Teknisi laboratorium Indonesia memeriksa Air Humidity Meter PCE-THT 10 yang terpasang di dinding ruang produksi bersih dengan layar berwarna menampilkan suhu dan kelembapan ruangan.

PCE-THT 10: Air Humidity Meter Dinding Untuk Stabilitas Ruang Lab & Produksi

Daftar Isi

Stabilitas suhu dan kelembapan udara sering dianggap “urusan HVAC”, padahal untuk banyak laboratorium dan industri, dua parameter ini langsung menentukan kualitas data, umur pakai peralatan, sampai keamanan produk.

Di laboratorium QA/QC, misalnya, reagen higroskopis bisa berubah konsentrasinya hanya karena kelembapan ruangan terlalu tinggi. Di ruang produksi farmasi dan F&B, fluktuasi kelembapan menyebabkan perubahan kadar air produk, risiko kontaminasi jamur, sampai masalah label yang mengelupas. Sementara di gudang bahan baku atau ruang fermentasi, kelembapan yang tidak terkendali berarti potensi kondensasi, karat, dan kerusakan kemasan karton.

Masalahnya, banyak fasilitas masih mengandalkan dua pendekatan klasik:

  • Termohigrometer portable yang dibawa berkeliling ruangan sesekali.

  • Sensor HVAC yang datanya hanya ada di sistem BMS dan sulit diakses tim QA/QC.

Akibatnya:

  • Data harian kelembapan tidak lengkap untuk audit atau investigasi deviasi.

  • Tidak ada alarm dini ketika kondisi ruangan perlahan melenceng dari batas yang dipersyaratkan.

  • Tim validasi kesulitan menunjukkan tren jangka panjang untuk ruangan kritis (ruang timbang, ruang sampling bahan baku, ruang kultur sel, ruang fermentasi, hingga area pengemasan).

Di sinilah kebutuhan akan monitor kelembapan dinding yang stabil, tersistem, dan punya data logger menjadi sangat nyata. Bukan sekadar alat ukur sesaat, tetapi “penjaga kondisi ruangan” yang bisa terus merekam data, mudah dilihat, dan siap dibawa ke level dokumentasi digital.

Sensor Termo-Higrometer Digital dan Logging Data Berbasis Jaringan

Inti teknologi air humidity meter modern seperti PCE-THT 10 adalah termo-higrometer digital yang menggabungkan dua sensor:

  • Sensor suhu udara (termistor/RTD)

  • Sensor kelembapan relatif (RH) berbasis kapasitor polimer

Ketika kelembapan berubah, lapisan polimer pada sensor akan mengubah sifat elektrik (kapasitansi). Perubahan ini diterjemahkan oleh rangkaian elektronik menjadi angka %RH. Di saat yang sama, termistor mengukur suhu ruangan. Keduanya lalu diproses oleh mikrokontroler dan ditampilkan di layar serta disimpan ke memori.

Yang membuat pendekatan digital ini relevan untuk jangka panjang:

  • Konsistensi & jejak data – setiap pengukuran bisa disimpan sebagai titik data dengan interval tertentu (misalnya setiap 2 detik), sehingga tren ruangan dapat dianalisis kembali.

  • Integrasi jaringan – adanya interface WLAN memungkinkan alat terhubung ke jaringan lokal, sehingga beberapa unit termo-higrometer bisa diawasi dari satu software.

  • Pemeliharaan lebih mudah – kalibrasi bisa dilakukan berkala (termasuk opsi sertifikat ISO), dan offset dapat dikontrol secara digital.

Dibandingkan metode konvensional seperti psikrometer manual atau hygrometer analog, pendekatan digital dengan logging dan jaringan memberi:

  • Data yang lebih rapat dan rapi untuk keperluan audit.

  • Potensi integrasi ke sistem kualitas (LIMS, BMS, atau software internal).

  • Pengurangan ketergantungan pada pencatatan manual yang rawan salah tulis.

Untuk industri yang bergerak dengan standar ketat—farmasi, biotek, makanan-minuman, kosmetik, hingga laboratorium uji—kombinasi sensor digital, data logger, dan konektivitas jaringan inilah yang menjadikan termo-higrometer tipe PCE-THT 10 menarik.

PCE-THT 10 sebagai Monitor Lingkungan Ruang yang Terpasang Permanen

PCE-THT 10 adalah air humidity meter untuk pemasangan dinding yang dirancang sebagai monitor lingkungan ruangan dengan fungsi data logger internal. Beberapa karakter utamanya:

  • Mengukur suhu dan kelembapan relatif sekaligus.

  • Pemasangan permanen di dinding ruangan (ada lubang mounting dan sekrup + dowel dalam paket).

  • Dilengkapi memori internal untuk 12.800 titik ukur.

  • Dapat dioperasikan dengan adaptor 12 V DC atau micro-USB 5 V.

  • Mendukung interface WLAN untuk integrasi jaringan dan software.

  • Menggunakan layar warna 2,3 inci yang mudah dibaca.

Apa yang membuatnya menonjol dibanding banyak hygrometer portable biasa?

  1. Konsep fixed monitoring
    Alih-alih membawa alat berkeliling, PCE-THT 10 “menjaga” satu ruangan penting secara terus-menerus. Cocok untuk:

    • Ruang timbang bahan baku farmasi

    • Ruang inkubasi kultur, ruang fermentasi

    • Ruang penyimpanan bahan higroskopis

    • Ruang server atau ruang alat sensitif kelembapan

  2. Data logger terintegrasi
    Dengan 12.800 titik memori dan interval simpan 2 detik, alat ini bisa merekam tren temperatur & RH secara cukup rapat. Data ini krusial untuk:

    • Validasi ruangan (room qualification)

    • Investigasi deviasi (misalnya spike kelembapan karena pintu sering terbuka)

    • Dokumentasi untuk audit GMP, ISO 17025, atau sistem mutu lainnya.

  3. WiFi/WLAN interface
    Beberapa unit PCE-THT 10 dapat dijadikan jaringan pemantauan lingkungan yang dikendalikan melalui software. Hal ini mengurangi pekerjaan manual dan memudahkan tim QA/QC untuk memantau beberapa ruangan sekaligus.

Dengan kombinasi tersebut, PCE-THT 10 bukan hanya “alat ukur kelembapan”, tetapi bagian dari sistem pemantauan lingkungan yang relevan untuk banyak sektor yang disebut di awal—dari laboratorium riset kampus hingga fasilitas produksi industri proses.

Desain, Dimensi, dan Kelayakan Pemasangan di Lapangan

Secara fisik, PCE-THT 10 dirancang sebagai unit yang ringkas dan ringan untuk dipasang di dinding:

  • Dimensi sekitar 145 × 110 × 33 mm

  • Berat sekitar 122 g

Dengan ukuran ini, alat tidak terlalu mencolok di dinding, namun cukup besar sehingga angka di layar mudah dibaca dari jarak kerja normal. Bentuknya cenderung persegi dengan sudut membulat, khas panel dinding modern.

Di bagian belakang terdapat lubang untuk pemasangan dinding, dan dalam paket sudah disertakan 2 sekrup serta 2 dowel. Ini memudahkan teknisi fasilitas untuk memasang alat di beton, bata, atau panel gypsum tanpa harus mencari aksesori tambahan.

Untuk catu daya, PCE-THT 10 menawarkan dua opsi:

  • Adaptor utama:

    • Input primer: 100 … 240 V AC, 50/60 Hz

    • Output sekunder: 12 V DC, 1 A

  • Micro-USB: 5 V DC, 1 A (untuk suplai daya)

Artinya, alat ini memang dirancang untuk operasi stasioner dengan suplai listrik terus-menerus, bukan bergantung pada baterai. Ini mengurangi risiko alat tiba-tiba mati karena baterai habis—masalah klasik pada logger portable.

Untuk lingkungan operasi, pabrikan menyatakan:

  • Suhu lingkungan kerja: 0 … 50 °C (32 … 122 °F)

  • Kelembapan lingkungan: <95 % RH, non-kondensasi

Rentang ini cocok untuk:

  • Ruang lab ber-AC

  • Ruang produksi F&B dengan kontrol kelembapan

  • Area penyimpanan obat dan bahan baku

  • Ruang server dan panel kontrol industri

Pabrikan tidak menyebutkan rating IP khusus (misalnya IP54), sehingga alat ini tidak direkomendasikan untuk area yang sangat berdebu atau terkena percikan air langsung. Untuk instalasi di WTP/WWTP atau area proses kimia lembap, alat sebaiknya dipasang di ruang kontrol, bukan langsung di sisi bak atau jalur proses terbuka.

Layar Warna 2,3 Inci dan Pengalaman Pengguna

Salah satu elemen penting dari PCE-THT 10 adalah layar LC warna berukuran 2,3 inci. Layar ini menampilkan:

  • Nilai suhu (°C/°F)

  • Nilai kelembapan relatif (%RH)

  • Informasi status pengukuran/logging tertentu (bergantung pada pengaturan software)

Keunggulan layar warna dibanding mono klasik:

  • Kontras lebih jelas, memudahkan pembacaan dari kejauhan.

  • Informasi dapat dibedakan dengan warna (misal suhu dan RH).

Tombol fisik di unit relatif minimal—karena banyak pengaturan lanjutan dilakukan melalui software dan konektivitas WLAN. Pendekatan ini cocok untuk fasilitas yang ingin:

  • Mengunci konfigurasi alat agar operator tidak mudah mengubah setting.

  • Mengelola beberapa unit sekaligus dari satu komputer.

Pengalaman pengguna dalam keseharian bisa diringkas sebagai berikut:

  • Operator cukup melihat layar untuk memastikan suhu & RH saat itu.

  • Tim QA/QC atau IT dapat mengakses alat melalui software PCE Instruments untuk:

    • Mengatur interval logging

    • Mengunduh data

    • Mengelola jaringan beberapa termo-higrometer sekaligus

Fitur kualitas hidup yang tersedia:

  • Memori internal 12.800 titik dengan interval penyimpanan 2 detik, sehingga alat dapat bekerja sebagai logger mandiri.

  • Catu daya terus-menerus via adaptor/micro-USB yang menghilangkan kekhawatiran baterai habis.

Fitur seperti auto-off biasanya tidak diaktifkan pada unit wall-mounted yang diharapkan hidup terus; pabrikan tidak menonjolkan fungsi ini, sehingga asumsi aman adalah alat dirancang untuk operasi kontinu.

Fitur Kunci PCE-THT 10 yang Mendukung QA/QC dan Audit

Beberapa fitur PCE-THT 10 yang paling relevan untuk tim QA/QC, validasi, dan produksi:

  1. Rentang pengukuran luas untuk suhu dan kelembapan

    • Suhu: -20 … 60 °C (-4 … 140 °F)

    • Kelembapan: 0 … 99,9 % RH

    Dengan rentang ini, alat bisa digunakan tidak hanya di ruangan ber-AC, tetapi juga area yang sedikit lebih ekstrem, misalnya ruang penyimpanan dingin (selama tetap dalam batas –20 °C dan alat dipasang sesuai) atau area yang kadang panas.

  2. Resolusi dan akurasi yang memadai untuk aplikasi industri

    • Resolusi suhu: 0,1 °C

    • Akurasi suhu: ±0,5 °C

    • Resolusi kelembapan: 0,1 % RH

    • Akurasi kelembapan: ±3 % RH

    Untuk banyak keperluan pemantauan ruangan (bukan kalibrasi standar primer), akurasi ini sudah cukup untuk:

    • Menilai kepatuhan terhadap SOP lingkungan (misal 20–25 °C dan 40–60 % RH).

    • Menemukan tren atau deviasi kondisi ruangan sebelum menimbulkan masalah pada produk.

  3. Data logger internal

    • Kapasitas 12.800 titik dengan interval 2 detik.

    • Membuat timeline perubahan suhu & RH yang bisa diekspor.

    • Mengurangi kebutuhan pencatatan manual di logsheet.

  4. Konektivitas WLAN (2,4 GHz)

    • Memungkinkan integrasi dalam jaringan pemantauan lingkungan.

    • Beberapa PCE-THT 10 dapat dikontrol dari software yang sama.

    • Potensi integrasi data ke sistem dokumentasi elektronik (via ekspor file).

  5. Opsi sertifikat kalibrasi ISO

    • Untuk fasilitas berstandar tinggi (GMP, ISO 17025, GLP), adanya opsi kalibrasi ISO memudahkan integrasi alat ini dalam sistem metrologi internal.

Manfaat praktisnya:

  • Menghemat waktu: tidak perlu lagi keliling ruangan hanya untuk mencatat suhu/RH setiap jam.

  • Meningkatkan ketertelusuran: setiap titik data tersimpan, memudahkan investigasi bila ada batch bermasalah.

  • Mendukung konsistensi audit: data dapat ditunjukkan kembali ketika auditor menanyakan bukti pemantauan lingkungan.

Integrasi Data ke PC, Jaringan, dan Sistem Dokumentasi

PCE-THT 10 dilengkapi interface WLAN dan port micro-USB (untuk daya). Konektivitas WLAN 2,4 GHz memungkinkan alat:

  • Terhubung ke software PCE Instruments melalui jaringan lokal.

  • Dikumpulkan datanya bersama unit PCE-THT 10 lain dalam satu sistem.

Umumnya, alur kerja data yang bisa dibangun:

  1. Pengukuran & logging dilakukan terus-menerus di ruangan.

  2. Software di PC menarik data berkala dari alat melalui jaringan.

  3. Data yang terkumpul diekspor ke format yang dapat dibaca Excel atau diimpor ke LIMS (misalnya CSV).

  4. Tim QA/QC dapat membuat:

    • Grafik tren suhu dan RH harian/mingguan/bulanan.

    • Laporan validasi ruangan.

    • Lampiran untuk audit eksternal.

Dengan pendekatan ini, PCE-THT 10 bisa menjadi bagian dari workflow digital yang terukur dan mudah diskalakan. Bila suatu saat fasilitas menambah ruangan baru atau memperluas area produksi, cukup memasang unit tambahan dan mendaftarkannya ke software yang sama.

Spesifikasi Teknis PCE-THT 10

Parameter Nilai / Rentang
Fungsi utama Pengukuran suhu dan kelembapan udara (termo-higrometer)
Rentang suhu -20 … 60 °C / -4 … 140 °F
Resolusi suhu 0,1 °C
Akurasi suhu ±0,5 °C
Rentang kelembapan 0 … 99,9 % RH
Resolusi kelembapan 0,1 % RH
Akurasi kelembapan ±3 % RH
Ukuran layar 2,3″ LC display berwarna
Memori internal 12.800 titik pengukuran
Interval penyimpanan 2 detik
Interface WLAN, micro-USB (untuk suplai daya)
Frekuensi WLAN 2,4 GHz
Catu daya adaptor Primer: 100 … 240 V AC, 50/60 Hz; Sekunder: 12 V DC, 1 A
Catu daya alternatif Micro-USB 5 V DC, 1 A
Kondisi lingkungan operasi 0 … 50 °C; <95 % RH, non-kondensasi
Dimensi 145 × 110 × 33 mm
Berat 122 g / 4,3 oz
Pemasangan Dinding (termasuk sekrup & dowel)
Opsi kalibrasi Sertifikat kalibrasi ISO (opsional)
Isi paket PCE-THT 10, adaptor, 2 sekrup, 2 dowel, manual

Secara sederhana, angka-angka ini bisa dibayangkan seperti ini:

  • Rentang suhu -20 sampai 60 °C berarti alat nyaman digunakan di ruang dingin ringan hingga ruang yang agak panas, sepanjang masih dalam kondisi yang tidak ekstrem seperti oven atau deep freezer.

  • Rentang kelembapan 0–99,9 % RH dengan akurasi ±3 % RH sudah cukup untuk membedakan apakah ruangan berada di zona 40–60 % RH yang ideal bagi banyak produk sensitif.

  • Memori 12.800 titik dengan interval 2 detik setara dengan sekitar 7 jam pencatatan kontinu bila dibiarkan default, atau bisa lebih lama bila interval dinaikkan. Ini sudah memadai untuk studi tren harian atau pemantauan fase kritis (misal masa pengeringan, periode pergantian shift, dan sebagainya).

Memilih Konfigurasi dan Aksesori yang Tepat untuk Aplikasi Anda

Walau PCE-THT 10 tidak memakai probe terpisah seperti alat proses, ada beberapa pertimbangan saat memilih cara pemasangan dan konfigurasinya agar cocok dengan aplikasi.

Contoh Rentang Kondisi dan Aplikasi

Lingkungan / Aplikasi Rentang Suhu Tipikal Rentang RH Ideal Catatan Pemasangan PCE-THT 10
Ruang timbang obat / bahan farmasi 20–25 °C 40–60 % RH Pasang di dinding yang representatif, bukan dekat pintu atau ventilasi langsung.
Ruang kultur sel / biotek 20–25 °C 40–60 % RH Gunakan sebagai pemantau ruangan, bukan di dalam inkubator.
Gudang bahan higroskopis 18–30 °C 40–65 % RH Letakkan pada zona paling kritis, misalnya dekat area pintu loading.
Pabrik minuman / dairy (ruang pengemasan kering) 18–25 °C 40–60 % RH Pastikan tidak terkena cipratan air atau uap berlebih.
Ruang kontrol WTP/WWTP 20–30 °C 40–70 % RH Pemasangan di ruang kontrol tertutup, bukan di atas bak terbuka.
Ruang server / panel listrik 18–27 °C 40–60 % RH Bantu mencegah kondensasi dan overheating.

Aksesori dan dukungan yang relevan

Untuk memaksimalkan penggunaan PCE-THT 10, beberapa item berikut biasanya diperlukan (tergantung pemasok):

  • Adaptor tambahan / cadangan – berguna jika alat dipindahkan ke ruangan lain.

  • Bracket / pelindung dinding tambahan – bila ruangan berisiko terkena benturan fisik.

  • Layanan kalibrasi berkala – minimal setahun sekali, atau mengikuti regulasi internal.

  • Software manajemen data – untuk pengunduhan, pengarsipan, dan analisis tren.

Faktor yang Mempengaruhi Hasil Pengukuran

Beberapa hal yang sering terlewat, namun sangat memengaruhi kualitas data suhu & kelembapan:

  • Posisi pemasangan: jangan terlalu dekat pintu, jendela, atau outlet AC yang langsung menyembur udara ke sensor.

  • Aliran udara: di area “dead zone” (aliran udara stagnan), pembacaan bisa berbeda dibanding area kerja utama.

  • Sumber panas lokal: dekat oven, motor listrik besar, atau panel lampu kuat dapat mengganggu pembacaan suhu.

  • Kondensasi: meski alat diizinkan hingga 95 % RH non-kondensasi, kondensasi berulang pada sensor dapat mempercepat penuaan.

Dengan memperhatikan faktor-faktor ini sejak awal, data dari PCE-THT 10 akan jauh lebih representatif dan bermanfaat untuk pengambilan keputusan.

Penerapan PCE-THT 10 di Lapangan: Dua Skenario Nyata

1. QA Farmasi Mengurangi Deviasi Ruang Timbang

Sebuah pabrik farmasi skala menengah kerap mengalami deviasi lingkungan di ruang timbang bahan aktif. Catatan manual menunjukkan suhu dan RH kadang melewati batas SOP, tetapi tim QA kesulitan menemukan polanya.

Mereka kemudian memasang PCE-THT 10 di dinding ruang timbang, terhubung ke jaringan dan software pemantau lingkungan. Dalam beberapa minggu, data tren menunjukkan bahwa:

  • Kelembapan melonjak setiap pagi ketika pintu ruang timbang sering dibuka untuk pengambilan bahan.

  • Suhu naik perlahan di sore hari karena beban kerja meningkat dan sistem AC lambat merespons.

Berdasarkan data tersebut, mereka:

  • Mengatur jadwal pengambilan bahan agar lebih terdistribusi.

  • Menyesuaikan set point HVAC untuk merespons kenaikan beban siang hari.

Hasilnya, frekuensi deviasi lingkungan turun signifikan, dan pada audit berikutnya tim QA dapat menunjukkan tren historis kelembapan & suhu sebagai bukti tindakan perbaikan.

2. Pabrik Minuman Mengawasi Ruang Pengemasan Kering

Di pabrik minuman siap minum, bagian pengemasan kering sangat sensitif terhadap kelembapan. Label yang mengelupas atau karton mengempis sering dikaitkan dengan kondisi RH yang terlalu tinggi.

Perusahaan ini memasang beberapa PCE-THT 10 di area pengemasan: dekat mesin label, gudang karton, dan area palletisasi. Semua unit terhubung ke satu komputer QA.

Setelah beberapa bulan, data menunjukkan bahwa:

  • Pada jam-jam tertentu, RH ruangan naik mendekati 80 % akibat pintu ke area produksi basah sering terbuka.

  • Box karton yang disimpan dekat pintu tersebut paling sering mengalami kerusakan.

Dengan informasi terukur ini, pabrik melakukan:

  • Penambahan tirai udara dan prosedur penutupan pintu yang lebih ketat.

  • Relayout penyimpanan karton menjauh dari titik rawan kelembapan.

Setelah perubahan, klaim kerusakan kemasan menurun, sekaligus memudahkan pabrik menunjukkan bahwa mereka memantau dan mengendalikan lingkungan pengemasan secara sistematis.

Langkah-Langkah Mengoperasikan PCE-THT 10 di Area Produksi

Berikut panduan praktis penggunaan PCE-THT 10, misalnya untuk ruang pengemasan F&B atau ruang timbang farmasi.

  1. Tentukan lokasi pemasangan

    • Pilih dinding yang mewakili kondisi kerja utama.

    • Hindari lokasi tepat di bawah hembusan AC, dekat pintu yang sering terbuka, atau menempel pada sumber panas.

    • Idealnya setinggi ±1,5 m dari lantai (level napas manusia/area kerja).

  2. Pasang bracket dan unit alat

    • Tandai titik bor sesuai jarak lubang mounting di bagian belakang alat.

    • Gunakan dowel dan sekrup yang disertakan.

    • Kaitkan atau sekrup unit PCE-THT 10 ke dinding hingga kokoh.

  3. Sambungkan catu daya

    • Hubungkan adaptor ke stopkontak (100–240 V AC).

    • Sambungkan kabel DC 12 V ke alat, atau gunakan port micro-USB 5 V jika konfigurasi tersebut yang dipilih.

    • Pastikan kabel tersusun rapi untuk menghindari tersangkut atau tertarik.

  4. Nyalakan dan cek tampilan awal

    • Setelah diberi daya, layar 2,3″ akan menyala.

    • Periksa apakah suhu dan RH tampil wajar (bandingkan dengan alat referensi bila tersedia).

  5. Konfigurasi melalui software (bila digunakan)

    • Hubungkan alat ke jaringan WLAN 2,4 GHz sesuai petunjuk manual.

    • Buka software PCE Instruments di PC.

    • Daftarkan PCE-THT 10 sebagai perangkat baru.

    • Atur parameter: interval logging, zona waktu, dan pengaturan lain yang dibutuhkan.

  6. Mulai pemantauan rutin

    • Biarkan alat beroperasi terus-menerus.

    • Operator cukup memantau layar untuk memastikan kondisi saat itu.

    • Tim QA/QC secara berkala mengekspor data untuk dianalisis (harian, mingguan, atau bulanan).

  7. Kalibrasi dan perawatan berkala

    • Ikuti jadwal kalibrasi yang disyaratkan sistem mutu (misal setiap 12 bulan).

    • Jaga kebersihan permukaan alat; hindari tertutup debu tebal atau uap kimia korosif.

Dengan alur ini, PCE-THT 10 dapat berfungsi sebagai “penjaga” ruangan kritis yang relatif low-maintenance tetapi memberikan jejak data yang kuat.

Kesimpulan dan Rekomendasi

PCE-THT 10 menempati posisi menarik di antara banyak alat pemantau lingkungan: ia bukan logger portable kecil, juga bukan sensor BMS yang “terkunci” di sistem HVAC. Ia adalah monitor dinding mandiri dengan kemampuan:

  • Mengukur suhu -20 … 60 °C dan kelembapan 0 … 99,9 % RH dengan resolusi halus dan akurasi memadai untuk QA/QC.

  • Merekam 12.800 titik data dan terhubung ke jaringan WLAN, sehingga cocok untuk sistem pemantauan multi-ruang.

  • Dioperasikan dengan catu daya kontinu dan dipasang rapih di dinding, mengurangi risiko alat hilang atau rusak karena sering dipindahkan.

Alat ini sangat cocok untuk:

  • Laboratorium QA/QC dan riset yang butuh dokumentasi lingkungan ruangan.

  • Fasilitas farmasi, biotek, dan kosmetik yang diaudit rutin dan perlu bukti monitoring suhu & RH.

  • Pabrik F&B dan dairy yang ingin menjaga kualitas pengemasan dan penyimpanan produk.

  • Ruang kontrol WTP/WWTP, gudang bahan kimia, dan ruang server industri yang sensitif terhadap kelembapan.

Bagi organisasi yang sedang beralih dari pencatatan manual ke sistem pemantauan yang lebih terstruktur, PCE-THT 10 dapat menjadi titik mula yang realistis—tidak serumit sistem BMS penuh, tetapi sudah cukup kuat untuk memenuhi banyak kebutuhan dokumentasi dan audit.

FAQ Singkat

1. Apakah PCE-THT 10 bisa digunakan di dalam inkubator atau ruang dengan kelembapan sangat tinggi?
Tidak disarankan. Alat ini dirancang sebagai monitor ruangan dengan kondisi non-kondensasi hingga <95 % RH. Untuk inkubator atau chamber khusus, gunakan sensor yang memang didesain untuk lingkungan tersebut.

2. Berapa lama memori 12.800 titik bisa bertahan?
Tergantung interval penyimpanan yang Anda atur. Secara default 2 detik memberikan sekitar 7 jam data kontinu. Jika interval diubah menjadi 30 detik atau 1 menit, periode yang bisa direkam tentu jauh lebih panjang.

3. Apakah alat ini bisa berdiri sendiri tanpa software PC?
Ya, untuk pemantauan visual harian, cukup melihat layar suhu dan RH. Namun, untuk keperluan dokumentasi, ekspor data, dan pengelolaan beberapa unit sekaligus, software sangat dianjurkan.

4. Seberapa sering alat perlu dikalibrasi?
Tergantung persyaratan sistem mutu di fasilitas Anda. Banyak laboratorium memilih siklus kalibrasi 12 bulan. PCE-THT 10 dapat dilengkapi sertifikat kalibrasi ISO dari penyedia layanan.

5. Apakah PCE-THT 10 tahan air atau bisa dipasang di area proses basah?
Pabrikan tidak menyebutkan rating IP khusus. Sebaiknya alat dipasang di area kering atau semi-kering, seperti ruang kontrol atau ruang produksi kering, bukan di area dengan cipratan air langsung atau uap pekat.

6. Bisakah data dari PCE-THT 10 diintegrasikan ke LIMS?
Secara langsung tidak, tetapi data yang diekspor dari software (biasanya dalam format seperti CSV) dapat diimpor ke banyak sistem LIMS atau database internal dengan sedikit konfigurasi

Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pemantauan suhu dan kelembapan ruangan dalam mendukung berbagai proses penelitian dan produksi Anda. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti Air Humidity Meter PCE-THT 10 dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan pengendalian lingkungan, menjaga konsistensi kondisi ruangan kritis, dan memenuhi standar mutu yang ketat. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam monitoring suhu dan kelembapan di fasilitas Anda, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.

Rekomendasi Humidity Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda

Referensi

Bagikan artikel ini

Butuh Bantuan Pilih Alat?

Author picture

Tim customer service CV. Java Multi Mandiri siap melayani Anda!

Konsultasi gratis alat ukur dan uji yang sesuai kebutuhan Anda. Segera hubungi kami.