Di banyak lini produksi dan bengkel industri, masalah pada mesin berputar jarang “muncul” sebagai kerusakan besar sejak awal. Gejalanya sering halus: getaran meningkat tipis, suara berubah, kualitas hasil cetak atau finishing mulai tidak stabil, atau ada slip kecil pada belt/roller. Tantangannya, inspeksi visual biasa tidak mampu “membekukan” gerakan berkecepatan tinggi, sementara metode kontak (menyentuh poros/roller) kadang tidak aman, tidak praktis, atau mengganggu proses.
Risiko jika kondisi ini dibiarkan bukan hanya downtime mendadak, tetapi juga cacat produk, penurunan OEE, hingga potensi kegagalan komponen seperti bearing dan coupling yang memicu biaya perbaikan berantai. Di titik inilah alat ukur non-kontak seperti stroboscope menjadi relevan: membantu teknisi dan engineer memverifikasi kecepatan, pola gerak, dan indikasi anomali tanpa menghentikan mesin, sekaligus tetap punya basis angka yang bisa dipertanggungjawabkan dalam quality control dan maintenance berbasis kondisi.
Deskripsi PCE-LES 103-ICA
PCE-LES 103-ICA adalah automotive tester / stroboscope genggam berbasis LED berdaya tinggi untuk analisis gerak pada mesin berputar. Dengan menyetel frekuensi kilatan (dalam FPM atau Hz), pengguna dapat membuat objek berputar terlihat seperti diam atau bergerak lambat, sehingga inspeksi visual detail menjadi mungkin tanpa kontak langsung. Produk varian “-ICA” disertai ISO-Calibration Certificate, sehingga lebih siap dipakai dalam lingkungan kerja yang menuntut keterlacakan kalibrasi.
Secara desain, perangkat ini menggabungkan intensitas cahaya tinggi (tiga LED) dengan pengaturan yang presisi, termasuk pengaturan duty cycle (durasi kilatan) dan phase shift (pergeseran fase pengamatan). Kombinasi ini membantu pengguna “mengunci” momen pengamatan yang tepat, terutama pada komponen yang memiliki pola berulang seperti fan blade, gear, roller, atau rotor.
Keunggulan utamanya terasa di lapangan: inspeksi cepat, minim gangguan proses, dan hasil pengamatan yang lebih konsisten karena parameter kilatan bisa diulang (repeatable). Untuk tim QC, maintenance, dan engineer, ini bukan sekadar “lampu kedip”, tetapi alat bantu diagnosis visual yang bisa mempercepat keputusan: lanjut jalan, turunkan beban, jadwalkan shutdown, atau lakukan balancing/alignment.
Fungsi & Kegunaan Produk
Menjawab “bisa dipakai buat apa?”, PCE-LES 103-ICA berfungsi untuk analisis gerak dan verifikasi kecepatan putar secara non-kontak, terutama pada objek yang berputar atau berosilasi cepat.
Jenis pengukuran / pengamatan yang didukung:
Analisis visual kecepatan putar dengan penyesuaian flash frequency (FPM atau Hz) sehingga objek tampak diam pada frekuensi yang sesuai.
Observasi indikasi getaran, wobble, run-out visual, atau ketidakseimbangan rotor melalui efek “pembekuan” gerak.
Verifikasi sinkronisasi mekanisme berulang (misalnya timing pada belt/roller, posisi label/print registration, atau fase gerak aktuator berulang).
Penyetelan parameter duty cycle untuk mengatur durasi kilatan (berpengaruh pada intensitas visual dan ketajaman “beku gerak”).
Penyetelan phase shift untuk menggeser titik pengamatan tanpa mengubah jarak antar kilatan, berguna saat ingin melihat posisi sudut tertentu pada satu siklus putaran.
Kondisi penggunaan yang umum:
Mesin tetap berjalan (running condition) saat inspeksi, sehingga cocok untuk troubleshooting cepat.
Area kerja yang membutuhkan alat portabel dan tidak bergantung pada listrik AC sepanjang waktu (baterai isi ulang; bisa juga dioperasikan/diisi daya via USB-C, termasuk dari power bank).
Masalah yang diselesaikan:
Gerak terlalu cepat untuk diamati mata, sehingga potensi cacat atau anomali luput.
Kebutuhan inspeksi tanpa menyentuh komponen berputar (lebih aman dan minim risiko kontaminasi).
Kebutuhan dokumentasi teknis yang lebih rapi karena parameter inspeksi bisa diulang (repeatable) dan ditelusuri, terutama saat disertai sertifikat kalibrasi ISO pada varian -ICA.
Bidang / Industri Pengguna
Industri otomotif (assembly, powertrain, komponen rotating, test bench)
Manufaktur & fabrikasi (line produksi dengan motor, fan, roller, spindle)
Printing & packaging (roller, silinder cetak, register mark, web handling)
Tekstil (spindle, roller, synchronizing mechanism)
Maintenance & inspection (predictive/condition-based maintenance, troubleshooting)
Utilities & plant engineering (pompa, blower, compressor, coupling, gearbox)
R&D dan laboratorium pengujian mekanik (eksperimen rotor, evaluasi dinamika sederhana)
Keunggulan / Highlights
Tiga LED berdaya tinggi dengan intensitas tinggi untuk membantu pengamatan detail pada objek berputar.
Rentang frekuensi luas untuk mencakup aplikasi dari putaran rendah hingga sangat tinggi.
Pengaturan presisi: resolusi halus dan akurasi tinggi pada setting frekuensi.
Duty cycle dapat diatur dalam beberapa satuan (persentase/derajat/waktu), memudahkan kompromi antara ketajaman “freeze” dan intensitas visual.
Phase shift untuk menggeser titik pengamatan (berguna untuk inspeksi sudut tertentu pada satu putaran).
Layar TFT 2,8 inci dengan pengaturan kecerahan dan menu yang jelas untuk penggunaan lapangan.
Baterai isi ulang dan port USB-C; dapat dioperasikan/diisi daya via power bank saat dibutuhkan.
Varian -ICA disertai ISO-Calibration Certificate untuk kebutuhan QC/audit dan keterlacakan.
Perbandingan & Posisi Produk
Metode konvensional untuk inspeksi putaran cepat biasanya jatuh pada dua ekstrem: (1) observasi visual tanpa alat (cepat tapi tidak informatif), atau (2) pengukuran kontak/stop mesin (lebih “pasti” tapi mengganggu proses dan berisiko pada keselamatan/komponen). Stroboscope seperti PCE-LES 103-ICA berada di tengah: memberi kemampuan inspeksi non-kontak yang cepat, namun tetap terukur karena frekuensi kilatan dapat disetel dan diulang.
Posisi PCE-LES 103-ICA dalam kategori alat sejenis:
Termasuk stroboscope portabel kelas industri dengan kontrol duty cycle dan phase shift, sehingga bukan sekadar stroboscope dasar untuk “melihat gerak”, tetapi untuk mengunci pengamatan pada titik yang diinginkan.
Varian -ICA menambah nilai pada sisi quality system karena adanya sertifikat kalibrasi ISO (lebih siap untuk kebutuhan dokumentasi dan kepatuhan internal).
Tabel perbandingan ringkas (kategori, tanpa menyebut merek lain):
| Aspek | Metode visual biasa | Metode kontak (tachometer/penandaan) | Stroboscope portabel seperti PCE-LES 103-ICA |
|---|---|---|---|
| Keselamatan | Relatif aman, tapi informasi minim | Bisa berisiko jika dekat komponen berputar | Non-kontak, jarak aman lebih mudah dijaga |
| Gangguan proses | Tidak mengganggu | Bisa perlu akses kontak atau penghentian parsial | Minim gangguan, cocok inspeksi saat running |
| Kemampuan melihat detail | Rendah pada putaran tinggi | Tidak untuk “melihat”, fokus angka | Tinggi: gerak tampak “diam” untuk inspeksi visual |
| Repeatability | Rendah | Sedang–tinggi | Tinggi: parameter frekuensi, duty cycle, phase shift bisa diulang |
| Kesiapan QC/audit | Rendah | Tergantung alat & kalibrasi | Varian -ICA mendukung keterlacakan via ISO-Calibration Certificate |
Spesifikasi Teknis
Spesifikasi berikut merujuk pada keluarga PCE-LES 103 (white LED) dan relevan untuk varian PCE-LES 103-ICA sebagai stroboscope berbasis PCE-LES 103.
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Teknologi lampu | 3 high power white LEDs |
| Warna cahaya | Cool white, 6.200 K |
| Intensitas cahaya | 11.730 lx @ 20 cm @ 1000 Hz, 1% (juga tercantum 6160 lx @ 30 cm; 2650 lx @ 50 cm pada kondisi serupa) |
| Rentang ukur | 60 … 300.000 FPM; 1 … 5.000 Hz |
| Resolusi | 60 … 9999,99 FPM: 0,01 FPM; 10.000 … 300.000 FPM: 0,1 FPM; 1 … 5000 Hz: 0,01 Hz |
| Akurasi | 0,003% dari setting atau ± 1 LSD |
| Rentang durasi kilatan (flash duration / duty) | 0,01% … 1% dari total durasi; resolusi 0,01% (tersedia juga representasi 0,01° … 3,60° dari 360°; resolusi 0,01°) |
| Phase shift | -360° … 360°; resolusi 1° |
| Display | 2,8” TFT LCD |
| Auto power off | Programmable auto power off |
| Baterai | Li-ion rechargeable battery 2200 mAh, 7,4 V |
| Waktu pengisian | Sekitar 2 jam 30 menit @ 5 V / 2 A |
| Durasi operasi (contoh kondisi) | Sekitar 4 jam 30 menit (flashing 100 Hz, 1%, brightness 70%) |
| Adaptor daya | Input 100 … 240 VAC 50/60 Hz; output 5 V / 2 A |
| Kondisi lingkungan | Charging 0 … 45 °C; Operating -20 … 60 °C; Storage -20 … 60 °C (1 bulan), -20 … 45 °C (3 bulan); 35 … 85% RH non-condensing |
| Dimensi | 165 x 90 x 35 mm |
| Berat | 284 g |
| Kelas proteksi housing | IP52 |
| Sertifikat | ISO-Calibration Certificate (untuk varian PCE-LES 103-ICA) |
Tata Cara Pemakaian
Langkah ringkas (praktik lapangan 5–7 langkah):
Persiapan alat: pastikan baterai cukup; periksa kondisi lensa/area LED dan kebersihan unit.
Nyalakan perangkat dengan menekan tombol power sekitar 2 detik hingga layar utama tampil.
Pilih satuan frekuensi: tekan OK untuk beralih antara Hz dan FPM sesuai kebutuhan inspeksi.
Setel frekuensi kilatan: gunakan tombol naik/turun untuk penyesuaian halus, dan tombol x2 atau /2 untuk perubahan cepat saat mencari titik “freeze”.
(Opsional) Aktifkan mode fine adjustment: gunakan tombol Quick untuk memilih digit tertentu, lalu atur digit dengan tombol arah agar lebih cepat mencapai nilai target.
Atur duty cycle dan phase shift bila diperlukan: duty cycle membantu mengatur durasi kilatan (ketajaman vs intensitas), phase shift membantu menggeser titik pengamatan.
Matikan LED saat jeda pengamatan untuk menghemat daya; setelah selesai, matikan perangkat dengan menahan tombol power hingga countdown selesai.
Catatan penting keselamatan:
Hindari kontak mata langsung dengan LED saat menyala karena berpotensi menyebabkan cedera mata.
Cara Kerja / Metode Pengukuran
Prinsip kerja stroboscope sederhana namun sangat efektif: perangkat memancarkan kilatan cahaya berulang pada frekuensi tertentu. Ketika frekuensi kilatan sama (atau kelipatan tertentu) dengan frekuensi gerak objek, mata menangkap objek seolah-olah diam. Inilah efek “pembekuan gerak” yang membuat detail seperti marking, posisi blade, atau titik cacat pada permukaan berputar menjadi terlihat.
Pada PCE-LES 103-ICA, dua fitur meningkatkan kualitas pengamatan:
Duty cycle (durasi kilatan): durasi lebih panjang cenderung meningkatkan intensitas cahaya, tetapi bisa mengurangi ketajaman “freeze” pada beberapa kasus. Pengaturan duty cycle membantu pengguna menemukan titik optimum sesuai reflektivitas permukaan dan kecepatan putar.
Phase shift: menggeser momen kilatan relatif terhadap siklus gerak, sehingga pengguna dapat “memindahkan” titik pengamatan pada sudut berbeda tanpa mengubah frekuensi dasar. Ini berguna ketika ingin memeriksa area spesifik pada satu putaran.
Kelengkapan Produk
Mengacu pada isi paket PCE-LES 103:
Unit utama handheld stroboscope PCE-LES 103 (basis untuk varian -ICA)
Kabel USB-C
Instruction manual
Carrying bag
Catatan: ISO-Calibration Certificate merupakan bagian dari varian PCE-LES 103-ICA.
Manfaat bagi Pengguna
Efisiensi kerja: inspeksi cepat tanpa harus membongkar atau menghentikan mesin hanya untuk melihat pola gerak.
Peningkatan kualitas: membantu QC mendeteksi ketidakteraturan gerak (misalnya slip, ketidaksimetrian, wobble) yang berpotensi memengaruhi hasil proses.
Penghematan biaya: masalah kecil pada tahap awal (misalignment, unbalance ringan, looseness) lebih cepat teridentifikasi sebelum berubah menjadi kerusakan besar.
Pengurangan kesalahan: parameter frekuensi, duty cycle, dan phase shift dapat diulang untuk inspeksi berkala yang lebih konsisten.
Dukungan sistem mutu: varian -ICA dengan ISO-Calibration Certificate memudahkan kebutuhan dokumentasi internal, audit, dan keterlacakan alat ukur.
Fleksibilitas lapangan: baterai isi ulang, port USB-C, serta kemungkinan operasi via power bank membantu kerja di area tanpa stop kontak dekat mesin.
FAQ
Untuk apa alat ini digunakan?
Untuk analisis gerak mesin berputar secara non-kontak, terutama agar komponen berputar terlihat “diam” sehingga inspeksi visual jadi lebih mudah dan cepat.Apakah pengukuran merusak material?
Tidak. Stroboscope bekerja dengan kilatan cahaya, sehingga tidak perlu menyentuh objek.Bisa digunakan untuk material apa saja?
Umumnya bisa untuk objek berputar dari berbagai material (logam, plastik, karet) selama permukaan/marking dapat terlihat dengan bantuan kilatan cahaya. Pada permukaan sangat mengilap atau sangat gelap, pengaturan duty cycle dan posisi pengamatan biasanya membantu mendapatkan visual yang jelas.Apakah perlu kalibrasi?
Untuk lingkungan kerja yang menuntut keterlacakan, kalibrasi sangat disarankan. Varian PCE-LES 103-ICA disertai ISO-Calibration Certificate, sehingga lebih siap dipakai dalam sistem mutu.Siapa yang cocok menggunakan alat ini?
Teknisi maintenance, engineer, QC, dan tim reliability/inspection yang perlu inspeksi cepat pada mesin berputar tanpa kontak langsung.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya stroboscope dalam mendukung inspeksi mesin berputar, troubleshooting, dan program maintenance berbasis kondisi di berbagai sektor industri. Kami berfokus melayani kebutuhan klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan PCE-LES 103-ICA dan perangkat lainnya untuk membantu tim Anda meningkatkan ketelitian inspeksi, mempercepat diagnosis, dan menjaga konsistensi kualitas proses. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi inspeksi putaran serta analisis gerak di fasilitas Anda, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Automotive Tester Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Automotive Tester PCE-LES 103UV-365-CTA-KIT
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-CT 80-FN3
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-CT 80-FN0D5
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-VE 800N4 1.5 m / 4-way-head / Ø 2.8 mm
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-CT 22BT-ICA incl. ISO Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-VE 1500-22190
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-MCM 10-ICA incl. ISO Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-LES 308UV-365
Lihat Produk★★★★★
Referensi
Pambudi, dkk. Balancing rotor dengan analisis sinyal getaran dalam kondisi steady state. Jurnal Teknik Mesin (Undip).
https://media.neliti.com/media/publications/141204-ID-balancing-rotor-dengan-analisis-sinyal-g.pdfDiagnosis kerusakan bearing dengan analisis sinyal getaran. Jurnal Teknik Mesin (Undip).
https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jtm/article/download/34453/27176Monitoring vibration of a model of rotating machine. Majalah Elektronika dan Vibration (BRIN).
https://mev.brin.go.id/index.php/mev/article/download/19/11

























