Teknisi QA menggunakan PCE-423N anemometer hot wire untuk mengukur kecepatan udara pada kisi AHU ruang pengisian minuman, dengan probe teleskopik dan tripod.

PCE-423N: Anemometer Hot Wire Untuk Audit Higiene

Daftar Isi

Di pabrik minuman bersoda, tim QA menemukan variasi suhu dan aliran udara di ruang pengisian yang bertekanan positif. Beberapa hari terakhir, kondensasi ringan muncul di dinding dekat jalur filling. Jika dibiarkan, titik air bisa mengundang mikroba, mengganggu kebersihan, dan menurunkan masa simpan produk. Tim butuh data kecepatan dan arah aliran udara yang akurat—termasuk suhu—untuk memeriksa kinerja AHU, keseimbangan exhaust–supply di ducting sempit, sampai ke kisi-kisi yang sulit dijangkau.

Solusinya adalah pengukuran kecepatan udara dan debit volumetrik yang presisi dengan probe ramping yang bisa diselipkan ke area sempit, serta data logging agar hasil mudah dianalisis di komputer. Di sinilah Airflow Food / Hygiene Meter PCE-423N relevan: anemometer hot wire dengan memori 10.000 titik, baterai isi ulang, dan ekspor CSV via micro-USB—pas untuk audit higiene, pengecekan ventilasi, dan validasi ruang proses.

Teknologi dari produk PCE-423N

Anemometer hot wire bekerja dengan prinsip pendinginan konvektif. Sebuah kawat tipis dipanaskan listrik hingga suhu tertentu. Ketika udara mengalir melewati kawat, panas dibawa pergi sehingga suhu kawat turun. Perubahan suhu ini mengubah resistansi kawat dan kemudian dikonversi menjadi sinyal listrik yang sebanding dengan kecepatan aliran. Karena responnya halus terhadap perubahan kecil aliran, teknologi hot wire unggul untuk pengukuran kecepatan rendah hingga menengah dan mampu mendeteksi variasi kecil yang sering luput pada metode lain.

Dalam jangka panjang, teknologi ini penting untuk memastikan lingkungan produksi dan laboratorium tetap stabil. Ventilasi yang tepat membantu mengendalikan partikel, uap pelarut, bau, serta menjaga tekanan ruang bersih. Di fasilitas F&B dan farmasi, kestabilan aliran udara berarti lebih sedikit titik kondensasi, risiko kontaminasi lebih rendah, dan proses yang konsisten. Untuk WWTP/WTP atau laboratorium kampus, data aliran yang akurat membantu merancang sistem hood, biosafety cabinet, hingga pemetaan kecepatan di ducting eksperimen.

Dibanding metode konvensional seperti baling-baling (vane anemometer), hot wire menawarkan sensitivitas lebih baik pada kecepatan rendah, bentuk probe lebih ramping sehingga mudah masuk ke kisi-kisi, dan respons temporal cepat. Vane cocok untuk area luas dan kecepatan tinggi; namun untuk higienitas ruangan, saluran sempit, dan verifikasi AHU—hot wire seperti PCE-423N memberikan akurasi dan kemudahan manuver yang lebih baik.

Spesifikasi dan fitur product

PCE-423N adalah airflow food/hygiene meter berprinsip hot wire dengan rentang kecepatan 0,00–30,00 m/s dan pengukuran suhu 0–50 °C. Instrumen ini menggabungkan probe teleskopik yang dapat memanjang hingga 426 mm, memori internal 10.000 titik, antarmuka micro-USB, serta format ekspor CSV. Selain kecepatan, perangkat menghitung volume flow (m³/h atau CFM) untuk membantu evaluasi kapasitas ventilasi. Baterai 1000 mAh yang dapat diisi ulang membuatnya siap dibawa ke lapangan tanpa bergantung pada baterai sekali pakai.

Yang membuatnya istimewa dibanding banyak anemometer sekelas adalah kombinasi desain ramping, memori data onboard, dan kompatibilitas tripod 3/8″. Telescopic probe memudahkan penempatan sensor di posisi presisi pada duct atau kisi tanpa tangan gemetar, sementara ekspor CSV memungkinkan integrasi cepat ke Excel atau LIMS untuk kebutuhan audit.

Desain dan ergonomi

Secara fisik, unit utama PCE-423N berukuran 145 × 50 × 35 mm (tanpa probe teleskopik) dengan berat sekitar 156 g. Bobotnya ringan untuk operasi satu tangan dalam waktu lama. Probe teleskopik memanjang dari 210 mm hingga 426 mm dengan diameter 12 mm—cukup ramping untuk menembus kisi-kisi ventilasi dan sela sirip pendingin. Di bagian belakang terdapat dudukan tripod 3/8″ sehingga perangkat bisa dipasang stabil saat pengukuran jangka panjang atau saat ingin memetakan kecepatan pada titik tetap.

Sumber dayanya adalah baterai internal 1000 mAh isi ulang. Pengisian dilakukan lewat port micro-USB (5 VDC, 1 A). Untuk penggunaan lapangan yang intensif, power bank umum bisa menjadi pendamping agar perangkat tetap hidup saat logging berkepanjangan. Dari aspek lingkungan, kondisi operasi yang dianjurkan 0–50 °C dengan kelembapan relatif <85% RH non-condensing. Untuk penyimpanan, rentang suhu –10 hingga 60 °C dengan kelembapan <85% RH non-condensing. Informasi rating IP tidak dinyatakan oleh pabrikan, sehingga untuk area berdebu/beruap disarankan menggunakan perlindungan fisik (mis. housing atau plastik pelindung) dan menghindari paparan kondensasi langsung.

Secara ergonomi, tombol navigasi ditempatkan pada panel depan dekat layar sehingga jangkauan jempol natural. Dengan probe yang dapat dipanjang-pendekkan, operator bisa menjaga jarak aman dari kisi tajam atau area sulit tanpa kehilangan kontrol posisi sensor.

Antarmuka dan pengalaman pengguna

PCE-423N menggunakan layar LCD 2 inci beresolusi 176 × 220 piksel. Ukurannya cukup untuk menampilkan parameter utama—kecepatan, temperatur, dan volume flow—serta status logging. Tampilan angka besar memudahkan dibaca di lokasi redup, sementara refresh 1 Hz membuat perubahan aliran terlihat real-time tanpa terasa “melompat”.

Navigasi dilakukan melalui tombol fisik sehingga andal di tangan yang mengenakan sarung tangan tipis. Menu ringkas: pilih satuan (m/s, ft/min; m³/h, CFM; °C/°F), set logging, akses memori, dan fungsi lainnya. Fitur kualitas hidup yang relevan untuk audit antara lain penyimpanan 10.000 titik dan ekspor CSV via micro-USB. Auto-off umumnya tersedia pada perangkat portabel untuk menghemat baterai, namun pabrikan tidak menyebutkan eksplisit. Bila perlu logging panjang, nonaktifkan fitur hemat daya (jika ada) melalui menu atau suplai daya via USB.

Memori 10.000 titik berarti pada laju ukur 1 Hz, Anda mendapat sekitar 2 jam 46 menit perekaman kontinu; jika interval diperpanjang (mis. setiap 10 detik), data bisa mencakup studi harian. Ekspor CSV membuat setiap pembacaan mudah diolah di Excel untuk membuat grafik tren, histogram, atau perhitungan statistik.

Fitur-fitur cerdas/unggulan

  • Pengukuran kecepatan udara 0,00–30,00 m/s dengan resolusi 0,01 m/s dan akurasi yang dinyatakan pabrikan bergantung rentang. Hal ini cocok untuk validasi ruang bersih kelas produksi hingga troubleshooting ventilasi kantor/pabrik.

  • Perhitungan volume flow (m³/h dan CFM). Manfaatnya: langsung bandingkan dengan spesifikasi kapasitas fan/duct tanpa perlu kalkulator eksternal.

  • Pengukuran suhu 0–50 °C resolusi 0,1 °C. Suhu memengaruhi densitas udara dan kenyamanan termal; serta indikasi potensi kondensasi bila dikombinasikan dengan informasi kelembapan dari sensor lain.

  • Probe teleskopik 210–426 mm diameter 12 mm. Keuntungan praktis: menjangkau kisi sempit dan mengurangi error akibat gangguan tubuh operator terhadap aliran.

  • Memori 10.000 titik, laju ukur 1 Hz. Cocok untuk audit berkala, uji beban fan, atau pemetaan kecepatan di beberapa titik.

  • Ekspor CSV dan antarmuka micro-USB. Tidak bergantung software proprietari; file bisa dibuka langsung di spreadsheet untuk keperluan audit dan pelaporan.

  • Dudukan tripod 3/8″. Memungkinkan penempatan stabil untuk logging jangka panjang, mengurangi noise akibat gerakan tangan.

  • Baterai internal 1000 mAh isi ulang. Mengurangi biaya operasional dan limbah baterai sekali pakai.

Catatan: pabrikan tidak menyebutkan fitur seperti Auto-Hold atau averaging otomatis multi-titik; averaging dapat dilakukan di Excel setelah ekspor.

Kontrol eksternal dan integrasi sistem

Data dari PCE-423N dapat dipindahkan ke komputer melalui kabel micro-USB. Perangkat menyimpan data dalam format CSV yang kompatibel dengan Excel, Google Sheets, atau dapat diimpor ke LIMS melalui prosedur ETL sederhana. Dengan struktur data baris-per-waktu (timestamp, nilai, satuan), Anda dapat:

  • menyusun grafik tren kecepatan terhadap waktu,

  • menghitung rata-rata, puncak, dan deviasi standar,

  • menggabungkan dengan data lain (mis. suhu/kelembapan dari logger terpisah),

  • melakukan audit lintas-batch dan menyiapkan laporan CAPA.

Workflow ini fleksibel dan mudah diskalakan: satu operator bisa merekam banyak titik, menyatukan file CSV, lalu mengotomatiskan analisis dengan template Excel atau skrip Python/R bila dibutuhkan.

Spesifikasi teknis lengkap

Parameter Nilai
Rentang kecepatan 0,00–30,00 m/s (0,0–5905,5 ft/min)
Resolusi kecepatan 0,01 m/s (0,1 ft/min)
Akurasi kecepatan* ±0,10 m/s atau ±5% dari skala penuh pada 0–5 m/s; ±0,30 m/s atau ±5% dari skala penuh pada 5–30 m/s. Padanan ft/min: ±19,6 ft/min atau ±5% pada 0–984,2 ft/min; ±59,0 ft/min atau ±5% pada 984,2–5905,5 ft/min
Volume flow 0,0–339120,0 m³/h; 0,0–99598,0 CFM
Resolusi volume flow 0,1 m³/h; 0,1 CFM
Suhu 0–50 °C (32–122 °F)
Resolusi suhu 0,1 °C / 0,1 °F
Akurasi suhu ±1 °C / ±1,8 °F
Panjang probe teleskopik 210–426 mm (8,2–16,7 inci)
Diameter probe 12 mm (0,47 inci)
Laju ukur 1 Hz
Layar LCD 2 inci, 176 × 220 piksel
Memori 10.000 titik ukur
Antarmuka Micro-USB; ekspor file CSV
Dudukan Tripod 3/8″
Catu daya Baterai internal 1000 mAh; pengisian 5 VDC, 1 A
Kondisi operasi 0–50 °C; <85% RH non-condensing
Kondisi penyimpanan –10–60 °C; <85% RH non-condensing
Dimensi unit 145 × 50 × 35 mm (tanpa probe)
Bobot 156 g (5,5 oz)
Paket Unit PCE-423N, kabel micro-USB, manual

Penjelasan awam: rentang 0–30 m/s mencakup berbagai skenario—sekitar 1 m/s itu sepoi-sepoi AC; 10 m/s sudah angin kencang; 30 m/s setara 108 km/jam. Resolusi 0,01 m/s berarti perubahan kecil sebesar 3,6 cm/detik pun terlihat. Akurasi dinyatakan dalam dua cara (nilai absolut atau persentase skala penuh); pabrikan akan mengambil yang lebih besar, sehingga pada kecepatan rendah nilai absolut biasanya dominan—ini membantu menghindari klaim akurasi berlebihan.

Panduan memilih komponen tambahan

Tabel berikut membantu memilih pengaturan dan aksesori berdasarkan kisaran kecepatan aplikasi.

Kisaran kecepatan target Contoh aplikasi Saran pengukuran & aksesori
0,1–1 m/s Ruang bersih, area proses dairy, near-isothermal cabinet Gunakan tripod 3/8″ untuk stabilitas; lakukan averaging 30–60 detik; periksa turbulensi dengan beberapa sudut probe
1–5 m/s Kisi supply/exhaust AHU, hood laboratorium pengajaran Gunakan probe teleskopik untuk menembus kisi; catat suhu; gunakan template Excel untuk menghitung rata-rata multi-titik
5–15 m/s Ducting proses, intake fan, uji kinerja filter Pertimbangkan pengukuran pada grid (traverse) di penampang; pasang clamp/stand agar posisi konstan
15–30 m/s Exhaust industri tertentu, saluran uji Pastikan probe lurus sejajar aliran; evaluasi pengaruh vibrasi; gunakan power bank untuk logging panjang

Aksesori yang berguna:

  • Tripod kecil dengan ulir 3/8″ untuk pengukuran statis.

  • Power bank USB 5 V untuk sesi logging lama.

  • Rigid clamp/holder untuk pemasangan pada kisi duct.

  • Tas pelindung/foam case untuk mobilitas dan menjaga probe tidak bengkok.

Faktor yang memengaruhi hasil:

  • Orientasi probe terhadap aliran (usahakan sejajar untuk pembacaan maksimal).

  • Turbulensi lokal akibat tangan/ tubuh operator; gunakan perpanjangan probe atau tripod.

  • Perubahan suhu mendadak (biarkan alat stabil beberapa detik sebelum merekam).

  • Posisi di penampang duct (gunakan beberapa titik untuk mewakili rata-rata).

Panduan cara menggunakan produk langkah demi langkah

Contoh kasus: audit di ruang pengisian minuman untuk memastikan tekanan positif dan mengurangi kondensasi.

  1. Persiapan

    • Isi daya PCE-423N melalui micro-USB hingga penuh.

    • Siapkan tripod dan, bila perlu, power bank.

    • Tentukan titik ukur: dekat pintu, di atas jalur filling, dekat exhaust, serta beberapa kisi supply.

  2. Penyiapan alat

    • Nyalakan perangkat, pilih satuan m/s dan °C.

    • Atur interval logging sesuai kebutuhan (mis. 1 detik untuk dinamika cepat, 5–10 detik untuk tren jangka panjang).

    • Panjangkan probe 30–50 cm sesuai jarak aman dari kisi dan posisi operator.

  3. Pengukuran di kisi supply

    • Pasang alat pada tripod menghadap lurus arah aliran.

    • Biarkan pembacaan stabil selama 10–20 detik, lalu mulai logging.

    • Untuk duct/kisi besar, lakukan pengukuran grid (mis. 5–9 titik) dan hitung rata-rata.

  4. Pengukuran di dekat proses

    • Arahkan probe ke area yang dicurigai terjadi kondensasi atau eddy.

    • Catat kecepatan dan suhu. Kombinasikan dengan data RH dari sensor lain untuk menilai risiko dew point.

  5. Pengukuran exhaust

    • Ulangi prosedur. Bandingkan total debit supply vs exhaust (gunakan mode volume flow bila dimensi penampang tersedia).

    • Perhatikan fluktuasi yang mungkin mengindikasikan fan tidak stabil atau filter tersumbat.

  6. Ekspor dan analisis

    • Hubungkan perangkat ke PC via micro-USB. Salin file CSV.

    • Buat grafik kecepatan vs waktu; hitung rata-rata dan puncak.

    • Susun laporan singkat berisi rekomendasi: penyesuaian set-point fan, pembersihan filter, atau perubahan arah kisi.

Dengan alur ini, tim QA dapat menyimpulkan apakah tekanan positif terjaga dan apakah sirkulasi udara menghindari titik kondensasi.

Kesimpulan dan rekomendasi

PCE-423N memadukan akurasi pengukuran hot wire dengan kepraktisan lapangan: probe teleskopik ramping untuk area sempit, memori 10.000 titik, serta ekspor CSV yang ramah audit. Rentang 0–30 m/s menutupi kebutuhan QA/QC dan R&D di F&B, farmasi/biotek, laboratorium kampus, hingga fasilitas pengolahan air yang membutuhkan verifikasi ventilasi ruangan atau duct. Bagi organisasi yang memerlukan dokumentasi tertelusur—terutama saat inspeksi hygiene—kemampuan logging dan ekspor data akan mempercepat pelaporan.

Siapa yang paling diuntungkan?

  • Pabrik F&B dan dairy yang melakukan audit kebersihan area proses.

  • Industri farmasi/biotek untuk verifikasi aliran udara dan kenyamanan termal ruangan produksi.

  • Laboratorium pengujian dan teaching lab untuk mempelajari dinamika fluida secara praktis.

  • Pengelola WTP/WWTP yang memeriksa ventilasi ruang blower, chlorination room, atau odor control.

  • Industri proses/kimia dan plating yang memvalidasi fume hood & exhaust.

Jika Anda butuh alat sederhana untuk kecepatan tinggi area luas, vane anemometer bisa menjadi pelengkap. Namun untuk area sempit, kecepatan rendah-menengah, dan dokumentasi rapi, PCE-423N adalah pilihan yang masuk akal.

FAQ singkat

  1. Apakah PCE-423N bisa mengukur arah aliran?
    Tidak; perangkat mengukur besaran kecepatan (m/s). Arah perlu ditentukan dari orientasi probe dan konteks lokasi.

  2. Berapa lama durasi logging maksimum?
    Memori 10.000 titik pada 1 Hz setara ±2 jam 46 menit. Dengan interval 10 detik, durasinya sekitar 27 jam.

  3. Apakah tahan air atau berdebu?
    Rating IP tidak disebutkan. Hindari paparan kondensasi dan debu pekat; gunakan pelindung dan jaga kondisi non-condensing.

  4. Bagaimana cara menghitung volume flow?
    Masukkan atau gunakan luas penampang duct pada perhitungan eksternal, lalu gunakan nilai kecepatan rata-rata untuk dapatkan m³/h atau CFM. Perangkat menyediakan pembacaan volume flow dalam satuan tersebut saat dikonfigurasi sesuai.

  5. Bisakah data dibuka tanpa software khusus?
    Bisa. File disimpan sebagai CSV yang dapat dibuka di Excel, Google Sheets, atau diimpor ke LIMS.

  6. Kapan perlu tripod?
    Saat mengukur kecepatan rendah atau melakukan logging panjang, tripod 3/8″ membantu menjaga orientasi probe agar hasil stabil.

Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pemantauan aliran udara dalam mendukung berbagai proses penelitian dan produksi Anda. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti PCE-423N Airflow Food/Hygiene Meter serta perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan kontrol ventilasi, memastikan kebersihan area proses, dan memenuhi standar tertinggi. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi pengukuran aliran udara pada utilitas dan proses, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.

Rekomendasi Airflow Food Hygiene Unggulan untuk Kebutuhan Anda

Referensi

Bagikan artikel ini

Butuh Bantuan Pilih Alat?

Author picture

Tim customer service CV. Java Multi Mandiri siap melayani Anda!

Konsultasi gratis alat ukur dan uji yang sesuai kebutuhan Anda. Segera hubungi kami.