“Teknisi laboratorium Indonesia mengukur konduktivitas air limbah menggunakan S50-H Bluetooth Conductivity Tester yang terhubung ke smartphone di area instalasi pengolahan air industri.”

S50-H: Tester Konduktivitas Bluetooth Untuk Air Proses Berkondusivitas Tinggi

Daftar Isi

Di banyak fasilitas pengolahan air, pabrik minuman, farmasi, hingga instalasi air limbah, pengukuran konduktivitas/TDS sering kali jadi titik lemah dalam rantai QA/QC. Di atas kertas, SOP meminta data konduktivitas harian atau bahkan setiap jam. Di lapangan, teknisi berhadapan dengan beberapa masalah klasik:

  • Rentang konduktivitas sangat lebar: dari air umpan boiler yang relatif rendah hingga larutan proses, salinitas tinggi, atau limbah konsentrat.

  • Meter konduktivitas biasa cepat “mentok” skala ketika masuk ke air proses berkonsentrasi tinggi, sehingga operator harus ganti alat atau melakukan pengenceran berulang.

  • Data tersebar di kertas, foto layar, dan catatan manual—sulit diaudit saat internal audit, validasi farmasi, atau pemeriksaan regulator.

  • Di WTP/WWTP, teknisi sering berpindah titik sampling (influent, effluent, equalization tank, RO reject). Membawa meter benchtop jelas tidak praktis.

  • Di lini produksi F&B atau galangan plating/galvanis, downtime akibat salah setel konsentrasi bath cukup mahal. Satu penyesuaian yang terlambat bisa berarti batch produk harus dirework atau bahkan dibuang.

Hasilnya, keputusan proses sering diambil dengan data yang kurang representatif: sampel terlalu jarang, akurasi meragukan, atau catatan tidak lengkap. Di sinilah kebutuhan akan tester konduktivitas yang:

  • Mampu membaca rentang tinggi tanpa kehilangan akurasi.

  • Portabel dan tahan kerja lapangan.

  • Terhubung langsung ke sistem digital (minimal ke smartphone) untuk pelacakan data.

S50-H Conductivity Tester dirancang tepat untuk menjawab problem ini, terutama di aplikasi konduktivitas menengah–tinggi seperti air limbah industri, larutan proses, monitoring salinitas, dan kontrol kadar padatan terlarut di berbagai sektor.

Prinsip Kerja Sensor Konduktivitas Bluetooth

Untuk memahami keunggulan S50-H, menarik untuk menengok sebentar cara kerja pengukuran konduktivitas. Intinya, konduktivitas adalah kemampuan larutan menghantarkan arus listrik. Semakin banyak ion terlarut (Na⁺, Cl⁻, Ca²⁺, dll.), semakin tinggi konduktivitasnya.

Di dalam sensor S50-H terdapat sel konduktivitas dengan elektroda platinum berkonstanta K = 10, yang memang dirancang untuk rentang tinggi hingga 200 mS/cm. Alat mengalirkan arus AC kecil melalui larutan; tegangan yang dihasilkan kemudian dikonversi menjadi nilai konduktivitas. Sederhana di konsep, tetapi banyak detail teknis yang membuat pengukuran stabil:

  • Kompensasi suhu otomatis 0–100 °C: konduktivitas sangat dipengaruhi suhu; S50 menggunakan sensor suhu internal dan algoritma kompensasi linier/nonlinier, termasuk mode USP/EP untuk aplikasi farmasi dan air murni.

  • Pilihan jenis kompensasi: linear, non-linear (air alami), pure-water, hingga standar farmakope sehingga pengguna bisa menyesuaikan dengan karakter sampel.

  • Kalibrasi multi-titik (1–3 titik) dengan pengenalan otomatis standar 1413 µS/cm, 12.88 mS/cm, dan 111.8 mS/cm.

Perbedaan utama dibanding metode konvensional (misalnya titrasi untuk TDS atau salinitas) adalah kecepatan dan kemudahan. Dengan satu alat:

  • Anda bisa mendapatkan konduktivitas, TDS, dan salinitas secara real-time.

  • Tidak perlu reagen kimia atau perhitungan manual rumit.

  • Resiko human error berkurang karena pembacaan digital dan fungsi Auto-Read.

Dalam jangka panjang, pendekatan berbasis konduktivitas ini:

  • Mengurangi konsumsi bahan kimia (reagen titrasi, indikator).

  • Memudahkan otomasi dan integrasi dengan sistem kendali proses.

  • Memberikan tren data yang kontinyu untuk analisis kualitas air atau proses, bukan hanya snapshot sesekali.

S50-H: Tester High-Range untuk Proses Industri dan Laboratorium

S50-H adalah varian high-range dari seri Bluetooth S50 Conductivity Tester buatan Bante Instruments. Berbeda dengan tipe S50-M yang lebih fokus pada rentang rendah–menengah, S50-H dirancang untuk aplikasi hingga 200 mS/cm—cukup untuk banyak larutan proses, air limbah industri, dan aplikasi salinitas tinggi seperti konsentrat brine atau air laut yang diperkaya.

Beberapa poin yang membuatnya menarik untuk QA/QC dan engineer proses:

  • Rentang konduktivitas lebar: 100–2000 µS/cm dan 20.00–200.0 mS/cm dengan resolusi 0.01/0.1/1 sesuai rentang dan akurasi ±0.5% dari full scale.

  • Parameter multifungsi dalam satu sensor: konduktivitas, TDS (hingga 200 g/L), salinitas (PSU, ppt, %), resistivitas, dan bahkan conductivity ash untuk gula berdasarkan metode ICUMSA.

  • Koneksi Bluetooth ke aplikasi BanteLab di Android, sehingga pembacaan, kalibrasi, dan pencatatan data dilakukan dari smartphone atau tablet.

  • Dirancang sebagai sistem: setiap pembelian S50-H sudah termasuk larutan standar 1413 µS/cm, 12.88 mS/cm, dan 111.8 mS/cm, plus USB cable, adaptor 5 V DC, dan carrying case untuk penggunaan mobile.

Kombinasi rentang tinggi, fleksibilitas parameter, dan konektivitas menjadikan S50-H cocok untuk:

  • Laboratorium pengujian air limbah dan proses kimia.

  • Pabrik makanan-minuman yang perlu memonitor CIP, brine, sirup gula pekat, atau air boiler.

  • Industri plating/galvanis untuk kontrol bath elektrolit.

  • Pengolahan air laut dan akuakultur padat tebar.

Desain Fisik dan Ergonomi S50-H

Secara bentuk, S50-H mengikuti desain seri S lainnya: body silinder ramping dengan panjang sekitar 185 mm dan diameter 40 mm, berat sekitar 120 g. Ukuran ini pas digenggam satu tangan dan cukup ringkas untuk dimasukkan ke tas sampling atau saku jas lab.

Bagian atas memuat area baterai dan antarmuka USB-C untuk pengisian baterai 3.7 V yang dapat diisi ulang. Port USB ini hanya digunakan untuk charging, bukan transfer data, sehingga desainnya tetap sederhana dan tertutup rapat terhadap cipratan. Waktu pengisian penuh sekitar 2 jam dan cukup untuk penggunaan lapangan berulang selama shift kerja normal.

Di sisi depan tubuh tester terdapat satu tombol utama untuk power, sementara seluruh pengaturan detail dan pembacaan angka dilakukan melalui aplikasi BanteLab di smartphone. Pendekatan “minimal tombol” ini membuat permukaan alat mudah dibersihkan—penting di lingkungan farmasi atau F&B di mana kebersihan peralatan di garis depan audit.

Bagian bawah adalah sel konduktivitas platinum black dengan cell constant K = 10 yang dilindungi cap pelindung. Sebelum digunakan, sensornya cukup direndam di air keran sekitar 10 menit untuk menghilangkan kotoran atau minyak pada permukaan sensor.

Dari sisi ketahanan lingkungan, seri S dirancang untuk operasi 0–50 °C dengan kelembapan relatif <80% dan memiliki rating IP54—artinya terlindung dari debu dalam jumlah terbatas dan percikan air dari segala arah. Ini cocok untuk penggunaan di area pengolahan air, ruang produksi yang lembap, atau sampling di WWTP yang banyak percikan, selama tidak dicelupkan seluruh bodi ke dalam cairan.

Untuk penggunaan lapangan, beberapa kebiasaan yang membantu:

  • Gunakan lanyard atau sarung tambahan jika teknisi sering sampling di bak terbuka untuk mengurangi risiko alat terjatuh.

  • Biasakan membilas sensor dengan air suling setelah pengukuran di larutan pekat guna mencegah penumpukan padatan di slot.

Antarmuka Aplikasi BanteLab dan Pengalaman Pengguna

Keunikan S50-H adalah filosofi “tester + aplikasi”. Layar utama bukan berada di badan alat, tetapi di smartphone Android yang menjalankan aplikasi BanteLab. Setelah S50-H dihidupkan dan dipasangkan via Bluetooth 4.0, pembacaan akan tampil real-time di aplikasi.

Beberapa elemen antarmuka yang relevan untuk kerja laboratorium:

  • Tampilan grafis nilai konduktivitas/TDS/salinitas dengan grafik tren dan tabel data yang bisa digeser antar-mode.

  • Menu Settings terintegrasi yang memungkinkan pengaturan unit suhu, kriteria stabilitas (Fast/Standard/Slow), mode pengukuran (Continuous atau Auto-Read), interval pencatatan otomatis, hingga alarm kalibrasi berkala.

  • Fungsi Auto-Read: aplikasi akan mendeteksi ketika nilai sudah stabil lalu mengunci hasil dengan ikon HOLD—mengurangi subjektivitas “kapan saya harus membaca angka?” terutama untuk operator baru.

  • Data Log terintegrasi dengan kemampuan menyimpan pembacaan, memberi Sample ID 4 digit, melihat kembali riwayat pengukuran, dan menghapus data tertentu atau seluruhnya bila diperlukan.

  • Laporan kalibrasi yang menampilkan titik kalibrasi dan faktor/kemiringan elektroda—sangat membantu saat audit internal karena jejak kalibrasi dapat ditampilkan langsung di layar.

Bagi pengguna di teaching lab atau riset kampus, antarmuka semacam ini membuat proses pengajaran lebih visual: mahasiswa dapat melihat langsung respon konduktivitas terhadap perubahan konsentrasi atau suhu dalam bentuk grafik.

Fitur Pintar yang Mengurangi Beban Kerja Operator

Di balik tampilan sederhana, S50-H membawa sejumlah fungsi “quality of life” yang terasa sekali di penggunaan rutin:

  1. Kalibrasi otomatis 1–3 titik
    Aplikasi mengenali standar 1413 µS/cm, 12.88 mS/cm, dan 111.8 mS/cm secara otomatis, lalu memandu pengguna selangkah demi selangkah hingga muncul pesan “Calibration completed”. Hal ini mengurangi potensi salah input nilai standar, terutama ketika beberapa merk larutan standar digunakan di satu lab.

  2. Auto-Read & kriteria stabilitas
    Pengguna bisa memilih mode Fast, Standard, atau Slow. Mode Fast memberi hasil cepat, cocok untuk screening lapangan; Standard dan Slow lebih konservatif untuk kebutuhan data QA yang ketat.

  3. Alarm batas atas/bawah
    Fitur limit alarm akan berbunyi ketika hasil di luar rentang yang ditetapkan, misalnya di outlet WTP ketika konduktivitas melewati ambang baku mutu internal. Ini sangat membantu untuk operator yang harus memantau banyak parameter sekaligus.

  4. Alarm jadwal kalibrasi
    Menu Calibration Due memungkinkan penetapan interval 1–99 hari. Aplikasi akan mengingatkan ketika saat kalibrasi tiba, sehingga kepatuhan SOP lebih mudah dijaga tanpa mengandalkan ingatan teknisi.

  5. Proteksi password
    Untuk lingkungan yang diatur ketat seperti farmasi atau laboratorium tersertifikasi, opsi password dapat diaktifkan sehingga hanya personel berwenang yang bisa mengubah kalibrasi atau setting penting.

  6. Multi-parameter display
    Aplikasi BanteLab bisa menghubungkan hingga tiga tester sekaligus—misalnya S50-H untuk konduktivitas, S10 untuk pH, dan S60 untuk DO—dalam satu tampilan multiparameter. Cocok untuk akuakultur, WTP, dan teaching lab yang ingin menunjukkan keterkaitan berbagai parameter kualitas air secara bersamaan.

Kombinasi fitur ini menciptakan alur kerja yang lebih tenang: operator tidak perlu lagi terburu-buru mencatat angka; sistem yang mengingat jadwal kalibrasi dan menyimpan data secara konsisten.

Integrasi Data dan Kesiapan Sistem S50-H

Walau S50-H sendiri hanya memiliki satu tombol, integrasinya ke ekosistem digital cukup menarik:

  • Semua data tersimpan dalam aplikasi BanteLab di Android. Dari sana, pengguna dapat melihat Data Log dan Calibration Report, lalu mengirimkan data ke printer Bluetooth ZJ5890C untuk dokumentasi fisik jika diperlukan.

  • Pengaturan Data Transfer memungkinkan memilih apakah tombol “Save/Print” menyimpan data ke memory atau langsung mengirim ke printer.

  • Karena core-nya berada di smartphone, pengguna bisa secara manual menyalin atau memindahkan data yang tercetak ke sistem lain (LIMS, spreadsheet, atau database internal) sebagai bagian dari workflow QA.

Untuk pabrik atau laboratorium yang sedang bertransisi ke sistem paperless, pendekatan ini memberi jembatan murah antara pengukuran lapangan dan dokumentasi digital, meski belum berupa integrasi otomatis ke PC/LIMS.

Spesifikasi Teknis S50-H

Berikut ringkasan spesifikasi utama S50-H berdasarkan manual dan brosur resmi pabrikan:

ParameterS50-HKeterangan sederhana
Rentang konduktivitas100.0–2000 µS/cm; 20.00 & 200.0 mS/cmUntuk sampel menengah–sangat tinggi, mis. air limbah pekat, larutan proses, brine
Resolusi0.01, 0.1, 1 (otomatis sesuai rentang)Langkah pembacaan halus di rentang rendah, cukup kasar di rentang tinggi
Akurasi konduktivitas±0.5% F.S.Error relatif kecil terhadap kapasitas rentang alat
Rentang TDS0–1000 mg/L, 10.00 & 200.0 g/LBisa untuk air minum hingga larutan pekat
Akurasi TDS±1% F.S.Cukup untuk kontrol proses dan monitoring tren
Faktor TDS0.01–1.00 (default 0.5)Mengubah hubungan konduktivitas–TDS tergantung jenis ion
Rentang salinitas0.00–42.00 PSU; 0.00–80.00 ppt; 0.00–8.00 %Mendukung air laut dan salinitas tinggi lainnya
Rentang resistivitas0.00–1.00 MΩTerutama berguna di sisi air yang lebih bersih
Conductivity ash0–100% (metode ICUMSA GS2/3-17 & GS1/3/4/7/8-13)Khusus industri gula untuk menentukan kadar abu konduktivitas
Kalibrasi1–3 titikBisa disesuaikan dengan kebutuhan akurasi
Larutan standar bawaan1413 µS/cm, 12.88 mS/cm, 111.8 mS/cmSudah cukup untuk kalibrasi rentang kerja S50-H
Kompensasi suhu0–100 °C, otomatisSensor suhu terintegrasi
Koefisien suhuLinear 0.0–10.0%/°C; non-linear; USP; EPAdaptif terhadap jenis sampel
Kompensasi air murniYaMengurangi error di air dengan konduktivitas sangat rendah
Suhu referensi20 °C atau 25 °CUmum untuk pelaporan konduktivitas
DayaBaterai Li-ion 3.7 V yang dapat diisi ulangDiisi via USB 5 V 500 mA
Lingkungan operasi0–50 °C; RH <80%; IP54Cocok lab dan lapangan kering–lembap

Bagi pengguna baru, cara mudah membaca tabel ini adalah membayangkan garis dari air minum biasa (sekitar ratusan µS/cm) hingga air limbah proses yang bisa mencapai puluhan mS/cm. Selama sampel Anda berada di antara 100 µS/cm dan 200 mS/cm, S50-H mampu mengukurnya tanpa perlu pengenceran.

Memilih Rentang Konduktivitas dan Aksesori Pendukung

Supaya alat dipakai secara optimal, penting memahami rentang sampel yang akan rutin diukur. Tabel berikut bisa dijadikan acuan cepat:

Rentang konduktivitas (25 °C)Contoh aplikasiCatatan penggunaan S50-H
0.1–2 mS/cmAir minum olahan, air boiler feed, effluent WTP yang baikS50-H masih bisa, tetapi S50-M mungkin lebih sensitif untuk air sangat bersih
2–20 mS/cmAir proses F&B, air bilasan CIP, beberapa air limbah domestik/industri ringanRentang ideal bersama standar 12.88 mS/cm
20–80 mS/cmAir limbah industri, larutan pupuk pekat, brine ringanS50-H sangat cocok; gunakan mode kompensasi suhu yang sesuai
80–200 mS/cmBath plating/galvanis, brine industri, sirup gula pekatKalibrasi dengan standar 111.8 mS/cm, bilas sensor sesudahnya

Aksesori yang relevan untuk S50-H:

  • Larutan standar konduktivitas tambahan (ECCS-84, ECCS-1413, ECCS-1288, ECCS-1118) untuk kalibrasi berkala atau verifikasi.

  • Elektroda pengganti E-ECscan-C10-10K dengan cell constant K=10 jika sensor awal sudah aus atau sering terpapar sampel agresif.

  • Printer Bluetooth ZJ5890C jika diperlukan pencetakan laporan on-site.

Faktor yang memengaruhi hasil pengukuran:

  • Suhu: pastikan sampel tercampur homogen dan beri waktu beberapa detik agar kompensasi suhu bekerja.

  • Gelembung udara: goyangkan sensor perlahan untuk mengeluarkan bubble yang terjebak di slot.

  • Deposit padatan di sensor: bersihkan secara berkala, terutama setelah mengukur larutan pekat atau bersuspensi.

  • Kalibrasi: sebaiknya dilakukan ketika berganti rentang sampel secara signifikan (misalnya dari air limbah ke bath plating).

Penerapan S50-H dalam Dunia Nyata

Studi kasus 1 – Pengolahan Air Limbah Tekstil

Sebuah IPAL tekstil skala menengah di Jawa Barat menggunakan S50-H untuk memonitor konduktivitas di beberapa titik: equalization tank, outlet koagulasi-flokulasi, dan effluent akhir. Sebelumnya, mereka menggunakan konduktivitimeter meja; sampling dilakukan sekali per hari karena teknisi harus bolak-balik ke laboratorium.

Dengan S50-H yang terhubung ke tablet Android:

  • Operator melakukan pengukuran di 6 titik berbeda dua kali sehari.

  • Data disimpan di aplikasi BanteLab dengan ID sampel sesuai titik manhole.

  • Alarm batas atas dipasang pada nilai konduktivitas effluent—jika melampaui ambang tertentu, operator segera mengecek dosis bahan kimia.

Hasilnya, variasi konduktivitas effluent mengecil dan beberapa kali overload ke instalasi biologis bisa dicegah lebih dini. Walau angka “penurunan downtime 20%” di sini hanya contoh ilustratif, pola manfaat yang sama lazim ditemui: respons proses jadi lebih cepat karena data tersedia lebih sering.

Studi kasus 2 – QA Sirup Gula di Pabrik Minuman

Di pabrik minuman, sirup gula pekat menjadi bahan baku penting. Kadar abu konduktivitas terlalu tinggi bisa mengindikasikan kualitas gula kurang baik dan berpotensi memengaruhi rasa atau kestabilan produk.

QA pabrik memanfaatkan mode Conductivity Ash di S50-H yang mengikuti metode ICUMSA GS2/3-17 dan GS1/3/4/7/8-13. Larutan gula dibuat sesuai prosedur, diukur konduktivitasnya, lalu dihitung persen abu secara otomatis.

Dengan menyimpan hasil di Data Log beserta ID lot gula, tim QA dapat:

  • Melihat tren mutu pemasok gula dari batch ke batch.

  • Mengambil keputusan cepat apakah batch tertentu diterima, dipisah, atau perlu perlakuan tambahan sebelum digunakan di sirup utama.

Langkah Menggunakan S50-H di Instalasi Pengolahan Air

Bayangkan skenario di awal: operator WTP/WWTP yang harus memonitor konduktivitas di beberapa titik, termasuk air baku, outlet filter, dan effluent. Berikut langkah ringkas penggunaan S50-H di lapangan:

  1. Persiapan awal

    • Pastikan baterai cukup terisi.

    • Nyalakan S50-H dan buka aplikasi BanteLab di smartphone Android.

    • Hubungkan tester melalui menu Discover Sensor dan pilih ID sensor EC yang muncul.

  2. Kalibrasi (sebelum shift atau saat berganti jenis sampel)

    • Bilas sensor dengan air suling.

    • Celupkan ke larutan standar 12.88 mS/cm (atau 1413 µS/cm jika umumnya mengukur air lebih encer).

    • Di aplikasi, pilih Conductivity → Calibrate, tunggu stabil, lalu konfirmasi hingga muncul pesan “Calibration completed”.

  3. Pengukuran di titik sampling

    • Bilas sensor dengan sedikit sampel lokal sebelum mengukur.

    • Celupkan sensor hingga seluruh sel konduktivitas terendam, hindari menenggelamkan seluruh badan tester.

    • Goyang perlahan untuk melepaskan gelembung; tunggu ikon Stable/HOLD muncul bila Auto-Read aktif.

    • Simpan data dengan menekan ikon Save; beri Sample ID sesuai titik (misalnya 0101 untuk inlet, 0201 untuk outlet).

  4. Pencatatan dan verifikasi

    • Setelah seluruh titik diukur, buka Data Log untuk meninjau hasil.

    • Bila perlu hard copy, ubah Data Transfer ke “Send to printer” dan cetak ringkasan pengukuran via printer Bluetooth.

  5. Setelah selesai

    • Bilas sensor dengan air suling, lap kering bagian luar, pasang kembali cap pelindung.

    • Simpan tester di tempat kering dan berventilasi baik (bukan di atas clarifier yang lembap sepanjang hari).

Dengan alur ini, monitoring konduktivitas di WTP/WWTP menjadi pekerjaan yang terstruktur dan mudah diaudit, bukan sekadar catatan angka di buku tulis.

Kesimpulan: Untuk Siapa S50-H Paling Tepat?

S50-H menempati ceruk yang jelas: tester konduktivitas portabel untuk rentang menengah–tinggi dengan konektivitas Bluetooth dan dukungan parameter TDS, salinitas, resistivitas, serta conductivity ash.

Ia paling cocok untuk:

  • Laboratorium QA/QC di industri tekstil, kimia, plating, dan gula yang sering berurusan dengan larutan berkondusivitas tinggi.

  • WTP/WWTP yang membutuhkan alat lapangan untuk memonitor variabilitas konduktivitas air baku, proses, dan effluent tanpa repot pengenceran berulang.

  • Pabrik F&B dan farmasi yang ingin menghubungkan pengukuran konduktivitas dengan catatan digital serta prosedur audit internal.

  • Teaching lab dan riset kampus yang memerlukan alat fleksibel, mudah dipakai mahasiswa, dan cukup robust untuk dipakai banyak kelas.

Jika aplikasi Anda lebih banyak di air sangat murni (misalnya air injeksi atau ultra pure water <10 µS/cm), mungkin kombinasi S50-M atau meter khusus ultra-pure lebih tepat. Namun begitu proses memasuki zona konduktivitas menengah hingga sangat tinggi, S50-H menjadi pilihan yang logis: satu alat ringkas yang menutup banyak kebutuhan pengukuran sekaligus.

FAQ S50-H Conductivity Tester

1. Apakah S50-H bisa digunakan untuk air minum?
Bisa. Rentang 100–2000 µS/cm sudah mencakup konduktivitas tipikal air minum olahan. Namun jika fokus Anda hanya di air minum dan air murni, S50-M yang lebih sensitif di rentang rendah dapat dipertimbangkan.

2. Seberapa sering S50-H perlu dikalibrasi?
Secara praktik, lakukan kalibrasi minimal setiap awal shift atau ketika berpindah jenis sampel (misalnya dari air limbah ke bath plating). Anda dapat mengaktifkan Calibration Due Alarm di aplikasi sehingga pengingat muncul otomatis.

3. Apakah S50-H tahan terhadap bahan kimia agresif?
Elektroda konduktivitasnya menggunakan platinum dan dirancang untuk banyak jenis larutan, tetapi umur pakai akan lebih pendek jika sering terpapar asam/basa kuat pekat atau pelarut organik. Bilas segera setelah pengukuran dan pertimbangkan elektroda cadangan jika sampel sangat ekstrem.

4. Bisakah data dari S50-H diekspor ke komputer?
Secara bawaan, S50-H mengirim data ke aplikasi BanteLab dan/atau printer Bluetooth. Dari sisi pabrikan tidak disebutkan fitur ekspor langsung ke PC; namun Anda dapat menggunakan hasil cetakan atau pencatatan dari aplikasi sebagai dasar input ke spreadsheet atau LIMS.

5. Apa perbedaan utama S50-M dan S50-H?
S50-M punya cell constant K=1 dan rentang 0–2000 µS/cm serta 20 mS/cm, cocok untuk air relatif bersih hingga menengah. S50-H memakai cell constant K=10 dengan rentang 100–2000 µS/cm dan hingga 200 mS/cm, sehingga lebih ideal untuk larutan pekat dan aplikasi konduktivitas tinggi.

6. Apakah S50-H bisa digunakan di luar ruangan?
Dapat digunakan di luar ruangan selama suhu 0–50 °C, kelembapan <80%, dan alat tidak terendam total. Rating IP54 melindungi dari percikan, tetapi bukan untuk penggunaan di bawah air atau hujan deras berkepanjangan.

Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pengukuran konduktivitas, TDS, dan salinitas yang andal untuk mendukung berbagai proses penelitian dan produksi Anda. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti S50-H High-Range Bluetooth Conductivity Tester dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan pengendalian kualitas air, menjaga konsistensi proses, dan memenuhi standar regulasi yang ketat. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pemantauan konduktivitas pada utilitas maupun proses, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang paling tepat.

Rekomendasi Water Quality Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda

Referensi

Bagikan artikel ini

Butuh Bantuan Pilih Alat?

Author picture

Tim customer service CV. Java Multi Mandiri siap melayani Anda!

Konsultasi gratis alat ukur dan uji yang sesuai kebutuhan Anda. Segera hubungi kami.