Bayangkan sebuah ruang produksi obat steril di pabrik farmasi. Di atas area pengisian vial, sistem HVAC harus menjaga aliran udara laminar yang stabil agar partikel dan mikroba tidak turun ke produk. Secara prosedur, bagian QA harus membuktikan bahwa kecepatan dan arah aliran udara benar-benar sesuai desain. Jika aliran udara terlalu lambat, zona bersih bisa terkontaminasi; kalau terlalu cepat, turbulensi justru membawa debu ke area kritis. Di saat yang sama, suhu dan kelembapan di ruangan juga harus dalam rentang sempit untuk menjaga stabilitas produk dan kenyamanan operator. Mengukur semua parameter ini secara terpisah, apalagi tanpa pencatatan otomatis, sangat menyita waktu dan berisiko menimbulkan celah audit.
Kondisi serupa juga ditemui di banyak sektor lain: teaching lab yang ingin menunjukkan konsep ventilasi kepada mahasiswa, laboratorium pengujian yang memvalidasi fume hood, pabrik makanan minuman yang perlu memastikan aliran udara di ruang pengolahan, hingga operator HVAC di gedung perkantoran modern yang mengejar efisiensi energi tanpa mengorbankan kenyamanan termal. Intinya sama: data aliran udara, suhu, dan kelembapan yang andal sudah menjadi kebutuhan harian.
Untuk menjembatani kebutuhan ini, dibutuhkan instrumen portabel yang sanggup mengukur semua parameter tersebut sekaligus, menyimpannya sebagai data log, dan mudah diintegrasikan ke laporan digital. Di sinilah Air Flow / Temperature / Humidity Data Logger PCE-AM 45 hadir sebagai solusi praktis untuk pemantauan lingkungan berbasis aliran udara di berbagai aplikasi laboratorium, industri, dan sistem HVAC modern.
Teknologi anemometer dan data logger lingkungan
Prinsip kerja anemometer impeller dan sensor suhu–kelembapan
Secara sederhana, PCE-AM 45 menggabungkan tiga jenis sensor dalam satu perangkat: anemometer impeller untuk kecepatan udara, sensor suhu, dan sensor kelembapan relatif. Anemometer impeller bekerja dengan memanfaatkan baling-baling kecil (impeller) yang berputar saat terkena aliran udara. Kecepatan putarannya berbanding lurus dengan kecepatan aliran. Di balik baling-baling ini, terdapat sensor yang mengubah kecepatan putaran menjadi sinyal listrik, kemudian dikonversi oleh mikrokontroler menjadi nilai kecepatan dalam berbagai satuan, seperti m/s, ft/min, km/h, mph, atau knot.
Sensor suhu yang tertanam biasanya berupa termistor atau sensor digital yang merespons perubahan suhu lingkungan. Sementara sensor kelembapan memanfaatkan perubahan sifat material higroskopis saat menyerap uap air. Kedua sensor ini dikalibrasi sehingga dapat menampilkan suhu dalam °C/°F dan kelembapan dalam %RH dengan akurasi tertentu. Kombinasi ketiga sensor ini memungkinkan pengguna mendapatkan gambaran komprehensif kondisi lingkungan pada satu titik dan pada satu waktu.
Teknologi data logger melengkapi paket ini. Di dalam instrumen terdapat memori internal yang menyimpan hasil pengukuran secara berurutan. PCE-AM 45 menyediakan memori hingga 960 nilai terukur. Data yang tersimpan ini bisa berisi kecepatan angin, volume flow, suhu, dan kelembapan pada momen tertentu, sehingga memudahkan analisis tren tanpa perlu mencatat manual di kertas.
Pentingnya teknologi ini untuk pemantauan jangka panjang
Di banyak bidang, data lingkungan bukan hanya “angka sesaat” untuk dilihat lalu dilupakan. Dalam validasi HVAC farmasi, misalnya, auditor ingin melihat apakah aliran udara konsisten selama proses produksi berlangsung. Di water treatment plant, pengelola ingin memastikan ruangan panel listrik dan ruang blower memiliki ventilasi yang cukup untuk mencegah overheating. Di teaching lab, dosen ingin menunjukkan bagaimana perubahan pembukaan damper berdampak pada kecepatan udara di duct.
Dengan teknologi anemometer yang digabungkan dengan data logging, pengguna dapat:
-
Merekam perubahan parameter dari waktu ke waktu, bukan hanya snapshot sesaat.
-
Membandingkan data antara titik ukur yang berbeda dengan mudah.
-
Mengulang analisis tanpa harus kembali ke lapangan.
-
Menyimpan bukti objektif untuk audit, pelatihan, atau investigasi masalah.
Teknologi ini pada akhirnya mengurangi ketergantungan pada catatan manual yang rawan salah tulis dan lebih sulit dilacak. Data digital memudahkan integrasi ke software pengolahan data, perhitungan statistik, maupun pelaporan standar ISO/GMP.
Keunggulan pengukuran langsung dibanding metode konvensional manual
Sebelum anemometer digital portabel menjadi umum, kecepatan udara kadang diperkirakan dari perhitungan teoritis, misalnya berdasarkan desain duct dan tekanan diferensial. Pendekatan ini berguna di tahap desain, tetapi tidak selalu merefleksikan kondisi aktual di lapangan, terlebih setelah sistem beroperasi bertahun-tahun, filter kotor, atau terjadi perubahan layout ruangan.
Pengukuran langsung dengan anemometer seperti PCE-AM 45 menawarkan beberapa keunggulan:
-
Mengukur apa yang benar-benar terjadi di titik tertentu, bukan hanya hasil asumsi desain.
-
Menyajikan nilai dalam berbagai satuan secara otomatis, sehingga mengurangi kesalahan konversi manual.
-
Menggabungkan parameter udara lain (suhu, kelembapan) yang memengaruhi kenyamanan termal dan performa proses.
-
Menghasilkan data digital yang mudah disimpan dan dianalisis.
Bagi QA/QC, pendekatan ini berarti keputusan berbasis data faktual; bagi engineer, ini membantu menyesuaikan sistem HVAC agar lebih efisien energi tanpa melewati batas kenyamanan; bagi dosen dan peneliti, instrumen semacam ini menjadi alat bantu yang konkret untuk menjelaskan konsep dinamika fluida dalam bentuk yang mudah diukur.
Fitur produk Air Flow / Temperature / Humidity Data Logger PCE-AM 45
Gambaran umum fungsi utama PCE-AM 45
PCE-AM 45 adalah instrumen portabel yang menggabungkan pengukuran kecepatan udara, volume flow, suhu, dan kelembapan dalam satu perangkat dengan fungsi data logging. Alat ini menggunakan probe teleskopik dengan impeller berdiameter sekitar 65 mm untuk menangkap aliran udara di berbagai titik, termasuk di dalam duct atau di atas area kerja. Mengacu pada spesifikasi pabrikan, PCE-AM 45 mampu mengukur kecepatan angin dalam rentang 0,3 hingga 45,0 m/s (sekitar 0,9 hingga 147 ft/s), nilai yang cukup lebar untuk berbagai aplikasi dari ventilasi ruangan hingga pengukuran pada duct HVAC berkecepatan lebih tinggi.
Selain kecepatan, PCE-AM 45 dapat menghitung volume flow dalam satuan CMM (m³/min) atau CFM (ft³/min) dengan memasukkan luas penampang duct. Fungsi ini berguna ketika pengguna tidak hanya ingin tahu seberapa cepat udara bergerak, tetapi juga seberapa banyak udara yang benar-benar lewat per satuan waktu. Di layar, pengguna dapat memilih berbagai satuan kecepatan (m/s, ft/min, knots, km/h, mph), sehingga tidak perlu melakukan konversi manual.
Di sisi lingkungan, PCE-AM 45 mengukur suhu antara 0 hingga 45 °C (32–113 °F) dan kelembapan antara 10 hingga 90 %RH. Kombinasi ini menjadikan alat ini relevan untuk laboratorium, ruang produksi, gudang, bahkan area proses yang membutuhkan pemantauan kondisi termal dan kelembapan secara bersamaan.
Apa yang membedakan PCE-AM 45 dari anemometer biasa
Dibandingkan anemometer sederhana yang hanya menampilkan kecepatan udara sesaat, PCE-AM 45 membawa beberapa keunggulan khas:
-
Menggabungkan empat parameter utama: kecepatan, volume flow, suhu, dan kelembapan dalam satu alat.
-
Memiliki data memory internal hingga 960 nilai terukur, sehingga dapat berfungsi sebagai data logger sederhana untuk pengukuran berulang atau kampanye monitoring singkat.
-
Dilengkapi giroskop internal yang memungkinkan penentuan arah angin (0–360°) ketika impeller diarahkan sesuai aliran, berguna untuk studi pola aliran di ruangan atau area luar tertentu.
-
Menggunakan probe teleskopik yang dapat diperpanjang hingga sekitar 315 mm, memudahkan pengukuran di titik yang sulit dijangkau tanpa harus memanjat terlalu dekat ke duct atau diffuser.
-
Mendukung komunikasi data melalui antarmuka micro USB, sehingga nilai yang tersimpan dapat dipindahkan ke PC untuk analisis lebih lanjut dengan perangkat lunak dari PCE Instruments.
Bagi pengguna di sektor QA/QC, riset, atau engineering, kombinasi fitur ini berarti satu perangkat dapat menggantikan beberapa alat terpisah dan mengurangi langkah manual, dari pengukuran hingga pelaporan.
Desain dan ergonomi PCE-AM 45
Dimensi, berat, dan bentuk fisik instrumen
Secara fisik, PCE-AM 45 dirancang sebagai instrumen genggam yang cukup ringkas untuk dibawa ke lapangan maupun berkeliling pabrik. Dimensinya sekitar 70 x 194 x 35 mm, sehingga masih nyaman digenggam dengan satu tangan seperti multimeter portabel. Berat instrumen sekitar 400 g, cukup kokoh untuk memberi kesan solid tetapi tidak membuat tangan cepat lelah saat digunakan untuk pengukuran berulang.
Di bagian atas instrumen terdapat koneksi ke probe teleskopik yang membawa impeller berdiameter 65 mm. Di bagian depan, layar LC dengan backlight menempati bagian atas, sementara tombol-tombol fungsi ditempatkan di bawahnya. Desain ini membuat operator dapat melihat angka di layar sambil mengoperasikan tombol dengan ibu jari, sementara tangan lainnya memegang atau mengarahkan probe. Kesan keseluruhan adalah peralatan teknis yang praktis namun tidak rumit.
Housing instrumen dibuat dari plastik teknik yang umum digunakan pada alat ukur portabel, cukup kuat untuk pemakaian harian di laboratorium atau area produksi. Walau tidak dirancang sebagai alat “heavy duty” untuk lingkungan ekstrim seperti tambang bawah tanah, PCE-AM 45 cukup tangguh untuk tugas-tugas di fasilitas industri, dengan syarat digunakan dalam batas kondisi operasi yang ditetapkan pabrikan.
Probe teleskopik dan impeller untuk pengukuran di titik sulit
Salah satu nilai tambah utama PCE-AM 45 adalah probe teleskopik dengan panjang yang dapat disesuaikan. Menurut spesifikasi pabrikan, panjang probe berada di kisaran 270 hingga 540 mm, dengan panjang impeller sekitar 65 mm. Selain itu terdapat informasi panjang total probe sekitar 315 mm, yang mengacu pada salah satu konfigurasi. Intinya, pengguna dapat memanjangkan probe sesuai kebutuhan untuk menjangkau diffuser di plafon, ruang dalam duct, atau area yang kurang aman jika didekati langsung.
Impeller berdiameter 65 mm memberikan kompromi baik antara sensitivitas dan stabilitas. Ukuran ini cukup besar untuk meng-averaging aliran udara yang sedikit turbulen, namun masih cukup kecil untuk dimasukkan ke duct dengan ukuran sedang. Untuk pengukuran di fume hood, clean bench, atau inlet/outlet ventilasi, konfigurasi ini membuat operator dapat menempatkan sensor tepat di area yang diinginkan tanpa menghalangi aliran secara signifikan.
Probe yang terpisah dari badan instrumen juga meningkatkan ergonomi saat pengukuran di atas kepala atau di sudut sempit. Operator dapat memegang instrumen di pinggang sambil mengarahkan probe ke titik ukur, meminimalkan kelelahan dan risiko menjatuhkan perangkat.
Catu daya, konsumsi daya, dan batas lingkungan operasi
PCE-AM 45 ditenagai oleh empat baterai AAA 1,5 V. Konfigurasi ini praktis karena jenis baterai tersebut mudah didapat dan dapat diganti kapan saja di lapangan tanpa alat khusus. Menurut data pabrikan, konsumsi daya berkisar antara 15 hingga 20 mA tanpa backlight dan 20 hingga 25 mA dengan backlight, dengan arus standby sangat kecil (hingga sekitar 8 µA). Kombinasi ini membantu memperpanjang masa pakai baterai, terutama jika pengguna disiplin mematikan backlight saat tidak diperlukan.
Instrumen ini dilengkapi indikator baterai lemah yang akan muncul ketika tegangan total turun di bawah sekitar 4,5 V. Dengan demikian, pengguna mendapat peringatan sebelum baterai benar-benar habis, penting jika pengukuran dilakukan pada sesi validasi yang tidak boleh terputus.
Dari sisi lingkungan, PCE-AM 45 dirancang untuk beroperasi pada suhu sekitar 0 hingga 50 °C, dengan kelembapan 40 hingga 80 %RH non-kondensasi. Untuk penyimpanan, rentang suhu lebih lebar, dari -20 hingga 60 °C dengan kelembapan di bawah 80 %RH non-kondensasi. Instrumen ini tidak mencantumkan rating IP khusus dalam spesifikasi yang tersedia, sehingga bijak untuk memperlakukannya sebagai perangkat elektronik laboratorium biasa: hindari paparan air langsung, kondensasi, maupun debu berlebih. Untuk penggunaan di lapangan terbuka, penggunaan tas atau case pelindung yang disertakan sangat dianjurkan.
Antarmuka dan pengalaman pengguna
Tampilan layar, backlight, dan informasi yang disajikan
PCE-AM 45 menggunakan layar LC dengan backlight yang dirancang untuk tetap terbaca di berbagai kondisi pencahayaan. Backlight sangat membantu ketika pengukuran dilakukan di area duct, ruang mesin, atau plafon yang kurang terang. Layar menampilkan angka utama yang cukup besar di baris atas, misalnya kecepatan udara, sementara parameter lain seperti suhu, kelembapan, atau satuan pengukuran ditampilkan di area lain yang lebih kecil.
Selain nilai numerik, layar juga menampilkan simbol satuan (m/s, ft/min, CFM, °C, %RH, dan sebagainya) sehingga pengguna tahu persis apa yang sedang diukur. Ketika fungsi volume flow digunakan, layar akan menampilkan hasil perhitungan berdasarkan kecepatan rata-rata dan luas penampang yang dimasukkan sebelumnya. Dalam beberapa mode, informasi Beaufort scale juga tersedia untuk mengindikasikan tingkat kekuatan angin dalam bentuk skala yang umum digunakan di meteorologi.
Secara keseluruhan, tampilan PCE-AM 45 dirancang agar teknisi atau analis yang baru pertama kali menggunakan alat ini pun dapat langsung memahami informasi yang muncul, setelah membaca panduan penggunaan singkat.
Tata letak tombol dan alur navigasi menu
Walau detail jumlah dan label tombol tidak dijabarkan secara rinci di spesifikasi, PCE-AM 45 mengikuti tata letak umum anemometer data logger portabel. Tombol-tombol fungsi ditempatkan di bawah layar dan dapat dioperasikan dengan ibu jari. Fungsi dasar seperti power on/off, pemilihan parameter (kecepatan, volume flow, suhu, kelembapan), pemilihan satuan, serta akses ke menu logging biasanya ditangani oleh kombinasi tombol yang intuitif.
Navigasi menu dirancang bertahap: pengguna memilih mode pengukuran, lalu menyesuaikan parameter seperti luas area duct untuk perhitungan volume flow. Pengaturan seperti interval logging dan pengelolaan memori juga biasanya diakses melalui menu ini. Dengan sedikit latihan, teknisi dapat dengan cepat berpindah dari pengukuran snapshot ke mode pengumpulan data berkala.
Bagi teaching lab atau pengguna baru, pendekatan menu yang bertingkat membantu mengurangi kesalahan pengaturan. Pengguna dapat mengulangi langkah-langkah yang sama setiap kali melakukan pengukuran di titik yang mirip, sehingga hasil menjadi lebih konsisten.
Memori internal dan kemudahan ekspor data
Salah satu fitur yang sering menjadi penentu keputusan pembelian adalah kapasitas memori. PCE-AM 45 menyediakan data memory untuk hingga 960 nilai terukur. Dalam praktik, ini bisa berarti:
-
960 titik pengukuran individual pada beberapa lokasi yang berbeda.
-
Atau serangkaian pengukuran berulang pada satu titik dengan interval tertentu untuk melihat tren.
Memori dapat diisi melalui fungsi data logging, di mana instrumen menyimpan hasil pengukuran secara otomatis sesuai pengaturan, atau melalui penyimpanan manual ketika pengguna menekan tombol tertentu. Setelah sesi pengukuran selesai, data dapat dipindahkan ke PC menggunakan kabel micro USB yang sudah termasuk dalam paket. Dengan bantuan perangkat lunak dari PCE Instruments (dapat diunduh melalui portal mereka), data dapat ditampilkan dalam bentuk tabel, grafik, dan diekspor ke format umum seperti CSV untuk diolah di Excel atau software statistik lain.
Proses ini menghemat banyak waktu dibanding memotret layar atau menulis ulang angka satu per satu. Bagi laboratorium yang harus memenuhi tuntutan dokumentasi ketat, fitur ini memberikan jejak digital yang rapi dan terdokumentasi dengan baik.
Fitur-fitur cerdas dan unggulan PCE-AM 45
Pengukuran kecepatan angin multi-satuan dan volume flow
PCE-AM 45 tidak terbatas pada satu satuan kecepatan. Instrumen ini mendukung:
-
m/s
-
ft/min
-
knots
-
km/h
-
mph
Rentang kecepatan 0,3 hingga 45,0 m/s mencakup banyak skenario, dari ventilasi ruang laboratorium (biasanya di bawah 1 m/s) hingga aliran udara di duct utama HVAC atau exhaust yang lebih cepat. Akurasi spesifikasinya sekitar ±3 % dari nilai terukur, ditambah offset kecil yang bergantung pada satuan (misalnya ±0,1 m/s untuk m/s).
Fungsi volume flow memanfaatkan kecepatan rata-rata dan luas penampang. Pengguna memasukkan luas duct dalam m² atau ft² (dengan rentang pengaturan 0,001 hingga 999 m²/ft²). Setelah itu, alat menghitung volume flow dalam CMM (m³/min) atau CFM (ft³/min) dengan rentang hingga 999900 satuan. Bagi engineer HVAC, ini jauh lebih praktis daripada menghitung manual, terutama ketika mengukur banyak titik dalam satu sesi balancing.
Pengukuran arah angin dengan giroskop internal
Berbeda dari anemometer sederhana yang hanya memberi informasi kecepatan, PCE-AM 45 dilengkapi giroskop internal untuk mengukur arah angin. Rentang sudutnya 0 hingga 360° dengan resolusi 1°. Walau akurasi sudut tidak disebutkan secara eksplisit, fitur ini sudah cukup untuk kebutuhan praktis seperti:
-
Mengidentifikasi arah dominan aliran udara di sebuah ruangan.
-
Memetakan pola angin di area semi-outdoor, misalnya di sekitar cooling tower, intake udara, atau area ventilasi alami.
-
Memberi contoh visual pada praktikum tentang bagaimana arah dan kecepatan angin saling berkaitan.
Ketika digunakan bersama fungsi data logging, pengguna dapat menganalisis perubahan arah angin seiring waktu, misalnya sebelum dan sesudah perubahan konfigurasi ventilasi.
Pengukuran suhu dan kelembapan untuk karakterisasi lingkungan
PCE-AM 45 mengukur suhu dan kelembapan pada lokasi yang sama dengan pengukuran kecepatan udara. Spesifikasinya:
-
Suhu: 0 hingga 45 °C, resolusi 0,1 °C, akurasi sekitar ±1,0 °C.
-
Suhu dalam °F: 32 hingga 113 °F, resolusi 0,18 °F, akurasi ±1,8 °F.
-
Kelembapan: 10 hingga 90 %RH, resolusi 0,1 %RH, akurasi ±5 %RH.
Meskipun akurasi kelembapan tidak seketat hygrometer khusus, integrasi fungsi ini di alat yang sama tetap sangat berguna. Misalnya:
-
Di pabrik F&B, pengguna dapat memeriksa apakah peningkatan kelembapan di ruang produksi berkaitan dengan penurunan kecepatan udara.
-
Di ruang produksi farmasi, suhu dan kelembapan harus berada di dalam rentang SOP; PCE-AM 45 dapat memberikan gambaran cepat sambil engineer fokus pada perbaikan pola aliran udara.
-
Di teaching lab, mahasiswa dapat melihat hubungan antara kecepatan udara dan persepsi “dingin” yang sebenarnya dipengaruhi oleh suhu dan kelembapan.
Fungsi data logger dan integrasi perangkat lunak
Fungsi data logger PCE-AM 45 memungkinkan instrumen menyimpan hingga 960 nilai. Dengan bantuan software PC yang tersedia melalui portal PCE, data ini dapat:
-
Ditampilkan sebagai grafik waktu vs parameter.
-
Diekspor ke format data tabular (misalnya CSV) untuk analisis lanjutan.
-
Dipadukan dengan catatan lain, misalnya posisi titik ukur, jam pengukuran, atau kondisi operasional sistem.
Bagi laboratorium yang menerapkan sistem manajemen mutu ISO 17025 atau fasilitas farmasi dengan tuntutan regulasi, kemampuan untuk menunjukkan catatan digital dan grafik tren sering kali menjadi nilai tambah dalam audit. Meski PCE-AM 45 bukan sistem validasi ber-GMP penuh, data yang dihasilkannya sangat berguna sebagai bukti pendukung dalam banyak proses penilaian internal.
Kontrol eksternal dan integrasi sistem
Transfer data via micro USB ke PC
Di bagian bawah atau samping badan instrumen, PCE-AM 45 menyediakan port micro USB. Kabel micro USB sudah disertakan dalam paket pembelian. Melalui koneksi ini, pengguna dapat menghubungkan instrumen ke komputer dan menggunakan perangkat lunak PCE untuk mengunduh isi memori. Proses ini biasanya melibatkan:
-
Menghubungkan kabel micro USB.
-
Menjalankan software di PC.
-
Memilih instrumen yang terdeteksi.
-
Mengunduh dan menyimpan data ke file proyek atau ekspor langsung ke format umum.
Kelebihan pendekatan ini adalah pengguna tidak perlu membuka atau mengakses memori instrumen secara fisik; semua berjalan lewat antarmuka standar yang familiar. Transfer via USB juga mengurangi risiko salah ketik atau kehilangan catatan dibanding metode manual.
Pengolahan data lanjutan untuk tren, audit, dan pelaporan
Setelah data berada di PC, pengguna dapat:
-
Membuat grafik tren kecepatan udara di beberapa titik duct untuk membandingkan performa sebelum dan sesudah balancing.
-
Menyusun laporan validasi fume hood atau clean bench, lengkap dengan tabel nilai rata-rata, minimum, maksimum, dan deviasi standar.
-
Mengarsipkan data dalam format yang mudah dicari kembali ketika ada audit atau kebutuhan kaji ulang.
-
Mengimpor data ke sistem manajemen laboratorium (LIMS) atau spreadsheet internal.
Dengan alur ini, PCE-AM 45 tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari ekosistem informasi di laboratorium atau pabrik. Hal ini penting di era di mana hampir semua keputusan teknis dituntut untuk berbasis data dan mudah ditelusuri kembali.
Spesifikasi teknis lengkap PCE-AM 45
Tabel spesifikasi
Berikut rangkuman spesifikasi PCE-AM 45 berdasarkan informasi resmi pabrikan yang tersedia sampai saat ini.
| Parameter | Satuan | Rentang / Nilai | Resolusi | Akurasi / Keterangan |
|---|---|---|---|---|
| Kecepatan udara | m/s | 0,3 – 45,0 | 0,01 | ±3 % ±0,1 m/s dari nilai terukur |
| Kecepatan udara | ft/min | 60 – 8800 | 0,01 / 0,1 / 1 | ±3 % ±20 ft/min dari nilai terukur |
| Kecepatan udara | knots | 0,6 – 88,0 | 0,01 | ±3 % ±0,2 knots dari nilai terukur |
| Kecepatan udara | km/h | 1,0 – 140,0 | 0,01 | ±3 % ±0,4 km/h dari nilai terukur |
| Kecepatan udara | mph | 0,7 – 100 | 0,01 | ±3 % ±0,2 mph dari nilai terukur |
| Arah angin | ° | 0 – 360 | 1 | Giroskop internal |
| Volume flow | CMM (m³/min) | 0 – 999900 | 0,001 – 100 | Luas penampang dapat diatur 0,001 – 999 m² |
| Volume flow | CFM (ft³/min) | 0 – 999900 | 0,001 – 100 | Luas penampang dapat diatur 0,001 – 999 ft² |
| Suhu | °C | 0 – 45 | 0,1 | ±1,0 °C |
| Suhu | °F | 32 – 113 | 0,18 | ±1,8 °F |
| Kelembapan relatif | %RH | 10 – 90 | 0,1 | ±5 %RH |
| Panjang probe | mm | sekitar 315 (teleskopik 270–540) | – | Probe teleskopik |
| Diameter impeller | mm | 65 | – | |
| Antarmuka | – | Micro USB | – | Untuk transfer data ke PC |
| Memori data | – | 960 nilai terukur | – | Data logger internal |
| Catu daya | – | 4 × 1,5 V AAA | – | |
| Konsumsi daya tanpa backlight | mA | 15 – 20 | – | |
| Konsumsi dengan backlight | mA | 20 – 25 | – | |
| Arus standby | µA | 0 – 8 | – | |
| Indikator baterai lemah | V | < 4,5 | – | |
| Kondisi operasi | °C / %RH | 0 – 50 °C, 40 – 80 %RH non-kondens. | – | |
| Kondisi penyimpanan | °C / %RH | -20 – 60 °C, < 80 %RH non-kondens. | – | |
| Dimensi badan instrumen | mm | 70 × 194 × 35 | – | |
| Berat | g | 400 | – |
Penjelasan awam angka-angka utama
Secara praktis, rentang 0,3 hingga 45 m/s berarti PCE-AM 45 bisa dipakai mulai dari aliran udara lembut di ruang kantor (sekitar 0,2–0,3 m/s) hingga aliran cepat dalam duct exhaust industri. Akurasi ±3 % berarti jika Anda mengukur 10 m/s, ketidakpastian sekitar ±0,3 m/s ditambah offset kecil. Untuk keperluan balancing HVAC dan validasi fume hood, tingkat akurasi ini sudah memadai, selama pengukuran dilakukan dengan prosedur yang konsisten.
Rentang suhu 0–45 °C mencakup hampir seluruh kondisi ruangan yang wajar. Kelembapan 10–90 %RH juga mencukupi, kecuali untuk aplikasi ekstrim seperti pengeringan intensif atau ruang sangat lembap. Memori 960 titik cukup untuk satu sesi survey besar (misalnya puluhan titik, masing-masing beberapa kali pengulangan), sebelum perlu mengunduh data ke PC.
Dimensi kompak dan berat 400 g berarti alat ini mudah dibawa dalam tas kecil atau hard case yang memang sudah disertakan. Bagi teknisi yang harus berpindah antar gedung, kenyamanan ini sangat terasa dalam jangka panjang.
Panduan memilih komponen tambahan dan strategi pengukuran
Tabel rentang kecepatan udara dan contoh aplikasi
Tabel berikut memberi gambaran kasar hubungan rentang kecepatan udara yang umum diukur dengan PCE-AM 45 dan contoh aplikasinya.
| Rentang kecepatan udara | Contoh aplikasi praktis |
|---|---|
| 0,3 – 0,8 m/s | Aliran laminar di ruang bersih, clean bench, area filling farmasi |
| 0,5 – 1,5 m/s | Ventilasi ruangan laboratorium, teaching lab, ruang proses F&B |
| 1,0 – 3,0 m/s | Duct suplai dan exhaust HVAC di gedung perkantoran |
| 3,0 – 10 m/s | Duct utama HVAC industri, exhaust lokal di plating/galvanis |
| >10 m/s | Exhaust berkecepatan tinggi, pengujian kipas atau blower |
Dengan tabel ini, pengguna dapat memperkirakan apakah konfigurasi sistem mereka berada dalam rentang kerja yang nyaman bagi PCE-AM 45 dan merencanakan titik-titik pengukuran yang relevan.
Rekomendasi aksesori pendukung umum
PCE-AM 45 sudah disertai beberapa komponen penting:
-
Instrumen PCE-AM 45
-
Kabel micro USB
-
Tas atau case transport
-
Empat baterai AAA
-
Manual instruksi
Sebagai pelengkap, pengguna sering kali menambahkan:
-
Tripod atau holder universal untuk menstabilkan posisi probe saat pengukuran jangka panjang.
-
Label atau template form untuk mencatat titik ukur dan kondisi operasional saat pengambilan data, sehingga data digital mudah dikaitkan dengan lokasi fisik.
-
Baterai cadangan atau baterai isi ulang berkualitas baik untuk tugas lapangan yang intensif.
-
Laptop atau tablet di dekat area pengukuran ketika ingin mengunduh dan mengecek data di lokasi.
Aksesori ini tidak wajib, tetapi dapat membuat proses pengukuran lebih rapi, terutama di lingkungan yang sangat terdokumentasi seperti farmasi dan laboratorium terakreditasi.
Faktor yang memengaruhi akurasi hasil pengukuran
Beberapa faktor yang perlu diperhatikan agar hasil PCE-AM 45 tetap andal:
-
Posisi probe: pastikan impeller sejajar dengan arah aliran untuk menghindari pembacaan terlalu rendah.
-
Jarak dari dinding duct atau permukaan: aliran sangat dekat dengan dinding cenderung lebih lambat; gunakan titik ukur yang mewakili profil aliran.
-
Kondisi impeller: kotoran atau debu yang menempel dapat menghambat putaran; bersihkan secara berkala sesuai petunjuk pabrikan.
-
Stabilitas kondisi: tunggu beberapa detik di satu titik sebelum mencatat atau membiarkan alat menyimpan nilai, agar fluktuasi jangka sangat pendek tidak mendominasi.
-
Kalibrasi berkala: walau alat datang dengan kalibrasi pabrikan, pengecekan berkala (misalnya setiap satu atau dua tahun) di laboratorium terakreditasi sangat dianjurkan untuk aplikasi yang kritis.
Dengan memperhatikan faktor-faktor ini, pengguna dapat memaksimalkan potensi instrumen dan mengurangi ketidakpastian yang tidak perlu.
Panduan langkah demi langkah penggunaan PCE-AM 45
Studi kasus: pengecekan aliran udara di ruang produksi farmasi
Kembali ke contoh di pendahuluan: sebuah ruang produksi obat steril yang menggunakan aliran udara laminar dari plafon. Bagian QA ingin memastikan bahwa kecepatan udara di atas area pengisian berada dalam rentang SOP, misalnya 0,45 ± 0,1 m/s, serta mendokumentasikan suhu dan kelembapan selama pengukuran. Berikut skenario praktis penggunaan PCE-AM 45.
Langkah persiapan sebelum pengukuran
-
Pastikan baterai cukup. Nyalakan PCE-AM 45 dan cek indikator baterai. Jika indikator lemah menyala, ganti baterai AAA terlebih dulu.
-
Sambungkan probe teleskopik dengan benar ke badan instrumen. Pastikan konektor tertancap kuat dan impeller berputar bebas saat digerakkan pelan.
-
Biarkan instrumen beradaptasi dengan suhu ruangan selama beberapa menit, terutama jika sebelumnya berada di lingkungan yang sangat berbeda suhunya.
-
Atur satuan kecepatan ke m/s dan suhu ke °C, sesuai standar yang tertulis di SOP laboratorium.
-
Jika akan menghitung volume flow di duct suplai, ukur terlebih dulu dimensi penampang duct menggunakan pita ukur dan masukkan luasnya ke menu pengaturan alat.
-
Jika pengukuran akan direkam sebagai seri data, aktifkan mode logging dan atur interval penyimpanan sesuai kebutuhan (misalnya setiap 5 atau 10 detik).
Langkah pengukuran di titik-titik kritis dan pengelolaan data
-
Posisikan diri di area kerja di bawah plafon filter HEPA. Panjangkan probe hingga panjang yang nyaman sehingga impeller berada di ketinggian yang disyaratkan SOP (misalnya 30 cm di atas permukaan kerja), sementara badan instrumen tetap dalam jangkauan pandangan.
-
Arahkan impeller sejajar aliran (biasanya vertikal ke bawah pada aliran laminar dari plafon). Tahan posisi stabil selama beberapa detik hingga pembacaan kecepatan stabil.
-
Biarkan alat menyimpan data (secara otomatis jika mode logging aktif, atau tekan tombol simpan jika bekerja dalam mode manual). Ulangi di semua titik yang diwajibkan, misalnya beberapa titik grid di atas area pengisian.
-
Sambil berpindah titik, perhatikan juga pembacaan suhu dan kelembapan. Meskipun kecepatan adalah parameter utama, data lingkungan ini akan berguna saat menjelaskan variasi yang ada.
-
Setelah semua titik selesai, hentikan mode logging dan matikan instrumen jika tidak digunakan lagi.
-
Sambungkan PCE-AM 45 ke komputer menggunakan kabel micro USB. Buka software PCE, unduh data, dan simpan dalam folder proyek validasi Anda.
-
Gunakan spreadsheet untuk menghitung rata-rata kecepatan, nilai minimum, maksimum, serta bandingkan dengan batas SOP. Data suhu dan kelembapan dapat disisipkan dalam laporan sebagai konteks tambahan.
-
Arsipkan file data mentah dan laporan olahan sesuai prosedur manajemen dokumen yang berlaku di perusahaan.
Alur yang mirip dapat diterapkan di aplikasi lain: pengujian fume hood di teaching lab, validasi ventilasi ruang panel listrik di WTP/WWTP, atau studi kenyamanan termal di gedung perkantoran. Kuncinya adalah konsistensi titik ukur dan dokumentasi yang baik.
Kesimpulan dan rekomendasi
PCE-AM 45 memadukan anemometer impeller, termometer, hygrometer, dan data logger dalam satu paket portabel. Dengan rentang kecepatan udara yang lebar, kemampuan menghitung volume flow, serta memori internal untuk 960 titik, alat ini menawarkan kombinasi fleksibilitas dan kemudahan dokumentasi yang sulit dicapai oleh anemometer sederhana. Probe teleskopik dan opsi berbagai satuan memudahkan pengguna di beragam industri, sementara antarmuka micro USB dan software pendukung menjembatani instrumen ke dunia analisis data di PC.
Bagi QA/QC dan engineer HVAC di farmasi, F&B, laboratorium pengujian, dan fasilitas pendidikan, PCE-AM 45 sangat cocok sebagai alat survey dan troubleshooting harian. Ia tidak menggantikan sistem monitoring permanen, tetapi justru melengkapinya dengan mobilitas dan kemampuan investigasi cepat. Untuk fasilitas yang tekanan regulasinya tinggi, penambahan prosedur kalibrasi berkala akan semakin mengokohkan keandalan data yang dihasilkan.
Jika organisasi Anda sering berhadapan dengan pertanyaan “apakah aliran udara di sini sudah benar?” atau “bagaimana tren kecepatan udara sebelum dan sesudah perubahan sistem?”, PCE-AM 45 layak dipertimbangkan sebagai instrumen utama di toolbox teknisi dan analis.
FAQ singkat
-
Apakah PCE-AM 45 cocok untuk validasi fume hood di laboratorium universitas?
Ya, rentang kecepatan dan akurasinya cukup untuk pengukuran kecepatan wajah (face velocity) di fume hood. Pastikan prosedur pengukuran dan titik ukur mengikuti standar yang digunakan kampus Anda. -
Bisakah PCE-AM 45 digunakan di luar ruangan?
Bisa, selama suhu dan kelembapan berada dalam rentang operasi dan alat tidak terkena hujan langsung atau kondisi sangat berdebu. Gunakan case pelindung saat berpindah lokasi. -
Seberapa sering alat ini perlu dikalibrasi?
Interval kalibrasi bergantung pada kebijakan mutu organisasi dan intensitas penggunaan. Untuk aplikasi kritis seperti farmasi, kalibrasi tahunan di laboratorium terakreditasi biasanya dianjurkan. -
Apakah data dari PCE-AM 45 bisa langsung diimpor ke Excel?
Data yang diunduh melalui software PCE biasanya dapat diekspor ke format CSV, yang kemudian bisa dibuka di Excel atau software analisis data lainnya. -
Apakah PCE-AM 45 bisa menyimpan data secara kontinu dalam waktu sangat lama?
Kapasitas memori 960 titik membatasi panjang sesi jika interval pencatatan sangat rapat. Untuk pemantauan jangka sangat panjang, interval logging perlu diperbesar atau data diunduh secara berkala. -
Bisakah alat ini digunakan untuk mengontrol sistem secara otomatis?
PCE-AM 45 dirancang sebagai alat ukur dan data logger portabel, bukan sebagai pengendali langsung. Namun data yang dihasilkannya dapat digunakan untuk menyusun setpoint dan strategi kontrol di sistem otomasi yang terpisah.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami bahwa pemantauan aliran udara, suhu, dan kelembapan adalah fondasi bagi mutu produk dan keselamatan kerja di berbagai sektor industri. Kami berfokus melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas seperti PCE-AM 45 Air Flow / Temperature / Humidity Data Logger beserta perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan performa sistem ventilasi, menjaga lingkungan kerja yang terkendali, dan memenuhi persyaratan regulasi. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pengujian kondisi udara pada utilitas maupun proses produksi, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang paling tepat.
Rekomendasi Data Logger Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Three Phase Power Data Logger PCE-PCM 1
Lihat Produk★★★★★ -

Three Phase Power Data Logger PCE-PA 8500 HP
Lihat Produk★★★★★ -

Three-Channel Current Data Logger PCE-CR 10
Lihat Produk★★★★★ -

Three Phase Power Data Logger PCE-PA 8500
Lihat Produk★★★★★ -

Temperature Data Logger PCE-THT 10-ICA incl. ISO Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Temperature Data Logger PCE-T 1200
Lihat Produk★★★★★ -

Temperature Data Logger PCE-HTD 125-ICA incl. ISO-Calibration Certifikate
Lihat Produk★★★★★ -

Temperature Data Logger PCE-HT 70-ICA incl. ISO Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★
Referensi
- Harjanto, S., & Raharjo. (2017). PERAN LAMINAR AIR FLOW CABINET DALAM UJI MIKROORGANISME UNTUK MENUNJANG KESELAMATAN KERJA MAHASISWA DI LABORATORIUM MIKROBIOLOGI. METANA, 13(2), 55–57. Retrieved from https://ejournal.undip.ac.id/index.php/metana/article/download/18016/12727
- Fitria, L., Wulandari, R. A., Hermawati, E., & Susanna, D. (2008). KUALITAS UDARA DALAM RUANG PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS “X” DITINJAU DARI KUALITAS BIOLOGI, FISIK, DAN KIMIAWI. Makara Kesehatan, 12(2), 76–82. Retrieved from https://lib.ui.ac.id/file?file=digital/2017-4/20332741-302.pdf














