Teknisi laboratorium Indonesia sedang menggunakan air humidity meter PCE-EM 880 untuk mengukur HCHO, TVOC, suhu, dan kelembapan di ruang kerja ber-AC dengan meja reagen dan sistem ventilasi, menggambarkan pemantauan kualitas udara ruang kerja secara profesional.

PCE-EM 880: Air Humidity Meter Portabel dengan Data Logger untuk Pemantauan Kualitas Udara Ruang Kerja

Daftar Isi

Dalam beberapa tahun terakhir, isu kualitas udara dalam ruang (indoor air quality) makin sering muncul di laporan audit K3, inspeksi BPOM, hingga kunjungan klien. Banyak laboratorium, fasilitas pengolahan air, pabrik farmasi, F&B, maupun industri kimia sudah disiplin mengontrol kualitas air dan proses cairan, tetapi sering kali lupa bahwa udara di ruang kerja juga membawa risiko: paparan formaldehida (HCHO), uap pelarut organik (TVOC), serta kelembapan yang terlalu tinggi atau terlalu rendah.

Di ruang lab mikrobiologi, kelembapan berlebih bisa memicu jamur dan mengganggu penyimpanan media. Di unit pengolahan air limbah, pekerja terpapar uap bahan kimia dari tangki koagulan dan disinfektan. Di pabrik farmasi dan F&B, fluktuasi suhu dan kelembapan memengaruhi stabilitas bahan baku higroskopis sekaligus kenyamanan operator. Sementara itu, formaldehida dan senyawa organik volatil lain sering digunakan dalam proses fiksasi jaringan, formulasi resin, coating, dan berbagai tahap produksi lain.

Masalahnya, pemantauan udara sering dilakukan dengan cara sesekali menyewa jasa pengukuran atau menggunakan alat sederhana tanpa pencatatan data kontinu. Akibatnya:

  • Tren paparan jangka panjang tidak terlihat jelas.

  • Bukti objektif untuk audit dan investigasi keluhan (misalnya iritasi mata, sakit kepala berulang) sulit disusun.

  • Penyesuaian ventilasi, exhaust, atau tata letak proses sering hanya berbasis asumsi.

Di sisi lain, tim QA/QC dan K3 dituntut menghadirkan data yang mudah ditelusuri, bisa diolah di Excel atau LIMS, dan dapat dijadikan dasar keputusan manajemen. Di sinilah kebutuhan terhadap air quality meter yang ringkas, cukup akurat untuk pemantauan indikatif, dan punya pencatat data internal menjadi sangat relevan. PCE-EM 880 hadir tepat pada celah kebutuhan ini.

Sensor Multi-Parameter: Mengukur HCHO, TVOC, Suhu, dan Kelembapan Sekaligus

PCE-EM 880 bukan sekadar “hygrometer” biasa. Di dalam bodinya yang ramping, alat ini menggabungkan beberapa sensor:

  • Sensor gas untuk formaldehida (HCHO).

  • Sensor gas untuk total volatile organic compounds (TVOC).

  • Sensor suhu lingkungan.

  • Sensor kelembapan relatif (RH).

Prinsip kerjanya mengandalkan kombinasi sensor elektronik berbasis gas dan sensor suhu/kelembapan digital. Sensor gas menangkap perubahan konsentrasi senyawa di udara dan mengubahnya menjadi sinyal listrik yang dikalibrasi dalam satuan ppm atau mg/m³. Sementara itu, sensor suhu dan kelembapan mengukur perubahan karakteristik material sensitif (misalnya kapasitansi atau resistansi) yang berkorelasi langsung dengan kondisi lingkungan.

Pendekatan multi-parameter ini penting untuk jangka panjang karena:

  • Paparan VOC dan formaldehida sangat dipengaruhi suhu dan kelembapan. Dengan mengukur semuanya sekaligus, analisis data menjadi lebih kaya.

  • Anda tidak perlu membawa beberapa alat berbeda saat melakukan inspeksi ruang produksi, gudang bahan kimia, atau teaching lab. Satu perangkat cukup untuk memberikan gambaran menyeluruh.

  • Data tren (misalnya kenaikan VOC setiap kali suhu di atas 30 °C) bisa digunakan untuk optimasi sistem ventilasi maupun penjadwalan proses.

Dibandingkan metode konvensional seperti tabung indikator kimia yang sekali pakai, atau sampling pasif yang harus dikirim ke laboratorium, penggunaan air quality meter portabel seperti PCE-EM 880 memberikan beberapa keunggulan praktis:

  • Hasil pembacaan langsung di lokasi (near real-time).

  • Dapat dipakai berulang tanpa bahan habis pakai khusus.

  • Ada data logger yang menyimpan hingga 5000 titik pengukuran sehingga tren paparan dapat dianalisis tanpa proses input manual yang melelahkan.

Untuk kebutuhan pemantauan indikatif di laboratorium, fasilitas pengolahan air, hingga industri proses, kombinasi sensor pada PCE-EM 880 sudah lebih dari cukup untuk membantu mengambil keputusan awal sebelum dilakukan analisis lebih detail bila diperlukan.

PCE-EM 880 Sebagai Solusi: Apa yang Membuatnya Berbeda?

PCE-EM 880 adalah air humidity meter sekaligus air quality meter portabel yang dirancang untuk pemantauan indikatif HCHO, TVOC, suhu, dan kelembapan di berbagai ruang kerja. Beberapa karakter yang membuatnya menonjol dibandingkan banyak alat sekelas adalah:

  • Mengukur empat parameter penting (HCHO, TVOC, suhu, RH) dalam satu perangkat.

  • Memiliki memori internal hingga 5000 titik pengukuran dengan format ekspor CSV.

  • Dilengkapi baterai Li-ion 3,7 V 1500 mAh yang dapat diisi ulang melalui micro USB.

  • Diakui komputer sebagai mass storage device, sehingga data bisa ditarik tanpa software khusus dan tanpa tergantung sistem operasi tertentu.

Bagi tim QA/QC dan K3, kombinasi ini berarti workflow yang sederhana: bawa alat ke lapangan, lakukan pengukuran spot atau logging, kemudian sambungkan ke PC dan tarik file CSV untuk analisis di Excel, R, atau diunggah ke sistem dokumentasi internal.

Keistimewaan lain adalah fleksibilitas penggunaan:

  • Bisa digunakan secara mobile, dipegang tangan ketika inspeksi ruangan, ataupun

  • Dipasang pada tripod untuk pemantauan stasioner di suatu titik kritis, misalnya dekat kabinet reagen formaldehida atau di area penimbangan bahan kimia.

Dengan tingkat akurasi ±5% dari rentang ukur untuk HCHO dan TVOC, PCE-EM 880 tidak ditujukan sebagai alat referensi untuk compliance regulasi yang sangat ketat, melainkan sebagai instrumen pemantauan indikatif yang cepat dan praktis. Dalam banyak kasus, ini justru yang paling dibutuhkan untuk screening awal dan monitoring rutin di lapangan.

Desain, Dimensi, dan Ergonomi untuk Inspeksi Lapangan

Secara fisik, PCE-EM 880 memiliki bentuk yang ramping dengan dimensi sekitar 54 x 215 x 34 mm dan berat hanya sekitar 143 g. Ukuran ini membuatnya terasa seperti remote kontrol besar yang nyaman digenggam dan mudah dimasukkan ke tas laptop atau toolbox teknisi. Bobot yang ringan mengurangi kelelahan ketika digunakan berkeliling melakukan inspeksi beberapa ruangan sekaligus.

Bagian depan alat memuat layar dan tombol-tombol virtual. PCE-EM 880 dirancang dengan pengoperasian sederhana sehingga teknisi baru sekalipun dapat beradaptasi dengan cepat setelah pelatihan singkat. Di bagian bawah terdapat port micro USB yang berfungsi ganda:

  • Untuk pengisian baterai internal 3,7 V 1500 mAh.

  • Untuk transfer data ke komputer.

Alat ini dapat beroperasi dengan tenaga baterai maupun melalui adaptor/power pack 5 V DC 1 A. Di lapangan, ini berarti Anda bisa mengandalkannya untuk inspeksi beberapa jam tanpa khawatir kehabisan daya, dan tetap bisa melanjutkan logging ketika terhubung ke sumber listrik atau power bank.

Dari sisi ketahanan lingkungan, PCE-EM 880 dirancang untuk bekerja pada:

  • Suhu operasi 0 hingga 45 °C.

  • Kelembapan relatif kurang dari 90 % RH.

Rentang ini cukup untuk sebagian besar ruang lab, produksi, dan gudang yang berada dalam bangunan. Untuk penyimpanan, alat dapat disimpan pada suhu -10 hingga 55 °C dengan kelembapan <90 % RH. Pabrikan tidak menyebutkan kelas IP rating tertentu, sehingga alat sebaiknya digunakan di area bebas percikan air langsung, jauh dari kondensat berat, dan tidak dalam lingkungan berdebu ekstrem. Untuk area WTP/WWTP yang lembap, penempatan di titik yang kering dan terlindung masih direkomendasikan.

Secara ergonomis, kombinasi dimensi, bobot ringan, dan opsi pemasangan tripod membuat PCE-EM 880 fleksibel: nyaman untuk “walk-through survey” sekaligus andal untuk pemantauan jangka menengah di titik tetap.

Antarmuka, Display, dan Pengalaman Pengguna

Pengalaman pengguna yang baik menjadi salah satu kekuatan PCE-EM 880. Alat ini menggunakan display yang menampilkan nilai pengukuran secara jelas, termasuk satuan (ppm atau mg/m³ untuk HCHO/TVOC, °C/°F untuk suhu, dan %RH untuk kelembapan). Layar dirancang agar angka mudah terbaca pada jarak kerja normal di dalam ruangan.

Pengoperasian dilakukan melalui tombol-tombol virtual di panel depan. Struktur menu dan fungsi yang biasanya tersedia antara lain:

  • Pemilihan parameter yang ditampilkan (HCHO, TVOC, suhu, kelembapan).

  • Pengaturan interval penyimpanan data (1 menit, 15 menit, 1 jam).

  • Pengaturan batas alarm visual.

  • Navigasi ke menu memori untuk meninjau data yang tersimpan.

Meski dokumentasi tidak merinci bahasa tampilan, penggunaan ikon dan singkatan parameter membuat alat ini cukup intuitif dioperasikan oleh pengguna yang terbiasa dengan instrumen pengukuran lingkungan.

Beberapa fitur kualitas hidup yang berpengaruh langsung ke kenyamanan kerja:

  • Memori internal hingga 5000 titik pengukuran, mengurangi kebutuhan mencatat manual di kertas.

  • Fitur alarm visual yang menyala ketika nilai melewati batas yang ditentukan, membantu teknisi menangkap kondisi abnormal tanpa harus terus-menerus menatap angka.

  • Fungsi logging dengan interval terpilih memungkinkan alat ditinggalkan di lokasi tertentu untuk memantau tren selama jam kerja, kemudian datanya diunduh di akhir shift.

Dengan desain antarmuka seperti ini, PCE-EM 880 cocok untuk digunakan oleh tim lintas fungsi: dari K3, QA/QC, hingga tim maintenance HVAC tanpa beban belajar yang berat.

Fitur Praktis yang Menghemat Waktu dan Memperkuat Data

Beberapa fitur PCE-EM 880 secara langsung memberikan manfaat dalam workflow sehari-hari di lab dan pabrik:

  1. Pengukuran multi-parameter dalam satu alat
    Mengukur HCHO, TVOC, suhu, dan kelembapan sekaligus mengurangi kebutuhan membawa beberapa perangkat. Untuk inspeksi ruang produksi farmasi, misalnya, teknisi cukup membawa satu alat untuk mendapatkan gambaran paparan VOC dan kondisi lingkungan. Ini menghemat waktu dan menyederhanakan pencatatan.

  2. Memori hingga 5000 titik dengan interval fleksibel
    Pengguna dapat memilih interval penyimpanan 1 menit, 15 menit, atau 1 jam. Dengan memori 5000 titik, Anda bisa, misalnya, melakukan logging 1 titik per menit selama beberapa hari kerja. Data tren ini sangat berguna untuk:

    • Analisis hubungan paparan VOC dengan jam produksi.

    • Evaluasi efektifitas sistem ventilasi baru.

    • Menjawab pertanyaan auditor tentang durasi dan pola paparan.

  3. Warm-up cepat
    Waktu pemanasan sensor HCHO hanya sekitar 10 detik dan TVOC sekitar 90 detik. Artinya, dari posisi mati hingga siap ukur hanya butuh waktu singkat. Ini ideal untuk inspeksi spot di beberapa lokasi tanpa menunggu lama setiap kali alat dinyalakan.

  4. Alarm visual dengan batas yang bisa diatur
    Batas alarm dapat disesuaikan sesuai standar internal perusahaan atau referensi panduan paparan. Ketika nilai melewati batas, indikator visual akan membantu pengguna segera menyadari kondisi yang perlu perhatian. Di area dengan banyak distraksi, fitur ini mengurangi risiko melewatkan pembacaan penting.

  5. Tripod mount untuk pemantauan stasioner
    PCE-EM 880 dapat dipasang pada tripod, sehingga alat dapat dibiarkan memantau satu titik kritis selama jangka waktu tertentu. Contohnya di ruang formulasi kosmetik yang menggunakan pelarut organik, atau di ruang penyimpanan reagen formaldehida di teaching lab.

Kombinasi fitur-fitur ini membuat PCE-EM 880 tidak hanya sekadar “alat ukur”, tetapi juga bagian dari sistem dokumentasi dan manajemen risiko yang lebih besar di fasilitas Anda.

Transfer Data dan Integrasi dengan Sistem Dokumen

Salah satu keunggulan penting PCE-EM 880 adalah kemudahan integrasi datanya ke workflow digital yang sudah ada. Saat dihubungkan ke PC melalui kabel micro USB, alat ini dikenali sebagai mass storage device (mirip flash disk). Di dalamnya, file hasil logging tersimpan dalam format CSV.

Dari sudut pandang praktis, hal ini berarti:

  • Tidak perlu instalasi software khusus atau driver tambahan.

  • Kompatibel dengan beragam sistem operasi (Windows, macOS, Linux) selama mampu membaca media penyimpanan USB.

  • File CSV bisa langsung dibuka di Excel, LibreOffice, atau diimpor ke aplikasi analisis statistik dan LIMS yang Anda gunakan.

Untuk tim QA/QC atau K3, alur kerjanya menjadi sederhana:

  1. Lakukan pengukuran atau logging.

  2. Sambungkan PCE-EM 880 ke komputer.

  3. Salin file CSV ke folder proyek atau server QA.

  4. Lakukan analisis tren, pembuatan grafik, atau integrasi ke laporan berkala.

Pendekatan ini sangat membantu bagi organisasi yang sedang memperkuat sistem dokumentasi digital, mempersiapkan audit, atau menerapkan sistem manajemen lingkungan dan K3 yang terstandar.

Spesifikasi Teknis PCE-EM 880

Parameter Spesifikasi
Parameter yang diukur HCHO, TVOC, suhu, kelembapan relatif
Rentang ukur HCHO 0.00 – 5.00 mg/m³
Resolusi HCHO 0.01 mg/m³
Akurasi HCHO ±5% dari rentang ukur
Rentang ukur TVOC 0.00 – 9.99 mg/m³
Resolusi TVOC 0.01 mg/m³
Akurasi TVOC ±5% dari rentang ukur
Rentang suhu 0 – 50 °C / 32 – 122 °F
Resolusi suhu 0.1 °C / 0.1 °F
Akurasi suhu ±2 °C / ±4 °F
Rentang kelembapan 0 – 100 %RH
Resolusi kelembapan 0.1 %RH
Akurasi kelembapan ±3.5 % (20 – 80 %RH); ±5 % (0 – 20 %RH dan 80 – 100 %RH)
Memori internal 5000 titik pengukuran
Format file CSV
Interval logging 1 menit, 15 menit, 1 jam
Waktu pemanasan HCHO 10 detik
Waktu pemanasan TVOC 90 detik
Satuan tampilan Suhu: °C / °F; HCHO/TVOC: ppm, mg/m³
Laju pengukuran 1 Hz
Jenis alarm Visual
Antarmuka Micro USB
Catu daya baterai 3.7 V, 1500 mAh Li-ion
Catu daya adaptor 5 V DC, 1 A
Kondisi operasi 0 – 45 °C, <90 %RH
Kondisi penyimpanan -10 – 55 °C, <90 %RH
Dimensi 54 x 215 x 34 mm
Berat 143 g
Isi paket PCE-EM 880, kabel micro USB, buku manual

Bagi pemula, angka-angka tersebut bisa dibaca seperti ini: rentang HCHO 0–5 mg/m³ dan TVOC 0–9,99 mg/m³ memadai untuk memantau konsentrasi VOC yang umumnya masih dalam kisaran rendah di ruang kerja. Resolusi 0,01 mg/m³ berarti alat mampu menampilkan perubahan kecil, sedangkan akurasi ±5% dari rentang ukur menegaskan bahwa alat ini ideal sebagai monitor indikatif, bukan alat referensi kalibrasi regulasi. Rentang suhu dan kelembapan yang lebar membuatnya fleksibel untuk berbagai kondisi ruangan di Indonesia, mulai dari ruang ber-AC hingga area produksi yang hangat dan lembap.

Panduan Memilih Aksesori dan Pengaturan Pendukung

Walaupun PCE-EM 880 sudah siap pakai, ada beberapa komponen tambahan dan pengaturan yang dapat mengoptimalkan penggunaannya.

Rekomendasi Pengaturan Logging dan Aksesori

Kebutuhan Saran Interval Logging Contoh Aplikasi Aksesori yang Disarankan
Survey cepat beberapa ruangan 1 menit atau mode pembacaan langsung Walk-through audit di teaching lab kampus, lab QA F&B, atau ruang formulasi kosmetik Tas pelindung, power bank sebagai cadangan daya
Pemantauan shift produksi 15 menit Ruang pengemasan farmasi, area pencampuran bahan kimia di WTP/WWTP Tripod untuk pemasangan stasioner, adaptor 5 V DC 1 A
Pemantauan tren harian 1 jam Ruang penyimpanan bahan kimia dengan VOC, gudang resin atau pelarut PC atau laptop untuk rutin mengunduh data dan membuat grafik

Beberapa faktor yang memengaruhi hasil pengukuran yang perlu diperhatikan:

  • Kedekatan dengan sumber VOC dan arah aliran udara. Jika ditempatkan terlalu jauh atau tertutup, pembacaan bisa lebih rendah dari paparan sebenarnya.

  • Perubahan suhu dan kelembapan yang ekstrem, misalnya ketika AC baru dinyalakan atau ada pintu yang sering dibuka-tutup.

  • Waktu warm-up sensor. Pastikan mengikuti waktu pemanasan (10 detik untuk HCHO dan 90 detik untuk TVOC) sebelum mempercayai pembacaan.

Contoh Implementasi PCE-EM 880 di Lapangan

Studi Kasus 1: Teaching Lab Kimia di Kampus

Sebuah fakultas sains memiliki teaching lab kimia organik yang sering menggunakan formaldehida dan pelarut organik. Keluhan yang sering muncul dari mahasiswa adalah mata perih dan bau menyengat saat praktikum penuh. Tim K3 kampus memutuskan melakukan pemantauan kualitas udara.

Mereka menggunakan PCE-EM 880 yang dipasang pada tripod di tiga titik: dekat meja demonstrasi dosen, di tengah ruangan, dan dekat pintu keluar. Interval logging diatur 1 menit selama tiga sesi praktikum berturut-turut. Data CSV kemudian diunduh dan dianalisis di Excel.

Hasilnya menunjukkan:

  • Kenaikan konsentrasi TVOC dan HCHO yang signifikan setiap kali praktikum dimulai, tetapi juga penurunan yang cepat saat exhaust fan dinyalakan secara maksimal.

  • Pada beberapa sesi, exhaust dinyalakan terlambat sehingga puncak konsentrasi VOC lebih tinggi dan berlangsung lebih lama.

Berdasarkan temuan ini, tim K3 menetapkan prosedur baru: exhaust harus dinyalakan 10 menit sebelum praktikum dimulai dan tetap menyala 15 menit setelah selesai. Setelah beberapa minggu, keluhan mahasiswa berkurang dan data pemantauan tambahan dengan PCE-EM 880 menunjukkan tren puncak VOC yang lebih rendah dan durasi paparan yang lebih pendek.

Studi Kasus 2: Area Dosing Bahan Kimia di Instalasi Pengolahan Air Limbah

Sebuah WWTP industri menggunakan beberapa bahan kimia untuk proses koagulasi dan desinfeksi. Petugas mengeluhkan bau tajam di area dosing, terutama saat pengisian ulang bahan kimia. Manajemen ingin mengetahui apakah ventilasi yang ada cukup dan bagaimana pola paparan operator.

PCE-EM 880 digunakan secara mobile saat pengisian bahan kimia, kemudian dipasang pada tripod di dekat tangki dosing dengan interval logging 15 menit selama satu minggu. Data yang terkumpul menunjukkan:

  • Peningkatan TVOC terutama saat pengisian manual dilakukan.

  • Nilai kembali turun ke baseline setelah 30–45 menit jika pintu area dosing dibuka dan exhaust berfungsi baik.

  • Pada beberapa hari tertentu, nilai TVOC bertahan tinggi lebih lama karena exhaust fan tidak diaktifkan.

Mengacu pada data ini, perusahaan memperbaiki prosedur operasi standar: exhaust wajib dihidupkan sebelum pengisian dan ada inspeksi berkala untuk memastikan fan berfungsi. Selain itu, manajemen memutuskan memasang ventilasi tambahan. Setelah perbaikan, pemantauan ulang dengan PCE-EM 880 menunjukkan tren TVOC yang lebih rendah dan lebih stabil. Data tersebut disimpan sebagai bukti perbaikan dalam dokumentasi K3 dan lingkungan perusahaan.

Langkah Praktis Menggunakan PCE-EM 880

Sebagai contoh, bayangkan Anda adalah petugas QA/QC di pabrik F&B yang ingin mengecek kualitas udara di ruang penimbangan bahan dan ruang pengemasan karena beberapa operator mengeluh pusing saat shift siang.

Berikut langkah penggunaan PCE-EM 880 untuk skenario tersebut:

  1. Persiapan awal

    • Pastikan baterai terisi atau siapkan adaptor/power bank.

    • Nyalakan alat dan biarkan melalui fase warm-up (10 detik untuk HCHO, 90 detik untuk TVOC).

    • Atur satuan dan parameter yang ingin ditampilkan.

  2. Penentuan titik pengukuran

    • Tentukan rute survey: misalnya ruang penimbangan bahan, ruang pengemasan, dan gudang bahan.

    • Di setiap ruangan, pilih beberapa titik: dekat operator, dekat pintu, dan dekat sumber potensial VOC (misalnya area mixing flavor).

  3. Pengukuran spot

    • Pegang alat pada ketinggian pernapasan (sekitar 1,5 m dari lantai).

    • Tunggu beberapa detik hingga pembacaan stabil.

    • Catat atau gunakan fungsi memori/logging untuk menyimpan nilai.

  4. Logging jangka menengah

    • Jika Anda ingin melihat tren selama satu shift, pasang PCE-EM 880 di titik yang paling mencerminkan paparan operator, misalnya dekat meja kerja.

    • Pasang alat pada tripod, atur interval logging (misalnya 1 menit atau 15 menit), dan biarkan berjalan selama jam kerja.

  5. Pengunduhan dan analisis data

    • Setelah selesai, sambungkan PCE-EM 880 ke PC melalui kabel micro USB.

    • Buka folder penyimpanan dan salin file CSV.

    • Analisis data di Excel: buat grafik waktu vs konsentrasi HCHO/TVOC, bandingkan antara shift, dan identifikasi puncak paparan.

  6. Tindak lanjut

    • Gunakan hasil analisis untuk mendiskusikan opsi perbaikan: penyesuaian ventilasi, pengaturan ulang alur kerja, atau penambahan APD jika diperlukan.

    • Simpan data dan grafik sebagai bagian dari dokumentasi QA/QC dan K3.

Dengan alur seperti ini, PCE-EM 880 menjadi alat pendukung pengambilan keputusan berbasis data, bukan sekadar indikator sesaat.

Ringkasan Manfaat dan Rekomendasi Penggunaan

PCE-EM 880 menawarkan kombinasi yang menarik antara fungsionalitas dan kemudahan penggunaan:

  • Menggabungkan pengukuran HCHO, TVOC, suhu, dan kelembapan dalam satu perangkat portabel.

  • Memiliki memori 5000 titik dengan ekspor CSV yang mudah diintegrasikan ke workflow digital.

  • Dilengkapi baterai isi ulang 1500 mAh dan dapat digunakan mobile maupun stasioner dengan tripod.

  • Menghadirkan alarm visual dan interval logging fleksibel untuk pemantauan indikatif jangka pendek maupun menengah.

Alat ini sangat cocok untuk:

  • Laboratorium QA/QC dan teaching lab yang ingin memantau paparan VOC dan formaldehida.

  • Fasilitas pengolahan air dan air limbah yang memiliki area dosing bahan kimia dengan potensi uap senyawa organik.

  • Pabrik farmasi, F&B, kosmetik, serta industri proses kimia yang memerlukan data tren kualitas udara ruang kerja sebagai bagian dari program K3 dan lingkungan.

Untuk kebutuhan regulasi yang menuntut ketelitian sangat tinggi atau penetapan kepatuhan terhadap ambang batas paparan resmi, PCE-EM 880 dapat berperan sebagai alat screening awal sebelum dilakukan pengukuran lanjutan dengan metode laboratorium referensi. Namun sebagai monitor indikatif sehari-hari, alat ini sudah memberikan kombinasi yang seimbang antara akurasi, kemudahan, dan biaya operasional.

FAQ Singkat

1. Apakah PCE-EM 880 bisa digunakan di luar ruangan?
Alat ini dirancang terutama untuk penggunaan dalam ruangan. Rentang kondisi operasinya 0–45 °C dengan kelembapan <90 %RH. Penggunaan di luar ruangan dimungkinkan jika kondisi lingkungan sesuai dan alat terlindung dari hujan langsung serta paparan sinar matahari berlebih.

2. Apakah PCE-EM 880 memerlukan kalibrasi berkala?
Seperti instrumen pengukuran lain, kalibrasi berkala tetap disarankan untuk menjaga keandalan pembacaan, terutama jika alat digunakan intensif atau di lingkungan yang menantang. Jadwal dan prosedur kalibrasi sebaiknya mengikuti rekomendasi pabrikan atau laboratorium kalibrasi yang kompeten.

3. Apakah data dari PCE-EM 880 bisa langsung dimasukkan ke LIMS?
Karena data disimpan dalam format CSV, file dapat diimpor ke banyak sistem LIMS atau software manajemen data lain yang mendukung impor CSV. Prosesnya biasanya melalui fitur “import data” di aplikasi yang Anda gunakan.

4. Seberapa cepat alat ini siap digunakan setelah dinyalakan?
Waktu pemanasan sensor HCHO sekitar 10 detik dan TVOC sekitar 90 detik. Setelah periode tersebut, pembacaan sudah cukup stabil untuk digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan.

5. Apakah tripod termasuk dalam paket pembelian?
Isi paket standar yang disebutkan mencakup unit PCE-EM 880, kabel micro USB, dan buku manual. Tripod umumnya dijual terpisah, tetapi alat ini menyediakan dudukan sehingga kompatibel dengan tripod standar.

6. Bisakah saya menggunakan power bank untuk mengoperasikan alat?
Ya, selama power bank menyediakan output 5 V DC dengan arus yang memadai (sekitar 1 A), PCE-EM 880 dapat dioperasikan atau diisi dayanya melalui port micro USB, sehingga praktis untuk pemakaian lapangan.

Bagi organisasi yang serius menjaga kesehatan pekerja, stabilitas proses, dan kepatuhan terhadap persyaratan audit, pemantauan kualitas udara ruang kerja menjadi bagian penting dari sistem manajemen. PCE-EM 880 menawarkan cara yang praktis untuk memulai atau memperkuat program tersebut: data multi-parameter, pencatatan otomatis, dan integrasi mudah ke sistem dokumentasi.

Sebagai pemasok dan mitra teknis, CV. Java Multi Mandiri dapat membantu Anda menilai apakah PCE-EM 880 sesuai untuk kebutuhan pemantauan indikatif di fasilitas Anda atau bila perlu dikombinasikan dengan instrumen lain. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pengendalian kualitas udara laboratorium, ruang produksi, atau area dosing bahan kimia, silakan diskusikan kebutuhan perusahaan Anda agar dapat dipilihkan konfigurasi alat, aksesori, dan skema implementasi yang paling tepat.

Rekomendasi Humidity Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda

Referensi

Bagikan artikel ini

Butuh Bantuan Pilih Alat?

Author picture

Tim customer service CV. Java Multi Mandiri siap melayani Anda!

Konsultasi gratis alat ukur dan uji yang sesuai kebutuhan Anda. Segera hubungi kami.