Dalam pengendalian kualitas finishing, angka “ketebalan lapisan” sering menjadi penentu: terlalu tipis berisiko korosi lebih cepat dan gagal proteksi, terlalu tebal bisa memicu retak rambut, pemborosan material, atau masalah adhesi. PCE-CT 100N adalah alat ukur ketebalan lapisan (coating thickness gauge) portabel yang dirancang untuk memverifikasi ketebalan lapisan secara non-destruktif pada material ferrous (baja/steel) maupun non-ferrous (misalnya aluminium). Prinsip ukurnya mengandalkan metode induksi magnetik dan arus eddy (eddy current) untuk membaca ketebalan lapisan tanpa menggores atau merusak permukaan.
Alat ini relevan untuk pekerjaan inspeksi lapisan cat, enamel, plastik, rubber, maupun pelapisan logam tertentu pada substrat yang sesuai, terutama di area produksi/finishing, maintenance, dan inspeksi lapangan. PCE-CT 100N dilengkapi dua probe (Fe dan NFe), memori internal hingga 500 data, serta opsi transfer data melalui WiFi dan penyimpanan USB.
Fungsi & Kegunaan Produk
Pertanyaan paling praktis: “Bisa dipakai buat apa?” PCE-CT 100N dirancang untuk mengukur ketebalan lapisan “netral magnetik” (misalnya cat atau coating non-konduktif/non-magnetik) pada substrat ferrous dan non-ferrous, dengan dukungan dua metode ukur (magnetic inductive dan eddy current).
Jenis pengukuran yang ditangani:
Pengukuran ketebalan coating pada baja/steel (substrat ferrous) memakai probe Fe dengan prinsip induksi magnetik.
Pengukuran ketebalan coating pada aluminium dan logam non-ferrous lainnya memakai probe NFe dengan prinsip eddy current.
Pengukuran dapat dilakukan dalam mode single (sekali ukur) atau continuous (kontinu), berguna untuk scanning cepat di area luas.
Kondisi penggunaan yang umum:
Inspeksi lapisan finishing di line produksi (misalnya panel bodi, part fabrikasi, komponen mesin).
Verifikasi ketebalan lapisan protektif untuk ketahanan korosi (maintenance aset, inspeksi struktur).
Pemeriksaan titik-titik sulit dijangkau karena menggunakan probe eksternal (lebih fleksibel dibanding probe built-in pada beberapa meter).
Masalah praktis yang diselesaikan:
Mengurangi inspeksi “berbasis feeling” (visual semata) yang rawan bias.
Menstandarkan QC antar operator dengan angka ukur, statistik, dan ambang batas (threshold) untuk alarm nilai di luar limit.
Memudahkan traceability hasil inspeksi melalui penyimpanan data dan transfer.
Contoh use case (selaras dengan aplikasi coating):
Mengukur ketebalan cat kendaraan (panel bodi, fender, pintu) untuk kontrol kualitas finishing.
Inspeksi lapisan coating logam pada komponen industri (misalnya sebelum/ sesudah proses plating).
Quality control hasil finishing pada struktur baja (jembatan, tangki, peralatan pabrik) sebagai bagian dari program proteksi korosi.
Bidang / Industri Pengguna
PCE-CT 100N ditujukan untuk pekerjaan inspeksi lapisan di berbagai sektor yang menuntut verifikasi cepat, non-destruktif, dan terdokumentasi. Dalam materi produk, alat ini disebut digunakan khususnya pada industri finishing, electroplating, konstruksi kapal dan jembatan, konstruksi pesawat, serta industri mesin dan kimia.
Bidang pengguna yang paling relevan:
Industri otomotif dan komponen: kontrol ketebalan cat, primer, clear coat, dan inspeksi rework.
Manufaktur & fabrikasi: inspeksi coating protektif pada part ferrous/non-ferrous sebelum pengiriman.
Konstruksi & perkapalan: verifikasi ketebalan coating sebagai bagian dari sistem proteksi korosi.
Maintenance & inspection (asset integrity): inspeksi berkala untuk memastikan lapisan protektif masih berada dalam spesifikasi.
Keunggulan
Berikut poin yang paling “bernilai kerja” untuk tim QC, teknisi, dan engineer—berbasis fitur yang tercantum di manual/datasheet:
Non-destruktif: pengukuran tanpa merusak lapisan, cocok untuk inspeksi produk jadi.
Dua metode ukur dan dua probe: Fe untuk ferrous dan NFe untuk non-ferrous, sehingga cakupan aplikasi lebih luas dalam satu perangkat.
Rentang ukur hingga 1250 µm dengan resolusi halus pada ketebalan tipis (0,1 µm di bawah 99,9 µm).
Memori internal 500 data untuk kebutuhan inspeksi harian tanpa harus selalu terhubung ke PC.
Statistik onboard (mean, max, min, jumlah data, standar deviasi) untuk ringkas evaluasi sebaran ketebalan.
Threshold dan alarm: membantu operator cepat mengenali nilai di luar batas.
Transfer data via WiFi dan USB: fleksibel untuk pelaporan QC dan dokumentasi audit.
Touch screen dan backlight: ergonomi kerja lapangan/area produksi dengan pencahayaan bervariasi.
Catatan pembeda vs meter portabel sekelasnya (kategori umum): kombinasi dua probe (Fe/NFe), opsi WiFi, serta workflow penyimpanan data ke USB drive langsung dari alat (bukan sebagai perangkat USB ke PC) adalah pola kerja yang biasanya dicari untuk inspeksi lapangan yang membutuhkan pemindahan data cepat. Pada PCE-CT 100N, port USB dipakai untuk menyimpan data ke flash drive dan bukan untuk koneksi langsung ke PC.
Spesifikasi Teknis
Di bawah ini rangkuman spesifikasi utama yang paling sering dipakai sebagai acuan pembelian dan penyusunan prosedur QC.
| Parameter | Nilai / Keterangan |
|---|---|
| Rentang ukur | 0–1250 µm; 0–49.2 mil |
| Akurasi | ±(1% + 1 µm); ±(1% + 0.04 mil) |
| Resolusi | 0,1 µm (<99,9 µm); 1 µm (>100 µm) |
| Metode ukur | Magnetic inductive (ISO 2178) dan Eddy current (ISO 2360) |
| Mode pengukuran | Single measurement dan Continuous measurement |
| Metode kalibrasi | Single point / one point dan multi-point; juga disebut one point / two point di manual |
| Kapasitas memori | 500 data |
| Antarmuka komunikasi | WiFi dan USB (USB untuk penyimpanan data ke flash drive) |
| Ketebalan minimum base material | 50 µm |
| Diameter permukaan ukur minimum | 10 mm |
| Radius kelengkungan minimum | Konveks 15 mm; konkaf 15 mm |
| Kondisi operasi | 0–50 °C; 20–90% RH non-condensing |
| Dimensi | 170 × 85 × 35 mm |
| Berat | Sekitar 335 g (dengan baterai) |
| Probe | Fe (ferrous) dan NFe (non-ferrous) |
Tata Cara Pemakaian
Berikut versi ringkas yang cocok dijadikan SOP awal (5–7 langkah). Detail menu dapat disesuaikan dengan kebiasaan inspeksi Anda.
Persiapan permukaan
Pastikan permukaan bersih, halus, bebas minyak, dan sedapat mungkin menunjukkan kilap metal (untuk meminimalkan error akibat kekasaran/ kontaminan).
Utamakan permukaan datar; jika radius kelengkungan kecil, gunakan bantuan ring/penyangga yang sesuai.
Pasang probe yang sesuai
Gunakan probe Fe untuk ferrous (steel/iron) dan probe NFe untuk non-ferrous sesuai material dasar.
Saat mengganti probe: matikan alat, ganti probe, lalu nyalakan kembali; konfigurasi probe akan menyesuaikan otomatis.
Pilih mode ukur
Single measurement untuk titik-titik inspeksi terencana.
Continuous measurement untuk pemetaan cepat (misalnya screening area luas).
Lakukan kalibrasi (disarankan sebelum penggunaan awal/ setelah lama tidak dipakai)
Manual menyarankan kalibrasi dengan matriks ketebalan coating sebelum pemakaian pertama atau setelah periode tidak digunakan.
Ikuti urutan pengukuran pada substrat referensi dan foil standar, termasuk langkah zero calibration.
Pengukuran
Tempelkan probe pada sampel; jaga probe, sampel, dan operator stabil, dengan probe setegak mungkin terhadap permukaan.
Perhatikan jarak antar titik ukur (antar indentasi) dan jarak dari tepi sampel sesuai panduan.
Simpan dan kelola data
Manfaatkan memori internal (hingga 500 data) untuk inspeksi batch.
Untuk ekspor data via USB: masuk menu USB, colok flash drive, jalankan proses simpan hingga muncul konfirmasi “Ok!”.
Transfer data via WiFi (opsional)
Data dapat ditransfer ke perangkat lain (mobile/PC) melalui WiFi; panduan di manual mencantumkan langkah instalasi aplikasi Android dan opsi “real time” maupun “send group”.
Catatan penting untuk keandalan hasil:
Kekasaran permukaan, ketidakstabilan posisi probe, serta magnetisasi/medan magnet lokal dapat memengaruhi pembacaan; manual menekankan perlunya permukaan halus dan stabil saat ukur.
Cara Kerja / Metode Pengukuran
PCE-CT 100N menggabungkan dua prinsip fisika yang umum di industri inspeksi coating:
Induksi magnetik (probe Fe)
Ketika probe Fe menyentuh permukaan logam ferrous, medan magnet terpengaruh oleh jarak antara probe dan logam. Bila ada lapisan non-magnetik (misalnya cat), jarak efektif meningkat. Perubahan ini dibaca sebagai perubahan tegangan/ respons kumparan, lalu dikonversi menjadi ketebalan lapisan.Eddy current (probe NFe)
Untuk substrat non-ferrous (misalnya aluminium), probe menghasilkan medan bolak-balik yang menginduksi arus eddy di logam. Respons induktif berubah sesuai jarak (yang ditentukan oleh ketebalan lapisan). Sistem mengubah perubahan induktansi tersebut menjadi nilai ketebalan.
Mengapa ini penting bagi QC?
Operator bisa memilih probe yang tepat sesuai material dasar, bukan “memaksakan” satu mode untuk semua material.
Pemahaman prinsip ini membantu saat hasil terlihat tidak konsisten: sering kali akar masalahnya adalah mismatch probe vs substrat, kondisi permukaan, atau kebutuhan kalibrasi ulang.
Kelengkapan Produk
paket umumnya mencakup: unit PCE-CT 100N, probe NFe, probe Fe, USB data carrier/USB-Storage, set foil referensi, pelat kalibrasi, baterai AA, serta manual.
Manfaat bagi Pengguna
Bagi profesional industrial testing & measurement, manfaat terbesar alat seperti PCE-CT 100N biasanya bukan sekadar “bisa mengukur”, melainkan dampaknya pada keputusan proses dan kualitas:
Meningkatkan konsistensi kualitas finishing
Ketebalan lapisan yang berada dalam rentang spesifikasi membuat performa coating lebih dapat diprediksi—baik dari sisi proteksi maupun tampilan. Dengan resolusi halus pada lapisan tipis dan akurasi berbasis spesifikasi, QC bisa mengunci parameter proses lebih ketat.Mempercepat inspeksi tanpa merusak produk
Pengukuran non-destruktif memungkinkan sampling lebih sering tanpa membuat scrap tambahan, penting untuk inspeksi barang jadi atau incoming inspection.Mendukung traceability dan audit
Memori 500 data, statistik, serta opsi transfer data membantu menyusun laporan inspeksi yang rapi dan repeatable. Ini relevan untuk kebutuhan audit internal, customer requirement, atau sistem mutu.Mengurangi variasi antar operator
Dengan threshold/alarm, operator lebih cepat “ngeh” saat hasil keluar dari limit, sehingga tindakan koreksi dapat dilakukan lebih cepat (misalnya set ulang spray parameter atau cek ulang persiapan permukaan).Lebih siap untuk kerja lapangan
Bentuk portabel, opsi continuous measurement, dan probe eksternal mendukung pekerjaan inspeksi di lokasi yang tidak selalu ideal—tetap dengan catatan SOP stabilitas probe dan kondisi permukaan harus dijaga.
FAQ
Untuk apa alat ini digunakan?
Untuk mengukur ketebalan lapisan (coating) pada material ferrous dan non-ferrous tanpa merusak lapisan, misalnya inspeksi cat atau pelapisan protektif.Apakah pengukurannya merusak material?
Tidak. Prinsipnya non-destruktif—probe hanya ditempelkan ke permukaan.Bisa digunakan untuk material apa saja?
Umumnya untuk substrat ferrous (steel/iron) dan non-ferrous (misalnya aluminium) dengan probe yang sesuai (Fe dan NFe). Lapisan yang diukur bergantung pada kombinasi substrat dan jenis lapisan.Apakah perlu kalibrasi?
Disarankan. Manual menyebut alat perlu dikalibrasi sebelum pemakaian pertama atau setelah lama tidak digunakan, menggunakan substrat/foil standar yang disediakan.Apa perbedaan mode single dan continuous?
Single cocok untuk pengukuran titik tertentu yang terencana; continuous membantu scanning cepat (misalnya saat memetakan variasi ketebalan di area luas).Bagaimana cara memindahkan data ke komputer?
Ada dua pendekatan: simpan ke USB flash drive dari port USB alat (bukan koneksi langsung ke PC), atau transfer via WiFi ke perangkat lain sesuai panduan.Siapa yang cocok menggunakan alat ini?
Teknisi QC, inspector, engineer proses finishing, tim maintenance/asset integrity, serta decision maker yang perlu data ketebalan coating untuk kontrol proses dan dokumentasi mutu.Apa batasan umum yang perlu diperhatikan?
Permukaan yang terlalu kasar/berminyak, posisi probe yang tidak stabil, atau kondisi sampel yang tidak memenuhi rekomendasi dapat meningkatkan error. Ikuti panduan persiapan permukaan dan prosedur ukur yang stabil.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya coating thickness gauge dalam mendukung pengendalian kualitas finishing dan program proteksi korosi di berbagai industri. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti PCE-CT 100N dan perangkat pengujian lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan inspeksi ketebalan lapisan, memastikan kontrol yang konsisten, dan memenuhi standar mutu yang ditetapkan. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam inspeksi coating di proses produksi maupun lapangan, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Automotive Tester Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Automotive Tester PCE-LES 103UV-365-CTA-KIT
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-CT 80-FN3
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-CT 80-FN0D5
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-VE 800N4 1.5 m / 4-way-head / Ø 2.8 mm
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-CT 22BT-ICA incl. ISO Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-VE 1500-22190
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-MCM 10-ICA incl. ISO Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-LES 308UV-365
Lihat Produk★★★★★
Referensi
Efek Ketebalan Terhadap Ketahanan Korosi Lapisan Cat Pada Baja Galvanis. Turbo: Jurnal Program Studi Teknik Mesin (Universitas Muhammadiyah Metro). Retrieved from https://ojs.ummetro.ac.id/index.php/turbo/article/download/3232/pdf
Analisis pengaruh blasting dan variasi metode coating terhadap laju korosi dan daya rekat adhesi pada baja (Jurnal Teknik Perkapalan, Universitas Diponegoro). Retrieved from https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/naval/article/download/45285/31499
























