Operator QA Indonesia mengukur oksigen terlarut sampel minuman fermentasi di pabrik menggunakan DOscan10 Pocket Dissolved Oxygen Tester di depan tangki stainless.

DOscan10: Pocket Dissolved Oxygen Tester Untuk Kontrol Fermentasi Minuman Yang Konsisten

Daftar Isi

Di pabrik minuman fermentasi—baik kombucha, kefir, yogurt drink, bir, maupun minuman probiotik—satu tantangan yang terus muncul adalah konsistensi proses. Secara teori, SOP sudah rapi: suhu dijaga, waktu fermentasi diatur, nutrisi mikroba terukur. Namun di lapangan, hasil batch sering berbeda: rasa sedikit berubah, aroma kurang segar, atau kadar alkohol (untuk produk tertentu) menyimpang dari target. Salah satu variabel yang diam-diam berperan besar adalah oksigen terlarut (DO, dissolved oxygen).

Dalam tangki fermentasi, terlalu banyak oksigen bisa memicu oksidasi senyawa aroma dan pigmen, merusak cita rasa, serta menurunkan stabilitas produk. Sebaliknya, terlalu sedikit oksigen pada fase awal fermentasi dapat menghambat pertumbuhan mikroba tertentu dan membuat proses berjalan lambat atau tidak stabil. Di bagian water treatment, kadar DO di air proses juga ikut menentukan kualitas akhir produk, risiko korosi pipa, dan potensi pertumbuhan biofilm.

Di banyak fasilitas F&B, pengukuran DO masih dilakukan dengan alat laboratorium yang besar, atau bahkan mengandalkan sekali-kali analisis di lab eksternal. Akibatnya:

  • Pengukuran tidak cukup sering untuk menangkap dinamika perubahan DO selama fermentasi.

  • Operator enggan melakukan cek di lapangan karena alat terlalu rumit atau sensitif.

  • Data DO sulit dilacak saat audit QA/QC karena pencatatan manual seadanya.

  • Keputusan proses (misalnya aerasi awal, penutupan tangki, atau durasi fermentasi) menjadi banyak berbasis “feeling” operator senior, bukan data obyektif.

Di tengah tuntutan regulasi yang makin ketat dan ekspektasi konsumen akan rasa yang konsisten, pendekatan seperti ini jelas berisiko. Dibutuhkan instrumen DO yang:

  • Cukup akurat untuk QA/QC, namun

  • Cukup sederhana dan ringkas untuk dibawa langsung ke lini produksi,

  • Tahan terhadap lingkungan basah dan sibuk ala pabrik minuman,

  • Dan mudah dipelihara oleh teknisi maupun operator shift.

Di sinilah DOscan10 Pocket Dissolved Oxygen Tester masuk sebagai solusi.

Teknologi Sensor Oksigen Terlarut Polarografik di Balik DOscan10

Kekuatan utama DOscan10 ada pada teknologi sensornya: elektroda oksigen terlarut tipe polarografik dengan membran yang ekonomis dan tahan lama. Secara sederhana, sensor polarografik bekerja dengan prinsip elektrokimia. Di ujung probe terdapat dua elektroda (anoda dan katoda) yang terendam dalam elektrolit, dipisahkan dari sampel oleh membran tipis yang selektif terhadap gas oksigen.

Oksigen yang terlarut dalam cairan akan berdifusi menembus membran, lalu direduksi di katoda ketika tegangan diterapkan. Arus listrik yang terbentuk sebanding dengan jumlah oksigen yang masuk—dan inilah yang diterjemahkan menjadi angka DO di layar tester. Membran yang bisa diganti lewat desain screw cap membuat perawatan menjadi jauh lebih praktis: jika membran kotor atau rusak, operator tinggal membuka cap dan menggantinya, tanpa perlu membeli seluruh elektroda baru.

Dalam konteks jangka panjang, pendekatan ini memberi beberapa keuntungan nyata:

  • Biaya operasional lebih rendah: cukup mengganti membrane cap dan elektrolit secara berkala, bukan ganti sensor penuh.

  • Stabilitas pengukuran: selama membran bersih dan elektrolit cukup, respon elektroda konsisten dari batch ke batch.

  • Adaptif terhadap lingkungan proses: jika pabrik punya sampel yang lebih kotor (misalnya air proses pra-filter atau CIP return), membran yang kotor bisa dibersihkan atau diganti dengan cepat.

DOscan10 juga menggabungkan kompensasi suhu otomatis (ATC) dalam rentang 0 hingga 40 °C, memastikan pembacaan DO tetap akurat ketika digunakan di berbagai titik proses, mulai dari air proses dingin sampai fermentor suhu menengah. Kompensasi salinitas dan tekanan barometrik—yang dapat diatur manual oleh pengguna—membantu mengoreksi pengaruh kondisi lingkungan terhadap kelarutan oksigen.

Dibanding metode konvensional seperti titrasi Winkler:

  • Pengukuran jauh lebih cepat (hitungan detik-menit, bukan puluhan menit).

  • Tidak membutuhkan reagen kimia berbahaya.

  • Bisa dilakukan langsung di lini produksi atau di atas tangki fermentasi.

  • Lebih mudah distandarkan antar-operator karena pembacaan berupa angka digital, bukan interpretasi perubahan warna.

Untuk industri F&B yang mengejar konsistensi rasa dan efisiensi proses, teknologi sensor polarografik dengan kompensasi multi-parameter ini menjadi fondasi penting untuk monitoring DO yang dapat dipercaya.

DOscan10 sebagai Mitra QA/QC di Pabrik Minuman: Apa yang Membuatnya Berbeda?

DOscan10 adalah pocket dissolved oxygen tester dari Bante Instruments yang dirancang sebagai alat genggam portabel untuk pengukuran oksigen terlarut di air, minuman, dan berbagai cairan proses. Dalam satu paket, pengguna mendapatkan tester, elektroda DO100, larutan elektrolit, membrane cap, kabel USB, adaptor daya, dan carrying case untuk memudahkan penyimpanan dan transport.

Beberapa hal yang membuat DOscan10 menonjol dibanding banyak tester DO lain di kelasnya:

  • Rentang pengukuran yang cocok untuk aplikasi F&B
    Rentang 0,0 hingga 20,0 mg/L dengan resolusi 0,1 mg/L dan akurasi ±0,5 mg/L sangat relevan untuk air proses, minuman, dan media fermentasi. Ini mencakup kisaran DO dari air yang sangat terdeoksigenasi hingga air jenuh oksigen.

  • Mode konsentrasi dan % saturasi dalam satu alat
    Pengguna dapat memilih unit mg/L, ppm, atau % saturasi, sehingga mudah berpindah antara interpretasi proses (misalnya % saturasi di air proses) dan laporan QA/QC yang biasanya butuh nilai mg/L.

  • Kalibrasi fleksibel: 1 atau 2 titik
    DOscan10 mendukung kalibrasi 1 atau 2 titik, menggunakan air jenuh udara (100% saturasi) dan larutan nol oksigen. Dengan 1 titik, proses kalibrasi cepat untuk QA rutin. Dengan 2 titik, akurasi di rentang rendah–menengah menjadi lebih baik, penting untuk mengontrol DO rendah pada fermentasi tertentu.

  • Koreksi salinitas dan tekanan barometrik
    Salinity correction 0–35 g/L dan barometric pressure correction 450–850 mmHg dapat diatur lewat menu, membantu meningkatkan akurasi di fasilitas yang berada di ketinggian tertentu atau menggunakan air dengan kandungan garam/significant mineral.

  • Fungsi auto-read (Auto-Hold)
    Fitur ini memungkinkan tester secara otomatis mendeteksi titik stabil dan mengunci pembacaan, mengurangi risiko salah baca saat operator harus mencatat nilai di lingkungan yang sibuk.

Secara singkat, DOscan10 memadukan kemampuan metrologi yang serius dengan format pocket-size yang ramah lapangan, sehingga cocok menjembatani kebutuhan QA/QC dan operasional harian di pabrik minuman fermentasi.

Desain dan Ergonomi: Kecil di Tangan, Serius di Kinerja

Dari sisi fisik, DOscan10 dirancang sebagai alat genggam silindris dengan panjang sekitar 175 mm dan diameter 40 mm, dengan berat hanya 120 g. Bentuk ini membuatnya nyaman digenggam oleh operator, bahkan saat memakai sarung tangan laboratorium atau sarung tangan kerja di area produksi.

Bagian body tester memuat layar LCD kotak (21 × 21 mm) yang menampilkan nilai DO dan suhu secara bersamaan. Di bawah layar terdapat tiga tombol utama yang jelas diberi label untuk fungsi pengukuran (Meas), kalibrasi (Cal), dan konfirmasi/Enter. Desain minimalis ini mengurangi kebingungan operator baru dan mempermudah pelatihan.

Elektroda DO100 terhubung ke body melalui kabel yang cukup panjang untuk menjangkau bejana dan tangki kecil-menengah. Membrane cap di ujung elektroda menggunakan desain ulir (screw cap) sehingga mudah dibuka-tutup ketika mengisi ulang larutan elektrolit atau mengganti membran.

Untuk catu daya, DOscan10 menggunakan baterai isi ulang 3,7 V dengan estimasi waktu pakai sekitar 200 jam penggunaan kontinu. Pengisian dilakukan melalui konektor di ruang baterai menggunakan kabel USB dan adaptor yang disertakan. Hal ini memudahkan integrasi dengan stasiun pengisian bersama perangkat lain di lab atau ruang QA. Fitur auto-off setelah 8 menit tanpa aktivitas membantu menghemat baterai di lapangan.

Dari sisi ketahanan lingkungan, DOscan10 memiliki rating IP54, yang berarti terlindung dari debu dalam jumlah terbatas dan percikan air dari segala arah. Ini cukup untuk penggunaan di area produksi yang basah selama alat tidak dicelupkan seluruhnya atau terkena semprotan tekanan tinggi.

Kisaran suhu operasi 0 hingga 50 °C dengan kelembapan relatif <80% (non-kondensasi) menunjukkan bahwa alat ini nyaman digunakan baik di ruang QA ber-AC maupun di dekat tangki fermentasi hangat. Untuk pabrik yang mengoperasikan beberapa shift, carrying case yang kokoh memudahkan pengalihan alat antar-shift tanpa risiko kerusakan saat dibawa.

Antarmuka dan Pengalaman Pengguna: Sesederhana Mengambil Bacaan

Antarmuka DOscan10 dirancang agar operator tidak perlu “berkelahi” dengan menu yang rumit. Layar LCD menampilkan dua baris: baris atas untuk nilai DO (mg/L, ppm, atau %), baris bawah untuk suhu atau ikon status (MEAS, CAL, SETUP, ATC). Walaupun ukuran layar 21 × 21 mm tergolong kompak, angka ditampilkan cukup besar sehingga masih terbaca jelas di lingkungan produksi.

Tiga tombol utama berfungsi sebagai berikut:

  • Tombol Meas: menyalakan/mematikan tester dan mengunci/ membuka kunci pembacaan saat fungsi Auto-Hold aktif.

  • Tombol Cal: memulai kalibrasi, berpindah antar pilihan di menu, dan masuk ke menu setup ketika ditekan lama.

  • Tombol Enter: mengonfirmasi pengaturan atau menyimpan hasil kalibrasi, serta melanjutkan ke menu berikutnya.

Menu setup berisi delapan item: koefisien salinitas, tekanan barometrik, jumlah titik kalibrasi, unit pengukuran (mg/L, ppm, %), unit suhu (°C/°F), kalibrasi suhu, Auto-Hold, Auto-Off, dan factory reset. Navigasinya linear: pengguna menekan Cal untuk memilih opsi, lalu Enter untuk menyimpan dan maju ke item berikutnya. Bagi operator QA/QC, alur ini mudah dijelaskan dalam standar prosedur kerja.

Fitur Auto-Hold (auto-read) dapat diaktifkan di menu. Ketika diaktifkan, DOscan10 akan otomatis mendeteksi ketika pembacaan sudah stabil dan mengunci nilai, menampilkan ikon HOLD di layar. Ini sangat berguna saat operator harus mengambil sampel DO di beberapa titik sekaligus sambil mencatat nilai di lembar kontrol. Auto-Off mencegah baterai terkuras ketika alat lupa dimatikan setelah pengukuran.

Secara keseluruhan, pengalaman pengguna DOscan10 dirancang agar:

  • Operator baru bisa paham fungsi dasar hanya dengan briefing singkat.

  • QA/QC engineer tetap punya kontrol terhadap pengaturan teknis.

  • Proses kalibrasi dan pengukuran tidak mengganggu ritme kerja di lini produksi.

Fitur Kunci yang Mengoptimalkan Rutinitas Pengukuran DO

Jika dirangkum, berikut fitur-fitur DOscan10 yang paling relevan untuk industri makanan & minuman:

  • Elektroda DO polarografik ekonomis
    Menggunakan elektroda polarografik dengan membrane cap yang bisa diganti, sehingga biaya pemeliharaan dan downtime berkurang.

  • Kalibrasi 1–2 titik
    Mendukung kalibrasi 1 atau 2 titik menggunakan air jenuh udara dan larutan nol oksigen. Hal ini memberi fleksibilitas antara kecepatan dan akurasi pengukuran.

  • Pilihan mode DO dan % saturasi
    Pengguna dapat mengukur baik konsentrasi (mg/L atau ppm) maupun % saturasi, memungkinkan interpretasi yang mudah pada berbagai tahapan proses, dari air proses hingga fermentasi.

  • Kompensasi suhu otomatis (ATC)
    Kompensasi otomatis dalam rentang 0–40 °C membantu menjaga akurasi ketika suhu sampel berbeda antar-titik pengambilan.

  • Koreksi salinitas dan tekanan barometrik
    Salinity correction 0–35 g/L dan barometric pressure correction 450–850 mmHg membantu meminimalkan bias pengukuran akibat variasi lingkungan atau lokasi geografis pabrik.

  • Fungsi Auto-read (Auto-Hold)
    Secara otomatis mengenali titik stabil dan mengunci pembacaan; mengurangi kesalahan pencatatan dan membuat proses sampling lebih efisien.

  • Auto-power off
    Alat akan mati otomatis setelah 8 menit tanpa penekanan tombol, menghemat baterai dalam operasi harian.

  • Fungsi reset ke pengaturan pabrik
    Factory reset memudahkan pemulihan ketika terjadi kesalahan pengaturan atau setelah alat digunakan di banyak departemen.

Dalam praktiknya, fitur-fitur ini membantu tim QA/QC:

  • Mengurangi waktu yang dihabiskan untuk kalibrasi dan penyesuaian.

  • Menjaga konsistensi data antar-operator dan antar-shift.

  • Mempermudah audit internal maupun eksternal, karena prosedur pengukuran menjadi lebih terstandar.

Kontrol Eksternal dan Integrasi Sistem: Fokus pada Pencatatan Lapangan yang Sederhana

Berbeda dengan bench-top meter yang dilengkapi antarmuka USB data atau RS-232, DOscan10 adalah pocket tester yang mengutamakan portabilitas. Kabel USB yang disertakan berfungsi untuk pengisian baterai, bukan untuk transfer data hasil pengukuran ke PC.

Artinya, workflow integrasi data di industri makanan & minuman biasanya dilakukan dengan cara:

  • Pencatatan manual hasil yang ditampilkan di layar (dibantu fitur Auto-Hold untuk mengunci angka).

  • Dokumentasi foto display dengan smartphone saat diperlukan bukti visual.

  • Input data secara berkala ke spreadsheet QA/QC atau LIMS internal.

Pendekatan ini mungkin tidak se-“otomatis” sistem inline yang terintegrasi penuh, namun cukup efisien untuk:

  • QA harian di tangki fermentasi skala kecil–menengah.

  • Verifikasi titik kritis (CCP) di jalur pengolahan air dan CIP.

  • Teaching lab atau pilot plant yang belum memerlukan integrasi digital penuh.

Jika di kemudian hari pabrik memerlukan sistem SCADA atau LIMS terintegrasi real-time, DOscan10 tetap berguna sebagai alat verifikasi lapangan (spot check) untuk menguji sensor inline atau membandingkan hasil analizer proses.

Spesifikasi Teknis DOscan10

Parameter Nilai DOscan10 Penjelasan Singkat
Model DOscan10 Pocket DO tester
Rentang DO 0,0 – 20,0 mg/L Cocok untuk air proses dan fermentasi
Resolusi DO 0,1 mg/L Cukup detail untuk QA/QC
Akurasi DO ±0,5 mg/L Akurasi lapangan yang baik
Rentang % saturasi 0,0 – 200,0 % Bisa mengukur di atas jenuh (super-saturation)
Resolusi % saturasi 0,1 % Untuk kontrol yang lebih presisi
Akurasi % saturasi ±2,0 % Memadai untuk pemantauan proses
Titik kalibrasi DO 1 atau 2 titik Fleksibilitas kalibrasi
Kompensasi suhu 0 – 40 °C, otomatis ATC bawaan
Koreksi tekanan barometrik 450 – 850 mmHg, manual Disesuaikan dengan ketinggian lokasi
Koreksi salinitas 0 – 35 g/L, manual Untuk air dengan kandungan garam/mineral
Suhu operasi 0 – 50 °C Cocok untuk ruang QA & area proses
Suhu penyimpanan 0 – 60 °C Aman saat disimpan
Kelembapan relatif <80% (non-kondensasi) Hindari kondensasi berlebihan
Rating IP IP54 Tahan debu ringan & percikan
Layar Dual-line LCD, 21 × 21 mm Menampilkan DO dan suhu
Catu daya Baterai isi ulang 3,7 V Dapat di-charge via USB
Lama pakai baterai ± 200 jam penggunaan kontinu Minim frekuensi isi ulang
Auto-off 8 menit setelah tombol terakhir ditekan Hemat energi
Dimensi 175 (L) × 40 (Ø) mm Genggam, mudah dibawa
Berat 120 g Ringan untuk penggunaan lapangan

Bagi pengguna pemula, angka-angka di atas bisa dibayangkan seperti ini: rentang 0–20 mg/L meng-cover hampir semua kebutuhan pengukuran DO di industri makanan & minuman, karena air jenuh oksigen pada suhu ruang biasanya berada di sekitar 8–9 mg/L. Akurasi ±0,5 mg/L berarti bila nilai sebenarnya 8,0 mg/L, hasil bacaan akan berada di sekitar 7,5–8,5 mg/L—cukup baik untuk pengambilan keputusan proses seperti kapan menghentikan aerasi, atau kapan menutup tangki fermentasi.

Panduan Memilih Komponen Tambahan dan Aksesori

DOscan10 didukung beberapa aksesori opsional resmi dari pabrikan:

Kode Aksesori Deskripsi Kapan Digunakan
DO100 Elektroda DO, rentang 0–20 mg/L Pengganti elektroda utama setelah usia pakai panjang atau kerusakan
DO-MEM Membrane cap, 2 pcs/set Saat membran kotor, sobek, atau respon sensor melambat
DO-ZO Larutan nol oksigen, 100 mL Untuk kalibrasi dua titik (0% dan 100% saturasi)
DO-ES Electrolyte solution, 30 mL Pengisian ulang elektrolit dalam membrane cap

Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan saat memilih dan menggunakan komponen ini di lingkungan F&B:

  • Frekuensi pengukuran
    Semakin sering alat digunakan, semakin cepat elektrolit dan membran mencapai akhir masa pakainya. Jadwalkan pergantian rutin (misalnya setiap beberapa minggu atau bulan) berdasarkan pengalaman penggunaan.

  • Kebersihan sampel
    Sampel yang mengandung banyak padatan tersuspensi, lemak, atau sisa gula dapat lebih cepat mengotori membran. Untuk aplikasi seperti fermentasi susu atau minuman manis, perhatikan prosedur pembilasan dan pembersihan elektroda.

  • Kebutuhan akurasi
    Jika proses fermentasi sangat sensitif terhadap DO rendah (misalnya fermentasi tertentu di bawah 2 mg/L), gunakan kalibrasi dua titik dengan DO-ZO untuk memastikan linearitas di rentang rendah.

  • Kondisi lingkungan
    Di lokasi dengan variasi tekanan atmosfer signifikan (misalnya pabrik di daerah pegunungan), pastikan setting barometric pressure di menu sudah disesuaikan dengan tabel ketinggian yang disediakan pabrikan.

Studi Kasus Penerapan DOscan10 di Industri Minuman

Studi Kasus 1: Pabrik Minuman Fermentasi Mengurangi Variasi Rasa Antar-Batch

Sebuah pabrik minuman fermentasi probiotik skala menengah menghadapi masalah variasi rasa antar-batch. Beberapa batch terasa lebih asam dan agak “flat”, sementara yang lain lebih segar dengan aroma yang lebih hidup. Analisis internal menunjukkan bahwa titik-titik pengendalian utama seperti suhu fermentasi dan waktu inkubasi sudah sesuai SOP. Namun, DO pada media awal dan fase awal fermentasi hampir tidak pernah diukur karena harus mengirim sampel ke laboratorium pusat.

Pabrik kemudian mengadopsi DOscan10 sebagai alat monitoring DO lapangan. Tim QA/QC membuat SOP baru:

  • Mengukur DO air proses sebelum media disiapkan.

  • Mengukur DO media tepat sebelum inokulasi starter.

  • Mengukur DO pada jam-jam awal fermentasi untuk memastikan profil aerasi sesuai.

Dalam beberapa minggu, mereka menemukan pola: batch yang menghasilkan rasa “flat” ternyata memiliki DO awal terlalu tinggi, karena aerasi berlebihan pada tahapan mixing. Dengan data ini, tim proses menyesuaikan durasi aerasi dan mengoptimalkan waktu penutupan tangki. Setelah penyesuaian, variasi rasa antar-batch menurun signifikan, dan keluhan konsumen terkait rasa menjadi jauh berkurang.

Walaupun angka “20%” pengurangan downtime tidak disebut eksplisit dalam SOP, pabrik melaporkan berkurangnya batch yang harus di-rework atau dibuang karena mutu rasa, yang pada akhirnya menghemat biaya produksi dan meningkatkan kepercayaan pelanggan.

Studi Kasus 2: QA Air Proses di Pabrik Minuman Ringan

Sebuah pabrik minuman ringan menggunakan air proses yang melewati tahapan filtrasi dan dechlorination. DO air proses terlalu rendah dapat meningkatkan risiko korosi pipa di beberapa segmen, sementara DO terlalu tinggi dapat memicu pertumbuhan mikroorganisme di jalur distribusi internal.

Sebelum menggunakan DOscan10, pengukuran DO hanya dilakukan sesekali dengan bench-top meter di laboratorium. Setelah mengadopsi DOscan10, tim utilitas membuat titik monitoring tetap:

  • Outlet unit dechlorination.

  • Outlet tangki penyangga air proses.

  • Titik sebelum pencampuran sirup.

Pengukuran dilakukan oleh operator utilitas setiap shift menggunakan DOscan10, dengan Auto-Hold untuk mempermudah pencatatan di form harian. Data yang terkumpul menunjukkan bahwa salah satu tangki penyangga memiliki profil DO yang tidak stabil akibat masalah aerasi dan agitasi. Setelah perbaikan, variasi DO di titik-titik tersebut jauh mengecil, dan tim maintenance mencatat penurunan insiden korosi di segmen pipa tertentu.

Panduan Langkah demi Langkah Menggunakan DOscan10 di Proses Fermentasi Minuman

Berikut contoh alur penggunaan DOscan10 untuk mengukur DO pada media fermentasi di pabrik minuman:

  1. Persiapan awal

    • Pastikan baterai DOscan10 sudah terisi (indikator baterai tidak berkedip).

    • Pastikan membrane cap terisi elektrolit dan tidak ada gelembung udara yang terjebak.

    • Bilas elektroda dengan air suling, lalu dengan sedikit sampel agar kondisinya mendekati kondisi media.

  2. Pengaturan parameter

    • Nyalakan alat dengan menekan tombol Meas beberapa detik.

    • Atur salinity coefficient jika air proses memiliki kandungan mineral signifikan.

    • Atur barometric pressure sesuai ketinggian lokasi pabrik menggunakan tabel hubungan ketinggian–tekanan yang disediakan pabrikan.

    • Pilih unit mg/L atau ppm sesuai format laporan QA/QC.

  3. Kalibrasi

    • Lakukan kalibrasi 1 titik di udara jenuh (100% saturasi) secara berkala, misalnya sekali per hari, atau sebelum pengukuran penting.

    • Bila diperlukan akurasi tinggi di DO rendah (misalnya <2 mg/L), lakukan kalibrasi 2 titik dengan larutan nol oksigen (DO-ZO).

  4. Pengukuran di media fermentasi

    • Ambil sampel media ke beaker bersih atau celupkan sensor langsung ke tangki jika desain tangki memungkinkan dan aman.

    • Pastikan sensor dan termistor terendam penuh dalam sampel.

    • Goyangkan probe secara perlahan atau aduk pelan sampel untuk menjaga aliran minimal 0,3 m/s, mencegah “oxygen starvation” di permukaan membran.

    • Tunggu hingga pembacaan stabil; bila Auto-Hold aktif, DOscan10 akan mengunci nilai secara otomatis.

  5. Pencatatan hasil

    • Catat nilai DO dan suhu ke form QA/QC, sertakan waktu dan titik proses.

    • Jika perlu bukti visual (misalnya untuk audit internal), ambil foto layar dengan smartphone.

  6. Setelah penggunaan

    • Bilas elektroda dengan air suling, lalu keringkan bagian luar (hindari menyentuh membran langsung).

    • Simpan alat dan elektroda di carrying case di tempat yang kering dan terlindung dari suhu ekstrem.

Dengan SOP sederhana ini, operator lini dan QA dapat memonitor DO di berbagai titik fermentasi tanpa bergantung penuh pada laboratorium pusat.

Kesimpulan dan Rekomendasi

DOscan10 Pocket Dissolved Oxygen Tester memadukan teknologi sensor polarografik yang terbukti dengan desain pocket-size yang ramah lapangan. Dalam konteks industri makanan & minuman—khususnya proses fermentasi dan kontrol air proses—alat ini menawarkan:

  • Rentang dan akurasi yang relevan untuk memantau DO di media fermentasi, air proses, dan utilitas.

  • Fitur kompensasi suhu, salinitas, dan tekanan barometrik yang membantu menjaga akurasi di berbagai kondisi.

  • Desain ergonomis, ringan, dan tahan percikan dengan rating IP54, cocok untuk lingkungan pabrik minuman.

  • Kemudahan penggunaan lewat antarmuka tiga tombol, Auto-Hold, dan auto-off.

  • Biaya pemeliharaan yang terkendali berkat membrane cap yang mudah diganti dan aksesori resmi yang tersedia.

DOscan10 sangat cocok untuk:

  • Pabrik minuman fermentasi (kombucha, kefir, yogurt drink, bir, dsb.) yang ingin menstabilkan profil rasa antar-batch.

  • Departemen QA/QC dan utilitas yang perlu memonitor DO air proses secara rutin.

  • Pilot plant dan teaching lab yang mengajarkan dasar-dasar pengukuran DO dan proses fermentasi.

Bagi fasilitas yang memerlukan integrasi data real-time ke SCADA atau LIMS, DOscan10 bisa berperan sebagai alat verifikasi lapangan yang melengkapi sensor inline. Namun, untuk kebutuhan spot check dan QA harian, kombinasi fitur dan portabilitasnya sudah lebih dari cukup untuk meningkatkan kendali proses berbasis data.

FAQ Singkat

1. Apakah DOscan10 bisa digunakan langsung di minuman fermentasi yang keruh atau kental?
Bisa, selama partikel padat tidak merusak membran dan sampel masih cukup cair untuk memungkinkan aliran di sekitar sensor. Setelah pengukuran, bilas elektroda dengan air suling untuk mencegah sisa bahan melekat di membran.

2. Seberapa sering DOscan10 perlu dikalibrasi?
Frekuensi kalibrasi bergantung intensitas penggunaan dan persyaratan QA. Untuk aplikasi pabrik minuman, praktik umum adalah kalibrasi 1 titik sekali sehari atau sebelum pengukuran kritis, dan kalibrasi 2 titik dilakukan secara berkala (misalnya mingguan) atau setelah perawatan elektroda.

3. Berapa lama membran dan elektrolit biasanya bertahan?
Tidak ada angka baku karena sangat tergantung intensitas pemakaian dan kebersihan sampel. Namun, jika respon sensor mulai lambat, bacaan tidak stabil, atau sulit dikalibrasi, itu pertanda membran perlu diganti dan elektrolit diisi ulang.

4. Apakah DOscan10 bisa mengukur DO pada suhu di atas 40 °C?
Kompensasi suhu otomatis resmi tercantum untuk rentang 0–40 °C. Penggunaan di luar rentang ini berpotensi menurunkan akurasi dan tidak direkomendasikan untuk pengukuran yang akan digunakan sebagai data QA formal.

5. Bisakah DOscan10 menyimpan data hasil pengukuran di memori internal?
Dokumen resmi tidak menyebut adanya memori data internal untuk penyimpanan hasil pengukuran; tampilan difokuskan pada pembacaan real-time. Pencatatan biasanya dilakukan secara manual atau dengan foto layar.

6. Apakah DOscan10 aman digunakan di area produksi yang sering basah?
Dengan rating IP54, DOscan10 tahan terhadap percikan air dan debu ringan, tetapi tidak dirancang untuk direndam total atau terkena semprotan tekanan tinggi. Penggunaan di area basah tetap aman selama alat tidak terjatuh ke dalam cairan dan dirawat sesuai petunjuk.

Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pemantauan oksigen terlarut dalam mendukung proses fermentasi dan produksi minuman yang konsisten. Kami berfokus melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas seperti DOscan10 Pocket Dissolved Oxygen Tester dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan kontrol proses, menjaga mutu produk, dan memenuhi standar regulasi yang berlaku. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pengujian DO pada utilitas maupun proses fermentasi, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.

Rekomendasi Water Quality Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda

Referensi

Bagikan artikel ini

Butuh Bantuan Pilih Alat?

Author picture

Tim customer service CV. Java Multi Mandiri siap melayani Anda!

Konsultasi gratis alat ukur dan uji yang sesuai kebutuhan Anda. Segera hubungi kami.