Di ruang uji mikrobiologi sebuah pabrik minuman, tim QA mendapati laju udara di lemari kerja tidak stabil. Kadang terlalu pelan sehingga berisiko kontaminasi silang, kadang terlalu kencang membuat berat jenis aerosol berubah dan memengaruhi hasil uji. Mereka butuh angka yang bisa dipercaya, bisa disimpan untuk audit, dan mudah dibawa ke titik-titik sempit di saluran atau hood. Solusi praktisnya adalah anemometer tipe hot wire yang sensitif pada kecepatan rendah, memiliki memori data, dan bisa ditarik-ulur untuk mencapai titik ukur yang sulit.
Di sinilah sebuah alat ukur aliran udara yang ringkas namun presisi menjadi penyelamat proses: Air Flow Meter PCE-HWA 30-ICA (termasuk ISO Calibration Certificate). Instrumen ini memadukan probe teleskopik hot-wire, memori 960 data, koneksi Micro-USB ke PC, sekaligus pembacaan suhu dan konversi ke volume flow. Cocok untuk validasi kabinet biosafety, balancing HVAC, sampai pemetaan aliran di WTP/WWTP yang memiliki kanal sempit.
Teknologi dari produk PCE-HWA 30-ICA
Prinsip kerja PCE-HWA 30-ICA adalah anemometer kawat panas (hot wire). Sebuah elemen sensor dipanaskan secara elektrik. Ketika udara mengalir melewati sensor, udara menyerap panas dari kawat. Pengendali internal menjaga suhu kawat tetap konstan; semakin cepat aliran udara, semakin besar energi listrik yang diperlukan untuk mempertahankan suhu. Perubahan energi inilah yang dikonversi menjadi kecepatan angin dengan kalibrasi pabrikan.
Mengapa teknologi ini penting jangka panjang? Hot wire unggul untuk pengukuran aliran rendah hingga sedang dengan resolusi tinggi, sangat sensitif terhadap perubahan kecil, serta berprofil ramping sehingga gangguan terhadap aliran (flow disturbance) minimal. Dalam audit ventilasi ruangan bersih, biosafety cabinet, atau duct kecil, kemampuan membaca mulai 0,3 m/s dengan resolusi 0,01 m/s memberikan dasar keputusan yang lebih baik—misalnya menentukan penyesuaian RPM blower atau luas bukaan damper.
Dibanding metode konvensional seperti baling-baling (vane anemometer), hot wire umumnya lebih sensitif pada kecepatan rendah dan dapat diposisikan di titik sempit tanpa menambah turbulensi berarti. Vane unggul untuk aliran tinggi dan area besar; namun untuk karakterisasi profil aliran, deteksi draft kecil, dan uji kecepatan di sekitar peralatan sensitif, pendekatan hot wire biasanya lebih akurat dan responsif.
Spesifikasi dan fitur product
PCE-HWA 30-ICA adalah air flow meter portabel dengan probe teleskopik semi-rigid dan kepala sensor yang dapat diputar (swiveling). Alat ini mengukur:
-
Kecepatan angin (m/s, ft/min, knots, km/h, mph)
-
Volume flow (CMM/CFM) dengan input luas penampang
-
Suhu udara
-
Skala Beaufort sebagai representasi kekuatan angin
Ciri yang membuatnya menonjol dibanding banyak kompetitor sekelas:
-
Sertifikat kalibrasi ISO disertakan untuk fungsi kecepatan angin—memudahkan kepatuhan audit.
-
Memori internal hingga 960 nilai terukur, dapat dipindahkan ke PC via Micro-USB dengan perangkat lunak pendamping dari PCE Instruments.
-
Probe teleskopik 270–990 mm yang semi-rigid dan kepala sensor yang bisa diputar, memudahkan penyelarasan terhadap arah aliran.
-
Baterai isi ulang 3,7 V 1000 mAh; pengisian melalui 5 V DC Micro-USB yang umum dipakai di lapangan.
-
Rentang kecepatan luas 0,3 hingga 30,0 m/s, tetap dengan resolusi halus 0,01 m/s.
Desain dan ergonomi
Bodi utama berukuran 70 × 194 × 35 mm dengan berat sekitar 400 g, mudah digenggam dengan satu tangan. Probe teleskopik memanjang 270 hingga 990 mm dengan diameter sensor sekitar 0,8–1,2 mm; bentuk ramping ini memudahkan penyisipan ke kanal, kisi exhaust, hingga celah kabinet. Kepala sensor dapat diputar sehingga operator bisa menyelaraskan arah sensor terhadap vektor aliran untuk meminimalkan error kosinus.
Catu daya menggunakan baterai isi ulang 3,7 V 1000 mAh, diisi melalui port Micro-USB 5 V DC (arus 1 A). Konsumsi daya berkisar 15–35 mA saat backlight mati dan 70–100 mA saat backlight menyala. Indikator baterai lemah muncul saat tegangan turun di bawah ~3,4 V. Untuk penggunaan lapangan, pengisian via power bank 5 V umum sangat praktis.
Batas lingkungan operasi: 0 hingga 50 °C, kelembapan 40–80% RH non-condensing. Batas penyimpanan: −20 hingga 60 °C, <80% RH non-condensing. Peringkat IP tidak dinyatakan oleh pabrikan pada halaman spesifikasi yang menjadi rujukan, sehingga penggunaan di lingkungan berdebu/berair perlu perlindungan tambahan seperti casing atau kantong instrumen.
Antarmuka dan pengalaman pengguna
Layar dilengkapi backlight untuk keterbacaan di area gelap seperti ruang plafon atau ducting. Navigasi dilakukan melalui tombol fisik yang sederhana: pemilihan satuan (m/s, ft/min, knots, km/h, mph), mode volume flow (CMM/CFM) dengan entri luas penampang, suhu, hingga tampilan Beaufort. Antarmuka PCE biasanya menggunakan menu berstruktur datar sehingga fungsi inti dapat diakses cepat tanpa banyak sub-menu.
Fitur kualitas hidup yang berguna:
-
Auto-off untuk menghemat baterai.
-
Memori data internal hingga 960 nilai—cukup untuk satu sesi pengukuran multipoint di banyak lokasi.
-
Transfer data ke PC via Micro-USB dengan perangkat lunak pembaca resmi dari PCE Instruments, memudahkan ekspor dan pelaporan.
-
Kepala sensor yang dapat diputar dan batang semi-rigid mengurangi “struggle” pada penempatan, meningkatkan konsistensi pembacaan.
Fitur-fitur cerdas/unggulan
-
Pengukuran multi-satuan: operator dapat bekerja dalam m/s untuk standar laboratorium atau ft/min untuk standar HVAC Amerika tanpa kalkulasi tambahan. Mengurangi salah konversi dalam laporan.
-
Mode volume flow (CMM/CFM): setelah memasukkan luas penampang duct, alat mengonversi kecepatan menjadi debit volumetrik. Ini mempercepat balancing HVAC dan perhitungan kapasitas ventilasi ruangan.
-
Skala Beaufort: memberi gambaran intuitif kekuatan angin, berguna untuk pelatihan atau komunikasi non-teknis.
-
Data logging sederhana: memori 960 nilai memungkinkan pencatatan lintasan profil aliran (traverse) dan titik-titik pengukuran berurutan. Menghemat waktu karena tidak perlu mencatat manual setiap kali.
-
Perangkat lunak PC: membaca nilai tersimpan dan mengekspor ke spreadsheet. Ini meningkatkan jejak audit, memudahkan trend analisis dan dokumentasi untuk SOP QA/QC.
Catatan: fitur seperti kompensasi suhu otomatis (ATC) lazim ada pada sensor hot-wire karena hubungan panas-aliran memerlukan pengendalian suhu, tetapi pabrikan tidak menyatakan eksplisit di halaman yang dirujuk; karena itu tidak dicantumkan sebagai klaim tersendiri di sini.
Kontrol eksternal dan integrasi sistem
Transfer data dilakukan via antarmuka Micro-USB ke PC. Perangkat lunak resmi PCE Instruments memungkinkan pembacaan memori, pengelolaan data, dan ekspor ke format umum (misalnya CSV) untuk diolah di Excel atau diimpor ke LIMS. Dalam workflow QA, data ini bisa:
-
Ditautkan ke nomor sampel, lokasi duct, atau ID alat.
-
Dibuat grafik tren sebelum/selesai preventive maintenance.
-
Dilampirkan pada laporan validasi ruang bersih, FAT/SAT, atau audit lingkungan.
Skalabilitasnya tinggi karena format ekspor tabular mudah diotomasi dengan skrip atau pipeline data internal.
Spesifikasi teknis lengkap
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Rentang kecepatan (m/s) | 0,3 … 30,0 m/s |
| Resolusi (m/s) | 0,01 m/s |
| Akurasi (m/s) | ±3% ±0,1 m/s dari nilai terukur |
| Rentang kecepatan (ft/min) | 60 … 5904 ft/min |
| Resolusi (ft/min) | 0,01; 0,1; 1 ft/min |
| Akurasi (ft/min) | ±3% ±20 ft/min dari nilai terukur |
| Rentang kecepatan (knots) | 0,6 … 58,3 knots |
| Resolusi (knots) | 0,01 knots |
| Akurasi (knots) | ±3% ±0,2 knots dari nilai terukur |
| Rentang kecepatan (km/h) | 1,0 … 108,0 km/h |
| Resolusi (km/h) | 0,01 km/h |
| Akurasi (km/h) | ±3% ±0,4 km/h dari nilai terukur |
| Rentang kecepatan (mph) | 0,7 … 67 mph |
| Resolusi (mph) | 0,01 mph |
| Akurasi (mph) | ±3% ±0,2 mph dari nilai terukur |
| Volume flow CMM | Rentang 0 … 999900 m³/min; resolusi 0,001 … 100 m³/min; area dapat diatur 0,001 … 999 (unit area mengikuti satuan—pabrikan menampilkan m²) |
| Volume flow CFM | Rentang 0 … 999900 ft³/min; resolusi 0,001 … 100 ft³/min; area dapat diatur 0,001 … 999 (unit area mengikuti satuan—pabrikan menampilkan ft²) |
| Pengukuran suhu (°C) | 0 … 45 °C; resolusi 0,1 °C; akurasi ±1,0 °C |
| Pengukuran suhu (°F) | 32 … 113 °F; resolusi 0,18 °F; akurasi ±1,8 °F |
| Panjang probe | 270 … 990 mm |
| Diameter probe | 0,8 … 1,2 mm |
| Antarmuka | Micro-USB |
| Memori data | 960 nilai |
| Catu daya | Baterai 3,7 V 1000 mAh; pengisian 5 V DC, 1 A via Micro-USB |
| Konsumsi daya | 15 … 35 mA (tanpa backlight); 70 … 100 mA (dengan backlight) |
| Indikator baterai lemah | < 3,4 V |
| Kondisi operasi | 0 … 50 °C; 40 … 80% RH, non-condensing |
| Kondisi penyimpanan | −20 … 60 °C; < 80% RH, non-condensing |
| Dimensi alat | 70 × 194 × 35 mm |
| Berat | 400 g |
| Isi paket | Air Flow Meter PCE-HWA 30-ICA, kabel Micro-USB, tas/transport case, manual, ISO Calibration Certificate (fungsi kecepatan angin) |
Untuk membayangkan angka di atas: 0,3 m/s kira-kira setara hembusan AC yang lembut, sementara 10 m/s mendekati hembusan angin kencang di luar ruangan. Resolusi 0,01 m/s berarti perubahan sekecil “kedipan” aliran dari ventilasi bisa terdeteksi—penting saat men-tune laju udara 0,45 m/s di biosafety cabinet kelas II, misalnya.
Panduan memilih komponen tambahan
Memilih rentang dan contoh aplikasi
| Kebutuhan aplikasi | Kecepatan tipikal | Mode yang disarankan | Catatan |
|---|---|---|---|
| Validasi biosafety cabinet, LAF, clean bench | 0,25 – 0,60 m/s | m/s + volume flow | Gunakan probe diposisikan sejajar arah aliran; manfaatkan resolusi 0,01 m/s |
| Balancing supply/exhaust HVAC gedung | 0,5 – 10 m/s | m/s, CMM/CFM | Input luas penampang duct untuk debit; lakukan traverse multipoint |
| Audit ventilasi WWTP/WTP pada duct sempit | 0,3 – 5 m/s | m/s | Panjang probe 990 mm berguna untuk menjangkau kanal; perhatikan kelembapan non-condensing |
| Pengujian hood kimia/fume hood | 0,3 – 1,0 m/s | m/s + CFM | Cocok untuk uji face velocity; log data 960 titik untuk pemetaan |
| Riset aerodinamika skala kecil | 0,3 – 30 m/s | m/s | Kepala sensor kecil meminimalkan gangguan aliran |
Aksesori dan layanan yang relevan:
-
Sertifikat Kalibrasi ISO (sudah termasuk untuk fungsi kecepatan). Re-kalibrasi berkala sesuai SOP laboratorium.
-
Kabel Micro-USB (termasuk) dan perangkat lunak PC dari portal PCE Instruments untuk pengunduhan data.
-
Transport case (termasuk) untuk proteksi saat mobilitas lapangan.
Faktor yang memengaruhi hasil:
-
Orientasi sensor terhadap arah aliran (error kosinus). Putar kepala sensor hingga tegak lurus arah aliran.
-
Turbulensi dan profil aliran pada duct. Lakukan traverse multipoint dan gunakan rata-rata.
-
Kondisi lingkungan non-condensing. Kondensasi dapat mengganggu sensor hot-wire.
-
Stabilitas termal. Hindari perubahan suhu mendadak di sekitar sensor saat pengukuran.
Panduan cara menggunakan produk langkah demi langkah
Contoh kasus: penyeimbangan laju udara di biosafety cabinet pada laboratorium mikrobiologi pabrik minuman.
-
Persiapan
-
Isi baterai PCE-HWA 30-ICA melalui Micro-USB hingga penuh.
-
Nyalakan kabinet dan biarkan berjalan sesuai waktu warm-up SOP (misalnya 10–15 menit) agar aliran stabil.
-
Siapkan grid titik ukur pada area kerja (misalnya 3×3 atau 5×5 titik).
-
-
Penyetelan satuan dan mode
-
Nyalakan alat, pilih satuan m/s.
-
Aktifkan backlight jika lokasi kurang terang.
-
Jika ingin menghitung debit volumetrik pada intake/exhaust, masuk ke mode CMM/CFM dan masukkan luas penampang sesuai standar uji.
-
-
Penempatan probe
-
Tarik probe teleskopik sesuai kebutuhan (hingga 990 mm).
-
Putar kepala sensor agar menghadap sejajar arah aliran. Gunakan posisi semi-rigid untuk mempertahankan orientasi.
-
Tempatkan sensor di titik pertama; jaga tangan tetap stabil dan hindari bayangan benda yang mengganggu pola aliran.
-
-
Perekaman data
-
Biarkan pembacaan stabil beberapa detik, lalu simpan ke memori (gunakan tombol store).
-
Pindah ke titik berikutnya menurut grid; ulangi hingga semua titik selesai. Manfaatkan memori 960 data untuk menyimpan seluruh sesi.
-
-
Analisis cepat
-
Hitung rata-rata kecepatan permukaan kerja. Bandingkan dengan persyaratan (misal 0,45 m/s ±20% untuk BSC tertentu—rujuk standar internal).
-
Jika nilai menyimpang, catat posisinya untuk penyesuaian damper atau kecepatan blower.
-
-
Transfer data
-
Hubungkan alat ke PC melalui Micro-USB.
-
Jalankan perangkat lunak PCE Instruments untuk mengekstrak data. Simpan ke CSV dan lampirkan pada laporan validasi beserta foto/diagram titik.
-
-
Penutupan
-
Bersihkan batang probe dengan kain kering. Simpan alat di transport case untuk melindungi sensor.
-
Langkah di atas dapat diadaptasi untuk duct HVAC: lakukan traverse di beberapa posisi radial agar mewakili profil aliran, gunakan mode CMM/CFM untuk langsung mendapatkan debit.
Kesimpulan dan rekomendasi
PCE-HWA 30-ICA menawarkan kombinasi yang tepat untuk pekerjaan QA/QC dan riset: sensor hot-wire sensitif, probe teleskopik semi-rigid yang panjang, memori 960 data, antarmuka Micro-USB dengan software, serta sertifikat kalibrasi ISO yang memudahkan kepatuhan. Rentang 0,3–30 m/s dengan resolusi 0,01 m/s membuatnya serbaguna dari ruang bersih hingga duct HVAC.
Siapa yang paling diuntungkan?
-
Laboratorium QA/QC dan teaching lab yang membutuhkan alat portabel dengan dokumentasi data rapi.
-
Industri F&B, farmasi, dan biotek untuk validasi kabinet, ruang bersih, atau exhaust proses.
-
Pengolahan air (WTP/WWTP) untuk audit ventilasi ruang blower dan kanal sempit.
-
Industri proses/kimia dan kosmetik untuk uji face velocity hood kimia.
-
Peneliti kampus yang memerlukan sensor profil ramping untuk eksperimen aerodinamika skala kecil.
Jika Anda bekerja di lingkungan berdebu/berair, pertimbangkan proteksi tambahan karena rating IP tidak dinyatakan. Untuk kebutuhan integrasi otomatis real-time ke BMS/SCADA, Anda mungkin memerlukan model dengan output analog/digital kontinu—namun untuk inspeksi, validasi, dan audit berkala, PCE-HWA 30-ICA sangat memadai.
FAQ singkat
-
Apakah PCE-HWA 30-ICA bisa mengukur debit udara langsung?
-
Bisa. Gunakan mode CMM/CFM dan masukkan luas penampang duct; alat akan menghitung volume flow dari kecepatan rata-rata.
-
-
Berapa banyak data yang bisa disimpan?
-
Hingga 960 nilai terukur di memori internal, kemudian bisa dipindahkan ke PC melalui Micro-USB.
-
-
Apakah sertifikat kalibrasi sudah termasuk?
-
Ya, sertifikat kalibrasi ISO disertakan untuk fungsi kecepatan angin (wind speed).
-
-
Apakah aman digunakan di lingkungan lembap?
-
Batas operasi 40–80% RH non-condensing. Hindari kondensasi pada sensor hot-wire.
-
-
Bisakah dipakai untuk mengukur kecepatan sangat rendah?
-
Rentang bawah 0,3 m/s dengan resolusi 0,01 m/s—cukup sensitif untuk banyak aplikasi ventilasi rendah.
-
-
Apakah ada rating IP?
-
Pabrikan tidak menyatakannya pada halaman spesifikasi rujukan. Gunakan pelindung bila ada risiko cipratan atau debu berat.
-
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pengukuran aliran udara yang andal untuk menjaga mutu proses riset dan produksi Anda. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas seperti PCE-HWA 30-ICA Air Flow Meter beserta perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda menyeimbangkan ventilasi, memperkuat dokumentasi audit, dan memenuhi standar higienitas/keamanan kerja. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pengujian aliran udara pada fasilitas dan proses, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Air Flow Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Multifunction Air Flow Meter PCE-AM 45
Lihat Produk★★★★★ -

Multifunction Air Flow Meter PCE-AM 45
Lihat Produk★★★★★ -

Multifunction Air Flow Meter PCE-AM 30
Lihat Produk★★★★★ -

Multifunction Air Flow Meter Flow Hoods PCE-VA 20-SET-ICA incl. ISO Calibration
Lihat Produk★★★★★ -

Multifunction Air Flow Meter Flow Hoods PCE-VA 20-SET-ICA incl. ISO Calibration
Lihat Produk★★★★★ -

Multifunction Air Flow Meter PCE-HVAC 2-ICA with ISO Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Multifunction Air Flow Meter PCE-HVAC 2
Lihat Produk★★★★★ -

Air Flow Meter PCE-WSAC 50-210
Lihat Produk★★★★★
Referensi
- L. Widiarti. (2023). Analisis Kualitas Udara Berdasarkan Parameter Mikrobiologi di Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia. (Tugas Akhir S1 Teknik Lingkungan). Universitas Islam Indonesia. Retrieved from https://dspace.uii.ac.id/bitstream/handle/123456789/46832/19513227.pdf?sequence=1
- 2 Daria B.R. Ginting, Imam Santosa, Sri Indra Trigunarso. (2022). Pengaruh Suhu, Kelembaban dan Kecepatan Aliran Angin (Air Conditioner AC) terhadap Jumlah Angka Kuman Udara Ruangan. Jurnal Analis Kesehatan, 11(1). Retrieved from https://pdfs.semanticscholar.org/215c/4ad2375ff31e1eb2fe3b2b8e3b2c17fe.pdf














