Di banyak fasilitas industri dan laboratorium, persoalan kelembapan dan suhu ruangan sering dianggap sepele sampai muncul masalah nyata: sampel uji yang tiba-tiba “out of spec”, karton kemasan yang melengkung, jamur di area penyimpanan, hingga peralatan listrik yang cepat rusak. Semuanya berawal dari satu hal yang sama: tidak adanya pemantauan kelembapan yang konsisten dan mudah dibaca oleh semua orang di area kerja.
Di laboratorium QA/QC, ruang penimbangan bahan farmasi atau ruang kultur sel harus dijaga pada rentang kelembapan tertentu. Operator biasanya mengandalkan thermo-hygrometer kecil yang diletakkan di meja. Data pun dicatat manual ke logsheet. Akibatnya:
-
angka pada display kecil sulit dibaca dari jauh
-
staf sering lupa mencatat pada jam yang ditentukan
-
tidak ada “indikasi visual” yang mengingatkan bila kelembapan mulai keluar batas
Situasi serupa terjadi di ruang produksi makanan dan minuman, gudang bahan baku, ruang fermentasi, hingga ruang panel listrik. Kelembapan yang terlalu tinggi bisa memicu kondensasi, karat, dan pertumbuhan jamur; kelembapan terlalu rendah menyebabkan produk mudah mengering atau retak. Tanpa display besar yang dapat dilihat semua orang, pengendalian kelembapan cenderung reaktif, bukan preventif.
Air Humidity Meter PCE-G1 hadir untuk menjawab kebutuhan ini: sebuah monitor kelembapan-suhu stasioner dengan display LED besar yang bisa dibaca hingga jarak 50 meter, dirancang untuk dipasang permanen di dinding area produksi, gudang, atau laboratorium. Dengan angka yang jelas terbaca, kondisi lingkungan tidak lagi “hanya diketahui petugas tertentu”, tetapi menjadi informasi bersama yang selalu terlihat oleh semua orang di ruangan.
Sensor Kapasitif dan PT1000: Fondasi Teknologi PCE-G1
Kekuatan utama PCE-G1 terletak pada kombinasi teknologi sensornya: sensor kelembapan kapasitif dan sensor suhu tipe PT1000. Keduanya bekerja bersama untuk memberikan pembacaan kelembapan relatif (relative humidity, r.h.) yang stabil dan akurat.
Secara sederhana, sensor kelembapan kapasitif menggunakan lapisan material higroskopis di antara dua elektroda. Ketika kelembapan udara berubah, kandungan air di material ini ikut berubah, sehingga kapasitansinya bergeser. Perubahan kapasitansi inilah yang dikonversi oleh rangkaian elektronik menjadi nilai persentase kelembapan relatif. Teknologi ini dikenal andal untuk pemantauan jangka panjang, memiliki respon cepat, dan relatif tahan terhadap kondisi industri yang tidak terlalu ekstrem.
Sementara itu, PT1000 adalah sensor suhu berbasis resistansi platina dengan nilai 1000 ohm pada 0 °C. Kelebihannya adalah stabilitas tinggi dan linearitas yang baik di rentang suhu luas. Untuk pengukuran kelembapan yang akurat, suhu harus diketahui dengan tepat, karena perhitungan kelembapan relatif sangat bergantung pada suhu udara. Kombinasi sensor kapasitif + PT1000 menjadikan PCE-G1 mampu memberikan pembacaan kelembapan dan suhu yang konsisten, dengan akurasi:
-
kelembapan: ±2% r.h.
-
suhu: ±1 °C
PCE-G1 menampilkan nilai kelembapan dan suhu secara bergantian setiap 2 detik. Pola ini memastikan bahwa pengguna selalu mendapatkan dua informasi penting tersebut tanpa harus menekan tombol apa pun. Untuk pemantauan jangka panjang, pendekatan ini jauh lebih praktis dibanding menggunakan alat genggam yang harus dibawa berkeliling dan diaktifkan satu per satu saat inspeksi berkala.
Dari sisi biaya operasional, teknologi sensor kapasitif dan PT1000 juga relatif ekonomis dalam jangka panjang. Sensor dapat dikalibrasi ulang, dan pabrikan menyediakan opsi sertifikat kalibrasi ISO bagi fasilitas yang membutuhkan jejak penelusuran (traceability) untuk audit mutu.
PCE-G1 sebagai Monitor Lingkungan Stasioner di Area Kritis
PCE-G1 bukan sekadar thermo-hygrometer biasa, melainkan sistem display lingkungan stasioner yang dirancang sebagai “papan informasi” kelembapan dan suhu di ruangan. Unit display dipasang di dinding, sementara sensornya terhubung melalui kabel sepanjang 1 meter. Konfigurasi ini memberi fleksibilitas untuk menempatkan sensor pada titik representatif (misalnya di dekat area kerja operator) sambil menempatkan display di posisi yang mudah terlihat.
Beberapa karakter yang membuat PCE-G1 menonjol dibanding banyak alat sekaligus:
-
bersifat stasioner dan siap dipantau sepanjang waktu tanpa perlu ditenteng
-
tampilan angka LED setinggi 100 mm yang sangat mudah dibaca dari jauh
-
perlindungan IP54 yang membuatnya tahan terhadap debu terbatas dan percikan air
-
refresh data cepat: pembacaan baru setiap 2 detik
-
dilengkapi port RS-232 untuk integrasi ke sistem pencatatan data
Untuk fasilitas yang sedang mengadopsi konsep visual management atau 5S, kehadiran display besar seperti PCE-G1 membantu menciptakan budaya “transparansi kondisi proses”. Operator tidak perlu lagi mendekati alat kecil, mengangkatnya, lalu menuliskan angka—cukup melirik ke panel PCE-G1 untuk mengetahui apakah kelembapan masih berada di zona aman.
Bagi laboratorium dan industri yang sering diaudit (akreditasi, pelanggan, atau regulator), display lingkungan yang jelas terlihat juga memberi kesan profesional dan terkelola. Auditor dapat langsung melihat bahwa kondisi kelembapan dan suhu dimonitor secara kontinu, bukan hanya saat pengujian tertentu saja.
Desain Fisik, Dimensi, dan Ketahanan PCE-G1
Secara fisik, sistem PCE-G1 terdiri dari dua bagian utama: unit display dan sensor terpisah yang dihubungkan oleh kabel. Dimensi unitnya dirancang ringkas namun cukup besar untuk memberi visibilitas yang baik:
-
display: 175 x 250 x 75 mm
-
sensor: 50 x 70 x 20 mm
-
berat total (dengan sensor dan kabel): sekitar 1,3 kg
Display LED berwarna merah dengan tinggi digit 100 mm menjadi pusat perhatian. Angka besar ini memungkinkan pembacaan hingga jarak sekitar 50 meter dalam kondisi pandangan lurus. Di area produksi yang bising dan ramai, kemampuan melihat angka tanpa harus mendekat sangat membantu, terutama bagi operator yang sedang mengawasi beberapa mesin sekaligus.
Unit display dilindungi oleh housing dengan rating proteksi IP54. Artinya, alat cukup terlindungi dari debu dalam jumlah terbatas dan percikan air dari segala arah. Dalam konteks industri dan laboratorium, ini cocok untuk:
-
area produksi makanan dan minuman
-
ruang fermentasi atau ruang conditioning
-
area penimbangan bahan kimia
-
gudang bahan baku dengan potensi debu ringan
Namun, PCE-G1 tidak ditujukan untuk lingkungan ekstrem seperti area outdoor tanpa pelindung, lingkungan dengan uap agresif kuat, atau area pembersihan bertekanan tinggi (high-pressure washdown).
PCE-G1 menggunakan catu daya listrik utama (mains power) dengan rentang lebar: 110 hingga 230 V AC, frekuensi 50–60 Hz. Hal ini memudahkan pemasangan di berbagai negara maupun fasilitas yang memiliki variasi standar listrik. Untuk instalasi, biasanya unit dipasang permanen dekat jalur kabel listrik atau panel distribusi. Karena alat bersifat stasioner dan bukan portable berbaterai, pengguna tidak perlu memikirkan penggantian baterai, tetapi perlu memastikan penempatan stop kontak atau jalur listrik yang aman.
Kabel antara sensor dan display sepanjang 1 meter memberikan jarak cukup untuk menempatkan sensor di titik yang bebas dari aliran udara langsung AC atau heater, sekaligus menjaga kabel tetap rapi di sepanjang dinding. Dengan bobot 1,3 kg, unit display masih mudah dipasang menggunakan braket atau sekrup dinding standar.
Antarmuka Sederhana: Display Besar yang Mudah Dipahami
PCE-G1 mengusung filosofi antarmuka minimalis: fokus pada satu fungsi utama—menampilkan kelembapan dan suhu secara jelas. Tidak ada menu berlapis, tidak ada kombinasi tombol kompleks. Justru kesederhanaan ini menjadi nilai tambah di banyak area produksi, di mana operator mungkin tidak selalu akrab dengan menu digital yang rumit.
Beberapa poin penting terkait pengalaman pengguna:
-
display LED setinggi 100 mm, warna terang, mudah terbaca dari berbagai sudut
-
tampilan bergantian antara kelembapan relatif dan suhu setiap 2 detik
-
refresh data cepat sehingga perubahan kondisi ruangan segera terlihat
-
tidak membutuhkan interaksi tombol harian; alat bekerja terus menerus setelah dinyalakan
Karena tampilan data bergantian, operator cukup memperhatikan ikon atau label di sisi display (tergantung versi), atau mengikuti pola tampilan: misalnya 2 detik menunjukkan “rH” lalu 2 detik berikutnya “°C”. Pola bergantian ini cepat dihafal, dan setelah beberapa saat pengguna tidak lagi merasa bingung.
Untuk keperluan pelatihan, PCE-G1 relatif mudah dijelaskan kepada staf baru. Instruksi singkat seperti “nilai kelembapan dan suhu tampil bergantian; pastikan pada jam tertentu Anda mencatat kedua nilai tersebut di logsheet” sudah cukup. Dalam lingkungan kerja dengan perputaran staf cukup tinggi, alat dengan antarmuka sederhana seperti ini mengurangi risiko kesalahan penggunaan.
Fitur Andalan untuk Monitoring Kelembapan Harian
Meskipun terlihat simpel, PCE-G1 memiliki beberapa fitur yang menjadikannya alat pemantauan kelembapan yang efektif untuk operasional sehari-hari.
-
Refresh data cepat setiap 2 detik
Nilai kelembapan dan suhu diperbarui dalam interval 2 detik. Bagi Anda yang sedang melakukan penyesuaian HVAC atau membuka-tutup pintu ruangan berulang, perubahan kondisi akan langsung tercermin di display. Hal ini memudahkan proses fine-tuning pengaturan AC, humidifier, atau dehumidifier. -
Respon sensor sekitar 4 detik (T90)
Waktu respon T90 sekitar 4 detik menunjukkan bahwa sensor cukup cepat mencapai 90% dari perubahan nilai sebenarnya. Ini berarti PCE-G1 sensitif terhadap perubahan lingkungan, tetapi tetap memiliki konduite yang cukup stabil untuk pemantauan kontinu. -
Akurasi kelembapan ±2% r.h. dan suhu ±1 °C
Di banyak aplikasi industri, akurasi ini sudah memadai untuk:-
pemantauan kondisi gudang bahan baku
-
ruang produksi makanan dan minuman
-
area penimbangan bahan kimia
-
ruang kerja laboratorium umum
Untuk aplikasi yang mensyaratkan ketelitian ketat (misalnya ruang stabilitas obat), PCE-G1 dapat dijadikan monitor display visual, sementara pencatatan detail tetap dilakukan oleh sistem khusus ber-logger data.
-
-
Rentang pengukuran lebar
-
kelembapan: 10 hingga 95% r.h.
-
suhu: 0 hingga 60 °C
Rentang ini mencakup hampir semua kondisi ruangan indoor normal sampai agak hangat, seperti ruang fermentasi, area pengeringan ringan, dan gudang non-chiller.
-
-
Kalibrasi pabrik dan opsi sertifikat ISO
Sensor PCE-G1 dikalibrasi di pabrik. Untuk fasilitas yang membutuhkan dokumentasi formal, tersedia opsi pemesanan dengan sertifikat kalibrasi ISO. Ini penting untuk laboratorium terakreditasi, industri farmasi, maupun perusahaan yang menerapkan sistem manajemen mutu ISO. -
Siap dipasang di dinding
Desain housing memudahkan pemasangan di dinding. Begitu dipasang dan dihubungkan ke listrik, PCE-G1 praktis langsung bekerja terus menerus, sehingga operator tinggal memantau.
Dengan kombinasi fitur di atas, PCE-G1 berperan sebagai “monitor lingkungan harian” yang selalu menyala, melengkapi alat-alat lain seperti data logger, BMS, atau sistem SCADA yang mungkin sudah ada.
Integrasi ke Sistem Pencatatan Data dan SCADA
Selain berfungsi sebagai display mandiri, PCE-G1 juga dilengkapi port RS-232. Port ini membuka peluang integrasi ke:
-
komputer PC dengan software akuisisi data
-
PLC atau sistem kontrol lain yang mendukung komunikasi serial
-
sistem SCADA atau Building Management System (BMS) untuk monitoring terpusat
Dengan integrasi semacam ini, data kelembapan dan suhu yang ditampilkan di panel tidak hanya dilihat secara visual, tetapi juga dapat direkam secara otomatis untuk:
-
pembuatan trend harian/mingguan
-
analisis korelasi dengan kualitas produk
-
dokumentasi audit dan pelacakan kejadian (event tracking)
Sebagai contoh, di pabrik minuman, PCE-G1 yang dipasang di ruang fermentasi dapat dihubungkan ke PC yang mencatat data setiap menit. Ketika suatu batch fermentasi menunjukkan hasil rasa yang kurang stabil, tim QA dapat meninjau kembali data kelembapan dan suhu selama proses berlangsung. Di industri farmasi, integrasi ke BMS membantu memastikan ruang produksi dan penyimpanan memenuhi persyaratan suhu dan kelembapan yang ditetapkan regulator.
Format data dan metode integrasi yang spesifik akan bergantung pada software atau perangkat kontrol yang digunakan. Namun, keberadaan port RS-232 menjadikan PCE-G1 jauh lebih fleksibel dibanding display murni tanpa komunikasi.
Spesifikasi Teknis PCE-G1
| Parameter | Nilai / Keterangan |
|---|---|
| Rentang kelembapan relatif | 10 hingga 95% r.h. |
| Rentang suhu | 0 hingga 60 °C |
| Resolusi kelembapan | 1% r.h. |
| Resolusi suhu | 1 °C |
| Akurasi kelembapan | ±2% r.h. |
| Akurasi suhu | ±1 °C |
| Jenis sensor kelembapan | Kapasitif |
| Jenis sensor suhu | PT1000 |
| Waktu respon T90 | Sekitar 4 detik |
| Interval pembaruan tampilan | 2 detik (nilai bergantian r.h. dan °C) |
| Tipe display | LED, tinggi digit 100 mm |
| Jarak baca maksimum | Sekitar 50 m |
| Port komunikasi | RS-232 |
| Panjang kabel sensor-display | 1 m |
| Dimensi display | 175 x 250 x 75 mm |
| Dimensi sensor | 50 x 70 x 20 mm |
| Berat total | Sekitar 1,3 kg (dengan sensor dan kabel) |
| Catu daya | 110–230 V AC, 50–60 Hz |
| Proteksi housing | IP54 |
| Pemasangan | Siap untuk pemasangan dinding (wall-mount) |
| Sertifikasi kalibrasi | Opsi sertifikat kalibrasi ISO |
Untuk pengguna yang baru mengenal angka-angka ini, analoginya seperti ini: rentang 10–95% r.h. mencakup hampir seluruh kondisi kelembapan ruangan, dari cukup kering hingga sangat lembap. Akurasi ±2% r.h. berarti ketika alat menampilkan 60% r.h., nilai sebenarnya berada di kisaran 58–62% r.h., yang bagi kebanyakan aplikasi industri dan laboratorium umum sudah cukup untuk memastikan produk dan proses berjalan dalam batas aman.
Memilih Rentang Kelembapan dan Aksesori Pendukung
Walaupun PCE-G1 tidak memiliki variasi rentang seperti alat konduktivitas, pengguna tetap perlu mempertimbangkan rentang kelembapan kerja dan aksesori pendukung agar instalasi optimal. Tabel berikut memberikan gambaran rentang kelembapan target di beberapa aplikasi umum:
| Aplikasi | Rentang kelembapan yang sering disarankan* | Contoh penggunaan PCE-G1 |
|---|---|---|
| Laboratorium umum / teaching lab | 40–60% r.h. | Monitor lingkungan ruang uji |
| Ruang penimbangan bahan farmasi | 40–55% r.h. | Display kelembapan di area penimbangan |
| Gudang bahan baku kering (F&B) | 40–65% r.h. | Cegah penggumpalan dan jamur |
| Ruang fermentasi minuman | 50–75% r.h. (sesuai proses) | Pantau kelembapan saat fermentasi |
| Ruang panel listrik / server room | 40–55% r.h. | Hindari kondensasi dan statis berlebih |
| Ruang produksi kosmetik | 45–60% r.h. | Stabilitas bahan aktif dan kenyamanan staf |
*Rentang bersifat indikatif; setiap industri dan standar internal dapat berbeda.
Aksesori dan opsi yang relevan untuk PCE-G1 antara lain:
-
sertifikat kalibrasi ISO (sangat dianjurkan untuk lab terakreditasi dan industri regulasi ketat)
-
braket atau sistem mounting tambahan jika dinding tidak standar
-
pelindung mekanis (casing atau cover) bila dipasang di area dengan risiko benturan
-
kabel komunikasi RS-232 dan software logging (bila ingin diintegrasikan ke PC atau sistem kontrol)
Faktor yang memengaruhi hasil pembacaan yang perlu diperhatikan:
-
penempatan sensor terlalu dekat dengan sumber panas atau dingin (AC, heater, blower)
-
aliran udara langsung dari ventilasi yang membuat sensor “membaca” kondisi lokal, bukan rata-rata ruangan
-
kebersihan sensor; debu berlebih dapat memengaruhi respon jangka panjang
-
kebutuhan kalibrasi berkala, terutama bila alat digunakan di area kritis dengan persyaratan mutu ketat
Dengan memperhatikan faktor ini, PCE-G1 dapat memberikan data kelembapan dan suhu yang lebih representatif dan dapat dipercaya.
Ilustrasi Penggunaan di Industri dan Laboratorium
Studi Kasus 1: Pabrik Minuman Mengurangi Produk Afkir di Gudang Penyimpanan
Sebuah pabrik minuman berkarbonasi mengalami masalah peningkatan produk afkir di gudang penyimpanan. Botol-botol dari karton tertentu mulai menunjukkan kerusakan kemasan dan label mengelupas setelah beberapa minggu. Tim QA menduga penyebabnya adalah kelembapan gudang yang terlalu tinggi, tetapi alat thermo-hygrometer portable yang digunakan selama ini hanya dicek sesekali.
Perusahaan kemudian memasang beberapa unit PCE-G1 di titik strategis gudang, dipasang di dinding pada ketinggian pandang operator. Sensor ditempatkan di area yang mewakili kondisi rata-rata. Display besar LED membuat operator forklift dan petugas gudang bisa melihat kondisi lingkungan setiap kali mereka lewat.
Selain itu, salah satu PCE-G1 dihubungkan ke PC melalui RS-232 untuk pencatatan data. Setelah beberapa minggu, data trend menunjukkan bahwa kelembapan gudang memang naik di atas 80% r.h. pada malam hari ketika pintu gudang ditutup tetapi ventilasi tidak optimal. Berdasarkan data ini, manajemen melakukan penyesuaian sistem ventilasi dan menambahkan dehumidifier.
Hasilnya, dalam beberapa bulan angka produk afkir akibat kerusakan kemasan turun signifikan. Bagi pabrik, investasi pada sistem monitor lingkungan seperti PCE-G1 terbukti membantu menekan biaya tak langsung dan meningkatkan keandalan supply ke pelanggan.
Studi Kasus 2: Laboratorium Farmasi Memperkuat Bukti Lingkungan untuk Audit
Sebuah laboratorium pengembangan formulasi farmasi harus membuktikan kepada auditor bahwa ruang penimbangan dan ruang uji stabilitasnya dipantau secara kontinu. Sebelumnya, mereka menggunakan thermo-hygrometer meja yang di-check manual tiga kali sehari, lalu dicatat di logsheet kertas. Auditor mempertanyakan apakah pendekatan ini cukup untuk menjamin kendali proses.
Lab kemudian memasang PCE-G1 di masing-masing ruang kritis. Display besar di dinding memudahkan semua staf melihat kondisi lingkungan sebelum mulai menimbang bahan atau mengeluarkan sampel dari chamber. Mereka mensyaratkan bahwa setiap kali kelembapan di luar rentang 45–55% r.h., aktivitas penimbangan harus ditunda sampai kondisi kembali normal.
Dalam audit berikutnya, auditor melihat langsung PCE-G1 terpasang dan menyala, serta memeriksa pencatatan data yang diambil melalui integrasi RS-232 ke PC. Kombinasi display visual yang selalu terlihat dan data tersimpan rapi memberikan kepercayaan bahwa laboratorium benar-benar mengendalikan kondisi lingkungannya, bukan hanya “mengukur sesekali”.
Panduan Langkah demi Langkah Menggunakan PCE-G1 di Lapangan
Sebagai contoh, bayangkan sebuah ruang fermentasi minuman atau ruang penimbangan bahan farmasi yang memerlukan pemantauan kelembapan ketat. Berikut langkah penggunaan PCE-G1 dari instalasi hingga pemantauan harian:
-
Menentukan lokasi pemasangan
-
pilih dinding yang mudah terlihat dari area kerja utama
-
hindari dinding yang langsung terkena sinar matahari atau berada tepat di bawah unit AC
-
pastikan tersedia akses listrik 110–230 V AC di dekat lokasi
-
-
Memasang unit display di dinding
-
tandai titik pemasangan sesuai dimensi 175 x 250 mm
-
pasang braket atau sekrup sesuai instruksi pabrikan
-
gantungkan dan kencangkan unit display agar kokoh
-
-
Menempatkan sensor kelembapan-suhu
-
pasang sensor pada jarak yang memungkinkan (maksimal sekitar 1 m dari display)
-
hindari lokasi tepat di depan blower, ventilasi, pintu yang sering terbuka-tutup, atau dekat sumber panas
-
upayakan posisi sensor mendekati tinggi kepala manusia atau tinggi area kerja utama
-
-
Menghubungkan kabel dan catu daya
-
sambungkan kabel sensor ke port yang disediakan pada unit display
-
hubungkan kabel listrik ke stop kontak sesuai spesifikasi tegangan
-
nyalakan unit; display LED akan menyala dan mulai menampilkan nilai
-
-
Mengamati tampilan awal
-
biarkan alat beberapa menit agar sensor menyesuaikan dengan lingkungan
-
perhatikan pola tampilan: 2 detik nilai kelembapan (% r.h.), 2 detik nilai suhu (°C)
-
catat nilai referensi awal sebagai baseline ruang
-
-
Menetapkan prosedur pemantauan harian
-
tentukan rentang kelembapan dan suhu yang diizinkan untuk ruangan tersebut
-
buat instruksi kerja: misalnya, jika kelembapan > 65% r.h., operator harus menginformasikan ke bagian utilities untuk menyesuaikan AC/dehumidifier
-
jika menggunakan sistem pencatatan manual, tetapkan jam-jam tertentu untuk mencatat nilai yang terbaca di PCE-G1
-
-
Integrasi dengan sistem data (opsional)
-
jika perlu pencatatan otomatis, hubungkan port RS-232 ke PC atau PLC
-
gunakan software yang sesuai untuk membaca dan menyimpan data secara periodik
-
buat laporan trend untuk ditinjau rutin oleh QA atau engineering
-
-
Pemeliharaan dan kalibrasi berkala
-
bersihkan housing dan area sekitar sensor dari debu secara rutin
-
hindari menyemprotkan cairan pembersih langsung ke sensor
-
atur jadwal kalibrasi sesuai kebijakan mutu; pertimbangkan sertifikat ISO bila diperlukan
-
Dengan mengikuti langkah di atas, PCE-G1 tidak hanya menjadi alat yang terpasang di dinding, tetapi benar-benar menjadi bagian dari sistem manajemen lingkungan di fasilitas Anda.
Ringkasan Keunggulan dan Rekomendasi Aplikasi
Air Humidity Meter PCE-G1 menawarkan kombinasi sederhana namun efektif: sensor kelembapan kapasitif dan PT1000 yang andal, display LED besar yang terbaca hingga 50 meter, dan opsi integrasi RS-232 untuk pencatatan data. Alat ini dirancang sebagai monitor stasioner, ideal untuk ruangan yang membutuhkan pemantauan kelembapan dan suhu terus menerus.
Beberapa keunggulan utama:
-
sangat mudah dibaca oleh seluruh staf berkat digit 100 mm
-
refresh data cepat dan respon sensor singkat
-
rentang pengukuran lebar; memadai untuk sebagian besar aplikasi indoor
-
desain siap pasang di dinding dengan proteksi IP54
-
opsi sertifikat kalibrasi ISO untuk kebutuhan audit
PCE-G1 sangat cocok untuk:
-
laboratorium QA/QC dan teaching lab yang perlu memantau kondisi ruangan secara visual
-
industri makanan dan minuman (pabrik minuman, dairy, gudang bahan kering)
-
industri farmasi dan biotek (ruang penimbangan, ruang persiapan, area produksi)
-
industri kosmetik (ruang produksi dan filling)
-
gudang bahan baku, ruang panel listrik, dan area teknis lain yang sensitif terhadap kelembapan
Untuk aplikasi yang membutuhkan logging sangat detail dengan banyak titik pengukuran, PCE-G1 dapat dipasangkan dengan sistem data logger multi-channel. Namun sebagai “wajah” kondisi lingkungan yang terlihat oleh semua orang, PCE-G1 menawarkan solusi yang jelas, praktis, dan mudah diintegrasikan ke prosedur mutu yang sudah berjalan.
FAQ Singkat PCE-G1
1. Apakah PCE-G1 bisa digunakan di ruang cold storage atau chiller?
PCE-G1 memiliki rentang suhu 0–60 °C. Jika cold storage Anda beroperasi di bawah 0 °C, rentang ini tidak lagi memadai. Untuk ruang dingin di kisaran 2–8 °C masih bisa, tetapi pastikan instalasi mempertimbangkan kelembapan tinggi dan kondensasi.
2. Seberapa sering PCE-G1 perlu dikalibrasi?
Interval kalibrasi bergantung pada kebijakan mutu internal dan regulasi industri. Umumnya, banyak fasilitas melakukan kalibrasi tahunan. Namun, untuk area kritis seperti farmasi, kalibrasi bisa dilakukan lebih sering sesuai SOP.
3. Bisakah PCE-G1 menyimpan data secara internal?
PCE-G1 berfungsi sebagai display dan tidak didesain sebagai data logger dengan memori besar. Untuk pencatatan otomatis, gunakan port RS-232 yang terhubung ke PC, PLC, atau sistem SCADA.
4. Apakah alat ini bisa menampilkan suhu dalam Fahrenheit?
PCE-G1 hanya menampilkan suhu dalam derajat Celsius (°C). Jika Anda membutuhkan Fahrenheit, konversi dapat dilakukan di software atau secara manual.
5. Apakah PCE-G1 tahan terhadap percikan cairan pembersih?
Dengan rating IP54, PCE-G1 tahan terhadap percikan air ringan, tetapi tidak dirancang untuk disemprot langsung dengan tekanan tinggi. Saat membersihkan, gunakan kain lembap dan hindari menyemprot sensor secara langsung.
6. Apakah PCE-G1 cocok untuk area dengan uap kimia agresif?
Untuk area dengan uap kimia kuat (misalnya asam pekat atau pelarut volatil tinggi), sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu. Paparan berkepanjangan dapat memengaruhi umur sensor kelembapan. Dalam kasus tersebut, pertimbangkan penempatan sensor dan perlindungan tambahan.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium dan instrumen proses, CV. Java Multi Mandiri memahami bahwa pemantauan suhu dan kelembapan bukan sekadar “memajang angka di dinding”, tetapi bagian dari sistem mutu yang memengaruhi kualitas produk, hasil penelitian, dan kepatuhan regulasi. Kami menyediakan instrumen resmi seperti Air Humidity Meter PCE-G1 serta perangkat pendukung lainnya untuk membantu Anda membangun sistem monitoring lingkungan yang terintegrasi—mulai dari pemilihan titik pemasangan, integrasi data ke PC atau PLC/SCADA, hingga pengaturan jadwal kalibrasi.
Jika Anda ingin meningkatkan keandalan pemantauan kelembapan di ruang produksi, laboratorium, atau gudang, serta memastikan data siap dipresentasikan dalam audit, mari diskusikan kebutuhan fasilitas Anda bersama kami. Dari sana, kita dapat merancang kombinasi PCE-G1 dan instrumen pendukung lain yang paling sesuai dengan workflow dan anggaran Anda.
Rekomendasi Humidity Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda
Referensi
- Penelitian “Analisis risiko kesehatan lingkungan kualitas udara dalam ruangan di PT KCI tahun 2020” (Fitriani E. Ahmad et al.). https://www.researchgate.net/publication/366439416_Analisis_Risiko-Kesehatan-Lingkungan-Kualitas-Udara-Dalam-Ruangan-Di-PT-KCI-Tahun-2020/fulltext/63d297d3e922c50e99c68a40/
- Zettira, T. et al. (2018). Kualitas udara dalam ruangan (Indoor Air Quality) (Universitas Airlangga)https://e-journal.unair.ac.id/MGK/article/download/36301/22989


















