Di banyak laboratorium, ruang penyimpanan, dan area proses, suhu dan kelembapan relatif (RH) sebenarnya sama pentingnya dengan parameter kimia yang diukur. Sayangnya, di lapangan masih banyak yang mengandalkan termohigrometer analog atau thermo-hygro kecil tanpa data logger. Nilai hanya dibaca sesekali, dicatat manual di kertas, lalu disimpan untuk keperluan audit. Hasilnya? Data sering bolong, grafik tren sulit dibuat, dan saat terjadi deviasi, tim QA/QC kesulitan menelusuri kapan tepatnya ruangan keluar dari rentang kontrol.
Situasi ini umum terjadi di:
-
Ruang penyimpanan bahan baku farmasi dan F&B
-
Ruang inkubasi dan ruang kultur di laboratorium biotek
-
Ruang penyimpanan sampel uji kualitas air
-
Gudang bahan kimia dan bahan sensitif kelembapan
Masalah lain adalah kebutuhan dokumentasi. Auditor ISO, BPOM, atau klien sering meminta bukti objektif berupa log suhu–kelembapan lengkap dengan waktu pengukuran. Jika data hanya tercatat di buku tulis, proses penelusuran sangat lambat. Belum lagi risiko salah tulis, hilangnya kertas, atau ketidakcocokan format laporan dengan kebutuhan internal perusahaan.
Di sisi lain, tim operasional ingin alat yang ringkas, bisa ditinggal merekam beberapa minggu atau bulan, lalu saat diperlukan tinggal diambil datanya. Tidak semua fasilitas memiliki komputer di tiap titik ukur; karena itu banyak pengguna membutuhkan data logger yang:
-
Bisa menampilkan suhu dan RH langsung di layar
-
Menyimpan data otomatis sampai puluhan ribu titik
-
Menghasilkan laporan otomatis dalam bentuk PDF
-
Mudah diekspor ke CSV untuk diolah di Excel atau diimpor ke LIMS
Di sinilah data logger seperti PCE-HT 72-ICA menjadi relevan. Ia menjembatani kebutuhan dokumentasi yang rapi, sekaligus tetap praktis digunakan di lapangan.
Data Logger: Cara Kerja Perekam Suhu–Kelembapan Modern
PCE-HT 72-ICA termasuk kategori data logger suhu–kelembapan digital. Di dalamnya terdapat beberapa komponen kunci: sensor suhu, sensor kelembapan relatif, mikrokontroler, memori internal, sumber daya baterai, serta antarmuka USB dan layar LC kecil.
Secara sederhana, prinsip kerjanya seperti ini:
-
Sensor suhu mengukur perubahan resistansi atau tegangan yang berhubungan dengan temperatur lingkungan.
-
Sensor kelembapan relatif mengukur kadar uap air di udara berdasarkan perubahan sifat kapasitif atau resistif material sensornya.
-
Mikrokontroler membaca sinyal dari kedua sensor pada interval waktu tertentu (misalnya setiap 5 menit).
-
Setiap set data (suhu, RH, dan stempel waktu) disimpan ke memori internal hingga mencapai batas 20.010 set data.
-
Saat pengguna menghubungkan alat ke komputer, data dapat diunduh dan diubah menjadi laporan PDF maupun file CSV dengan bantuan software.
Pendekatan data logging digital ini penting untuk jangka panjang karena:
-
Menjaga jejak rekam (traceability) kondisi lingkungan selama proses produksi atau penyimpanan.
-
Memudahkan analisis tren: kita bisa melihat grafik suhu dan RH selama sebulan, lalu mengidentifikasi jam-jam kritis.
-
Mengurangi pekerjaan manual pencatatan dan potensi human error.
-
Memenuhi tuntutan standar mutu dan regulasi yang semakin ketat (ISO, GMP, HACCP, dan sebagainya).
Dibandingkan metode pencatatan manual, data logger memberikan konsistensi dan objektivitas. Ketika terjadi kerusakan produk karena penyimpanan yang tidak sesuai, data dari PCE-HT 72-ICA dapat membantu menjawab pertanyaan “kapan dan selama berapa lama suhu/kelembapan keluar dari rentang?”—bukan sekadar dugaan.
PCE-HT 72-ICA sebagai Solusi Monitoring Lingkungan Terkontrol
PCE-HT 72-ICA adalah air humidity meter sekaligus data logger suhu–kelembapan yang didesain untuk pemantauan jangka panjang. Yang dijual bukan hanya alat fisiknya, tetapi juga paket lengkap yang sudah termasuk sertifikat kalibrasi ISO. Bagi laboratorium dan industri yang menerapkan sistem mutu, poin ini sangat krusial: Anda tidak perlu lagi mencari jasa kalibrasi terpisah sebelum alat digunakan dalam sistem resmi.
Beberapa hal yang membuat PCE-HT 72-ICA menonjol dibanding banyak thermo-hygrometer biasa:
-
Bekerja sebagai data logger mandiri dengan memori 20.010 set pengukuran, cukup untuk pemantauan beberapa minggu hingga bulan tergantung interval logging.
-
Secara otomatis menghasilkan measurement protocol dalam bentuk PDF, lengkap dengan nilai maksimum, minimum, dan grafik tren pengukuran.
-
Laporan PDF bisa dibaca tanpa harus menginstal software khusus pada komputer lain, sangat membantu saat berbagi data dengan tim atau auditor.
-
Bagi pengguna yang membutuhkan analisis lebih lanjut, datanya masih bisa diekspor sebagai CSV melalui software, sehingga fleksibel untuk diolah di Excel atau sistem lain.
-
Sudah termasuk ISO Calibration Certificate sehingga siap masuk ke sistem dokumentasi kalibrasi di laboratorium atau pabrik.
Dengan kombinasi fungsi display, data logger, dan sertifikat kalibrasi, PCE-HT 72-ICA cocok sebagai “alat jaga” di titik-titik kritis seperti ruang penyimpanan bahan baku farmasi, cold storage F&B (untuk area yang tidak terlalu dingin), ruang fermentasi, ruang server, hingga area penyimpanan bahan kimia yang sensitif terhadap kelembapan.
Desain Kompak untuk Pemantauan di Lapangan maupun Indoor
Secara fisik, PCE-HT 72-ICA memiliki desain yang sederhana dan ringkas, sehingga mudah ditempatkan di berbagai lokasi. Dimensinya sekitar 75 × 35 × 15 mm dengan berat hanya sekitar 35 gram. Ukuran ini sebanding dengan sebuah USB flash drive besar atau pointer kecil, sehingga tidak memakan banyak tempat pada dinding, rak penyimpanan, ataupun di dalam lemari.
Bodi alat dirancang ramping dengan layar LC di bagian depan yang menampilkan suhu, kelembapan, dan simbol status. Di bawah atau di samping layar terdapat tombol pengoperasian dasar, misalnya untuk mengatur start–stop dan pengaturan interval pengukuran. Karena bentuknya kompak, alat ini nyaman digantung menggunakan wrist strap yang sudah termasuk dalam paket, atau ditempatkan di rak menggunakan dudukan tambahan (bila disediakan pengguna).
Untuk sumber daya, PCE-HT 72-ICA menggunakan baterai kancing tipe CR2032. Penggunaan baterai ini umum pada perangkat berdaya rendah dan mudah ditemukan di pasaran. Dengan konsumsi daya yang hemat—karena perangkat hanya aktif merekam pada interval tertentu—alat ini dapat digunakan untuk pemantauan jangka panjang tanpa sering mengganti baterai. Bagi pengguna di lapangan, hal ini berarti biaya operasional rendah serta minim gangguan karena harus mengganti baterai setiap minggu.
Rentang lingkungan operasi alat ini mengikuti rentang ukur suhu -30 sampai 60 °C dengan kelembapan 0–100% RH. Artinya, PCE-HT 72-ICA dapat dipakai di berbagai situasi, mulai dari ruang penyimpanan biasa, ruang produksi, hingga fasilitas yang relatif dingin ataupun hangat—asalkan tidak melampaui batas tersebut.
Informasi mengenai rating proteksi IP tidak ditampilkan di data yang tersedia, sehingga secara konservatif alat ini sebaiknya dianggap cocok untuk penggunaan indoor atau area yang terlindungi dari air langsung dan debu berlebih. Untuk aplikasi di ruang proses basah (misalnya area pencucian) disarankan menempatkannya di lokasi yang terhindar dari percikan air.
Antarmuka Sederhana, Data Mudah Dibaca
Meski berfungsi sebagai data logger, PCE-HT 72-ICA tetap dilengkapi layar LC (Liquid Crystal) sehingga pengguna bisa memantau nilai suhu dan kelembapan secara langsung tanpa harus selalu mengunduh data ke komputer. Layar ini juga menampilkan simbol status seperti kondisi baterai dan status memori, sehingga pengguna tahu kapan perlu mengganti baterai atau mengekspor data sebelum memori penuh.
Tata letak tombol dirancang minimalis. Pengaturan dasar seperti interval pengukuran dan start–stop logging dapat diatur melalui tombol dan/atau melalui software saat alat dihubungkan ke PC. Bagi teknisi yang sering menangani banyak alat sekaligus, alur kerja ini cukup efisien: konfigurasi awal bisa dilakukan di komputer, kemudian alat ditempatkan di titik ukur dan dibiarkan bekerja sendiri.
Beberapa aspek pengalaman pengguna yang penting:
-
Interval pengukuran (measuring rate) dapat disetel dari 2 detik, 5 detik, 10 detik, hingga interval yang lebih panjang sampai 24 jam. Hal ini memungkinkan fleksibilitas antara resolusi data dan lama waktu pemantauan.
-
Status pengukuran dapat dipantau langsung melalui simbol di layar, misalnya apakah logging sedang aktif atau berhenti.
-
Fungsi start–stop dapat diatur “immediately” atau melalui tombol, sehingga pengguna bisa menyesuaikan dengan prosedur monitoring yang diberlakukan di fasilitasnya.
Pada level antarmuka, fokus PCE-HT 72-ICA adalah kesederhanaan dan kejelasan informasi. Tidak banyak menu berlapis-lapis yang membingungkan; justru hal ini menguntungkan untuk penggunaan sehari-hari di mana teknisi lapangan ingin alat yang “colok, setel sebentar, lalu lupa”—sampai saat data dibutuhkan.
Fitur Kunci yang Mendukung Kepatuhan dan Efisiensi
Dibanding thermo-hygrometer biasa, nilai tambah PCE-HT 72-ICA ada pada kombinasi kemampuan perekaman data, pembuatan laporan otomatis, dan sertifikat kalibrasi. Beberapa fitur utamanya yang relevan untuk QA/QC, riset, dan monitoring proses adalah:
-
Memori 20.010 set data
-
Setiap set berisi suhu, kelembapan, dan waktu pencatatan.
-
Dengan interval 10 menit, alat bisa merekam sekitar 139 hari data kontinu.
-
Cukup untuk studi stabilitas jangka menengah, pemantauan gudang musiman, atau validasi ruang penyimpanan obat.
-
-
Measurement protocol dalam bentuk PDF
-
Setelah data diunduh, software akan menghasilkan laporan PDF yang memuat nilai maksimum, minimum, dan grafik tren.
-
Format PDF mudah dibuka di komputer mana pun tanpa perlu software khusus, cukup PDF reader standar.
-
Sangat berguna saat harus mengirimkan laporan ke auditor, klien, atau bagian manajemen.
-
-
Ekspor data sebagai CSV
-
Untuk analisis lebih lanjut, data bisa diekspor sebagai file CSV melalui software.
-
File CSV mudah diimpor ke Microsoft Excel, Google Sheets, atau sistem LIMS.
-
Fitur ini membuka peluang analisis tren lebih mendalam, misalnya korelasi dengan parameter proses lain.
-
-
Max–min memory
-
PCE-HT 72-ICA menyimpan nilai maksimum dan minimum yang tercapai selama periode pengukuran.
-
Hal ini memudahkan identifikasi cepat apakah suatu ruang pernah keluar dari rentang yang diizinkan, bahkan sebelum data lengkap diunduh.
-
-
Sertifikat kalibrasi ISO (ISO Calibration Certificate)
-
Sertifikat ini menyatakan bahwa alat telah dikalibrasi terhadap standar yang dapat ditelusuri.
-
Bagi laboratorium yang menerapkan ISO/IEC 17025 atau pabrik dengan sistem mutu ISO 9001, keberadaan sertifikat kalibrasi adalah syarat penting sebelum alat digunakan sebagai alat ukur resmi.
-
Secara praktis, fitur-fitur tersebut menghemat waktu dokumentasi, mengurangi risiko kesalahan pencatatan, dan membantu tim QA/QC memenuhi tuntutan audit tanpa menambah beban kerja administratif secara signifikan.
Integrasi Data dengan PC dan Sistem Dokumentasi
Untuk keperluan pengunduhan data dan konfigurasi lanjutan, PCE-HT 72-ICA dilengkapi antarmuka USB. Pengguna menghubungkan alat ke PC, kemudian menggunakan software yang disediakan (tersedia di area unduhan pabrikan) untuk:
-
Mengatur parameter logging, seperti interval pengukuran dan waktu mulai.
-
Mengunduh seluruh data yang tersimpan di memori.
-
Menghasilkan laporan dalam format PDF.
-
Mengekspor data menjadi file CSV.
Dari sisi workflow, integrasi ini memudahkan beberapa skenario:
-
Data dikumpulkan dari beberapa titik ukur menggunakan beberapa PCE-HT 72-ICA, kemudian seluruhnya diunduh ke satu komputer pusat untuk dianalisis.
-
Laporan PDF disimpan di server sebagai bagian dari dokumentasi batch produksi atau laporan pemantauan berkala.
-
File CSV diimpor ke sistem pelaporan internal atau LIMS untuk digabung dengan data analisis laboratorium lain (misalnya data pH, konduktivitas, atau kadar DO).
Dengan format CSV yang terbuka, PCE-HT 72-ICA tidak mengunci pengguna pada ekosistem software tertentu. Ini meningkatkan fleksibilitas dan skalabilitas, terutama untuk organisasi yang sedang berkembang dan ingin membangun sistem data terpusat.
Spesifikasi Teknis PCE-HT 72-ICA
| Parameter | Nilai / Rentang |
|---|---|
| Fungsi pengukuran suhu | -30 sampai 60 °C / -22 sampai 140 °F |
| Resolusi suhu | 0,1 °C / 0,18 °F |
| Akurasi suhu | < 0 °C: ±1 °C (±1,8 °F); < 60 °C: ±0,5 °C (±0,9 °F) |
| Fungsi pengukuran kelembapan | 0 sampai 100% RH |
| Resolusi kelembapan | 0,1% RH |
| Akurasi kelembapan 0–20% RH | ±5% RH |
| Akurasi kelembapan 20–40% RH | ±3,5% RH |
| Akurasi kelembapan 40–60% RH | ±3% RH |
| Akurasi kelembapan 60–80% RH | ±3,5% RH |
| Akurasi kelembapan 80–100% RH | ±5% RH |
| Kapasitas memori | 20.010 set pengukuran |
| Interval pengukuran | Dapat disetel: 2 s, 5 s, 10 s … hingga 24 jam |
| Mode start–stop | Dapat diatur segera atau melalui tombol |
| Tampilan | Layar LC |
| Status tampilan | Simbol status di layar (logging, baterai, memori) |
| Catu daya | Baterai koin CR2032 |
| Antarmuka | USB |
| Dimensi | 75 × 35 × 15 mm |
| Berat | Sekitar 35 g (< 1 lb) |
| Laporan data | Protokol pengukuran dalam PDF |
| Ekspor data | Ekspor file CSV melalui software |
| Sertifikasi | Termasuk ISO Calibration Certificate |
| Isi pengiriman | Alat, wrist strap, 1 baterai CR2032, software, manual, sertifikat kalibrasi ISO |
Bagi pengguna pemula, angka-angka di atas bisa dibayangkan seperti ini: resolusi 0,1 °C dan 0,1% RH berarti perubahan kecil pada suhu dan kelembapan sudah bisa dibaca alat. Akurasi ±0,5 °C dan sekitar ±3–5% RH di sebagian besar rentang cukup baik untuk pemantauan lingkungan, ruang penyimpanan, dan banyak aplikasi QA/QC, meskipun bukan kelas referensi metrologi tingkat tinggi. Memori 20.010 set data bisa dianalogikan seperti buku catatan tebal yang siap diisi satu baris setiap beberapa menit selama berbulan-bulan, tanpa Anda perlu menulis satu pun angka secara manual.
Panduan Memilih Aksesori dan Menentukan Titik Ukur
Meski PCE-HT 72-ICA sudah siap pakai, beberapa pertimbangan berikut membantu memaksimalkan penggunaannya.
Penentuan rentang aplikasi dan titik ukur
| Lingkungan / Aplikasi | Rentang suhu–RH khas | Catatan penggunaan PCE-HT 72-ICA |
|---|---|---|
| Gudang bahan baku farmasi & F&B | 15–30 °C; 40–65% RH | Sesuai dengan rentang ukur alat; interval logging 10–30 menit biasanya memadai. |
| Ruang fermentasi, inkubator non-kritikal | 25–40 °C; 50–80% RH | Cocok untuk pemantauan tren; pastikan tidak melebihi 60 °C. |
| Ruang kultur tanaman, greenhouse, hidroponik | 20–35 °C; 50–90% RH | Sangat membantu melihat fluktuasi siang–malam. |
| Ruang penyimpanan sampel uji kualitas air | Suhu ruang; 40–70% RH | Memastikan lingkungan penyimpanan konsisten. |
| Ruang server / peralatan elektronik | 18–27 °C; 40–60% RH | Menjaga kelembapan tidak terlalu tinggi untuk mencegah kondensasi. |
Aksesori yang umum dipertimbangkan
-
Bracket atau holder dinding untuk pemasangan permanen di titik ukur.
-
Label identifikasi alat (ID logger) untuk memudahkan pelacakan saat ada beberapa unit di fasilitas yang sama.
-
Kabel USB cadangan di tiap area kerja untuk mempercepat proses pengunduhan data.
Faktor yang memengaruhi hasil pengukuran
-
Penempatan alat terlalu dekat dengan sumber panas (lampu, blower, kompresor) dapat mengganggu representativitas data.
-
Aliran udara yang sangat terbatas akan membuat respon sensor lebih lambat terhadap perubahan kondisi lingkungan.
-
Kondensasi air pada sensor kelembapan (misalnya saat kelembapan sangat tinggi) dapat mempengaruhi stabilitas pembacaan sesaat.
Dengan mempertimbangkan hal-hal di atas, pengguna dapat merancang sistem pemantauan suhu–kelembapan yang lebih andal dan sesuai dengan kebutuhan proses masing-masing.
Contoh Penerapan PCE-HT 72-ICA
Studi kasus 1: Ruang penyimpanan bahan baku farmasi
Sebuah perusahaan farmasi skala menengah di Indonesia memiliki ruang penyimpanan bahan baku yang harus dijaga pada suhu 25 ± 2 °C dan kelembapan 45–60% RH. Sebelumnya, mereka menggunakan thermo-hygrometer biasa dan pencatatan manual dua kali sehari oleh petugas gudang.
Masalah muncul ketika auditor eksternal meminta bukti tren suhu–kelembapan selama tiga bulan terakhir. Catatan manual ternyata tidak lengkap; beberapa hari kosong, sebagian tulisan sulit dibaca. Perusahaan kemudian memutuskan memasang beberapa unit PCE-HT 72-ICA di titik-titik strategis: dekat pintu, di tengah gudang, dan di rak bahan sensitif.
Mereka menyetel interval logging 15 menit. Setelah tiga bulan, data diunduh dan otomatis dibuatkan laporan PDF serta file CSV. Dari grafik terlihat bahwa setiap kali pintu gudang dibuka lama saat bongkar muat, kelembapan naik cukup tinggi selama 30–60 menit. Berdasarkan temuan ini, perusahaan menambah tirai plastik di pintu dan mengubah prosedur bongkar muat.
Hasilnya, fluktuasi kelembapan berkurang signifikan, dan pada audit berikutnya perusahaan mampu menunjukkan tren data yang rapi dan terdokumentasi dengan baik. Meski tidak dihitung persis dalam bentuk persentase, manajemen melaporkan penurunan kasus penolakan batch karena masalah penyimpanan.
Studi kasus 2: Teaching lab dan ruang koleksi di kampus
Sebuah laboratorium pengajaran di universitas memiliki ruang koleksi bahan ajar (spesimen, buku, dan alat peraga biologi) yang sensitif terhadap kelembapan tinggi. Mereka ingin membuktikan kepada pihak kampus bahwa ruangan membutuhkan sistem ventilasi dan dehumidifier tambahan.
Tim laboratorium memasang satu PCE-HT 72-ICA di ruang koleksi selama satu bulan, dengan interval logging 10 menit. Data diunduh dan diolah menjadi grafik harian. Ternyata, meskipun suhu relatif stabil, kelembapan sering berada di atas 75% RH pada malam hari dan akhir pekan ketika AC dimatikan.
Dengan membawa laporan PDF dan grafik yang dihasilkan dari PCE-HT 72-ICA, tim lab dapat menunjukkan bukti kuantitatif kepada manajemen kampus mengenai risiko jamur dan kerusakan bahan ajar. Akhirnya, kampus menyetujui penambahan dehumidifier dan pengaturan ulang jadwal operasional AC. Dalam beberapa bulan, kondisi koleksi menjadi lebih baik dan keluhan kerusakan bahan berkurang.
Langkah Penggunaan PCE-HT 72-ICA untuk Pemantauan Ruang Penyimpanan
Sebagai contoh, bayangkan Anda adalah tim QA di gudang bahan baku farmasi yang ingin memastikan ruangan selalu berada dalam rentang suhu–kelembapan yang dipersyaratkan. Berikut langkah penggunaan PCE-HT 72-ICA dari awal hingga pelaporan:
-
Persiapan awal
-
Pastikan baterai CR2032 terpasang dengan benar.
-
Hubungkan PCE-HT 72-ICA ke komputer dan jalankan software yang disertakan.
-
Atur waktu (date & time) sesuai zona waktu lokal agar stempel waktu pada data akurat.
-
-
Konfigurasi logging
-
Di software, pilih interval pengukuran sesuai kebutuhan; misalnya 10 atau 15 menit untuk ruang gudang.
-
Tentukan mode start: apakah akan mulai segera setelah dilepas dari komputer atau diaktifkan melalui tombol di lapangan.
-
Simpan konfigurasi ke alat, lalu lepaskan dari komputer.
-
-
Penempatan alat di gudang
-
Pilih titik ukur yang representatif, misalnya di tengah ruangan pada ketinggian sekitar 1,5–2 meter dari lantai.
-
Hindari menempatkan alat terlalu dekat dengan AC, pintu, atau sumber panas langsung.
-
Jika perlu, gunakan holder atau bracket dinding agar posisi alat stabil dan tidak mudah tersenggol.
-
-
Monitoring rutin
-
Biarkan alat bekerja merekam data. Sesekali periksa layar untuk memastikan alat masih aktif logging dan baterai cukup.
-
Jika memori hampir penuh atau masa pemantauan selesai, hentikan logging sesuai prosedur (via tombol atau software).
-
-
Pengunduhan dan analisis data
-
Hubungkan alat kembali ke komputer.
-
Gunakan software untuk mengunduh seluruh data.
-
Simpan laporan otomatis dalam bentuk PDF sebagai bagian dari dokumentasi resmi.
-
Bila diperlukan, ekspor data ke CSV untuk analisis mendalam di Excel: misalnya membuat grafik harian, menghitung waktu di luar rentang spesifikasi, dan sebagainya.
-
-
Dokumentasi dan tindak lanjut
-
Arsipkan laporan PDF beserta informasi batch atau periode monitoring.
-
Jika data menunjukkan beberapa periode di mana suhu atau RH keluar dari rentang, diskusikan dengan tim teknis untuk koreksi sistem HVAC atau prosedur operasional.
-
Jadwalkan periode monitoring berikutnya dan ulangi langkah yang sama.
-
Dengan alur kerja seperti ini, PCE-HT 72-ICA tidak hanya menjadi alat ukur, tetapi bagian dari sistem manajemen mutu yang membantu menjaga konsistensi kondisi lingkungan.
Ringkasan & Rekomendasi Penggunaan
PCE-HT 72-ICA adalah kombinasi menarik antara ukuran yang sangat ringkas dan kemampuan dokumentasi yang serius. Dengan rentang suhu -30 sampai 60 °C dan kelembapan 0–100% RH, alat ini menutup sebagian besar kebutuhan pemantauan lingkungan di laboratorium, gudang, ruang produksi, dan fasilitas pendidikan.
Keunggulan utamanya terletak pada:
-
Memori besar 20.010 set data yang cukup untuk pemantauan jangka panjang.
-
Laporan otomatis dalam bentuk PDF yang mudah dibagikan dan digunakan saat audit.
-
Ekspor CSV untuk integrasi dengan Excel atau LIMS.
-
Sertifikat kalibrasi ISO yang memastikan alat siap masuk ke sistem dokumentasi mutu sejak hari pertama.
-
Desain kompak dan hemat daya berkat baterai CR2032.
Alat ini sangat cocok bagi:
-
Laboratorium QA/QC di industri farmasi, F&B, kosmetik, dan kimia yang perlu memantau ruang penyimpanan atau area proses.
-
Laboratorium riset dan teaching lab yang ingin merekam tren kondisi ruangan untuk keperluan studi atau pengelolaan fasilitas.
-
Fasilitas pengolahan air, ruang panel listrik, atau ruang server yang memerlukan bukti kondisi lingkungan yang stabil.
Jika kebutuhan Anda mencakup pemantauan suhu di luar rentang -30 hingga 60 °C (misalnya deep freezer -80 °C) atau membutuhkan ketahanan fisik lebih tinggi untuk lingkungan sangat keras, mungkin perlu mempertimbangkan model lain yang lebih khusus. Namun, untuk mayoritas aplikasi pemantauan lingkungan indoor, PCE-HT 72-ICA menawarkan keseimbangan yang baik antara fungsi, kemudahan penggunaan, dan dukungan dokumentasi.
FAQ PCE-HT 72-ICA
1. Apakah PCE-HT 72-ICA bisa digunakan di cold room bersuhu di bawah -30 °C?
Tidak. Rentang ukur suhu alat ini adalah -30 sampai 60 °C. Untuk suhu lebih rendah dari itu, diperlukan data logger yang dirancang khusus untuk deep freezer atau ultra low temperature.
2. Berapa lama data bisa direkam sebelum memori penuh?
Tergantung interval pengukuran. Dengan 20.010 set data, jika interval disetel 10 menit, alat dapat merekam sekitar 139 hari. Jika interval lebih pendek, misalnya 2 menit, waktu total pemantauan akan lebih pendek.
3. Apakah laporan PDF bisa dibuat tanpa software?
Proses pembuatan laporan PDF dilakukan melalui software yang disertakan. Namun, setelah laporan dibuat, file PDF bisa dibaca di komputer lain tanpa perlu software khusus.
4. Apakah alat harus dikalibrasi ulang?
Meskipun sudah dilengkapi ISO Calibration Certificate, secara umum disarankan melakukan kalibrasi ulang secara berkala sesuai kebijakan laboratorium atau standar mutu yang diikuti, misalnya setiap 1–2 tahun.
5. Bisakah data diekspor ke Excel?
Ya. Melalui software, data bisa diekspor dalam format CSV yang kemudian dapat dibuka di Excel atau aplikasi spreadsheet lainnya.
6. Apakah PCE-HT 72-ICA tahan terkena cipratan air?
Informasi rating IP khusus tidak tercantum pada data yang tersedia. Untuk keamanan, sebaiknya gunakan alat di lingkungan indoor yang kering dan terhindar dari percikan air langsung.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pemantauan suhu dan kelembapan yang andal dalam mendukung berbagai proses penelitian dan produksi Anda. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas seperti PCE-HT 72-ICA Air Humidity Meter beserta perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan pengendalian kondisi lingkungan, menjaga stabilitas produk, dan memenuhi standar mutu yang ketat. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pemantauan suhu–kelembapan pada fasilitas Anda, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Humidity Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda
Referensi
- Pamungkas, P., & Musfiroh, I. (2023). Pemetaan Suhu Chiller Penyimpanan Produk Rantai Dingin pada Salah Satu Pedagang Besar Farmasi (PBF) di Jakarta. Majalah Farmasetika, 8(4), 373–385. Retrieved from https://majalah.farmasetika.com/pemetaansuhuchillerpenyimpananprodukrantaidingin-pada-salah-satu-pbf-pedagangbesarfarmasi-di-jakarta/
- Karlida, I., & Musfiroh, I. (2017). Review: Suhu Penyimpanan Bahan Baku dan Produk Farmasi di Gudang Industri Farmasi. Farmaka, 15(4), 58–66. Retrieved from https://jurnal.unpad.ac.id/farmaka/article/view/15142

















