Pintu otomatis pada bus dan kereta dirancang untuk melindungi penumpang sekaligus memastikan proses naik-turun berjalan cepat. Namun di lapangan, masalah gaya tutup pintu yang terlalu besar atau tidak konsisten masih kerap terjadi. Gaya yang berlebihan dapat meningkatkan risiko cedera, sementara gaya yang terlalu kecil bisa menyebabkan pintu tidak menutup sempurna dan mengganggu sistem interlock keselamatan.
Dalam konteks audit keselamatan dan commissioning armada, pengukuran gaya tutup bukan sekadar formalitas. Ketidaktepatan pengukuran dapat berujung pada kegagalan memenuhi standar seperti EN 14752 atau regulasi transportasi lainnya. Tanpa alat ukur yang sesuai standar, teknisi berisiko mendapatkan data yang tidak repeatable, sulit didokumentasikan, dan tidak dapat dipertanggungjawabkan saat inspeksi. Di sinilah kebutuhan akan perangkat ukur gaya tutup yang presisi, terstandarisasi, dan terdokumentasi dengan baik menjadi sangat krusial.
Deskripsi Singkat Original BIA Class 1
Original BIA Class 1 adalah closing force measuring device yang dirancang khusus untuk pengukuran gaya tutup pintu kendaraan rel dan bus. Perangkat ini digunakan untuk memastikan bahwa gaya yang dihasilkan sistem pintu otomatis berada dalam batas aman sesuai regulasi yang berlaku.
Dengan rentang pengukuran 25 hingga 310 N dan resolusi 1 N, alat ini mendukung pengujian yang akurat dan konsisten. Sistem ini dilengkapi unit display SEB2 serta perangkat lunak evaluasi PinchPilot untuk dokumentasi dan analisis hasil ukur.
Keunggulan utamanya terletak pada kombinasi presisi, kemudahan integrasi ke sistem PC, serta kemampuan dokumentasi berbasis standar. Hal ini menjadikannya solusi praktis untuk kebutuhan commissioning, inspeksi berkala, maupun pengujian pabrikan.
Fungsi & Kegunaan Produk
Fungsi Utama
-
Mengukur gaya tutup pintu bus dan kereta
-
Memverifikasi kesesuaian dengan standar keselamatan
-
Mendokumentasikan hasil pengujian untuk audit dan sertifikasi
Kegunaan Spesifik di Lapangan
-
Commissioning armada baru sebelum operasional
-
Pemeriksaan berkala pada depo atau workshop
-
Investigasi insiden terkait sistem pintu
-
Validasi ulang setelah penggantian komponen aktuator atau kontrol pintu
Skenario Penggunaan
Sebelum pekerjaan:
-
Pemeriksaan kondisi alat dan baterai
-
Persiapan software dan identifikasi titik ukur
Saat pengukuran:
-
Alat ditempatkan pada area jepit pintu
-
Pintu ditutup secara otomatis
-
Sistem merekam kurva gaya terhadap waktu
Sesudah pengukuran:
-
Data ditampilkan dalam bentuk grafik
-
Evaluasi dilakukan sesuai guideline
-
Hasil dapat diekspor (Excel, CSV, PDF)
Mode Kerja / Metode
-
Pengukuran langsung menggunakan transduser DMS
-
Evaluasi berbasis software PinchPilot
-
Dokumentasi manual maupun berbasis PC
Bidang / Industri Pengguna
-
Industri perkeretaapian – sebagai alat uji keselamatan pintu penumpang
-
Operator bus kota dan BRT – untuk memastikan sistem pintu sesuai regulasi
-
Pabrikan rolling stock – untuk quality control produksi
-
Balai uji dan lembaga sertifikasi – sebagai alat verifikasi teknis
-
Workshop perawatan armada – untuk preventive maintenance
Keunggulan / Highlights
-
Mendukung standar seperti EN 14752:2005, VDV 111, 2001/85/EG
-
Presisi dengan akurasi ±3 N atau 3% dari pembacaan
-
Desain kokoh untuk penggunaan lingkungan industri
-
Operasi sederhana melalui satu tombol atau koneksi PC
-
Memudahkan teknisi dalam evaluasi berbasis kurva gaya
-
Mengurangi risiko kesalahan dokumentasi manual
-
Mendukung pengelolaan armada skala besar
-
Software menyediakan tampilan grafik dan evaluasi otomatis
Pendekatan ini membantu teknisi meminimalkan risiko kesalahan interpretasi data serta mempercepat proses pelaporan.
Perbandingan / Posisi Produk
| Metode | Dampak ke Material | Kecepatan | Repeatability | Kesesuaian Commissioning |
|---|---|---|---|---|
| Estimasi manual (tanpa alat ukur) | Tidak terkontrol | Cepat | Rendah | Tidak sesuai |
| Alat ukur umum tanpa standar khusus pintu | Minim | Sedang | Sedang | Terbatas |
| Original BIA Cl. 1 | Terukur dan terkendali | Cepat dengan software | Tinggi | Sesuai standar transportasi |
Penggunaan alat khusus seperti BIA Class 1 memberikan repeatability yang lebih baik dibanding metode generik, terutama untuk keperluan audit formal.
Spesifikasi Teknis
Original BIA Class 1
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Measuring range | 25 … 310 N |
| Accuracy | ±3 N atau 3% dari pembacaan |
| Resolution | 1 N |
| Stiffness | 10 N/mm |
| Gap width | 115 mm |
| Diameter | 100 mm |
| Measuring principle | DMS transducer |
| Acquisition frequency | 250 Hz / 4 ms |
| Power supply | Baterai 9 V (misal 6LR61) |
| Battery voltage monitoring | Ya |
| Operating temperature | -10 hingga +40 °C |
| Storage temperature | -40 hingga +50 °C |
| Humidity | Maks. 90% RH non-condensing |
| Dimensions | 260 x 130 x 115 mm |
| Weight | 2.1 kg |
Display Device SEB2
-
Unit data logger dengan LCD dan LED indikator
-
Tombol kontrol dan antarmuka serial
-
Opsi pengukuran dikendalikan PC
-
Baterai 9 V
-
Real time clock
-
Memori hingga 100 pengukuran
-
Antarmuka sensor dan PC
-
Tampilan nilai puncak dan daya efektif
-
Rating display i.O./n.i.O.
Software PinchPilot
-
Multibahasa (DE, EN, IT, FR, ES)
-
Representasi grafik kurva gaya
-
Perhitungan nilai karakteristik sesuai standar
-
Ekspor data: Excel, CSV, PDF
-
Opsi SQL database dan DataPlugin LabView
Tata Cara Pemakaian
-
Persiapan alat
Pastikan baterai dalam kondisi baik dan sensor bersih. -
Pemeriksaan awal
Hubungkan unit SEB2 dan pastikan komunikasi dengan sensor aktif. -
Penempatan alat
Letakkan perangkat pada area jepit pintu sesuai titik ukur standar. -
Proses pengukuran
Aktifkan penutupan pintu otomatis dan biarkan alat merekam gaya. -
Evaluasi hasil
Tinjau grafik pada layar atau software PinchPilot. -
Penyimpanan data
Simpan data ke memori internal atau ekspor ke PC.
Catatan: Pastikan suhu lingkungan berada dalam rentang operasi untuk menjaga akurasi.
Cara Kerja / Metode Pengukuran
Alat ini menggunakan prinsip DMS (strain gauge transducer). Saat pintu menekan permukaan alat, deformasi mekanis kecil pada elemen sensor dikonversi menjadi perubahan resistansi listrik. Perubahan ini diterjemahkan menjadi nilai gaya dalam Newton.
Frekuensi akuisisi 250 Hz memungkinkan pencatatan perubahan gaya secara real-time, sehingga puncak gaya (peak force) dapat terdeteksi dengan jelas. Software kemudian mengevaluasi nilai tersebut berdasarkan parameter standar yang dipilih.
Batasan penggunaan:
-
Dirancang untuk pengukuran gaya dalam rentang 25–310 N
-
Tidak digunakan untuk pengukuran beban struktural berat
-
Lingkungan tidak boleh melebihi 90% RH non-kondensasi
Kelengkapan Produk
-
1 unit Closing Force Measuring Device BIA Class 1 (kabel 2,5 m)
-
1 unit Display device SEB2
-
1 baterai 9 V
-
Transport case dengan foam insert
-
Kabel koneksi PC (USB)
-
USB berisi software PinchPilot dan dokumentasi
-
Manual
-
Sertifikat kalibrasi ISO
Manfaat bagi Pengguna
-
Efisiensi kerja melalui dokumentasi otomatis
-
Konsistensi hasil ukur antar teknisi
-
Memudahkan audit dan inspeksi regulator
-
Mengurangi potensi sengketa teknis akibat data tidak valid
-
Mendukung program preventive maintenance berbasis data
-
Mempercepat proses commissioning armada baru
FAQ
- Apakah alat ini hanya untuk kereta?
Tidak. Dapat digunakan untuk pintu bus dan kendaraan rel. - Apakah perlu kalibrasi rutin?
Disarankan kalibrasi berkala untuk menjaga akurasi dan kesesuaian standar. - Apakah data bisa diekspor?
Ya, tersedia ekspor ke Excel, CSV, dan PDF. - Apakah bisa digunakan tanpa PC?
Bisa. Unit SEB2 memiliki memori internal hingga 100 pengukuran. - Apakah cocok untuk audit resmi?
Ya, alat ini mendukung evaluasi berdasarkan berbagai standar internasional.
Sebagai pemasok dan distributor alat uji industri terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pengukuran gaya tutup pintu dalam mendukung keselamatan operasional transportasi publik. Kami melayani kebutuhan sektor perkeretaapian, manufaktur rolling stock, dan operator bus dengan menyediakan instrumen berkualitas seperti Original BIA Class 1 Closing Force Measuring Device serta perangkat pengujian industri lainnya. Jika perusahaan Anda ingin meningkatkan akurasi pengujian dan memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan, mari diskusikan kebutuhan teknis Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Closing Force Measuring Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Closing Force Measuring Device FM205/20 for automatic window regulators
Lihat Produk★★★★★ -

Closing Force Measuring Device FM202 sliding roofs,window lifters,doors,steps
Lihat Produk★★★★★ -

Closing Force Measuring Device FM100-BT for Doors and Gates
Lihat Produk★★★★★ -

Closing Force Measuring Device Original BIA Cl. 1 for Bus and Train Doors
Lihat Produk★★★★★ -

Closing Force Measuring Device BIA Class 2 for bus doors
Lihat Produk★★★★★ -

Closing Force Measuring Device FM300 for elevator doors
Lihat Produk★★★★★ -

Closing Force Measuring Device BIA 600 for rail vehicle doors
Lihat Produk★★★★★ -

Closing Force Measuring Device FM208 sliding roofs, automatic windows, tailgates
Lihat Produk★★★★★
Referensi
-
Tuapetel, J. V., & Narwalutama, R. (2022). PERENCANAAN SISTEM PNEUMATIK SEBAGAI PENGGERAK PADA PINTU GERBONG KERETA. STRING: Jurnal Teknik, (n.d.). Retrieved from https://journal.lppmunindra.ac.id/index.php/STRING/article/download/10536/4662
-
(2024). SIMULASI PINTU OTOMATIS DENGAN SISTEM ELEKTRO PNEUMATIK PADA BUS KOTA DAMRI. Perpustakaan Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya Repository. Retrieved from https://library.itats.ac.id/index.php?id=2966&p=show_detail
-
(2025). SISTEM KONTROL PNEUMATIK PADA PINTU BUS OTOMATIS. KUPDF (Academic archive). Retrieved from https://kupdf.net/download/sistem-kontrol-pneumatik-pada-pintu-bus_5af3b6cce2b6f5b742821b7b_pdf.html














