Di banyak fasilitas pengolahan air, pabrik makanan-minuman, hingga instalasi farmasi, air bukan sekadar utilitas—air adalah bahan baku proses. Namun di lapangan, mengendalikan kualitas air jauh dari kata sederhana. Operator sering berhadapan dengan beberapa masalah berulang:
-
Nilai konduktivitas dan TDS yang tidak stabil, terutama saat beban produksi naik-turun.
-
Pengukuran yang masih mengandalkan sampling manual ke laboratorium, sehingga hasil terlambat dan sulit dipakai untuk intervensi cepat.
-
Perbedaan data antara alat lapangan dan instrumen lab, yang memicu perdebatan saat audit atau investigasi deviasi.
-
Alarm proses (misalnya di WTP/WWTP atau CIP line) yang terlambat, karena tidak ada kontrol berkelanjutan terhadap kualitas air.
Bayangkan sebuah WTP di kawasan industri: air baku permukaan mengandung variasi ion yang besar setiap kali hujan deras. Jika konduktivitas air tidak dimonitor secara kontinu, overdosis bahan kimia ataupun kualitas air produk yang tidak konsisten mudah terjadi. Hal serupa juga dialami pabrik minuman yang harus menjaga kemurnian air pembilas botol, atau fasilitas farmasi yang memonitor proses demineralisasi.
Di sinilah controller konduktivitas permanen menjadi penting. Bukan sekadar alat ukur, tetapi “mata” proses yang terus memantau, mencatat, dan memberi sinyal ketika kualitas air bergeser dari rentang aman. BI-650-H—berbasis spesifikasi resmi Bante BI-650 Industrial Conductivity Controller—dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut, dengan kemampuan baca kontinu, alarm, dan integrasi ke sistem kontrol yang sudah ada.
Cara Kerja BI-650-H
Secara sederhana, konduktivitas adalah kemampuan air menghantarkan listrik. Semakin banyak ion (seperti Na⁺, Ca²⁺, Cl⁻, SO₄²⁻) di dalam air, semakin besar kemampuan hantar listriknya, dan angka konduktivitas akan naik. Di banyak aplikasi, angka ini menjadi indikator cepat untuk:
-
Menilai kemurnian air demin atau RO.
-
Memantau kekentalan atau konsentrasi larutan proses.
-
Mengontrol tahap pencucian (rinse) pada proses CIP dan plating.
BI-650-H bekerja dengan memanfaatkan elektroda konduktivitas industri (seri IE-50) yang terhubung ke controller. Elektroda ini memiliki cell constant tertentu (misalnya K=0,1; 1,0; atau 10,0) sehingga mampu mengukur rentang konduktivitas dari air sangat murni hingga larutan dengan konduktivitas tinggi. Controller menginjeksikan sinyal listrik ke elektroda, mengukur responnya, lalu mengonversinya menjadi nilai konduktivitas (µS/cm atau mS/cm).
Keunggulan pendekatan ini adalah sifatnya yang real-time dan non-destruktif: air tetap mengalir di pipa atau tangki, sementara sensor membaca tanpa merusak sampel. Berbeda dengan metode konvensional yang menuntut pengambilan sampel ke laboratorium, pengukuran konduktivitas dengan BI-650-H memungkinkan:
-
Pemantauan kontinu 24/7.
-
Respons otomatis—melalui output 4–20 mA dan relay alarm—jika terjadi penyimpangan.
-
Koreksi proses yang jauh lebih cepat, misalnya menyesuaikan dosis kimia koagulan atau flushing tambahan.
Untuk jangka panjang, teknologi konduktivitas membantu menurunkan biaya operasional. Operator tidak perlu terus-menerus mengambil sampel, dan sistem kontrol bisa dibuat lebih hemat energi karena dosing dan sirkulasi hanya bekerja saat diperlukan, berdasarkan data real-time.
BI-650-H: Apa yang Membuatnya Berbeda?
BI-650-H dapat dipahami sebagai versi penamaan lapangan dari BI-650 Industrial Conductivity Controller buatan Bante Instruments. Secara teknis, ia merupakan controller panel-mount yang dirancang untuk dipasang permanen di panel kontrol atau panel lokal dekat proses.
Beberapa hal yang membuatnya menarik untuk laboratorium proses maupun fasilitas produksi:
-
Rentang pengukuran sangat lebar: dari 0–20,00 µS/cm hingga 200,0 mS/cm. Dengan satu controller, pengguna dapat mencakup air murni hingga larutan proses yang cukup pekat.
-
Kalibrasi fleksibel 1–3 titik menggunakan standar konduktivitas umum (84 µS/cm, 1413 µS/cm, 12,88 mS/cm, 111,8 mS/cm). Ini membuatnya mudah disesuaikan dengan rentang yang paling sering digunakan.
-
Fungsi TDS dan faktor konversi yang bisa disetel, sehingga pengguna yang lebih terbiasa dengan satuan ppm atau ppt tetap mendapat angka yang familiar.
-
Kompensasi suhu otomatis (0–100°C) yang membuat pembacaan tetap relevan, sekalipun suhu proses berubah.
Dibanding banyak controller sederhana yang hanya menampilkan angka, BI-650-H menawarkan level pengaturan lebih tinggi: jumlah titik kalibrasi, batas alarm rendah/tinggi, hysteresis, hingga konfigurasi output arus 4–20 mA semuanya bisa disesuaikan. Bagi QA/QC, hal ini berarti fleksibilitas yang lebih besar untuk mengikuti SOP dan standar internal masing-masing pabrik.
Desain Panel dan Ergonomi untuk Lingkungan Industri
Secara fisik, BI-650-H memiliki bentuk kubus panel 96 × 96 × 75 mm dengan bobot sekitar 350 g. Dimensi ini mengikuti standar umum panel instrumen industri, sehingga mudah dipasang di door panel atau panel lokal tanpa modifikasi besar. Operator cukup membuat cut-out sekitar 91 × 91 mm lalu menahan unit dengan bracket yang disertakan (metode ini dijelaskan rinci pada manual seri sejenis BI-620).
Beberapa aspek desain yang relevan untuk pengguna lapangan:
-
Tampilan depan bersih dengan layar LCD besar dan tiga tombol fungsi utama. Layout ini meminimalkan kebingungan, terutama untuk operator yang menangani banyak instrumen sekaligus.
-
Koneksi berada di bagian belakang berupa terminal sekrup yang dapat dilepas (detachable screw terminals). Hal ini memudahkan teknisi saat instalasi dan maintenance kabel, tanpa harus melepas unit dari panel.
-
Controller menggunakan catu daya DC 24 V, yang merupakan standar umum di panel industri. Ini memudahkan integrasi dengan sistem existing dan mengurangi kebutuhan adaptor khusus.
Untuk kondisi lingkungan, pabrikan mencantumkan batas suhu sekitar <60°C dan kelembapan relatif <80%. Tidak ada informasi eksplisit mengenai rating IP, sehingga asumsi aman adalah: unit hendaknya dipasang di panel tertutup, terlindung dari percikan air atau uap agresif. Hal ini sejalan dengan praktik terbaik di WTP/WWTP maupun pabrik F&B, di mana ruang panel biasanya berada di area yang lebih kering dan terkontrol.
Dengan desain yang kompak dan rapi, BI-650-H cocok untuk ruang panel yang padat, tanpa mengorbankan keterbacaan maupun kemudahan akses tombol di bagian depan.
Antarmuka dan Pengalaman Pengguna
Layar BI-650-H menggunakan LCD besar dengan area tampilan utama dan baris tambahan untuk informasi suhu. Desain visualnya mirip dengan seri pH controller BI-620: angka utama ditampilkan besar di tengah, sedangkan suhu proses muncul di bagian bawah.
Dari sisi pengalaman pengguna:
-
Layar dirancang untuk terbaca dari jarak beberapa meter di ruang panel, memudahkan operator saat inspeksi rutin.
-
Tiga tombol di bagian bawah berfungsi untuk:
-
Menghidupkan/mematikan dan masuk ke menu pengaturan.
-
Mengakses mode kalibrasi.
-
Mengatur suhu (untuk offset kalibrasi) dan menavigasi menu.
-
Menu setup yang tertanam memungkinkan pengguna mengatur:
-
Jumlah titik kalibrasi (1–3 titik).
-
Batas alarm rendah dan tinggi untuk konduktivitas atau TDS.
-
Nilai hysteresis untuk mencegah relay terlalu sering “klik” saat nilai mendekati batas.
-
Rentang konversi output 4–20 mA.
Meskipun BI-650-H tidak disebutkan memiliki fitur seperti Auto-Read/Auto-Hold atau memori data internal seperti meter portabel, ia dirancang untuk pengukuran kontinu. Dalam konteks controller, “kenyamanan” justru terletak pada:
-
Bacaan yang stabil setelah pengkondisian sensor yang tepat.
-
Indikator alarm via relay dan kemungkinan pemantauan jarak jauh lewat sistem SCADA atau HMI melalui output arus dan RS485.
Untuk laboratorium proses atau teaching lab, antarmuka yang sederhana ini membantu mahasiswa atau teknisi baru memahami konsep kontrol konduktivitas tanpa disibukkan oleh menu yang terlalu kompleks.
Fungsi yang Membantu Proses Lebih Konsisten
Di balik tampilan yang sederhana, ada beberapa fitur kunci yang membuat BI-650-H relevan untuk berbagai sektor:
-
Kalibrasi multi-titik dengan pengenalan standar otomatis
-
Controller mendukung 1–3 titik kalibrasi dengan standar 84 µS/cm, 1413 µS/cm, 12,88 mS/cm, dan 111,8 mS/cm.
-
Bagi QA/QC, hal ini berarti akurasi yang lebih baik di rentang proses yang paling sering dipakai, karena kurva respon sensor “dipakukan” pada beberapa titik referensi.
-
-
Pilihan cell constant dan koefisien suhu
-
Pengguna dapat memilih cell constant sesuai jenis elektroda (IE-50LT untuk air sangat murni, IE-50MT untuk air umum, IE-50HT untuk larutan konduktivitas tinggi).
-
Koefisien suhu dapat disesuaikan sehingga koreksi terhadap perubahan suhu lebih sesuai dengan karakteristik larutan spesifik.
-
-
Konversi TDS dengan faktor yang bisa diatur
-
BI-650-H memungkinkan pembacaan TDS (ppm/ppt) dengan faktor konversi 0,1–1,0 (default 0,5).
-
Ini penting bagi pengguna di sektor air minum, akuakultur, atau pertanian yang sering merujuk ke nilai TDS untuk kualitas lingkungan.
-
-
Alarm low/high dan hysteresis
-
Batas alarm dapat diatur pada rentang 0,02 µS/cm hingga 20,0 mS/cm, sehingga setiap deviasi dari rentang normal bisa langsung ditindaklanjuti.
-
Hysteresis mencegah relay sering hidup-mati saat nilai “menggantung” dekat batas, mengurangi keausan mekanis dan gangguan pada aktuator.
-
-
Reset ke pengaturan pabrik
-
Jika suatu saat terjadi kesalahan konfigurasi, fungsi reset memudahkan teknisi untuk mengembalikan semua setting ke default pabrik, lalu mengkalibrasi ulang.
-
Bagi pengguna di industri regulasi ketat seperti farmasi, F&B, dan kosmetik, fitur-fitur ini membantu memastikan bahwa setiap perubahan konfigurasi dapat dikelola dan dikembalikan dengan jelas, mendukung konsistensi audit.
Integrasi ke Sistem Kontrol dan Otomasi
Salah satu kekuatan utama BI-650-H adalah kemampuannya untuk “berinteraksi” dengan sistem kontrol lain:
-
Output analog 4–20 mA dengan beban maksimum 500 Ω memungkinkan controller dihubungkan ke PLC, DCS, atau panel kontrol analog.
-
Komunikasi RS485 memberi kemungkinan integrasi ke sistem SCADA atau software pemantauan lain yang mendukung komunikasi serial industri.
-
Relay alarm dengan batas low/high yang dapat diatur memungkinkan pengendalian langsung terhadap pompa, valve, atau alarm lampu/buzzer.
Dengan kombinasi ini, BI-650-H dapat berperan sebagai:
-
Titik ukur lapangan yang mengirimkan data ke pusat (control room).
-
Elemen kontrol lokal yang menyalakan flushing tambahan jika konduktivitas melebihi batas.
-
Sumber data tren untuk laporan QA/QC dan pengambilan keputusan jangka panjang (misalnya analisis trend fouling membran RO berdasarkan kenaikan konduktivitas permeat).
Walau tidak disebut memiliki port USB atau software PC khusus, keberadaan RS485 sudah cukup bagi banyak pabrik yang memiliki infrastruktur komunikasi standar industri.
Spesifikasi Teknis BI-650-H
| Parameter | Nilai / Rentang |
|---|---|
| Model | BI-650 (basis BI-650-H) |
| Rentang konduktivitas | 0–20,00; 200,0; 2000 µS/cm; 20,00; 200,0 mS/cm |
| Resolusi konduktivitas | 0,001; 0,01; 0,1; 1 |
| Akurasi konduktivitas | ±1% F.S. |
| Kalibrasi konduktivitas | 1–3 titik (84 µS/cm, 1413 µS/cm, 12,88 mS/cm, 111,8 mS/cm) |
| Rentang TDS | 0–10,00; 100,0; 1000 ppm; 10,00; 200,0 ppt |
| Resolusi TDS | 0,01; 0,1; 1 |
| Akurasi TDS | ±1% F.S. |
| Faktor TDS | 0,1–1,0 (default 0,5) |
| Rentang suhu | 0–100°C (32–212°F) |
| Resolusi suhu | 0,1°C |
| Akurasi suhu | ±1°C (±1,8°F) |
| Kalibrasi offset suhu | 1 titik, ±10°C |
| Kompensasi suhu | Otomatis 0–100°C |
| Output sinyal | 4–20 mA |
| Beban maksimum | 500 Ω |
| Alarm rendah/tinggi | 0,02 µS/cm–20,0 mS/cm, dapat dipilih |
| Antarmuka komunikasi | RS485 |
| Terminal koneksi | Detachable screw terminals |
| Catu daya | DC 24 V |
| Kondisi lingkungan | Suhu sekitar <60°C, RH <80% |
| Dimensi | 96 (L) × 96 (W) × 75 (H) mm |
| Berat | 350 g |
| Elektroda opsional | IE-50LT, IE-50MT, IE-50HT |
Untuk pembaca pemula, angka-angka di atas bisa dibayangkan seperti ini: rentang 0–200 mS/cm mencakup hampir semua kebutuhan pengukuran kualitas air, dari air demin yang sangat murni (hanya beberapa µS/cm) sampai larutan proses garam atau kimia yang kental. Resolusi 0,001 µS/cm di ujung bawah memberikan “kaca pembesar” yang cukup tajam untuk pemantauan sistem RO atau deionisasi, sementara akurasi ±1% F.S. sudah memadai untuk sebagian besar aplikasi proses dan utilitas.
Memilih Elektroda dan Komponen Tambahan
Agar sistem bekerja optimal, controller seperti BI-650-H harus dipasangkan dengan elektroda yang tepat. Bante menyediakan beberapa pilihan elektroda konduktivitas industri.
Tabel Rentang Konduktivitas dan Aplikasi
| Kode Elektroda | Rentang Ideal | Contoh Aplikasi |
|---|---|---|
| IE-50LT | <10 µS/cm | Air demineralisasi, air umpan boiler, water for injection (WFI) non-kritis |
| IE-50MT | Air dengan konduktivitas umum | Air baku WTP, air proses ringan, air limbah domestik |
| IE-50HT | >20 mS/cm | Larutan kimia pekat, bath plating/galvanis, larutan garam tinggi |
Selain elektroda, beberapa aksesori yang biasanya dipertimbangkan:
-
Fitting pemasangan (in-line, immersion, flow cell) sesuai desain pipa/tangki.
-
Kabel perpanjangan elektroda jika panel berada jauh dari titik ukur.
-
Solusi pembersih dan standar kalibrasi konduktivitas dengan nilai resmi (84 µS/cm, 1413 µS/cm, 12,88 mS/cm, 111,8 mS/cm).
Faktor yang memengaruhi hasil pengukuran:
-
Suhu: meski kompensasi otomatis sudah ada, perubahan suhu ekstrem tetap dapat memengaruhi respon sensor dan proses fisik di lapangan.
-
Laju alir: aliran terlalu lambat dapat membuat pembacaan lambat stabil, sedangkan turbulensi berlebihan bisa menimbulkan noise.
-
Fouling: kotoran, biofilm, atau endapan di permukaan sensor akan mengganggu pembacaan, sehingga jadwal pembersihan berkala sangat penting.
-
Gelembung udara: terutama pada pemasangan vertikal atau flow cell; gelembung dapat mengurangi area kontak larutan dengan elektroda.
Penerapan BI-650-H di Lapangan
1. WTP Kawasan Industri: Mengurangi Downtime akibat Kualitas Air Baku Fluktuatif
Sebuah WTP di kawasan industri menggunakan air sungai sebagai sumber baku. Pada musim hujan, konduktivitas air sungai meningkat tajam karena limpasan permukaan membawa banyak ion dan sedimen. Sebelumnya, operator hanya mengandalkan sampling ke lab tiap 4 jam. Hasil lab sering datang terlambat; saat parameter melewati batas, koagulasi sudah tidak optimal dan filter cepat kotor.
Ketika BI-650-H dipasang di line masuk air baku setelah koagulasi, data konduktivitas real-time dimanfaatkan untuk:
-
Menyetel dosis bahan kimia berdasarkan tren konduktivitas.
-
Mengaktifkan backwash filter secara otomatis jika konduktivitas permeat mulai naik mendekati batas.
Setelah beberapa bulan, tim operasi melaporkan:
-
Penurunan downtime akibat penyumbatan filter.
-
Konsumsi bahan kimia yang lebih rasional, karena dosing tidak lagi “overdesign” untuk skenario terburuk.
-
Data historis dari sistem SCADA yang memakai sinyal 4–20 mA BI-650-H membantu QA menjelaskan variasi kualitas air saat audit internal.
2. CIP Line di Pabrik Minuman: Memastikan Tahap Pembilasan Benar-Benar Bersih
Di pabrik minuman ringan, tahapan CIP (cleaning-in-place) menggunakan larutan soda kaustik diikuti bilasan air. Tujuannya, memastikan jalur produksi bebas residu bahan kimia. Sebelumnya, akhir tahap rinse hanya ditentukan berdasarkan waktu (misalnya 10 menit), tanpa pengukuran kualitas air bilasan.
BI-650-H dipasang di outlet sistem CIP untuk memantau konduktivitas bilasan. Strategi yang diterapkan:
-
Selama bilasan awal, konduktivitas tinggi karena masih banyak sisa larutan kaustik.
-
Bilasan dianggap selesai ketika konduktivitas turun dan stabil mendekati nilai air proses normal (misalnya di bawah 50 µS/cm).
-
Sinyal konduktivitas dikirim ke PLC; ketika sudah di bawah batas, PLC otomatis menutup valve bilasan dan mengakhiri siklus.
Hasilnya, waktu CIP menjadi lebih adaptif: bisa lebih singkat saat kondisi bersih, atau lebih panjang saat benar-benar diperlukan. Selain hemat air dan energi, risiko residu kimia di produk akhir juga menurun.
Langkah-Langkah Menggunakan BI-650-H dalam Sistem Pengolahan Air
Berikut contoh langkah praktis untuk operator WTP yang ingin menggunakan BI-650-H sebagai pemantau kualitas air demin:
-
Perencanaan titik ukur
-
Tentukan titik di mana konduktivitas paling kritis: misalnya setelah unit RO kedua atau outlet mixed bed.
-
Pastikan tersedia ruang untuk pemasangan fitting elektroda dan jalur kabel ke panel.
-
-
Instalasi mekanik dan kelistrikan
-
Buat lubang panel 91 × 91 mm, pasang BI-650-H dengan bracket pengunci.
-
Pasang elektroda (misalnya IE-50LT untuk air sangat murni) di pipa atau tangki dengan fitting yang sesuai.
-
Hubungkan elektroda ke controller dan controller ke catu daya DC 24 V, output 4–20 mA ke PLC bila diperlukan.
-
-
Kalibrasi awal
-
Siapkan standar kalibrasi yang sesuai dengan rentang kerja (misalnya 84 µS/cm dan 1413 µS/cm untuk sistem RO).
-
Lakukan kalibrasi 2–3 titik sesuai panduan, sehingga kurva respon sensor akurat di rentang yang diinginkan.
-
-
Penentuan batas alarm
-
Berdasarkan spesifikasi air produk (misal demin harus <5 µS/cm), atur alarm high pada 4 µS/cm dan low pada nilai yang sesuai jika diperlukan.
-
Setel hysteresis agar relay tidak terlalu sensitif terhadap noise kecil.
-
-
Operasi harian
-
Pantau tren konduktivitas di layar controller atau di SCADA.
-
Saat alarm aktif, operator dapat segera memeriksa sistem: kemungkinan kebocoran bypass, kebocoran resin, atau kelelahan membran.
-
-
Pemeliharaan berkala
-
Bersihkan elektroda secara periodik, terutama jika air mengandung jejak organik atau partikel halus.
-
Periksa kembali kalibrasi (misalnya sebulan sekali) agar data tetap konsisten dengan lab QA.
-
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, BI-650-H tidak hanya berperan sebagai angka di panel, tetapi sebagai alat bantu keputusan yang nyata bagi operator di lapangan.
Kesimpulan dan Rekomendasi
BI-650-H, berbasis BI-650 Industrial Conductivity Controller, menawarkan kombinasi yang seimbang antara kesederhanaan penggunaan, fleksibilitas konfigurasi, dan rentang pengukuran yang lebar. Dengan dukungan kalibrasi multi-titik, kompensasi suhu otomatis, fungsi TDS, hingga alarm dan output 4–20 mA, alat ini siap menjadi bagian dari sistem kontrol kualitas air di berbagai sektor: WTP/WWTP, F&B, farmasi, kimia, hingga akuakultur.
Untuk siapa BI-650-H paling cocok?
-
Fasilitas pengolahan air (minum maupun limbah) yang membutuhkan pemantauan kontinu dan integrasi ke PLC/SCADA.
-
Pabrik makanan-minuman dan farmasi yang bergantung pada air proses dengan spesifikasi ketat.
-
Industri kimia dan plating yang mengontrol konsentrasi bath melalui konduktivitas.
-
Laboratorium riset dan teaching lab yang ingin menunjukkan konsep kontrol proses secara langsung.
Jika organisasi Anda sedang mencari controller konduktivitas panel-mount yang rapi, terukur, dan mudah diintegrasikan, BI-650-H adalah kandidat yang layak dipertimbangkan.
FAQ Singkat
-
Apakah BI-650-H bisa digunakan untuk air sangat murni?
Ya, dengan pasangan elektroda IE-50LT yang dirancang untuk <10 µS/cm, BI-650-H dapat memantau sistem demin atau RO tingkat tinggi. -
Apakah alat ini bisa menampilkan TDS?
Bisa. BI-650-H memiliki fungsi TDS dengan rentang 0–200,0 ppt dan faktor konversi 0,1–1,0 sehingga pengguna dapat menyesuaikan dengan karakteristik larutan. -
Bisakah BI-650-H terhubung ke PLC atau SCADA?
Ya. Output 4–20 mA dan antarmuka RS485 memungkinkan integrasi ke PLC, DCS, atau SCADA yang mendukung sinyal analog/serial standar industri. -
Seberapa sering kalibrasi perlu dilakukan?
Frekuensi kalibrasi bergantung pada kondisi proses. Untuk aplikasi kritis, kalibrasi berkala (misalnya 1–3 bulan sekali) dan setiap kali elektroda dibersihkan atau diganti adalah praktik yang umum. -
Apakah unit ini tahan cipratan air?
Pabrikan tidak mencantumkan rating IP khusus. Karena itu, disarankan memasang BI-650-H di dalam panel tertutup yang terlindung dari percikan air dan uap agresif. -
Apakah ada data logging internal?
BI-650-H berperan sebagai controller kontinu; brosur tidak mencantumkan memori internal. Untuk pencatatan data, gunakan sistem eksternal seperti PLC/SCADA yang menerima sinyal 4–20 mA atau RS485.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium serta instrumen proses, CV. Java Multi Mandiri memahami bahwa pengendalian konduktivitas dan TDS adalah kunci stabilitas banyak sistem—mulai dari pengolahan air, lini CIP, hingga proses kimia. Kami melayani klien bisnis dan aplikasi industri di seluruh Indonesia, menyediakan instrumen berkualitas seperti BI-650-H Industrial Conductivity Controller dan perangkat pendukung lain untuk membantu perusahaan Anda menjaga kualitas air, mengurangi downtime, dan memenuhi persyaratan regulasi.
Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi pemantauan konduktivitas pada utilitas maupun proses inti, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan konfigurasi sensor, controller, dan integrasi sistem yang paling tepat.
Rekomendasi Water Quality Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Portable Multiparameter Water Quality
Lihat Produk★★★★★ -

Portable Multiparameter Water Quality Meter
Lihat Produk★★★★★ -

Portable Multiparameter Water Quality System
Lihat Produk★★★★★ -

Pocket Multiparameter Water Quality PC-5
Lihat Produk★★★★★ -

Portable Datalogging pH-mV-ORP-Cond-TDS-Salinity-Temperature Meter
Lihat Produk★★★★★ -

Bante904P-CN Portable Multi-parameter Water Quality Meter
Lihat Produk★★★★★ -

Bante903P-CN Portable Multi-parameter Water Quality Meter
Lihat Produk★★★★★ -

Bante902P-CN Portable Multi-parameter Water Quality Meter
Lihat Produk★★★★★
Referensi
- Hindayani, A., & Hamim, N. (2022). Akurasi dan Presisi Metode Sekunder Pengukuran Konduktivitas Menggunakan Sel Jones Tipe E untuk Pemantauan Kualitas Air Minum. Indonesian Journal of Chemical Analysis (IJCA), 5(1), 41–51. Retrieved from https://journal.uii.ac.id/IJCA/article/view/21508
- Pandiangan, Y. S. H., Zulaikha, S., Warto, W., & Yudo, S. (2023). Status Kualitas Air Sungai Ciliwung Berbasis Pemantauan Online di Wilayah DKI Jakarta Ditinjau dari Parameter Suhu, pH, TDS, DO, DHL, dan Kekeruhan. Jurnal Teknologi Lingkungan, 24(2), 176–182. Retrieved from https://doi.org/10.55981/jtl.2023.1003














