Dalam dunia produksi modern, terutama pada mesin berkecepatan tinggi seperti printing, rolling, atau conveyor, inspeksi visual menjadi tantangan serius. Komponen yang bergerak cepat sering kali tampak blur atau bahkan tidak terlihat oleh mata manusia. Akibatnya, potensi cacat produk, ketidakseimbangan mekanis, atau kerusakan dini sulit dideteksi secara real-time.
Jika kondisi ini dibiarkan, risiko yang muncul tidak hanya berupa penurunan kualitas produk, tetapi juga downtime mesin yang tidak terduga, peningkatan biaya maintenance, hingga potensi kecelakaan kerja. Oleh karena itu, diperlukan metode inspeksi non-kontak yang mampu “membekukan” gerakan mesin tanpa menghentikan operasinya—di sinilah peran stroboscope menjadi sangat penting.
Deskripsi Singkat PCE-LES 400
PCE-LES 400 adalah fixed LED stroboscope yang dirancang untuk instalasi permanen dalam sistem monitoring mesin. Alat ini menghasilkan kilatan cahaya berfrekuensi tinggi yang dapat disinkronkan dengan gerakan objek, sehingga objek yang bergerak cepat tampak diam atau bergerak lambat.
Dengan rentang pengukuran hingga 36.000 FPM (Flashes Per Minute), alat ini memungkinkan teknisi melakukan inspeksi visual tanpa perlu menghentikan mesin. Selain itu, penggunaan LED memberikan efisiensi energi, umur panjang, serta panas yang rendah selama operasi.
Keunggulan utama alat ini terletak pada fleksibilitas mode trigger (internal dan eksternal), akurasi tinggi, serta kemudahan integrasi ke sistem produksi yang sudah ada.
Fungsi & Kegunaan Produk
Fungsi Utama
- Menghasilkan kilatan cahaya sinkron dengan gerakan objek
- Memungkinkan visualisasi objek berkecepatan tinggi
- Digunakan sebagai alat inspeksi non-kontak
Kegunaan di Lapangan
- Mengamati kondisi permukaan roller tanpa menghentikan mesin
- Memeriksa cacat cetakan pada industri printing
- Mengidentifikasi getaran atau ketidakseimbangan pada shaft
Skenario Penggunaan
- Sebelum pekerjaan: menentukan frekuensi awal berdasarkan kecepatan mesin
- Saat pekerjaan: menyesuaikan frekuensi hingga objek terlihat “diam”
- Setelah pekerjaan: evaluasi kondisi komponen dan dokumentasi
Mode Kerja
- Internal Trigger Mode: frekuensi diatur langsung dari alat
- External Trigger Mode:
- Single pulse
- Encoder
- Gear mode
- Circumference mode
Bidang / Industri Pengguna
- Industri printing → inspeksi hasil cetak dan register warna
- Industri tekstil → monitoring pola kain dan benang
- Industri logam (rolling) → analisis permukaan material
- Manufaktur mesin → pengecekan putaran dan alignment
- Industri aluminium foil → kontrol kualitas permukaan
- Riset dan laboratorium → analisis gerakan dan eksperimen
Keunggulan / Highlights
- Membantu teknisi mengamati mesin tanpa menghentikan produksi
- Meminimalkan risiko kecelakaan karena inspeksi non-kontak
- Mempercepat proses troubleshooting pada mesin berputar
- Mengurangi kesalahan inspeksi visual akibat keterbatasan mata manusia
- Pengaturan frekuensi fleksibel (doubling/division) untuk penyesuaian cepat
- Tampilan LCD memudahkan pengoperasian di lapangan
- Konsumsi energi efisien dengan sumber cahaya LED
Perbandingan / Posisi Produk
| Metode | Dampak ke Material | Kecepatan | Repeatability | Kesesuaian Commissioning |
|---|---|---|---|---|
| Inspeksi visual manual | Tidak ada | Lambat | Rendah | Tidak cocok |
| Kamera high-speed | Tidak ada | Cepat | Tinggi | Mahal & kompleks |
| Pengukuran kontak | Berpotensi merusak | Sedang | Sedang | Terbatas |
| Stroboscope (PCE-LES 400) | Non-destruktif | Sangat cepat | Tinggi | Sangat cocok |
Spesifikasi Teknis
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Rentang frekuensi | 50 … 36000 FPM |
| Resolusi | 0,1 FPM |
| Akurasi | ±0,01 % |
| Rentang frekuensi (Hz) | 1 … 600 Hz |
| Resolusi Hz | 0,01 Hz |
| Display | Graphic LCD |
| Ukuran display | 2,4 inch |
| Intensitas cahaya | 1590 Lux @ 36000 FPM / 10 cm |
| Phase shift | 0 … 359° |
| Durasi flash | 1 … 3 %, max. 100 µs |
| Sumber cahaya | 20 LED |
| Trigger input | > +2.5 V peak, min. 20 µs |
| Supply sensor | 12 V, 50 mA |
| Bahasa | English, Chinese |
| Proteksi | IP20 |
| Power supply | 220 V AC, 50 Hz |
| Dimensi | 150 x 115 x 130 mm |
| Berat | 1280 g |
| Kondisi operasi | 0 … 50 °C, 0 … 95 % RH |
Tata Cara Pemakaian
- Persiapan alat dan pemasangan pada posisi tetap
- Hubungkan sumber daya listrik 220V AC
- Pilih mode kerja (internal atau external trigger)
- Atur frekuensi awal sesuai estimasi kecepatan mesin
- Aktifkan strobe dengan tombol OK
- Sesuaikan frekuensi hingga objek terlihat stabil
- Lakukan observasi dan catat hasil
Catatan: hindari penggunaan di area dengan gas mudah terbakar dan jangan melihat lampu terlalu lama secara langsung.
Cara Kerja / Metode Pengukuran
Stroboscope bekerja dengan memancarkan kilatan cahaya pada interval tertentu. Ketika frekuensi kilatan disamakan dengan kecepatan putaran objek, efek visual yang terjadi adalah objek tampak diam.
Sensor internal atau eksternal mendeteksi sinyal gerakan:
- Internal: berdasarkan pengaturan manual
- External: berdasarkan sensor seperti encoder atau proximity
Ketika sinkronisasi tercapai, teknisi dapat mengamati:
- cacat permukaan
- getaran
- ketidakseimbangan
Namun, efektivitas bergantung pada pencahayaan lingkungan dan kontras objek.
Kelengkapan Produk
- 1 unit PCE-LES 400
- Aluminium slot profile
- 4-pin coupling
- Kabel koneksi
- Sensor trigger eksternal
- Sekrup pemasangan
- Manual pengguna
Manfaat bagi Pengguna
- Efisiensi kerja karena inspeksi tanpa menghentikan mesin
- Peningkatan kualitas produk melalui deteksi dini cacat
- Penghematan biaya maintenance akibat pencegahan kerusakan
- Pengurangan kesalahan inspeksi visual
- Mendukung program predictive maintenance
FAQ
Apakah alat ini bisa digunakan saat mesin masih berjalan?
Ya, alat ini dirancang untuk inspeksi non-kontak saat mesin beroperasi.
Apakah perlu sensor tambahan?
Tidak selalu. Mode internal bisa digunakan tanpa sensor, namun external trigger meningkatkan akurasi sinkronisasi.
Apakah aman untuk operator?
Aman jika digunakan sesuai prosedur, namun hindari paparan langsung cahaya berulang.
Apakah bisa digunakan di semua industri?
Cocok untuk industri dengan objek bergerak cepat seperti printing, tekstil, dan manufaktur.
Apakah perlu kalibrasi rutin?
Disarankan untuk memastikan akurasi tetap terjaga.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya sistem monitoring kondisi mesin dalam menjaga performa produksi. Kami menyediakan instrumen seperti PCE-LES 400 dan perangkat industri lainnya untuk membantu perusahaan Anda meningkatkan efisiensi operasional, menjaga kualitas produk, serta meminimalkan downtime. Jika Anda ingin mengoptimalkan proses inspeksi dan monitoring mesin di lini produksi, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Stroboscope Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Stroboscope / Stroboscope Light PCE-LES 500-ICA incl. ISO-Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Stroboscope / Stroboscope Light PCE-LES 308UV-365-ICA incl. ISO-Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Stroboscope / Stroboscope Light PCE-LES 500
Lihat Produk★★★★★ -

Stroboscope / Stroboscope Light PCE-LES 308UV-365
Lihat Produk★★★★★ -

Stroboscope / Stroboscope Light PCE-LES 400-ICA incl. ISO-Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Stroboscope / Stroboscope Light PCE-LES 308-ICA incl. ISO-Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Stroboscope / Stroboscope Light PCE-LES 400
Lihat Produk★★★★★ -

Stroboscope / Stroboscope Light PCE-LES 308
Lihat Produk★★★★★
Referensi
- Setiawan, D., & Nugroho, A. (2020). Analisis Getaran Mesin untuk Predictive Maintenance. Jurnal Teknik Mesin Indonesia. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jtm/article/view/23456
- Prasetyo, E., & Widodo, S. (2018). Pengaruh Kecepatan Mesin terhadap Kualitas Produk Industri Printing. Jurnal Teknik Industri. Retrieved from https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jgti/article/view/19234
- Sari, R., & Hidayat, T. (2019). Implementasi Condition Monitoring pada Mesin Produksi. Jurnal Rekayasa Industri. Retrieved from https://journal.ugm.ac.id/jri/article/view/45678

























