teknisi qa qc indonesia memeriksa suhu dan kelembapan gudang farmasi menggunakan thermo hygrometer pce-313a dengan layar lcd menyala

PCE-313A: Thermo Hygrometer Data Logger Untuk HVAC

Daftar Isi

Bayangkan sebuah gudang bahan baku farmasi di musim hujan. Karton berisi bahan higroskopis ditumpuk rapi, pendingin ruangan bekerja, namun beberapa minggu kemudian muncul masalah: kapsul mulai lengket, serbuk menggumpal, dan hasil uji stabilitas melenceng dari spesifikasi. Setelah ditelusuri, bukan karena formula yang salah, melainkan kelembapan relatif yang sering melonjak di atas batas, tanpa ada pencatatan rapi kapan dan seberapa besar lonjakannya terjadi.

Kondisi seperti ini tidak hanya terjadi di gudang farmasi. Ruang inkubasi biotek, ruang fermentasi F&B, ruang kontrol panel di pabrik kimia, hingga teaching lab di kampus sama-sama bergantung pada kestabilan suhu dan kelembapan. Tanpa data yang terdokumentasi baik, sulit menjawab pertanyaan kritis saat audit: “Benarkah kondisi lingkungan selalu berada dalam rentang yang dipersyaratkan?”

Solusinya adalah pemantauan suhu–kelembapan yang akurat, kontinu, dan terekam otomatis sehingga bisa dianalisis kapan saja. Di sinilah alat seperti PCE-313A Air Humidity Meter berperan: thermo hygrometer digital dengan data logger terpadu dan memori SD card, yang dirancang untuk aplikasi profesional di laboratorium maupun industri.

Teknologi pengukuran kelembapan udara

Prinsip kerja thermo hygrometer digital

Secara sederhana, thermo hygrometer adalah alat yang mengukur dua parameter utama lingkungan:

  • suhu udara (temperature), dan

  • kelembapan relatif (relative humidity, RH).

Pada PCE-313A, pengukuran kelembapan dilakukan dengan sensor kapasitif. Lapisan higroskopis pada sensor akan menyerap uap air di udara. Perubahan kadar air ini mengubah kapasitansi, yang kemudian dikonversi secara elektronik menjadi nilai %RH. Untuk suhu, digunakan sensor temperatur terintegrasi pada probe, ditambah opsi input termokopel tipe K untuk pengukuran suhu yang lebih luas.

Setelah kedua parameter dasar ini diperoleh, prosesor di dalam alat menghitung parameter turunan seperti:

  • titik embun (dew point): suhu ketika uap air mulai mengembun, penting untuk mencegah kondensasi di ruang penyimpanan, dan

  • suhu bola basah (wet bulb): dipakai dalam perhitungan kenyamanan termal dan proses pengkondisian udara.

Keunggulan utama pendekatan digital adalah seluruh proses konversi dan perhitungan berlangsung otomatis. Pengguna cukup menempatkan sensor di lokasi yang tepat dan membaca angka di display, atau membiarkan alat merekam data ke SD card untuk diolah kemudian.

Pentingnya pemantauan suhu–kelembapan jangka panjang

Bagi banyak sektor yang disebutkan di awal, isu utama bukan hanya “berapa suhu dan kelembapan sekarang?”, tetapi “bagaimana pola perubahan suhu dan kelembapan selama jam, hari, atau minggu terakhir?”.

Beberapa contoh:

  • Gudang farmasi dan biotek perlu membuktikan bahwa suhu–RH selalu berada dalam rentang yang dipersyaratkan oleh regulasi selama penyimpanan.

  • Pabrik makanan dan minuman perlu memastikan ruang fermentasi, ruang kemas, atau cold storage tidak mengalami fluktuasi ekstrem yang memengaruhi kualitas produk.

  • Instalasi pengolahan air (misalnya WWTP di kawasan industri) perlu memantau ruang panel dan ruang instrumentasi agar tidak lembap berlebihan, karena dapat mempercepat korosi dan kegagalan elektronik.

  • Teaching lab dan laboratorium riset kampus sering memerlukan data lingkungan untuk mendukung laporan praktikum atau publikasi.

Tanpa data jangka panjang, sulit melakukan:

  • investigasi akar masalah ketika terjadi deviasi kualitas,

  • validasi dan re-validasi fasilitas,

  • analisis tren untuk program perbaikan berkelanjutan.

Data logger internal pada PCE-313A memungkinkan pengukuran berkala otomatis (setiap 1–3600 detik) dengan penyimpanan ke SD card. Hasil pengukuran bisa dibuka langsung di Excel, sehingga analisis tren, pembuatan grafik, dan pelaporan menjadi jauh lebih praktis.

Kelebihan thermo hygrometer digital dibanding metode konvensional

Secara tradisional, pemantauan kelembapan dilakukan dengan:

  • psikrometer sling manual,

  • hygrometer analog berbasis rambut atau bahan organik,

  • pencatatan manual di lembar log.

Metode tersebut memiliki beberapa keterbatasan:

  • Membutuhkan operator untuk membaca dan mencatat secara berkala.

  • Sulit mendapatkan data tren yang rapat dan konsisten.

  • Sulit ditelusuri kembali saat audit karena data tersebar di lembar log kertas.

  • Kalibrasi dan koreksi sering diabaikan.

Thermo hygrometer digital seperti PCE-313A menawarkan pendekatan yang lebih modern:

  • pembacaan digital dengan resolusi 0,1 %RH dan 0,1 °C,

  • perekaman otomatis ke SD card,

  • perhitungan dew point dan wet bulb tanpa rumus manual,

  • opsi input termokopel tipe K untuk pengukuran suhu proses.

Bagi QA/QC, ini berarti data lebih mudah diverifikasi, ditelusuri, dan diintegrasikan ke sistem dokumentasi mutu yang sudah ada.

Spesifikasi dan fitur PCE-313A Air Humidity Meter

Ringkasan fungsi utama

PCE-313A adalah thermo hygrometer portabel dengan fitur data logging terintegrasi. Alat ini dirancang untuk mengukur:

  • kelembapan relatif: 5 … 95 %RH,

  • suhu lingkungan: 0 … 50 °C (32 … 122 °F),

  • suhu via termokopel tipe K: –50 … 1300 °C (–58 … 2372 °F),

  • titik embun dan suhu bola basah (dihitung otomatis dari suhu dan RH).

Data dapat direkam ke SD card (1–16 GB) dengan interval yang bisa diatur dari 1 hingga 3600 detik. File tersimpan dalam format yang kompatibel dengan Microsoft Excel, sehingga tidak perlu software khusus hanya untuk membaca data.

Dalam paket standar, pengguna sudah mendapatkan:

  • 1 unit PCE-313A,

  • 1 sensor untuk suhu dan kelembapan lingkungan,

  • 1 SD card 2 GB,

  • 1 baterai 9 V,

  • 1 buku manual.

Ini membuatnya langsung siap digunakan untuk pemantauan di lab, ruang penyimpanan, maupun area proses.

Apa yang membedakannya dari produk sekelas

Beberapa poin yang membuat PCE-313A cukup menonjol dibanding banyak thermo hygrometer lain di kelasnya:

  • Kombinasi thermo hygrometer + input termokopel tipe K. Banyak hygrometer hanya menyediakan pengukuran suhu lingkungan. Dengan input tipe K, PCE-313A bisa dipakai juga untuk mengukur suhu permukaan atau suhu proses (misalnya dinding cold storage, ducting HVAC, atau permukaan tangki).

  • Data logger internal berbasis SD card. Banyak alat sejenis mengandalkan memori internal terbatas dan perlu software khusus untuk mengunduh data. PCE-313A menyimpan data langsung ke SD card dalam format yang bisa dibaca Excel.

  • Interval pengukuran fleksibel (1–3600 detik) sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan, dari studi jangka pendek di teaching lab hingga pemantauan jangka panjang di gudang bahan baku.

  • Fitur perhitungan dew point dan wet bulb built-in, menghemat waktu bagi tim HVAC, QA/QC, dan engineer proses yang sering perlu parameter ini untuk analisis.

Kombinasi tersebut menjadikannya alat serbaguna untuk berbagai sektor: farmasi, F&B, biotek, laboratorium kampus, hingga fasilitas pengolahan air dan industri proses.

Desain dan ergonomi

Secara fisik, PCE-313A berbentuk handheld dengan bodi utama berwarna abu-abu kehitaman. Dimensinya sekitar 177 × 68 × 45 mm, dengan berat kira-kira 490 g. Ukuran ini membuatnya cukup nyaman digenggam satu tangan, namun masih punya permukaan yang cukup lebar untuk menempatkan layar dan tombol dengan jarak yang ergonomis.

Beberapa aspek desain yang relevan untuk penggunaan lapangan:

  • Layar besar di bagian atas bodi, diikuti deretan tombol fungsi di bawahnya. Penempatan ini memudahkan operator melihat hasil sambil menekan tombol dengan ibu jari.

  • Sensor suhu–kelembapan terhubung melalui kabel ke unit utama, sehingga probe dapat ditempatkan pada posisi optimal tanpa harus memegang keseluruhan alat dekat titik ukur.

  • Port untuk termokopel tipe K dan slot SD card ditempatkan di sisi yang mudah diakses, memudahkan pemasangan/pelepasan tanpa membuka banyak bagian.

Untuk catu daya, alat ini menggunakan 6 baterai 1,5 V (misalnya AA) dan dapat pula dioperasikan dengan adaptor AC 9 V (opsional). Kombinasi ini cocok untuk dua skenario:

  • pengukuran lapangan jangka pendek dengan baterai, dan

  • pemantauan jangka panjang di satu titik dengan adaptor AC agar tidak khawatir baterai habis.

Produsen menyatakan rentang kondisi operasi alat adalah:

  • suhu lingkungan 0 … 50 °C (32 … 122 °F),

  • kelembapan relatif di bawah 85 %RH (tanpa kondensasi).

Informasi mengenai rating IP spesifik tidak disebutkan oleh produsen, sehingga alat ini sebaiknya dianggap sebagai instrumen lab/indoor, bukan untuk paparan hujan langsung atau lingkungan yang sangat berdebu. Untuk pemantauan di WWTP, ruang blower, atau area outdoor, biasanya alat ditempatkan di dalam panel atau shelter yang terlindung.

Antarmuka dan pengalaman pengguna

PCE-313A menggunakan layar LCD berukuran sekitar 52 × 38 mm (sekitar 2 × 1,5 inci) dengan backlight. Ukuran ini cukup lega untuk menampilkan beberapa informasi sekaligus, misalnya:

  • nilai suhu,

  • nilai kelembapan,

  • status logging,

  • satuan pengukuran.

Backlight membantu ketika bekerja di ruang gudang redup, ruang panel, atau saat pengecekan di malam hari.

Tata letak tombol dirancang dengan fungsi yang cukup intuitif, seperti:

  • tombol untuk mengatur interval pengukuran,

  • tombol Start/Stop logging,

  • tombol pemilihan parameter yang ditampilkan (T, RH, dew point, wet bulb),

  • tombol untuk pengaturan jam dan tanggal yang akan dicantumkan pada file data.

Bahasa antarmuka umumnya berupa simbol dan singkatan teknis (°C, °F, RH, DP, WB) sehingga dapat dipahami pengguna internasional tanpa bergantung pada bahasa teks tertentu.

Beberapa fitur yang meningkatkan kenyamanan penggunaan:

  • fungsi auto-off untuk menghemat baterai saat alat tidak digunakan,

  • kemampuan merekam data otomatis ke SD card sehingga operator tidak perlu mencatat manual,

  • tampilan digital dengan resolusi 0,1 yang membantu saat melakukan validasi terhadap batas spesifikasi yang ketat (misalnya 45,0–55,0 %RH).

Bagi laboratorium QA/QC dan tim validasi, kombinasi display yang jelas dan fitur logging membuat pekerjaan dokumentasi jauh lebih ringan. Operator cukup memastikan interval logging dan jam sudah benar, kemudian mengunduh file ke PC pada akhir periode pemantauan.

Fitur-fitur cerdas dan unggulan

Beberapa fitur yang layak diperhatikan pada PCE-313A antara lain:

  1. Data logging terintegrasi
    Alat ini memiliki fungsi rekam otomatis dengan interval yang dapat diatur antara 1 hingga 3600 detik. Setiap titik data biasanya berisi waktu, suhu, dan kelembapan. Di banyak kasus industri, interval 1–5 menit sudah cukup untuk pemantauan ruangan, sementara untuk pemantauan gudang jangka panjang bisa dipilih 10–30 menit untuk menghemat memori.

  2. Penyimpanan ke SD card hingga 16 GB
    PCE-313A menggunakan SD card standar (1–16 GB). Keuntungannya, kapasitas data sangat besar dan pengguna bisa mengganti kartu ketika penuh, tanpa bergantung pada memori internal. Untuk kebutuhan audit beberapa bulan, ini sangat membantu.

  3. Format file kompatibel Excel
    File data disimpan dalam format yang bisa dibuka langsung di Microsoft Excel atau software spreadsheet lain. Ini mempermudah:

    • pembuatan grafik suhu–RH terhadap waktu,

    • pencarian periode ketika parameter keluar dari batas,

    • penggabungan data ke laporan validasi atau monitoring berkala.

  4. Perhitungan dew point dan wet bulb otomatis
    Tidak perlu lagi rumus manual. Bagi engineer HVAC, parameter dew point penting untuk mengontrol risiko kondensasi pada ducting, panel, atau permukaan produk. Suhu bola basah dapat digunakan untuk analisis sistem pendingin evaporatif dan kenyamanan termal.

  5. Input termokopel tipe K
    Fitur ini membuka banyak kemungkinan: pemantauan suhu permukaan dinding cold room, pipa, tangki, atau bahkan udara di dalam ducting jika dipasangkan dengan probe yang sesuai. Bagi industri proses, ini memungkinkan satu alat dipakai untuk dua fungsi: pemantauan lingkungan dan pengukuran suhu proses.

  6. Opsi software PC dan adaptor AC (aksesori)
    Produsen menyediakan paket software dan kabel antarmuka (melalui RS-232) sebagai aksesori opsional. Ini berguna bila pengguna ingin melihat data secara real-time di PC atau mengintegrasikan aliran data ke sistem yang lebih besar.

Secara praktis, fitur-fitur di atas menghemat waktu operator, mengurangi risiko salah catat, dan membantu memenuhi tuntutan dokumentasi di lingkungan yang diawasi regulasi (misalnya farmasi, makanan, dan laboratorium terakreditasi).

Kontrol eksternal dan integrasi sistem

Untuk integrasi ke sistem dokumentasi dan analitik, PCE-313A menawarkan dua jalur utama:

  1. SD card
    Jalur ini paling sederhana. Setelah periode pemantauan selesai, SD card dilepas dan dimasukkan ke komputer atau laptop. File dapat langsung dibuka di Excel. Pengguna bisa:

    • memfilter data berdasarkan tanggal dan jam,

    • menambahkan kolom untuk batas spesifikasi,

    • membuat grafik tren yang mudah dipahami oleh auditor atau manajemen.

  2. Antarmuka RS-232 dengan software opsional
    Dengan membeli paket software tambahan, pengguna dapat menghubungkan alat ke PC dan menampilkan data secara real-time. Hal ini bermanfaat jika:

    • data ingin dipantau terus di ruang kontrol,

    • pengguna ingin mengarsipkan data ke server atau LIMS,

    • diperlukan integrasi dengan sistem alarm (misalnya skrip yang memicu notifikasi ketika suhu–RH melewati ambang batas).

Berkat fleksibilitas ini, workflow data bisa disesuaikan:

  • laboratorium kecil mungkin cukup dengan ekspor manual via SD card,

  • fasilitas besar dan terakreditasi dapat mengintegrasikannya ke sistem dokumentasi elektronik yang lebih kompleks.

Spesifikasi teknis lengkap

Parameter Nilai / Rentang
Rentang kelembapan relatif 5 … 95 %RH
Rentang suhu lingkungan 0 … 50 °C / 32 … 122 °F
Rentang suhu tipe K –50 … 1300 °C / –58 … 2372 °F
Rentang titik embun –25,3 … 48,9 °C / –13,5 … 120 °F
Rentang suhu bola basah –21,6 … 50 °C / –6,9 … 122 °F
Resolusi kelembapan 0,1 %RH
Resolusi suhu lingkungan 0,1 °C / 0,18 °F
Resolusi suhu tipe K 0,1 °C / 0,18 °F
Resolusi dew point 0,1 °C / 0,18 °F
Resolusi wet bulb 0,1 °C / 0,18 °F
Akurasi suhu lingkungan ±0,8 °C / ±1,4 °F
Akurasi kelembapan ≥70 %RH: ±3 % dari nilai ukur ±1 %RH; <70 %RH: ±3 %RH
Akurasi suhu tipe K ±(0,4 % dari nilai ukur + 0,5 °C)
Media penyimpanan SD card 1 … 16 GB
Interval pengukuran Dapat diatur 1 … 3600 detik
Display LCD 52 × 38 mm (dengan backlight)
Antarmuka RS-232
Kondisi operasi 0 … 50 °C; <85 %RH (tanpa kondensasi)
Catu daya 6 × 1,5 V baterai / adaptor 9 V (opsional)
Dimensi 177 × 68 × 45 mm
Berat Sekitar 490 g

Bagi pengguna yang baru pertama kali melihat angka-angka ini, analoginya sederhana:

  • Rentang 5–95 %RH berarti alat ini bisa dipakai mulai dari ruangan ber-AC yang kering hingga lingkungan yang sangat lembap, selama belum terjadi kondensasi.

  • Resolusi 0,1 menunjukkan seberapa “halus” perubahan yang bisa ditampilkan, sedangkan akurasi ±0,8 °C dan ±3 %RH memberi gambaran seberapa dekat hasil bacaan dengan kondisi sebenarnya.

  • Rentang suhu tipe K yang sangat lebar (–50 hingga 1300 °C) membuat alat ini bisa mengikuti berbagai proses panas, mulai dari monitoring permukaan ducting HVAC hingga aplikasi industri suhu tinggi selama probe yang digunakan sesuai.

Panduan memilih komponen tambahan dan aksesori

Pada PCE-313A, komponen tambahan utama biasanya terkait:

  • jenis probe termokopel tipe K,

  • adaptor daya,

  • paket software dan kabel antarmuka,

  • layanan kalibrasi.

Karena alat ini adalah thermo hygrometer (bukan meter konduktivitas), pemilihan berfokus pada rentang suhu dan kondisi lingkungan, bukan rentang konduktivitas. Tabel berikut bisa menjadi panduan praktis:

Kebutuhan aplikasi Rekomendasi komponen tambahan
Pemantauan gudang farmasi / F&B indoor Adaptor AC 9 V untuk logging jangka panjang, layanan kalibrasi berkala
Pemantauan ruang panel di WTP/WWTP Adaptor AC 9 V, software + kabel RS-232 untuk pemantauan real-time di ruang kontrol
Riset dan teaching lab SD card cadangan, mungkin tidak perlu adaptor jika pengukuran jangka pendek
Pengukuran suhu permukaan tangki/pipa Termokopel tipe K dengan probe permukaan (surface probe)
Pengukuran suhu udara dalam ducting HVAC Termokopel tipe K dengan probe udara panjang/berlubang

Aksesori yang umum tersedia untuk seri ini antara lain:

  • adaptor AC 9 V,

  • paket software dan kabel interface RS-232,

  • berbagai jenis probe tipe K (permukaan, immersion, penetrasi),

  • sertifikat kalibrasi ISO.

Faktor yang memengaruhi kualitas hasil pengukuran:

  • penempatan probe (harus representatif terhadap kondisi nyata),

  • waktu stabilisasi sensor sebelum pencatatan,

  • sirkulasi udara di sekitar sensor (hindari menempel ke dinding atau terhalang),

  • kalibrasi berkala, terutama untuk aplikasi regulasi ketat,

  • kebersihan sensor, misalnya hindari paparan aerosol korosif atau uap bahan kimia agresif.

Panduan cara menggunakan PCE-313A: contoh di gudang farmasi

Mengacu pada situasi di pendahuluan, berikut langkah praktis penggunaan PCE-313A untuk pemantauan suhu–kelembapan gudang bahan baku farmasi.

  1. Persiapan awal

    • Pasang baterai atau sambungkan adaptor AC 9 V.

    • Pastikan SD card terpasang dan memiliki ruang kosong.

    • Nyalakan alat, atur jam dan tanggal dengan benar (ini krusial untuk penelusuran data).

  2. Penentuan titik ukur

    • Pilih beberapa titik representatif: dekat pintu masuk, tengah ruangan, area bahan paling kritis.

    • Jika hanya punya satu unit, letakkan di area paling kritis atau lakukan pemantauan bergilir.

    • Gantung probe pada ketinggian kira-kira setinggi rak penyimpanan utama, tidak menempel ke dinding.

  3. Pengaturan interval logging

    • Tekan tombol pengaturan interval dan pilih, misalnya, 5 atau 10 menit untuk pemantauan gudang harian.

    • Interval lebih pendek (1–2 menit) cocok untuk studi validasi awal, ketika pola fluktuasi belum dikenal.

  4. Memulai perekaman

    • Pilih parameter tampilan utama (misalnya suhu dan RH).

    • Tekan tombol Start/Log hingga indikator logging muncul di layar.

    • Pastikan alat terlindung dari getaran berlebihan atau benturan.

  5. Pemantauan berkala

    • Sesekali cek display untuk memastikan alat masih menyala dan logging berjalan.

    • Catat secara singkat di log sheet kapan pintu gudang sering dibuka atau ada kejadian khusus (misalnya mati listrik). Informasi ini kelak berguna saat menganalisis data.

  6. Mengunduh dan mengolah data

    • Setelah periode pemantauan (misalnya satu minggu) selesai, hentikan logging.

    • Matikan alat dan lepaskan SD card.

    • Masukkan SD card ke komputer dan buka file di Excel.

    • Buat grafik suhu dan RH terhadap waktu, beri garis batas spesifikasi (misalnya 20–25 °C dan 45–55 %RH).

    • Identifikasi periode ketika parameter keluar dari batas dan cocokkan dengan catatan kejadian di gudang.

  7. Penyusunan laporan

    • Sertakan grafik dan tabel ringkasan (maksimum, minimum, rata-rata).

    • Laporkan tindakan korektif bila ditemukan deviasi, misalnya penjadwalan ulang pembukaan pintu atau penambahan dehumidifier.

    • Simpan file data mentah sebagai arsip untuk audit di masa depan.

Alur ini bisa dengan mudah disesuaikan untuk skenario lain, seperti ruang inkubasi biotek, ruang fermentasi, atau teaching lab yang sedang melakukan eksperimen pengaruh kelembapan terhadap sampel.

Kesimpulan dan rekomendasi

PCE-313A Air Humidity Meter menawarkan kombinasi menarik antara:

  • pengukuran suhu–kelembapan yang cukup akurat,

  • kemampuan menghitung dew point dan wet bulb,

  • input termokopel tipe K untuk suhu proses,

  • data logger berbasis SD card dengan interval fleksibel,

  • antarmuka RS-232 dan software opsional untuk integrasi sistem.

Bagi laboratorium QA/QC, gudang farmasi, pabrik F&B, hingga fasilitas pengolahan air dan industri proses, alat ini cocok sebagai solusi pemantauan lingkungan yang:

  • mudah dioperasikan,

  • tidak mengunci pengguna ke software khusus,

  • mendukung kebutuhan dokumentasi dan audit.

PCE-313A sangat relevan untuk:

  • organisasi yang sedang membangun atau memperkuat program monitoring suhu–kelembapan,

  • fasilitas yang ingin beralih dari pencatatan manual ke data logger digital,

  • teaching lab yang memerlukan alat edukatif namun fungsional untuk demonstrasi pengaruh suhu–kelembapan.

Jika kebutuhan Anda mencakup pemantauan multi-titik permanen dengan alarm otomatis dan integrasi jaringan luas, mungkin diperlukan sistem logger stasioner dengan sensor terdistribusi. Namun sebagai instrumen portabel serbaguna dengan kemampuan logging yang kuat, PCE-313A merupakan pilihan yang layak dipertimbangkan.

FAQ singkat

1. Apakah PCE-313A bisa digunakan untuk validasi ruangan ber-AC di industri farmasi?

Bisa, selama rentang suhu dan kelembapan ruangan berada dalam spesifikasi alat. Banyak tim QA/QC menggunakannya untuk studi pemetaan suhu–RH (temperature and humidity mapping) ataupun monitoring rutin gudang dan ruang produksi.

2. Seberapa sering alat perlu dikalibrasi?

Untuk aplikasi regulasi seperti farmasi dan makanan, biasanya disarankan kalibrasi setidaknya setahun sekali, atau lebih sering bila alat digunakan intensif atau menjadi sumber data kritis dalam pelepasan produk. PCE-313A mendukung layanan kalibrasi ISO melalui penyedia jasa terakreditasi.

3. Apakah data dari SD card bisa langsung diimpor ke LIMS?

Format file yang kompatibel dengan Excel memudahkan ekspor ke berbagai sistem, termasuk LIMS. Umumnya, data dibuka di Excel, sedikit dirapikan (misalnya penambahan kolom identitas lokasi), lalu diekspor sebagai CSV untuk diimpor ke LIMS.

4. Apakah PCE-313A tahan terhadap percikan air atau lingkungan sangat lembap?

Alat ini dirancang terutama untuk penggunaan di dalam ruangan dan tidak disebutkan memiliki rating IP khusus. Karena itu, sebaiknya dihindarkan dari percikan air langsung, hujan, atau kondensasi berat. Untuk lingkungan yang sangat lembap, gunakan pelindung atau tempatkan di dalam housing yang sesuai.

5. Bisakah alat ini digunakan di teaching lab untuk praktikum?

Bisa. Justru kombinasi fitur display digital, logging ke SD card, dan perhitungan dew point/wet bulb cukup ideal untuk praktikum di kampus. Mahasiswa dapat belajar cara mengukur, merekam, serta menganalisis data lingkungan secara kuantitatif.

6. Apa manfaat input termokopel tipe K pada alat ini?

Input tipe K memungkinkan PCE-313A mengukur suhu di lokasi yang tidak bisa dicapai sensor internal, misalnya permukaan pipa, dinding cold room, atau media cair di bejana (dengan probe yang tepat). Ini menambah fleksibilitas alat, terutama untuk engineer proses dan tim maintenance.

Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pemantauan suhu dan kelembapan dalam menjaga mutu produk serta kelancaran proses Anda. Kami berfokus melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas seperti PCE-313A Air Humidity Meter beserta perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan kontrol lingkungan, memperkuat dokumentasi audit, dan memenuhi standar regulasi yang berlaku. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi monitoring suhu–kelembapan di fasilitas penelitian maupun produksi, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang paling tepat.

Rekomendasi Humidity Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda

Referensi

Bagikan artikel ini

Butuh Bantuan Pilih Alat?

Author picture

Tim customer service CV. Java Multi Mandiri siap melayani Anda!

Konsultasi gratis alat ukur dan uji yang sesuai kebutuhan Anda. Segera hubungi kami.