Di banyak fasilitas produksi modern—mulai dari pabrik obat, kosmetik, hingga makanan dan minuman—kata “steril” atau “higienis” bukan sekadar jargon marketing. Di balik label itu ada serangkaian prosedur ketat: validasi ruangan, pengawasan lingkungan, dan dokumentasi yang rapi untuk keperluan audit. Salah satu tantangan terbesar adalah sesuatu yang tidak terlihat: mikroorganisme di udara. Bakteri, jamur, spora, hingga virus dapat terbawa aliran udara dan mendarat pada produk, kemasan, atau permukaan kerja.
Di rumah sakit dan ruang operasi, udara yang tidak terkontrol berarti risiko infeksi nosokomial meningkat. Di laboratorium pengujian, kontaminasi udara bisa membuat hasil analisis tidak valid. Sementara di industri farmasi dan bioteknologi, satu titik kontaminasi dapat menyebabkan batch produk senilai ratusan juta rupiah harus dibuang. Semua itu bermuara pada satu pertanyaan praktis: seberapa bersih udara di area kerja, dan apakah bukti kebersihan tersebut dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan secara regulasi?
Banyak fasilitas masih mengandalkan pendekatan yang kurang sistematis, misalnya settle plate pasif yang ditaruh di beberapa titik ruangan dan dibiarkan terbuka. Metode ini murah, tetapi tidak memberikan informasi volume udara yang benar-benar “disaring”. Di sisi lain, standar seperti USP 797 dan berbagai pedoman cleanroom menuntut pendekatan yang lebih kuantitatif: berapa liter udara yang disampling, berapa banyak koloni per meter kubik, serta kapan dan di mana data tersebut diambil.
Di sinilah muncul kebutuhan akan air sampler portabel yang:
-
Mampu menyedot udara dengan laju alir terkontrol (misalnya 100 liter per menit)
-
Menggunakan wadah media standar (agar petri dish biasa, bukan cartridge khusus yang mahal)
-
Dapat merekam parameter penting untuk keperluan audit
-
Mudah dibersihkan dan disterilisasi antar-sesi sampling
PCE-AS1-ICA hadir sebagai jawaban untuk kebutuhan tersebut, terutama bagi tim QA/QC, bagian validasi, dan laboratorium yang ingin menggabungkan kepraktisan alat portabel dengan tuntutan dokumentasi mutu yang ketat.
Prinsip Aerosol Impaction: Cara PCE-AS1-ICA Menangkap Mikroorganisme Udara
PCE-AS1-ICA bekerja berdasarkan prinsip aerosol impaction, sering juga disebut prinsip tumbukan Andersen. Secara sederhana, alat ini “menyedot” udara melalui kepala pengumpul (collecting head) yang memiliki sekitar 300 mikro-pori. Udara yang masuk dipercepat melalui lubang-lubang kecil tersebut sehingga partikel di dalamnya—baik debu maupun mikroorganisme—ikut terbawa aliran.
Setelah melewati mikro-pori, aliran udara menjadi laminar dan diarahkan tepat ke permukaan agar di cawan petri. Karena massa dan inersia, partikel tidak bisa “membelok” secepat udara, sehingga mereka menabrak dan menempel pada permukaan agar. Begitu proses sampling selesai, cawan petri dilepas dan diinkubasi. Koloni yang tumbuh kemudian dihitung sebagai cfu (colony forming unit) per volume udara tertentu, misalnya cfu/m³.
Keunggulan pendekatan ini dibanding metode pasif:
-
Volume udara terukur jelas: laju alir 100 LPM dan volume total hingga 6000 L, sehingga hasil dapat dinyatakan kuantitatif.
-
Waktu sampling relatif singkat: untuk sampling 1000 liter, hanya butuh sekitar 10 menit.
-
Relevan dengan standar: metode aktif ini sesuai dengan berbagai pedoman pemantauan udara cleanroom dan lingkungan kritis.
Dari sisi jangka panjang, penggunaan teknologi aerosol impaction membantu fasilitas:
-
Menyusun tren data mikrobiologi udara dari waktu ke waktu.
-
Membandingkan antar-ruangan atau antar-titik sampling dengan parameter volume yang konsisten.
-
Menjawab kebutuhan audit regulator yang menuntut bukti objektif dan angka yang dapat dihitung ulang.
Pendekatan air sampling aktif seperti pada PCE-AS1-ICA bukan lagi “nice to have”, tetapi menjadi bagian integral dari sistem manajemen mutu di industri yang sensitif terhadap kontaminasi mikrobiologi.
Sekilas Tentang PCE-AS1-ICA Air Sampler 100 LPM
PCE-AS1-ICA adalah air sampler portabel dengan laju alir tetap 100 liter per menit yang dirancang khusus untuk pemantauan higiene udara. Aplikasi utamanya meliputi rumah sakit, clean room farmasi, ruang produksi makanan dan minuman, area produksi kosmetik, serta berbagai fasilitas yang memerlukan kontrol mikrobiologi udara secara rutin.
Beberapa karakter kunci yang membedakan PCE-AS1-ICA dari banyak air sampler lain di kelasnya:
-
Sudah termasuk ISO-Calibration Certificate, sehingga pengguna tidak perlu lagi mengurus kalibrasi terpisah untuk memastikan keakuratan laju alir udara.
-
Menggunakan standar cawan petri biasa (standard petri dishes), memudahkan integrasi dengan media yang sudah lazim dipakai di laboratorium mikrobiologi.
-
Kepala pengumpul (collecting head) dapat disterilisasi di autoklaf pada 121 °C selama 30 menit, sehingga kontrol kebersihannya lebih meyakinkan.
-
Volume sampling dapat diatur hingga 6000 liter, memberi fleksibilitas untuk berbagai protokol dan standar.
-
Memori internal untuk hingga 99 parameter, membantu pencatatan kondisi sampling tanpa perlu catatan kertas yang berpotensi hilang.
Dari sisi konsep, PCE-AS1-ICA dirancang sebagai alat kerja harian bagi tim QA/QC dan validasi, bukan sekadar instrumen demonstrasi di laboratorium. Kapasitas baterai yang besar, bodi yang kokoh, dan kelengkapan seperti adaptor cawan kaca dan tas bawaan membuatnya siap dibawa ke berbagai titik sampling, baik di dalam satu gedung maupun antar-lokasi.
Dengan kata lain, PCE-AS1-ICA bukan hanya “pompa udara plus cawan petri”. Ia adalah sistem pemantauan mikrobiologi udara portabel yang sudah dipikirkan mulai dari akurasi, higienitas, sampai kebutuhan dokumentasi.
Desain, Ergonomi, dan Ketahanan Lapangan
Secara fisik, PCE-AS1-ICA hadir sebagai unit yang kokoh dengan bodi utama yang cukup kompak untuk dibawa dengan satu tangan atau menggunakan tas jinjing yang disertakan dalam paket. Beratnya sekitar 2600 g (2,6 kg), sehingga masih cukup nyaman dipindah-pindahkan antar-ruangan tanpa cepat melelahkan operator, tetapi juga cukup berat untuk berdiri stabil di atas meja kerja atau trolley saat sampling.
Kepala pengumpul udara (collecting head) berada di bagian atas alat. Di sinilah petri dish agar ditempatkan. Desain kepala yang dapat dilepas memudahkan proses pembersihan dan sterilisasi. Pabrikan secara eksplisit merekomendasikan:
-
Sterilisasi kepala pengumpul di autoklaf pada 121 °C selama 30 menit,
-
Atau, bila autoklaf tidak tersedia, disterilkan menggunakan kain yang dibasahi alkohol 75%.
Kedua metode ini penting untuk meminimalkan carry-over mikroorganisme dari pengukuran sebelumnya. Petri dish yang digunakan pun sebaiknya disterilisasi dengan alkohol 75% sebelum dipasang.
Untuk catu daya, PCE-AS1-ICA menggunakan baterai isi ulang 7,4 V dengan kapasitas 6400 mAh. Kapasitas ini dirancang untuk mendukung beberapa siklus sampling dalam satu hari tanpa perlu terus-terusan terhubung ke adaptor. Ketika diperlukan, adaptor daya utama dengan rentang input 100–240 V AC (50/60 Hz) dan output 12,6 V DC / 2 A disediakan dalam paket. Artinya, alat dapat digunakan di berbagai negara tanpa masalah perbedaan tegangan.
Kondisi lingkungan kerja yang dianjurkan adalah:
-
Suhu operasi: 0 hingga 35 °C
-
Kelembapan relatif: 10 hingga 90% RH
Rentang yang sama juga direkomendasikan untuk penyimpanan. Informasi mengenai kelas IP (misalnya tahan cipratan air atau debu) tidak disebutkan oleh pabrikan, sehingga alat sebaiknya tidak dipakai di lingkungan yang sangat berdebu, lembap ekstrem, atau berisiko terkena percikan cairan berlebih. Untuk penggunaan di fasilitas produksi, praktik terbaiknya adalah:
-
Menempatkan alat di atas permukaan yang stabil dan kering,
-
Menghindarkan alat dari area langsung di atas lini produksi yang banyak menghasilkan aerosol cair atau uap korosif,
-
Menggunakan trolley atau meja sampling khusus jika sering berpindah titik.
Dengan desain ini, PCE-AS1-ICA cukup tangguh untuk penggunaan rutin di lapangan, namun tetap harus diperlakukan sebagai instrumen laboratorium presisi yang memerlukan perawatan dan penanganan hati-hati.
Antarmuka Pengguna dan Pengoperasian Sehari-hari
PCE-AS1-ICA dilengkapi LCD dengan backlight sehingga angka dan menu tetap terbaca jelas di lingkungan yang kurang terang, seperti ruang produksi tertutup atau area cleanroom yang lampunya tidak terlalu kuat. Backlit LCD ini membantu operator menghindari salah baca volume atau parameter sampling, terutama saat menggunakan alat sambil mengenakan APD lengkap seperti face shield, masker, dan goggles.
Menu alat menggunakan bahasa Inggris, yang lazim di kalangan teknisi dan analis laboratorium. Navigasi umumnya dilakukan melalui beberapa tombol fisik di panel depan, misalnya:
-
Tombol untuk menghidupkan/mematikan alat
-
Tombol navigasi naik/turun atau kiri/kanan
-
Tombol konfirmasi/enter
-
Tombol khusus untuk memulai atau menghentikan sampling
Alur penggunaan tipikalnya adalah:
-
Menyalakan alat dan menunggu proses inisialisasi singkat.
-
Memilih program sampling atau mengatur volume udara yang diinginkan (hingga 6000 L).
-
Menempatkan cawan petri berisi media agar pada kepala pengumpul yang telah disterilisasi.
-
Menekan tombol start, lalu membiarkan alat bekerja sampai volume tercapai.
-
Melepas cawan untuk kemudian diinkubasi di laboratorium.
Memori internal memungkinkan penyimpanan hingga 99 parameter. Secara praktis, operator dapat menyimpan:
-
Nomor titik sampling
-
Volume udara
-
Tanggal dan jam sampling (bergantung pengaturan waktu di alat)
-
Mungkin juga keterangan singkat lain yang disediakan menu
Fitur-fitur ini mengurangi ketergantungan pada catatan manual di kertas yang berpeluang hilang atau tercampur. Selain itu, PCE-AS1-ICA juga dilengkapi baterai isi ulang, sehingga penggunaan di lapangan tidak selalu bergantung pada stopkontak. Dalam praktik, banyak tim QA menggunakan alat ini untuk “tour sampling” harian: berkeliling ke beberapa titik ruang produksi, ruang penyimpanan, hingga area penyangga (gowning room).
Meski dokumentasi resmi tidak rinci menyebutkan fitur seperti auto-off atau auto-hold, penggunaan backlit LCD dan memori 99 parameter sudah memberikan peningkatan kualitas hidup pengguna yang signifikan dalam operasi sehari-hari.
Fitur Kunci yang Mendukung Audit dan Validasi
Di lingkungan yang diawasi ketat oleh regulator—seperti BPOM, badan akreditasi laboratorium, atau auditor pihak ketiga—data bukan hanya harus akurat, tetapi juga dapat ditelusuri (traceable). PCE-AS1-ICA membawa beberapa fitur yang sangat relevan untuk kebutuhan ini.
Beberapa fitur utama dan manfaat praktisnya:
-
Laju alir tetap 100 LPM
Laju alir yang stabil membuat perhitungan cfu/m³ menjadi lurus dan konsisten. Operator tidak perlu mengonversi dari laju yang berubah-ubah, sehingga risiko kesalahan perhitungan menurun. Bagi auditor, angka ini memudahkan verifikasi ulang protokol sampling. -
Volume sampling hingga 6000 L
Volume besar memungkinkan pengguna mengikuti berbagai standar yang mensyaratkan volume tertentu per titik—misalnya 1000, 2000, atau 4000 liter. Satu alat bisa mengakomodasi protokol yang berbeda untuk ruang dengan kelas kebersihan berbeda. -
Penggunaan standar petri dish
Dengan menggunakan cawan petri standar, laboratorium bebas memilih jenis media agar yang sesuai (misalnya TSA, SDA, dll.) tanpa terikat cartridge khusus. Selain menghemat biaya operasional, hal ini juga memudahkan validasi metode yang sudah lama dipakai lab. -
Kepala pengumpul dapat diautoklaf
Kemampuan untuk disterilisasi di autoklaf 121 °C selama 30 menit memberi keyakinan bahwa tidak ada residu mikroba dari pengukuran sebelumnya. Ini penting untuk menghindari hasil “false positive” karena kontaminasi silang antar-sesi sampling. -
Memori hingga 99 parameter
Penyimpanan data langsung di alat mendukung pelacakan titik sampling, jadwal, dan kondisi lain yang relevan. Saat ada investigasi deviasi, tim QA dapat kembali melihat data historis secara lebih sistematis. -
Sertifikat kalibrasi ISO sudah termasuk
PCE-AS1-ICA versi ICA sudah dilengkapi ISO-Calibration Certificate. Ini memudahkan integrasi ke sistem manajemen mutu yang mewajibkan semua alat ukur kritis memiliki sertifikat kalibrasi yang sah. Selain itu, mengurangi waktu jeda sebelum alat dapat digunakan secara resmi karena tidak perlu menunggu kalibrasi eksternal.
Kombinasi fitur di atas menjadikan PCE-AS1-ICA bukan hanya “alat sampling”, tetapi juga bagian dari rantai bukti dokumenter yang diperlukan untuk mempertahankan status sertifikasi dan akreditasi fasilitas.
Konektivitas Data dan Integrasi ke Sistem Mutu
PCE-AS1-ICA dilengkapi memori internal, dan pabrikan menyertakan software yang dapat diunduh melalui QR code untuk sistem operasi iOS dan Android. Software ini membantu proses pencatatan, pengelolaan, dan analisis data hasil sampling.
Dalam praktik workflow QA/QC, integrasi data dapat dilakukan sebagai berikut:
-
Data parameter sampling dari alat dikumpulkan secara berkala dan dicatat dalam sistem digital (misalnya spreadsheet atau LIMS).
-
Hasil penghitungan koloni dari laboratorium mikrobiologi kemudian dihubungkan dengan data volume sampling yang berasal dari PCE-AS1-ICA.
-
Grafik tren atau peta panas (heat map) dapat dibuat untuk memvisualisasikan area dengan risiko kontaminasi udara tertinggi.
Walau dokumentasi yang tersedia tidak merinci jenis koneksi fisik (misalnya USB atau Bluetooth), kehadiran software pendamping menunjukkan bahwa produsen sudah memikirkan aspek alur data. Bagi organisasi yang sedang beralih dari pencatatan manual ke sistem mutu berbasis data digital, ini adalah jembatan yang penting.
Poin penting untuk manajemen:
-
Data mikrobiologi udara tidak lagi “tersebar” di buku log manual.
-
Audit trail lebih mudah disusun karena data sampling dan hasil inkubasi dapat dihubungkan dengan jelas.
-
Tren jangka panjang bisa digunakan untuk memutuskan tindakan preventif, misalnya penambahan frekuensi pembersihan, perbaikan filtrasi udara, atau penataan ulang alur lalu lintas personel.
Spesifikasi Teknis PCE-AS1-ICA
| Parameter | Nilai / Keterangan |
|---|---|
| Model | PCE-AS1-ICA Air Sampler |
| Fungsi utama | Pemantauan kebersihan udara mikrobiologi (bakteri, jamur, fungi, virus) |
| Laju alir udara | 100 liter per menit (100 LPM) |
| Volume sampling | Dapat diatur hingga 6000 liter |
| Prinsip kerja | Aerosol impaction / Andersen collision principle |
| Jumlah mikro-pori kepala | Sekitar 300 mikro-pori |
| Media | Cawan petri standar berisi agar |
| Sterilisasi kepala | Autoklaf 121 °C / 30 menit, atau pembersihan dengan alkohol 75% |
| Layar | LCD dengan backlight |
| Memori internal | Hingga 99 parameter |
| Bahasa menu | Bahasa Inggris |
| Catu daya | Baterai isi ulang 7,4 V / 6400 mAh |
| Adaptor listrik | Input 100–240 V AC, 50/60 Hz; Output 12,6 V DC / 2 A |
| Kapasitas baterai | 6400 mAh |
| Kondisi operasi | 0 hingga 35 °C; 10 hingga 90% RH |
| Kondisi penyimpanan | 0 hingga 35 °C; 10 hingga 90% RH |
| Dimensi | Tidak dicantumkan secara spesifik oleh pabrikan |
| Berat | 2600 g |
| Sertifikat kalibrasi | ISO-Calibration Certificate termasuk dalam paket |
| Software | Software gratis via QR code (iOS / Android) |
| Konektor daya | Device-coupling plug |
Bagi pengguna baru, cara sederhana memahami angka-angka di atas adalah dengan analogi berikut: laju alir 100 LPM berarti dalam satu menit alat “menghirup” udara setara volume seratus botol air mineral ukuran 1 liter. Jika protokol meminta 1000 liter udara per titik sampling, maka alat perlu berjalan sekitar 10 menit. Volume maksimal 6000 liter cukup untuk berbagai kombinasi protokol tanpa harus selalu memulai ulang.
Kapasitas baterai 6400 mAh dapat dianalogikan dengan baterai power bank berukuran menengah: cukup untuk beberapa sesi sampling penuh dalam satu hari kerja sebelum perlu diisi ulang, tergantung durasi tiap sesi.
Memilih Komponen Tambahan dan Mengoptimalkan Sistem Sampling
Untuk memanfaatkan PCE-AS1-ICA secara optimal, ada beberapa komponen tambahan dan faktor operasional yang perlu diperhatikan.
Tabel ringkas pengaturan volume sampling dan contoh aplikasi
| Volume Sampling (L) | Contoh Aplikasi |
|---|---|
| 500 – 1000 | Pemeriksaan rutin area penyangga, ruang ganti (gowning), teaching lab |
| 1000 – 2000 | Ruang produksi makanan & minuman, ruang formulasi kosmetik |
| 2000 – 4000 | Cleanroom farmasi kelas lebih ketat, ruang filling aseptik |
| 4000 – 6000 | Studi khusus atau investigasi deviasi, karakterisasi awal fasilitas baru |
Angka di atas bukan standar baku, melainkan gambaran praktis yang sering diadopsi berdasarkan kebutuhan sensitivitas dan waktu yang tersedia. Pengguna tetap harus mengacu pada regulasi atau SOP internal masing-masing.
Aksesori yang relevan
Paket PCE-AS1-ICA sudah cukup lengkap untuk langsung digunakan:
-
Air sampler PCE-AS1-ICA
-
Adaptor untuk cawan petri kaca dengan attachment kalibrasi
-
Adaptor daya utama
-
Tas membawa (carrying case)
-
Manual instruksi
-
Software melalui QR code (iOS/Android)
-
ISO-Calibration Certificate
Selain itu, pengguna biasanya menambahkan:
-
Cawan petri sekali pakai atau cawan kaca (sesuai SOP)
-
Media agar yang sesuai (TSA, SDA, dan lain-lain)
-
Autoklaf atau minimal fasilitas sterilisasi dengan alkohol 70–75%
-
Trolley sampling atau tripod bila titik sampling berada di ketinggian tertentu
Faktor yang memengaruhi hasil
Beberapa faktor yang perlu dikontrol untuk memastikan hasil sampling dapat dipercaya:
-
Posisi alat: tinggi sekitar area pernapasan manusia atau ketinggian yang relevan dengan area produk.
-
Waktu sampling: misalnya saat proses produksi aktif, bukan hanya saat ruangan kosong.
-
Kondisi lingkungan: pintu yang sering dibuka-tutup, lalu lintas personel, dan pola aliran udara.
-
Kondisi media: media agar harus segar, disimpan dan disterilisasi sesuai pedoman mikrobiologi.
-
Sterilisasi antar-sesi: kepala pengumpul dan petri dish harus diproses sesuai prosedur higienis yang konsisten.
Dengan pengaturan komponen dan faktor di atas secara hati-hati, PCE-AS1-ICA dapat memberikan gambaran yang jauh lebih akurat mengenai kualitas mikrobiologi udara di fasilitas Anda.
Penerapan PCE-AS1-ICA di Lapangan: Dua Skenario Praktis
Studi kasus 1 – Validasi ruang filling sirup di pabrik F&B
Sebuah pabrik minuman sirup siap minum menghadapi masalah peningkatan komplain produk “berbau asam” sebelum tanggal kedaluwarsa. Investigasi awal menunjukkan adanya kemungkinan kontaminasi mikroba dari lingkungan, termasuk udara di sekitar area pengisian.
Tim QA memutuskan menggunakan PCE-AS1-ICA untuk memetakan kualitas udara di beberapa titik: area pencucian botol, conveyor menuju mesin filling, dan ruang pengemasan akhir. Mereka melakukan sampling 1000 liter per titik selama jam produksi normal. Hasil inkubasi menunjukkan bahwa area sebelum mesin filling relatif bersih, tetapi di ruang pengemasan akhir, jumlah koloni udara cukup tinggi.
Dengan data kuantitatif tersebut, manajemen melakukan beberapa langkah:
-
Penambahan frekuensi pembersihan dan sanitasi ruang pengemasan.
-
Penataan ulang jalur lalu lintas pekerja untuk mengurangi keluar-masuk tidak perlu.
-
Perbaikan sistem ventilasi setempat.
Setelah beberapa bulan pemantauan berkala dengan PCE-AS1-ICA, tren data menunjukkan penurunan konsisten jumlah koloni udara di ruang pengemasan. Komplain produk pun menurun. Keberhasilan ini juga terdokumentasi dengan baik untuk ditunjukkan saat audit pelanggan dan sertifikasi.
Studi kasus 2 – Teaching lab mikrobiologi kampus yang ingin naik kelas
Di sebuah universitas, laboratorium mikrobiologi digunakan untuk pengajaran dan penelitian mahasiswa. Selama ini, pemantauan kualitas udara hanya dilakukan dengan metode settle plate pasif. Dosen pembina ingin meng-upgrade fasilitas agar lebih mendekati standar industri, sehingga lulusan terbiasa dengan praktik yang dipakai di pabrik farmasi dan F&B.
Mereka menginvestasikan satu unit PCE-AS1-ICA untuk:
-
Praktikum pemantauan mikrobiologi udara, di mana mahasiswa belajar mengatur volume sampling dan menghitung cfu/m³.
-
Proyek riset kecil, misalnya membandingkan kualitas udara antara ruang laboratorium, koridor, dan ruang administrasi.
-
Simulasi validasi ruang kultur sel atau ruang kerja bersih skala kecil.
Dampaknya, mahasiswa menjadi lebih paham hubungan antara konsep teoritis (misalnya standar USP 797) dan implementasinya di lapangan. PCE-AS1-ICA berfungsi tidak hanya sebagai alat ukur, tetapi juga media edukasi untuk menunjukkan betapa “hidup”-nya udara di sekitar kita, terutama di area berisiko.
Langkah-Langkah Menggunakan PCE-AS1-ICA di Area Produksi dan Laboratorium
Berikut panduan praktis penggunaan PCE-AS1-ICA, misalnya di pabrik farmasi atau F&B yang ingin memantau kualitas udara di ruang produksi:
-
Persiapan alat dan lingkungan
-
Pastikan baterai alat terisi cukup, atau sambungkan ke adaptor daya.
-
Sterilkan kepala pengumpul, idealnya dengan autoklaf 121 °C / 30 menit. Jika tidak memungkinkan, bersihkan dengan kain steril yang dibasahi alkohol 75% dan biarkan mengering.
-
Siapkan cawan petri berisi media agar sesuai SOP (misalnya TSA untuk bakteri aerob).
-
-
Penentuan titik dan volume sampling
-
Tentukan titik sampling berdasarkan analisis risiko: dekat area produk terbuka, jalur lalu lintas operator, atau area penyimpanan sensitif.
-
Atur volume sampling pada alat, misalnya 1000 atau 2000 liter, sesuai standar yang Anda gunakan.
-
-
Pemasangan petri dish
-
Buka pelindung cawan petri dengan hati-hati di area sampling.
-
Letakkan cawan di kepala pengumpul PCE-AS1-ICA sesuai mekanisme pengunciannya. Pastikan tidak ada celah yang memungkinkan udara bocor.
-
-
Proses sampling
-
Nyalakan alat dan mulai program sampling.
-
Biarkan alat bekerja sampai volume tercapai. Operator dapat mengawasi dari jarak aman sambil memastikan tidak ada gangguan mekanis.
-
Setelah selesai, alat akan berhenti secara otomatis. Lepaskan cawan petri dan segera tutup kembali.
-
-
Inkubasi dan pembacaan hasil
-
Bawa cawan ke laboratorium mikrobiologi, inkubasi pada suhu dan waktu yang sesuai.
-
Hitung jumlah koloni yang tumbuh, lalu konversi menjadi cfu/m³ berdasarkan volume udara yang disampling.
-
Catat hasil pada lembar kerja atau sistem data, dan hubungkan dengan parameter yang tersimpan di PCE-AS1-ICA (titik sampling, tanggal, volume).
-
-
Evaluasi dan tindak lanjut
-
Bandingkan hasil dengan batas yang ditetapkan di SOP atau standar regulasi.
-
Jika ditemukan nilai yang melampaui batas, lakukan investigasi: cek proses pembersihan, kondisi filter udara, atau perilaku personel.
-
Jadwalkan ulang sampling untuk memastikan tindakan korektif yang dilakukan benar-benar efektif.
-
Dengan mengikuti langkah-langkah ini secara konsisten, PCE-AS1-ICA menjadi alat utama untuk mengontrol dan meningkatkan kebersihan udara di area kerja yang kritis.
Ringkasan, Pertimbangan Pembelian, dan Rekomendasi
PCE-AS1-ICA menempati posisi menarik di antara berbagai air sampler portabel yang ada di pasaran. Ia menawarkan kombinasi yang seimbang antara:
-
Akurasi dan keandalan (laju alir tetap 100 LPM, sertifikat kalibrasi ISO, kepala yang dapat diautoklaf)
-
Kepraktisan penggunaan (portabel, baterai besar, petri dish standar, memori 99 parameter)
-
Kesesuaian dengan kebutuhan audit (data sampling yang terdokumentasi, software pendukung, volume hingga 6000 L)
Bagi siapa alat ini paling cocok?
-
Tim QA/QC dan validasi di industri farmasi, biotek, kosmetik, dan F&B yang rutin melakukan environmental monitoring.
-
Rumah sakit, klinik, dan fasilitas kesehatan yang membutuhkan bukti kebersihan udara di ruang operasi atau ruang perawatan intensif.
-
Laboratorium pengujian dan teaching lab yang ingin mengajarkan praktik pemantauan mikrobiologi udara aktif.
Jika organisasi Anda sedang mengandalkan metode pasif atau sampling yang tidak terukur volumenya, PCE-AS1-ICA dapat menjadi langkah nyata menuju sistem pemantauan yang lebih kuantitatif dan sesuai regulasi. Pertimbangan utama sebelum membeli adalah:
-
Kesesuaian dengan SOP dan standar yang Anda gunakan.
-
Ketersediaan fasilitas sterilisasi (autoklaf) untuk kepala pengumpul.
-
Integrasi dengan sistem pencatatan data yang sudah ada (manual atau digital).
Secara keseluruhan, PCE-AS1-ICA layak dipertimbangkan sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan keamanan produk dan kepercayaan regulator maupun pelanggan terhadap fasilitas Anda.
FAQ PCE-AS1-ICA Air Sampler
1. Apakah PCE-AS1-ICA hanya bisa menggunakan cawan petri tertentu?
Tidak. PCE-AS1-ICA dirancang untuk menggunakan cawan petri standar yang umum dipakai di laboratorium mikrobiologi. Ini memberi fleksibilitas dalam pemilihan media agar sesuai kebutuhan uji.
2. Seberapa sering kepala pengumpul harus disterilisasi?
Idealnya setiap selesai sesi sampling, terutama jika titik sampling berbeda atau hasilnya akan digunakan untuk keputusan mutu penting. Sterilisasi dapat dilakukan dengan autoklaf 121 °C selama 30 menit atau dibersihkan dengan alkohol 75%.
3. Apakah alat ini bisa digunakan di luar ruangan?
Secara teknis mungkin, tetapi pabrikan tidak menyebutkan perlindungan IP khusus. Untuk hasil yang konsisten dan demi keamanan alat, penggunaan di dalam ruangan yang terlindung dan kering lebih dianjurkan.
4. Bisakah volume sampling diatur bebas?
Ya, volume udara dapat diatur hingga 6000 liter. Pengguna dapat menyesuaikan dengan protokol internal atau standar yang diikuti.
5. Apakah sertifikat kalibrasi perlu diperbarui?
Seperti instrumen ukur lainnya, sertifikat kalibrasi ISO umumnya memiliki masa berlaku tertentu (misalnya satu atau dua tahun, tergantung kebijakan mutu). Pengguna perlu menjadwalkan kalibrasi ulang sesuai prosedur di organisasi masing-masing.
6. Apakah PCE-AS1-ICA cocok untuk teaching lab kampus?
Sangat cocok. Alat ini membantu mahasiswa memahami konsep sampling aktif, perhitungan cfu/m³, dan praktik pemantauan lingkungan yang nyata di industri.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pemantauan kualitas udara mikrobiologi dalam mendukung berbagai proses penelitian dan produksi Anda. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti PCE-AS1-ICA Air Sampler beserta perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan pengendalian kontaminasi udara, memastikan lingkungan kerja yang konsisten, dan memenuhi standar mutu yang ketat. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam monitoring mikrobiologi udara pada fasilitas produksi atau laboratorium, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Air Sampler Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Air Sampler PCE-MPC 10
Lihat Produk★★★★★ -

Air Sampler PCE-RCM 12
Lihat Produk★★★★★ -

Air Sampler PCE-CPC 50
Lihat Produk★★★★★ -

Air Sampler PCE-RCM 11
Lihat Produk★★★★★ -

Air Sampler PCE-CPC 100
Lihat Produk★★★★★ -

Air Sampler PCE-PCO 2
Lihat Produk★★★★★ -

Air Sampler PCE-AS1-ICA incl. ISO-Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Air Sampler PCE-PCO 1
Lihat Produk★★★★★
Referensi
-
Wismana, W. S. (2016). GAMBARAN KUALITAS MIKROBIOLOGI UDARA KAMAR OPERASI DAN KELUHAN KESEHATAN. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 8(2), 219–228. Retrieved from https://e-journal.unair.ac.id/JKL/article/view/8015
-
Tamamilang, C. M., Akili, R. H., & Umboh, J. M. L. (2019). ANALISIS SUHU RUANGAN DAN ANGKA KUMAN UDARA RUANG RAWAT INAP KELAS III DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH BITUNG. KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi, 8(7). Retrieved from https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/kesmas/article/view/26591














