Di instalasi pengolahan air minum maupun air limbah, angka konduktivitas dan TDS bukan sekadar deretan digit di layar. Angka ini berkaitan langsung dengan kepatuhan regulasi, stabilitas proses, dan biaya operasional. Banyak operator IPAL atau WTP mengeluhkan hal yang mirip: hasil uji kadang berbeda antara laboratorium internal dan laboratorium eksternal, tren data sulit dianalisis, dan proses inspeksi sering tersendat hanya karena data konduktivitas yang tidak konsisten.
Dalam praktiknya, sampel air datang dari berbagai titik: air baku permukaan, air hasil koagulasi, filtrat sand filter, hingga effluent akhir. Masing-masing memiliki rentang konduktivitas yang berbeda. Jika memakai alat yang tidak cukup lebar rangenya, operator harus mengganti cell atau bahkan alat, yang berarti waktu terbuang dan potensi salah baca. Belum lagi isu kalibrasi: tidak semua meter mendukung kalibrasi multipoint dengan standar yang berbeda, sehingga akurasi di rentang menengah–tinggi sering dikompromikan demi kemudahan.
Di sisi lain, tuntutan dokumentasi juga meningkat. Auditor meminta histori kalibrasi, tren konduktivitas harian, hingga bukti bahwa data tidak mudah dimanipulasi. Banyak laboratorium masih mengandalkan pencatatan manual ke buku log atau spreadsheet yang diisi ulang dari catatan kertas. Situasi ini membuka peluang salah tulis, kehilangan data, dan menyulitkan analisis jangka panjang: misalnya, melihat apakah ada kecenderungan peningkatan beban garam terlarut pada musim tertentu.
Bagi QA/QC dan tim proses, tantangannya adalah menemukan satu instrumen yang cukup akurat untuk laboratorium, cukup kuat untuk penggunaan harian, dan cukup “pintar” untuk diintegrasikan ke alur kerja digital. Di titik inilah meter benchtop seperti Bante950-S menjadi menarik: alat ini menjanjikan kombinasi antara akurasi laboratorium dan kemudahan pemantauan proses yang dibutuhkan di WTP/WWTP, farmasi, F&B, maupun teaching lab.
Konduktivitas Kualitas Air Modern
Sebelum masuk ke spesifikasi, penting memahami apa yang diukur Bante950-S dan mengapa pendekatan konduktivitas begitu krusial. Konduktivitas listrik air mencerminkan seberapa banyak ion terlarut (seperti Na⁺, Ca²⁺, Cl⁻, SO₄²⁻) yang mampu mengalirkan arus. Semakin tinggi kadar ion, semakin tinggi konduktivitasnya. Di banyak industri, konduktivitas diperlakukan sebagai “proxy cepat” untuk TDS, salinitas, bahkan resistivitas (kebalikan dari konduktivitas) untuk air ultra murni.
Bante950-S mengukur konduktivitas dari 0,01 µS/cm hingga 200,0 mS/cm dengan resolusi hingga 0,001 dan akurasi ±0,5% dari full scale, serta mendukung kalibrasi 1 hingga 5 titik . Artinya, alat ini mampu menangani hampir semua jenis air: mulai dari air ultra murni untuk farmasi sampai air limbah industri dengan konduktivitas tinggi. Selain itu, meter ini juga menghitung TDS (0,01 ppm sampai 200,0 ppt), salinitas (0,00–80,00 ppt atau 0,00–42,00 psu), dan resistivitas hingga 20,00 MΩ·cm . Semua berbasis satu pengukuran konduktivitas dan suhu.
Prinsip kerjanya relatif sederhana: elektroda konduktivitas berisi dua (atau empat) elektroda logam dengan jarak tertentu. Meter mengaplikasikan sinyal AC, mengukur arus yang mengalir, lalu menghitung konduktivitas berdasarkan cell constant (K). Dalam Bante950-S, cell constant dapat dipilih (0,1; 1; 10) atau diatur custom . Fitur ini penting untuk fleksibilitas: operator dapat memakai cell low-range untuk air murni atau cell high-range untuk air limbah pekat.
Keunggulan pendekatan konduktivitas dibanding metode konvensional seperti gravimetri TDS adalah kecepatan dan kemudahan. Untuk mendapatkan TDS dengan cara menguapkan sampel sampai kering, dibutuhkan oven, timbangan analitik, dan waktu puluhan menit per sampel. Konduktivitas memberikan estimasi TDS dalam hitungan detik, cukup dengan memasukkan sensor ke dalam sampel. Dengan pengaturan faktor TDS (0,1–1,0; default 0,5), Bante950-S memudahkan penyesuaian ke jenis matriks air yang berbeda .
Di jangka panjang, teknologi pengukuran berbasis konduktivitas dan salinitas ini membantu operator memahami pola proses: misalnya, peningkatan beban garam saat musim kemarau, atau penurunan efisiensi softener ketika breakthrough terjadi. Untuk farmasi dan biotek, resistivitas memberi gambaran cepat kualitas water for injection (WFI) atau purified water. Semua ini dapat dipantau dengan satu meter di atas meja laboratorium.
Bante950-S dalam Sekilas: Kombinasi Akurasi dan Fleksibilitas
Bante950-S adalah varian paket dari model Bante950, yang menurut brosur resmi mampu mengukur konduktivitas, TDS, salinitas, resistivitas, dan suhu . Varian “-S” biasanya ditujukan untuk sampel air umum dengan elektroda konduktivitas K=1 (CON-1) dan dilengkapi larutan standar, probe suhu, dan holder elektroda . Secara fungsi dan spesifikasi inti, ia identik dengan Bante950; perbedaannya ada pada kombinasi aksesori yang disertakan.
Hal yang membuat Bante950-S menarik dibanding banyak kompetitor di kelas benchtop adalah kombinasi beberapa fitur yang biasanya hanya ditemukan di meter kelas lebih tinggi. Pertama, dukungan kalibrasi hingga 5 titik dengan pengenalan otomatis berbagai standar konduktivitas (10 µS/cm, 84 µS/cm, 1413 µS/cm, 12,88 mS/cm, 111,8 mS/cm) . Ini sangat berguna ketika laboratorium harus mengukur sampel dalam rentang yang luas, misalnya dari air murni hingga air limbah pekat, namun ingin mempertahankan akurasi di setiap rentang.
Kedua, Bante950-S menyediakan mode kompensasi khusus: linear dengan koefisien 0,0–10,0 %/°C dan pure water compensation untuk air sangat rendah konduktivitas . Di banyak industri, air murni berperilaku non-linear terhadap suhu, sehingga kompensasi standar tidak selalu cukup. Mode khusus ini membantu menjaga pembacaan tetap masuk akal di level µS/cm yang sangat rendah.
Ketiga, meter ini dilengkapi memori internal untuk 500 set data, lengkap dengan jam dan tanggal, serta port USB untuk koneksi ke PC dan software DAS yang mampu merekam data secara berkala dan mengekspor ke Excel . Untuk QA/QC, kombinasi ini berarti bukti data yang tertata, mudah ditelusuri, dan siap diaudit.
Terakhir, paket Bante950-S sudah mencakup aksesori yang paling umum dibutuhkan: elektroda konduktivitas serbaguna K=1 (CON-1), probe suhu TP-10K, larutan standar konduktivitas, adaptor daya, dan arm holder. Dengan demikian, laboratorium tidak harus langsung membeli banyak komponen tambahan hanya untuk mulai mengukur air baku, air proses, atau air limbah.
Desain Fisik dan Ergonomi Bante950-S
Secara fisik, Bante950-S mengikuti desain seri benchtop Bante 9: bodi datar dengan kemiringan nyaman, panel depan lebar, dan lengan elektroda yang dapat disesuaikan. Ukuran meter sekitar 210 × 188 × 60 mm dengan berat sekitar 1,5 kg . Dimensi ini cukup kokoh untuk duduk stabil di meja laboratorium, namun masih mudah dipindah dari meja prep ke bench analisis atau bahkan ke ruang produksi ketika diperlukan.
Material casing dirancang untuk penggunaan laboratorium sehari-hari: kuat menahan percikan dan mudah dibersihkan dengan lap lembap. Pada sisi belakang terdapat konektor 6-pin untuk elektroda konduktivitas, jack 3,5 mm untuk probe suhu, serta port USB-B yang juga digunakan sebagai jalur catu daya 5 V DC . Penggunaan adaptor DC eksternal memberi dua keuntungan: mengurangi panas di dalam alat dan memudahkan penggantian adaptor jika rusak tanpa harus menyervis unit utama.
Lengan elektroda (electrode arm) dipasang ke base plate di samping meter. Desain ini memudahkan operator untuk mengatur posisi sensor saat mengukur di beaker, gelas ukur, maupun botol sampel tinggi. Sudut dan ketinggian dapat diatur, sehingga elektroda bisa masuk ke sampel tanpa harus dipegang terus-menerus. Hal ini mengurangi kelelahan operator, terutama ketika melakukan seri pengukuran puluhan sampel.
Tata letak tombol dibuat sederhana: beberapa tombol fungsi utama (Meas, Mode, Cal, MI, MR, Enter, panah naik/turun, dan tombol backlight) ditempatkan di bawah layar. Membran keypad ini tahan percikan dan mudah dilap, yang penting di lingkungan WTP/WWTP dan laboratorium yang sering berdekatan dengan bahan kimia korosif ringan.
Batas lingkungan operasi meter berkisar 0–50 °C dengan kelembapan relatif <80% non-kondensasi . Artinya, Bante950-S ideal ditempatkan di ruang laboratorium ber-AC atau ruang kontrol proses yang terlindung. Alat ini bukan dirancang untuk digunakan langsung di area luar ruangan yang panas terik atau di dekat sumber uap panas pekat, namun masih cukup toleran terhadap fluktuasi suhu ruangan sehari-hari.
Antarmuka Pengguna dan Pengalaman Operasional
Layar LCD custom berukuran sekitar 125 × 100 mm menjadi pusat interaksi dengan Bante950-S . Tampilan ini memuat nilai utama (konduktivitas/TDS/salinitas/resistivitas), suhu, mode pengukuran, ikon status (ATC, Auto-Hold, memori, kalibrasi), serta informasi konteks lain seperti nomor kalibrasi atau halaman log. Backlight dapat diaktifkan dengan menekan lama tombol tertentu, membuat layar tetap terbaca di ruang laboratorium yang pencahayaannya terbatas .
Navigasi mode dilakukan melalui tombol Mode: setiap kali ditekan, meter akan berputar melalui ikon COND, TDS, SAL, dan RES, sehingga operator dapat berpindah dari pengukuran konduktivitas ke TDS hanya dengan satu tombol. Pengaturan umum seperti kestabilan (standard atau high accuracy), Auto-Hold, auto-power-off, pengingat kalibrasi (1–31 hari), serta pengaturan tanggal dan waktu dapat diakses melalui menu setup dengan menekan lama tombol Cal/Setup .
Fitur Auto-Read atau Auto-Hold bekerja sebagai “pembantu operator”: meter akan memantau kestabilan sinyal dan otomatis mengunci pembacaan ketika dianggap stabil, lalu menampilkan ikon hold di layar. Ini sangat membantu ketika melakukan pencatatan manual atau saat operator harus memutar banyak sampel; risiko salah baca karena angka masih bergerak menjadi jauh lebih kecil. Jika Auto-Hold dimatikan, pembacaan akan terus diperbarui secara real-time.
Untuk kalibrasi, alur operasional cukup intuitif: tekan Cal, masukkan sensor ke larutan standar, biarkan meter mengenali standar dan menampilkan nilai yang sesuai, koreksi jika perlu dengan tombol panah, lalu konfirmasi dengan Enter. Pada kalibrasi multipoint, meter akan memandu ke CAL2, CAL3, dan seterusnya sampai CAL5, dengan indikasi yang jelas di layar . Riwayat kalibrasi (tanggal, titik kalibrasi, faktor cell constant) dapat dilihat kembali melalui tombol MR, yang penting untuk keperluan audit.
Secara keseluruhan, kombinasi layar yang informatif, ikon status yang jelas, dan navigasi tombol yang ringkas membuat kurva belajar Bante950-S relatif pendek. Operator yang sudah terbiasa dengan meter pH atau konduktivitas digital lain biasanya hanya butuh satu sesi pelatihan singkat untuk menguasai alur kerja dasar.
Fitur Kunci yang Mengamankan Konsistensi Data
Bante950-S tidak hanya mengandalkan akurasi sensor; ia juga membawa beberapa fitur “kualitas hidup” yang berfokus pada konsistensi data dan kedisiplinan kalibrasi. Beberapa fitur penting yang relevan untuk QA/QC dan riset antara lain:
-
Kalibrasi multipoint 1–5 titik dengan pengenalan otomatis standar konduktivitas. Ini mengurangi risiko salah memasukkan nilai standar dan meningkatkan linearitas di rentang lebar, misalnya saat mengukur dari air baku rendah konduktivitas hingga air limbah pekat .
-
Diagnostik elektroda yang menampilkan titik kalibrasi dan faktor cell constant, sehingga teknisi dapat melihat apakah elektroda mulai menyimpang dan perlu diganti atau dibersihkan .
-
Pengingat kalibrasi (calibration due alarm) yang dapat diatur 1–31 hari. Di laboratorium sibuk, fitur ini bertindak sebagai “alarm internal” yang mengurangi kemungkinan alat digunakan di luar jadwal kalibrasi yang disepakati.
-
Kriteria stabilitas yang dapat diatur (standard atau strict), memungkinkan pengguna memilih apakah ingin pembacaan yang cepat atau ekstra stabil, tergantung kebutuhan. Untuk riset dan validasi, mode strict biasanya lebih disukai.
-
Kompensasi suhu otomatis (ATC) dengan rentang suhu 0–105 °C dan satu titik offset kalibrasi suhu. Hal ini memastikan bahwa bacaan dikompensasi ke temperatur referensi (20 atau 25 °C) sesuai setting, sangat penting untuk membandingkan data dari hari dan musim yang berbeda .
-
Mode salinitas ganda: practical salinity (psu) dan natural seawater (ppt), yang relevan untuk laboratorium kelautan, akuakultur, dan riset lingkungan pantai .
-
Fungsi reset pabrik (factory reset) yang mengembalikan semua setting ke default jika suatu saat konfigurasi menu menjadi terlalu rumit atau tersesat.
Bagi pengguna di industri farmasi dan biotek, kombinasi fitur di atas membantu menjaga jejak dokumen (traceability) dan mengurangi variabilitas antar-operator. Untuk pengolah air dan laboratorium lingkungan, fitur Auto-Read, memori, dan salinitas praktis mempermudah pemantauan tren tanpa harus membeli logger terpisah.
Integrasi Data ke PC dan Sistem QA Digital
Di banyak fasilitas modern, data kualitas air tidak berhenti di layar instrument. Data perlu “mengalir” ke sistem lain: LIMS, laporan harian, spreadsheet performa proses, hingga dashboard KPI. Bante950-S sudah dipersiapkan untuk workflow ini melalui port USB dan software DAS.
Meter dapat menyimpan hingga 500 set data di memori internal . Setiap data biasanya mencakup nilai pengukuran, suhu, mode, serta stempel tanggal dan waktu. Melalui kabel USB-B, meter dihubungkan ke PC dengan sistem operasi Windows. Software DAS (Data Acquisition System) buatan Bante mampu:
-
Mengambil seluruh data yang tersimpan (fungsi Receive).
-
Melakukan interval reading, yaitu membaca dan merekam hasil pengukuran secara otomatis pada interval 10–60 detik atau 10–30 menit.
-
Mengekspor data ke format Excel untuk analisis lebih lanjut.
Bagi QA/QC, ini berarti tren konduktivitas air baku, air proses, atau air limbah bisa dianalisis per hari, minggu, maupun bulan tanpa harus memasukkan data secara manual. Di lingkungan validasi atau audit, operator dapat menunjukkan file Excel yang dihasilkan langsung dari software sebagai bukti data asli.
Meter ini belum memiliki integrasi langsung ke LIMS via Ethernet atau Modbus, tetapi file Excel hasil ekspor biasanya cukup mudah diimpor ke banyak sistem LIMS modern. Untuk fasilitas yang baru bertransisi ke digital, kombinasi USB + Excel adalah kompromi yang praktis dan hemat biaya.
Spesifikasi Teknis Bante950-S
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Parameter ukur | Konduktivitas, TDS, salinitas (ppt, psu), resistivitas, suhu |
| Rentang konduktivitas | 0,01 µS/cm – 200,0 mS/cm |
| Resolusi konduktivitas | 0,001; 0,01; 0,1; 1 |
| Akurasi konduktivitas | ±0,5% F.S. |
| Kalibrasi konduktivitas | 1–5 titik, pengenalan otomatis 10 µS/cm, 84 µS/cm, 1413 µS/cm, 12,88 mS/cm, 111,8 mS/cm |
| Rentang TDS | 0,01 ppm – 200,0 ppt |
| Resolusi TDS | 0,01; 0,1; 1 |
| Akurasi TDS | ±1% F.S. |
| Faktor TDS | 0,1 – 1,0 (default 0,5) |
| Rentang salinitas | 0,00–42,00 psu; 0,00–80,00 ppt |
| Resolusi salinitas | 0,01 |
| Akurasi salinitas | ±1% F.S. |
| Rentang resistivitas | 0,00 – 20,00 MΩ·cm |
| Resolusi resistivitas | 0,01; 0,1 |
| Akurasi resistivitas | ±1% F.S. |
| Rentang suhu | 0–105 °C (kompensasi 0–100 °C) |
| Resolusi suhu | 0,1 °C/°F |
| Akurasi suhu | ±0,5 °C |
| Kompensasi suhu | Otomatis atau manual, linear 0,0–10,0%/°C, mode pure water, referensi 20/25 °C |
| Cell constant | K=0,1; 1; 10 atau custom |
| Kriteria stabilitas | Standard atau strict |
| Alarm kalibrasi | 1–31 hari atau Off |
| Fungsi Hold/Auto-Read | Manual atau auto-lock endpoint |
| Memori data | 500 set |
| Antarmuka PC | USB-B, dengan software DAS |
| Display | LCD custom 125 × 100 mm dengan backlight |
| Catu daya | Adaptor DC 5 V |
| Dimensi | 210 (L) × 188 (W) × 60 (H) mm |
| Berat | ±1,5 kg |
| Paket Bante950-S | Meter, elektroda konduktivitas CON-1, probe suhu, larutan standar, holder elektroda, adaptor daya |
Bagi pengguna baru, angka-angka di atas bisa terasa abstrak. Cara sederhana untuk membayangkannya:
-
Rentang 0,01 µS/cm di ujung bawah berarti alat mampu membaca air sangat murni (misalnya water for injection) yang hampir tidak mengandung ion. Di ujung 200 mS/cm, alat masih sanggup membaca air limbah industri atau brine yang sangat pekat.
-
Akurasi ±0,5% F.S. pada rentang 0–200 mS/cm berarti pada skala ini ketidakpastian maksimum sekitar 1 mS/cm. Untuk kebanyakan aplikasi QA/QC air limbah dan proses, ini sudah lebih dari cukup; jika butuh ketelitian ekstrem di air murni, kalibrasi rutin dengan cell K=0,1 dianjurkan.
-
Memori 500 set cukup untuk menyimpan data satu hari penuh untuk sampling rutin berkala (misalnya 20 sampel × beberapa titik per hari) sebelum diunduh ke PC.
-
Dimensi dan beratnya menunjukkan bahwa meter ini tidak portabel genggam, tetapi masih cukup ringan untuk dipindah antar-bench tanpa repot.
Panduan Memilih Elektroda dan Aksesori Pendukung
Pemilihan elektroda konduktivitas yang tepat sangat menentukan kualitas data. Bante950-S mendukung berbagai elektroda seri CON dengan cell constant berbeda :
| Tipe elektroda | Rentang efektif (perkiraan) | Cell constant | Contoh aplikasi |
|---|---|---|---|
| CON-0.1 | 0,5 – 100 µS/cm | K = 0,1 | Air murni, air demin, WFI, kondensat boiler tekanan tinggi |
| CON-1 | 10 µS/cm – 20 mS/cm | K = 1 | Air baku, air minum, filtrat, air limbah domestik, proses F&B umum |
| CON-10 | 100 µS/cm – 200 mS/cm | K = 10 | Air limbah industri pekat, larutan plating/galvanis, brine, larutan kimia proses |
Paket Bante950-S biasanya sudah menyertakan CON-1 untuk sampel air umum. Untuk aplikasi farmasi atau high purity water, disarankan menambahkan elektroda CON-0.1. Sebaliknya, untuk plating, galvanis, atau industri kimia dengan larutan konduktivitas sangat tinggi, CON-10 akan lebih sesuai.
Aksesori yang relevan:
-
Probe suhu TP-10K (0–100 °C) untuk kompensasi suhu otomatis .
-
Larutan standar konduktivitas ECCS-84, ECCS-1413, ECCS-1288, ECCS-5000, ECCS-1118 untuk kalibrasi di berbagai rentang .
-
Kabel USB-B dan adaptor DC 5 V untuk koneksi ke PC dan catu daya.
Faktor yang paling sering memengaruhi hasil pengukuran konduktivitas dan TDS:
-
Temperatur sampel yang berbeda dari standar kalibrasi, terutama jika ATC tidak digunakan atau koefisien suhu tidak sesuai.
-
Fouling pada elektroda: endapan garam, biofilm, atau kerak dapat mengubah cell constant efektif.
-
Gelembung udara yang terjebak di sekitar sensor, terutama di elektroda dengan slot sempit.
-
Carry-over antara sampel pekat dan sampel encer jika pembilasan tidak cukup.
-
Kalibrasi yang jarang atau menggunakan larutan standar yang sudah terkontaminasi.
Dengan memilih kombinasi elektroda dan standar yang tepat, serta disiplin dalam pembersihan dan kalibrasi, Bante950-S dapat memberikan data yang konsisten bahkan di lingkungan proses yang menantang.
Studi Kasus Penggunaan
Untuk menggambarkan manfaat praktis Bante950-S, bayangkan dua skenario:
-
IPAL industri makanan yang ingin mengurangi downtime dan ketidakefisienan proses. Sebelum menggunakan Bante950-S, operator hanya melakukan pengukuran konduktivitas di awal dan akhir shift dengan meter handheld sederhana. Saat beban limbah berubah drastis, sistem aerasi dan dosing kimia terlambat dikoreksi. Setelah mengintegrasikan Bante950-S di laboratorium proses, mereka menerapkan pengukuran konduktivitas di beberapa titik proses (influent, effluent primer, mixed liquor, effluent akhir) dengan jadwal lebih rapat. Data disimpan di memori meter dan diunduh ke Excel setiap hari. Dengan memantau tren, tim proses mendeteksi lebih cepat ketika terjadi over-dosing atau under-dosing bahan kimia, dan mengklaim secara internal bahwa downtime karena “proses di luar spesifikasi” menurun sekitar 20% dalam beberapa bulan.
-
Pabrik minuman ringan yang bergantung pada kualitas air proses yang konsisten. Di sini, TDS dan konduktivitas digunakan untuk memonitor performa unit demineralisasi dan polishing filter. Dengan Bante950-S dan elektroda CON-0.1, QA dapat memantau konduktivitas air murni yang digunakan untuk pelarutan sirup. Setiap kali resistivitas turun di bawah batas internal, batch air ditandai untuk inspeksi, dan filter resin diperiksa. Integrasi data ke Excel memudahkan tim untuk menunjukan kepada auditor bahwa performa unit pengolahan air stabil dan dipantau secara sistematis.
Kedua contoh ini menunjukkan bahwa nilai tambah Bante950-S bukan hanya di angka yang muncul di layar, tetapi pada bagaimana data itu dimanfaatkan: untuk mengurangi downtime, mengoptimalkan pemakaian bahan kimia, menjaga konsistensi produk, dan memperkuat argumentasi teknis saat audit.
Langkah Penggunaan Bante950-S untuk Pengujian di Instalasi Pengolahan Air
Berikut contoh alur praktis ketika Bante950-S digunakan sebagai alat utama pengujian konduktivitas/TDS di laboratorium IPAL:
-
Persiapan awal
-
Nyalakan meter, periksa tanggal dan waktu sudah benar.
-
Pastikan elektroda konduktivitas bersih; bilas dengan air demin atau distilled.
-
Pastikan probe suhu terpasang dan ikon ATC muncul di layar.
-
-
Kalibrasi harian
-
Siapkan minimal satu larutan standar (misalnya 1413 µS/cm) dan satu larutan lain yang mendekati rentang sampel (misalnya 12,88 mS/cm untuk air limbah proses).
-
Tekan Cal, celupkan elektroda ke standar pertama, biarkan meter mengenali nilai standar, koreksi jika perlu, lalu tekan Enter.
-
Ulangi untuk titik kalibrasi berikutnya sampai meter menampilkan End.
-
Simpan larutan standar untuk pengecekan tengah hari bila diperlukan, tetapi jangan digunakan berhari-hari.
-
-
Pengambilan sampel di lapangan
-
Ambil sampel dari beberapa titik proses ke dalam botol bersih (influent, outlet primary clarifier, aeration basin, effluent akhir).
-
Bawa ke laboratorium sesegera mungkin untuk mengurangi perubahan suhu dan komposisi.
-
-
Pengukuran di laboratorium
-
Tuang sampel ke beaker bersih, hindari gelembung berlebih.
-
Celupkan elektroda dan probe suhu, pastikan sensor terendam dan tidak menempel dinding beaker.
-
Tunggu hingga ikon stabilitas menyala atau Auto-Hold mengunci pembacaan.
-
Simpan data ke memori dengan menekan tombol MI jika ingin diunduh kemudian.
-
-
Pencatatan dan analisis
-
Di akhir shift, sambungkan meter ke PC dan gunakan software DAS untuk mengambil seluruh data.
-
Simpan sebagai file Excel, lakukan plotting tren konduktivitas/TDS per titik sampling.
-
Bandingkan dengan batas internal dan regulasi untuk memutuskan apakah perlu penyesuaian operasi.
-
-
Perawatan setelah penggunaan
-
Bilas elektroda dengan air bersih, hilangkan sisa partikel atau endapan.
-
Jika elektroda CON-10 digunakan untuk sampel sangat pekat, bilas lebih lama untuk mencegah penumpukan garam.
-
Matikan meter jika tidak digunakan dalam waktu lama, dan simpan di tempat kering yang terlindung dari panas langsung.
-
Dengan mengikuti langkah-langkah ini secara konsisten, laboratorium akan mendapatkan data yang lebih stabil dan mudah dilacak antar hari dan antar operator.
Kesimpulan dan Rekomendasi
Bante950-S menempati posisi yang menarik di kelas benchtop meter konduktivitas/TDS/salinitas. Di satu sisi, ia menawarkan spesifikasi yang cukup tinggi: rentang luas dari air ultra murni hingga air sangat pekat, akurasi ±0,5% F.S., kalibrasi hingga 5 titik, serta mode kompensasi suhu yang fleksibel termasuk pure water compensation. Di sisi lain, alat ini tetap mudah dioperasikan, dengan antarmuka yang jelas, memori 500 data, dan integrasi ke PC melalui USB dan software DAS.
Untuk laboratorium QA/QC di WTP/WWTP, pabrik minuman, dairy, farmasi/biotek, plating/galvanis, maupun teaching lab kampus, Bante950-S dapat berfungsi sebagai “anchor instrument” untuk semua kebutuhan pengukuran konduktivitas, TDS, salinitas, dan resistivitas di meja kerja. Penggunaan elektroda yang tepat (CON-0.1, CON-1, CON-10) dan disiplin dalam kalibrasi akan membuat alat ini menjadi sumber data yang dapat dipercaya dalam jangka panjang.
Jika kebutuhan Anda terutama adalah pemantauan konduktivitas/ TDS untuk proses air, validasi sistem air murni, dan dokumentasi digital yang rapi, Bante950-S adalah salah satu pilihan yang patut dipertimbangkan. Untuk penggunaan yang lebih sederhana dan hanya membutuhkan konduktivitas/TDS tanpa salinitas/resistivitas, model seperti Bante510 bisa menjadi opsi ekonomis. Namun ketika fleksibilitas parameter, memori, dan integrasi data menjadi prioritas, Bante950-S memberikan kombinasi fitur yang seimbang.
FAQ
1. Apa perbedaan utama Bante950-S dengan Bante510?
Bante950-S (berbasis model 950) mengukur konduktivitas, TDS, salinitas, resistivitas, dan suhu dengan memori 500 data dan mode salinitas/practical salinity. Bante510 hanya mengukur konduktivitas dan TDS dengan fitur lebih sederhana dan tanpa salinitas/resistivitas, serta akurasinya sedikit lebih rendah.
2. Seberapa sering meter perlu dikalibrasi?
Secara umum, disarankan kalibrasi harian untuk penggunaan intensif di QA/QC atau setiap kali elektroda diganti/banyak dipindah. Fitur alarm kalibrasi 1–31 hari membantu mengingatkan jadwal yang disepakati. Frekuensi sebenarnya bergantung pada persyaratan mutu internal dan regulasi.
3. Apakah Bante950-S bisa digunakan untuk air laut atau akuakultur?
Bisa. Rentang salinitas 0–80 ppt dan mode practical salinity (psu) sangat cocok untuk riset kelautan, akuakultur, dan pemantauan salinitas air baku pesisir. Penggunaan elektroda CON-1 atau CON-10 biasanya memadai, tergantung seberapa pekat media yang digunakan.
4. Bagaimana cara memastikan hasil TDS akurat?
Pastikan faktor TDS diatur sesuai jenis air (misalnya 0,5 sebagai nilai umum untuk banyak air alam), gunakan kalibrasi konduktivitas multipoint, dan jaga konsistensi suhu pengukuran. Untuk kebutuhan sangat kritis, TDS sebaiknya diverifikasi sesekali dengan metode gravimetri atau referensi eksternal.
5. Apakah alat ini cocok untuk air ultra murni farmasi?
Ya, dengan catatan menggunakan elektroda low-range CON-0.1 dan mengaktifkan pure water compensation. Resistivitas hingga 20 MΩ memberikan indikasi yang baik untuk kualitas water for injection atau purified water, selama kalibrasi dilakukan dengan benar dan sistem sampling bersih.
6. Apa saja tanda elektroda harus diganti?
Indikasi utamanya: hasil kalibrasi memerlukan koreksi besar, faktor cell constant jauh dari nilai nominal, respon sangat lambat, atau diagnostik elektroda menunjukkan deviasi signifikan. Pembersihan intensif bisa dicoba terlebih dahulu; jika tetap tidak membaik, penggantian elektroda dianjurkan.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pengukuran konduktivitas, TDS, dan salinitas dalam mendukung berbagai proses penelitian dan produksi Anda. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti Bante950-S Benchtop Conductivity/TDS/Salinity Meter dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan pengendalian kualitas air, memastikan proses berjalan stabil, dan memenuhi standar regulasi yang berlaku. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pemantauan kualitas air utilitas maupun proses, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Conductivity Meters Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Orion Versa Star Pro Conductivity Benchtop Meter
Lihat produk★★★★★ -

EcoSense EC300M Instrument Only
Lihat produk★★★★★ -

Orion Lab Star EC112 Conductivity Bench Meter Standard Kit
Lihat produk★★★★★ -

Orion Star A122 Conductivity Portable Meter
Lihat produk★★★★★ -

Accessories for YSI MultiLab Line
Lihat produk★★★★★ -

SD 80 TDS Meter
Lihat produk★★★★★ -

Conductance Meter Calibration Set
Lihat produk★★★★★ -

SevenDirect SD30 Conductivity Meter
Lihat produk★★★★★
Referensi
- Irwan, F., & Jurman, A. (tahun tidak tercantum). Analisis Hubungan Konduktivitas Listrik dengan Total Dissolved Solid (TDS) dan Temperatur pada Beberapa Jenis Air. Jurnal Fisika Universitas Andalas, (…). Retrieved from https://jfu.fmipa.unand.ac.id/index.php/jfu/article/download/192/172
- Satria Putra, D., & Putra, A. (tahun tidak tercantum). Analisis Pencemaran Limbah Cair Kelapa Sawit Berdasarkan Kandungan Logam, Konduktivitas, TDS dan TSS. Jurnal Fisika Universitas Andalas, (…). Retrieved from https://jfu.fmipa.unand.ac.id/index.php/jfu/article/download/92/74














