Dalam industri marine dan offshore, sistem pelapisan bukan sekadar estetika—ia adalah lini pertahanan utama terhadap korosi, fouling, dan degradasi struktur akibat lingkungan laut yang agresif. Ketebalan coating yang terlalu tipis mempercepat korosi, sementara ketebalan berlebih berisiko retak, delaminasi, dan pemborosan material. Pada tahap fabrikasi, commissioning, hingga maintenance kapal dan struktur offshore, ketidaksesuaian ketebalan sering menjadi temuan audit dan dapat berujung pada rework mahal atau bahkan klaim garansi.
Pengukuran destruktif jelas bukan pilihan pada struktur yang telah selesai dilapisi. Di sisi lain, metode manual atau perkiraan visual tidak mampu menjamin repeatability dan dokumentasi yang dibutuhkan dalam standar mutu dan inspeksi berbasis ISO. Di sinilah coating thickness gauge berperan sebagai instrumen kontrol kualitas yang objektif dan terdokumentasi. PCE-CT 80HP-FN2D5-ICA hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan pendekatan pengukuran non-destruktif yang dirancang untuk lingkungan kerja profesional.
Deskripsi Singkat PCE-CT 80HP-FN2D5-ICA
PCE-CT 80HP-FN2D5-ICA adalah coating thickness gauge portabel untuk pengukuran ketebalan lapisan pada substrat ferromagnetik (Fe) dan non-ferromagnetik (NFe). Alat ini bekerja secara non-destruktif menggunakan mode magnetik dan eddy current, sehingga cocok untuk inspeksi coating pada baja, besi, aluminium, dan material non-ferrous lainnya.
Perangkat ini dilengkapi dengan probe eksternal, memudahkan akses ke titik ukur yang sulit dijangkau. Dengan dukungan penyimpanan data terintegrasi, fungsi statistik, alarm batas atas/bawah, serta sertifikat kalibrasi ISO, alat ini dirancang untuk kebutuhan quality control, inspeksi lapangan, hingga dokumentasi audit.
Dalam konfigurasi FN2.5, alat ini mampu mengukur hingga 2500 µm pada Fe dan NFe dengan akurasi ±(2% dari pembacaan + 1 µm), sebagaimana tercantum pada tabel spesifikasi probe.
Fungsi & Kegunaan Produk
Fungsi Utama
Mengukur ketebalan lapisan non-magnetik pada substrat Fe (baja, besi).
Mengukur lapisan non-konduktif pada substrat NFe (aluminium, tembaga).
Melakukan kalibrasi nol dan multipoint (1–4 titik).
Menyimpan hingga 2000 data dalam mode GEN.
Menyediakan statistik (mean, min, max, standar deviasi).
Alarm batas atas dan bawah untuk kontrol spesifikasi.
Kegunaan Spesifik di Lapangan
Sebelum pekerjaan (pre-commissioning):
Verifikasi ketebalan primer dan intermediate coat.
Validasi spesifikasi kontrak terhadap standar coating system.
Saat pekerjaan berlangsung:
Spot check saat aplikasi airless spray.
Monitoring konsistensi ketebalan antar area panel atau section.
Sesudah pekerjaan (post-application / audit):
Final acceptance inspection.
Dokumentasi QC untuk owner dan surveyor.
Mode Pengukuran
Mode otomatis (Auto) dengan deteksi material Fe/NFe.
Mode magnetik (Fe).
Mode eddy current (NFe).
Mode pengukuran tunggal.
Mode penyimpanan DIR (volatile) dan GEN (auto save hingga 4 grup).
Bidang / Industri Pengguna
Shipyard – kontrol kualitas ketebalan cat lambung kapal.
Offshore platform – inspeksi coating struktur baja.
Industri galangan dan fabrikasi baja – verifikasi DFT (Dry Film Thickness).
Marine maintenance contractor – audit ulang sistem proteksi korosi.
Surveyor dan third-party inspection – validasi kesesuaian standar coating.
Keunggulan / Highlights
Membantu teknisi melakukan pengukuran non-destruktif tanpa merusak lapisan.
Mode deteksi otomatis Fe/NFe mengurangi kesalahan pemilihan metode.
Alarm visual saat batas atas/bawah terlampaui, meminimalkan risiko deviasi.
Penyimpanan hingga 4 grup dengan statistik terpisah untuk setiap proyek.
Desain portabel dengan probe eksternal untuk akses area sempit.
Layar LCD 128 x 128 px dengan indikator baterai.
Catu daya 3 x AAA, praktis untuk pekerjaan lapangan.
Sertifikat ISO calibration mendukung dokumentasi audit.
Perbandingan / Posisi Produk
| Metode | Dampak ke Material | Kecepatan | Repeatability | Kesesuaian Commissioning |
|---|---|---|---|---|
| Metode potong (destruktif) | Merusak coating | Lambat | Tinggi | Tidak praktis |
| Estimasi visual/manual | Tidak merusak | Cepat | Rendah | Tidak direkomendasikan |
| Meter konvensional tanpa memori | Tidak merusak | Cepat | Sedang | Dokumentasi terbatas |
| PCE-CT 80HP-FN2D5-ICA | Tidak merusak | Cepat | Tinggi | Sesuai untuk QC & audit |
Spesifikasi Teknis:
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Rentang Ukur Fe | 0 – 5000 µm (tergantung probe) |
| Rentang Ukur NFe | 0 – 3000 µm (tergantung probe) |
| Akurasi | ± (2% dari pembacaan + 1 µm) |
| Resolusi | 0.1 µm (<100 µm); 1 µm (>100 µm) |
| Min. radius konveks | 5 mm |
| Min. radius konkaf | 25 mm |
| Min. permukaan ukur | Ø 17 mm |
| Min. ketebalan substrat | 0.2 mm (magnetik); 0.05 mm (non-magnetik) |
| Mode probe | Auto (Fe+NFe), Fe, NFe |
| Kalibrasi | Zero & multipoint (1–4 titik) |
| Memori | 1 grup DIR; 4 grup GEN; max 2000 data |
| Statistik | Jumlah data, mean, min, max, standar deviasi |
| Alarm | Batas atas & bawah |
| Transfer data | USB 2.0 |
| Catu daya | 3 x 1.5V AAA |
| Display | 128 x 128 px LCD |
| Kondisi operasi | 0 – 50°C; 20–90% RH non-condensing |
| Dimensi | 143 x 71 x 37 mm |
| Berat | ± 271 g |
Tata Cara Pemakaian
Persiapan alat
Pasang baterai AAA dan sambungkan probe dengan benar.Nyalakan alat
Tekan tombol power hingga layar aktif.Pilih mode
Tentukan mode Auto, Fe, atau NFe sesuai material.Lakukan kalibrasi
Lakukan zero calibration pada pelat referensi, lalu multipoint bila diperlukan.Pengukuran
Tempelkan probe secara tegak lurus pada permukaan, angkat setelah bunyi beep.Simpan data
Gunakan mode GEN untuk penyimpanan otomatis per grup.Evaluasi hasil
Tinjau statistik dan alarm bila melewati batas spesifikasi.
Catatan: Kalibrasi disarankan setiap kali berpindah jenis material atau kondisi lingkungan.
Cara Kerja / Metode Pengukuran
Pada substrat Fe, alat bekerja dengan prinsip magnetik: sensor mendeteksi perubahan fluks magnet akibat jarak antara probe dan substrat logam. Ketebalan coating memengaruhi jarak tersebut.
Pada substrat NFe, digunakan prinsip eddy current: medan elektromagnetik menghasilkan arus pusar pada substrat konduktif. Perubahan impedansi akibat ketebalan lapisan non-konduktif dihitung sebagai nilai ketebalan.
Alat mengenali jenis substrat secara otomatis dalam mode Auto dan menampilkan indikasi F atau N sesuai material.
Batasan penting:
Permukaan ukur minimal Ø17 mm.
Substrat tidak boleh terlalu tipis.
Hindari medan magnet kuat dan kelembaban ekstrem.
Kelengkapan Produk
1 unit coating thickness gauge PCE-CT 80
1 probe FN1.5 (varian lain tersedia)
3 baterai AAA
1 carrying case
1 set standard foils
1 calibration plates (Fe & NFe)
1 ISO-calibration certificate
1 user manual
Manfaat bagi Pengguna
Efisiensi kerja melalui pengukuran cepat dan non-destruktif.
Peningkatan kualitas coating dengan kontrol berbasis data.
Penghematan biaya dengan mengurangi rework.
Pengurangan kesalahan melalui alarm dan statistik otomatis.
Dokumentasi audit lebih rapi dan sistematis.
FAQ
- Apakah alat ini bisa digunakan pada baja kapal?
Ya, alat mendukung pengukuran pada substrat Fe seperti baja dan besi. - Apakah bisa digunakan pada aluminium?
Ya, dengan mode NFe (eddy current). - Apakah perlu kalibrasi rutin?
Disarankan setiap kali berpindah material atau kondisi lingkungan. - Apakah data bisa dipindahkan ke komputer?
Ya, melalui USB 2.0 dengan software tambahan. - Apakah alat ini merusak lapisan?
Tidak, pengukuran dilakukan secara non-destruktif.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium serta instrumen industri terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya coating thickness gauge dalam mendukung kontrol kualitas sistem proteksi korosi di industri marine dan offshore. Kami melayani kebutuhan bisnis dan aplikasi industri dengan menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti PCE-CT 80HP-FN2D5-ICA dan perangkat inspeksi lainnya untuk membantu perusahaan Anda memastikan ketebalan coating sesuai spesifikasi, terdokumentasi, dan siap audit. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam inspeksi coating, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Thickness Gauge Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Ultrasonic Thickness Gauge PCE-TG 300-P5EE
Lihat Produk★★★★★ -

Ultrasonic Thickness Gauge PCE-TG 300-NO2
Lihat Produk★★★★★ -

Ultrasonic Thickness Gauges PCE-UFD 50
Lihat Produk★★★★★ -

Ultrasonic Thickness Gauge PCE-TG 300-NO7-ICA incl. ISO calibration certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Ultrasonic Thickness Gauge PCE-TG 300-NO7
Lihat Produk★★★★★ -

Ultrasonic Thickness Gauges PCE-TG 75A
Lihat Produk★★★★★ -

Ultrasonic Thickness Gauge PCE-FD 20
Lihat Produk★★★★★ -

Ultrasonic Thickness Gauges PCE-TG 150 F2.5
Lihat Produk★★★★★
Referensi
- Suhartono, S., & Prasetyo, A. (2019). Pengaruh Ketebalan Lapisan Epoxy terhadap Ketahanan Korosi Baja pada Lingkungan Air Laut. Jurnal Teknologi Material dan Metalurgi, 9(1), 23–31. Retrieved from https://ejournal.brin.go.id/jtmm/article/download/3456/2789
- Rahman, F., & Santoso, B. (2018). Analisis Kegagalan Lapisan Pelindung pada Struktur Baja Offshore Akibat Variasi Ketebalan dan Adhesi. Jurnal Rekayasa Mesin, 9(3), 133–140. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/index.php/jrm/article/download/16789/8765
- Hidayat, R., & Nugraha, D. (2020). Evaluasi Ketebalan Coating pada Struktur Baja Menggunakan Metode Non-Destruktif Magnetic Induction. Jurnal Instrumentasi dan Metrologi Indonesia, 3(1), 15–24. Retrieved from https://jurnalinstrumentasi.bsn.go.id/index.php/ji/article/download/356/210
- Putra, M. R., & Siregar, J. P. (2022). Pengendalian Mutu Pekerjaan Coating pada Struktur Baja Proyek Migas dan Offshore. Jurnal Teknologi Minyak dan Gas Bumi, 12(1), 55–64. Retrieved from https://jurnallemigas.esdm.go.id/index.php/JTMGB/article/download/612/405

























