Analis QC Indonesia menggunakan refraktometer Abbe PCE-ABBE-REF2 untuk mengukur %Brix dan indeks bias sari buah dengan kontrol suhu 20 °C di laboratorium.

PCE-ABBE-REF2: Refraktometer Abbe & Brix untuk QA/QC

Daftar Isi

Bayangkan sebuah lini produksi minuman sari buah yang sedang mengebut menjelang jadwal pengiriman. QC mengambil sampel dari setiap batch, tetapi pembacaan kadar gula dari satu sampel ke sampel lain melompat-lompat. Jika salah satu tangki lolos dengan kadar gula terlalu rendah, rasa akan “pahit” di lidah pelanggan; kalau terlalu tinggi, biaya gula membengkak dan label gizi jadi tidak akurat. Di momen seperti ini, tim QA/QC butuh alat yang bisa mengukur dengan cepat, konsisten, dan bisa diverifikasi ulang saat audit.

Solusinya adalah mengukur dua parameter yang paling relevan untuk banyak cairan proses: indeks bias (nD) dan kandungan gula (°Brix). Indeks bias memberi gambaran konsentrasi total terlarut, sedangkan skala Brix langsung mengonversinya ke persen massa sukrosa—praktis untuk F&B, farmasi, kimia, hingga riset.

Di titik inilah Agricultural measuring device PCE-ABBE-REF2 menjadi pilihan rasional. Ini adalah refraktometer tipe Abbe dengan skala terpisah untuk %Brix dan indeks bias nD, lengkap dengan termometer sekrup untuk pemantauan suhu. Konstruksi besi tuang yang kokoh serta akurasi yang terjaga menjadikannya mitra kerja andal di laboratorium QA/QC, teaching lab, maupun fasilitas produksi.

Teknologi dari produk PCE-ABBE REF2

Refraktometer bekerja berdasarkan pembiasan cahaya. Saat berkas cahaya melewati antarmuka dua medium (misalnya prisma kaca dengan sampel cair), kecepatannya berubah sesuai kerapatan optik. Perubahan haluan cahaya ini diukur sebagai indeks bias (nD). Pada refraktometer Abbe, sampel ditaruh di antara dua prisma. Operator menyesuaikan batas terang–gelap pada bidang pandang hingga sejajar garis referensi; posisi itu berkorelasi langsung dengan nD atau %Brix.

Mengapa teknologi ini penting jangka panjang? Karena:

  • Cepat dan non-destruktif: hanya butuh tetes kecil sampel, cocok untuk kontrol proses real-time.

  • Serbaguna: bekerja untuk cairan bening hingga emulsi/dispersi translusen; digunakan di F&B, farmasi, kimia, coating, hingga analisis minyak.

  • Konsistensi: standar skala (nD dan °Brix) diakui internasional, memudahkan perbandingan lintas fasilitas dan audit.

Dibanding metode konvensional seperti gravimetri atau pengeringan oven untuk total padatan terlarut, refraktometri:

  • Jauh lebih cepat (hitungan detik–menit).

  • Lebih hemat sampel.

  • Minim kesalahan penimbangan dan variasi operator, terutama bila suhu dikendalikan pada 20 °C.

Spesifikasi dan fitur produk

PCE-ABBE-REF2 adalah refraktometer Abbe laboratorium dari PCE Instruments yang dirancang untuk pengukuran indeks bias 1.300–1.700 nD serta kadar gula 0–95 % Brix. Ciri khasnya adalah display skala terpisah (split scale): bagian atas menunjukkan %Brix, bagian bawah menunjukkan nD. Alat ini dilengkapi termometer sekrup yang dipasang ke dudukan prisma, sehingga pengguna dapat memantau dan mengoreksi pengaruh suhu.

Apa yang membuatnya istimewa?

  • Dua parameter dalam satu tampilan: meminimalkan konversi manual.

  • Akurasi terjaga untuk kelas Abbe: resolusi nD 0,005 dan akurasi ±0,005 nD; resolusi Brix 0,25 % dan akurasi ±0,25 %.

  • Opsi kontrol suhu eksternal: dudukan prisma dapat dikondisikan lewat adaptor selang air pada kedua sisi—berguna untuk menjaga titik referensi 20 °C.

  • Konstruksi kokoh (cast-iron housing): stabil secara mekanik—kritis bagi presisi optik.

Desain dan ergonomi

Secara fisik, PCE-ABBE-REF2 mengusung bodi besi tuang yang berat dan stabil di meja kerja. Permukaan atas menampung prisma bawah dan prisma atas dengan mekanisme pengapit sampel, dilengkapi port adaptor selang di kiri–kanan untuk sirkulasi air dari termostat eksternal. Di sisi optik, terdapat tabung okuler untuk melihat bidang pandang dan knob penyesuaian garis batas terang–gelap. Termometer sekrup dipasang langsung di dudukan prisma untuk membaca suhu sampel.

Dimensi fisik tidak dinyatakan oleh pabrikan dalam halaman produk, namun bobotnya tercantum 3.000 g (±105,8 oz)—cukup berat untuk mengurangi getaran saat penyesuaian halus.

Catu daya: ini adalah instrumen optik manual; tidak memerlukan baterai atau adaptor. Keunggulannya, alat dapat digunakan kapan saja tanpa khawatir daya habis. Perawatan fokus pada kebersihan prisma dan perlindungan mekanik.

Lingkungan operasi: pengukuran paling akurat pada 20 °C. Alat menyediakan adaptor sirkulasi air untuk pengendalian suhu melalui termostat eksternal (0 hingga +70 °C pada kontrol perangkat). IP rating tidak dinyatakan; sebagai instrumen optik meja, gunakan di laboratorium kering/bersih, jauh dari percikan larutan korosif. Selalu bersihkan sisa sampel dan keringkan prisma usai pemakaian.

Antarmuka dan pengalaman pengguna

Bidang pandang terlihat melalui okuler. Skala terpisah menampilkan:

  • Bagian atas: % Brix (0–95 %).

  • Bagian bawah: indeks bias nD (1.300–1.700).

Pengoperasian dilakukan dengan tombol/knob mekanis:

  • Knob fokus/penyelarasan untuk memosisikan batas terang–gelap.

  • Pengunci prisma atas untuk menekan sampel.

  • Termometer sekrup untuk membaca suhu.

Fitur kualitas hidup yang relevan untuk alat analog ini:

  • Stabilitas mekanik tinggi—membantu “auto-hold” alami begitu garis batas stabil.

  • Tidak ada auto-off karena non-elektrik—tidak ada interupsi di tengah kalibrasi/penyesuaian.

  • Kemudahan pencatatan: operator mencatat nilai langsung ke LIMS/lembar QC; karena skala ganda, risiko salah konversi turun.

Fitur-fitur cerdas/unggulan

Walau analog, PCE-ABBE-REF2 menghadirkan solusi cerdas lewat desain:

  • Skala ganda Brix & nD

    • Manfaat: hemat waktu, mengurangi kesalahan saat operator harus berpindah skala/rumus.

  • Termometer sekrup terintegrasi

    • Manfaat: memudahkan kompensasi suhu manual. Pada pekerjaan audit, dokumentasi suhu sampel menjadi bukti kontrol metrologi.

  • Opsi pengendalian suhu prisma melalui adaptor selang di kedua sisi

    • Manfaat: bisa dikoneksikan ke water bath/termostat eksternal untuk menstabilkan pada 20 °C—meningkatkan repeatabilitas antar-sesi.

  • Konstruksi besi tuang yang kokoh

    • Manfaat: meminimalkan drift karena getaran; umur pakai panjang, cocok untuk teaching lab dan fasilitas dengan jam kerja tinggi.

  • Resolusi dan akurasi memadai untuk QA rutin

    • nD: resolusi 0,005; akurasi ±0,005 nD.

    • Brix: resolusi 0,25 %; akurasi ±0,25 %.

    • Manfaat: cukup untuk verifikasi %Brix bahan baku/produk jadi, pemantauan konsentrasi, dan validasi proses sederhana.

Kontrol eksternal dan integrasi sistem

Karena merupakan refraktometer Abbe analog, tidak ada antarmuka digital (USB/Bluetooth) pada model ini. Integrasi data dilakukan melalui pencatatan manual ke LEMbar QC/Excel/LIMS. Workflow yang disarankan:

  1. Catat nD, %Brix, dan suhu di formulir QC.

  2. Jika memakai termostat, catat suhu setpoint dan waktu stabilisasi.

  3. Masukkan data ke LIMS/lembar Excel untuk trending batch ke batch.

  4. Terapkan kartu kendali (control chart) untuk memonitor drift alat/bahan baku.

Pendekatan ini sederhana namun tetap efektif untuk fasilitas yang memerlukan dokumentasi siap-audit.

Spesifikasi teknis lengkap

Parameter Nilai
Rentang ukur indeks bias (nD) 1.300 – 1.700 nD
Resolusi nD 0.005 nD
Akurasi nD ±0.005 nD
Rentang ukur gula (%Brix) 0 – 95 %
Resolusi Brix 0.25 %
Akurasi Brix ±0.25 %
Tampilan Skala terpisah: bagian atas %Brix, bagian bawah nD
Pengendalian suhu Dudukan prisma dapat dikondisikan; adaptor selang air di kedua sisi; termometer sekrup disertakan
Kisaran pengkondisian suhu perangkat 0 hingga +70 °C (melalui kontrol eksternal)
Bobot 3.000 g (105.8 oz)
Material housing Besi tuang (cast-iron)
Cakupan pengiriman Unit PCE-ABBE-REF2, balok referensi, obeng, termometer sekrup, manual instruksi

Penjelasan singkat untuk pemula: bayangkan indeks bias seperti “kepadatan optik” cairan. Air murni berada sekitar nD 1,333. Ketika Anda melarutkan gula, jalur cahaya “membelok” lebih kuat, sehingga nD naik. Skala %Brix langsung memetakan belokan itu ke persen massa sukrosa. Dengan resolusi 0,25 %Brix, perubahan setara ±0,25% massa gula dapat terlihat—cukup sensitif untuk membedakan batch yang kurang konsisten.

Panduan memilih komponen tambahan

Pilih rentang & contoh aplikasi

Parameter Rentang relevan Contoh aplikasi
0–12 %Brix Air minum berperisa, minuman isotonik, kontrol sirup dasar ringan
12–20 %Brix Jus buah encer, fermentasi awal wine/beer (original wort estimasi)
20–40 %Brix Sirup gula, konsentrat buah, madu encer
40–80 %Brix Madu kental, molase, sirup glukosa tebal
nD 1.33–1.45 Emulsi pendingin metalworking, cairan proses kimia ringan
nD 1.45–1.70 Resin/varnish, minyak, pelarut berat, bahan kimia khusus

Aksesori yang dianjurkan

  • Termostat sirkulasi air + selang (untuk kontrol 20 °C).

  • Minyak/larutan standar kalibrasi nD atau balok referensi (tersedia di paket).

  • Kaca penutup (cover glass) cadangan.

  • Botol semprot isopropanol/air bebas ion + tisu lensa untuk pembersihan prisma.

  • Timer kecil untuk konsistensi waktu stabilisasi.

Faktor yang memengaruhi hasil

  • Suhu: selisih beberapa derajat dapat menggeser pembacaan; stabilkan di 20 °C bila memungkinkan.

  • Homogenitas sampel: buih/partikel dapat mengganggu batas terang–gelap.

  • Waktu kontak: biarkan beberapa detik agar suhu sampel menyesuaikan dengan prisma.

  • Kebersihan prisma: residu mengubah jalur cahaya; bersihkan setiap kali ganti sampel.

Panduan cara menggunakan produk langkah demi langkah

Contoh kasus: verifikasi kadar gula pada lini produksi sari buah.

  1. Siapkan alat dan lingkungan

    • Pastikan meja kerja stabil dan kering.

    • Hubungkan selang termostat ke port kiri–kanan jika kontrol suhu dibutuhkan; set pada 20 °C.

    • Bersihkan prisma dengan tisu lensa dan pelarut yang sesuai.

  2. Kalibrasi/cek referensi

    • Pasang balok referensi (dari paket) atau teteskan standar nD/Brix.

    • Sesuaikan knob hingga batas terang–gelap tepat pada nilai referensi. Catat sebagai bukti kontrol harian.

  3. Ambil sampel dari tangki

    • Ambil sampel representatif bebas gelembung. Jika berpartikel, lakukan penyaringan cepat.

    • Catat ID batch, waktu, dan suhu awal jika ada.

  4. Aplikasikan sampel ke prisma

    • Teteskan beberapa tetes sampel di prisma bawah. Turunkan prisma atas untuk meratakan film sampel tipis dan homogen.

  5. Stabilisasi dan baca

    • Tunggu 10–30 detik (atau sesuai SOP) agar suhu sampel setara dengan prisma.

    • Lihat melalui okuler. Putar knob hingga garis batas terang–gelap sejajar dengan garis pengukuran.

    • Baca %Brix pada skala atas dan nD pada skala bawah. Catat suhu dari termometer sekrup.

  6. Verifikasi batas spesifikasi

    • Bandingkan dengan spesifikasi produk (misal 12,0–12,5 %Brix pada 20 °C). Jika di luar batas, lakukan penyesuaian sirup atau campuran sesuai prosedur proses.

  7. Bersihkan

    • Angkat prisma atas, bilas dengan air bebas ion atau pelarut sesuai matriks, keringkan dengan tisu lensa.

    • Tutup pelindung jika ada, dan matikan aliran termostat.

  8. Dokumentasi & trending

    • Masukkan data ke LIMS/Excel: ID batch, Brix, nD, suhu, operator.

    • Buat grafik kontrol untuk memantau variasi harian dan deteksi dini drift.

Kesimpulan dan rekomendasi

PCE-ABBE-REF2 menyajikan kombinasi keandalan mekanik dan kesederhanaan operasional. Dengan skala ganda %Brix dan nD, akurasi yang memadai, serta kemampuan kontrol suhu lewat water bath, alat ini cocok untuk:

  • Laboratorium QA/QC F&B (jus, sirup, madu, dairy).

  • Teaching lab dan laboratorium riset yang mengajarkan prinsip refraktometri.

  • Industri kimia/coating yang memantau konsentrasi berdasarkan indeks bias.

  • Farmasi/biotek untuk cek cepat pelarut/larutan proses (dengan validasi internal).

Jika Anda memerlukan integrasi digital dan logging otomatis, pertimbangkan refraktometer digital dengan antarmuka USB. Namun bila prioritas Anda adalah ketahanan, kontrol suhu eksternal, dan kepastian pembacaan optik, PCE-ABBE-REF2 adalah pilihan efisien dan ekonomis untuk laboratorium Anda.

FAQ singkat

Apakah PCE-ABBE-REF2 membutuhkan listrik?
Tidak. Ini instrumen optik manual; tidak memakai baterai/adaptor.

Bisakah alat ini digunakan untuk cairan berwarna?
Bisa untuk cairan bening hingga translusen. Jika sangat keruh/pekat, batas terang–gelap sulit dibaca; pertimbangkan pengenceran atau metode lain.

Seberapa penting kontrol suhu 20 °C?
Sangat penting untuk hasil konsisten. nD dan %Brix dipengaruhi suhu. Gunakan termostat saat akurasi ketat diperlukan.

Bagaimana cara kalibrasinya?
Gunakan balok referensi yang disertakan atau larutan standar. Sesuaikan knob hingga skala tepat pada nilai referensi, lalu catat.

Apakah ada output data ke PC?
Tidak. Pencatatan dilakukan manual. Untuk logging otomatis, pilih model refraktometer digital dengan antarmuka data.

Berapa volume sampel yang dibutuhkan?
Hanya beberapa tetes untuk menutupi prisma secara merata (umumnya <1 mL).

Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya kontrol indeks bias dan %Brix dalam mendukung berbagai proses penelitian dan produksi Anda. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti PCE-ABBE-REF2 dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan pengendalian konsentrasi larutan, memastikan kontrol yang konsisten, dan memenuhi standar tertinggi. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pengujian Brix/indeks bias pada utilitas maupun proses, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.

Rekomendasi Agricultural Measuring Device Unggulan untuk Kebutuhan Anda

Referensi

Bagikan artikel ini

Butuh Bantuan Pilih Alat?

Author picture

Tim customer service CV. Java Multi Mandiri siap melayani Anda!

Konsultasi gratis alat ukur dan uji yang sesuai kebutuhan Anda. Segera hubungi kami.