Teknisi Indonesia menggunakan UV stroboscope PCE-LES 303UV-385 untuk inspeksi pulley dan belt pada mesin berputar yang sedang beroperasi di area pabrik dengan APD lengkap.

PCE-LES 303UV-385: UV Stroboscope Portabel untuk Inspeksi Gerak Mesin Berputar yang Lebih Akurat dan Aman

Daftar Isi

Di lapangan, banyak masalah pada mesin berputar tidak muncul sebagai kerusakan “besar” yang langsung terlihat. Awalnya sering berupa gejala halus: kipas terlihat sedikit oleng, belt seperti “bergetar”, kopling tampak tidak stabil, atau ada variasi putaran yang terasa dari suara dan getaran. Tantangannya, saat mesin sedang beroperasi, mata manusia sulit menangkap detail gerak pada RPM tinggi. Inspeksi visual menjadi serba “kira-kira”, terutama ketika area kerja sempit, pencahayaan kurang ideal, atau operator harus menjaga jarak aman dari komponen berputar.

Jika kondisi seperti ini dibiarkan, risikonya bukan hanya penurunan kualitas proses (misalnya ketidakstabilan output, reject meningkat, atau finishing tidak konsisten), tetapi juga potensi downtime tak terencana. Komponen seperti bearing, belt, pulley, fan, atau rotor yang tidak berjalan “sehat” akan mempercepat keausan. Pada titik tertentu, kerusakan bisa menyebar ke komponen lain, memicu biaya perbaikan yang jauh lebih besar, dan meningkatkan risiko keselamatan kerja.

Di sinilah kebutuhan alat inspeksi non-kontak menjadi masuk akal: perangkat yang membantu “membekukan” gerak cepat menjadi tampak pelan atau seolah diam, sehingga teknisi dan QC bisa menilai kondisi mekanis tanpa menyentuh objek. PCE-LES 303UV-385 hadir sebagai UV stroboscope portabel untuk membantu inspeksi visual gerak mesin berputar secara lebih presisi, aman, dan terukur.

Deskripsi Singkat PCE-LES 303UV-385

PCE-LES 303UV-385 adalah UV stroboscope portabel dengan 3 LED UVA berdaya tinggi, dirancang untuk menganalisis pergerakan mesin berputar secara cepat dan praktis. Intensitas cahaya mencapai 317 µW/cm² pada jarak 30 cm, sehingga objek yang bergerak cepat dapat tampak “diam” saat frekuensi kilatan disinkronkan dengan putaran objek.

Alat ini mendukung pengaturan frekuensi kilatan dalam satuan FPM maupun Hz, dilengkapi phase shift -360 hingga 360 derajat untuk menggeser titik observasi, serta pulse width berbasis digital pulse width modulation untuk mengatur durasi kilatan sekaligus persepsi intensitas cahaya. Perangkatnya ringkas (pocket size), menggunakan baterai isi ulang, dan memiliki memori internal untuk kebutuhan pencatatan inspeksi.

Dalam konteks kepatuhan dan kompatibilitas elektromagnetik, seri PCE-LES 303 termasuk dalam deklarasi kesesuaian terhadap EU Directive 2014/30/EU dan standar EN IEC 61326-2:2021.

Fungsi & Kegunaan Produk

Pertanyaan paling praktis dari user industri biasanya sederhana: “bisa dipakai buat apa di lapangan?” Berikut fungsi utamanya.

Jenis pengukuran / observasi yang didukung

  • Observasi gerak mesin berputar dengan efek stroboskopik melalui pengaturan flash frequency (FPM dan Hz).

  • Pengamatan pada titik sudut tertentu melalui phase shift -360 sampai 360 derajat, membantu inspeksi posisi cacat/ketidakselarasan tanpa harus menunggu satu putaran penuh.

  • Pengaturan pulse width 0,01 sampai 1% untuk mengatur durasi kilatan, yang berdampak pada ketajaman visual objek cepat (kompromi antara “beku” vs “cukup terang”).

Kondisi penggunaan yang relevan

  • Inspeksi saat mesin tetap running (non-kontak), ketika shutdown tidak memungkinkan atau terlalu mahal secara produksi.

  • Area dengan kebutuhan portabilitas tinggi karena perangkat pocket size dan baterai isi ulang.

  • Kondisi pabrik yang menuntut perangkat tahan debu ringan dan percikan (IP52).

Masalah yang diselesaikan (contoh skenario kerja)

  • Menilai slip/ketidakstabilan belt dan pulley: belt yang sebenarnya “melompat” halus sering baru terlihat jelas saat geraknya tampak diam.

  • Memeriksa fan dan impeller: indikasi imbalance ringan dapat terlihat dari pola “bayangan beku” yang tidak konsisten.

  • Verifikasi kecepatan putar tanpa kontak: pengaturan frekuensi di FPM/Hz membantu teknisi menyamakan kilatan dengan RPM kerja.

  • Inspeksi titik tertentu pada rotor/kopling: phase shift memudahkan menggeser posisi tampilan tanpa mengubah setup fisik.

  • Program inspeksi berulang: fitur route measurement mendukung pencatatan rute (hingga 15 rute, 10 mesin per rute, 5 titik per mesin) sehingga inspeksi lebih konsisten antar shift atau antar tim.

Bidang / Industri Pengguna

  • Industri otomotif (assembly, komponen rotating, final inspection)

  • Manufaktur & fabrikasi (motor, gearbox, conveyor, fan, blower)

  • Pembangkit listrik & utilitas (pump, fan, rotating auxiliary)

  • Oil & gas dan petrokimia (rotating equipment, preventive inspection)

  • Maintenance & inspection (predictive maintenance, reliability)

  • Industri makanan & minuman (conveyor, mixer, blower, packaging line)

  • Industri pulp & paper (roll, fan, pump, drive system)

Keunggulan / Highlights

  • 3 LED UVA berdaya tinggi dengan intensitas 317 µW/cm² pada jarak 30 cm untuk observasi yang jelas pada objek bergerak cepat.

  • Pengaturan frekuensi fleksibel dalam FPM dan Hz, memudahkan adaptasi antara kebutuhan RPM dan kebutuhan sinkronisasi proses.

  • Quick adjustment via tombol x2 dan ÷2 untuk mempercepat “nyari titik diam” saat rpm berubah atau saat trial awal.

  • Phase shift -360 sampai 360 derajat untuk memindahkan titik observasi tanpa mengubah posisi operator atau objek.

  • Pulse width 0,01–1% (digital pulse width modulation) untuk mengatur durasi kilatan dan persepsi intensitas.

  • Trigger input dan output untuk sinkronisasi dengan sinyal eksternal (misalnya sensor) saat inspeksi membutuhkan referensi yang konsisten.

  • Route measurement dan memori internal, mendukung inspeksi periodik yang lebih terstruktur.

  • Portabilitas dan daya tahan kerja: baterai Li-ion internal 7,4 V 2200 mAh, waktu operasi 4,5 jam (pada kondisi uji tertentu), serta IP52.

Perbandingan & Posisi Produk

Perbandingan dengan metode manual/konvensional

Metode konvensional inspeksi visual biasanya mengandalkan:

  • Pengamatan langsung (mata) pada komponen berputar

  • Lampu senter atau lampu kerja umum

  • Estimasi “apakah terlihat oleng” berdasarkan intuisi

Masalahnya, pada RPM tinggi, detail gerak sulit ditangkap. Akibatnya, teknisi sering baru yakin setelah gejala membesar (suara makin keras, getaran meningkat, atau temperatur bearing naik). UV stroboscope membantu memindahkan inspeksi dari “feeling” menjadi observasi visual yang bisa diulang: objek tampak diam ketika frekuensi kilatan tepat, sehingga bentuk, posisi, dan pola gerak lebih mudah dievaluasi.

Posisi produk dalam kategori alat sejenis

Dalam kategori stroboscope portabel, PCE-LES 303UV-385 berada pada posisi perangkat inspeksi yang:

  • Mendukung rentang frekuensi luas (hingga 300.000 FPM dan 5.000 Hz) untuk berbagai jenis mesin.

  • Memiliki fitur lanjutan untuk pekerjaan maintenance yang “serius”, seperti phase shift, pulse width presisi, trigger I/O, serta route measurement.

  • Tetap portabel dan siap kerja lapangan, dengan baterai internal dan tas servis.

Tabel ringkas: konvensional vs stroboscope

AspekMetode visual konvensionalUV stroboscope PCE-LES 303UV-385
Kemampuan melihat detail pada RPM tinggiTerbatas, mudah biasObjek bisa tampak diam saat sinkron
Kecepatan menemukan “titik stabil”Trial lamaTombol x2/÷2 mempercepat penyesuaian
Observasi titik sudut tertentuSulitPhase shift -360..360 derajat
Konsistensi inspeksi berkalaTergantung orangRoute measurement terstruktur
Sinkronisasi dengan sensorUmumnya tidak adaTrigger input/output tersedia

Spesifikasi Teknis

ParameterNilai
TipeUV stroboscope portabel
Sumber cahaya3 high-power UVA LED
Intensitas cahaya635 µW/cm² @ 20 cm (1000 Hz, 1%); 317 µW/cm² @ 30 cm (1000 Hz, 1%); 115 µW/cm² @ 50 cm (1000 Hz, 1%)
Warna/panjang gelombang cahayaUV light 380–390 nm; juga tercantum 365–370 nm pada ringkasan produk
Rentang frekuensi (FPM)60–9.999,99 FPM (resolusi 0,01 FPM); 10.000–300.000 FPM (resolusi 0,1 FPM)
Rentang frekuensi (Hz)1–5.000 Hz (resolusi 0,01 Hz)
Akurasi frekuensi±0,003% dari setting atau ±1 LSD
Phase shift-360 hingga 360 derajat
Pulse width0,01–1% durasi pulsa; resolusi 0,01%
Trigger input/outputInput NPN 24 V DC; supply sensor 24 V/100 mA; output open-drain hingga 24 V, 50 mA
Route measurementHingga 15 rute; 10 mesin per rute; 5 titik per mesin
DisplayLC colour display 2,8 inch
Media penyimpananMemori internal
Waktu operasi4,5 jam (pada 100 Hz, 1%, brightness 70%)
Auto power-off2–10 menit, bisa dinonaktifkan
Kelas proteksiIP52
Catu daya pengisian5 V DC, 2 A
BateraiLi-ion internal 7,4 V; kapasitas 2200 mAh
Kondisi operasi-20 sampai 60 °C; 35–85% RH
Dimensi165 x 90 x 35 mm
Berat284 g
Kepatuhan EMCEU Directive 2014/30/EU; EN IEC 61326-2:2021 (seri PCE-LES 303)

Tata Cara Pemakaian

  1. Persiapan alat
    Pastikan baterai cukup dan perangkat siap digunakan. Jika diperlukan, siapkan kabel USB-C untuk pengisian dan pastikan area inspeksi aman (jarak, guarding, APD).

  2. Tentukan mode frekuensi
    Pilih satuan yang paling nyaman untuk pekerjaan: FPM untuk pendekatan RPM, atau Hz untuk kebutuhan sinkronisasi tertentu.

  3. Arahkan stroboscope ke objek berputar
    Atur jarak kerja sesuai kebutuhan visual. Untuk referensi intensitas, nilai 317 µW/cm² diukur pada 30 cm (pada kondisi uji tertentu).

  4. Sinkronkan sampai objek tampak diam
    Naikkan/turunkan frekuensi hingga pola gerak tampak stabil. Gunakan tombol x2 atau ÷2 untuk mempercepat pencarian frekuensi mendekati nilai yang benar.

  5. Fine-tuning menggunakan phase shift dan pulse width
    Gunakan phase shift untuk menggeser titik observasi (misalnya ingin “membekukan” tanda tertentu pada sudut berbeda). Atur pulse width untuk mendapatkan keseimbangan antara ketajaman visual dan intensitas kilatan.

  6. Gunakan trigger (opsional) jika butuh referensi eksternal
    Untuk inspeksi yang membutuhkan sinkronisasi dengan sensor, aktifkan input trigger mode agar flash frequency mengikuti sinyal trigger (rising/falling edge).

  7. Dokumentasi hasil inspeksi
    Manfaatkan memori internal dan skema route measurement agar inspeksi berkala lebih konsisten: rute, mesin, dan titik inspeksi bisa distandarkan.

Catatan penting: stroboscope dapat membuat objek tampak diam meski sebenarnya bergerak pada frekuensi harmonik (misalnya separuh/dua kali putaran). Praktik terbaiknya, lakukan verifikasi dengan menggeser frekuensi sedikit ke atas/bawah untuk memastikan “titik diam” yang dipilih memang representatif.

Cara Kerja / Metode Pengukuran

Prinsip kerja stroboscope sederhana namun sangat efektif: alat memancarkan kilatan cahaya pada frekuensi tertentu. Jika frekuensi kilatan sama dengan frekuensi gerak periodik objek (misalnya putaran), maka setiap kilatan “menangkap” objek pada posisi sudut yang sama. Akibatnya, mata melihat objek seolah tidak bergerak.

Pada PCE-LES 303UV-385, pengaturan pulse width dilakukan secara digital (digital pulse width modulation). Artinya, durasi kilatan dapat diubah sangat kecil (0,01–1%), sehingga operator bisa mengatur ketajaman tampilan: kilatan lebih singkat biasanya memberi efek “beku” lebih tajam, sementara kilatan lebih panjang membantu visibilitas ketika objek kurang reflektif atau jarak observasi lebih jauh.

Fitur phase shift menambahkan kontrol sudut: walau frekuensi sudah sinkron, operator dapat menggeser posisi tampilan dari -360 sampai 360 derajat. Dalam praktik, ini terasa seperti “memutar” titik beku ke posisi yang paling nyaman untuk inspeksi tanda, baut, keyway, label, atau indikasi tertentu pada komponen.

Kelengkapan Produk

  • Unit UV stroboscope PCE-LES 303UV-385

  • Kabel pengisian USB-C

  • Tas servis (service bag)

Manfaat bagi Pengguna

  • Efisiensi kerja
    Inspeksi visual pada RPM tinggi bisa dilakukan saat mesin tetap beroperasi, tanpa menunggu shutdown, sehingga waktu troubleshooting lebih singkat.

  • Peningkatan kualitas inspeksi
    Objek yang tampak “diam” memudahkan deteksi ketidakselarasan, slip, atau pola gerak yang tidak normal, terutama pada komponen berulang (belt, fan blade, coupling).

  • Penghematan biaya downtime
    Deteksi lebih dini membantu mencegah kerusakan yang membesar menjadi downtime panjang dan penggantian komponen yang lebih mahal.

  • Pengurangan kesalahan manusia
    Route measurement (rute-mesin-titik) membantu standarisasi inspeksi. Ini penting saat inspeksi dilakukan oleh banyak personel dan lintas shift.

  • Integrasi ke sistem inspeksi yang lebih rapi
    Trigger input/output memungkinkan sinkronisasi dengan sensor eksternal ketika inspeksi butuh referensi yang konsisten.

FAQ

  1. Untuk apa alat ini digunakan?
    Untuk membantu inspeksi gerak mesin berputar dengan efek stroboskopik, sehingga objek bergerak cepat dapat tampak diam dan lebih mudah dianalisis.

  2. Apakah pengukuran merusak material?
    Tidak. Penggunaan stroboscope bersifat non-kontak, jadi tidak menyentuh objek yang sedang berputar.

  3. Bisa digunakan untuk material apa saja?
    Umumnya bisa untuk komponen berputar apa pun selama pola geraknya periodik dan bisa terlihat (misalnya belt, pulley, fan, rotor, coupling). Untuk objek sangat gelap atau minim refleksi, pengaturan pulse width dan jarak observasi biasanya membantu.

  4. Apakah perlu kalibrasi?
    Dalam penggunaan rutin, yang penting adalah memastikan pengaturan frekuensi dan mode kerja sesuai prosedur inspeksi internal. Untuk pekerjaan yang menuntut keterlacakan, perusahaan biasanya mengatur jadwal verifikasi/kalibrasi sesuai sistem manajemen mutu.

  5. Siapa yang cocok menggunakan alat ini?
    Teknisi maintenance, engineer reliability, QC/QA di lini produksi, tim commissioning, serta decision maker yang ingin meningkatkan kualitas inspeksi mesin berputar tanpa menambah risiko keselamatan kerja.

Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya inspeksi mesin berputar yang konsisten dalam mendukung kualitas produksi dan keandalan aset. Kami melayani kebutuhan klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen pengujian dan pengukuran seperti PCE-LES 303UV-385 serta perangkat industri lainnya untuk membantu perusahaan Anda menekan risiko downtime, meningkatkan repeatability inspeksi, dan menjaga standar mutu. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi inspeksi rotating equipment di fasilitas Anda, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.

Rekomendasi Automotive Tester Unggulan untuk Kebutuhan Anda

Referensi

  1. DETEKSI KERUSAKAN BEARING PADA CONDENSATE PUMP DENGAN ANALISIS SINYAL VIBRASI. Retrieved from https://ejournal.itn.ac.id/flywheel/article/download/679/625/

  2. PEMELIHARAAN PREDIKTIF PADA BLOWER 248 kW STUDI KASUS DI PT. L. Retrieved from https://www.ejournal.pei.ac.id/index.php/JRT1/article/download/67/45

Bagikan artikel ini

Butuh Bantuan Pilih Alat?

Author picture

Tim customer service CV. Java Multi Mandiri siap melayani Anda!

Konsultasi gratis alat ukur dan uji yang sesuai kebutuhan Anda. Segera hubungi kami.