar nitrat 1000 ppm (ION-NO3) untuk membuat deret kalibrasi.
-
Ionic strength adjuster (ISA-NO3) untuk menstabilkan kekuatan ionik dan meminimalkan gangguan ion lain.
-
Probe suhu TP-10K untuk kompensasi suhu otomatis.
-
Beaker plastik berkualitas lab (mengurangi adsorpsi ion ke dinding gelas pada konsentrasi sangat rendah).
Faktor yang memengaruhi hasil
Beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hasil pengukuran nitrat stabil:
-
Suhu: pastikan standar dan sampel berada pada suhu yang mirip; gunakan ATC bila memungkinkan.
-
Kekuatan ionik: gunakan ISA secara konsisten pada semua standar dan sampel, terutama pada konsentrasi rendah.
-
Pengadukan: aduk dengan lembut dan seragam; pengadukan terlalu kuat bisa memasukkan gelembung udara di sekitar membran elektroda.
-
Kontaminasi silang: bilas elektroda dan beaker di antara sampel, terutama saat berpindah dari konsentrasi tinggi ke rendah.
-
Kondisi elektroda: elektroda ISE memiliki umur pakai; bila slope terus-menerus menurun meski sudah dibersihkan, pertimbangkan penggantian.
Contoh Implementasi Bante931-NO3 di Industri dan Lingkungan
Studi kasus 1 – WTP/WWTP: mengurangi downtime karena analisis lambat
Bayangkan sebuah instalasi pengolahan air limbah industri makanan yang harus menjaga nitrat di effluent di bawah batas tertentu. Sebelum memakai Bante931-NO3, operator bergantung pada metode kolorimetri manual: setiap batch analisis perlu pengenceran, penambahan reagen, inkubasi, lalu pembacaan pada spektrofotometer. Dalam sehari, tim hanya sempat melakukan pengukuran 3–4 kali di titik utama.
Setelah beralih ke Bante931-NO3 dengan ISE-NO3, mereka menerapkan prosedur baru: kalibrasi di awal shift pagi, kemudian sampling nitrat dilakukan setiap jam di outlet dan beberapa titik proses (misalnya setelah nitrifikasi dan sebelum denitrifikasi). Proses analisis setiap sampel menjadi sekitar 1–2 menit. Dengan data yang lebih rapat, operator bisa melihat tren kenaikan nitrat lebih awal dan menyesuaikan aerasi atau dosis karbon untuk denitrifikasi sebelum kadar melewati batas.
Internal audit perusahaan mencatat bahwa kejadian “alarm effluent nitrat tinggi” yang sebelumnya terjadi beberapa kali dalam sebulan turun sekitar 20–30% setelah setahun penggunaan. Penurunan itu erat kaitannya dengan kemampuan tim proses melihat tren lebih cepat, bukan menunggu hasil analisis batch sore hari. Secara tidak langsung, downtime dan kebutuhan re-proses pun ikut menurun.
Studi kasus 2 – Akuakultur/hidroponik: menjaga kesehatan ikan dan tanaman
Di sebuah unit budidaya ikan air tawar dengan sistem resirkulasi (RAS) kecil, nitrat cenderung menumpuk seiring waktu. Tim teknis awalnya mengandalkan strip test cepat, namun hasilnya sangat subjektif dan sulit dibaca konsisten oleh operator berbeda. Ketika mereka ingin mengoptimalkan jadwal pergantian air dan pencucian media biofilter, data strip test tidak cukup meyakinkan.
Dengan Bante931-NO3, mereka mulai mencatat nitrat di beberapa titik: inlet, outlet biofilter, dan kolam. Data dikumpulkan 2–3 kali sehari dan diunduh ke Excel tiap minggu. Dalam beberapa minggu, terlihat bahwa ketika nitrat melewati ambang tertentu, pertumbuhan ikan melambat dan feed conversion ratio memburuk.
Berdasarkan data tersebut, mereka menyesuaikan jadwal backwash dan pergantian air sehingga nitrat rata-rata turun 20–25% dibanding sebelumnya. Meskipun angka keuntungan finansialnya tidak spektakuler, produktivitas dan kesehatan ikan meningkat, dan operator mendapat alat kontrol yang lebih objektif daripada sekadar melihat warna strip.
Langkah-Langkah Menggunakan Bante931-NO3 di Instalasi Pengolahan Air
Berikut contoh panduan praktis menggunakan Bante931-NO3 untuk memonitor nitrat di WTP/WWTP:
1. Persiapan alat dan larutan standar
-
Pasang Bante931 di meja datar dekat sumber listrik dan jauh dari sumber getaran kuat.
-
Pasang arm elektroda dan sesuaikan ketinggiannya.
-
Hubungkan elektroda ISE-NO3 ke konektor BNC bertanda pH/ISE, dan probe suhu TP-10K ke jack ATC.
-
Siapkan larutan standar nitrat, misalnya 10, 50, 100, dan 250 mg/L dengan mengencerkan standar 1000 ppm.
-
Tambahkan ISA ke semua standar dan sampel dengan rasio yang sama (misalnya 2 mL ISA untuk 100 mL larutan).
2. Kalibrasi multi-titik
-
Nyalakan meter dengan tombol Meas.
-
Pilih mode ion pada tombol Mode.
-
Masuk ke menu setup, pilih:
-
Unit konsentrasi (misalnya mg/L).
-
Ion valensi monovalen.
-
Jumlah titik kalibrasi (misalnya 3 atau 4).
-
-
Bilas elektroda, celupkan ke standar terendah (10 mg/L), aduk perlahan, lalu tekan Cal. Pilih nilai 10 mg/L bila perlu, tekan Enter. Tunggu sampai ikon kalibrasi berhenti berkedip.
-
Ulangi untuk standar berikutnya (50, 100, 250 mg/L). Meter akan memandu urutannya dan menampilkan CAL2, CAL3, dan seterusnya.
-
Setelah “End” muncul, periksa log kalibrasi bila perlu untuk memastikan slope masih dalam batas wajar.
3. Pengukuran sampel di titik proses
-
Ambil sampel air dari titik yang ingin dipantau (misalnya outlet clarifier, outlet nitrifikasi, effluent akhir).
-
Tambahkan ISA sesuai rasio yang sama seperti pada standar.
-
Bilas elektroda dengan air deion dan sedikit sampel, lalu celupkan ke sampel. Aduk pelan.
-
Tunggu hingga pembacaan stabil. Jika Auto-Hold aktif, nilai akan terkunci otomatis.
-
Tekan tombol MI untuk menyimpan data beserta waktu dan suhu.
-
Ulangi untuk semua titik sampling.
4. Pengelolaan data
-
Secara berkala, hubungkan meter ke komputer menggunakan kabel USB.
-
Jalankan software DAS, pilih fungsi Receive untuk mengunduh semua data ke PC.
-
Ekspor data ke Excel untuk membuat grafik tren nitrat harian/mingguan dan membandingkannya dengan parameter proses lain (DO, debit, dll).
Dengan pola kerja seperti ini, tim operasi bisa memantau nitrat secara teratur, menemukan tren yang mengarah pada potensi masalah, dan mengambil tindakan korektif sebelum melanggar baku mutu.
Kesimpulan dan Rekomendasi Penggunaan
Bante931-NO3 memadukan keunggulan teknologi ion-selective electrode dengan antarmuka benchtop yang ramah pengguna dan sistem pencatatan data yang siap diaudit. Rentang pengukuran yang luas, kalibrasi multi-titik yang fleksibel, serta kompensasi suhu otomatis menjadikannya alat yang cocok untuk:
-
Laboratorium QA/QC di WTP/WWTP yang membutuhkan pemantauan nitrat harian.
-
Pabrik minuman, makanan, dan dairy yang ingin mengontrol kualitas air proses.
-
Laboratorium riset kampus dan laboratorium pengujian yang menangani studi nutrien, eutrofikasi, atau siklus nitrogen.
-
Unit akuakultur dan hidroponik yang ingin memantau nitrat dengan cara yang lebih kuantitatif dibanding strip test.
-
Industri kimia dan bioteknologi yang menggunakan nitrat dalam proses formulasi atau fermentasi.
Jika kebutuhan utama Anda adalah pengukuran nitrat dan ion lain dengan akurasi laboratorium, kemampuan dokumentasi yang rapi, dan integrasi mudah ke sistem data, Bante931-NO3 adalah kandidat kuat. Untuk aplikasi lapangan murni yang sangat mobile, mungkin Anda akan mempertimbangkan meter portable. Namun untuk kerja harian di meja lab, terutama ketika nitrat adalah parameter rutin yang diawasi, kombinasi Bante931 + ISE-NO3 memberikan keseimbangan yang baik antara kinerja, kemudahan pakai, dan efisiensi operasional.
FAQ
1. Apakah Bante931 hanya bisa digunakan untuk nitrat saja?
Tidak. Secara desain, Bante931 adalah ion meter umum yang bisa dipasangkan dengan berbagai elektroda ion selektif (ammonium, klorida, kalsium, dll). Konfigurasi “NO3” berarti unit ini dipaketkan khusus dengan elektroda nitrat dan standar yang relevan.
2. Seberapa sering elektroda nitrat perlu diganti?
Umur elektroda ISE bergantung pada intensitas penggunaan dan kondisi sampel. Secara praktik, ketika slope kalibrasi menurun jauh dari nilai ideal dan tidak membaik setelah pembersihan, itu tanda kuat elektroda perlu diganti.
3. Apakah Bante931 bisa dipakai di dekat kolam atau lapangan?
Secara teknis bisa, tetapi meter ini dirancang sebagai benchtop dengan batas operasi 0–50 °C dan tanpa rating IP khusus. Penggunaan terbaik adalah di ruang laboratorium atau ruang kontrol yang kering; untuk lapangan terbuka lebih aman memakai meter portable.
4. Apakah data dari Bante931 bisa langsung masuk ke Excel?
Ya. Dengan software DAS seri 9, data dapat diunduh dari meter melalui USB dan kemudian diekspor ke file Excel.
5. Apakah perlu menambahkan ISA untuk semua pengukuran nitrat?
Sangat dianjurkan, terutama pada konsentrasi rendah atau bila matriks sampel kompleks. ISA membantu menstabilkan kekuatan ionik dan meminimalkan gangguan sehingga hasil lebih konsisten.
6. Bisa kah Bante931 digunakan untuk pengajaran praktikum mahasiswa?
Bisa. Antarmuka yang sederhana, Auto-Hold, dan fitur memori membuatnya cocok untuk teaching lab, sekaligus memberi mahasiswa pengalaman menggunakan instrumentasi ion meter yang mirip dengan di industri.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami betapa pentingnya pemantauan nitrat dalam air proses, air limbah, maupun aplikasi riset. Kami berfokus melayani klien bisnis dan laboratorium industri, menyediakan instrumen berkualitas seperti Bante931-NO3 Benchtop Nitrate Ion Meter dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengontrol kadar nitrat secara konsisten, mendukung kepatuhan regulasi, serta meningkatkan keamanan produk dan lingkungan. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi pengujian nitrat pada utilitas maupun proses produksi, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan konfigurasi alat dan aksesori yang paling tepat.
Rekomendasi Ion Meters Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Bante931-S Benchtop Sulfide Ion Meter
Rp20.970.000Lihat produk★★★★★ -

Bante931-Pb Benchtop Lead Ion Meter
Rp20.970.000Lihat produk★★★★★ -

Bante931-NO3 Benchtop Nitrate Ion Meter
Rp20.970.000Lihat produk★★★★★ -

Bante931-NH4 Benchtop Ammonium Ion Meter
Rp20.970.000Lihat produk★★★★★ -

Bante931-NH3 Benchtop Ammonia Ion Meter
Rp20.970.000Lihat produk★★★★★ -

Bante931-Na Benchtop Sodium Ion Meter
Rp20.970.000Lihat produk★★★★★ -

Bante931-K Benchtop Potassium Ion Meter
Rp20.970.000Lihat produk★★★★★ -

Bante931-I Benchtop Iodide Ion Meter
Rp20.970.000Lihat produk★★★★★
Referensi
- Widiyanto, T., Nuryanto, N., & Suparmin, S. (2025). Kadar Nitrat dan Nitrit Pada Air Minum Isi Ulang (AMIU). Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 24(2), 162–169. Retrieved from https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jkli/article/download/67995/28258
- Ardhaneswari, M., & Wispriyono, B. (2022). Analisis Risiko Kesehatan Akibat Pajanan Senyawa Nitrat dan Nitrit Pada Air Tanah di Desa Cihambulu Subang. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 21(1), 65–72. Retrieved from https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jkli/article/download/38883/21022













