Seorang analis laboratorium Indonesia mengukur pH krim kosmetik di cawan kecil menggunakan PHscan20F-K pocket pH tester dengan elektroda permukaan datar di meja lab.

PHscan20F-K: Pocket pH Tester Permukaan Untuk Kontrol Mutu Krim, Gel, Dan Adonan Di Lapangan

Daftar Isi

Di banyak laboratorium QA/QC, pabrik makanan, kosmetik, hingga teaching lab, pengukuran pH bukan lagi hal baru. Namun begitu berhadapan dengan sampel yang kental—seperti krim wajah, gel, pasta makanan, adonan roti, atau salep—ceritanya langsung berbeda. Probe pH standar dengan ujung bulat kaca sering kali sulit benar-benar menyentuh sampel, terutama jika teksturnya lengket atau sangat kental. Hasilnya? Angka pH lama stabil, pembacaan tidak konsisten, dan proses sampling menghabiskan lebih banyak waktu dari yang seharusnya.

Di lini produksi, masalah ini bisa berujung pada batch yang tidak lolos spesifikasi hanya karena data pH meragukan. Di industri kosmetik, sedikit deviasi pH dapat memengaruhi stabilitas formula atau menimbulkan iritasi kulit. Di pabrik bakery, pH adonan yang tidak terkontrol berpengaruh pada tekstur, rasa, hingga umur simpan. Sementara itu, di laboratorium pengajaran, mahasiswa sering dibuat bingung karena hasil praktikum pH krim atau gel tidak stabil meski prosedur sudah diikuti.

Selain soal keakuratan, ada juga tantangan higienitas dan kebersihan alat. Ujung elektroda kaca konvensional mudah tertutup lapisan krim atau pasta, sehingga proses pembersihan agak rumit dan berisiko merusak membran. Kondisi ini mempercepat penurunan kinerja elektroda, menambah biaya penggantian, dan memperpendek umur alat.

Di lapangan, misalnya untuk sampling langsung di area produksi, ukuran alat yang besar dan membutuhkan listrik atau adaptor juga menjadi masalah. Operator membutuhkan instrumen yang ringkas, mudah dibawa keliling fasilitas, namun tetap memiliki akurasi terukur dan kalibrasi yang jelas. Kombinasi faktor inilah yang membuat kebutuhan akan pocket pH tester yang khusus untuk permukaan semisolid menjadi sangat relevan.

Teknologi Elektroda Flat Surface untuk Sampel Semisolid

Kunci dari pengukuran pH yang andal pada sampel semisolid adalah geometri elektroda. PHscan20F-K menggunakan elektroda pH dengan permukaan datar (flat surface) yang dirancang khusus agar dapat bersentuhan langsung dengan permukaan krim, gel, pasta, atau adonan tanpa perlu menancapkan atau mencelupkan probe ke dalam sampel.

Secara prinsip, elektroda pH tetap bekerja dengan konsep yang sama: mengukur potensial listrik antara elektroda indikator dan elektroda referensi yang berkaitan dengan konsentrasi ion hidrogen dalam sampel. Hanya saja, pada desain flat surface, membran kaca peka pH dibuat rata sehingga area kontak dengan sampel semisolid lebih luas dan merata. Hal ini membantu percepatan waktu stabilisasi pembacaan serta mengurangi jebakan gelembung udara atau rongga kosong yang sering terjadi pada sampel kental.

Teknologi ini juga penting dari sisi pemeliharaan. Permukaan yang rata lebih mudah dibersihkan, misalnya hanya dengan membilas dan mengelap lembut, sehingga residu krim atau adonan tidak banyak menumpuk. Bagi laboratorium dengan jadwal analisis padat, kemudahan pemeliharaan berarti waktu henti alat yang lebih kecil dan umur pakai elektroda yang lebih panjang.

Keuntungan lain adalah konsistensi antar-operator. Dengan permukaan datar, cara pengukuran menjadi lebih sederhana: cukup tempelkan elektroda ke permukaan sampel yang representatif. Dibandingkan metode konvensional yang memerlukan pengenceran sampel semisolid menjadi larutan, pendekatan elektroda flat surface mengurangi tahapan preparasi, risiko perubahan pH karena penambahan pelarut, dan potensi kesalahan teknik.

Dalam jangka panjang, teknologi elektroda permukaan datar ini membantu laboratorium menjaga jejak data pH yang lebih konsisten, mengurangi kebutuhan rework, dan mempermudah proses audit karena prosedur pengukuran lebih mudah distandarkan dan didokumentasikan.

PHscan20F-K: Pocket pH Tester Permukaan untuk Semisolid dan Gel

PHscan20F-K adalah pocket pH meter permukaan yang secara khusus dirancang untuk pengujian pH pada sampel semisolid dan gel. Alih-alih mencoba “memaksa” elektroda standar bekerja pada sampel yang tidak cocok, alat ini menawarkan solusi yang sejak awal memang ditujukan bagi krim, gel, pasta, adonan, dan sampel sejenis.

Instrumen ini mengukur parameter pH dengan rentang 0,00 sampai 14,00 pH, sehingga cukup luas untuk mencakup berbagai aplikasi industri dan laboratorium. Akurasinya ±0,05 pH, yang sudah sesuai untuk kebutuhan QA/QC, riset terapan, maupun pengajaran. Dua titik kalibrasi dengan buffer pH 4,01 – 7,00 – 10,01 memungkinkan penyesuaian alat sesuai rentang kerja yang paling sering digunakan pengguna.

Hal yang membuat PHscan20F-K menonjol adalah kombinasi antara bentuk pocket yang ringkas, elektroda permukaan datar, dan fokus pada sampel semisolid. Bagi pabrik kosmetik, pabrik makanan, atau laboratorium yang rutin menangani sampel kental, hal ini mengurangi kebutuhan memiliki meter besar hanya untuk pengujian sederhana di lini produksi.

Selain itu, PHscan20F-K sudah dilengkapi kompensasi suhu otomatis, sehingga pembacaan pH tetap dikoreksi terhadap perubahan suhu sampel. Fitur auto-power off membantu menghemat baterai ketika alat tidak digunakan. Paket pembelian biasanya sudah termasuk larutan buffer pH 4,01, 7,00, dan 10,01 serta carrying case, sehingga siap digunakan sebagai set mobile untuk inspeksi rutin.

Singkatnya, PHscan20F-K diposisikan sebagai solusi praktis: cukup ringkas untuk dibawa ke mana-mana, namun tetap serius dalam hal akurasi dan kalibrasi.

Desain Fisik dan Ergonomi di Lapangan

Sebagai pocket tester, PHscan20F-K dirancang agar terasa natural di tangan operator. Bentuk bodinya memanjang dengan bagian atas memuat layar digital dan tombol, sementara bagian bawah menjadi rumah bagi elektroda flat surface. Ukuran ini membuatnya mudah disimpan di saku jas lab atau pouch kecil ketika operator bergerak dari satu titik sampling ke titik lain.

Meskipun informasi detail dimensi dan berat tidak tercantum dalam cuplikan spesifikasi resmi yang tersedia, dari kategorinya sebagai pocket pH meter dapat diperkirakan bahwa bobotnya ringan dan nyaman digunakan dengan satu tangan. Desain semacam ini biasanya menjadi keunggulan ketika alat dipakai di area produksi yang padat, di mana operator memegang cawan sampel dengan tangan satu dan alat di tangan lainnya.

Catu daya PHscan20F-K menggunakan baterai (umumnya baterai kecil seperti AAA atau sejenis, meski jenis persisnya tidak disebutkan dalam spesifikasi yang tersedia). Fitur auto-power off membantu menjaga agar baterai tidak cepat habis saat alat lupa dimatikan setelah pengukuran. Bagi tim QC yang banyak bergerak, ini berarti tidak perlu terlalu sering mengganti baterai dan mengurangi risiko alat tiba-tiba mati di tengah pekerjaan.

Mengenai batas lingkungan operasi dan rating ketahanan (seperti IP rating terhadap debu atau cipratan air), informasi spesifik tidak tercantum pada data yang tersedia. Karena itu, penggunaan yang aman sebaiknya menghindari paparan cairan berlebih, tidak merendam seluruh badan alat, dan menjauhkan dari suhu ekstrem. Di laboratorium atau area produksi yang lembap, disarankan menyimpan alat di carrying case setelah digunakan untuk melindungi bagian elektronik dan elektroda.

Secara ergonomi, kombinasi bentuk ringkas, layar pada posisi yang mudah dilihat, dan elektroda flat surface yang menyatu dengan bodi membuat PHscan20F-K nyaman untuk pengukuran cepat berulang. Operator tidak perlu membawa meter meja, elektroda terpisah, dan kabel, sehingga alur kerja di lapangan menjadi lebih ringkas.

Antarmuka dan Pengalaman Pengguna

PHscan20F-K menggunakan layar digital yang menampilkan nilai pH secara jelas. Meskipun ukuran dan keberadaan backlight tidak dijelaskan secara detail pada data yang tersedia, display dirancang untuk dapat dibaca dengan cepat saat inspeksi. Untuk keperluan QC di lini produksi yang membutuhkan keputusan cepat—misalnya menerima atau menolak batch—kejelasan tampilan angka menjadi faktor penting.

Tata letak tombol dibuat sederhana. Umumnya terdapat tombol daya, tombol kalibrasi, dan mungkin satu tombol fungsi lain (misalnya untuk pemilihan buffer atau pengaturan). Bagi operator yang baru pertama kali memakai alat, struktur antarmuka yang minimalis justru menguntungkan karena kurva belajar lebih singkat. Tidak perlu menavigasi banyak menu sebelum melakukan pengukuran; cukup hidupkan, bilas elektroda, dan lakukan pengukuran.

Bahasa yang digunakan dalam antarmuka biasanya berupa simbol universal dan angka, sehingga tidak ada masalah bahasa bagi pengguna di Indonesia. Proses kalibrasi dua titik berjalan step-by-step mengikuti petunjuk di layar, dengan memanfaatkan buffer pH 4,01 – 7,00 – 10,01 yang sudah tersedia dalam paket. Ini membantu menjaga konsistensi antar-operator: prosedur sama, buffer sama, sehingga hasil lebih mudah direproduksi.

Fitur auto-power off berperan sebagai “penjaga” baterai. Setelah alat tidak digunakan beberapa waktu (misalnya beberapa menit), PHscan20F-K akan mematikan diri secara otomatis. Hal ini bermanfaat terutama ketika alat digunakan bergantian oleh banyak orang; jika satu operator lupa mematikan, baterai tidak serta-merta habis.

Memori data dan fitur ekspor tidak disebutkan dalam spesifikasi yang tersedia, sehingga dapat diasumsikan pencatatan hasil dilakukan secara manual ke lembar kerja atau LIMS. Meskipun demikian, untuk banyak aplikasi QC di lini produksi, satu pembacaan langsung di layar sudah cukup untuk membuat keputusan.

Nilai Tambah Fungsional: Fitur yang Paling Terasa Manfaatnya

Beberapa fitur utama PHscan20F-K mungkin terdengar sederhana di atas kertas, tetapi dalam praktiknya berdampak besar pada kenyamanan kerja dan reliabilitas data.

  • Elektroda flat surface untuk semisolid dan gel
    Ini adalah fitur sentral. Permukaan datar memungkinkan kontak yang baik dengan sampel kental tanpa perlu pengenceran. Misalnya, pada krim kosmetik di jalur filling, operator cukup mengambil sedikit sampel di spatula atau cawan, lalu menempelkan elektroda ke permukaannya. Waktu tunggu hingga pembacaan stabil relatif singkat, sehingga throughput sampling meningkat.

  • Rentang pH 0,00 – 14,00 dengan akurasi ±0,05 pH
    Dengan rentang penuh dan akurasi cukup ketat, alat ini cocok dipakai lintas aplikasi: dari krim kosmetik yang cenderung sedikit asam, gel farmasi yang harus dekat netral, hingga pasta makanan atau adonan fermentasi yang relatif lebih asam. Bagi laboratorium QA/QC, satu alat dapat melayani banyak jenis sampel selama teksturnya semisolid.

  • Kompensasi suhu otomatis
    Nilai pH sangat dipengaruhi suhu. PHscan20F-K sudah dilengkapi kompensasi suhu otomatis, sehingga operator tidak perlu melakukan koreksi manual. Misalnya saat mengukur pH adonan hangat atau gel yang baru diproduksi, alat akan mengkompensasi perubahan suhu secara internal sehingga pembacaan lebih konsisten.

  • Kalibrasi dua titik dengan buffer standar
    Kalibrasi dua titik menjadi kompromi ideal antara kemudahan dan keandalan. Dengan buffer pH 4,01, 7,00, dan 10,01, pengguna dapat memilih kombinasi kalibrasi yang paling relevan dengan rentang sampel yang diukur. Di lingkungan audit, adanya prosedur kalibrasi yang jelas memudahkan penelusuran jika terjadi deviasi.

  • Auto-power off
    Sekilas hanya fitur kecil, tetapi untuk alat pocket yang sering berpindah tangan, auto-power off mengurangi kejadian baterai habis mendadak. Artinya, risiko downtime saat sampling berkurang, dan biaya operasional baterai lebih terkendali.

Kombinasi fitur inti ini membuat PHscan20F-K sangat praktis sebagai “alat kerja harian” di lini produksi maupun laboratorium yang sering menangani sampel kental.

Kontrol Eksternal dan Integrasi Sistem

Berbeda dengan bench-top meter yang dilengkapi port USB atau RS232, PHscan20F-K fokus pada kemudahan penggunaan portabel. Pada spesifikasi yang tersedia tidak ada informasi mengenai kemampuan transfer data elektronik ke PC atau sistem LIMS. Karena itu, pendekatan pencatatan data yang realistis adalah dengan metode manual: mencatat pembacaan pH ke lembar kerja, formulir QA/QC, atau sistem digital yang diinput oleh operator.

Bagi banyak aplikasi di lapangan, pendekatan ini masih memadai. Misalnya, di pabrik kosmetik, operator hanya perlu memastikan bahwa pH krim berada dalam rentang spesifikasi sebelum batch dilepas. Di teaching lab, mahasiswa cukup menuliskan hasil pengukuran dalam lembar praktikum.

Jika organisasi membutuhkan integrasi data yang lebih kompleks—misalnya tren pH harian yang otomatis tersimpan—PHscan20F-K bisa ditempatkan sebagai alat inspeksi cepat, sementara analisis trend jangka panjang dilakukan dengan meter meja yang punya kemampuan logging dan ekspor data. Dengan cara ini, workflow tetap fleksibel: pocket tester untuk kontrol rutin cepat, meter meja untuk dokumentasi mendalam.

Spesifikasi Teknis PHscan20F-K

Parameter Nilai / Keterangan
Model PHscan20F-K
Tipe Pocket pH meter permukaan untuk semisolid dan gel
Parameter yang diukur pH
Rentang pH 0,00 sampai 14,00 pH
Resolusi pH Tidak disebutkan (—)
Akurasi pH ±0,05 pH
Kalibrasi 2 titik kalibrasi
Kompensasi suhu Otomatis
Jenis elektroda Elektroda pH flat surface untuk permukaan semisolid dan gel
Rentang suhu kerja Tidak disebutkan (—)
Fitur tambahan Auto-power off
Display Layar digital
Penerapan utama Pengukuran pH krim, gel, pasta, adonan, dan sampel semisolid sejenis
Buffer kalibrasi pH 4,01; 7,00; 10,01 (larutan buffer)
Paket PHscan20F-K Unit tester, larutan buffer 4,01; 7,00; 10,01, carrying case

Bagi pengguna yang baru mulai memakai pH meter, angka-angka di atas dapat disederhanakan sebagai berikut: rentang 0–14 berarti alat bisa membaca hampir semua pH yang mungkin ditemui dalam aplikasi industri biasa. Akurasi ±0,05 pH artinya jika nilai sebenarnya 5,50, alat akan membaca dalam kisaran sekitar 5,45–5,55, yang untuk banyak aplikasi QA/QC sudah lebih dari cukup. Kalibrasi dua titik membantu memastikan bahwa garis korelasi antara tegangan dan pH tetap lurus di rentang kerja utama yang digunakan.

Panduan Memilih Komponen Tambahan dan Aksesori

Walaupun PHscan20F-K sudah hadir sebagai satu paket lengkap dengan buffer kalibrasi dan carrying case, ada beberapa komponen tambahan yang layak dipertimbangkan agar hasil pengukuran lebih konsisten dan umur pakai alat maksimal.

Tabel rentang pH dan contoh aplikasi

Rentang pH Sampel Contoh Aplikasi Semisolid / Gel Buffer Kalibrasi yang Disarankan
3,0 – 5,5 Krim wajah, lotion, gel pembersih, saus fermentasi pH 4,01 dan 7,00
5,5 – 7,5 Gel farmasi, salep, adonan roti, produk bakery tertentu pH 7,00 dan 4,01 atau 10,01 (sesuai kebutuhan)
7,5 – 10,0 Pasta pembersih khusus, formulasi semisolid basa ringan pH 7,00 dan 10,01

Aksesori yang berguna

  • Larutan penyimpanan elektroda pH

  • Larutan pembersih khusus untuk sampel berminyak atau bermuatan protein tinggi

  • Tisu bebas serat atau kapas lembut untuk mengelap permukaan elektroda

  • Cawan sampel kecil untuk krim/gel (memudahkan pengukuran permukaan)

  • Timer kecil untuk memastikan waktu kontak yang konsisten saat pengukuran

Faktor yang memengaruhi hasil pengukuran

  • Homogenitas sampel: krim atau adonan yang belum tercampur rata bisa menunjukkan pH berbeda di setiap titik.

  • Suhu sampel: meski ada kompensasi suhu otomatis, lebih baik menjaga sampel pada suhu yang relatif seragam.

  • Kebersihan elektroda: lapisan minyak atau sisa pasta pada permukaan datar dapat memperlambat respons atau menggeser pembacaan.

  • Kalibrasi berkala: lakukan kalibrasi rutin, terutama sebelum pengujian batch penting atau setelah elektroda dibersihkan intensif.

Dengan kombinasi buffer yang tepat, aksesori pendukung, dan kebiasaan kalibrasi yang baik, PHscan20F-K dapat memberikan data pH yang konsisten di berbagai skenario.

Penerapan di Lapangan: Dua Contoh Penggunaan PHscan20F-K

1. Kontrol pH Krim Kosmetik di Pabrik

Sebuah pabrik kosmetik di Jawa Barat memproduksi krim pelembap dan lotion dalam volume besar. Sebelum memakai pocket pH tester khusus semisolid, tim QC harus membawa sampel ke laboratorium, mengencerkan krim dengan air deionisasi, lalu mengukur pH menggunakan pH meter meja. Proses ini memakan waktu dan kadang membuat hasil kurang representatif karena penambahan air mengubah sifat produk.

Setelah memperkenalkan PHscan20F-K, prosesnya jauh lebih singkat. Operator di area mixing mengambil sampel krim segar dalam cawan kecil, menunggu hingga suhu mendekati suhu ruang, kemudian menempelkan elektroda flat surface ke permukaan krim. Dalam waktu singkat, nilai pH stabil dan dicatat dalam lembar kontrol proses.

Dengan cara ini, pabrik dapat:

  • Mengurangi waktu tunggu hasil pH sehingga penyesuaian formulasi bisa dilakukan lebih cepat.

  • Menghindari ketidakpastian akibat pengenceran sampel.

  • Meningkatkan konsistensi antar-batch karena pengukuran dilakukan pada titik proses yang sama setiap kali.

2. Monitoring pH Adonan di Industri Bakery

Sebuah pabrik bakery yang memproduksi roti fermentasi rutin memantau pH adonan sebagai indikator perkembangan fermentasi. Sebelumnya, operator menggunakan indikator kertas pH untuk estimasi cepat. Namun hasilnya terlalu kasar, sulit dicatat sebagai data kuantitatif, dan tidak cukup meyakinkan ketika perusahaan mulai menerapkan sistem dokumentasi HACCP yang lebih ketat.

Dengan PHscan20F-K, mereka bisa memantau pH adonan langsung di area fermentasi. Operator mengambil sedikit adonan di wadah kecil, meratakan permukaannya, lalu menempelkan elektroda flat surface. Nilai pH terbaca dengan resolusi digital, memudahkan penetapan titik optimal untuk melanjutkan ke tahap pembentukan dan pemanggangan.

Keuntungan yang dirasakan antara lain:

  • Data pH lebih presisi dan dapat digrafikkan dari hari ke hari.

  • Waktu fermentasi dapat dioptimalkan sehingga tekstur dan rasa roti lebih konsisten.

  • Tim QA memiliki dokumentasi yang jelas ketika auditor menanyakan bukti kontrol proses.

Contoh-contoh ini menggambarkan bagaimana PHscan20F-K bukan hanya “alat ukur”, tetapi menjadi bagian dari strategi kontrol proses yang lebih matang.

Langkah demi Langkah Menggunakan PHscan20F-K pada Krim atau Gel

Berikut contoh alur penggunaan di pabrik kosmetik untuk pengujian pH krim:

  1. Persiapan alat

    • Pastikan baterai masih cukup dan alat dalam kondisi bersih.

    • Siapkan larutan buffer pH 4,01 dan 7,00 (atau 10,01 jika dibutuhkan).

    • Siapkan cawan sampel bersih untuk krim/gel.

  2. Kalibrasi

    • Nyalakan PHscan20F-K.

    • Bilas elektroda dengan air deionisasi, keringkan perlahan dengan tisu bebas serat.

    • Masukkan elektroda ke buffer pH pertama (misalnya 7,00). Ikuti instruksi di layar untuk menetapkan titik kalibrasi.

    • Bilas kembali elektroda, lalu ulangi dengan buffer pH kedua (4,01).

    • Setelah selesai, alat siap digunakan.

  3. Pengambilan sampel

    • Ambil sampel krim dari tangki atau jalur produksi dengan spatula bersih.

    • Letakkan di cawan dan ratakan permukaannya sehingga elektroda dapat menempel secara merata.

    • Biarkan sampel mencapai suhu mendekati suhu ruang agar hasil lebih stabil.

  4. Pengukuran pH

    • Bilas elektroda dan keringkan perlahan.

    • Tempelkan permukaan datar elektroda ke permukaan krim, pastikan seluruh area sensitif menyentuh sampel.

    • Tahan posisi hingga nilai pH di layar stabil.

    • Catat hasil pada lembar kontrol atau sistem digital.

  5. Setelah pengukuran

    • Bilas elektroda dengan air deionisasi untuk menghilangkan sisa krim.

    • Jika sampel sangat berminyak, gunakan larutan pembersih yang sesuai sebelum pembilasan akhir.

    • Simpan alat pada posisi tegak di carrying case, dengan elektroda dalam kondisi bersih dan, jika disarankan, lembap oleh larutan penyimpanan yang sesuai dengan rekomendasi produsen elektroda.

Alur di atas dapat dengan mudah diadaptasi untuk aplikasi lain, misalnya adonan roti atau pasta makanan, dengan prinsip yang sama: sampel diratakan, elektroda ditempel, hasil dicatat.

Kesimpulan dan Rekomendasi

PHscan20F-K hadir sebagai solusi praktis untuk satu masalah yang sangat spesifik namun sering diabaikan: bagaimana mengukur pH sampel semisolid dan gel dengan cepat, akurat, dan tanpa prosedur preparasi yang rumit. Dengan elektroda flat surface, rentang pH 0–14, akurasi ±0,05 pH, dan kompensasi suhu otomatis, alat ini cocok untuk:

  • Pabrik kosmetik yang rutin menguji pH krim, lotion, dan gel.

  • Industri makanan dan bakery yang memantau adonan dan pasta.

  • Laboratorium farmasi dan biotek yang menangani salep dan gel obat.

  • Teaching lab yang ingin memberikan pengalaman nyata pada mahasiswa terkait pengukuran pH sampel kental.

Jika kebutuhan utama Anda adalah pengukuran pH larutan dengan kebutuhan dokumentasi data digital yang ekstensif, mungkin meter meja dengan fitur logging lebih tepat. Namun untuk inspeksi cepat di lini produksi, verifikasi batch, atau pengukuran rutin pada sampel semisolid, PHscan20F-K menawarkan kombinasi ringkas, mudah digunakan, dan cukup akurat untuk sebagian besar skenario QA/QC.

FAQ singkat

1. Apakah PHscan20F-K bisa digunakan untuk mengukur pH cairan biasa?
Bisa, namun desain elektroda flat surface dioptimalkan untuk sampel semisolid dan gel. Untuk cairan yang sangat encer, pH meter dengan elektroda celup biasa bisa jadi lebih nyaman, meski PHscan20F-K tetap dapat memberikan pembacaan selama permukaan elektroda terendam merata.

2. Seberapa sering PHscan20F-K perlu dikalibrasi?
Frekuensi kalibrasi tergantung intensitas penggunaan dan persyaratan SOP. Untuk QA/QC rutin, kalibrasi harian atau setiap kali pergantian shift umumnya dianjurkan, terutama jika alat digunakan untuk keputusan penting seperti release batch.

3. Apa yang harus dilakukan jika respon pH menjadi lambat?
Periksa kebersihan elektroda. Bersihkan dengan larutan pembersih yang sesuai dan bilas dengan air deionisasi. Jika setelah pembersihan respon tetap lambat atau pembacaan sulit stabil, elektroda mungkin sudah melemah dan perlu diganti sesuai rekomendasi produsen.

4. Apakah PHscan20F-K tahan terhadap cipratan air atau digunakan di area basah?
Spesifikasi yang tersedia tidak mencantumkan IP rating. Sebaiknya hindari penggunaan di lingkungan yang sangat basah atau merendam badan alat. Gunakan di area yang relatif kering dan bersihkan dengan lap lembap bila diperlukan.

5. Apakah alat ini cocok untuk laboratorium pengajaran?
Ya. Antarmukanya sederhana, kalibrasi menggunakan buffer standar, dan bentuk pocket memudahkan mahasiswa melakukan pengukuran pada berbagai jenis sampel semisolid tanpa prosedur preparasi yang rumit.

6. Apakah buffer kalibrasi sudah termasuk dalam paket?
Ya, paket PHscan20F-K biasanya mencakup unit tester, larutan buffer pH 4,01; 7,00; 10,01, serta carrying case, sehingga pengguna dapat langsung melakukan kalibrasi awal dan mulai mengukur.

Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pengukuran pH yang andal pada sampel semisolid dan gel untuk mendukung berbagai proses penelitian dan produksi Anda. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas seperti PHscan20F-K Pocket pH Surface Tester dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan kontrol mutu formulasi, menjaga konsistensi pH, dan memenuhi standar regulasi yang berlaku. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pengujian pH krim, gel, maupun adonan di fasilitas Anda, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.

Rekomendasi Multiparameter Unggulan untuk Kebutuhan Anda

Referensi

Bagikan artikel ini

Butuh Bantuan Pilih Alat?

Author picture

Tim customer service CV. Java Multi Mandiri siap melayani Anda!

Konsultasi gratis alat ukur dan uji yang sesuai kebutuhan Anda. Segera hubungi kami.