Teknisi Indonesia sedang mengukur konduktivitas sampel air di instalasi pengolahan air minum menggunakan ECscan20 Pocket Conductivity Tester portabel berwarna kuning-putih.

ECscan20: Tester Konduktivitas Portabel Untuk Pemantauan Kualitas Air Di Lapangan

Daftar Isi

Di banyak sektor—mulai dari laboratorium QA/QC, fasilitas pengolahan air minum (WTP), air limbah (WWTP), industri proses kimia, hingga budidaya perikanan—pengukuran konduktivitas bukan sekadar angka teknis. Ia menjadi indikator vital untuk memastikan proses berjalan stabil, aman, dan sesuai standar. Namun kenyataannya, pengukuran konduktivitas di lapangan sering terkendala oleh beberapa masalah praktis.

Pertama, rentang kualitas air yang sangat bervariasi membuat banyak alat kurang responsif atau tidak mampu membaca sampel dengan cepat. Di WTP misalnya, operator perlu mengukur konduktivitas air baku yang rendah, air filtrat yang stabil, hingga air olahan yang berubah akibat kondisi operasi. Sementara di industri plating/galvanis atau proses kimia, perubahan kecil pada konduktivitas bisa menandai pergeseran komposisi larutan—dan kesalahan pengukuran dapat menyebabkan pemborosan bahan kimia atau kegagalan proses.

Kedua, petugas lapangan sering menghadapi alat yang lambat stabil, menyulitkan saat sampling di area yang sibuk seperti jalur produksi atau kolam budidaya. Kondisi lingkungan yang terpapar debu, kelembapan tinggi, atau percikan air semakin memperparah kondisi alat konvensional yang tidak memiliki perlindungan lingkungan memadai.

Masalah ketiga adalah akurasi yang tidak konsisten akibat alat yang jarang dikalibrasi atau sensor yang cepat menurun. Banyak tester portabel murah menggunakan elektroda dasar yang mudah terkontaminasi, sehingga hasilnya fluktuatif dan tidak dapat dipertanggungjawabkan untuk audit QA/QC.

Keempat, sebagian besar pengguna mengeluhkan alat yang boros baterai dan tidak ergonomis. Di lapangan, alat harus bekerja cepat, mudah dibaca meski terkena cahaya terang, dan mampu mengunci hasil agar operator tidak harus mencatat secara terburu-buru.

Semua pain point ini memunculkan kebutuhan akan alat yang:

  • cepat stabil,

  • akurat di berbagai rentang air,

  • mudah dibawa dan digunakan dengan satu tangan,

  • tahan kondisi lapangan, dan

  • memiliki fitur otomatis yang mempermudah pekerjaan teknisi.

Di sinilah ECscan20 Pocket Conductivity Tester hadir sebagai solusi yang sederhana namun serius, dirancang khusus untuk pemantauan konduktivitas dan suhu di lapangan, dengan basis teknologi yang sama dengan seri ECscan lain yang sudah digunakan luas.

Peran Teknologi Konduktivitas dan Kompensasi Suhu dalam Menjaga Kualitas Air

Secara sederhana, konduktivitas listrik menggambarkan seberapa baik suatu larutan menghantarkan listrik. Semakin banyak ion terlarut (misalnya garam, mineral, atau asam–basa), semakin tinggi konduktivitasnya. Bagi praktisi WTP, WWTP, industri makanan-minuman, farmasi, hingga akuakultur, angka ini menjadi “bahasa universal” untuk menilai kebersihan, konsistensi, dan stabilitas proses.

ECscan20 bekerja dengan menggunakan sel konduktivitas dua elektroda dengan konstanta sel K = 1, seperti yang digunakan di seluruh seri ECscan. Arus listrik bertegangan kecil dilewatkan melalui larutan, kemudian alat mengukur seberapa besar arus yang bisa lewat. Dari situ dihitung nilai konduktivitas dalam µS/cm atau mS/cm. Prinsip ini relatif sederhana tetapi sangat andal, sehingga cocok untuk berbagai tipe sampel: air minum, air proses, larutan kimia encer, hingga air kolam pembesaran ikan.

Satu tantangan besar dalam pengukuran konduktivitas adalah pengaruh suhu. Air pada 15 °C dan 30 °C dengan kandungan garam sama akan menunjukkan nilai konduktivitas yang berbeda. Karena itu ECscan20 dilengkapi automatic temperature compensation (ATC) dari 0 hingga 60 °C. Artinya, alat akan mengukur suhu sampel, kemudian secara otomatis menyesuaikan perhitungan konduktivitas ke suhu referensi (umumnya 25 °C). Ini krusial untuk memastikan data antar-hari atau antar-batch tetap bisa dibandingkan.

Dibanding metode lain—misalnya pengukuran total padatan terlarut secara gravimetri atau titrasi manual—pendekatan konduktivitas menawarkan beberapa keunggulan praktis:

  • pengukuran sangat cepat (hitungan detik);

  • tidak membutuhkan banyak reagen kimia;

  • cocok untuk monitoring tren dan alarm proses;

  • mudah dibawa ke lapangan, bahkan di area yang jauh dari laboratorium.

Dalam jangka panjang, penggunaan pengukuran konduktivitas dengan ATC seperti pada ECscan20 membantu perusahaan menjaga konsistensi proses, menerapkan kontrol kualitas berbasis data, dan mengurangi ketergantungan pada pengujian laboratorium yang memakan waktu, terutama untuk parameter yang sifatnya kontrol harian atau real-time.

ECscan20 sebagai Pocket Tester Serius: Apa yang Membedakannya?

ECscan20 berada di tengah keluarga produk ECscan. Dari brosur resmi, seri ECscan20/30/40 dirancang sebagai multi-range conductivity tester dengan fitur cerdas seperti auto-read, automatic temperature compensation, dan kemampuan kalibrasi 1–3 titik. Khusus ECscan20, parameter yang diukur adalah konduktivitas dan suhu—tanpa mode TDS atau salinitas—sehingga cocok untuk pengguna yang ingin tetap fokus pada dua parameter inti tanpa kerumitan pengaturan tambahan.

Beberapa hal yang membuat ECscan20 terasa “lebih serius” dibanding banyak pocket tester generik di pasaran antara lain:

  • Rentang konduktivitas yang luas: hingga 20.00 mS/cm dengan beberapa skala (0–20.00, 200.0, 2000 µS/cm, 20.00 mS/cm), sehingga satu alat bisa dipakai dari air relatif murni hingga larutan proses yang lebih konduktif.

  • Kalibrasi 1–3 titik dengan pengenalan otomatis terhadap larutan standar 84 µS/cm, 1413 µS/cm, dan 12.88 mS/cm, memberi fleksibilitas untuk menyesuaikan titik kalibrasi sesuai rentang kerja nyata di lapangan.

  • Fitur auto-read yang akan “mengunci” pembacaan saat nilai sudah stabil, mengurangi risiko salah baca ketika operator bekerja tergesa-gesa.

  • Menu pengaturan yang memungkinkan pengguna memilih unit suhu, mengatur jumlah titik kalibrasi, serta auto-off, sehingga instrumen dapat disesuaikan dengan SOP masing-masing laboratorium atau instalasi.

Dari sisi paket penjualan, ECscan20 dikirim bersama larutan standar konduktivitas, kabel USB, adaptor daya, dan carrying case, memudahkan pengguna langsung mengintegrasikan ke rutinitas kerja tanpa perlu membeli aksesori terpisah sejak awal.

Bagi laboratorium QA/QC, teaching lab di kampus, maupun operator WTP/WWTP, kombinasi antara ukuran kecil, fungsi fokus, dan fitur cerdas ini membuat ECscan20 menjadi alat kerja yang cukup fleksibel: cukup ringan untuk dibawa berkeliling instalasi, tetapi cukup akurat dan terkontrol untuk dipakai sebagai bagian dari dokumentasi kualitas rutin.

Desain dan Ergonomi: Dirancang untuk Satu Tangan

Secara visual, ECscan20 mempertahankan bentuk khas seri ECscan: bodi silinder memanjang dengan layar LCD di bagian atas dan sensor konduktivitas di ujung bawah. Dimensinya sekitar 185 mm panjang dan diameter 40 mm, dengan bobot ±120 g. Ukuran ini membuatnya mudah digenggam dengan satu tangan, mirip marker besar atau test pen, sehingga operator dapat mengoperasikan tombol dengan ibu jari sambil tetap memegang beaker atau botol sampel.

Layar LCD yang digunakan adalah dual-line display berukuran 21 × 21 mm, sehingga pada satu waktu pengguna bisa melihat nilai konduktivitas dan suhu secara bersamaan, ataupun nilai dan status lain (ikon stability, indikator auto-read, dan sebagainya). Untuk penggunaan di lapangan, tampilan yang jelas mengurangi kesalahan baca akibat sudut pandang miring atau pencahayaan yang kurang ideal.

Sumber daya ECscan20 berasal dari baterai isi ulang 3,7 V (rechargeable) dengan ketahanan sekitar 200 jam pemakaian kontinu. Ini berarti, meski alat dipakai intensif setiap hari, pengisian baterai tidak harus terlalu sering. Mode auto-off setelah 8 menit tanpa aktivitas membantu menghemat baterai ketika operator lupa mematikan alat.

Material bodi dirancang untuk penggunaan lapangan: plastik keras yang ringan namun cukup kokoh untuk menghadapi pemakaian rutin di area produksi atau outdoor. Sensor konduktivitas berada dalam modul ujung yang dapat dilepas, memudahkan penggantian jika performa menurun, tanpa harus mengganti seluruh unit.

Dari sisi lingkungan operasi, seri ECscan dirancang bekerja pada suhu 0–50 °C dengan kelembapan relatif hingga 80% (non-condensing) untuk model lain di seri ini, sehingga secara praktis ECscan20 cocok untuk mayoritas kondisi ruangan, area utilitas, ataupun area proses yang tidak ekstrem panas. Dokumen yang tersedia tidak menyebutkan IP rating spesifik untuk ECscan20, sehingga pengguna perlu tetap berhati-hati terhadap percikan air berlebih atau perendaman penuh.

Bagi teknisi lapangan, kombinasi bentuk, berat, dan letak tombol di bagian depan menjadikan ECscan20 cukup natural dioperasikan sambil bergerak, misalnya saat melakukan rute inspeksi di WTP atau saat berjalan di sepanjang raceway budidaya ikan.

Antarmuka dan Pengalaman Pengguna

Antarmuka ECscan20 dibuat sederhana agar tidak membingungkan pengguna yang hanya sesekali melakukan pengukuran. Dual-line LCD menampilkan nilai utama (konduktivitas) di baris besar, sementara baris kedua digunakan untuk menampilkan suhu, status stabilitas, maupun ikon lain bergantung mode operasi.

Tata letak tombol umumnya terdiri dari:

  • tombol utama pengukuran (Meas) untuk memulai pembacaan;

  • tombol kalibrasi (Cal) untuk masuk ke mode kalibrasi;

  • tombol naik/turun atau fungsi tambahan untuk pengaturan menu, pengubahan unit suhu, dan memilih jumlah titik kalibrasi.

Struktur menu pengaturan (setup menu) pada ECscan20 memungkinkan operator menyesuaikan beberapa parameter penting: jumlah titik kalibrasi (1–3 titik), faktor TDS (untuk model lain di seri, walaupun tidak digunakan pada ECscan20), unit suhu (°C/°F), dan pengaturan auto-power off.

Salah satu fitur kualitas hidup yang menonjol adalah Auto-read function. Dalam mode ini, alat akan memantau perubahan pembacaan dan otomatis “mengunci” nilai ketika perubahan sudah sangat kecil (stabil). Ikon endpoint atau hold akan muncul di layar, sehingga operator tahu bahwa nilai sudah siap dicatat. Ini sangat membantu ketika pengukuran dilakukan di lokasi yang kurang nyaman untuk berdiri lama, misalnya di area lantai produksi yang ramai atau di selokan outlet WWTP.

Selain itu, fungsi auto-power off setelah sekitar 8 menit tanpa aktivitas mengurangi kekhawatiran baterai habis tiba-tiba. Operator yang sering berpindah titik sampling tidak perlu selalu memikirkan apakah alat sudah dimatikan atau belum.

Walau dokumentasi yang tersedia tidak menyebutkan dukungan multi-bahasa khusus di tampilan menu, ikon-ikon yang digunakan cukup intuitif sehingga pengguna yang terbiasa dengan instrumen laboratorium modern dapat beradaptasi dengan cepat. Untuk teaching lab di kampus, antarmuka ini relatif mudah diajarkan kepada mahasiswa baru karena logika menunya linear dan tidak terlalu dalam.

Fitur Kerja Pintar yang Mempercepat Rutinitas Pengukuran

ECscan20 membawa serangkaian fitur yang—kalau dilihat satu per satu—mungkin terasa sederhana, tetapi ketika digabungkan memberi efisiensi signifikan dalam rutinitas kerja harian. Dari brosur resmi, fitur utama seri ECscan20/30/40 meliputi:

  • rentang konduktivitas multi-skala;

  • kalibrasi 1–3 titik dengan pengenalan otomatis standar;

  • automatic temperature compensation;

  • auto-read endpoint;

  • menu pengaturan (setup menu);

  • fungsi reset ke pengaturan pabrik.

Dalam konteks QA/QC atau pemantauan proses, masing-masing fitur ini memberikan manfaat konkret:

  1. Multi-range conductivity
    Dengan rentang 0–20.00, 200.0, 2000 µS/cm hingga 20.00 mS/cm, satu alat bisa digunakan untuk berbagai titik sampling: air baku, air proses, air limbah, dan bahkan larutan kimia yang lebih pekat. Ini mengurangi kebutuhan memiliki beberapa tester berbeda untuk rentang rendah dan tinggi.

  2. Kalibrasi fleksibel 1–3 titik
    Fitur ini penting bagi laboratorium yang menginginkan ketelitian baik di rentang rendah maupun tinggi. Misalnya, WTP yang fokus di 0–1000 µS/cm bisa memilih kalibrasi dua titik di 84 µS/cm dan 1413 µS/cm, sementara industri plating yang bermain di mS/cm memilih 1413 µS/cm dan 12.88 mS/cm.

  3. Automatic temperature compensation
    Dengan ATC hingga 60 °C dan koefisien suhu sekitar 2%/°C, seri ECscan mengoreksi pengaruh suhu terhadap pembacaan secara otomatis, sehingga teknisi tidak perlu melakukan perhitungan manual.

  4. Auto-read endpoint
    Fungsi ini mengurangi subjektivitas “kapan nilai dianggap stabil”. Bagi auditor, hal ini berarti data lebih konsisten antar-operator karena alat sendiri yang menentukan titik stabil.

  5. Setup menu dan reset
    Pengaturan seperti unit suhu, auto-off, dan jumlah titik kalibrasi dapat disesuaikan dengan SOP masing-masing. Bila suatu saat pengaturan berubah-ubah oleh banyak pengguna, fungsi reset akan mengembalikan semuanya ke default pabrik, mengurangi potensi kesalahan akibat setting yang tidak sengaja diubah.

Di banyak perusahaan, fitur-fitur ini berkontribusi pada:

  • pengurangan waktu sampling per titik,

  • konsistensi data untuk audit internal dan eksternal,

  • penurunan risiko salah baca akibat operator terburu-buru,

  • kemudahan pelatihan staf baru yang belum terbiasa dengan alat ukur.

Kontrol Eksternal dan Integrasi Sistem

Pada paket penjualan ECscan20/30/40, produsen mencantumkan keberadaan kabel USB dan adaptor daya dalam kit bersama tester dan larutan standar. Dari informasi ini, USB jelas dipakai minimal untuk pengisian baterai isi ulang 3,7 V. Namun, dokumentasi yang tersedia tidak menjelaskan secara rinci apakah USB tersebut juga digunakan untuk transfer data digital ke PC atau hanya sebagai jalur pengisian daya.

Karena tidak ada keterangan eksplisit mengenai format ekspor data (misalnya CSV, Excel, atau integrasi LIMS), sangat aman untuk menganggap bahwa ECscan20 tidak dirancang sebagai data logger penuh seperti beberapa meter bench-top. Dengan demikian, integrasi ke sistem manajemen data kualitas masih mengandalkan:

  • pencatatan manual hasil pada lembar kerja (paper form), atau

  • input langsung ke spreadsheet/SCADA oleh operator setelah pengukuran.

Untuk workflow QA/QC modern, pendekatan ini tetap dapat bekerja baik bila SOP pencatatan dibuat jelas: misalnya, setiap titik sampling diberi kode, waktu dan operator dicatat, serta nilai konduktivitas dan suhu dimasukkan secara konsisten. Kelebihan ECscan20 adalah akurasi dan stabilitas pembacaannya, sehingga meski proses pencatatan masih manual, kualitas datanya tetap dapat dipertanggungjawabkan.

Bagi organisasi yang sudah memiliki sistem LIMS atau SCADA terintegrasi, ECscan20 dapat difungsikan sebagai alat verifikasi lapangan (spot-check) yang melengkapi sensor on-line. Data dari ECscan20 dapat digunakan untuk:

  • memverifikasi sensor konduktivitas inline di pipa proses;

  • melakukan cross-check terhadap hasil laboratorium;

  • mendukung investigasi bila ada anomali pembacaan pada sistem monitoring otomatis.

Dengan kata lain, meski tidak memiliki fitur transfer data digital yang eksplisit, ECscan20 tetap punya peran kuat sebagai “alat referensi lapangan” dalam ekosistem instrumentasi yang lebih besar.

Spesifikasi ECscan20

Parameter ECscan20 Pocket Conductivity Tester
Parameter ukur Konduktivitas, suhu
Rentang konduktivitas 0–20.00, 200.0, 2000 µS/cm; 20.00 mS/cm
Resolusi konduktivitas 0.01, 0.1, 1 (tergantung rentang)
Akurasi konduktivitas ±1% F.S.
Titik kalibrasi konduktivitas 1–3 titik
Larutan standar konduktivitas 84 µS/cm, 1413 µS/cm, 12.88 mS/cm
Rentang TDS Tidak tersedia pada ECscan20 (ada pada ECscan30/40)
Rentang salinitas Tidak tersedia pada ECscan20 (ada pada ECscan40)
Rentang suhu 0–60 °C / 32–140 °F
Resolusi suhu 0.1 °C / 0.1 °F
Akurasi suhu ±1 °C / ±1.8 °F
Kompensasi suhu Otomatis 0–60 °C
Koefisien suhu 2%/°C
Suhu referensi 25 °C
Konstanta sel K = 1
Fungsi hold/auto-read Manual atau auto-lock endpoint
Auto-off Sekitar 8 menit tanpa penekanan tombol
Suhu operasi 0–50 °C
Layar Dual-line LCD, 21 × 21 mm
Catu daya Baterai isi ulang 3,7 V (rechargeable)
Waktu pakai baterai ±200 jam penggunaan kontinu
Dimensi 185 (L) × 40 (Ø) mm
Berat ±120 g

Bagi pengguna pemula, angka-angka di atas bisa dibayangkan seperti ini: rentang 0–20 mS/cm membuat satu alat cukup untuk mengukur dari air minum (biasanya ratusan µS/cm) hingga larutan proses yang jauh lebih pekat. Akurasi ±1% F.S. artinya, untuk skala 2000 µS/cm, ketidakpastian maksimum sekitar 20 µS/cm—cukup untuk keperluan kontrol proses dan pemantauan rutin. Resolusi 0.01 atau 0.1 µS/cm pada rentang rendah membuat perubahan kecil masih dapat terlihat, berguna untuk memantau degradasi kualitas air secara bertahap.

Panduan Memilih Komponen Tambahan dan Aplikasi Rentang Konduktivitas

Seri ECscan menyediakan elektroda konduktivitas pengganti (replaceable conductivity electrodes) dan larutan standar yang kompatibel. Untuk ECscan20, elektroda yang digunakan adalah jenis 2-pole conductivity cell dengan konstanta sel K = 1.

Tabel berikut memberi gambaran rentang konduktivitas dan contoh aplikasi praktis:

Rentang konduktivitas (25 °C) Contoh aplikasi utama
< 50 µS/cm Air demineralisasi, air umpan boiler berkemurnian tinggi
50–500 µS/cm Air minum, air proses F&B, air akuakultur intensif
500–2000 µS/cm Air limbah terolah, air proses industri kimia ringan
2–10 mS/cm Larutan garam proses, plating ringan, nutrisi hidroponik
10–20 mS/cm Larutan proses kimia lebih pekat, beberapa bath galvanis

Aksesori standar yang relevan antara lain:

  • Elektroda konduktivitas 2-pole K=1 untuk ECscan20.

  • Larutan standar 84 µS/cm, 1413 µS/cm, dan 12.88 mS/cm untuk kalibrasi.

  • Carrying case untuk memudahkan transport antar lokasi.

Faktor yang memengaruhi hasil pengukuran yang perlu diperhatikan:

  • suhu sampel (manfaatkan fitur ATC dan usahakan kalibrasi di suhu mendekati kondisi pengukuran);

  • kebersihan elektroda (hindari kerak atau biofilm menempel di permukaan sensor);

  • adanya gelembung udara di sekitar sensor ketika dicelupkan;

  • homogenitas sampel: aduk perlahan sebelum mengukur;

  • penggunaan larutan standar yang masih segar dan belum terkontaminasi.

Dengan memperhatikan faktor-faktor ini, pengguna dapat memaksimalkan akurasi ECscan20 sekaligus memperpanjang usia elektroda.

Penerapan Nyata ECscan20 di Industri

Studi Kasus 1 – Pengolahan Air Minum (WTP)

Bayangkan sebuah instalasi pengolahan air minum skala kota yang mengambil air baku dari sungai. Musim hujan sering menyebabkan fluktuasi kualitas air baku: debit meningkat, kandungan padatan terlarut dan ion berubah. Sebelumnya, teknisi WTP mengandalkan pengukuran laboratorium dengan interval tertentu. Akibatnya, ketika terjadi lonjakan konduktivitas, operator kadang terlambat menyesuaikan dosis koagulan dan proses filtrasi.

Dengan penggunaan beberapa unit ECscan20, teknisi kini dapat melakukan pengukuran cepat di beberapa titik: air baku, outlet koagulasi–flokulasi, filtrat sand filter, dan air produk akhir. Begitu sampel diambil, alat dicelupkan, auto-read menangkap nilai stabil, dan data dicatat di form harian. Pola harian konduktivitas pun menjadi lebih jelas—misalnya kecenderungan naik pada jam tertentu terkait aktivitas industri di hulu sungai.

Hasilnya, operator lebih cepat mengambil keputusan penyesuaian dosis bahan kimia, dan insiden air produk yang keluar dari spesifikasi (misalnya TDS lebih tinggi dari target) berkurang. Dari sisi efisiensi, waktu tunggu hasil pengujian juga dipangkas karena teknisi tidak perlu bolak-balik ke lab untuk pengukuran sederhana.

Studi Kasus 2 – Akuakultur Ikan Air Tawar

Di sebuah usaha budidaya ikan nila intensif, pemilik kolam mengeluhkan pertumbuhan ikan yang tidak merata dan beberapa kali mengalami kematian massal setelah hujan deras. Biasanya, petani hanya mengukur pH dan suhu dengan alat sederhana, tanpa memperhatikan konduktivitas.

Setelah menggunakan ECscan20, petani mulai memantau konduktivitas kolam di pagi dan sore hari. Ia menemukan bahwa setelah hujan lebat, konduktivitas turun tajam—menandakan pengenceran mineral dan kemungkinan masuknya air permukaan yang membawa polutan. Data ini mendorongnya untuk mengatur ulang manajemen pergantian air dan penambahan mineral/nutrisi, serta membuat saluran drainase yang lebih baik.

Dalam beberapa siklus tebar berikutnya, tingkat kelangsungan hidup (survival rate) ikan meningkat, dan kejadian stres setelah hujan berkurang. ECscan20 berperan sebagai “alarm sederhana” yang memberi sinyal bahwa kualitas air bergeser sebelum dampaknya terlihat pada ikan.

Panduan Cara Menggunakan ECscan20 Langkah demi Langkah di WTP

Berikut contoh alur penggunaan ECscan20 untuk pemantauan cepat di instalasi pengolahan air minum:

  1. Persiapan awal

    • Pastikan baterai terisi (indikator baterai pada layar tidak menunjukkan lemah).

    • Siapkan beaker bersih dan air suling untuk pembilasan.

    • Siapkan larutan standar bila diperlukan kalibrasi (misalnya 1413 µS/cm).

  2. Kalibrasi (sebelum shift atau sebelum rangkaian pengukuran penting)

    • Nyalakan alat dan masuk ke mode kalibrasi.

    • Pilih jumlah titik kalibrasi (misal 2 titik: 84 µS/cm dan 1413 µS/cm).

    • Celupkan sensor ke larutan standar pertama, tunggu stabil, lalu konfirmasi.

    • Bilas dengan air suling, lanjutkan ke larutan kalibrasi kedua, dan ulangi langkah yang sama.

    • Setelah selesai, kembali ke mode pengukuran.

  3. Pengambilan sampel di titik air baku

    • Ambil sampel air sungai di beaker.

    • Bilas sensor dengan sedikit sampel, buang, lalu celupkan kembali untuk pengukuran.

    • Aduk perlahan beaker sambil menunggu indikator auto-read mengunci nilai.

    • Catat nilai konduktivitas dan suhu di lembar kontrol.

  4. Pengukuran di titik proses (misalnya outlet filter)

    • Ulangi langkah yang sama dengan sampel dari titik lain: outlet koagulasi, filtrat, air produk.

    • Gunakan kode titik sampling yang konsisten (misal: R1 – raw water, F1 – filtrat, P1 – produk).

  5. Setelah selesai rute

    • Bilas sensor dengan air suling.

    • Keringkan ringan bagian luar dengan tisu non-lint.

    • Matikan alat, atau biarkan auto-off bekerja setelah beberapa menit.

  6. Pencatatan dan analisis sederhana

    • Masukkan data ke spreadsheet atau sistem yang digunakan.

    • Bandingkan tren harian/pekanan: apakah konduktivitas air baku meningkat, dan seberapa jauh efeknya pada air produk.

    • Gunakan informasi ini untuk evaluasi dosis bahan kimia dan pengaturan operasi.

Langkah-langkah serupa dapat dengan mudah diadaptasi untuk WWTP, akuakultur, atau industri proses—intinya adalah konsistensi pada cara pengambilan sampel, kalibrasi rutin, dan pencatatan yang rapi.

Kesimpulan dan Rekomendasi

ECscan20 Pocket Conductivity Tester menempati posisi menarik di antara meter portabel: ukurannya kecil, fungsi fokus pada konduktivitas dan suhu, tetapi fitur kerjanya sudah mendekati meter laboratorium. Dengan rentang pengukuran yang luas, kalibrasi 1–3 titik, automatic temperature compensation, auto-read endpoint, dan baterai isi ulang yang tahan lama, alat ini sangat cocok sebagai “workhorse” pemantauan kualitas air di lapangan.

Bagi WTP/WWTP, ECscan20 layak dijadikan standar untuk inspeksi harian dan verifikasi sensor inline. Di industri makanan-minuman, farmasi, dan kosmetik, ia berfungsi sebagai alat cepat untuk memastikan air proses dan air bilasan tetap dalam rentang konduktivitas yang dipersyaratkan. Di akuakultur dan pertanian/hidroponik, ECscan20 membantu petani membaca “kesehatan” air dan nutrisi larutan secara sederhana namun andal.

Jika organisasi membutuhkan pengukuran tambahan seperti TDS dan salinitas dalam satu alat, model ECscan30 atau ECscan40 bisa dipertimbangkan karena menambahkan parameter tersebut di atas basis fitur yang sama. Namun untuk banyak aplikasi yang hanya membutuhkan konduktivitas dan suhu—dengan fokus pada kejelasan dan kesederhanaan operasi—ECscan20 sudah lebih dari cukup.

FAQ Singkat

1. Apakah ECscan20 bisa mengukur TDS dan salinitas?
Tidak. Berdasarkan spesifikasi pabrikan, ECscan20 hanya mengukur konduktivitas dan suhu. Untuk TDS, gunakan ECscan30; untuk TDS dan salinitas sekaligus, gunakan ECscan40.

2. Seberapa sering ECscan20 perlu dikalibrasi?
Frekuensi kalibrasi tergantung intensitas penggunaan dan tuntutan akurasi. Untuk QA/QC harian di WTP atau industri, kalibrasi 1–2 kali per minggu atau setiap kali mengganti elektroda adalah praktik yang umum. Jika digunakan sebagai alat referensi audit, kalibrasi harian dengan setidaknya satu larutan standar dapat dipertimbangkan.

3. Apakah elektroda ECscan20 bisa diganti sendiri?
Ya. Seri ECscan menggunakan elektroda konduktivitas yang dapat diganti, sehingga ketika sensor mulai menurun performanya, pengguna cukup mengganti modul elektroda, bukan seluruh alat.

4. Apakah ECscan20 tahan dicelupkan seluruhnya ke dalam air?
Dokumen yang tersedia tidak menyebutkan IP rating untuk ECscan20. Karena itu, alat sebaiknya hanya dicelupkan hingga batas sensor, bukan seluruh bodi, dan dihindarkan dari perendaman penuh.

5. Bagaimana cara menghemat baterai ECscan20?
Manfaatkan fitur auto-off bawaan (sekitar 8 menit tanpa aktivitas) dan biasakan mematikan alat setelah digunakan. Pengisian dengan adaptor bawaan via USB sebaiknya dilakukan sebelum indikator baterai menunjukkan lemah agar masa pakai baterai isi ulang tetap panjang.

Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pemantauan konduktivitas dalam mendukung berbagai proses penelitian dan produksi Anda. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti ECscan20 Pocket Conductivity Tester dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan pengendalian kualitas air, menjaga konsistensi proses, serta memenuhi standar regulasi yang berlaku.

Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pengujian konduktivitas pada utilitas maupun proses produksi, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang paling sesuai—baik untuk laboratorium QA/QC, instalasi pengolahan air, industri F&B, kimia, farmasi, maupun akuakultur dan hidroponik.

Rekomendasi Conductivity Unggulan untuk Kebutuhan Anda

Referensi

Bagikan artikel ini

Butuh Bantuan Pilih Alat?

Author picture

Tim customer service CV. Java Multi Mandiri siap melayani Anda!

Konsultasi gratis alat ukur dan uji yang sesuai kebutuhan Anda. Segera hubungi kami.