Di banyak fasilitas laboratorium, farmasi, F&B, hingga plant kimia, kondisi lingkungan sering kali dianggap “sudah diatur oleh HVAC”, lalu berhenti sampai di situ. Padahal kenyataannya, QA/QC dan teknisi proses kerap bergulat dengan masalah yang sangat praktis: suhu ruang yang berubah tanpa ketahuan, kelembaban yang melonjak saat shift malam, atau tekanan barometrik yang memengaruhi kestabilan instrumen sensitif.
Contohnya:
-
Di laboratorium stabilitas obat, perubahan kelembaban beberapa persen saja bisa mengubah laju degradasi sampel.
-
Di ruang produksi makanan kering, kelembaban yang terlalu tinggi mempercepat penggumpalan bahan baku dan menurunkan umur simpan produk.
-
Di ruang penyimpanan standar acuan, deviasi suhu dan kelembaban membuat data kalibrasi alat lain ikut dipertanyakan.
Masalahnya bertambah rumit ketika pengukuran hanya mengandalkan termometer dan hygrometer sederhana yang tidak terkalibrasi. Angka bisa terlihat “cantik” di display, tetapi tidak dapat dipertanggungjawabkan saat audit. Di sisi lain, solusi berupa logger canggih dengan instalasi permanen sering kali terlalu mahal atau kurang fleksibel untuk pemantauan harian dan inspeksi manual.
Tim QA/QC kemudian berada di posisi sulit: mereka diminta menjamin bahwa kondisi lingkungan terkendali, namun alat yang tersedia tidak cukup akurat, tidak praktis dibawa keliling, atau tidak memiliki jejak kalibrasi yang jelas. Ketika auditor menanyakan “berapa ketidakpastian pengukuran kelembaban Anda?” atau “mana bukti kalibrasi alat portable ini?”, jawaban sering kali tidak memuaskan.
Inilah celah di mana sebuah meter lingkungan portabel yang:
-
dapat mengukur suhu, kelembaban, dan tekanan barometrik sekaligus,
-
cukup ringkas untuk inspeksi lapangan,
-
namun tetap didukung sertifikat kalibrasi ISO,
menjadi sangat relevan untuk laboratorium modern dan fasilitas industri yang berorientasi kepatuhan.
Platform Teknologi Pengukuran Lingkungan pada PCE-THB 38-ICA
Sensor kapasitif kelembaban dan RTD suhu
PCE-THB 38-ICA menggunakan kombinasi sensor kelembaban kapasitif dan sensor suhu berbasis RTD (Resistance Temperature Detector). Sensor kapasitif bekerja dengan prinsip perubahan kapasitansi pada material dielektrik yang sensitif terhadap air. Ketika kandungan uap air di udara meningkat, konstanta dielektrik material berubah, dan dari perubahan ini perangkat menghitung kelembaban relatif.
Keunggulan pendekatan ini:
-
Respon relatif cepat terhadap perubahan kelembaban.
-
Stabil untuk penggunaan jangka panjang jika dioperasikan dalam batas yang dianjurkan.
-
Cocok untuk rentang kelembaban menengah hingga tinggi, yang lazim dijumpai di laboratorium, ruang produksi, dan gudang.
Untuk suhu, RTD memberikan kestabilan dan linearitas yang baik. Dibandingkan termistor murah, RTD cenderung:
-
lebih konsisten di seluruh rentang 0–50 °C,
-
memiliki drift yang rendah,
-
memudahkan kalibrasi ulang jika diperlukan.
Kombinasi kedua sensor ini memastikan bahwa perhitungan kelembaban relatif tidak hanya mengandalkan satu parameter. Kelembaban sangat bergantung pada suhu, sehingga akurasi pengukuran suhu akan langsung memengaruhi hasil RH dan titik embun (dew point).
Pengukuran tekanan barometrik dan perhitungan titik embun
Selain suhu dan kelembaban, PCE-THB 38-ICA juga mengukur tekanan barometrik dalam rentang luas 10 sampai 1100 hPa. Di laboratorium dan fasilitas produksi, nilai tekanan ini berguna untuk:
-
memeriksa performa sistem HVAC dan sistem pressurization (misalnya ruang bersih yang harus sedikit positif terhadap koridor),
-
membantu interpretasi hasil pengukuran lain yang sensitif terhadap tekanan,
-
memahami kondisi cuaca sekitar bila pengukuran dilakukan di fasilitas outdoor atau semi-outdoor.
Perangkat ini juga menghitung suhu titik embun. Dew point sangat penting untuk aplikasi:
-
ruang penyimpanan bahan higroskopis (bahan farmasi kering, powder pangan),
-
proses pengeringan dan curing,
-
pencegahan kondensasi pada permukaan instrumen atau panel listrik.
Dengan mengetahui titik embun, teknisi dapat memperkirakan kapan dan di mana kondensasi berpotensi terbentuk, lalu menyesuaikan setting HVAC atau prosedur operasi.
Mengapa pendekatan ini lebih unggul daripada metode manual konvensional
Sebagian fasilitas masih menggunakan kombinasi: termometer ruangan, hygrometer analog, dan barometer terpisah. Selain memakan tempat, pendekatan ini memiliki beberapa kelemahan:
-
Tidak ada jaminan bahwa ketiga alat dikalibrasi dalam waktu yang sama.
-
Pembacaan dilakukan dari tiga display berbeda sehingga rawan salah baca atau salah catat.
-
Sulit menelusuri kembali apakah data berasal dari alat yang memang memenuhi spesifikasi akurasi tertentu.
Dengan pendekatan terintegrasi:
-
Satu perangkat mengukur tiga parameter utama sekaligus, mengurangi peluang salah identifikasi titik ukur.
-
Korelasi antara suhu, kelembaban, dan tekanan lebih mudah dianalisis karena diambil dari sumber yang sama.
-
Sertifikat kalibrasi ISO memastikan bahwa spesifikasi akurasi bukan sekadar angka di brosur, tetapi telah diverifikasi melalui laboratorium kalibrasi terakreditasi.
Bagi laboratorium QA/QC, cara ini jauh lebih memudahkan ketika menyusun dokumen validasi, risk assessment, maupun menjawab pertanyaan auditor.
PCE-THB 38-ICA sebagai Solusi Monitoring Lingkungan Terverifikasi
Ringkasan fungsi 3-in-1: termometer, hygrometer, barometer
PCE-THB 38-ICA adalah meter kelembaban relatif yang dirancang sebagai perangkat klimatologis portabel. Alat ini menggabungkan tiga fungsi utama:
-
Termometer: mengukur suhu udara 0 hingga 50 °C (32–122 °F).
-
Hygrometer: mengukur kelembaban relatif 10 hingga 95 %RH.
-
Barometer: mengukur tekanan barometrik 10 hingga 1100 hPa (mbar).
Di samping itu, perangkat menghitung suhu titik embun berdasarkan kombinasi suhu dan kelembaban.
Bagi pengguna di laboratorium, unit ini dapat berfungsi sebagai:
-
alat inspeksi rutin kondisi ruang penyimpanan sampel,
-
alat verifikasi silang terhadap sensor tetap yang terpasang di sistem BMS/HVAC,
-
perangkat pembelajaran di teaching lab untuk memperkenalkan konsep suhu, kelembaban, dan tekanan secara bersamaan.
Untuk sektor industri dan pengolahan air, PCE-THB 38-ICA membantu memeriksa:
-
kondisi ruang panel listrik dan kontrol yang harus terhindar dari kondensasi,
-
ruangan instrumentasi di WTP/WWTP yang perlu dijaga stabil,
-
area produksi yang memerlukan keseimbangan antara kenyamanan operator dan stabilitas proses.
Nilai tambah sertifikat kalibrasi ISO untuk QA/QC
Seri PCE-THB 38-ICA dikirim lengkap dengan sertifikat kalibrasi ISO. Artinya, sebelum sampai ke tangan pengguna, alat telah:
-
dibandingkan dengan standar acuan yang tertelusur,
-
dites pada beberapa titik pengukuran dalam rentang kerjanya,
-
dicatat hasil penyimpangan (deviation) yang dapat digunakan untuk perhitungan ketidakpastian.
Bagi laboratorium yang sudah atau menuju akreditasi ISO/IEC 17025, keberadaan sertifikat ini mempersingkat proses:
-
tidak perlu langsung mengirim alat lagi ke laboratorium kalibrasi sebelum digunakan,
-
data pengukuran pertama sudah dapat dipertanggungjawabkan,
-
mudah diintegrasikan dalam daftar master equipment dan SOP pengendalian peralatan.
Di pabrik farmasi, F&B, maupun industri kimia yang menerapkan GMP dan sistem dokumentasi ketat, sertifikat kalibrasi ini membantu menjawab pertanyaan klasik auditor: “Bagaimana Anda memastikan bahwa alat portable yang digunakan dalam inspeksi lingkungan sudah dikalibrasi?”
Desain Fisik dan Ergonomi untuk Penggunaan Lapangan
Dimensi ringkas dan bobot ringan
Secara fisik, PCE-THB 38-ICA dirancang sebagai handheld meter berukuran kompak. Berdasarkan data produsen, dimensinya sekitar 120 × 40 mm (sekitar 4,7 × 1,5 inci) dengan berat kurang dari 160 gram (termasuk baterai).
Ukuran ini membuat alat:
-
mudah dimasukkan ke saku jas lab atau pouch teknisi,
-
tidak melelahkan ketika digunakan berulang kali sepanjang shift untuk inspeksi berbagai ruangan,
-
cukup ringkas untuk dibawa saat audit internal maupun eksternal, sehingga auditor dapat melihat langsung pengukuran di lapangan.
Housing-nya dibuat dari material plastik yang kokoh dengan desain yang melindungi sensor internal. Produsen juga menyebut adanya “protected internal sensor” yang membantu melindungi sensor dari kerusakan mekanis ringan ketika alat dibawa-bawa.
Bagi pengguna di area produksi yang sibuk, aspek ergonomi ini penting. Meter yang terlalu besar atau berat cenderung ditinggal di satu titik, bukan digunakan aktif untuk inspeksi. Alat yang terlalu ringkih juga membuat teknisi enggan membawanya ke area yang ramai aktivitas. PCE-THB 38-ICA menyeimbangkan kebutuhan portabilitas dengan ketahanan untuk pemakaian harian.
Catu daya baterai dan batas lingkungan operasi
PCE-THB 38-ICA ditenagai oleh 4 baterai AAA. Beberapa implikasi praktis dari desain ini:
-
Baterai AAA mudah diperoleh di mana saja, termasuk di fasilitas industri di luar kota.
-
Tidak tergantung adaptor khusus, memudahkan penggunaan benar-benar mobile.
-
Penggantian baterai dapat dilakukan teknisi sendiri tanpa peralatan khusus.
Alat ini dilengkapi indikator level baterai, sehingga pengguna dapat memperkirakan kapan perlu membawa baterai cadangan sebelum melakukan inspeksi keliling yang panjang.
Untuk batas lingkungan operasi, rentang kerja yang direkomendasikan adalah 0 hingga 50 °C (32–122 °F). Artinya, alat cocok untuk:
-
ruangan laboratorium terkondisi,
-
gudang bahan baku,
-
ruang produksi dengan suhu moderat,
namun tidak ideal untuk lingkungan ekstrem seperti furnace area atau ruang dingin di bawah titik beku.
Informasi mengenai IP rating tidak dicantumkan pada data produk yang tersedia. Karena itu, alat sebaiknya dipakai di lingkungan kering atau setidaknya terlindung dari percikan cairan berlebih. Misalnya, ketika digunakan di WTP/WWTP atau area proses basah, letakkan alat cukup jauh dari spray, percikan, atau genangan air, dan simpan kembali dalam tas pelindung setelah selesai.
Antarmuka dan Pengalaman Pengguna
Layar digital dan indikator tingkat baterai
PCE-THB 38-ICA memiliki layar digital yang menampilkan hasil pengukuran dalam format angka besar sehingga mudah dibaca. Meskipun ukuran layar tidak disebutkan secara eksplisit, dari rancangan fisiknya tampak bahwa display mengisi sebagian besar sisi depan alat.
Layar digunakan untuk menampilkan:
-
suhu,
-
kelembaban relatif,
-
tekanan barometrik,
-
nilai titik embun,
-
ikon indikator baterai,
-
status fungsi seperti Min/Max atau Hold.
Indikator baterai sederhana ini terlihat sepele, tetapi membantu mencegah skenario yang tidak menyenangkan: inspeksi sedang berlangsung, namun baterai mendadak habis dan tidak ada cadangan. Dengan mengetahui level baterai sejak awal, tim dapat melakukan manajemen sederhana agar alat tetap siap pakai.
Tombol, navigasi, dan fungsi Min/Max/Hold
Tata letak tombol dibuat minimalis untuk memudahkan penggunaan bahkan oleh operator yang baru pertama kali memegang alat. Tombol-tombol utama (berdasarkan deskripsi fitur):
-
tombol on/off,
-
tombol untuk memilih fungsi Min/Max dan Hold,
-
tombol untuk mengatur satuan tekanan (hPa, mbar, mmHg, inHg),
-
tombol navigasi dasar lain yang terkait fungsi sekunder.
Fungsi-fungsi ini berguna untuk:
-
Min/Max:
Membantu memantau fluktuasi selama periode tertentu. Misalnya, saat menilai stabilitas ruang inkubasi, pengguna dapat mencatat nilai maksimum dan minimum kelembaban selama 30 menit. -
Hold:
Mengunci hasil pengukuran di layar ketika alat harus dijauhkan sebentar untuk dicatat atau ditunjukkan ke rekan kerja/auditor.
Alur pemakaian sehari-hari relatif sederhana: nyalakan alat, tunggu beberapa detik hingga pembacaan stabil, lalu arahkan sensor ke area yang diukur. Untuk kebutuhan pelatihan, antarmuka yang tidak “rumit tombol” ini membuat teaching lab dapat fokus pada konsep sainsnya, bukan pada cara menavigasi menu yang kompleks.
Fitur Kunci yang Mendukung Pekerjaan Harian
Satuan tekanan yang dapat dipilih
Tekanan barometrik pada PCE-THB 38-ICA dapat ditampilkan dalam beberapa satuan: hPa, mbar, mmHg, dan inHg. Fleksibilitas ini berguna karena standar pelaporan berbeda-beda antar industri dan negara.
Contohnya:
-
Di kalangan meteorologi Eropa, penggunaan hPa atau mbar umum.
-
Beberapa referensi teknik lama masih memakai mmHg.
-
Dalam dokumen yang berorientasi pasar internasional, inHg kadang muncul.
Dengan kemampuan mengganti satuan, pengguna tidak perlu melakukan konversi manual yang rawan salah hitung. Cukup sesuaikan ke satuan yang digunakan dalam SOP atau formulir Anda, lalu catat nilai yang terbaca.
Konstruksi housing yang tahan pakai untuk aplikasi harian
Housing PCE-THB 38-ICA dirancang sebagai perangkat portabel yang siap dibawa ke lapangan. Produsen menekankan:
-
desain enclosure yang tahan pakai,
-
sensor internal yang terlindungi,
-
konstruksi ringan.
Untuk penggunaan di laboratorium dan industri, hal ini berarti:
-
alat cukup tangguh untuk dipakai berpindah-pindah ruangan setiap hari,
-
lebih tahan terhadap benturan ringan atau jatuh dari meja rendah (dalam batas wajar),
-
cocok digunakan oleh banyak operator secara bergantian.
Ketahanan mekanis ini penting, terutama di pabrik di mana alat sering dipinjam antar shift dan tidak selalu diperlakukan sehalus instrumen meja. Walaupun tetap perlu kehati-hatian, desain yang kuat mengurangi risiko downtime akibat kerusakan bodi.
Integrasi Data dan Dukungan Dokumentasi
PCE-THB 38-ICA tidak dilengkapi antarmuka digital untuk transfer langsung ke PC (seperti USB atau Bluetooth) pada informasi yang tersedia. Namun, alat ini tetap mendukung dokumentasi yang baik melalui pembacaan yang stabil dan fungsi Min/Max/Hold.
Dalam praktik di QA/QC dan riset, pengukuran lingkungan sering kali dicatat pada:
-
lembar check sheet harian,
-
form inspeksi ruang penyimpanan,
-
logbook kalibrasi lingkungan.
Dengan:
-
tampilan angka yang jelas,
-
akurasi yang sudah diketahui dan tertulis di sertifikat kalibrasi,
-
kemampuan Menahan pembacaan (Hold),
pencatatan manual menjadi lebih rapi dan dapat diaudit. Anda bisa:
-
Mengukur di titik tertentu (misal: “rak tengah ruang stabilitas 25 °C/60 %RH”).
-
Tekan Hold untuk mengunci display.
-
Catat nilai suhu, kelembaban, dan tekanan di form.
-
Jika perlu, lampirkan salinan sertifikat kalibrasi sebagai bukti bahwa angka tersebut berasal dari alat yang terverifikasi.
Pendekatan ini barangkali tidak seotomatis logger data, tetapi bagi banyak fasilitas yang masih mengandalkan inspeksi manual, PCE-THB 38-ICA memberikan titik tengah yang menarik antara akurasi, fleksibilitas, dan biaya.
Spesifikasi Teknis PCE-THB 38-ICA
Tabel spesifikasi lengkap
Berikut ringkasan spesifikasi berdasarkan informasi resmi produsen yang terdapat pada materi produk PCE-THB 38:
| Parameter | Rentang pengukuran | Resolusi | Akurasi (typ.) | Keterangan |
|---|---|---|---|---|
| Suhu udara | 0 … 50 °C (32 … 122 °F) | 0,1 °C / 0,18 °F | ± 0,8 °C / ± 1,4 °F | Sensor RTD internal |
| Kelembaban relatif udara | 10 … 95 %RH | 0,1 %RH | ± 3% dari pembacaan atau ± 1%RH (< 70%RH, maks. ± 3%RH) | Sensor kapasitif |
| Tekanan barometrik | 10 … 1100 hPa (mbar) | 0,1 hPa (hingga 1000 hPa); 1 hPa di atasnya | ± 1,5 hPa hingga 1000 hPa; ± 2 hPa di atasnya | Satuan dapat dipilih |
| Suhu titik embun (dew point) | -25 … 49 °C / -20,2 … 120,2 °F | 0,01 °C / 0,018 °F | Bergantung akurasi suhu & RH | Dihitung dari suhu dan RH |
| Suhu operasi | 0 … 50 °C (32 … 122 °F) | – | – | Untuk badan alat |
| Catu daya | 4 × baterai AAA | – | – | Indikator level baterai tersedia |
| Dimensi | Sekitar 120 × 40 mm (4,7 × 1,5 in) | – | – | Desain handheld |
| Berat (dengan baterai) | Sekitar 160 g (< 1 lb) | – | – | Mudah dibawa |
| Fitur tambahan | Min/Max, Hold, indikator baterai, sensor terlindungi | – | – | Kalibrasi ISO disertakan |
Cara membaca spesifikasi bagi pengguna baru
Bagi sebagian pengguna, angka-angka dalam tabel di atas mungkin terlihat abstrak. Berikut beberapa cara sederhana memaknainya:
-
Akurasi suhu ±0,8 °C berarti ketika alat menunjukkan 25,0 °C, suhu sebenarnya diperkirakan berada di antara sekitar 24,2 sampai 25,8 °C. Untuk banyak aplikasi ruang lab dan gudang, ini sudah memadai.
-
Akurasi kelembaban ±3% dari pembacaan berarti pada 60 %RH, nilai sebenarnya kira-kira di kisaran 57–63 %RH. Ini cukup untuk pemantauan lingkungan, walaupun untuk kalibrasi standar higrometer presisi mungkin diperlukan alat khusus dengan akurasi lebih tinggi.
-
Rentang tekanan 10–1100 hPa mencakup kondisi dari tekanan sangat rendah hingga sedikit di atas tekanan atmosfer normal (~1013 hPa), sehingga aman untuk berbagai ketinggian lokasi.
Dengan memahami arti akurasi ini, QA/QC dapat memasukkan angka ketidakpastian pengukuran ke dalam perhitungan stabilitas proses dan kajian risiko.
Panduan Memilih Aksesori dan Pengaturan Tambahan
Contoh rentang pengukuran dan aplikasi
Walaupun PCE-THB 38-ICA tidak menggunakan probe terpisah, Anda tetap perlu menyesuaikan cara pakai dengan aplikasi. Tabel berikut memberi gambaran rentang nilai yang umum ditemui dan contoh penerapannya:
| Lingkungan / aplikasi | Suhu tipikal (°C) | Kelembaban tipikal (%RH) | Catatan penggunaan alat |
|---|---|---|---|
| Laboratorium kimia umum | 20–25 | 40–60 | Memantau kenyamanan dan stabilitas instrumen |
| Ruang stabilitas farmasi 25 °C/60 %RH | 25 | 60 | Verifikasi silang terhadap sensor tetap |
| Gudang bahan baku pangan kering | 20–30 | 50–70 | Mencegah penggumpalan dan jamur |
| Ruang kontrol WTP/WWTP | 20–30 | 50–80 | Menghindari kondensasi di panel listrik |
| Teaching lab kampus | 20–27 | 50–70 | Media belajar konsep suhu-RH-tekanan |
Aksesori pendukung dan faktor yang memengaruhi hasil
Beberapa aksesori non-spesifik yang sering disertakan atau dapat ditambahkan oleh pengguna:
-
Tas atau case pelindung untuk membawa alat di lapangan.
-
Baterai cadangan AAA berkualitas baik.
-
Tripod atau stand sederhana jika ingin membiarkan alat mengukur di satu titik dalam waktu tertentu.
Faktor yang memengaruhi hasil pengukuran:
-
Aliran udara: jangan menempelkan alat ke dinding atau permukaan dingin; biarkan ada sirkulasi udara sekitar sensor.
-
Sumber panas lokal: hindari menempatkan alat dekat lampu kuat, motor, atau exhaust panas.
-
Waktu stabilisasi: beri waktu beberapa menit ketika memindahkan alat dari lingkungan yang sangat berbeda (misalnya dari luar ruangan panas ke ruang ber-AC).
Dengan memperhatikan faktor-faktor ini, pembacaan suhu, kelembaban, dan tekanan akan lebih representatif terhadap kondisi sesungguhnya di area pengujian.
Penerapan di Dunia Nyata: Dua Skenario Penggunaan
Studi kasus hipotetik di fasilitas farmasi
Bayangkan sebuah pabrik farmasi yang sedang mempersiapkan audit GMP. Mereka memiliki sistem HVAC dan BMS yang memantau suhu dan kelembaban di beberapa ruang produksi dan ruang stabilitas. Namun, auditor biasanya meminta bukti verifikasi silang menggunakan alat portable yang terkalibrasi.
Sebelum memiliki PCE-THB 38-ICA, tim QA menggunakan hygrometer sederhana tanpa sertifikat kalibrasi. Ketika data BMS menunjukkan deviasi, mereka sulit menentukan apakah masalah ada di sensor tetap atau di alat portable yang digunakan untuk cek silang. Diskusi dengan auditor pun memakan waktu.
Setelah mengadopsi PCE-THB 38-ICA dengan sertifikat kalibrasi ISO:
-
Mereka menyusun prosedur inspeksi lingkungan mingguan menggunakan alat ini.
-
Setiap kali BMS menunjukkan alarm, teknisi membawa PCE-THB 38-ICA ke titik tersebut untuk verifikasi.
-
Data suhu, kelembaban, dan tekanan dicatat di form khusus bersama nomor seri alat dan nomor sertifikat kalibrasi.
Dalam satu siklus audit, auditor menelusuri kembali beberapa alarm historis dan menemukan bukti verifikasi silang yang konsisten. Hasilnya, waktu yang dihabiskan untuk diskusi “apakah alat portable-nya akurat?” berkurang signifikan, dan fokus bergeser ke perbaikan proses yang lebih substansial.
Studi kasus di gudang bahan baku pangan
Sebuah perusahaan F&B yang memproduksi produk snack kering mengalami masalah penggumpalan pada bahan baku tepung dan bumbu. Mereka sudah memasang termometer dan hygrometer di beberapa titik, tetapi alat tersebut tidak selalu terawat dan tidak diketahui status kalibrasinya.
Setelah dilakukan investigasi internal, mereka memutuskan untuk:
-
menetapkan beberapa titik inspeksi kelembaban di gudang,
-
menggunakan PCE-THB 38-ICA sebagai alat standar inspeksi manual,
-
mencatat nilai Min/Max harian pada jam tertentu.
Dalam beberapa minggu, data menunjukkan bahwa pada jam-jam tertentu kelembaban ruangan naik di atas 75 %RH meski suhu relatif stabil. Dengan informasi ini, tim engineering menyesuaikan pengaturan ventilasi dan menambah pengendalian kelembaban lokal.
Dalam jangka beberapa bulan, keluhan penggumpalan bahan baku menurun, dan variabilitas kualitas produk akhir ikut berkurang. PCE-THB 38-ICA bukan satu-satunya faktor, tetapi ia menyediakan data lingkungan yang cukup dapat dipercaya untuk menjadi dasar keputusan teknis.
Langkah Praktis Menggunakan PCE-THB 38-ICA di Fasilitas Anda
Persiapan alat sebelum pengukuran
-
Pastikan baterai dalam kondisi cukup; cek indikator baterai.
-
Keluarkan alat dari tas atau case, biarkan beberapa saat agar menyesuaikan dengan suhu ruangan.
-
Jika baru dibawa dari luar ruangan yang sangat panas atau dingin, beri waktu stabilisasi beberapa menit.
-
Pastikan permukaan sensor tidak tertutup tangan atau benda lain.
Prosedur pengukuran di area produksi atau laboratorium
-
Nyalakan PCE-THB 38-ICA.
-
Pilih satuan tekanan yang sesuai dengan SOP (misalnya hPa).
-
Bawa alat ke titik pengukuran yang diinginkan:
-
misalnya tengah ruangan laboratorium,
-
di antara rak gudang bahan baku,
-
dekat, tetapi tidak menempel, pada area kritis seperti inkubator atau chamber stabilitas.
-
-
Pegang alat pada posisi yang memungkinkan sirkulasi udara bebas di sekitar sensor.
-
Tunggu hingga pembacaan stabil (angka tidak banyak berubah).
-
Tekan Hold jika perlu menahan pembacaan sambil mencatat.
-
Jika ingin menilai fluktuasi, aktifkan fungsi Min/Max dan biarkan alat di titik tersebut dalam periode tertentu, lalu baca nilai minimum dan maksimum yang tercatat.
Tips menjaga konsistensi data dari waktu ke waktu
-
Gunakan titik pengukuran yang sama dari hari ke hari; beri penandaan sederhana di ruangan.
-
Catat tidak hanya angka, tetapi juga waktu, tanggal, dan kondisi khusus (misalnya pintu sering dibuka, sedang ada proses pembersihan).
-
Simpan salinan sertifikat kalibrasi ISO bersama logbook pengukuran.
-
Jadwalkan kalibrasi ulang sesuai rekomendasi internal atau persyaratan akreditasi.
-
Jika beberapa orang menggunakan alat yang sama, buat instruksi singkat satu halaman yang ditempel dekat tempat penyimpanan alat agar semua orang mengikuti prosedur yang konsisten.
Kesimpulan dan Rekomendasi
PCE-THB 38-ICA menawarkan kombinasi menarik antara fungsi, portabilitas, dan kepatuhan. Dengan satu perangkat, Anda mendapatkan pengukuran suhu, kelembaban relatif, tekanan barometrik, dan titik embun, lengkap dengan sertifikat kalibrasi ISO yang siap mendukung kebutuhan dokumentasi di laboratorium dan industri.
Untuk laboratorium QA/QC, teaching lab, fasilitas farmasi, pabrik makanan dan minuman, hingga pengolahan air yang membutuhkan kontrol kondisi ruang panel ataupun laboratorium pengujian, alat ini dapat berperan sebagai:
-
alat inspeksi rutin yang ringan dan mudah dibawa,
-
referensi portable untuk verifikasi silang sistem monitoring tetap,
-
sarana edukasi tentang hubungan suhu–kelembaban–tekanan.
PCE-THB 38-ICA paling cocok bagi organisasi yang:
-
mengandalkan inspeksi manual tetapi tetap memerlukan jejak kalibrasi yang jelas,
-
ingin meningkatkan kualitas data lingkungan tanpa langsung berinvestasi pada sistem monitoring permanen yang mahal,
-
membutuhkan satu alat praktis yang bisa dipakai lintas departemen.
Jika kebutuhan Anda mencakup logging otomatis jangka panjang dengan transfer data digital ke PC atau sistem LIMS, mungkin diperlukan perangkat tambahan atau sistem lain. Namun sebagai meter lingkungan portabel dengan fokus pada akurasi dasar dan kepatuhan kalibrasi, PCE-THB 38-ICA adalah pilihan yang solid dan mudah diintegrasikan ke dalam workflow yang sudah ada.
(FAQ)
1. Apakah PCE-THB 38-ICA bisa menyimpan data secara otomatis?
Pada informasi yang tersedia, alat ini tidak dilengkapi memori internal untuk penyimpanan data berurutan seperti data logger. Pengukuran dicatat secara manual oleh pengguna, dibantu fungsi Hold dan Min/Max.
2. Seberapa sering alat ini perlu dikalibrasi ulang?
Interval kalibrasi bergantung pada kebijakan mutu internal dan intensitas penggunaan. Banyak laboratorium memilih interval 1 tahun untuk alat sejenis. Namun, karena PCE-THB 38-ICA sudah dikirim dengan sertifikat kalibrasi ISO, Anda dapat menggunakannya sebagai titik awal dan menyesuaikan interval kalibrasi berikutnya sesuai hasil evaluasi.
3. Apakah alat ini aman digunakan di area proses basah seperti WTP/WWTP?
Alat dapat digunakan untuk inspeksi di area tersebut selama tetap dijaga dari percikan dan genangan air. IP rating tidak dicantumkan, sehingga sebaiknya alat tidak dibiarkan di area yang sangat lembap atau basah dalam waktu lama. Simpan kembali di tempat kering setelah digunakan.
4. Apakah PCE-THB 38-ICA cocok untuk ruang bersih (cleanroom)?
Untuk cleanroom, alat ini bisa digunakan sebagai perangkat inspeksi atau verifikasi silang, terutama bila Anda membutuhkan pembacaan cepat. Pastikan prosedur masuk-keluar alat mengikuti aturan kebersihan setempat (misalnya pembersihan permukaan sebelum dibawa masuk).
5. Bisakah alat ini digunakan untuk keperluan pengajaran di kampus?
Ya, alat ini cukup sederhana untuk dipahami mahasiswa, sekaligus cukup akurat dan terkalibrasi sehingga hasil praktikum dapat dikaitkan dengan praktik laboratorium profesional.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pemantauan suhu, kelembaban, dan tekanan udara dalam mendukung berbagai proses penelitian dan produksi Anda. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas seperti PCE-THB 38-ICA Relative Humidity Meter dengan sertifikat kalibrasi ISO serta perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan pengendalian kondisi lingkungan, memastikan kualitas data yang konsisten, dan memenuhi persyaratan audit maupun regulasi. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pemantauan lingkungan di laboratorium, fasilitas produksi, atau area penyimpanan kritis, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Humidity Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda
Referensi
-
Jesika, J. A. (2022). EVALUASI KESESUAIAN PENYIMPANAN OBAT DI APOTEK KEM KEM CENDANA SAMARINDA TAHUN 2022. Jurnal Farmasi Etam (JFE), 2(2). Retrieved from https://jkd.stikesdirgahayusamarinda.ac.id/index.php/jfe/article/view/296
-
Zuhri, K., Ikhwan, A., & Fahurian, F. (2021). SISTEM MONITORING SUHU DAN KELEMBAPAN PADA RUANG PENYIMPANAN ROTI BERBASIS INTERNET OF THING (IOT). Jurnal Teknologi dan Informatika (JEDA), 2(1). Retrieved from https://jurnal.umitra.ac.id/index.php/JEDA/article/view/978


















