Seorang teknisi laboratorium Indonesia menggunakan Air Humidity Meter PCE-THD 50-ICA untuk mengukur suhu dan kelembapan di ruang produksi minuman dengan latar tangki stainless dan instalasi pipa.

PCE-THD 50-ICA: Air Humidity Meter Portabel Dengan Data Logger Untuk Kendali Lingkungan Laboratorium & Industri

Daftar Isi

Di banyak fasilitas produksi dan laboratorium, suhu dan kelembapan sering dianggap “sekadar angka di layar” sampai muncul masalah nyata: batch produk ditolak, sampel uji tidak konsisten, jamur tumbuh di gudang bahan baku, atau instrumen sensitif mendadak rusak. Semua itu berawal dari lingkungan yang tidak terkontrol dengan baik.

Untuk QA/QC dan riset, fluktuasi kecil saja pada suhu dan kelembapan bisa mengubah hasil:

  • Di laboratorium farmasi dan biotek, kelembapan berlebihan mempercepat degradasi bahan aktif dan merusak media kultur.

  • Di industri makanan & minuman, ruang produksi yang terlalu lembap memicu kondensasi pada lini pengisian dan meningkatkan risiko kontaminasi mikroba.

  • Di WTP/WWTP, ruangan panel dan instrumen analitik membutuhkan kelembapan stabil agar elektronik tidak korosi.

  • Di ruang budidaya tanaman, greenhouse, dan hidroponik, kelembapan menentukan efisiensi transpirasi dan risiko penyakit daun.

  • Di teaching lab kampus, pengelolaan suhu-kelembapan yang buruk membuat praktikum sulit diulang dengan hasil yang konsisten.

Masalah lainnya adalah soal dokumentasi. Banyak organisasi sudah punya termohigrometer, tetapi:

  • Tidak ada data logging, sehingga tidak ada bukti tren untuk keperluan audit.

  • Kerapatan data terlalu rendah, sehingga lonjakan kelembapan singkat tidak pernah terekam.

  • Kalibrasi tidak jelas, sehingga tim QA tidak percaya pada angka yang ditampilkan.

  • Pengukuran titik panas (hot spot) suhu—misalnya di oven, inkubator, atau drying room—sulit dilakukan karena alat tidak mendukung termokopel eksternal.

Di sinilah kebutuhan akan air humidity meter yang tidak hanya bisa mengukur, tetapi juga mencatat, terkalibrasi secara resmi, dan fleksibel untuk berbagai titik pengukuran menjadi sangat penting. PCE-THD 50-ICA hadir tepat di ruang masalah tersebut.

Prinsip Kerja PCE-THD 50-ICA: Kombinasi Sensor Kelembapan Digital dan Termokopel Tipe K

PCE-THD 50-ICA menggabungkan dua teknologi yang saling melengkapi:

  1. Sensor kelembapan & suhu internal untuk monitoring lingkungan.

  2. Masukan termokopel tipe K untuk pengukuran suhu proses yang jauh lebih luas.

Untuk pengukuran kelembapan dan suhu ruangan, alat ini menggunakan sensor digital yang mengukur:

  • Suhu udara (air temperature)

  • Kelembapan relatif (relative humidity, %RH)

Dari dua parameter ini, instrument menghitung nilai turunan:

  • Dew point (titik embun)

  • Wet bulb temperature (suhu bola basah)

Perhitungan dew point dan wet bulb penting untuk:

  • Analisis risiko kondensasi di ruangan panel listrik, ruang produksi, atau gudang.

  • Studi kenyamanan termal di ruangan kerja, teaching lab, atau area publik.

  • Perhitungan beban pendinginan pada sistem HVAC.

Sementara itu, port termokopel tipe K memberikan rentang pengukuran suhu yang jauh lebih lebar, mulai dari -100 hingga 1372 °C. Ini memungkinkan:

  • Pengukuran suhu bak plating dan galvanis.

  • Pengukuran suhu furnace, oven pengering, atau incinerator.

  • Validasi suhu pada SIP/CIP atau proses termal lainnya.

Begitu probe termokopel terhubung dan dikenali, tampilan suhu otomatis beralih dari sensor internal ke termokopel tanpa perlu pengaturan rumit. Pendekatan ini memberi fleksibilitas tinggi: satu instrument bisa untuk monitoring ruangan dan sekaligus untuk inspeksi suhu proses.

Secara jangka panjang, kombinasi sensor internal + termokopel ini mengurangi kebutuhan membeli banyak alat terpisah. Kalibrasi pun lebih sederhana karena Anda cukup mengelola satu perangkat utama dengan sertifikat kalibrasi ISO, bukan beberapa unit dengan standar berbeda.

Sekilas tentang PCE-THD 50-ICA dan Posisi Uniknya di Kelas Air Humidity Meter

PCE-THD 50-ICA adalah air humidity meter portabel yang dilengkapi sertifikat kalibrasi ISO (ICA). Sertifikat ini sangat penting bagi laboratorium terakreditasi maupun industri yang menerapkan ISO 9001, ISO 17025, GMP, atau HACCP, karena:

  • Menunjukkan bahwa alat telah dibandingkan dengan standar yang tertelusur.

  • Memudahkan dokumentasi kalibrasi dalam sistem mutu.

  • Menghemat biaya dan waktu dibanding mengirim alat ke lab kalibrasi sebelum dipakai.

Beberapa hal yang membuat PCE-THD 50-ICA menonjol dibanding banyak termohigrometer biasa:

  • Rentang suhu ruangan yang luas: -20 hingga 60 °C.

  • Rentang kelembapan 0 hingga 100 %RH.

  • Input termokopel tipe K hingga 1372 °C.

  • Fungsi data logger dengan memori sampai 32.000 titik ukur.

  • Perhitungan otomatis dew point dan wet bulb.

  • Baterai Li-ion 3,7 V yang dapat diisi ulang via micro USB.

  • Paket sudah termasuk termokopel tipe K, kabel USB, software PC, dan sertifikat kalibrasi ISO.

Bagi QA/QC dan R&D, kombinasi ini berarti bisa melakukan:

  • Mapping suhu-kelembapan ruangan produksi atau gudang.

  • Validasi suhu proses termal menggunakan termokopel.

  • Penyimpanan data untuk audit atau investigasi deviasi.

Dengan kata lain, PCE-THD 50-ICA bukan sekadar “termohigrometer rumahan”, melainkan instrumen yang siap masuk ke lingkungan regulasi ketat, namun tetap mudah digunakan di lapangan.

Desain, Dimensi, dan Kenyamanan Penggunaan di Lapangan

Dari sisi fisik, PCE-THD 50-ICA dirancang agar nyaman digenggam sekaligus cukup kokoh untuk pemakaian industri.

  • Dimensi: 162 mm x 88 mm x 32 mm (sekitar 6,3 x 3,4 x 1,2 inci).

  • Berat: 248 g (8,74 oz).

Ukuran ini pas untuk dibawa dengan satu tangan tanpa terasa ringkih. Panel depan umumnya menampilkan:

  • Layar LC besar dengan backlight.

  • Tombol-tombol fungsi di bawah atau di sekitar layar untuk mengakses menu, memulai logging, dan mengatur parameter.

  • Port micro USB di bagian bawah atau samping untuk pengisian baterai dan transfer data.

  • Jack termokopel tipe K di bagian atas atau sisi instrumen.

Baterai internal menggunakan Li-ion 3,7 V yang dapat diisi ulang via micro USB. Ini memudahkan:

  • Pengisian dari adaptor standar, power bank, atau port USB PC.

  • Mengurangi biaya penggantian baterai sekali pakai.

  • Mendukung penggunaan lapangan yang intensif tanpa sering membuka casing.

Untuk lingkungan operasi, pabrikan menyarankan:

  • Suhu operasi: 0 hingga 40 °C (32–104 °F).

  • Kelembapan operasi: <80 %RH, non-kondensasi.

Artinya, alat ini ideal untuk ruangan laboratorium, ruang produksi indoor, gudang, dan area teknis, tetapi tidak dianjurkan untuk dipakai dalam kondisi lembap ekstrem dengan kondensasi atau hujan langsung. Pabrikan tidak menyebutkan IP rating khusus, sehingga sebagai praktik aman, sebaiknya:

  • Menghindari penggunaan di area dengan percikan air kuat.

  • Menyimpan alat di tas atau box pelindung saat berpindah lokasi.

  • Tidak meninggalkan alat di dalam mobil yang terparkir di bawah matahari langsung dalam waktu lama.

Untuk penyimpanan:

  • Suhu: -10 hingga 60 °C (14–140 °F).

  • Kelembapan: <80 %RH, non-kondensasi.

Bagi tim field service atau operator plant, kombinasi berat ringan, baterai isi ulang, dan port USB membuat PCE-THD 50-ICA praktis untuk dibawa dari satu titik pengukuran ke titik lain tanpa banyak aksesori tambahan.

Layar, Tombol, dan Pengalaman Operasional Sehari-hari

Antarmuka PCE-THD 50-ICA dirancang agar teknisi yang baru pertama kali memegang alat pun dapat menggunakannya setelah penjelasan singkat. Layar LC dengan backlight memungkinkan pembacaan yang jelas bahkan di ruangan yang kurang terang, seperti ruang panel, ruang AHU, atau basement.

Umumnya, layar menampilkan:

  • Suhu udara atau suhu termokopel (°C/°F).

  • Kelembapan relatif (%RH).

  • Nilai turunan seperti dew point atau wet bulb, tergantung mode.

  • Indikator status logging, memori, dan baterai.

Tombol fisik digunakan untuk:

  • Menghidupkan/mematikan alat.

  • Memilih parameter yang ingin ditampilkan.

  • Mengaktifkan/menonaktifkan backlight.

  • Mengatur waktu sampling dan mulai/stop data logging.

  • Menelusuri data yang tersimpan internal (99 titik yang dapat dibaca langsung di alat).

Pengalaman pengguna sehari-hari cukup sederhana:

  1. Nyalakan alat dan biarkan beberapa saat untuk stabilisasi sensor.

  2. Pilih satuan (°C/°F) jika diperlukan.

  3. Tempatkan alat di lokasi pengukuran atau pegang pada posisi yang mewakili kondisi ruangan.

  4. Jika perlu merekam tren, aktifkan fungsi logging dengan interval yang sesuai.

Fitur kualitas hidup yang membantu di lapangan antara lain:

  • Backlight layar untuk pembacaan di lokasi redup.

  • Memori internal ringkas (99 titik) yang bisa dicek langsung tanpa PC, cocok untuk inspeksi singkat.

  • Memori besar 32.000 titik yang dapat diunduh ke PC via micro USB dan software bawaan.

Auto-off biasanya disertakan pada instrumen jenis ini untuk menghemat baterai, meski pengaturan detailnya mengikuti menu di perangkat. Dengan antarmuka seperti ini, tool dapat dipakai baik oleh engineer berpengalaman maupun mahasiswa yang menggunakan perangkat di teaching lab.

Fungsi Kunci yang Membuat Pengukuran Lebih Konsisten dan Terbukti di Audit

Dibanding meter kelembapan sederhana, PCE-THD 50-ICA membawa beberapa fungsi yang sangat berguna untuk lingkungan QA/QC dan industri yang diawasi ketat:

  1. Data logger hingga 32.000 titik
    Memori besar ini memungkinkan:

    • Monitoring tren suhu dan kelembapan dalam jangka panjang, misalnya selama 24 jam hingga beberapa hari.

    • Mapping ruangan cold storage, ruang produksi, atau gudang, tanpa perlu terus-menerus mengawasi layar.

    • Menyediakan bukti objektif saat audit atau investigasi deviasi (misalnya lonjakan suhu di ruang penyimpanan bahan baku).

  2. Perhitungan dew point dan wet bulb otomatis
    Tidak perlu lagi rumus manual atau software terpisah. Ini bermanfaat untuk:

    • Evaluasi kinerja sistem HVAC.

    • Analisis risiko kondensasi pada dinding, pipa, atau peralatan.

    • Kajian kenyamanan termal karyawan di area kerja.

  3. Input termokopel tipe K dengan rentang luas
    Dengan rentang -100 hingga 1372 °C, Anda dapat:

    • Mengukur suhu furnace, oven, atau bak proses panas.

    • Mengecek suhu titik kritis pada jalur produksi.

    • Membandingkan suhu proses dengan sensor tetap yang terpasang di plant.

  4. Sertifikat kalibrasi ISO termasuk dalam paket (ICA)
    Ini memberikan:

    • Keyakinan bahwa alat sudah memenuhi standar pengukuran yang dapat dilacak.

    • Penghematan biaya awal karena tidak perlu kalibrasi terpisah sebelum digunakan.

    • Dokumen yang bisa langsung diunggah ke sistem manajemen mutu perusahaan.

  5. Baterai isi ulang dan interface micro USB
    Hal ini memudahkan:

    • Pengisian di mana saja dengan power bank.

    • Transfer data ke PC menggunakan kabel yang sama.

Bagi pabrik makanan-minuman, farmasi, biotek, laboratorium lingkungan, hingga fasilitas pengolahan air, fitur-fitur ini berujung pada satu hal penting: data yang andal, terdokumentasi, dan siap dipakai untuk pengambilan keputusan.

Pencatatan Otomatis dan Integrasi Data ke Sistem Lab/Plant

Salah satu nilai tambah besar PCE-THD 50-ICA adalah kemampuannya mentransfer data ke komputer dengan mudah. Melalui port micro USB dan software PC yang disertakan dalam paket, Anda dapat:

  • Mengunduh data dari memori 32.000 titik.

  • Menyimpan data dalam format yang dapat diolah lebih lanjut (umumnya CSV).

  • Membuka data di Excel atau mengimpor ke LIMS/sistem histori data plant.

Dalam praktik, alurnya bisa seperti ini:

  1. Lakukan logging di lapangan dengan interval yang Anda tentukan (misalnya setiap 1 menit).

  2. Setelah periode monitoring selesai, hubungkan alat ke PC via kabel USB.

  3. Jalankan software bawaan untuk mengunduh data.

  4. Simpan data sebagai file CSV dan buka di Excel untuk:

    • Membuat grafik tren.

    • Menghitung statistik (min, max, rata-rata).

    • Membandingkan dengan batas kontrol atau spesifikasi internal.

  5. Jika lab Anda menggunakan LIMS, file tersebut dapat diimpor sebagai data lingkungan batch.

Pendekatan ini memberi fleksibilitas tinggi:

  • QA dapat membuktikan bahwa suhu dan kelembapan tetap dalam rentang yang disyaratkan selama proses produksi.

  • Tim engineering dapat menganalisis pengaruh setting HVAC terhadap kondisi ruangan.

  • Peneliti dapat menggabungkan data suhu-kelembapan dengan parameter proses lain (pH, DO, konduktivitas, dll.) dalam satu analisis.

Spesifikasi Teknis PCE-THD 50-ICA

Ringkasan spesifikasi dalam tabel

Parameter Nilai / Rentang Keterangan singkat
Tipe alat Air Humidity Meter dengan data logger Portabel, dengan input termokopel tipe K
Rentang suhu udara -20 … 60 °C (-4 … 140 °F) Pengukuran suhu lingkungan
Resolusi suhu udara 0,01 °C/°F Pembacaan halus
Akurasi suhu udara ±0,5 °C @ 0 … 45 °C; ±1,0 °C sisanya ±1,0 °F @ 32 … 113 °F; ±2,0 °F sisanya
Laju pengukuran suhu 3 Hz Sekitar 3 kali per detik
Rentang kelembapan relatif 0 … 100 %RH Dari udara sangat kering hingga jenuh
Resolusi kelembapan 0,1 %RH Cukup detail untuk studi lingkungan
Akurasi kelembapan ±2,2 %RH (10 … 90 %RH) @ 23 °C ±3,2 %RH untuk <10 %RH atau >90 %RH @ 23 °C
Waktu respons RH <10 s (90 %RH, 25 °C, tanpa angin) Respons cepat untuk perubahan kondisi
Sensor suhu proses Termoelement tipe K Menggunakan probe termokopel eksternal
Rentang suhu termokopel -100 … 1372 °C (-148 … 2501 °F) Cocok untuk oven, furnace, atau proses panas
Resolusi suhu termokopel 0,01 / 0,1 / 1 °C/°F Tergantung setting tampilan
Akurasi suhu termokopel ±(1 % ±1 °C) Khas untuk input termokopel industri
Wet bulb temperature -20 … 60 °C (-4 … 140 °F) Nilai turunan dari suhu & RH
Dew point temperature -50 … 60 °C (-58 … 140 °F) Titik embun yang dihitung alat
Memori internal (di alat) 99 titik Dapat dibaca langsung di layar
Memori logging (PC) 32.000 titik Diunduh via software PC
Catu daya Baterai Li-ion 3,7 V Dapat diisi ulang via micro USB
Suhu operasi 0 … 40 °C (32 … 104 °F) Kelembapan <80 %RH, non-kondensasi
Suhu penyimpanan -10 … 60 °C (14 … 140 °F) Kelembapan <80 %RH, non-kondensasi
Dimensi 162 x 88 x 32 mm Kurang lebih 6,3 x 3,4 x 1,2 inci
Berat 248 g (8,74 oz) Ringan, mudah dibawa
Interface ke PC Micro USB + software Ekspor data ke format CSV
Isi paket PCE-THD 50, termokopel K, USB, software, manual, sertifikat ISO Siap pakai untuk pengukuran dan audit

Penjelasan sederhana untuk angka-angka di atas

Secara praktis, rentang -20 hingga 60 °C untuk suhu udara dan 0 hingga 100 %RH menutupi hampir semua kondisi ruangan laboratorium, gudang, dan proses indoor. Akurasi ±0,5 °C di rentang 0–45 °C dan ±2,2 %RH untuk kelembapan di kisaran kerja normal sudah memadai untuk:

  • Evaluasi kenyamanan termal dan kualitas udara.

  • Pemantauan lingkungan penyimpanan bahan baku dan produk jadi.

  • Validasi ruangan terkondisi di fasilitas farmasi atau F&B.

Rentang termokopel hingga 1372 °C memberikan fleksibilitas besar untuk pengukuran proses yang panas, mulai dari oven pengering bahan pangan sampai furnace di industri kimia dan metalurgi.

Memori 32.000 titik memungkinkan berbagai skenario, misalnya:

  • Logging 1 titik per menit selama lebih dari 22 hari.

  • Logging 1 titik per 10 detik selama hampir 4 hari.

Hal ini memberi ruang gerak luas untuk studi jangka pendek maupun pemantauan berkala.

Memilih Aksesori dan Konfigurasi yang Tepat untuk Aplikasi Anda

Walaupun paket PCE-THD 50-ICA sudah cukup lengkap, beberapa aplikasi mungkin membutuhkan konfigurasi tambahan. Berikut panduan ringkasnya.

Tabel panduan rentang suhu & contoh aplikasi

Kebutuhan utama Rentang suhu / kelembapan dominan Contoh aplikasi Rekomendasi penggunaan
Monitoring ruangan laboratorium 20–25 °C, 40–60 %RH QA/QC lab, teaching lab kampus Cukup sensor internal, logging 5–10 menit
Ruang produksi farmasi & F&B 18–22 °C, 45–65 %RH Ruang pengisian, ruang penimbangan Sensor internal + logging berhari-hari
Gudang bahan baku & produk jadi 15–35 °C, 40–70 %RH Gudang bahan farmasi, bahan pangan, bahan kimia Survey berkala dengan PCE-THD 50-ICA portabel
Greenhouse & hidroponik 25–32 °C, 60–90 %RH Budidaya sayur, buah, tanaman hias Logging dengan interval pendek untuk melihat fluktuasi harian
Ruang panel & area WTP/WWTP 20–35 °C, 40–80 %RH Ruang panel listrik, ruang blower, ruang instrumen Fokus pada risiko kondensasi, gunakan dew point
Pengukuran suhu proses panas 60–300 °C (hingga 1000+ °C bila perlu) Oven, furnace, bak plating/galvanis Gunakan termokopel tipe K eksternal

Contoh aksesori yang relevan

  • Termokopel tipe K tambahan dengan berbagai bentuk (probe immersion, surface, wire).

  • Tripod atau clamp untuk menempatkan alat di titik pengukuran yang stabil.

  • Tas atau hard case pelindung untuk tim lapangan.

  • Kabel USB cadangan di setiap lokasi lab atau panel.

Faktor yang memengaruhi hasil pengukuran

Beberapa hal yang sering dilupakan namun berpengaruh terhadap kualitas data:

  • Waktu stabilisasi: sensor kelembapan butuh beberapa menit untuk stabil setelah dipindah ke ruangan baru.

  • Aliran udara: pengukuran terlalu dekat diffuser AC atau blower dapat memberikan hasil tidak representatif.

  • Radiasi panas langsung: paparan matahari atau dekat permukaan panas bisa menaikkan suhu bacaan.

  • Kondensasi: saat udara sangat lembap, kondensasi pada sensor dapat memperlambat respon atau mengganggu bacaan.

Dengan memahami faktor-faktor ini, Anda bisa menyusun SOP pengukuran yang lebih konsisten dan dapat diandalkan.

Dua Skenario Nyata Pemanfaatan PCE-THD 50-ICA

1. Mapping Ruang Produksi Farmasi untuk Persiapan Audit

Sebuah perusahaan farmasi sedang bersiap menghadapi audit GMP. Salah satu temuan audit sebelumnya adalah dokumentasi monitoring suhu dan kelembapan ruang penimbangan yang kurang detail. Mereka hanya mengandalkan hygrometer dinding tanpa data logging.

Tim QA kemudian menggunakan PCE-THD 50-ICA untuk:

  1. Melakukan mapping titik-titik di dalam ruangan pada beberapa ketinggian.

  2. Mengatur logging setiap 1 menit selama tiga hari kerja penuh.

  3. Mengunduh data dan memplot grafik suhu dan kelembapan.

Hasilnya, mereka menemukan bahwa:

  • Di dekat pintu masuk, kelembapan naik sesaat setiap kali pintu terbuka.

  • Di area tertentu yang dekat dengan return air, suhu sedikit lebih rendah dari rata-rata.

Dengan data ini, tim engineering menyesuaikan setting HVAC dan tata letak aliran udara. Pada audit berikutnya, perusahaan dapat menunjukkan grafik dan statistik lengkap yang berasal dari PCE-THD 50-ICA, termasuk sertifikat kalibrasi ISO yang memperkuat kepercayaan auditor.

2. Evaluasi Greenhouse Hortikultura di Kampus

Di sebuah fakultas pertanian, dosen ingin menunjukkan kepada mahasiswa bagaimana perubahan suhu dan kelembapan di greenhouse memengaruhi kondisi tanaman. Mereka menggunakan PCE-THD 50-ICA untuk:

  1. Menempatkan alat di tengah greenhouse, dengan logging setiap 5 menit selama satu minggu.

  2. Mencatat juga bukaan ventilasi, penggunaan shading, dan sistem penyiraman.

  3. Mengunduh data dan menggabungkannya dengan pengamatan pertumbuhan tanaman.

Data dari PCE-THD 50-ICA menunjukkan:

  • Kelembapan melonjak tajam setelah penyiraman pagi hari dan kembali stabil setelah ventilasi dibuka.

  • Suhu puncak siang hari kadang melewati batas optimal tanaman, terutama saat shading terlambat dipasang.

Dari analisis ini, mahasiswa dapat memahami hubungan langsung antara pengaturan fisik greenhouse dan lingkungan mikro tanaman. PCE-THD 50-ICA menjadi alat pengajaran yang konkret, bukan hanya angka di buku teks.

Langkah-Langkah Menggunakan PCE-THD 50-ICA di Lapangan

Misalkan fokus Anda adalah memonitor suhu dan kelembapan di ruang produksi minuman untuk memastikan kondisi tetap stabil selama shift produksi.

  1. Persiapan awal

    • Pastikan baterai terisi (cek indikator baterai).

    • Siapkan kabel USB dan, bila perlu, laptop untuk pengunduhan data setelah monitoring.

  2. Pengaturan parameter dasar

    • Nyalakan alat.

    • Pilih satuan suhu (°C/°F) sesuai SOP pabrik.

    • Atur waktu dan tanggal agar data logging sesuai dengan kronologi produksi.

  3. Menentukan titik dan interval pengukuran

    • Pilih lokasi representatif: dekat area filling, dekat pintu masuk, dan dekat panel kontrol.

    • Untuk studi tren selama satu shift (8 jam), interval 1–5 menit biasanya cukup detail.

  4. Memulai logging

    • Letakkan PCE-THD 50-ICA di lokasi yang diinginkan, jauh dari penghalang langsung atau sumber panas lokal seperti motor listrik besar.

    • Aktifkan mode logging melalui menu. Pastikan indikator logging di layar menyala.

  5. Monitoring singkat di lapangan

    • Sesekali cek layar untuk memastikan alat masih aktif dan tidak ada alarm.

    • Jika menggunakan termokopel untuk mengecek suhu pasteurizer atau CIP, sambungkan probe dan lakukan pengukuran spot-check sesuai kebutuhan.

  6. Mengakhiri logging dan mengunduh data

    • Setelah shift selesai, hentikan logging.

    • Bawa alat ke ruang QA atau kantor.

    • Hubungkan ke PC via micro USB dan jalankan software untuk mengunduh data.

    • Simpan data dalam format CSV dan beri nama file sesuai tanggal/ruang/shift.

  7. Analisis dan dokumentasi

    • Buka data di Excel, buat grafik suhu dan kelembapan terhadap waktu.

    • Tandai jika ada periode di mana parameter keluar dari batas yang ditetapkan.

    • Simpan grafik dan tabel sebagai lampiran laporan QA dan arsip audit.

Dengan pola kerja seperti ini, Anda tidak hanya “punya alat pengukur”, tetapi juga sistem dokumentasi lingkungan yang rapi dan mudah di-traceback saat ada pertanyaan dari auditor atau pelanggan.

Apakah PCE-THD 50-ICA Cocok untuk Laboratorium dan Pabrik Anda?

PCE-THD 50-ICA cocok terutama bagi organisasi yang:

  • Membutuhkan bukti tertulis kondisi suhu dan kelembapan (audit, sertifikasi, pengaduan pelanggan).

  • Beroperasi di sektor yang sangat sensitif terhadap lingkungan, seperti farmasi, biotek, F&B, kosmetik, dan laboratorium pengujian.

  • Menginginkan satu alat portabel yang bisa dipakai baik untuk monitoring ruangan maupun pengukuran suhu proses dengan termokopel.

  • Mengutamakan kepastian kalibrasi sejak awal melalui sertifikat ISO yang sudah termasuk dalam paket.

Untuk penggunaan yang sangat sederhana di rumah atau kantor kecil, alat ini mungkin terasa “overkill”. Namun untuk QA/QC, R&D, WTP/WWTP, greenhouse, teaching lab, dan industri proses, investasi pada PCE-THD 50-ICA membantu memastikan bahwa keputusan diambil berdasarkan data lingkungan yang andal dan terdokumentasi dengan baik.

Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang PCE-THD 50-ICA

1. Apakah PCE-THD 50-ICA bisa dipakai terus-menerus sebagai logger stasioner di ruangan?
Bisa. Selama berada dalam rentang suhu dan kelembapan operasi yang diizinkan, alat dapat diletakkan di satu titik dan digunakan sebagai logger jangka panjang. Anda hanya perlu memastikan baterai cukup atau menjadwalkan pengisian ulang secara berkala.

2. Seberapa sering alat perlu dikalibrasi ulang?
Interval kalibrasi biasanya mengikuti kebijakan mutu internal (umumnya 1 tahun). Karena unit ini sudah datang dengan sertifikat kalibrasi ISO, Anda dapat menggunakannya langsung sambil menjadwalkan kalibrasi berikutnya sesuai SOP perusahaan.

3. Apakah saya bisa mengganti termokopel tipe K dengan model lain?
Ya, selama tetap tipe K dan menggunakan konektor yang kompatibel. Misalnya, Anda bisa memakai probe tipe K khusus permukaan, immersion, atau wire untuk suhu tinggi, tergantung kebutuhan aplikasi.

4. Apakah data dari PCE-THD 50-ICA bisa langsung terhubung ke LIMS atau SCADA?
Secara langsung tidak, tetapi data dapat diekspor ke PC dalam format CSV melalui software bawaan. File CSV ini kemudian bisa diimpor ke LIMS, database, atau dianalisis terlebih dahulu di Excel sebelum dimasukkan ke sistem lain.

5. Bisakah alat ini digunakan di area luar ruangan (outdoor)?
Secara teknis bisa selama kondisi lingkungan masih dalam rentang operasi (0–40 °C, non-kondensasi) dan alat terlindung dari hujan langsung. Namun karena tidak ada IP rating khusus, penggunaan outdoor sebaiknya terbatas dan tetap menggunakan pelindung.

6. Apakah PCE-THD 50-ICA bisa membantu analisis kenyamanan termal pekerja?
Ya. Dengan mengukur suhu udara, kelembapan, dew point, dan wet bulb temperature, Anda bisa menganalisis kenyamanan termal dan risiko kondensasi yang berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pengendalian suhu dan kelembapan dalam mendukung berbagai proses penelitian dan produksi Anda. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti Air Humidity Meter PCE-THD 50-ICA dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan monitoring lingkungan, memastikan konsistensi proses, dan memenuhi standar regulasi yang ketat.

Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi pemantauan suhu-kelembapan di laboratorium, pabrik, fasilitas pengolahan air, greenhouse, atau fasilitas produksi lainnya, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang paling tepat.

Rekomendasi Humidity Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda

Referensi

  • Sari, Yulianti Wulan., Rahadiyanti, Melania., & Atmaka, Dominikus Raditya. (2021). Evaluasi Suhu dan Kelembapan Ruang Pengolahan dan Ruang Distribusi Instalasi Gizi di RSUD Kabupaten Sidoarjo. Amerta Nutrition, 5(1), 68–74.
    Retrieved from https://e-journal.unair.ac.id/AMNT/article/view/20429
  • Khalifa, Arfend Atma Maulana., & Prawiroredjo, Kiki. (2022). Model Sistem Pengendalian Suhu dan Kelembaban Ruangan Produksi Obat Berbasis NodeMCU ESP32. Jurnal ELTIKOM: Jurnal Teknik Elektro, Teknologi Informasi dan Komputer, 6(1), 13–25.
    Retrieved from http://eltikom.poliban.ac.id/index.php/eltikom/article/view/415

Bagikan artikel ini

Butuh Bantuan Pilih Alat?

Author picture

Tim customer service CV. Java Multi Mandiri siap melayani Anda!

Konsultasi gratis alat ukur dan uji yang sesuai kebutuhan Anda. Segera hubungi kami.