Operator Indonesia sedang mengatur BI-650-L Industrial Conductivity Controller di panel pengolahan air, dengan tampilan konduktivitas dan suhu yang jelas di layar, menggambarkan pemantauan kualitas air proses secara kontinu.

BI-650-L: Controller Konduktivitas Industri Untuk Pengolahan Air Dan QC Proses

Daftar Isi

Di banyak instalasi pengolahan air, pabrik makanan-minuman, hingga industri kimia, konduktivitas dan TDS air sering dianggap “angka pendukung” saja. Kenyataannya, angka ini menentukan apakah air cukup murni untuk formulasi farmasi, cukup bersih untuk bilasan CIP di pabrik minuman, atau masih aman dibuang dari instalasi air limbah. Ketika pengukuran konduktivitas tidak stabil atau terlambat, dampaknya bisa ke mana-mana: batch produk ditolak, konsumsi bahan kimia boros, energi terbuang, bahkan pencemaran lingkungan.

Di lapangan, operator sering menghadapi beberapa masalah klasik:

  • Harus mengambil sampel secara manual lalu mengukur di laboratorium, sehingga respons koreksi proses selalu terlambat.

  • Meter portabel dipakai bergantian, sering tidak terkalibrasi, dan tidak selalu mewakili kondisi aktual di pipa atau tangki.

  • Perbedaan suhu proses yang dinamis (air panas–dingin) membuat pembacaan konduktivitas “loncat-loncat”.

  • Sistem kontrol (misalnya dosing chemical) sulit disinkronkan karena output alat tidak standar atau tidak stabil.

Untuk QA/QC dan engineer proses, tantangan lain adalah konsistensi data. Auditor, baik internal maupun eksternal, membutuhkan rekam jejak yang jelas: kapan nilai konduktivitas melewati batas, kapan alarm aktif, dan bagaimana respons sistem. Tanpa controller konduktivitas yang andal di panel, semua itu bergantung pada catatan manual operator yang mudah luput.

BI-650-L muncul sebagai solusi ketika kebutuhan pengukuran konduktivitas sudah bukan lagi “sekadar cek”, tetapi bagian integral dari kontrol proses yang terus-menerus dan terotomasi.

Prinsip Kerja Kontrol Konduktivitas di BI-650-L

Secara prinsip, BI-650-L bekerja dengan mengukur kemampuan larutan menghantarkan arus listrik. Semakin banyak ion terlarut (misalnya Na⁺, Cl⁻, Ca²⁺), semakin tinggi konduktivitas yang terbaca. Sensor konduktivitas yang terhubung ke BI-650-L memiliki cell constant tertentu; controller kemudian menerjemahkan sinyal ini menjadi nilai µS/cm atau mS/cm yang akurat.

Menurut brosur resmi Bante Instruments, BI-650 (yang menjadi basis teknis BI-650-L) mendukung rentang pengukuran yang sangat luas: dari 0 sampai 20,00; 200,0; 2000 µS/cm hingga 20,00 dan 200,0 mS/cm, dengan resolusi hingga 0,001 tergantung range yang digunakan. Akurasinya mencapai ±1% dari full scale, dengan kalibrasi 1–3 titik menggunakan standar 84 µS/cm, 1413 µS/cm, 12,88 mS/cm, dan 111,8 mS/cm.

Di dalam unit, ada beberapa “otak” penting:

  • Kompensasi suhu otomatis: konduktivitas sangat dipengaruhi suhu; BI-650-L mengukur suhu cairan (0–100°C) dan menyesuaikan bacaan secara real time.

  • Pengaturan cell constant: memungkinkan penggunaan berbagai tipe sel konduktivitas (low, medium, high range).

  • Faktor konversi TDS: mengubah konduktivitas menjadi TDS (ppm/ppt) melalui faktor yang bisa disesuaikan 0,1–1,0.

Pendekatan ini jauh lebih praktis dibanding metode konvensional yang hanya mengandalkan sampling manual dan pengukuran di laboratorium. Dengan controller panel seperti BI-650-L, nilai konduktivitas dan TDS dapat dipantau terus-menerus dan langsung dikaitkan ke sistem kontrol (misalnya output 4–20 mA ke PLC atau pengaktifan dosing pump).

Dalam jangka panjang, teknologi kontrol konduktivitas di panel ini membantu perusahaan:

  • Menjaga mutu air proses secara konsisten.

  • Mengurangi variasi batch karena kualitas air yang tidak stabil.

  • Menghemat bahan kimia treatment karena dosing lebih presisi.

  • Memperkuat bukti objektif ketika proses diaudit.

BI-650-L sebagai Pusat Kendali Konduktivitas di Lini Proses

BI-650-L dapat dipandang sebagai “pengawas konduktivitas” yang dipasang permanen di panel. Produk ini berbasis platform BI-650 Industrial Conductivity Controller dari Bante Instruments, dengan spesifikasi teknis yang sama: pengukuran konduktivitas, TDS, dan suhu, output analog 4–20 mA, serta komunikasi digital RS485.

Yang membuatnya menarik untuk QA/QC, WTP/WWTP, dan berbagai industri proses:

  • Kalibrasi fleksibel 1–3 titik dengan pengenalan otomatis standar sehingga cocok untuk air sangat murni hingga limbah proses yang pekat.

  • Bisa diatur menjadi meter konduktivitas atau TDS sesuai kebutuhan laporan dan regulasi internal.

  • Alarm tinggi dan rendah yang dapat disesuaikan pada rentang 0,02 µS/cm sampai 20,0 mS/cm, sehingga bisa dijadikan “penjaga gerbang” kualitas air pada titik kritis.

  • Reset ke setelan pabrik bila perlu, memudahkan standardisasi antar-unit di fasilitas besar.

Dibanding meter portabel, BI-650-L lebih cocok untuk titik-titik yang benar-benar kritis: outlet RO, tangki make-up boiler, jalur bilasan CIP, hingga effluent WTP/WWTP. Alih-alih mengandalkan operator mengukur berkali-kali, controller ini memastikan nilai konduktivitas terpantau 24/7 dan dapat menggerakkan aksi otomatis.

Desain dan ergonomi

Secara fisik, BI-650-L mengikuti format panel meter industri berukuran 96 × 96 × 75 mm dengan berat sekitar 350 g. Ukuran ini umum digunakan di panel kontrol, sehingga memudahkan integrasi pada sistem yang sudah ada. Casing berbentuk kotak dengan tampilan depan berupa layar besar dan tiga tombol fungsi di bagian bawah, membuat front panel-nya bersih dan mudah dipahami operator.

Beberapa poin ergonomi yang penting:

  • Layar LCD lebar mendominasi area depan, menampilkan nilai utama dan suhu secara simultan.

  • Tombol di bawah layar ditata horizontal sehingga operator bisa menghafal posisi tombol ON/Setup, Cal, dan Enter/konfirmasi tanpa harus membaca label setiap kali.

  • Terminal sambungan listrik, sensor, dan output berada di belakang dengan screw terminal yang dapat dilepas (detachable), memudahkan teknisi panel untuk instalasi dan perawatan.

Dari sisi catu daya, BI-650-L menggunakan suplai DC 24 V. Ini adalah standar umum di sistem otomasi industri, sehingga mudah diintegrasikan dengan catu daya panel yang sudah ada dan lebih aman daripada tegangan AC tinggi. Konsumsi dayanya relatif rendah sehingga tidak menambah beban signifikan.

Untuk lingkungan operasi, unit ini dirancang bekerja pada suhu lingkungan di bawah 60°C dengan kelembapan relatif di bawah 80%. Spesifikasi ini sesuai dengan kondisi ruang panel kontrol, baik di fasilitas pengolahan air maupun pabrik proses. Tingkat perlindungan (IP rating) tidak disebutkan secara eksplisit dalam dokumen resmi, sehingga penggunaan di area basah/terbuka sebaiknya tetap melalui enclosure panel yang memadai.

Bagi laboratorium atau teaching lab yang ingin memasang BI-650-L di skala pilot plant, dimensi yang ringkas dan sambungan terminal yang rapi membuat alat ini cukup ramah untuk panel mini atau skid percobaan.

Antarmuka dan pengalaman pengguna

Kesan pertama saat melihat BI-650-L adalah kesederhanaan antarmukanya. Layar LCD besar menampilkan angka konduktivitas atau TDS utama dan suhu di baris kedua, sehingga operator bisa langsung menilai apakah deviasi proses disebabkan oleh perubahan kualitas air atau perubahan suhu.

Berdasarkan desain BI-650, layar memiliki area yang cukup untuk menampilkan ikon status seperti indikasi mode kalibrasi, setup, serta informasi alarm. Dengan begitu, ketika controller sedang berada di mode konfigurasi atau kalibrasi, operator tidak akan bingung apakah pembacaan yang terlihat adalah nilai proses atau nilai referensi.

Navigasi menu dilakukan dengan kombinasi tombol:

  • Tombol daya/Setup untuk masuk ke menu pengaturan dan keluar kembali ke mode pengukuran.

  • Tombol kalibrasi untuk memulai proses kalibrasi standar.

  • Tombol Enter/konfirmasi yang juga digunakan untuk menelusuri opsi dan menyimpan perubahan.

Menu setup dirancang terstruktur: jumlah titik kalibrasi, batas alarm, nilai hysteresis, pengaturan output 4–20 mA, faktor TDS, dan parameter lain dapat diakses berurutan. Ini membantu teknisi saat commissioning; begitu alur menu dipahami, pengaturan alat berikutnya menjadi jauh lebih cepat.

BI-650-L tidak disebut memiliki fitur seperti auto-off, memori data internal, atau fungsi data logging ke dalam memori onboard. Fokus utamanya adalah sebagai controller inline yang terhubung ke sistem kontrol atau data logger eksternal melalui sinyal 4–20 mA dan RS485. Pendekatan ini sejalan dengan kebutuhan industri yang lebih mengandalkan sistem SCADA/PLC untuk pencatatan historis.

Fitur terbaik untuk operasi harian

Jika dilihat dari kacamata operator, ada beberapa fitur yang membuat BI-650-L nyaman dipakai setiap hari:

  1. Kalibrasi 1–3 titik dengan pengenalan otomatis
    Controller dapat dikalibrasi pada satu hingga tiga titik dengan standar 84 µS/cm, 1413 µS/cm, 12,88 mS/cm, dan 111,8 mS/cm. Kalibrasi multi-titik membantu menjaga linearitas di seluruh rentang, terutama bila alat digunakan dari air murni hingga air proses pekat. Sistem auto-recognition mengurangi risiko operator salah memasukkan nilai standar.

  2. Kompensasi suhu otomatis 0–100°C
    Di proses nyata, suhu jarang konstan. Air limbah industri bisa panas, air baku permukaan bisa dingin. Dengan kompensasi suhu otomatis, nilai konduktivitas yang terbaca sudah dikoreksi sehingga tren proses lebih mudah dianalisis dari waktu ke waktu.

  3. Pengaturan cell constant dan TDS factor
    Pengguna dapat menyesuaikan cell constant sesuai jenis elektroda (low, general, high conductivity). Faktor TDS juga dapat diatur dari 0,1 sampai 1,0 (default 0,5). Ini penting bagi industri yang harus melaporkan TDS dalam satuan ppm/ppt, bukan hanya konduktivitas.

  4. Alarm tinggi dan rendah plus hysteresis
    BI-650-L memungkinkan pengguna menetapkan batas alarm dalam rentang 0,02 µS/cm sampai 20,0 mS/cm, serta nilai hysteresis untuk mencegah output relay berkedip akibat fluktuasi kecil. Fitur ini sangat berguna untuk kontrol dosing di WTP/WWTP, pengawasan bilasan CIP, atau alarm kualitas air pemeliharaan ikan.

  5. Reset ke setelan pabrik
    Bila konfigurasi sudah terlalu banyak diubah dan sulit ditelusuri, pengguna dapat mengembalikan alat ke setting pabrik. Ini penting untuk standardisasi antar-unit, terutama ketika satu fasilitas memiliki banyak titik monitoring yang sama.

Semua fitur ini dirancang bukan agar alat terlihat “pintar”, tetapi agar rutinitas operasi menjadi lebih tenang: kalibrasi cepat, alarm jelas, dan integrasi kontrol langsung.

Kontrol eksternal dan integrasi sistem

BI-650-L menyediakan dua jalur utama untuk integrasi ke sistem yang lebih besar:

  • Output analog 4–20 mA, dengan beban maksimal 500 Ω. Output ini bisa dipetakan ke range konduktivitas atau TDS yang relevan dengan proses, lalu dibaca oleh PLC, recorder, atau panel indikator analog.

  • Komunikasi digital RS485 (Modbus-RTU), memungkinkan pembacaan nilai proses dan parameter lain secara jarak jauh oleh sistem SCADA atau software monitoring.

Dalam workflow data modern, hal ini berarti:

  • Tren konduktivitas/TDS dapat direkam secara kontinu di historian.

  • Alarm dapat dipantau secara terpusat di ruang kontrol.

  • Pengaturan setpoint dan batas alarm bisa dikonfigurasi melalui antarmuka sistem (bergantung arsitektur PLC/SCADA).

Untuk laboratorium riset dan teaching lab, RS485 membuka peluang integrasi dengan sistem akuisisi data berbasis PC atau single board computer (misalnya untuk praktikum instrumentasi proses), tanpa perlu alat data logger yang mahal.

Spesifikasi teknis lengkap

Parameter Spesifikasi
Model BI-650-L (berbasis BI-650 Industrial Conductivity Controller)
Rentang konduktivitas 0–20,00; 200,0; 2000 µS/cm; 20,00; 200,0 mS/cm
Resolusi konduktivitas 0,001; 0,01; 0,1; 1 (tergantung range)
Akurasi konduktivitas ±1% F.S.
Kalibrasi konduktivitas 1–3 titik (84; 1413 µS/cm; 12,88; 111,8 mS/cm)
Rentang TDS 0–10,00; 100,0; 1000 ppm; 10,00; 200,0 ppt
Resolusi TDS 0,01; 0,1; 1
Akurasi TDS ±1% F.S.
Faktor TDS 0,1–1,0 (default 0,5)
Rentang suhu 0–100°C (32–212°F)
Resolusi suhu 0,1°C
Akurasi suhu ±1°C (±1,8°F)
Kalibrasi offset suhu 1 titik, ±10°C
Kompensasi suhu Otomatis, 0–100°C
Output sinyal 4–20 mA
Beban maksimum 500 Ω
Alarm tinggi/rendah 0,02 µS/cm–20,0 mS/cm, dapat dipilih
Antarmuka komunikasi RS485
Terminal sambungan Detachable screw terminals
Kondisi lingkungan operasi Suhu lingkungan <60°C; RH <80%
Catu daya DC 24 V
Dimensi 96 (L) × 96 (W) × 75 (H) mm
Berat 350 g
Elektroda opsional IE-50LT (low conductivity), IE-50MT (general), IE-50HT (high conductivity)

Bagi pemula, angka-angka ini bisa dibayangkan seperti gigi transmisi pada mobil:

  • Range konduktivitas adalah rentang kecepatan yang bisa ditempuh.

  • Resolusi ibarat jarak antara angka di speedometer: semakin kecil, semakin halus perubahan yang bisa dibaca.

  • Akurasi ±1% F.S. berarti di ujung range tertinggi, kesalahan maksimum sekitar 1% dari nilai full scale, sehingga masih sangat layak untuk kontrol proses harian.

Panduan memilih komponen tambahan

Agar BI-650-L bekerja optimal, pemilihan elektroda konduktivitas dan setting yang tepat sangat penting. Secara umum, Bante Instruments menyediakan tiga pilihan elektroda:

Kode Elektroda Rentang Aplikasi Umum Contoh Penggunaan
IE-50LT Air sangat murni / low conductivity (<10 µS/cm) Outlet RO, air injeksi, laboratorium farmasi
IE-50MT Air umum / medium conductivity Air baku WTP, air proses F&B, cooling tower
IE-50HT High conductivity (>20 mS/cm) Air limbah pekat, bath kimia, proses galvanis

Aksesori lain yang perlu dipertimbangkan:

  • Bracket atau fitting untuk pemasangan in-line, immersion, atau di tangki.

  • Kabel sinyal yang shielded untuk mengurangi noise listrik.

  • Panel enclosure dengan ventilasi yang cukup untuk melindungi controller.

Faktor yang memengaruhi hasil pengukuran:

  • Kotoran pada permukaan sel konduktivitas (fouling biofilm, scale, minyak).

  • Adanya gelembung udara di sekitar sensor.

  • Perubahan suhu yang sangat cepat tanpa waktu stabilisasi.

  • Grounding dan noise listrik dari motor, inverter, atau peralatan berat lain.

Dengan pemilihan elektroda yang tepat dan perawatan berkala, BI-650-L dapat memberikan data konduktivitas yang sangat konsisten untuk keperluan audit maupun optimasi proses.

Contoh penerapan BI-650-L di industri

Untuk menggambarkan manfaat praktis BI-650-L, berikut dua skenario yang relevan. Angka dan nama perusahaan bersifat ilustratif, tetapi situasinya mencerminkan kasus nyata di lapangan.

1. Pengolahan air minum – mengurangi downtime WTP

Sebuah WTP milik perusahaan air minum dalam kemasan memasang BI-650-L di outlet unit reverse osmosis (RO). Sebelumnya, mereka hanya melakukan pengukuran konduktivitas dengan meter portabel dua kali per shift. Ketika kualitas air RO memburuk, baru ketahuan setelah beberapa jam, sehingga perlu flushing ulang dan downtime cukup panjang.

Setelah BI-650-L dipasang dan dihubungkan ke PLC, nilai konduktivitas RO dipantau terus-menerus, dengan alarm tinggi diset pada ambang mutu internal. Ketika nilai merangkak naik, sistem secara otomatis mengaktifkan prosedur rinsing singkat dan memberikan notifikasi ke ruang kontrol. Dalam beberapa bulan, tim operasi mencatat bahwa waktu downtime karena masalah kualitas air RO turun sekitar seperlima dibanding sebelumnya, sekaligus mengurangi pemborosan produk setengah jadi yang harus dibuang.

2. Pabrik minuman – validasi bilasan CIP

Di pabrik minuman ringan, bilasan akhir CIP harus bebas sisa bahan kimia pembersih. Sebelumnya, operator mengambil sampel bilasan dan menguji pH/konduktivitas secara manual di lab sebelum memberi izin produksi dilanjutkan. Proses ini memakan waktu dan membuat jadwal produksi menjadi kaku.

Pabrik kemudian memasang BI-650-L pada line bilasan akhir, dengan parameter TDS yang dikonversi dari konduktivitas. Alarm rendah diset sebagai indikator bahwa bilasan sudah cukup bersih (TDS mendekati air baku). Nilai TDS dan status alarm ditarik ke SCADA. Operator kini bisa memulai proses produksi begitu sistem menunjukkan bilasan berada di bawah batas yang ditetapkan, tanpa menunggu hasil manual. Selain mengurangi jeda antar batch, dokumentasi digital dari SCADA menjadi bukti kuat saat audit keamanan pangan.

Panduan cara menggunakan produk langkah demi langkah

Misalkan konteks utama Anda adalah pengolahan air di WTP/WWTP, di mana konduktivitas dipakai untuk memantau efisiensi proses (misalnya setelah RO atau softener). Berikut langkah praktis menggunakan BI-650-L:

  1. Perencanaan titik pemasangan

    • Tentukan titik kritis, misalnya outlet RO, outlet kolam aerasi, atau jalur recycle.

    • Pastikan ada ruang di panel untuk memasang unit 96 × 96 mm dan akses kabel ke sensor.

  2. Instalasi mekanik dan listrik

    • Buat lubang panel 91 × 91 mm lalu pasang BI-650-L dengan mounting bracket.

    • Pasang elektroda konduktivitas (IE-50LT/MT/HT) sesuai rekomendasi pemasangan (in-line atau immersion) sehingga permukaannya selalu terendam dan aliran cukup stabil.

    • Hubungkan sensor, suplai DC 24 V, serta output 4–20 mA dan/atau RS485 ke PLC/SCADA.

  3. Kalibrasi awal

    • Siapkan larutan standar konduktivitas yang sesuai dengan range kerja (misalnya 1413 µS/cm dan 12,88 mS/cm).

    • Pilih mode kalibrasi 2 atau 3 titik di menu setup, lalu lakukan kalibrasi sesuai instruksi, pastikan setiap titik stabil sebelum disimpan.

  4. Pengaturan parameter proses

    • Atur cell constant sesuai jenis elektroda.

    • Sesuaikan faktor TDS jika Anda ingin menampilkan nilai TDS yang sebanding dengan spesifikasi internal.

    • Set batas alarm tinggi/rendah berdasarkan standar kualitas air proses di fasilitas Anda.

  5. Integrasi ke sistem kontrol

    • Petakan output 4–20 mA ke range konduktivitas/TDS yang relevan di PLC.

    • Atur logika kontrol, misalnya mengaktifkan pompa dosing atau membuka valve bila alarm aktif.

    • Aktifkan pencatatan data di SCADA atau data logger.

  6. Operasi harian dan perawatan

    • Pantau tren konduktivitas/TDS di layar controller dan di SCADA.

    • Bersihkan elektroda secara berkala jika terlihat endapan atau biofilm.

    • Lakukan verifikasi kalibrasi berkala sesuai SOP lab atau rekomendasi QA/QC.

Dengan alur ini, BI-650-L menjadi bagian integral dari rantai pengendalian kualitas air, bukan hanya angka sesaat di meter portabel.

Kesimpulan dan rekomendasi

BI-650-L, berbasis platform BI-650 Industrial Conductivity Controller, menawarkan paket lengkap untuk pemantauan dan kontrol konduktivitas/TDS secara kontinu di berbagai lini proses. Rentang pengukuran yang luas, kalibrasi multi-titik, kompensasi suhu otomatis, dan pilihan output 4–20 mA plus RS485 menjadikannya cocok untuk WTP/WWTP, industri makanan-minuman, kimia, hingga laboratorium riset yang mengoperasikan pilot plant.

Bagi organisasi yang:

  • Ingin mengurangi ketergantungan pada pengukuran manual dan mempercepat respons terhadap deviasi kualitas air.

  • Memerlukan bukti objektif dan historis untuk audit mutu, keamanan pangan, atau kepatuhan lingkungan.

  • Sedang membangun atau memperluas sistem kontrol berbasis PLC/SCADA.

BI-650-L layak dipertimbangkan sebagai controller konduktivitas permanen di panel. Untuk kebutuhan yang hanya sesekali dan bersifat spot-check, meter portabel mungkin cukup. Namun saat kualitas air menjadi parameter proses yang kritis, controller seperti BI-650-L memberi kontrol yang lebih konsisten dan dapat diandalkan.

FAQ singkat

1. Apakah BI-650-L bisa digunakan untuk air sangat murni dan limbah pekat sekaligus?
Bisa, selama elektroda dan range yang digunakan sesuai. Dengan pilihan elektroda low, medium, dan high conductivity, alat dapat menangani air RO sampai air limbah proses yang konduktivitasnya tinggi.

2. Berapa frekuensi kalibrasi yang disarankan?
Frekuensi kalibrasi bergantung pada beban kerja dan kebersihan sistem. Untuk proses kritis, banyak fasilitas melakukan verifikasi mingguan atau bulanan, dengan kalibrasi penuh bila terdapat deviasi.

3. Apakah alat ini menyimpan data pengukuran?
BI-650-L berperan sebagai controller inline dan tidak difokuskan pada penyimpanan data internal. Pencatatan data umumnya dilakukan melalui PLC/SCADA atau data logger yang menerima sinyal 4–20 mA atau RS485.

4. Bisakah saya menghubungkan BI-650-L ke sistem SCADA yang sudah ada?
Ya, selama sistem SCADA mendukung input analog 4–20 mA dan/atau komunikasi RS485 (Modbus-RTU). Integrasi ini justru menjadi salah satu kekuatan utama BI-650-L.

5. Apakah BI-650-L cocok untuk teaching lab di kampus?
Cocok, terutama untuk modul instrumentasi proses atau pengolahan air skala pilot. Alat ini memberikan contoh nyata bagaimana parameter kualitas air diukur dan dikontrol secara kontinu.

6. Apakah ada proteksi khusus terhadap percikan air?
Dokumen resmi tidak menyebutkan IP rating tertentu, sehingga sebaiknya BI-650-L selalu ditempatkan di dalam panel atau enclosure yang melindungi dari percikan air dan kelembapan berlebih.

Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium dan proses, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pemantauan konduktivitas dan TDS dalam mendukung berbagai proses penelitian dan produksi Anda. Kami berfokus melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas seperti BI-650-L Industrial Conductivity Controller dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan pengendalian kualitas air, menjaga konsistensi proses, dan memenuhi standar yang ditetapkan.

Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pemantauan konduktivitas pada utilitas dan proses, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.

WhatsApp: 085717112222
Email: contact@alat-test.com

Rekomendasi Water Quality Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda

Referensi

Bagikan artikel ini

Butuh Bantuan Pilih Alat?

Author picture

Tim customer service CV. Java Multi Mandiri siap melayani Anda!

Konsultasi gratis alat ukur dan uji yang sesuai kebutuhan Anda. Segera hubungi kami.