Pagi berkabut di instalasi pengolahan air limbah. Operator berdiri di tepi bak aerasi, mengamati gelembung yang berkejaran. Sepekan terakhir, laporan bau menyengat meningkat; di sisi lain, compliance report mendekati tenggat. Semua menoleh pada satu tersangka: amonia (NH₃). Kelebihan amonia bukan hanya persoalan aroma—ia mengganggu proses biologis, menurunkan efisiensi nitrifikasi, dan bisa mengantar fasilitas pada pelanggaran ambang batas.
Di tambak udang pesisir, seorang teknisi meletakkan pH meter, menatap permukaan air yang tampak tenang. Kematian benih beberapa hari lalu belum tuntas terjelaskan; lonjakan NH₃ bebas pada pH tinggi dicurigai sebagai pemicunya. Sementara itu, di pabrik pupuk, process engineer butuh angka amonia in situ untuk menyeimbangkan umpan reaktor—menunda uji berarti menunda produksi.
Keresahan mereka bertemu pada satu kebutuhan: angka NH₃ yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya—langsung di lokasi. Menunggu gilir AAS/ICP bukan pilihan; uji kolorimetri pun makan waktu dan reagen.
Di sinilah solusinya: Bante321-NH3 Portable Ammonia Ion Meter—meter ion portabel profesional yang menghadirkan pembacaan konsentrasi amonia secara langsung, kalibrasi 2–5 titik, ATC, Auto-Hold, diagnostik elektroda, memori 500 data, dan USB dalam bodi ringkas yang siap lapangan.
Mengenal dasar teknologi
Bante321-NH3 mengandalkan Ion-Selective Electrode (ISE) amonia. Bayangkan membran elektroda seperti hidung yang “pilih kasih”: ia paling responsif terhadap gas amonia yang terbentuk dari ion amonium (NH₄⁺) saat pH dinaikkan. Begitu elektroda dicelupkan, terbentuk beda potensial (mV) yang berbanding dengan aktivitas NH₃ terlarut. Meter lalu menerjemahkan sinyal mV itu—menggunakan persamaan Nernst dan kurva kalibrasi multi-titik—menjadi konsentrasi (ppm, mg/L, mol/L) yang tampil langsung di layar. Alurnya sesederhana: celup → tunggu stabil → baca angka.
Dibanding metode konvensional (titrasi/kolorimetri) atau instrumen laboratorium besar (AAS/ICP), pendekatan ISE menawarkan tiga keunggulan praktis:
-
Kecepatan — tak butuh rangkaian reagen kompleks; kalibrasi 2–5 titik dapat dilakukan di lokasi.
-
Portabilitas — unit ringkas bertenaga baterai untuk spot-check cepat.
-
Kesederhanaan alur kerja — ATC (kompensasi suhu otomatis), Auto-Hold (mengunci angka saat stabil), dan menu setup yang intuitif memangkas potensi salah catat.
Catatan penting: elektroda amonia harus bekerja pada pH tinggi (±11–13) agar NH₄⁺ terkonversi menjadi NH₃. Karena itu digunakan ISA/alkaline buffer khusus saat kalibrasi dan pengukuran untuk menahan pH serta kekuatan ionik—kunci agar kurva kalibrasi stabil di lapangan.
Spesifikasi Dan Fitur Produk
Bante321-NH3 dirancang untuk mengukur amonia (NH₃) terlarut pada air limbah, akuakultur, proses kimia, hingga riset. Paket fitur inti:
-
Akurasi 1% F.S. (full scale); kalibrasi 2–5 titik dengan 8 pilihan standar: 0,001 / 0,01 / 0,1 / 1 / 10 / 100 / 1000 / 10000.
-
Direct concentration readout (ppm, mg/L, mol/L, mmol/L).
-
ATC 0–100 °C, Auto-Hold (auto-endpoint), indikator stabilitas, diagnostik elektroda (menampilkan titik kalibrasi & slope), pengingat kalibrasi (1–31 hari).
-
Memori 500 data + USB untuk transfer/catu daya.
Rentang pengukuran amonia mengikuti sensor resminya ISE-NH3: 0,01–17.000 ppm—cukup lebar untuk screening jejak hingga konsentrasi proses tinggi. Benchtop kakaknya (Bante931-NH3) juga menegaskan rentang yang sama, sehingga stack sensor-meter ini konsisten dari lab ke lapangan.
Apa yang membuatnya istimewa dibanding kompetitor?
-
Transparansi mutu: Electrode Diagnosis menampilkan slope/titik kalibrasi—teknisi langsung tahu kondisi sensor.
-
Workflow lapangan gesit: Auto-Hold, stability criteria (Low/High), auto power-off, dan backlit LCD memudahkan kerja pada kondisi apa pun.
-
Data-ready: 500 log + USB memudahkan traceability audit & integrasi ringan ke LIMS.
Fitur “signature”: direct readout multi-unit, ATC, Auto-Hold, Calibration Reminder, USB data & power, dan custom LCD 80×60 mm.
Desain dan ergonomi
Dalam genggaman, 321-NH3 terasa ringkas dan tangguh: 170 × 85 × 30 mm, ±300 g—aman dioperasikan satu tangan dan mudah masuk field kit. LCD ber-backlight (±80 × 60 mm) menjaga keterbacaan di ruang IPAL yang remang maupun di dermaga tambak saat siang terik. Konektor BNC (elektroda ISE) dan jack 3,5 mm (probe suhu) memakai standar industri, sehingga mudah swap. Sumber daya fleksibel: 3×AA atau adaptor 5 V DC; daya tahan ±150 jam (tanpa backlight) cocok untuk sampling campaign berhari-hari.
Tata tombol berjarak nyaman (aman dipakai dengan sarung tangan tipis). Menu Setup intuitif: atur jumlah titik kalibrasi, unit & resolusi tampilan, kriteria stabilitas, Auto-Off, tanggal/waktu, hingga reset pabrik—memangkas learning curve bagi teknisi baru.
Antarmuka dan pengalaman pengguna
Antarmuka didesain agar angka berbicara. Nilai utama—konsentrasi (atau mV/°C)—tampil dominan, diiringi ikon stabilitas, Auto-Hold, status kalibrasi, satuan, dan indikator memori. Tiga mode tersedia: Ion / mV / Temperature. Saat sinyal stabil, Auto-Hold mengunci angka sehingga Anda bisa memotret layar atau mencatat tanpa khawatir nilai bergeser. Di baliknya, Setup menu menghadirkan kontrol ala benchtop: kalibrasi 2–5 titik (dari 8 standar), pengingat kalibrasi, Auto-Off, format tanggal/waktu, dan reset pabrik.
Hasilnya: alur calibrate → measure → hold → save → export menjadi alami—minim salah catat, maksimal traceability.
Fitur-fitur
-
Direct concentration & multi-unit
Meter mengonversi mV ke ppm / mg·L⁻¹ / mol·L⁻¹ / mmol·L⁻¹ secara langsung—tanpa kalkulator, tanpa tabel. -
ATC 0–100 °C + pengukuran suhu 0–105 °C
Kompensasi suhu otomatis/manual memastikan koefisien Nernst diterapkan tepat saat Anda berpindah dari aeration basin ke tambak atau kanal. -
Auto-Hold & Stability Indicator
Endpoint stabil dikunci otomatis—praktis saat satu tangan memegang botol sampel, satunya menahan angin. -
Electrode Diagnosis & Calibration Reminder (1–31 hari)
Menampilkan titik kalibrasi & slope untuk health check sensor dan menjaga disiplin SOP. -
500 data logs + USB; battery life ±150 jam
Penyimpanan bertanda waktu dan ekspor cepat ke PC/Laptop/LIMS.
Manfaat nyata dalam keseharian: spot-check NH₃ bebas di IPAL, verifikasi pra-& pasca-treatment, pengendalian pakan & aerasi di akuakultur, pengecekan process stream kimia, hingga time-series riset—semuanya dengan dokumentasi data yang siap audit.
Kontrol eksternal dan integrasi sistem
Bante321-NH3 menyediakan USB untuk transfer data (CSV/Excel) sekaligus catu daya 5 V. Perangkat ini tidak menyediakan protokol industri (Modbus/RS-485) untuk kendali langsung PLC/SCADA. Untuk spot-check dan batch logging, alur meter → USB → PC/LIMS sudah fleksibel & skalabel: data NH₃ dapat dikorelasikan dengan pH, DO, debit, atau dosis bahan kimia pada dashboard internal tanpa rekayasa sistem rumit.
Spesifikasi teknis lengkap
| Parameter | Nilai / Rentang | Penjelasan awam |
|---|---|---|
| Akurasi (ion) | ±1% F.S. | Full scale: mendekati batas atas, toleransi absolut membesar; kalibrasikan dekat rentang kerja Anda. |
| Rentang NH₃ (elektroda ISE-NH3) | 0,01 – 17.000 ppm | Cakupan jejak hingga proses tinggi; butuh pH 11–13 saat ukur. |
| Kalibrasi ion | 2–5 titik; 8 standar: 0,001–10.000 | Pilih titik yang mengapit konsentrasi target. |
| Unit konsentrasi | ppm, mg/L, mol/L, mmol/L | Fleksibel untuk regulasi & riset. |
| Mode mV | ±1999,9 mV; resolusi 0,1 mV; akurasi ±0,2 mV | Untuk cek slope & verifikasi kurva Nernst. |
| Suhu (pengukuran) | 0–105 °C; resolusi 0,1 °C; akurasi ±0,5 °C | Mengukur suhu sampel; penting bagi ATC. |
| ATC (kompensasi suhu) | 0–100 °C, manual/otomatis | Menjaga konsistensi bacaan lintas suhu. |
| Memori internal | 500 data set | Jejak audit siap ekspor. |
| Antarmuka | USB (data & power) | Ekspor CSV/Excel & catu daya adaptor 5 V. |
| Layar | LCD backlit 80 × 60 mm | Tetap terbaca di low-light. |
| Daya & baterai | 3×AA / adaptor 5 V; ±150 jam (tanpa backlight) | Cocok campaign beberapa hari. |
| Dimensi & berat | 170 × 85 × 30 mm; ±300 g | Ringkas & ringan. |
| Lingkungan kerja | 0–50 °C, RH < 80% | Batas aman pemakaian. |
| Konektor | BNC (ISE); 3,5 mm (probe suhu) | Standar industri—mudah swap. |
| Catatan IP rating | — (tidak disebutkan) | Gunakan tas/cover pelindung saat hujan/semprot. |
Panduan memilih komponen tambahan
Keberhasilan pengukuran bergantung pada “indra” yang Anda pilih:
-
Elektroda ISE-NH3 (BNC) — 0,01–17.000 ppm, slope 52–59 mV/dekade, pH 11–13, interferen utama hidrazin; bodi epoksi, kabel 1 m.
-
Probe suhu 3,5 mm — prasyarat ATC, krusial saat suhu lokasi berubah-ubah.
-
Ammonia ISA/Alkaline Buffer — menaikkan pH dan menahan kekuatan ionik agar NH₄⁺ → NH₃ optimum.
-
Larutan standar amonia — siapkan 2–5 titik dari 8 opsi (0,001–10.000).
-
Stirrer portabel & beaker — agitasi lembut mempercepat stabilitas sinyal.
-
Botol sampel gelap — meminimalkan perubahan kimia saat transportasi.
Kombinasi aksesori & laju kerja tipikal
| Aplikasi | Kombinasi Disarankan | Laju kerja (sampel/jam) | Catatan |
|---|---|---|---|
| IPAL (inlet/outlet) | ISE-NH3 + probe suhu + ISA/alkaline buffer | 8–18 | Gunakan Auto-Hold & logging untuk trend pra/pasca-treatment. |
| Akuakultur | ISE-NH3 + ISA + stirring lembut | 10–20 | Kunci pH di 11–13 saat ukur NH₃ bebas; korelasikan dengan pH & suhu kolam. |
| Proses kimia/pupuk | ISE-NH3 + probe suhu + ISA + adaptor 5 V | 8–20 | Verifikasi set-point amonia in-process tanpa jeda lab. |
| Riset pelepasan | ISE-NH3 + time-series setup | 6–12 | Manfaatkan memori 500 data + USB untuk deret waktu rapi. |
Studi Kasus Penggunaan
-
IPAL kota—keputusan dalam satu shift
Tim operasi memantau NH₃ di primary effluent dan final effluent. Auto-Hold mempercepat pencatatan; memori 500 data + USB memungkinkan trend analysis harian. Saat NH₃ mendekati ambang, operator menaikkan dosis alkali/oksidator atau menyesuaikan aerasi pada shift yang sama—kelulusan uji tetap terjaga. -
Tambak udang—mitigasi toksisitas NH₃ bebas
Teknisi melakukan transect sampling di lima titik kolam. Dengan ATC aktif dan ISA yang menahan pH, hasil antar titik konsisten. Lokasi dengan NH₃ tinggi segera ditangani: turunkan pH secara terkendali dan tingkatkan aerasi. Kerugian ditekan, pertumbuhan pulih. -
Proses pupuk—spot-check process stream
Insinyur proses melakukan pengecekan NH₃ in-process untuk menyeimbangkan umpan. Mode mV sesekali dipakai guna memeriksa slope elektroda; data diekspor (CSV) dan dikorelasikan dengan laju reaksi di dashboard internal. -
Riset material—kinetika pelepasan amonia
Peneliti memonitor NH₃ dari sampel pada pH dan suhu berbeda. ATC menjaga reprodusibilitas; Auto-Hold memudahkan dokumentasi endpoint; USB mempercepat pengolahan time-series. Model kinetika tersusun lebih cepat.
Panduan penggunaan langkah demi langkah
1) Persiapan
-
Pasang 3×AA atau sambungkan adaptor 5 V.
-
Hubungkan elektroda ISE-NH3 (BNC) dan probe suhu (3,5 mm).
-
Conditioning elektroda: bilas, lalu rendam pada standar menengah (mis. 10–100 ppm) sesuai user guide; pastikan membran dan larutan pengisi (filling solution) mencukupi.
-
Siapkan larutan standar (pilih 2–5 titik dari 8 opsi pabrikan) serta ammonia ISA/alkaline buffer.
2) Kalibrasi (2–5 titik)
-
Masuk Setup → pilih jumlah titik, unit (ppm/mg·L⁻¹/mol·L⁻¹/mmol·L⁻¹), dan stability criteria (Low/High).
-
Tambahkan ISA pada setiap standar dengan rasio yang sama seperti saat pengukuran; aduk perlahan; tunggu ikon stabil; konfirmasi.
-
Tinjau Electrode Diagnosis (slope & offset) sebagai health check sensor.
3) Pengukuran
-
Bilas elektroda (air bebas NH₃), keringkan ringan.
-
Tambahkan ISA ke sampel (rasio sama dengan standar); celupkan elektroda; aduk lembut.
-
Aktifkan Auto-Hold agar angka terkunci saat stabil; simpan (hingga 500 set) lengkap dengan timestamp.
4) Manajemen data & integrasi
-
USB: ekspor CSV/Excel ke PC; unggah ke LIMS atau dashboard proses untuk korelasi dengan pH/DO/debit/dosis kimia.
-
Tidak ada Modbus/RS-485; integrasi PLC/SCADA dilakukan tidak langsung via PC/software.
5) Perawatan
-
Bilas elektroda antar sampel; periksa dan isi ulang filling solution bila perlu; ganti membran sesuai panduan.
-
Simpan elektroda sesuai instruksi; pantau slope berkala—bila melemah, lakukan pembersihan/aktivasi ulang atau penggantian.
Kesimpulan dan rekomendasi
Bante321-NH3 Portable Ammonia Ion Meter menyatukan akurasi ±1% F.S., kalibrasi 2–5 titik (8 standar), ATC, Auto-Hold, diagnostik elektroda & pengingat kalibrasi, memori 500 data + USB, serta desain ringkas 170×85×30 mm (±300 g) dengan LCD backlit 80×60 mm. Dipasangkan dengan ISE-NH3 (0,01–17.000 ppm; pH 11–13), ia menjadi workhorse portabel yang memangkas siklus keputusan dari hari menjadi menit—baik untuk IPAL, akuakultur, proses kimia, maupun riset.
Cocok untuk: operator IPAL & WTP, teknisi akuakultur, insinyur proses (pupuk/kimia), konsultan EHS, dan peneliti yang memerlukan angka NH₃ cepat, presisi, dan terdokumentasi rapi.
FAQ
1) Apakah 321-NH3 menampilkan ppm langsung tanpa hitung manual?
Ya. Meter menampilkan konsentrasi langsung (ppm/mg·L⁻¹/mol·L⁻¹/mmol·L⁻¹) setelah kalibrasi—bukan sekadar mV.
2) Berapa rentang pengukuran amonia?
0,01–17.000 ppm (berdasarkan elektroda ISE-NH3); pastikan pH 11–13 dan gunakan ISA untuk kestabilan.
3) Apakah alat ini bisa terhubung langsung ke PLC/SCADA?
Tidak. 321-NH3 menyediakan USB (data & power) namun tanpa Modbus/RS-485; integrasi dilakukan melalui PC/LIMS.
4) Seberapa sering kalibrasi diperlukan?
Tergantung intensitas pemakaian/target akurasi. Gunakan Calibration Reminder (1–31 hari) dan pantau slope pada Electrode Diagnosis.
5) Apa saja interferen utama?
Hidrazin disebut sebagai interferen kuat pada elektroda amonia; kelola matriks dan patuhi SOP.
6) Berapa daya tahan baterai & kapasitas memori?
Sekitar ±150 jam (tanpa backlight) dengan 500 set data yang bisa diekspor via USB.
“Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya ammonia ion meter dalam mendukung berbagai proses penelitian dan produksi Anda. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti Bante321-NH3 Portable Ammonia Ion Meter dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan monitoring amonia, memastikan kontrol yang konsisten, dan memenuhi standar tertinggi. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pengujian NH₃ di proses maupun lingkungan, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.”
Rekomendasi Ion Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Alat Pengukur Ion Meter Bluetooth Nirkabel BANTE S30
Lihat produk★★★★★ -

Benchtop Pengukur Ion Meter Laboratorium BANTE A131
Lihat produk★★★★★ -

Benchtop Pengukur pH/Ion Laboratorium BANTE A130
Lihat produk★★★★★ -

Benchtop Pengukur Konsentrasi Ion Sulfida BANTE 931-S
Lihat produk★★★★★ -

Benchtop Pengukur Konsentrasi Ion Timbal BANTE 931-Pb
Lihat produk★★★★★ -

Benchtop Pengukur Konsentrasi Ion Nitrat BANTE 931-NO3
Lihat produk★★★★★ -

Benchtop Pengukur Konsentrasi Ion Amonium BANTE 931-NH4
Lihat produk★★★★★ -

Benchtop Pengukur Konsentrasi Ion Amonia BANTE 931-NH3
Lihat produk★★★★★
Referensi
- Fidayana, R. A., Wirawan, T., & Panggabean, A. S. (2021). VALIDASI METODE ELEKTRODA SELEKTIF ION (ESI) DI PT. PUPUK KALIMANTAN TIMUR UNTUK PENENTUAN KADAR AMMONIA (NH3) DI UDARA AMBIEN. Jurnal Kimia Mulawarman, 19(1), 1–7. Retrieved from https://jurnal.kimia.fmipa.unmul.ac.id/index.php/JKM/article/view/842
- Hikmah, F. N., Mulyono, T., & Zulfikar, Z. (2021). ANALISIS KADAR ION AMONIUM DAN NITRAT SECARA SIMULTAN DENGAN METODE SISTEM ALIR MULTI-COMMUTATION POTENSIOMETRI. Jurnal ILMU DASAR, 22(1), 69–74. Retrieved from https://jid.jurnal.unej.ac.id/index.php/JID/article/view/17767













