Di banyak fasilitas—mulai dari WTP/WWTP, pabrik minuman, farmasi, sampai budidaya ikan—angka TDS sering hanya muncul sebagai satu kolom di laporan uji air. Namun di lapangan, menjaga TDS tetap stabil bukan hal sepele.
Tim QA/QC sering berhadapan dengan beberapa masalah klasik:
-
Sampel harus dibawa ke laboratorium, sehingga respon terhadap masalah di lapangan terlambat.
-
Alat ukur TDS lama biasanya hanya punya satu rentang pengukuran. Akibatnya, saat pindah dari air baku yang rendah TDS ke air limbah proses yang jauh lebih tinggi, alat menjadi tidak akurat atau bahkan “over range”.
-
Kalibrasi sering diabaikan karena terasa merepotkan; standar TDS yang dipakai pun kadang tidak cocok dengan rentang yang diukur.
-
Operator lapangan perlu alat yang cukup tangguh, tahan air, dan baterainya awet. Nyatanya, banyak tester yang cepat rusak karena sering terjatuh atau terpapar lingkungan lembap.
-
Data pengukuran tidak stabil; angka naik turun sebelum nilai “benar-benar stabil” muncul. Operator jadi ragu, atau sekadar mencatat angka terakhir tanpa yakin.
Konsekuensinya cukup serius:
-
Di industri air minum, TDS terlalu tinggi dapat mengganggu rasa, bahkan menyalahi regulasi.
-
Di farmasi dan biotek, TDS yang melonjak bisa menjadi indikasi adanya kontaminasi atau masalah pada sistem pemurnian air (misalnya RO).
-
Di akuakultur, fluktuasi TDS berdampak langsung pada stres ikan dan produktivitas kolam.
-
Di WWTP, kesalahan pembacaan TDS dapat mengacaukan kontrol dosis bahan kimia dan aerasi, sehingga proses jadi boros energi dan sulit memenuhi baku mutu.
Di titik inilah kebutuhan akan satu alat TDS yang ringkas, akurat, mudah dikalibrasi, dan cukup fleksibel untuk berbagai rentang air menjadi sangat terasa. TDSscan20 dirancang tepat untuk menjawab kebutuhan tersebut.
Prinsip Kerja TDSscan20 dan Keunggulan Metode Konduktivitas
TDSscan20 mengukur padatan terlarut total (Total Dissolved Solids) melalui metode konduktivitas listrik. Secara sederhana, ion-ion terlarut (seperti Na⁺, Ca²⁺, Cl⁻, dan lain-lain) menghantarkan listrik. Semakin banyak ion, semakin besar konduktivitasnya. Alat kemudian mengonversi konduktivitas ini menjadi nilai TDS dengan faktor konversi tertentu.
Gambaran sederhana:
-
Elektroda TDS dicelupkan ke dalam sampel air.
-
Alat mengalirkan arus listrik sangat kecil melalui larutan.
-
Resistansi/konduktivitas yang terukur diolah oleh mikrokontroler.
-
Nilai konduktivitas dikalikan faktor konversi (TDS conversion factor) hingga menjadi ppm atau ppt TDS.
-
Hasil akhir ditampilkan di layar, lengkap dengan pembacaan suhu.
TDSscan20 menyediakan faktor konversi yang dapat diatur dari 0,1 hingga 1,0 (default 0,5). Ini penting karena komposisi ion setiap proses berbeda, sehingga hubungan konduktivitas–TDS juga tidak selalu sama. Di sinilah fleksibilitas alat ini terasa berguna untuk:
-
Laboratorium yang menangani berbagai jenis sampel (air tanah, air RO, air limbah, dll.).
-
Industri yang perlu menyesuaikan faktor konversi dengan standar internal atau metode referensi.
Dibandingkan metode gravimetri (penguapan total dan penimbangan residu), metode TDS berbasis konduktivitas:
-
Jauh lebih cepat (hitungan detik, bukan jam).
-
Tidak membutuhkan oven, cawan timbang, dan proses pengeringan yang panjang.
-
Lebih praktis untuk pemantauan harian dan kontrol proses secara rutin.
Untuk kontrol kualitas jangka panjang, teknologi konduktivitas–TDS seperti pada TDSscan20 memungkinkan:
-
Monitoring tren TDS secara berkala tanpa proses uji yang melelahkan.
-
Deteksi dini perubahan kualitas air sebelum parameter lain ikut “bergeser”.
-
Penghematan biaya operasional laboratorium karena pengujian bisa dipindahkan ke titik proses (on-site testing).
TDSscan20 sebagai Solusi TDS Multirange di Berbagai Sektor
TDSscan20 Pocket TDS Tester adalah tester TDS genggam multirange yang dirancang untuk mengukur berbagai tingkat padatan terlarut, dari air murni hingga larutan dengan TDS tinggi. Alat ini menawarkan:
-
Rentang pengukuran 0 hingga 10,00; 100,0; 1000 ppm dan hingga 20,00 ppt (20.000 ppm), sehingga satu alat bisa dipakai untuk air minum sampai air limbah pekat.
-
Kalibrasi 1 sampai 3 titik dengan pengenalan otomatis standar TDS. Pabrikan menyediakan larutan standar 71,8 ppm, 744,7 ppm, dan 7447 ppm untuk kebutuhan ini.
-
Pengaturan faktor konversi TDS 0,1–1,0, sehingga bisa disesuaikan dengan karakter sampel dan metode rujukan.
Yang membuat TDSscan20 menarik dibanding banyak tester lain di kelasnya:
-
Multirange nyata: tidak hanya satu rentang sempit, tetapi mencakup low, mid, dan high range. Praktis untuk WTP, WWTP, maupun riset.
-
Otomatisasi yang pas: auto-read (auto hold) dan auto-power off 8 menit setelah tombol terakhir ditekan.
-
Modul elektroda yang dapat diganti, memudahkan perawatan dan menurunkan biaya jangka panjang.
Bagi lab QA/QC, TDSscan20 dapat menjadi “alat kerja harian” untuk screening cepat, sedangkan pengujian yang lebih kompleks tetap dilakukan dengan instrumen bench-top. Di lapangan, petugas hanya membawa satu unit compact yang sudah mencakup kebutuhan pengukuran TDS di berbagai titik proses.
Desain dan Ergonomi untuk Kerja Lapangan dan Laboratorium
TDSscan20 dirancang sebagai pocket tester yang nyaman digenggam dan mudah dibawa. Beberapa aspek fisiknya:
-
Dimensi: 185 × 40 (Ø) mm – cukup ramping untuk dimasukkan ke saku jas lab atau tas kecil.
-
Berat: sekitar 120 g – ringan, tidak melelahkan untuk digunakan berkali-kali dalam satu shift.
-
Layar LCD dua baris (dual-line) berukuran 21 × 21 mm – memberikan ruang yang cukup untuk menampilkan nilai TDS dan suhu secara bersamaan.
Tata letak tombol dibuat sederhana:
-
Tombol utama untuk power dan navigasi setting.
-
Tombol fungsi untuk mengaktifkan hold/auto-read dan akses menu kalibrasi.
Soal catu daya:
-
Menggunakan baterai isi ulang 3,7 V (rechargeable).
-
Dalam spesifikasi disebutkan mampu bertahan sekitar 200 jam penggunaan kontinu—cukup untuk banyak siklus sampling sebelum perlu diisi ulang.
-
Paket pembelian sudah termasuk USB cable dan adaptor DC 5 V sehingga pengisian dapat dilakukan lewat adaptor standar atau port USB.
Kondisi lingkungan operasi:
-
Suhu lingkungan 0 hingga 50 °C (32–122 °F), kelembaban relatif <80%. Ini cocok dengan tipikal kondisi ruang lab dan sebagian besar area proses indoor.
-
Untuk suhu pengukuran, sensor mendukung rentang 0 hingga 60 °C (32–140 °F).
Produsen menyebutkan fitur waterproof, yang berarti bodi alat dirancang agar tahan kontak air saat digunakan di lapangan. Namun, karena tidak ada pernyataan eksplisit tentang kelas IP (misalnya IP65 atau IP67), penggunaan yang sangat ekstrem (direndam lama, tekanan air tinggi) sebaiknya tetap dihindari. Praktik yang aman:
-
Bilas sensor di bawah aliran air lembut.
-
Jangan merendam seluruh bodi terlalu lama.
-
Keringkan bagian luar sebelum disimpan di tas atau carrying case.
Secara ergonomi, kombinasi dimensi, bobot, dan bentuk membuat TDSscan20 terasa natural di tangan operator, baik saat digunakan di bak besar, beaker kecil, maupun di area proses yang sempit.
Antarmuka dan Pengalaman Pengguna
Antarmuka TDSscan20 dirancang sederhana agar operator baru pun cepat memahami cara pakai:
-
Layar LCD dua baris menampilkan nilai TDS di baris utama dan suhu di baris kedua.
-
Ikon-ikon kecil muncul untuk menunjukkan status: mode hold, auto-read, dan informasi kalibrasi (bergantung pada desain firmware).
Navigasi menu dilakukan dengan kombinasi tombol yang relatif minimal, biasanya:
-
Tekan tahan untuk masuk ke setup menu: pengaturan jumlah titik kalibrasi, faktor konversi TDS, dan opsi lainnya.
-
Tekan singkat untuk berpindah antara opsi dan mengonfirmasi pilihan.
Beberapa fitur yang meningkatkan kenyamanan kerja:
-
Auto-Read / Auto-Hold: alat akan mendeteksi saat bacaan sudah stabil, kemudian “mengunci” nilai tersebut. Ini sangat membantu ketika air bergelembung atau sedang diaduk, sehingga operator tidak perlu menebak-nebak kapan angka benar-benar stabil.
-
Manual Hold: jika diperlukan, operator tetap bisa menahan bacaan secara manual.
-
Auto-Power Off: bila tidak ada tombol yang ditekan selama 8 menit, alat mati otomatis untuk menghemat baterai. Ini penting ketika sampling dilakukan berpindah-pindah lokasi dan alat sering terlupa dimatikan.
Tidak ada informasi resmi mengenai bahasa tampilan menu, namun umumnya instrumen seperti ini menggunakan bahasa Inggris sederhana dengan singkatan yang sudah familiar bagi teknisi lab.
Tentang memori dan ekspor data, pabrikan tidak menyebutkan adanya data logger internal maupun fungsi transfer data. Karena itu, cara kerja yang paling realistis adalah:
-
Operator membaca nilai yang sudah stabil.
-
Data dicatat pada lembar kerja, form sampling, atau aplikasi pencatatan di ponsel/tablet.
Pendekatan ini cukup memadai untuk kontrol harian, terutama jika prosedur pencatatan sudah distandarisasi.
Fitur Utama TDSscan20 yang Mendukung Proses Harian
Beberapa fitur yang layak disorot karena langsung berdampak ke efisiensi kerja:
-
Multirange TDS (0–20,00 ppt)
-
Mencakup air dengan TDS sangat rendah hingga TDS tinggi (20.000 ppm).
-
Cocok untuk: air minum, air boiler, air RO, air limbah proses, hingga larutan kimia tertentu yang masih berada dalam rentang tersebut.
-
-
Kalibrasi 1–3 Titik dengan Pengenalan Standar Otomatis
-
Mendukung standar 71,8 ppm, 744,7 ppm, dan 7447 ppm.
-
Jumlah titik kalibrasi dapat dipilih sesuai kebutuhan akurasi dan rentang yang paling sering digunakan.
-
Pengenalan otomatis standar mengurangi risiko salah memasukkan nilai, sehingga lebih aman untuk operator baru.
-
-
TDS Conversion Factor yang Dapat Diatur (0,1–1,0)
-
Default 0,5—cukup umum untuk banyak aplikasi air.
-
Dapat disesuaikan jika perusahaan memiliki nilai faktor standar berdasarkan metode referensi lain.
-
Penting untuk sektor farmasi, F&B, atau riset yang menuntut kesesuaian dengan SOP dan regulasi tertentu.
-
-
Auto-Read dan Auto-Power Off
-
Auto-read membantu menghasilkan angka yang konsisten antar-operator; semua orang “menunggu alat mengunci” alih-alih menebak.
-
Auto-power off menjaga baterai tetap awet dan mengurangi risiko alat mati mendadak saat pengukuran penting.
-
-
Elektroda Dapat Diganti dan Desain Waterproof
-
Elektroda yang aus atau rusak bisa diganti tanpa mengganti seluruh alat—biaya jangka panjang lebih rendah.
-
Waterproof memberikan rasa aman ketika bekerja di lingkungan yang basah, seperti dekat bak aerasi, bak equalization, atau jalur produksi minuman.
-
-
Reset ke Factory Defaults
-
Jika setting dirasa “berantakan” atau terjadi kesalahan konfigurasi, operator dapat mengembalikan semua pengaturan ke bawaan pabrik.
-
Memudahkan tim QA saat melakukan audit atau validasi berkala; alat dapat distandarkan ulang dengan cepat.
-
Semua fitur di atas membuat TDSscan20 cukup tangguh sebagai “alat kerja rutin” yang bisa dipinjam-pakai antar tim tanpa menimbulkan kebingungan.
Integrasi dengan Sistem dan Alur Data
Dari informasi yang tersedia, TDSscan20 dilengkapi dengan kabel USB dan adaptor 5 V terutama untuk pengisian ulang baterai. Tidak disebutkan adanya fungsi komunikasi data ke PC atau software khusus.
Artinya, integrasi dengan sistem pencatatan dan pelaporan lebih banyak bertumpu pada prosedur internal, misalnya:
-
Pencatatan manual ke form (kertas) lalu diinput ke Excel/LIMS.
-
Pencatatan langsung ke spreadsheet di tablet/ponsel saat sampling.
-
Foto layar alat (jika diizinkan prosedur) sebagai bukti pendukung di samping pencatatan angka.
Kelebihannya, alur kerja menjadi sederhana dan fleksibel untuk berbagai ukuran organisasi. TDSscan20 cocok untuk:
-
Teaching lab di kampus yang tidak membutuhkan integrasi rumit.
-
WWTP atau WTP yang sudah memiliki sistem pelaporan harian berbasis form.
-
Industri kecil-menengah yang belum berinvestasi di LIMS namun tetap ingin data TDS yang konsisten.
Bila suatu saat perusahaan beralih ke sistem digital penuh, data hasil TDSscan20 masih bisa dengan mudah diinput secara manual ke dalam sistem tersebut karena formatnya sederhana (TDS + suhu).
Spesifikasi Teknis TDSscan20
| Parameter | Nilai / Rentang |
|---|---|
| Model | TDSscan20 Pocket TDS Tester |
| Rentang TDS | 0–10,00; 100,0; 1000 ppm; hingga 20,00 ppt |
| Resolusi TDS | 0,01; 0,1; 1 (otomatis sesuai rentang) |
| Akurasi TDS | ±1% F.S. |
| Kalibrasi TDS | 1–3 titik |
| Larutan standar TDS | 71,8 ppm; 744,7 ppm; 7447 ppm |
| Rentang suhu pengukuran | 0–60 °C (32–140 °F) |
| Resolusi suhu | 0,1 °C |
| Akurasi suhu | ±1 °C / ±1,8 °F |
| Kalibrasi suhu | 1 titik (±10 °C/°F dari pembacaan) |
| Kompensasi suhu | Otomatis, 0–60 °C (32–140 °F) |
| Faktor konversi TDS | 0,1–1,0 (default 0,5) |
| Fungsi hold | Manual / Auto-read endpoint |
| Auto-power off | 8 menit setelah tombol terakhir ditekan |
| Tampilan | Dual-line LCD, 21 × 21 mm |
| Catu daya | Baterai isi ulang 3,7 V |
| Umur baterai | ±200 jam penggunaan kontinu |
| Kondisi lingkungan operasi | 0–50 °C; RH <80% |
| Dimensi | 185 × 40 (Ø) mm |
| Berat | 120 g |
| Fitur fisik tambahan | Elektroda dapat diganti, waterproof |
| Isi paket | TDSscan20, larutan standar TDS 71,8; 744,7; 7447 ppm, kabel USB, adaptor DC 5 V, carrying case |
Bagi pengguna pemula, angka-angka di atas dapat dibayangkan seperti ini:
TDSscan20 mampu mengukur dari air yang sangat “ringan”—misalnya air hasil RO yang jernih—sampai larutan dengan kandungan zat terlarut yang “berat”, seperti beberapa effluent industri, dalam satu perangkat. Resolusi 0,01 ppm di rentang rendah memberi detail yang cukup untuk riset, sementara akurasi ±1% dari full scale sudah memadai untuk sebagian besar kontrol proses harian di industri.
Panduan Memilih Rentang dan Aksesori Pendukung
Walau satu unit TDSscan20 sudah cukup serbaguna, memahami rentang TDS yang umum akan membantu memaksimalkan penggunaannya.
Rentang TDS dan Contoh Aplikasi
| Rentang TDS (ppm) | Kategori Umum | Contoh Aplikasi |
|---|---|---|
| 0–50 | Air sangat murni/ultrapure | Inlet WFI (farmasi), air RO tahap akhir |
| 50–500 | Air minum & air proses ringan | WTP, air boiler low-pressure, F&B |
| 500–2000 | Air umpan RO, air tanah, kolam ikan | Akuakultur, pra-tratment WTP |
| 2000–10.000 | Air limbah proses, brine ringan | WWTP industri, rinse plating/galvanis |
| 10.000–20.000 | Larutan proses pekat | Beberapa bath kimia, monitoring konsentrasi |
TDSscan20 mampu mencakup seluruh rentang di atas selama sampel masih dalam rentang 0–20,00 ppt (20.000 ppm).
Aksesori yang Umum Digunakan
-
Larutan standar TDS tambahan (bila diperlukan untuk verifikasi berkala).
-
Elektroda pengganti TDSscan20 saat elektroda lama aus atau rusak.
-
Beaker plastik kecil untuk sampling di lapangan.
-
Kain lembut atau tissue bebas serat untuk mengeringkan sensor.
-
Carrying case (sudah termasuk) untuk proteksi selama transportasi.
Faktor yang Mempengaruhi Hasil Pengukuran
-
Suhu sampel: meskipun ada kompensasi suhu otomatis, sebaiknya semua sampel diukur pada suhu mendekati kondisi standar (misalnya sekitar 25 °C) bila data akan dibandingkan satu sama lain.
-
Gelembung dan turbulensi: kurangi gelembung di sekitar sensor; gunakan fitur auto-read untuk memastikan angka sudah stabil.
-
Kebersihan sensor: endapan pada elektroda akan mengganggu pembacaan. Bilas dengan air deion dan bersihkan mengikuti petunjuk pabrikan.
-
Kalibrasi berkala: sesuaikan frekuensi kalibrasi dengan intensitas pemakaian dan kritikalitas aplikasi (misalnya harian untuk farmasi, mingguan untuk beberapa aplikasi umum).
Penerapan di Lapangan: Dua Skenario Nyata
1. WWTP Industri Minuman – Mengurangi Downtime karena Overload TDS
Sebuah pabrik minuman berkabonasi sering mengalami lonjakan beban TDS di unit WWTP ketika terjadi tumpahan sirup atau produk reject. Sebelum menggunakan TDSscan20, operator hanya mengandalkan satu sampel harian yang dikirim ke laboratorium. Hasil uji baru diterima beberapa jam kemudian—terlambat untuk mencegah overload pada bak aerasi.
Setelah mengadopsi TDSscan20:
-
Operator WWTP melakukan pengukuran TDS on-site di beberapa titik kunci (equalization tank, outlet produksi, dan effluent).
-
Fitur auto-read membantu mereka memperoleh nilai konsisten meski permukaan air beriak.
-
Dengan kalibrasi 3 titik, alat tetap akurat untuk TDS rendah (effluent) dan tinggi (campuran limbah sirup).
Hasilnya, mereka dapat:
-
Mendeteksi puncak TDS lebih dini dan melakukan pengenceran atau pengaturan debit ke bak aerasi.
-
Mengurangi kejadian overload yang sebelumnya menyebabkan penurunan performa aerasi dan hampir memicu ketidaksesuaian baku mutu.
-
Downtime akibat penanganan darurat menurun signifikan, sementara konsumsi energi aerasi dapat dioptimalkan.
2. Teaching Lab di Kampus – Praktikum Kualitas Air yang Lebih Efisien
Di sebuah program studi teknik lingkungan, praktikum kualitas air biasanya menguji beberapa parameter: pH, DO, TDS, dan konduktivitas. Sebelumnya, TDS diukur dengan metode gravimetri sederhana—mengambil sampel, menguapkan, menimbang residu. Praktikum menjadi panjang, dan mahasiswa lebih banyak menunggu oven daripada belajar interpretasi data.
Dengan TDSscan20:
-
Dosen mengganti metode gravimetri dasar dengan pengukuran TDS berbasis konduktivitas sebagai ilustrasi metode cepat.
-
Mahasiswa dapat langsung mengukur TDS di berbagai sampel: air kran, air tanah, air sungai, air RO, bahkan air kolam di kampus.
-
Waktu praktikum lebih banyak digunakan untuk diskusi: apa hubungan TDS dengan sumber air, proses pengolahan, serta kaitannya dengan parameter lain.
Pengaturan faktor konversi TDS menjadi bahan ajar menarik: mahasiswa diminta membandingkan TDS hasil alat dengan perhitungan teoritis berdasarkan komposisi ion dari analisis kimia, lalu menyesuaikan faktor konversi agar mendekati nilai tersebut.
Panduan Langkah demi Langkah Menggunakan TDSscan20 di Instalasi Pengolahan Air
Sebagai contoh, bayangkan penggunaan TDSscan20 di sebuah WTP yang mengolah air tanah untuk jadi air minum.
-
Persiapan Awal
-
Pastikan baterai terisi; bila indikator lemah, isi ulang melalui adaptor 5 V dan kabel USB.
-
Periksa kebersihan elektroda. Bilas dengan air deion, lalu keringkan perlahan dengan tissue bebas serat.
-
-
Kalibrasi (Sebelum Shift atau Saat Diperlukan)
-
Nyalakan alat dan masuk ke mode kalibrasi sesuai petunjuk manual.
-
Pilih jumlah titik kalibrasi (1, 2, atau 3) sesuai rentang operasi WTP. Untuk air minum, kombinasi 71,8 ppm dan 744,7 ppm biasanya cukup.
-
Tuangkan standar ke beaker bersih, celupkan elektroda, tunggu sampai auto-read mengunci nilai, lalu konfirmasi kalibrasi.
-
Ulangi untuk standar berikutnya bila menggunakan lebih dari satu titik.
-
-
Pengambilan Sampel di Lapangan
-
Ambil sampel dari sumur baku, outlet filter, dan outlet unit disinfeksi menggunakan beaker atau botol sampling.
-
Hindari gelembung berlebihan saat mengambil sampel.
-
-
Pengukuran TDS
-
Celupkan elektroda ke dalam sampel, pastikan sensor terendam sempurna.
-
Gerakkan pelan alat untuk menghilangkan gelembung di sekitar sensor.
-
Tunggu hingga ikon auto-read menunjukkan pembacaan stabil (atau gunakan manual hold bila diinginkan).
-
Catat nilai TDS dan suhu pada lembar monitoring harian.
-
-
Interpretasi Cepat di Lapangan
-
Bandingkan TDS outlet filter dan outlet disinfeksi dengan batas internal WTP.
-
Bila TDS mendekati batas atau meningkat tajam dibanding hari-hari sebelumnya, segera informasikan ke supervisor untuk evaluasi proses (misalnya resin softener jenuh, kinerja RO menurun, atau ada pencampuran sumber air lain).
-
-
Setelah Pengukuran
-
Bilas elektroda dengan air bersih atau air deion.
-
Keringkan bodi alat, lalu simpan di carrying case.
-
Biarkan alat mati otomatis atau matikan manual bila sudah selesai.
-
Dengan prosedur ini, WTP dapat menjaga kualitas air minum lebih konsisten, dan respon terhadap perubahan kualitas air baku menjadi jauh lebih cepat.
Kesimpulan dan Rekomendasi
TDSscan20 Pocket TDS Tester menghadirkan kombinasi yang menarik antara portabilitas, fleksibilitas rentang, dan kemudahan pemakaian. Dengan rentang TDS hingga 20,00 ppt, kalibrasi 1–3 titik, serta faktor konversi yang dapat diatur, satu alat ini mampu melayani banyak jenis aplikasi—mulai dari WTP/WWTP, pabrik F&B, farmasi, plating/galvanis, hingga teaching lab di kampus.
Beberapa poin kunci:
-
Multirange TDS yang luas memudahkan pemantauan di berbagai titik proses.
-
Fitur auto-read dan auto-power off membuat kerja lapangan lebih efisien dan konsisten antar-operator.
-
Elektroda yang dapat diganti dan baterai isi ulang mengurangi biaya jangka panjang.
-
Desain waterproof dan form factor yang ringkas membuatnya nyaman dibawa dan digunakan di lapangan.
TDSscan20 paling cocok untuk:
-
Laboratorium QA/QC dan riset yang membutuhkan tester TDS portabel untuk pengecekan cepat.
-
Instalasi pengolahan air minum dan air limbah yang ingin memonitor TDS secara rutin di banyak titik.
-
Pabrik farmasi, biotek, dan F&B yang memerlukan verifikasi cepat kualitas air proses.
-
Teaching lab yang ingin mengajarkan konsep TDS dan konduktivitas dengan alat modern yang mudah digunakan.
Bagi organisasi yang membutuhkan integrasi data otomatis ke LIMS atau sistem SCADA, TDSscan20 mungkin lebih cocok dijadikan instrumen portable pelengkap, sementara logging jangka panjang ditangani oleh alat bench-top atau sensor inline. Namun sebagai “alat kerja harian” untuk inspeksi cepat dan troubleshooting, TDSscan20 menawarkan keseimbangan performa dan kepraktisan yang sangat solid.
FAQ Singkat TDSscan20
1. Apakah TDSscan20 bisa digunakan untuk menguji kualitas air minum rumah tangga?
Bisa. Rentang TDS rendah yang dimiliki TDSscan20 sangat sesuai untuk air minum, baik air PDAM, air tanah yang telah diolah, maupun air hasil RO. Anda dapat membandingkan hasil dengan batas TDS yang direkomendasikan oleh regulasi atau standar internal.
2. Seberapa sering TDSscan20 perlu dikalibrasi?
Frekuensi kalibrasi tergantung intensitas penggunaan dan kritikalitas aplikasi. Untuk kontrol proses kritis (misalnya farmasi atau validasi air minum kemasan), kalibrasi harian atau setiap kali digunakan sangat dianjurkan. Untuk penggunaan umum, kalibrasi mingguan atau saat hasil dirasa tidak konsisten bisa cukup.
3. Apakah USB pada TDSscan20 dapat digunakan untuk transfer data?
Informasi yang tersedia menyatakan bahwa USB dan adaptor 5 V disertakan untuk pengisian ulang baterai. Tidak ada keterangan resmi mengenai fungsi transfer data. Karena itu, sebaiknya USB dianggap hanya untuk charging kecuali pabrikan menyatakan sebaliknya pada dokumen lain yang spesifik.
4. Apa yang harus dilakukan jika elektroda TDSscan20 mulai lambat merespon?
Pertama, bersihkan elektroda sesuai petunjuk pabrikan (misalnya dengan air deion dan pembersih ringan). Jika respons tetap lambat atau hasil tidak stabil, pertimbangkan untuk mengganti modul elektroda—TDSscan20 memang dirancang dengan elektroda yang dapat diganti.
5. Bisakah TDSscan20 digunakan untuk mengukur salinitas air laut penuh?
Rentang maksimum TDSscan20 adalah 20,00 ppt (20.000 ppm), sementara air laut tipikal berada sekitar 35 ppt. Jadi TDSscan20 cocok untuk air payau dan beberapa larutan proses, tetapi tidak untuk salinitas penuh air laut standar.
6. Apakah TDSscan20 cocok untuk digunakan di praktikum mahasiswa?
Sangat cocok. Alat ini sederhana, tangguh, dan mendukung beberapa titik kalibrasi. Mahasiswa bisa mempelajari hubungan konduktivitas–TDS, efek suhu, dan pentingnya kalibrasi dengan perangkat yang sama seperti di industri.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pemantauan TDS dalam mendukung berbagai proses penelitian dan produksi Anda. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas seperti TDSscan20 Pocket TDS Tester dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan pengendalian kualitas air, menjaga konsistensi proses, dan memenuhi standar yang berlaku. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi pemantauan TDS di fasilitas Anda, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang paling tepat.
Rekomendasi Water Quality Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Portable Multiparameter Water Quality
Lihat Produk★★★★★ -

Portable Multiparameter Water Quality Meter
Lihat Produk★★★★★ -

Portable Multiparameter Water Quality System
Lihat Produk★★★★★ -

Pocket Multiparameter Water Quality PC-5
Lihat Produk★★★★★ -

Portable Datalogging pH-mV-ORP-Cond-TDS-Salinity-Temperature Meter
Lihat Produk★★★★★ -

Bante904P-CN Portable Multi-parameter Water Quality Meter
Lihat Produk★★★★★ -

Bante903P-CN Portable Multi-parameter Water Quality Meter
Lihat Produk★★★★★ -

Bante902P-CN Portable Multi-parameter Water Quality Meter
Lihat Produk★★★★★
Referensi
-
Toruan, P. L., Margareta, B., Jumarni, A., Pratiwi, S. S., & Atina. (2023). Pengaruh temperatur air terhadap konduktivitas dan total dissolved solid. Jurnal Kumparan Fisika, 6(1), 11–16. Retrieved from https://ejournal.unib.ac.id/kumparan_fisika/article/download/26415/12160/78301
-
Nirwana, P. P. A., & Legasari, L. (2024). Analisis kadar Total Dissolved Solid (TDS) pada air limbah industri menggunakan metode gravimetri. SAINS: Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia, 13(2). Retrieved from https://sains.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/80














