Bayangkan ruang fermentasi di fasilitas bioteknologi yang tampak berfungsi normal, namun operator mulai merasakan pusing ringan dan kelelahan setelah beberapa jam. Sistem ventilasi berjalan, alarm ruangan tidak berbunyi, tetapi tidak ada yang tahu pasti seberapa tinggi kadar karbon dioksida (CO₂) yang terperangkap di area itu. Situasi serupa sering terjadi di ruang fermentasi, fasilitas pengolahan air limbah, atau ruang tertutup dengan aktivitas biologis tinggi.
Gas CO₂ dan karbon monoksida (CO) adalah dua parameter penting yang menentukan keselamatan serta mutu lingkungan kerja. Keduanya tidak berwarna, tidak berbau, tetapi berdampak signifikan terhadap kesehatan dan validitas proses. Di titik ini, penggunaan alat ukur aerosol dan gas portabel seperti PCE-COG 10 menjadi solusi praktis. Dengan pengukuran cepat, akurat, dan data yang dapat disimpan maupun diekspor, alat ini memungkinkan teknisi mendeteksi potensi bahaya maupun deviasi proses sejak dini.
Mengenal teknologi pengukuran gas pada PCE-COG 10
PCE-COG 10 bekerja berdasarkan teknologi sensor optik inframerah (NDIR) untuk CO₂ dan sensor elektrokimia untuk CO.
Prinsipnya sederhana:
-
Sensor CO₂ NDIR mengukur serapan cahaya inframerah oleh molekul CO₂ pada panjang gelombang tertentu. Semakin besar konsentrasi CO₂, semakin banyak cahaya yang terserap.
-
Sensor CO elektrokimia menghasilkan arus listrik proporsional terhadap konsentrasi CO di udara, sehingga dapat dibaca sebagai nilai dalam ppm.
Teknologi ini unggul karena:
-
Memberikan hasil respon cepat (1 Hz).
-
Stabil pada kondisi kelembapan tinggi (hingga 95 % RH non-condensing).
-
Minim kebutuhan perawatan rutin, cukup kalibrasi berkala.
Dibanding metode konvensional seperti tabung detektor manual atau kertas indikator, teknologi sensor digital lebih efisien dan dapat diintegrasikan dengan sistem pemantauan data. Dalam jangka panjang, teknologi ini membantu fasilitas mempertahankan standar keselamatan kerja dan validitas proses lingkungan secara berkelanjutan.
Mengenal alatnya secara spesifik
PCE-COG 10 adalah alat ukur gas aerosol portabel multifungsi yang mampu mendeteksi:
-
Karbon monoksida (CO)
-
Karbon dioksida (CO₂)
-
Suhu lingkungan
-
Kelembapan relatif udara
Kombinasi parameter ini menjadikannya instrumen ideal untuk pemantauan udara dalam ruangan, ruang fermentasi, area proses, dan validasi ventilasi.
Keunggulan istimewanya dibanding kompetitor sekelas:
-
Mengukur empat parameter sekaligus dalam satu unit ringkas.
-
Dilengkapi memori hingga 5000 titik data dengan ekspor file CSV.
-
Dapat dihubungkan ke PC melalui micro-USB untuk pengisian daya maupun transfer data.
-
Alarm visual dan akustik aktif ketika batas aman terlampaui.
Dengan desain dan kemudahan tersebut, alat ini cocok untuk penggunaan cepat maupun pemantauan berkala di lapangan tanpa perlu konfigurasi rumit.
Desain dan ergonomi
PCE-COG 10 dirancang ringkas dan mudah digenggam. Dimensi fisiknya 54 × 215 × 34 mm dengan berat hanya 154 g, sehingga nyaman dibawa selama inspeksi berkeliling area proses.
Beberapa aspek desain penting:
-
Tampilan: layar LCD 2 inci berkontras tinggi yang tetap terbaca di berbagai pencahayaan.
-
Catu daya: baterai isi ulang Li-ion 3,7 V / 1500 mAh, dapat diisi melalui port micro-USB.
-
Adaptor daya eksternal: 100–240 VAC 50/60 Hz (sekunder 5 VDC 1 A).
-
Mounting: tersedia koneksi tripod ¼ inci untuk pengukuran stasioner.
-
Kondisi kerja: 0–45 °C dan kelembapan <95 % RH non-condensing.
-
Kondisi penyimpanan: –10 … 55 °C.
Konstruksinya cocok untuk penggunaan laboratorium, area produksi, maupun validasi lingkungan dengan risiko aerosol gas. Dengan bobot yang ringan, pengguna dapat memantau beberapa titik tanpa merasa terbebani oleh perangkat besar.
Antarmuka dan pengalaman pengguna
Antarmuka PCE-COG 10 dibuat intuitif untuk teknisi lapangan:
-
Layar menampilkan CO, CO₂, suhu, dan kelembapan secara simultan.
-
Navigasi menu sederhana dengan tombol yang responsif.
-
Alarm visual dan bunyi langsung aktif jika nilai melewati batas, membantu pengguna bereaksi cepat.
-
Memori internal mampu merekam 5000 titik pengukuran, cukup untuk log harian atau inspeksi multi-area.
-
Interval pencatatan dapat diatur: 1 menit, 15 menit, atau 1 jam.
-
Format ekspor CSV memudahkan integrasi dengan Excel atau LIMS.
Pengguna juga dapat mengatur unit suhu (°C/°F) serta menyesuaikan ambang batas sesuai standar internal atau regulasi yang berlaku. Semua fungsi dapat dioperasikan dengan satu tangan, bahkan ketika mengenakan sarung tangan nitril atau lateks.
Fitur-fitur unggulan
Beberapa fitur cerdas yang menonjol dari PCE-COG 10:
-
Multi-parameter monitoring
Menggabungkan empat pengukuran: CO, CO₂, suhu, dan kelembapan dalam satu perangkat.
Ideal untuk validasi lingkungan di laboratorium atau ruang fermentasi. -
Peringatan ganda
Alarm visual dan akustik otomatis aktif bila nilai ambang terlewati, membantu pencegahan dini risiko paparan gas. -
Memori besar & logging fleksibel
Kapasitas hingga 5000 titik memungkinkan dokumentasi audit lingkungan tanpa perangkat tambahan. -
Ekspor data mudah
File CSV langsung bisa diolah di Excel untuk pelaporan atau analisis tren. -
Desain ergonomis dan ringan
Bobot 154 g membuatnya nyaman untuk inspeksi portabel. -
Daya tahan dan pengisian cepat
Baterai Li-ion dapat diisi ulang melalui port micro-USB, cocok untuk mobilitas tinggi. -
Kompensasi lingkungan
Pengukuran CO dan CO₂ dikompensasi terhadap suhu serta kelembapan, menjaga akurasi meski kondisi bervariasi.
Kontrol eksternal dan integrasi sistem
PCE-COG 10 dilengkapi port micro-USB yang berfungsi ganda:
-
Pengisian daya baterai.
-
Transfer data ke komputer.
Format ekspor CSV memungkinkan data diolah langsung di Excel untuk analisis grafik atau integrasi LIMS.
Dengan ini, teknisi dapat:
-
Membuat tren harian konsentrasi CO₂ di ruang fermentasi.
-
Mencatat periode deviasi untuk investigasi QA.
-
Menghasilkan laporan validasi yang terdokumentasi rapi.
Spesifikasi teknis lengkap
| Parameter | Rentang Ukur | Resolusi | Akurasi | Keterangan |
|---|---|---|---|---|
| Karbon monoksida (CO) | 0 – 1000 ppm | 1 ppm | ± 5 % dari rentang | Suhu 0–40 °C; 15–95 % RH non-condensing |
| Karbon dioksida (CO₂) | 0 – 9999 ppm | 1 ppm | ± 3 % dari nilai terukur ± 75 ppm | Suhu 0–50 °C; 0–85 % RH non-condensing |
| Suhu | 0 – 50 °C (32 – 122 °F) | 0.1 °C / °F | ± 2 °C / ± 4 °F | – |
| Kelembapan RH | 0 – 100 % RH | 0.1 % RH | ± 5 % (0–20 % RH), ± 3.5 % (20–80 % RH), ± 5 % (80–100 % RH) | Akurasi dicapai setelah 30 menit aklimatisasi |
| Laju pengukuran | 1 Hz | – | – | Satu pembacaan per detik |
| Tampilan | LCD 2 inci | – | – | Menampilkan empat parameter serentak |
| Memori | 5000 titik ukur | – | – | Interval 1 / 15 / 60 menit |
| Alarm | Visual & akustik | – | – | Batas dapat diatur |
| Ekspor data | CSV | – | – | via micro-USB |
| Catu daya baterai | 3.7 V / 1500 mAh Li-ion | – | – | Isi ulang USB |
| Adaptor daya | 100–240 VAC 50/60 Hz 0.25 A → 5 VDC 1 A | – | – | Untuk pengisian dan operasi |
| Kondisi operasi | 0 – 45 °C; < 95 % RH non-condensing | – | – | – |
| Kondisi penyimpanan | –10 … 55 °C; < 95 % RH non-condensing | – | – | – |
| Dimensi | 54 × 215 × 34 mm | – | – | – |
| Berat | 154 g | – | – | – |
| Koneksi tripod | ¼ inci | – | – | Untuk posisi stasioner |
Analogi sederhana:
Bayangkan alat ini seperti “detektor udara pintar” yang menghitung berapa banyak molekul gas CO atau CO₂ dalam satu tarikan napas udara ruang. Setiap detik, ia “memotret” kondisi atmosfer mikro ruangan dan mencatatnya agar Anda bisa menelusuri tren hari ke hari.
Panduan memilih konfigurasi dan aplikasi
| Aplikasi | Parameter dominan | Tujuan pemantauan |
|---|---|---|
| Laboratorium QA/QC | CO₂, suhu, RH | Validasi ventilasi ruang analisa |
| Farmasi & Biotek | CO₂, CO | Kontrol ruang fermentasi atau ruang timbang |
| Pengolahan air (WTP/WWTP) | CO | Deteksi gas hasil oksidasi/pembakaran |
| F&B | CO₂ | Pemantauan area pengisian dan penyimpanan karbonasi |
| Akuakultur / Greenhouse | CO₂, RH | Optimasi fotosintesis & ventilasi |
| Industri kimia / galvanis | CO, CO₂ | Keselamatan pekerja area reaksi tertutup |
Aksesori yang disarankan:
-
Tripod untuk logging stasioner.
-
Kabel micro-USB tambahan.
-
Pelindung silikon untuk penggunaan lapangan.
Faktor yang mempengaruhi hasil:
-
Aliran udara dan arah ventilasi.
-
Waktu aklimatisasi sensor.
-
Kelembapan tinggi atau kondensasi langsung pada sensor.
Panduan penggunaan langkah demi langkah (contoh di ruang fermentasi)
-
Persiapan
-
Isi daya penuh baterai.
-
Pastikan alat dikalibrasi sesuai jadwal.
-
Tentukan titik ukur: dekat bioreaktor, area operator, pintu keluar udara.
-
-
Aktivasi & pengukuran
-
Nyalakan alat, biarkan stabil ± 5 menit untuk aklimatisasi.
-
Tempatkan alat pada tripod 1 m dari lantai, hindari hembusan langsung.
-
Catat pembacaan CO₂ dan CO selama 5 menit; gunakan fungsi logging otomatis.
-
-
Pemantauan berkelanjutan
-
Atur interval penyimpanan (mis. 15 menit) untuk tren harian.
-
Periksa jika alarm berbunyi — ambil tindakan ventilasi bila nilai mendekati batas.
-
-
Analisis & pelaporan
-
Transfer file CSV ke PC melalui USB.
-
Buat grafik tren konsentrasi harian.
-
Bandingkan dengan standar batas paparan CO₂ (5000 ppm TLV-TWA) dan CO (25 ppm TLV-TWA).
-
Kesimpulan dan rekomendasi
PCE-COG 10 menggabungkan fungsionalitas pengukuran multi-parameter (CO, CO₂, suhu, kelembapan) dalam satu alat ringan dan praktis.
Keunggulan utamanya:
-
Portabel dan mudah digunakan.
-
Data logging hingga 5000 titik.
-
Ekspor CSV untuk dokumentasi QA/QC.
-
Alarm ganda untuk keamanan kerja.
-
Daya tahan baterai isi ulang dan antarmuka USB yang universal.
Perangkat ini sangat direkomendasikan untuk:
-
Laboratorium riset dan teaching lab.
-
Industri farmasi, biotek, dan F&B.
-
Pengolahan air, utilitas, serta fasilitas proses kimia.
-
Pemantauan lingkungan kerja di ruang tertutup.
FAQ
-
Apakah PCE-COG 10 bisa digunakan di ruang bersih farmasi?
Bisa, terutama untuk memantau CO₂ dan kelembapan tanpa mengganggu proses. -
Apakah alat ini memerlukan kalibrasi berkala?
Ya, disarankan minimal setahun sekali atau sesuai frekuensi pemakaian. -
Berapa lama baterai dapat bertahan?
Tergantung frekuensi logging, umumnya cukup untuk satu hari kerja penuh. -
Apakah bisa merekam data terus-menerus?
Bisa, dengan mode penyimpanan 1, 15, atau 60 menit per titik hingga 5000 data. -
Apakah alat dapat menyalakan alarm otomatis bila CO₂ tinggi?
Ya, alarm visual dan suara aktif saat ambang batas terlampaui.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pemantauan gas dan aerosol dalam mendukung proses penelitian maupun produksi Anda. Kami menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti PCE-COG 10 serta berbagai perangkat laboratorium lain untuk memastikan kontrol lingkungan yang konsisten dan aman. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pemantauan gas pada fasilitas Anda, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi terbaik.
Rekomendasi Aerosol Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Aerosol meter PCE-PQC 30EU Incl. Calibration Certificate
Lihat produk★★★★★ -

Aerosol meter PCE-PQC 11EU Incl. Calibration Certificate
Lihat produk★★★★★ -

Aerosol meter PCE-AQD 50A
Lihat produk★★★★★ -

Aerosol measuring device PCE-RCM 12
Lihat produk★★★★★ -

Aerosol measuring device PCE-CMM 10
Lihat produk★★★★★ -

Aerosol meter PCE-PQC 23EU Incl. Calibration Certificate
Lihat produk★★★★★ -

Aerosol meter PCE-PQC 10EU (ISO 21501-4)
Lihat produk★★★★★ -

Aerosol meter / Aerosol measuring device PCE-PCO 2
Lihat produk★★★★★
Referensi
- Rosulindo, P. P., & Prasetyo, B. Y. (2025). INVESTIGASI KUALITAS UDARA RUANG PERKULIAHAN DI KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN VENTILASI PASIF. Jurnal Teknologi Terapan, 11(2), 190–199. Retrieved from https://jurnal.polindra.ac.id/index.php/jtt/article/download/775/pdf
- Budianto, H., & Sumanto, B. (2024). PERANCANGAN SISTEM MONITORING KUALITAS UDARA DALAM RUANGAN BERBASIS INTERNET OF THINGS. Jurnal Listrik, Instrumentasi, dan Elektronika Terapan, 5(1), 9–(hal. akhir). Retrieved from https://jurnal.ugm.ac.id/juliet/article/download/87423/38913













