Di ruang cupping sebuah roastery kecil, tim QA bingung saat profil espresso baru terasa “flat”. Pressure dan suhu mesin sudah stabil, namun pelanggan mengeluh konsistensinya berubah-ubah. Satu-satunya data yang mereka punya hanyalah rasio brew dan waktu ekstraksi. Padahal, konsistensi rasa kopi sangat dipengaruhi oleh padatan terlarut (TDS), indeks refraksi, dan kandungan gula (Brix) yang terbentuk selama ekstraksi. Tanpa angka-angka ini, koreksi proses menjadi tebak-tebakan.
Solusinya adalah mengukur perubahan indeks bias larutan kopi yang berbanding lurus dengan konsentrasi zat terlarut. Dari nilai itu kita dapatkan Brix dan indikator “coffee p1” untuk memantau kekuatan seduhan dan mengevaluasi ekstraksi. Dengan data objektif, roaster bisa menyesuaikan grind size, rasio, atau suhu dengan tepat—bukan berdasarkan perkiraan.
PCE-DRP 1 Coffee, refraktometer digital genggam IP65 yang mengukur Brix, coffee p1, indeks refraksi (nD), sekaligus suhu sampel. Kita akan mengupas prinsip kerja, fitur praktis, spesifikasi yang akurat, hingga contoh penerapannya di laboratorium QA/QC, teaching lab kampus, industri F&B, dan riset kopi.
Teknologi dari produk PCE-DRP 1
Refraktometer bekerja berdasarkan prinsip pembiasan cahaya. Saat cahaya melewati antarmuka dua medium—misalnya dari prisma kaca ke larutan kopi—arahnya berubah sesuai indeks bias masing-masing medium. Semakin tinggi konsentrasi zat terlarut (gula, senyawa organik hasil ekstraksi), semakin besar indeks bias larutan. PCE-DRP 1 Coffee memancarkan cahaya ke prisma, membaca sudut kritis melalui sensor, lalu mengonversinya menjadi indeks refraksi (nD). Perangkat kemudian menghitung skala turunan seperti Brix (%) dan “coffee p1” (unit internal yang berkaitan dengan konsentrasi seduhan kopi) serta menampilkan suhu sampel.
Mengapa metode ini penting jangka panjang? Di roastery, café chain, hingga pilot plant F&B, indeks refraksi menawarkan cara cepat mengendalikan kualitas—mulai pengembangan resep (dial-in), validasi SOP seduh, kontrol konsistensi antar-shift, sampai dokumentasi audit. Di teaching lab dan riset, data nD/Brix membantu mengajarkan hubungan antara komposisi larutan, TDS, dan kualitas sensorik. Karena pengukuran berlangsung cepat (≈1 detik) dan hanya butuh 4–5 tetes sampel, metode ini hemat bahan dan memungkinkan monitoring batch-to-batch.
Dibandingkan metode gravimetri (mengeringkan residu, menimbang), refraktometri jauh lebih cepat, portable, dan tidak membutuhkan oven/pengering. Dibandingkan pengukuran TDS berbasis konduktivitas, refraktometri langsung merespons total padatan terlarut yang memengaruhi indeks bias, relevan untuk minuman mengandung gula dan senyawa non-ionik (misalnya ekstrak kopi). Untuk banyak aplikasi minuman, Brix dari refraktometer adalah indikator yang lebih dekat dengan persepsi manis/kekentalan dibanding konduktivitas.
Spesifikasi dan fitur produk
PCE-DRP 1 Coffee adalah refraktometer digital genggam yang dirancang khusus untuk sampel kopi dan minuman serupa. Alat ini menampilkan empat parameter sekaligus: Brix (0–50%), coffee p1 (0–25), indeks refraksi nD (1.3330–1.4200), dan suhu sampel (0 hingga +40 °C). Dengan Automatic Temperature Compensation (ATC) pada rentang +10 hingga +40 °C, pembacaan tetap stabil meski Anda bekerja di area produksi yang suhunya berubah.
Apa yang membuatnya istimewa? Pertama, housing ABS dengan rating IP65—tahan percikan air dan debu—memungkinkan penggunaan di area bar, ruang produksi, atau lapangan tanpa rasa was-was. Kedua, kecepatan baca sekitar 1 detik dengan fungsi “average” otomatis yang mengukur sampel 15 kali lalu menampilkan nilai rata-rata; fitur ini membantu menekan variasi akibat tetesan atau gelembung kecil. Ketiga, sample well dilindungi ring stainless yang menjaga prisma kaca dari goresan—krusial untuk ketelitian jangka panjang. Keempat, kalibrasinya sangat sederhana: cukup gunakan air suling.
Desain dan ergonomi
Secara fisik, PCE-DRP 1 Coffee ringkas: dimensi sekitar 121 × 58 × 25 mm dengan berat ±90 g (tanpa baterai). Permukaan atas memuat sumur sampel (sample well) berbahan prisma kaca yang dilingkari cincin stainless steel untuk perlindungan. Di bagian muka terdapat layar LCD yang besar dan mudah dibaca, menampilkan nilai pengukuran dan suhu secara bersamaan.
Tata letak tombol dibuat minimalis—tiga tombol—sehingga mudah dioperasikan bahkan saat tangan sibuk. Material housing adalah ABS plastik yang ringan namun kokoh. Dengan rating IP65, perangkat terlindung dari debu dan semprotan air bertekanan rendah; cocok untuk lingkungan bar dan produksi minuman yang rawan cipratan.
Catu daya berasal dari satu baterai AAA 1.5 V. Untuk pekerjaan lapangan dan shift panjang, baterai AAA mudah ditemukan dan diganti. Fitur auto-off setelah ±1 menit inaktivitas membantu menghemat daya. Saran penggunaan lapangan: siapkan tisu bebas serat atau kain mikrofiber untuk membersihkan prisma setelah setiap sampel, simpan alat di carrying case yang disediakan, serta hindari menekan prisma dengan benda keras.
Batas lingkungan operasional: pengukuran suhu sampel 0 hingga +40 °C, sementara kompensasi suhu otomatis (ATC) bekerja efektif pada +10 hingga +40 °C. Untuk hasil konsisten, biarkan tetes sampel menutup penuh permukaan prisma dan tunggu sekitar satu detik sampai nilai stabil.
Antarmuka dan pengalaman pengguna
Layar digital PCE-DRP 1 Coffee berukuran besar dengan tampilan kontras tinggi sehingga mudah dibaca dalam cahaya ruangan café maupun lab. Informasi utama—Brix/coffee p1/nD dan suhu—ditampilkan jelas. Untuk pengoperasian, tiga tombol menyederhanakan alur: tombol daya, tombol pemilihan skala/fungsi, dan tombol konfirmasi/kalibrasi. Internal light source memastikan pembacaan stabil tanpa memerlukan pencahayaan eksternal.
Fitur kenyamanan yang terasa di lapangan antara lain:
-
Auto-off hemat baterai setelah sekitar 1 menit tidak digunakan.
-
Fungsi rata-rata (average) otomatis: alat melakukan 15 kali pembacaan pada sampel yang sama, kemudian menampilkan nilai rerata untuk meminimalkan noise.
-
Kalibrasi cepat dengan air suling (distilled water) yang mudah didapat di lab dan bar kopi.
Perangkat ini tidak menyebutkan adanya memori penyimpanan data internal atau ekspor PC—jadi workflow pencatatan paling baik dilakukan dengan lembar inspeksi, spreadsheet, atau aplikasi QA di ponsel yang Anda isi manual setelah pembacaan.
Fitur-fitur cerdas/unggulan
-
Automatic Temperature Compensation (ATC) +10 hingga +40 °C
ATC secara otomatis menyesuaikan pengaruh suhu terhadap indeks refraksi. Pada larutan kopi panas atau dingin, nilai Brix akan dinormalkan sehingga antar batch dapat dibandingkan adil. Ini menghemat waktu karena Anda tidak perlu menunggu sampel menjadi suhu ruang. -
Pengukuran cepat ≈1 detik
Cocok untuk line check di bar atau produksi minuman kemasan. Anda dapat melakukan banyak titik sampling tanpa mengganggu throughput. -
Average function 15x
Saat tetesan tidak homogen atau terdapat micro-bubble, fungsi rata-rata 15 kali pembacaan memberikan nilai yang lebih representatif. Ini meningkatkan keandalan data untuk keperluan audit dan analisis tren. -
IP65 & ring stainless pelindung prisma
Daya tahan terhadap air/ debu memperpanjang umur pakai di lingkungan nyata. Pelindung stainless mengurangi risiko goresan pada prisma—jantung akurasi refraktometer. -
Operasi tiga tombol & kalibrasi dengan air suling
Kurva belajar singkat untuk barista, teknisi QA, atau mahasiswa. Kalibrasi cepat mengurangi downtime dan biaya bahan standar. -
Internal light source
Sumber cahaya internal membuat hasil konsisten meskipun kondisi pencahayaan sekitar berubah.
Catatan: PCE-DRP 1 Coffee tidak mencantumkan fitur transfer data, logging internal, atau perangkat lunak PC. Bila kebutuhan Anda berfokus pada integrasi LIMS/Excel otomatis, pertimbangkan model refraktometer digital dengan antarmuka USB/Bluetooth dari lini lain.
Kontrol eksternal dan integrasi sistem
PCE-DRP 1 Coffee dirancang sebagai instrumen portable mandiri. Perangkat tidak menyediakan antarmuka USB/Bluetooth maupun perangkat lunak PC. Dengan demikian, integrasi ke LIMS/ERP dilakukan melalui pencatatan manual. Praktik terbaiknya:
-
Buat template spreadsheet (Excel/Google Sheets) untuk mencatat tanggal, operator, ID batch, suhu sampel, skala (Brix, coffee p1, nD), dan catatan proses.
-
Terapkan aturan “dua saksi” di fasilitas yang mewajibkan verifikasi—satu operator membaca, satu lagi mencatat/cek silang.
-
Konsolidasikan data harian untuk analisis tren (misalnya X-bar/R chart) pada audit internal.
Spesifikasi teknis lengkap
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Parameter ukur | Brix (%), coffee p1, indeks refraksi (nD), suhu |
| Rentang ukur Brix | 0 … 50 % |
| Rentang ukur coffee p1 | 0 … 25 |
| Rentang nD | 1.3330 … 1.4200 nD |
| Rentang suhu (pengukuran) | 0 … +40 °C / +32 … +104 °F |
| Resolusi | 0.1% Brix / 0.1 coffee p1 / 0.0001 nD / 0.1° |
| Akurasi | ±0.2 % Brix / ±0.2 coffee p1 / ±0.003 nD / ±0.5 °C |
| ATC (kompensasi suhu) | +10 … +40 °C / +50 … +104 °F |
| Kecepatan ukur | ≈ 1 detik |
| Ukuran sampel | 4–5 tetes |
| Sumber cahaya | Internal light source |
| Bahan sumur/prisma | Prisma kaca dengan cincin stainless steel pelindung |
| Housing | ABS plastik, rating IP65 (tahan debu & percikan air) |
| Tampilan | LCD digital besar (nilai + suhu) |
| Operasi | 3 tombol, fungsi average (15x) |
| Kalibrasi | Air suling |
| Catu daya | 1 × 1.5 V baterai AAA |
| Dimensi | ≈ 121 × 58 × 25 mm (4.76 × 2.28 × 0.98 in) |
| Berat | ≈ 90 g (tanpa baterai) |
| Auto-off | Ya, setelah ±1 menit |
| Cakupan pengiriman | Unit PCE-DRP 1 Coffee, pipet, penutup prisma, 1× AAA, manual, carrying case |
Penjelasan awam: bayangkan indeks refraksi seperti “cara larutan membelokkan cahaya”. Semakin “kental” larutan karena banyak zat terlarut, semakin kuat ia membelokkan cahaya—angka nD naik. Brix adalah skala praktis yang mengonversi fenomena itu menjadi “persen gula ekuivalen”. Untuk kopi seduh, Brix memberi gambaran tentang kekuatan/ekstraksi; angka yang terlalu rendah bisa terasa “watery”, terlalu tinggi cenderung pahit karena over-ekstraksi.
Panduan memilih komponen tambahan
Walau PCE-DRP 1 Coffee sudah siap pakai, beberapa aksesori dan praktik akan meningkatkan konsistensi.
Tabel ringkas rentang Brix & contoh aplikasi
| Rentang Brix | Contoh aplikasi | Catatan praktis |
|---|---|---|
| 0.5 – 2.0 | Uji seduhan kopi filter ringan, cold brew awal fermentasi | Cocok untuk evaluasi dial-in pour-over |
| 2.0 – 4.0 | Espresso, extract strength standar kafe | Banyak roastery menarget 1.6–2.0% TDS ekuivalen (korelasi dengan Brix) |
| 4.0 – 10.0 | Konsentrat kopi, sirup sederhana | Pastikan sampel homogen; jika terlalu pekat, lakukan pengenceran terukur |
| 10 – 50 | Minuman tinggi gula (sirup, jus, minuman berkarbonasi) | PCE-DRP 1 meliputi hingga 50% Brix untuk aplikasi F&B umum |
Aksesori yang disarankan
-
Air suling/deionisasi untuk kalibrasi dan pembilasan.
-
Pipet tetes cadangan (untuk sampling higienis).
-
Tisu bebas serat/mikrofiber + alkohol isopropil 70% untuk pembersihan prisma.
-
Penutup prisma & carrying case (termaksud dalam paket) untuk proteksi.
-
Larutan standar Brix (opsional, untuk verifikasi berkala di lab QA/QC).
-
Buku catatan inspeksi atau template spreadsheet.
Faktor yang memengaruhi hasil
-
Suhu sampel—ATC membantu, tapi biarkan tetes menutupi prisma sepenuhnya sebelum baca.
-
Gelembung udara—hindari saat meneteskan sampel.
-
Kontaminasi prisma—bersihkan setiap perpindahan sampel.
-
Homogenitas sampel—aduk perlahan sebelum mengambil tetes, terutama untuk cold brew atau konsentrat.
-
Pengenceran—catat faktor pengenceran jika Brix tinggi agar hasil dapat dihitung balik.
Panduan cara menggunakan produk langkah demi langkah
Contoh kasus: tim QA roastery ingin menstabilkan rasa espresso yang tidak konsisten.
-
Siapkan alat
Pastikan PCE-DRP 1 Coffee bersih, baterai cukup, dan penutup prisma dilepas. Sediakan air suling, pipet, tisu bebas serat. -
Kalibrasi cepat
Teteskan air suling ke prisma hingga menutup permukaan. Tutup dengan penutup prisma (jika disarankan) agar permukaan rata, tekan tombol sesuai instruksi kalibrasi. Pastikan pembacaan mendekati 0.0% Brix pada suhu yang terukur. -
Ambil sampel
Tarik 4–5 tetes espresso segar menggunakan pipet (hindari crema berlebihan). Untuk filter coffee, aduk dulu secara lembut agar homogen. Teteskan ke prisma hingga permukaan tertutup. -
Baca nilai
Pada layar, pilih skala Brix atau coffee p1. Dalam sekitar satu detik, nilai akan stabil. Catat juga suhu sampel yang ditampilkan. Jika mengaktifkan average, perangkat secara otomatis menghitung rerata dari 15 bacaan pada tetesan yang sama. -
Catat & evaluasi
Masukkan nilai ke spreadsheet: tanggal, origin kopi, profil sangrai, rasio brew, waktu, Brix/coffee p1, suhu. Bandingkan dengan target internal (misal Brix ekuivalen 1.7–2.0 untuk espresso). Bila terlalu rendah, pertimbangkan memperhalus gilingan atau memperpanjang kontak; bila terlalu tinggi, lakukan sebaliknya. -
Bersihkan
Buang sampel dari prisma dengan tisu bebas serat, bilas sedikit dengan air suling, keringkan. Pasang kembali penutup prisma dan simpan di carrying case.
Untuk teaching lab kampus, prosedur identik. Anda dapat menambah langkah pengenceran terukur (misal 1:1 dengan air suling) untuk sampel konsentrat; jangan lupa hitung balik Brix sebenarnya dengan faktor pengenceran.
Kesimpulan dan rekomendasi
PCE-DRP 1 Coffee menghadirkan pengukuran Brix, coffee p1, indeks refraksi, dan suhu dalam satu perangkat genggam yang ringkas, cepat, dan tahan lingkungan (IP65). Keunggulan paling menonjol adalah:
-
Rentang pengukuran luas untuk aplikasi kopi dan minuman bergula.
-
ATC +10…+40 °C, pengukuran ≈1 detik, fungsi average 15x.
-
Operasi tiga tombol, kalibrasi dengan air suling, sample size sangat kecil.
-
Desain tahan cipratan dengan perlindungan prisma berbahan stainless.
Siapa yang paling diuntungkan?
-
Lab QA/QC roastery, kafe chain, dan pabrik minuman yang butuh kontrol kekuatan seduhan/konsentrat harian.
-
Teaching lab dan riset pangan/kopi untuk mengajarkan konsep indeks refraksi dan Brix.
-
Unit R&D F&B dan kosmetik untuk formulasi larutan gula/sirup sederhana.
-
Pengolahan air bukanlah target langsung alat ini; parameter yang relevan untuk air adalah konduktivitas/pH/DO, sedangkan PCE-DRP 1 fokus pada Brix/nD untuk larutan mengandung padatan terlarut non-ionik.
Jika Anda memerlukan integrasi data otomatis ke LIMS/Excel, pertimbangkan model refraktometer yang memiliki antarmuka USB/Bluetooth. Namun untuk kebutuhan portable, cepat, dan robust di bar/lapangan, PCE-DRP 1 Coffee adalah pilihan yang praktis.
FAQ singkat
-
Apakah PCE-DRP 1 bisa mengukur TDS secara langsung?
Tidak. Alat ini mengukur indeks refraksi dan menampilkan Brix/coffee p1. Beberapa praktisi mengonversi Brix ke estimasi TDS dengan persamaan empiris, namun itu tergantung matriks sampel. -
Perlukah standar Brix untuk kalibrasi?
Kalibrasi harian cukup dengan air suling. Standar Brix berguna untuk verifikasi berkala di lab QA/QC. -
Bisakah digunakan untuk minuman non-kopi?
Bisa—rentang 0–50% Brix cocok untuk sirup, jus, minuman fermentasi, dan minuman kemasan lain yang mengandung gula/solid non-ionik. -
Apakah alat tahan air?
Housing berperingkat IP65: tahan debu dan semprotan air. Jangan merendam unit ke dalam cairan. -
Ada memori data atau koneksi ke PC?
Tidak disebutkan. Pencatatan dilakukan manual ke buku atau spreadsheet. -
Berapa banyak sampel yang dibutuhkan?
4–5 tetes sudah cukup untuk satu pengukuran.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya kontrol kadar padatan dan Brix dalam mendukung riset serta produksi minuman Anda. Kami mengkhususkan diri melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas seperti PCE-DRP 1 Coffee dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan kontrol ekstraksi, memastikan konsistensi mutu, dan memenuhi standar tertinggi. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi pengujian Brix/indeks refraksi pada proses dan utilitas pendukung, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Agricultural Measuring Device Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Agricultural measuring device PCE-PTR 200N
Lihat Produk★★★★★ -

Agricultural measuring device PCE-PH20S-ICA incl. ISO calibration certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Agricultural measuring device PCE-228HTE
Lihat Produk★★★★★ -

Agricultural measuring device PCE-PH 228LIQ-ICA incl. ISO-Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Agricultural measuring device PCE-PH20S
Lihat Produk★★★★★ -

Agricultural measuring device PCE-228SLUR-ICA incl. ISO calibration certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Agricultural measuring device PCE-228
Lihat Produk★★★★★ -

Agricultural measuring device PCE-228SLUR
Lihat Produk★★★★★
Referensi
- Setiawan, M. A., & Wibowo, P. (2020). PENGARUH TEMPERATUR AIR TERHADAP pH DAN TDS HASIL EKSTRAKSI KOPI ARABIKA. Jurnal Teknik Industri dan Informatika (JTII), 4(1), 21–26. Retrieved from https://jtii.eng.unila.ac.id/index.php/ojs/article/view/71/64
- Husna, N. R., & Pratama, E. (2024). PENGARUH WAKTU BLOOMING DAN MASSA AIR TERHADAP pH, TDS, DAN EC PADA SEDUHAN KOPI. Jurnal Teknik Industri dan Informatika (JTII), 5(1), 10–16. Retrieved from https://jtii.eng.unila.ac.id/index.php/ojs/article/view/39/50














