Di lini produksi otomotif maupun bengkel industri, masalah yang paling sering “muncul diam-diam” adalah anomali pada komponen berputar: kipas, pulley-belt, coupling, rotor, hingga drum conveyor. Gejalanya kadang tidak dramatis—sekadar getaran halus, suara berisik sesaat, atau kualitas finishing yang mulai tidak konsisten. Namun ketika inspeksi dilakukan dengan cara konvensional (mengandalkan mata telanjang saat mesin berjalan, atau menghentikan mesin terlalu sering), dua risiko muncul sekaligus: potensi kecelakaan kerja dan downtime yang mahal. Banyak tim maintenance tahu bahwa “melihat” perilaku dinamis komponen berputar adalah kunci, tetapi alat bantu yang tepat sering belum tersedia.
Di sisi lain, inspeksi visual yang terburu-buru juga bisa membuat cacat kecil luput: ketidaksejajaran, slip belt, runout, atau vibrasi yang baru mulai. Jika dibiarkan, kerusakan bearing dan komponen transmisi bisa berkembang menjadi kegagalan besar—mengganggu OEE, memperbanyak scrap, dan memicu rework. Praktik condition monitoring dan predictive maintenance berbasis sinyal getaran banyak dibahas sebagai pendekatan yang lebih terukur untuk mencegah kegagalan mendadak. Di lapangan, alat yang membantu observasi gerak secara non-kontak dapat menjadi pelengkap penting untuk mempercepat diagnosis awal sebelum teknisi masuk ke tahap analisis yang lebih mendalam.
Deskripsi Singkat
PCE-LES 108UV-365 adalah UV stroboscope genggam dengan 8 LED UVA berdaya tinggi pada panjang gelombang 365–370 nm. Fungsinya sederhana namun sangat kuat: “membekukan” gerakan objek berputar dengan kilatan cahaya terkontrol, sehingga pola gerak dapat diamati seolah-olah diam. Ketika frekuensi flash disamakan dengan frekuensi gerak, objek terlihat stationary dan memudahkan inspeksi tanpa perlu menyentuh komponen.
Keunggulan utamanya terletak pada kombinasi UV 365 nm (mendukung inspeksi berbasis fluoresensi), pengaturan frekuensi dalam FPM maupun Hz, serta kontrol lanjutan seperti phase shift dan pulse width berbasis digital PWM. Alat ini ringkas (pocket size), bertenaga baterai isi ulang, dan dirancang untuk pekerjaan inspeksi dan maintenance di berbagai sektor industri.
Sebagai rujukan produk yang memuat identitas model dan deskripsinya, halaman produk PCE Instruments mencantumkan PCE-LES 108UV-365 sebagai stroboscope/condition monitoring stroboscope untuk analisis gerak mesin berputar.
Fungsi & Kegunaan Produk
Pertanyaan praktisnya: “Bisa dipakai buat apa?” Jawabannya: untuk observasi, verifikasi, dan diagnosis cepat pada sistem dinamis—terutama komponen berputar—tanpa kontak langsung.
Jenis pengukuran/observasi yang didukung
Pengamatan gerak mesin berputar secara non-kontak dengan efek stroboskopik: objek terlihat diam ketika frekuensi flash sesuai frekuensi gerak.
Pengaturan frekuensi flash dalam:
FPM (flash per minute) hingga rentang sangat tinggi, cocok untuk banyak aplikasi rotating equipment.
Hz (hingga 5000 Hz), untuk kebutuhan yang lebih “engineering-friendly” saat membandingkan dengan sinyal getaran atau parameter kontrol.
Penyesuaian pulse width untuk mengatur durasi kilatan sekaligus mempengaruhi persepsi intensitas cahaya pada objek.
Phase shift untuk menggeser “titik observasi” di dalam satu siklus putaran, membantu melihat bagian berbeda dari objek tanpa mengubah posisi kerja.
Kondisi penggunaan yang umum
Inspeksi saat mesin berjalan pada area aman (tanpa menyentuh komponen).
Troubleshooting cepat di line produksi saat downtime harus dibatasi.
Verifikasi putaran/gerak pada test bench, conveyor, fan, motor, dan transmisi belt.
Masalah yang diselesaikan (contoh lapangan)
Menilai slip pada belt/pulley dengan membandingkan pola gerak mark/label pada komponen.
Memeriksa kestabilan putaran kipas, impeller, atau rotor saat perubahan beban.
Mengidentifikasi gejala awal misalignment atau looseness dari pola gerak yang “tidak konsisten”.
Mempercepat inspeksi komponen yang sulit “dibaca” dengan mata telanjang pada RPM tinggi.
Catatan penting: UV 365 nm juga sering digunakan pada inspeksi berbasis fluoresensi (misalnya pada prosedur penetrant fluoresen). Di konteks otomotif/maintenance, fitur UV ini bermanfaat ketika area inspeksi melibatkan material/indikasi fluoresen yang memerlukan pencahayaan UVA untuk terlihat jelas—tentu dengan prosedur keselamatan yang sesuai.
Bidang / Industri Pengguna
Industri otomotif (assembly, testing, rework, QC)
Manufaktur & fabrikasi (rotating machinery, finishing line, packaging)
Maintenance & inspection (predictive maintenance, reliability, CBM)
Printing & textile (monitoring produksi dan inspeksi fasilitas)
Industri proses (pump, fan, blower, mixer)
Pertambangan & material handling (conveyor, drum, roller)
Utilities & workshop engineering (motor, gearbox, coupling)
Keunggulan / Highlights
UV light 365–370 nm dari 8 LED UVA high-power, mendukung inspeksi yang membutuhkan UVA sekaligus observasi gerak.
Intensitas cahaya tinggi: 1731 μW/cm² pada jarak 30 cm (referensi @1000 Hz, duty 1%), membantu visibilitas pada objek yang bergerak cepat.
Rentang frekuensi luas dalam FPM dan Hz, cocok dari aplikasi RPM rendah sampai sangat tinggi.
Akurasi setting frekuensi: ±0,003% dari setting atau ±1 LSD, berguna untuk verifikasi yang membutuhkan repeatability.
Digital pulse width modulation dan kontrol pulse width untuk menyeimbangkan ketajaman “freeze” vs intensitas visual.
Phase shift -360° sampai +360° untuk menggeser posisi tampilan dalam satu siklus.
Quick adjustment via tombol x2 dan ÷2, mempercepat pencarian frekuensi yang mendekati sinkron.
Desain ringkas dan mandiri (baterai isi ulang), cocok untuk inspeksi mobile di lapangan.
Proteksi IP52 untuk kebutuhan lingkungan kerja industri ringan hingga menengah.
Kesesuaian EMC: tercantum dalam deklarasi kesesuaian untuk seri PCE-LES 108 dengan EU Directive 2014/30/EU dan standar EN IEC 61326-2:2021.
Perbandingan & Posisi Produk
Di lapangan, ada tiga pendekatan umum saat memeriksa komponen berputar:
Metode visual konvensional (tanpa alat)
Kelebihan: cepat, tanpa perangkat.
Keterbatasan: pada RPM tinggi, mata sulit menangkap detail; risiko misinterpretasi tinggi; sering “memaksa” tim menghentikan mesin untuk memastikan.
Pengukuran kontak atau metode yang memerlukan dekat dengan komponen
Kelebihan: bisa akurat untuk parameter tertentu.
Keterbatasan: tidak selalu aman atau praktis pada area sempit/guarding; dapat mengganggu operasi; tidak membantu “melihat” perilaku dinamis secara visual.
Stroboscope UV seperti PCE-LES 108UV-365
Posisi: alat observasi non-kontak yang menjembatani inspeksi cepat dan diagnosis awal. Ketika frekuensi flash disamakan dengan frekuensi gerak, objek tampak diam sehingga detail dapat diperiksa tanpa menyentuh komponen.
Nilai tambah: phase shift dan pulse width membuat observasi lebih “terkontrol”, bukan sekadar menyalakan kilatan.
Berikut ringkasan perbandingan manfaat (tanpa menyebut merek lain):
| Aspek | Visual konvensional | Metode kontak/konvensional | UV stroboscope PCE-LES 108UV-365 |
|---|---|---|---|
| Keamanan pada komponen berputar | Bergantung kondisi, sering berisiko | Bisa berisiko jika perlu dekat/menyentuh | Non-kontak, observasi dari jarak kerja |
| Kecepatan inspeksi | Cepat, tapi sering tidak meyakinkan | Bisa lambat karena setup | Cepat, mudah mencari sinkron via x2/÷2 |
| Kemampuan melihat detail pada RPM tinggi | Terbatas | Tidak fokus pada visual detail | Efek “freeze” saat frekuensi cocok |
| Fleksibilitas observasi dalam satu siklus | Rendah | Bervariasi | Phase shift -360°…+360° |
| Kegunaan untuk indikasi fluoresen | Tidak ada | Terbatas | UVA 365–370 nm |
Spesifikasi Teknis
Berikut spesifikasi teknis utama PCE-LES 108UV-365 yang paling relevan untuk pengguna industrial testing & measurement.
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Sumber cahaya | 8 LED UVA high-power |
| Panjang gelombang (light colour) | UV light 365–370 nm |
| Intensitas cahaya (referensi) | 2943 μW/cm² @ 20 cm @ 1000 Hz, 1% |
| 1731 μW/cm² @ 30 cm @ 1000 Hz, 1% | |
| 1045 μW/cm² @ 50 cm @ 1000 Hz, 1% | |
| Rentang frekuensi (FPM) | 60–9999,99 FPM (resolusi 0,01 FPM) |
| Akurasi (FPM 60–9999,99) | ±0,003% dari setting atau ±1 LSD |
| Rentang frekuensi (FPM) | 10000–300000 FPM (resolusi 0,1 FPM) |
| Akurasi (FPM 10000–300000) | ±0,003% dari setting atau ±1 LSD |
| Rentang frekuensi (Hz) | 1–5000 Hz (resolusi 0,01 Hz) |
| Akurasi (Hz) | ±0,003% dari setting atau ±1 LSD |
| Phase shift | -360° sampai 360° |
| Pulse width | 0,01–1% dari pulse duration; resolusi 0,01% |
| Pulse width (derajat) | 0,01°–3,60° dari 360°; resolusi 0,01° |
| Display | LC colour display, 2,8 inch |
| Waktu operasi | 3 jam (referensi: 100 Hz, duty 1%, brightness 70%) |
| Auto power-off | 2–10 menit, dapat dinonaktifkan |
| Proteksi | IP52 |
| Catu daya pengisian | 5 V DC, 2 A |
| Baterai | Li-ion internal 7,4 V; 2200 mAh |
| Kondisi operasi | -20 sampai 60 °C; 35–85% RH |
| Dimensi | 165 x 90 x 35 mm |
| Berat | 284 g |
| Kesesuaian EMC (seri terkait) | EU Directive 2014/30/EU; EN IEC 61326-2:2021 |
Tata Cara Pemakaian
Berikut langkah ringkas 5–7 tahap yang umum dipakai teknisi saat inspeksi:
Persiapan alat
Pastikan baterai cukup dan perangkat menyala stabil. (Waktu operasi tipikal 3 jam pada kondisi referensi.)
Tentukan area inspeksi dan posisi aman
Pastikan jarak kerja aman dari bagian berputar. Gunakan guarding dan SOP area kerja.
Set unit frekuensi sesuai kebutuhan
Pilih FPM atau Hz sesuai bahasa kerja tim (QC sering nyaman dengan RPM/FPM; engineer sering membandingkan dalam Hz).
Cari titik sinkron (objek tampak diam)
Mulai dari frekuensi perkiraan, lalu gunakan tombol x2 atau ÷2 untuk mendekati nilai sinkron dengan cepat.
Fine tuning sampai pola gerak stabil.
Optimasi tampilan dengan pulse width
Atur pulse width untuk mendapatkan “freeze” yang tajam tanpa kehilangan visibilitas, karena durasi kilatan mempengaruhi persepsi intensitas.
Gunakan phase shift bila perlu
Geser fase -360° sampai 360° untuk melihat bagian lain dalam satu siklus putaran tanpa memindahkan posisi kerja secara ekstrem.
Akhiri inspeksi dan amankan alat
Manfaatkan fitur display dimming/off dan auto power-off untuk efisiensi baterai saat idle.
Simpan dengan rapi; perangkat disebut disuplai dengan kabel USB-C dan service bag.
Catatan penting keselamatan: stroboscope dapat menciptakan ilusi “diam” pada komponen yang sebenarnya berputar. Pastikan area aman dan hindari tindakan yang berpotensi menyentuh bagian bergerak hanya karena terlihat stationary.
Cara Kerja / Metode Pengukuran
Prinsip kerja stroboscope berbasis efek stroboskopik: alat memancarkan kilatan cahaya periodik pada frekuensi tertentu. Saat frekuensi kilatan sama (atau kelipatan tertentu) dengan frekuensi gerak objek, posisi objek yang terlihat pada setiap kilatan jatuh pada titik yang sama, sehingga tampak diam. Mekanisme ini memungkinkan observasi detail pada RPM tinggi yang sulit ditangkap mata.
Pada PCE-LES 108UV-365, kontrol durasi kilatan dilakukan dengan digital pulse width modulation. Pulse width yang lebih sempit cenderung memberi “pembekuan” lebih tajam (karena eksposur cahaya lebih singkat), sedangkan pulse width lebih lebar dapat membantu visibilitas pada beberapa kondisi permukaan—dengan konsekuensi potensi blur yang meningkat. Phase shift membantu menggeser waktu kilatan terhadap siklus, sehingga teknisi bisa mengamati “sudut” yang berbeda dalam satu putaran.
UV 365–370 nm pada perangkat ini juga relevan untuk pekerjaan yang melibatkan indikasi fluoresen, karena UVA sering digunakan untuk membuat indikasi fluoresen tampak kontras di lingkungan gelap/terkontrol.
Kelengkapan Produk
Kelengkapan yang disebut dalam sumber produk meliputi:
Unit UV stroboscope PCE-LES 108UV-365
Kabel pengisian USB-C
Service bag
Sebagai pembanding kelengkapan di listing produk online, halaman PCE Instruments juga mencantumkan delivery scope termasuk USB-C cable, quick start guide, dan service bag.
Manfaat bagi Pengguna
Efisiensi kerja: inspeksi cepat tanpa membongkar unit atau menghentikan mesin terlalu sering, cocok untuk situasi line yang sensitif terhadap downtime.
Peningkatan kualitas: membantu QC melihat ketidakstabilan gerak yang berpengaruh pada hasil finishing, alignment, dan repeatability proses.
Penghematan biaya: deteksi dini slip, misalignment, atau gejala looseness membantu mencegah kerusakan lanjutan pada bearing, belt, dan komponen transmisi.
Pengurangan kesalahan: fase dan pulse width yang dapat diatur membuat observasi lebih repeatable, mengurangi “tebak-tebakan” saat membandingkan kondisi sebelum/sesudah perbaikan.
Keselamatan lebih baik: observasi non-kontak mengurangi kebutuhan mendekat/menyentuh komponen berputar (tetap wajib mengikuti SOP karena efek ilusi stroboskopik).
Mendukung program condition monitoring: stroboscope disebut dapat membantu pengukuran kecepatan dan vibrasi secara non-kontak dengan prinsip sinkronisasi frekuensi.
FAQ
Untuk apa alat ini digunakan?
Untuk observasi dan inspeksi gerak komponen berputar secara non-kontak. Saat frekuensi flash disetel sesuai frekuensi gerak, objek bisa tampak diam sehingga detailnya mudah diperiksa.Apakah pengukuran merusak material?
Tidak. Stroboscope bekerja dengan cahaya (kilatan UV), sehingga inspeksi bersifat non-kontak dan tidak merusak material selama digunakan sesuai prosedur.Bisa digunakan untuk material apa saja?
Umumnya bisa untuk berbagai objek berputar yang dapat “dipantulkan” atau terlihat saat terkena kilatan cahaya: pulley, belt, fan, rotor, drum, gear terbuka, dan komponen mesin lainnya. UV 365–370 nm juga membantu pada aplikasi yang melibatkan indikasi fluoresen.Apakah perlu kalibrasi?
Untuk inspeksi visual, biasanya fokus pada konsistensi setting dan prosedur. Jika digunakan sebagai rujukan frekuensi/kecepatan yang memerlukan ketertelusuran, pertimbangkan program kalibrasi internal sesuai kebijakan QA/QC perusahaan.Siapa yang cocok menggunakan alat ini?
Teknisi maintenance, engineer reliability, QC/QA, teknisi produksi, dan tim commissioning yang sering berhadapan dengan rotating equipment dan perlu inspeksi cepat tanpa kontak. Rentang frekuensi dan akurasi setting yang baik membuatnya relevan untuk kerja engineering.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya instrumentasi pengujian dan pengukuran dalam mendukung keandalan mesin, stabilitas proses, dan kualitas produk. Kami mengkhususkan diri melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti PCE-LES 108UV-365 dan perangkat pengujian industri lainnya untuk membantu perusahaan Anda meningkatkan efektivitas inspeksi, mempercepat diagnosis awal pada rotating equipment, dan menjaga konsistensi hasil di lapangan. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi inspeksi pada fasilitas produksi atau workshop, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Automotive Tester Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Automotive Tester PCE-LES 103UV-365-CTA-KIT
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-CT 80-FN3
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-CT 80-FN0D5
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-VE 800N4 1.5 m / 4-way-head / Ø 2.8 mm
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-CT 22BT-ICA incl. ISO Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-VE 1500-22190
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-MCM 10-ICA incl. ISO Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-LES 308UV-365
Lihat Produk★★★★★
Referensi
Pemantauan kondisi mesin berdasarkan sinyal getaran (Mekanika, FT UNS).
https://jurnal.ft.uns.ac.id/index.php/mekanika/article/download/45/41Diagnosis kerusakan bearing dengan analisis sinyal getaran (JTM Undip).
https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jtm/article/download/34453/27176Predictive maintenance mechanical looseness pada poros berputar berbasis LabVIEW (JRT1, PEI).
https://ejournal.pei.ac.id/index.php/JRT1/article/download/66/44/50
























