Di banyak laboratorium riset dan QA/QC, keselamatan bergantung pada performa fume hood. Standar umum menargetkan kecepatan udara muka sekitar 0,5 m/s agar uap berbahaya tidak kembali ke operator. Masalahnya, aliran udara sering berfluktuasi saat beban kerja meningkat, filter menua, atau sistem HVAC berubah. Pernah ada inspeksi berkala yang menemukan laju alir turun tajam pada jam tertentu—log buku manual tak mampu menjelaskan kapan dan mengapa penurunan terjadi.
Solusinya adalah memantau kecepatan angin secara kontinu, menyimpan data dalam jumlah besar, dan mengevaluasinya di komputer untuk melihat tren. Dengan begitu, tim bisa menunjukkan bukti objektif saat audit dan mengambil tindakan preventif sebelum masalah keselamatan muncul. Di titik ini, sebuah anemometer yang sekaligus bertugas sebagai perekam data jadi krusial.
PCE-ADL 11 adalah airflow meter berfitur data logger dengan memori hingga 60.000 pembacaan, antarmuka USB, serta perangkat lunak evaluasi. Instrumen ringkas ini dirancang untuk pengukuran kecepatan angin (m/s, km/h, knots, mph, ft/min) dengan akurasi terukur dan konfigurasi yang mudah—solusi praktis untuk validasi fume hood, pengecekan ventilasi ruang lab, hingga studi aliran udara di fasilitas produksi.
Teknologi anemometer yang digunakan
Prinsip kerja alat ini berbasis anemometer impeller (kincir). Saat udara melintas, bilah impeller berputar. Kecepatan putar tersebut dikonversi oleh sensor menjadi sinyal listrik yang diproses menjadi satuan kecepatan (misalnya m/s atau ft/min). Karena hubungan antara putaran dan kecepatan udara sudah ditetapkan melalui kalibrasi pabrikan, pengguna tinggal membaca angka di layar atau mengekspor data ke PC.
Mengapa pendekatan ini penting untuk jangka panjang? Kecepatan putar impeller stabil dan responsif terhadap aliran laminar maupun turbulen pada rentang rendah hingga sedang. Dengan pencatatan periodik—misalnya setiap 1 menit hingga 12 jam—data tren dapat mengungkap degradasi performa sistem, seperti filter yang mulai tersumbat atau setting damper yang bergeser. Alih-alih hanya punya “snapshot” sesaat, tim memperoleh gambaran historis yang relevan untuk program pemeliharaan prediktif.
Dibanding cara konvensional seperti inspeksi visual smoke test saja atau pencatatan manual sesekali, pengukuran dengan anemometer data logger memberi:
-
data kuantitatif yang dapat diaudit;
-
resolusi waktu yang tinggi sehingga momen penurunan performa bisa ditelusuri;
-
kemudahan konversi ke berbagai satuan standar (m/s, ft/min, mph, knots, km/h) tanpa perhitungan manual.
Spesifikasi dan fitur product
PCE-ADL 11 adalah airflow meter kompak dari PCE Instruments yang berfungsi sebagai pencatat data kecepatan angin. Konfigurasinya dilakukan melalui perangkat lunak yang disertakan; setelah itu alat dapat merekam sampai 60.000 nilai terukur pada interval yang dapat dipilih, lalu data dibaca kembali via USB untuk evaluasi grafis atau tabel.
Apa yang membuatnya istimewa dibanding banyak anemometer genggam biasa?
-
perekaman jangka panjang built-in (tanpa perlu logger terpisah);
-
memori besar (60.000 pembacaan) dengan pilihan interval dari hitungan detik hingga jam;
-
indikator LED dan alarm saat nilai ekstrem terlampaui;
-
ulir di bagian bawah housing untuk pemasangan ke braket/penjepit, sehingga pengukuran jangka panjang tetap stabil;
-
pilihan satuan lengkap: m/s, km/h, knots, mph, ft/min untuk memenuhi kebutuhan standar audit berbeda.
Desain dan ergonomi
Secara fisik, PCE-ADL 11 ringkas dan ringan. Dimensinya 145 × 35 × 30 mm dengan berat sekitar 49 g; mudah masuk kantong lab coat dan nyaman dipegang untuk survei lapangan yang berpindah-pindah. Di sisi bawah terdapat lubang ulir berulir (threaded hole) untuk dipasang pada braket atau dudukan, membantu pengukuran stasioner yang konsisten pada pintu fume hood atau titik uji ventilasi.
Catu daya menggunakan baterai Lithium Thionyl Chloride 3,6 V tipe Mignon (AA khusus). Alarm baterai lemah tersedia, sehingga pengguna tahu kapan perlu penggantian agar logging tidak terputus. Untuk penggunaan lapangan, kombinasikan dengan braket atau tripod ringan—alat tetap stabil saat pencatatan berjam-jam.
Lingkungan operasi dinyatakan pada 0…50 °C dengan kelembapan relatif <80%. Kelas proteksi IP42 berarti terlindung dari benda padat >1 mm dan tetesan air (dripping) saat perangkat pada posisi tegak; cukup untuk pemakaian indoor atau semi-indoor, namun tidak untuk hujan lebat atau penyemprotan langsung. Ketinggian operasi maksimum 2000 m di atas permukaan laut.
Antarmuka dan pengalaman pengguna
PCE-ADL 11 menampilkan hasil ukur pada layar indikator sederhana dengan dukungan satuan yang dapat diganti. Navigasi menu dilakukan melalui tombol-tombol fisik untuk mengubah satuan, memulai/ menghentikan logging, serta pengaturan interval. Indikator LED merah-kuning-hijau membantu memberi sinyal kondisi (termasuk alarm jika batas ekstrem terlampaui).
Fitur kualitas hidup yang relevan untuk lab:
-
memori hingga 60.000 pembacaan—cukup untuk logging berhari-hari dengan interval menit hingga jam;
-
interval perekaman yang fleksibel (detik hingga 12 jam), memudahkan penyesuaian antara studi transien cepat dan pemantauan jangka panjang;
-
ekspor data via USB ke perangkat lunak PC, kemudian dapat digrafikkan atau ditampilkan sebagai tabel untuk pelaporan;
-
mode start otomatis maupun manual, jadi alat bisa disiapkan di kantor lalu dibiarkan bekerja di lokasi uji tanpa interaksi tambahan.
Fitur-fitur cerdas/unggulan
-
Pencatatan data terintegrasi. Memori 60.000 titik menjaga kontinuitas catatan sehingga tren harian/mingguan terlihat jelas. Berguna saat audit keselamatan fume hood, studi ventilasi ruang bersih, ataupun commissioning HVAC.
-
Perangkat lunak evaluasi. Software PC menyajikan grafik dan tabel, memudahkan analisis dan penyiapan lampiran laporan. Pengguna dapat membandingkan shift kerja, jam puncak, atau kondisi saat pintu fume hood dibuka sebagian vs penuh.
-
Pilihan satuan multi-standar. Dengan m/s, km/h, knots, mph, dan ft/min, angka dapat langsung cocok dengan SOP berbeda (misalnya standar face velocity sering memakai m/s atau ft/min).
-
Batas alarm. Saat nilai ekstrem terlampaui, indikator memberikan peringatan sehingga teknisi dapat segera mengecek sistem.
-
Ulir pemasangan. Lubang ulir di dasar housing memudahkan pemasangan ke braket/penjepit untuk menjaga posisi sensor konstan—penting untuk repeatability.
-
Sensor impeller responsif. Pabrikan menyebut impeller sudah respons terhadap kecepatan rendah, membantu saat menguji area dengan aliran pelan seperti ruang anteroom atau exhaust minimal.
Manfaat praktisnya: hemat waktu logging, konsistensi dokumentasi untuk audit, mengurangi salah baca manual, serta efisiensi investigasi—tim cukup membuka grafik untuk mengetahui kapan dan seberapa besar penurunan terjadi.
Kontrol eksternal dan integrasi sistem
Data ditransfer ke PC melalui USB. Melalui perangkat lunak yang disertakan, data dapat diekspor dan dievaluasi secara grafis maupun tabel. Setelah diekspor, file dapat dilanjutkan ke Excel atau sistem LIMS untuk pelacakan, agregasi lintas lokasi, dan arsip audit. Alur ini memberi fleksibilitas: satu teknisi dapat menggabungkan log dari beberapa PCE-ADL 11 untuk menyusun peta performa ventilasi seluruh fasilitas.
Spesifikasi teknis lengkap
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Rentang ukur | 1,2…30,0 m/s; 4,3…108,0 km/h; 2,33…58,32 knots; 2,69…67,2 mph; 236…5906 ft/min |
| Resolusi | 0,01 m/s; 0,1 km/h; 0,1 knot; 0,1 mph; 1 ft/min |
| Akurasi | m/s: ±(3% + 0,20 m/s); km/h: ±(3% + 1,0 km/h); knots: ±(3% + 0,4 knots); mph: ±(3% + 0,4 mph); ft/min: ±(3% + 40 ft/min) |
| Memori | hingga 60.000 pembacaan |
| Antarmuka data | USB untuk transmisi data |
| Perangkat lunak PC | untuk evaluasi data (representasi grafik & tabel) |
| Interval rekam yang dapat dipilih | 3 s, 5 s, 10 s, 30 s, 1 mnt, 5 mnt, 10 mnt, 30 mnt, 1 jam, 2 jam, 3 jam, 6 jam, 12 jam |
| Mode pengukuran | mulai otomatis dan manual |
| Alarm batas | ya; disertai indikator LED merah, kuning, hijau |
| Sensor | anemometer (impeller) |
| Catu daya | baterai Lithium Thionyl Chloride 3,6 V, tipe Mignon |
| Indikator baterai lemah | ya |
| Kondisi operasi | 0…50 °C, <80% RH |
| Kelas proteksi | IP42 |
| Ketinggian operasi maks. | 2000 m (6561 ft) |
| Berat | 49 g (<1 lb) |
| Dimensi | 145 × 35 × 30 mm |
| Fitur mekanik | lubang ulir (threaded hole) untuk pemasangan |
| Paket pengiriman | meter PCE-ADL 11, perangkat pemasangan, software, impeller, 1× baterai 3,6 V, user manual |
Penjelasan awam: resolusi 0,01 m/s berarti perubahan sekecil 0,01 m/s masih bisa terbaca. Akurasi ±(3% + 0,20 m/s) pada m/s menandakan galat maksimum adalah 3% dari angka yang dibaca ditambah 0,20 m/s. Jadi bila layar menunjukkan 0,50 m/s, galat maksimal sekitar ±(0,015 + 0,20) = ±0,215 m/s. Untuk tujuan validasi fume hood, ini memadai untuk melihat tren dan memastikan nilai berada dalam kisaran kerja target (misalnya 0,4–0,6 m/s) selama evaluasi dilakukan konsisten pada titik dan kondisi yang sama.
Panduan memilih komponen tambahan
Walau PCE-ADL 11 sudah siap pakai, pemilihan aksesori yang tepat akan meningkatkan repeatability dan kenyamanan.
Tabel rentang kecepatan & contoh aplikasi
| Rentang kecepatan (m/s) | Contoh aplikasi |
|---|---|
| 0,5–2,0 | Validasi face velocity fume hood, aliran di ruang anteroom/gowning |
| 2–10 | Penyeimbangan ventilasi ruang proses, exhaust lokal, intake HVAC |
| 10–30 | Studi aliran di dekat exhaust outdoor, uji performa kipas/duct pendek (non-pressurized) |
Catatan: PCE-ADL 11 bukan flow meter untuk saluran tertutup bertekanan; ini alat kecepatan angin. Untuk menghitung debit volumetrik di duct, diperlukan metode penampang & profil kecepatan atau sensor khusus.
Aksesori yang bermanfaat
-
braket/dudukan atau tripod mini (memanfaatkan lubang ulir bawah alat);
-
kabel USB (umumnya disertakan dalam paket, siapkan cadangan untuk mobilitas);
-
baterai Lithium Thionyl Chloride 3,6 V pengganti;
-
pelindung impeller dan kain lembut untuk perawatan bilah.
Faktor yang memengaruhi hasil
-
posisi sensor terhadap arah aliran (usahakan tegak lurus dengan muka fume hood dan konsisten di titik yang sama);
-
turbulensi akibat bukaan pintu atau lalu-lalang operator;
-
suhu & kelembapan ekstrem (patuh pada 0…50 °C, <80% RH);
-
getaran saat logging (gunakan braket agar stabil).
Panduan penggunaan langkah demi langkah
Contoh kasus: validasi face velocity fume hood di laboratorium kimia.
-
Persiapan
-
Pastikan fume hood menyala minimal 10–15 menit untuk mencapai kondisi stabil.
-
Pasang PCE-ADL 11 pada braket/penjepit di depan bukaan fume hood pada ketinggian kerja. Arahkan impeller sejajar dengan arah aliran masuk.
-
Melalui software, atur interval perekaman (contoh 10 detik untuk studi transien atau 1 menit untuk pemantauan jam kerja). Set alarm sesuai batas SOP.
-
-
Kalibrasi lokasi uji
-
Tandai titik ukur (mis. grid 6–9 titik pada bidang muka) agar pengukuran bisa diulang pada audit berikutnya.
-
Jika melakukan logging jangka panjang hanya di titik pusat, dokumentasikan jarak dari tepi.
-
-
Pengukuran baseline
-
Dengan jendela/bukaan fume hood pada setpoint standar, mulai mode rekam otomatis.
-
Lakukan aktivitas simulasi jika perlu (membuka pintu, menempatkan peralatan) untuk melihat dampaknya terhadap aliran.
-
-
Pengamatan dan keamanan
-
Jika LED/alarm menyala (nilai ekstrem), catat waktunya. Periksa kemungkinan penghalang di jalur aliran atau perubahan setelan fan.
-
-
Pengunduhan data
-
Sambungkan via USB ke PC. Gunakan software untuk menampilkan grafik time-series dan tabel ringkas (min/avg/maks).
-
Ekspor ke CSV/Excel untuk pelaporan. Sorot periode dengan penurunan di bawah ambang (mis. <0,4 m/s).
-
-
Analisis dan tindak lanjut
-
Bandingkan shift kerja/hari yang berbeda. Jika penurunan terjadi pada jam tertentu, koordinasikan dengan tim fasilitas untuk memeriksa beban HVAC, filter, atau set point fan.
-
Simpan file ke arsip QA—data lengkap memudahkan audit eksternal.
-
Kesimpulan dan rekomendasi
PCE-ADL 11 memadukan anemometer ringkas dengan perekaman data yang andal. Memori 60.000 titik, interval fleksibel, alarm, serta ulir pemasangan menjadikannya alat praktis untuk:
-
laboratorium QA/QC dan teaching lab yang butuh validasi fume hood dan ventilasi;
-
farmasi/biotek dan F&B yang memantau aliran udara ruang kritis;
-
fasilitas pengolahan air dan lingkungan yang mengevaluasi ventilasi ruang blower, intake, atau area kerja;
-
industri proses/kimia untuk commissioning HVAC lokal.
Jika Anda memerlukan pengukuran kecepatan angin dengan dokumentasi rapi dan mudah diaudit, PCE-ADL 11 adalah kandidat kuat. Bila kebutuhan Anda termasuk pengukuran debit di duct bertekanan atau integrasi permanen ke BMS/LIMS, pertimbangkan perangkat tambahan seperti pitot tube/thermal anemometer khusus atau logger yang terhubung jaringan.
FAQ singkat
Apakah PCE-ADL 11 bisa menghitung debit (m³/s) langsung?
Belum; alat ini mengukur kecepatan. Debit dapat dihitung jika Anda mengetahui luas penampang dan profil kecepatan, namun itu di luar fungsi internal perangkat.
Berapa lama data 60.000 titik dapat bertahan?
Tergantung interval. Misalnya 1 menit ≈ 41,6 hari; 10 detik ≈ 6,9 hari.
Bisakah alat dipasang permanen?
Bisa dipasang jangka panjang menggunakan braket/tripod via lubang ulir. Pastikan lingkungan sesuai IP42 (indoor/terlindung).
Apakah software mendukung grafik?
Ya, software PC menyajikan evaluasi grafis dan tabel serta mendukung ekspor untuk olah lanjut di Excel/LIMS.
Bagaimana akurasi untuk fume hood?
Akurasi m/s ±(3% + 0,20 m/s). Untuk evaluasi tren dan kepatuhan kisaran operasi, lakukan pengukuran konsisten pada titik yang sama.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pemantauan aliran udara dalam mendukung keselamatan dan mutu proses Anda. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas seperti PCE-ADL 11 serta perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan validasi fume hood, komisioning ventilasi, dan dokumentasi audit. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi pengujian airflow pada utilitas dan proses, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Air Flow Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Multifunction Air Flow Meter PCE-AM 45
Lihat produk★★★★★ -

Multifunction Air Flow Meter PCE-AM 45
Lihat produk★★★★★ -

Multifunction Air Flow Meter PCE-AM 30
Lihat produk★★★★★ -

Multifunction Air Flow Meter Flow Hoods PCE-VA 20-SET-ICA incl. ISO Calibration
Lihat produk★★★★★ -

Multifunction Air Flow Meter Flow Hoods PCE-VA 20-SET-ICA incl. ISO Calibration
Lihat produk★★★★★ -

Multifunction Air Flow Meter PCE-HVAC 2-ICA with ISO Certificate
Lihat produk★★★★★ -

Multifunction Air Flow Meter PCE-HVAC 2
Lihat produk★★★★★ -

Air Flow Meter PCE-WSAC 50-210
Lihat produk★★★★★
Referensi
-
Setyawan, Y. A., Arini, S. Y., & Widodo, S. (2022). Evaluation of the Implementation of the Local Exhaust Ventilation System in the Testing Laboratory. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 11(1), 83–93. Retrieved from https://e-journal.unair.ac.id/IJOSH/article/download/25498/pdf/143080
-
Farkhani, M. I., & Musfiroh, I. (2024). Gap Analysis Kualifikasi Kinerja HVAC dan Mesin Sterilisator berdasarkan CPOB dan EU GMP terhadap Protokol di Salah Satu Industri Farmasi. Majalah Farmasetika, 9(4), 339–350. Retrieved from https://majalah.farmasetika.com/gap-analysis-kualifikasi-kinerja-hvac-dan-mesinsterilisatorberdasarkan-cpob-daneu-gmp-terhadapprotokol-di-salah-satu-industrifarmasi/













