Teknisi Indonesia memantau kecepatan angin pada panel PCE-WSAC 50-220 di fasilitas pengolahan air; LED pra-alarm menyala dan angka kecepatan terlihat jelas.

PCE-WSAC 50-220: Panel Anemometer dengan Alarm Angin untuk Keselamatan Kerja

Daftar Isi

Di banyak fasilitas industri, keputusan “lanjut atau hentikan pekerjaan” saat mengangkat beban di luar ruang sering bergantung pada satu angka: kecepatan angin. Bayangkan pergantian screen di fasilitas pengolahan air (WTP/WWTP) menggunakan hoist luar ruang. Pagi itu terlihat tenang, tetapi hembusan sesaat (gust) datang tiba-tiba. Tanpa sistem peringatan, operator bisa terlambat mengamankan beban—risiko ayunan, tabrakan struktur, hingga cedera pekerja meningkat.

Solusi yang masuk akal adalah memantau angin secara kontinu lalu memberi peringatan bertahap—pra-alarm saat mendekati batas, dan alarm keras saat melewati ambang keselamatan—langsung di panel yang mudah dilihat dan didengar. Di sinilah PCE-WSAC 50-220 bekerja: sebuah air flow meter/wind warning device berbasis panel dengan tampilan kecepatan angin, rata-rata 2 dan 5 menit, serta dua level alarm (pre-alarm dan alarm) lengkap dengan LED dan buzzer internal. Sensor angin dipasang terpisah; unit panel ini menilai sinyal 0…10 V dari sensor, mengolahnya, dan memberi peringatan yang konsisten.

Teknologi pengukuran kecepatan angin

Prinsip kerja sistem ini sederhana: sensor angin (misalnya anemometer cawan, propeller, atau ultrasonik) mengubah kecepatan angin menjadi sinyal listrik analog 0…10 V. PCE-WSAC 50-220 membaca sinyal tersebut, menghitung kecepatan angin saat ini dan rata-rata bergerak (moving average) 2 dan 5 menit, lalu membandingkannya dengan batas yang kita atur. Saat nilai mendekati batas, pra-alarm menyala; ketika melewati ambang utama, alarm aktif.

Mengapa teknologi ini penting dalam jangka panjang? Karena keputusan operasional—mengangkat, bekerja di ketinggian, menutup atap membran, mengoperasikan derek portal, bahkan menurunkan layar peneduh di greenhouse—butuh konsistensi dan rekam jejak. Moving average membantu menyaring fluktuasi sesaat, sehingga keputusan tidak reaktif terhadap noise, namun tetap peka terhadap tren angin berbahaya. Output relai memungkinkan interlock: misalnya, memutus daya hoist saat alarm aktif.

Dibanding metode konvensional “cek aplikasi cuaca” atau “lihat windsock”, pendekatan ini:

  • Mengukur kondisi di titik kerja, bukan di stasiun cuaca yang jauh.

  • Memberi ambang otomatis yang dapat dievaluasi ulang dan diaudit.

  • Memicu aksi teknis (relay) dan bukannya hanya mengandalkan disiplin manusia.

Spesifikasi dan fitur product

PCE-WSAC 50-220 adalah panel indikator/peringatan angin untuk pemasangan tetap. Ciri utamanya:

  • Menampilkan kecepatan angin saat ini, serta rata-rata 2 dan 5 menit.

  • Dua tahap alarm: pra-alarm (LED kuning berkedip) dan alarm utama (LED merah berkedip dengan bunyi buzzer periodik/berkelanjutan).

  • Menerima input 0…10 V dari beragam sensor kecepatan angin (sensor dijual terpisah).

  • Dua relai NO/NC untuk interlock/peringatan eksternal.

  • Termasuk sertifikat kalibrasi ISO (dari pabrikan).

Apa yang membuatnya istimewa dibanding banyak panel alarm umum? Kombinasi indikator angka + dua jendela rata-rata, dua level alarm, pilihan suplai sensor 12/24 VDC dari unit yang sama, dan rating IP66 untuk panel—artinya siap kerja di lingkungan industri yang berdebu atau lembap (mis. dekat kanal aerasi WWTP, area pelabuhan, atap pabrik).

Desain dan ergonomi

Unit berbentuk panel kompak untuk pemasangan tetap di dinding/panel kontrol. Dimensi perangkat: 197,5 × 90 × 45 mm (≈7,7 × 3,5 × 1,7 inci). Panel depan menampilkan layar angka untuk kecepatan angin serta LED indikator status alarm (kuning untuk pra-alarm dan merah untuk alarm). Buzzer internal memberikan notifikasi suara yang jelas—cukup nyaring untuk area bengkel/ruang pompa.

Catu daya utama 115 V AC. Untuk sensor angin, unit menyediakan suplai 12 VDC atau 24 VDC (dipilih sesuai sensor), sehingga instalasi menjadi rapi tanpa adaptor tambahan. Karena merupakan sistem tetap, tidak ada baterai internal—keuntungannya: tidak perlu manajemen charging, dan perangkat selalu aktif selama panel bertegangan.

Batas lingkungan operasi: −20…60 °C (−4…140 °F). Kelas proteksi IP66 pada enclosure membuatnya tahan debu total dan terlindung dari pancaran air bertekanan—berguna untuk area luar ruang, wash-down ringan, atau lokasi dekat percikan air. Untuk pemasangan lapangan, disarankan:

  • Tempatkan layar pada ketinggian pandang operator.

  • Jauhkan dari getaran langsung berat; gunakan dudukan kokoh.

  • Pastikan ventilasi panel memadai agar LED dan buzzer tidak tertutup.

Antarmuka dan pengalaman pengguna

Tampilan nomor digital mudah dibaca, menunjukkan nilai kecepatan angin saat ini. Pengguna dapat melihat rata-rata 2 menit dan 5 menit, berguna untuk memahami tren. Tombol di panel (pengaturan) dipakai untuk:

  • Menetapkan ambang pra-alarm dan alarm.

  • Mengatur skala/koefisien sesuai karakteristik sensor (jika diperlukan).

  • Menyalakan/mematikan bunyi atau memilih mode indikasi.

Bahasa antarmuka mengikuti simbol universal (angka, LED, ikon), sehingga minim kebutuhan lokalisasi. Alur penggunaan sehari-hari sangat singkat: lihat angka, perhatikan LED kuning/merah, dan ikuti SOP saat relai aktif.

Kualitas hidup:

  • LED warna berbeda mencegah salah interpretasi tingkat bahaya.

  • Buzzer internal built-in—tidak perlu sirene eksternal jika area tidak terlalu bising.

  • Dua relai NO/NC memudahkan integrasi ke lampu menara, klakson eksternal, atau interlock mesin.

Fitur-fitur unggulan

  1. Dua level alarm, dapat disetel
    Pra-alarm memberi waktu reaksi sebelum kondisi tidak aman. Alarm utama memicu tindakan otomatis melalui relai. Manfaatnya: keputusan objektif, konsisten antar-shift, dan mengurangi ketergantungan pada perkiraan visual.

  2. Indikasi rata-rata 2 dan 5 menit
    Angin sering berfluktuasi cepat. Rata-rata bergerak membantu memisahkan hembusan singkat dari tren yang terus meningkat. Operator tidak perlu melakukan kalkulasi manual.

  3. Input 0…10 V dengan suplai sensor 12/24 VDC
    Mendukung beragam anemometer (cawan/propeller/ultrasonik) yang mengeluarkan tegangan analog. Satu panel dapat dipasangkan dengan banyak model sensor yang kompatibel tanpa power supply terpisah.

  4. Dua relai NO/NC (maks. 220 VAC / 10 A)
    Relai dapat menyalakan beacon, buzzer eksternal, atau memutus sirkuit kendali hoist. Skalabilitasnya tinggi: cukup sambungkan ke sirkuit kontrol yang sudah ada.

  5. Enklosur IP66 dan rentang suhu luas
    Siap untuk lingkungan industri yang keras: atap pabrik, area penangkap angin di pelabuhan, atau halaman penumpukan.

Kontrol eksternal dan integrasi sistem

Walau PCE-WSAC 50-220 berfokus pada alarm lokal, dua relai NO/NC menyediakan integrasi yang fleksibel:

  • Mengaktifkan lampu menara (stack light) hijau/kuning/merah.

  • Menyetop otomatis (interlock) hoist, winch, atau crane kecil saat alarm.

  • Menghubungkan ke PLC/DCS melalui input digital untuk pencatatan event (waktu alarm, status pra-alarm). Dari PLC, data dapat diekspor ke Excel/LIMS untuk tren dan audit internal.

Spesifikasi teknis lengkap

Parameter Nilai
Daya utama 115 V AC
Suplai untuk sensor (keluaran) 12 V DC atau 24 V DC
Rentang pengukuran kecepatan angin 0 … 50 m/s
Akurasi pengukuran ±3% dari rentang ukur
Input sinyal sensor 0 … 10 V
Relai alarm 2 relai NO/NC, beban maks. 220 V AC / 10 A
Indikasi Kecepatan angin; rata-rata 2 dan 5 menit; LED pra-alarm (kuning) & alarm (merah); buzzer internal
Suhu operasi −20 … 60 °C (−4 … 140 °F)
Kelas proteksi IP66
Dimensi 197,5 × 90 × 45 mm (7,7 × 3,5 × 1,7 in)
Lingkup pengiriman Unit PCE-WSAC 50-220, konektor sensor, manual, sertifikat kalibrasi ISO (sensor tidak termasuk)

Penjelasan awam: rentang 0–50 m/s setara 0–180 km/jam. Banyak batas keselamatan crane kecil berada di 10–15 m/s (36–54 km/jam). Akurasi ±3% dari rentang berarti ±1,5 m/s secara absolut—cukup untuk fungsi peringatan keselamatan. Dua relai 10 A mampu men-drive beban sinyal/indikator langsung atau menjadi kontak kering untuk PLC.

Panduan memilih komponen tambahan (sensor & aksesori)

Karena WSAC 50-220 membaca sinyal 0–10 V dari sensor yang dijual terpisah, pemilihan sensor menentukan kinerja lapangan.

Tabel ringkas pemilihan sensor

Jenis sensor Keluaran umum Kelebihan Kapan dipilih
Cawan/propeller analog 0–10 V Tangguh, biaya moderat Aplikasi umum, pemasangan atap/tiang
Ultrasonik 0–10 V (atau digital) Tanpa bagian bergerak, respons cepat Area berdebu/korosif, pemeliharaan minimal
Sensor dengan pemanas 0–10 V Mencegah icing Lokasi dingin/pegunungan

Contoh aplikasi & ambang (sekadar ilustrasi SOP internal—tetap ikuti regulasi setempat):

  • Pengangkatan luar ruang (hoist/gantry): pra-alarm 8–10 m/s, alarm 12–15 m/s.

  • Greenhouse/layar pelindung: pra-alarm 6–8 m/s, alarm 10–12 m/s.

  • Area dermaga/pelabuhan: sesuaikan dengan batas port authority setempat.

Aksesori yang umum:

  • Tiang dan braket pemasangan sensor (3–10 m di atas permukaan).

  • Kabel sinyal 0–10 V berkualitas industri, pelindung (shielded).

  • Lampu menara dan sirene eksternal untuk area bising.

  • Input digital PLC untuk logging status relai.

Faktor yang memengaruhi hasil:

  • Ketinggian dan ekspos sensor (hindari turbulensi dekat dinding/atap).

  • Kalibrasi dan koefisien sensor terhadap 0–10 V.

  • Penundaan rata-rata (2/5 menit) yang mempengaruhi sensitivitas terhadap gust.

Panduan penggunaan langkah demi langkah (studi kasus WTP/WWTP)

Kasus: tim utilitas harus mengangkat penutup kisi (bar screen) berat di luar ruang. SOP mensyaratkan pemantauan angin dan interlock hoist.

  1. Perencanaan
    Tentukan titik pemasangan sensor di atas atap ruang intake, setinggi ≥3 m di atas halangan terdekat. Pastikan area memiliki rute kabel aman ke panel PCE-WSAC 50-220 di ruang kontrol.

  2. Pemasangan sensor
    Pasang sensor angin pilihan (mis. cawan analog 0–10 V) tegak lurus tanah. Kencangkan braket dan pastikan rotasi bebas. Tarik kabel shielded ke panel.

  3. Koneksi ke WSAC
    Sambungkan keluaran sensor (0–10 V) ke terminal input. Aktifkan suplai sensor 12 atau 24 VDC dari WSAC sesuai kebutuhan sensor. Hubungkan relai 1 ke lampu menara kuning (pra-alarm) dan relai 2 ke interlock hoist/klakson.

  4. Pengaturan ambang
    Buka menu pengaturan. Masukkan ambang pra-alarm misalnya 10 m/s dan alarm 13 m/s (mengacu SOP setempat). Uji fungsi: gunakan simulator 0–10 V atau tiup sensor dan pastikan LED/buzzer/relai bereaksi.

  5. Operasi harian
    Sebelum pengangkatan, operator melihat nilai real-time dan rata-rata 2 serta 5 menit. Jika LED kuning menyala—tunda atau siagakan tim. Jika LED merah/buzzer aktif—pengangkatan otomatis terblokir melalui interlock relai; tunggu sampai kondisi aman.

  6. Perawatan
    Bersihkan sensor dari debu/serangga tiap bulan. Verifikasi fungsi relai dan buzzer secara berkala. Simpan catatan uji fungsi untuk audit K3.

Kesimpulan dan rekomendasi

PCE-WSAC 50-220 adalah solusi panel peringatan angin yang ringkas dan praktis untuk aplikasi keselamatan di luar ruang industri. Nilai tambahnya berada pada dua level alarm, indikator rata-rata 2 & 5 menit, suplai sensor 12/24 VDC terintegrasi, dua relai NO/NC, serta proteksi IP66. Untuk fasilitas yang memerlukan keputusan cepat dan konsisten—WTP/WWTP di area terbuka, pabrik dengan crane outdoor, pelabuhan, pertanian/greenhouse, hingga instalasi energi angin skala kecil—perangkat ini memberi lapisan kontrol yang tangguh dan mudah diintegrasikan dengan sistem yang ada.

Jika Anda memerlukan pencatatan data kontinu ke PC/awan, kombinasikan WSAC dengan PLC/HMI untuk logging status relai atau pilih sensor anemometer yang memiliki antarmuka digital tambahan. Namun untuk fungsi “lihat-peringatkan-interlock” yang sederhana dan dapat diandalkan, WSAC 50-220 sangat tepat.

FAQ

  1. Apakah sensornya sudah termasuk?
    Tidak. WSAC 50-220 adalah unit panel. Sensor angin harus dipesan terpisah sesuai kebutuhan (0–10 V).

  2. Bisakah unit ini mematikan hoist secara otomatis?
    Bisa. Gunakan salah satu relai NO/NC untuk interlock rangkaian kontrol hoist sesuai desain keselamatan listrik Anda.

  3. Apakah perangkat bisa dipasang di luar ruang?
    Enklosur IP66 dan suhu operasi −20…60 °C mendukung pemasangan lapangan. Lindungi dari paparan langsung sinar matahari ekstrem bila memungkinkan agar umur komponen lebih panjang.

  4. Bagaimana menentukan ambang alarm?
    Rujuk regulasi internal, rekomendasi pabrikan alat angkat, dan standar K3 setempat. Banyak operasi menggunakan 10–15 m/s sebagai kisaran batas.

  5. Apakah ada penyimpanan data internal atau port USB?
    Dokumen pabrikan tidak mencantumkan memori/USB. Untuk logging, integrasikan status relai ke PLC/DCS.

  6. Sensor apa yang cocok?
    Sensor dengan output 0–10 V (cawan, propeller, atau ultrasonik). Pilih 12/24 VDC sesuai suplai dari WSAC.

Sebagai pemasok dan distributor alat industri & laboratorium, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pemantauan angin untuk keselamatan kerja dan kelancaran operasi Anda. Kami melayani klien bisnis di beragam sektor—dari fasilitas pengolahan air, pelabuhan, konstruksi, hingga pertanian—menyediakan instrumen berkualitas seperti PCE-WSAC 50-220 beserta sensor dan aksesori pendukungnya. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi pemantauan kecepatan angin serta membangun interlock keselamatan yang andal, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan konfigurasi yang tepat.

Rekomendasi Air Flow Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda

Referensi

Bagikan artikel ini

Butuh Bantuan Pilih Alat?

Author picture

Tim customer service CV. Java Multi Mandiri siap melayani Anda!

Konsultasi gratis alat ukur dan uji yang sesuai kebutuhan Anda. Segera hubungi kami.