Di banyak laboratorium—mulai dari QA/QC pabrik minuman, labor pengolahan air minum & limbah, hingga teaching lab di kampus—aktivitas yang tampak sederhana seperti “mengaduk larutan” sering jadi sumber masalah. Di lapangan, teknisi masih banyak yang mengandalkan pengadukan manual dengan batang kaca atau shaker sederhana. Sekilas cukup, tapi ketika hasil analisis mulai naik-turun, standard deviasi makin besar, atau produk gagal melewati spesifikasi batch, barulah terlihat bahwa konsistensi pencampuran adalah kunci.
Bayangkan labor QA pabrik minuman yang harus menyiapkan ratusan sampel per hari untuk uji pH, gula, atau kandungan kimia lainnya. Kalau setiap larutan standar dan sampel tidak tercampur merata, kalibrasi instrumen bisa meleset dan hasil uji ikut bergeser. Di instalasi pengolahan air (WTP/WWTP), pencampuran koagulan atau reagen analisis yang tidak homogen bisa menyebabkan salah interpretasi kualitas air. Begitu juga di farmasi, biotek, atau kosmetik: formulasi yang tidak tercampur sempurna berisiko mengubah stabilitas dan keamanan produk.
Masalah lain muncul dari sisi ergonomi dan efisiensi. Mengaduk manual berarti teknisi harus berdiri lama di depan meja kerja, mengawasi satu per satu gelas beker. Waktu habis untuk pekerjaan repetitif, sementara tugas lain seperti validasi metode, dokumentasi, dan analisis data jadi terbengkalai. Di sisi keselamatan, pengadukan larutan kimia secara manual—apalagi yang sedikit korosif—meningkatkan risiko percikan ke kulit dan mata.
Di sinilah magnetic stirrer menjadi solusi yang rasional. Alat ini memungkinkan teknisi menyiapkan beberapa bejana sekaligus, menjaga kecepatan rotasi tetap seragam, dan mengurangi variabilitas antar batch. MS200 dari Bante Instruments adalah salah satu contoh stirrer kompak yang dirancang untuk mengatasi masalah sehari-hari ini secara sederhana namun efektif. Dengan kapasitas hingga 2.000 mL dan kontrol kecepatan yang halus, alat ini membantu laboratorium mempertahankan kualitas data tanpa menambah kerumitan kerja.
Mengulik Cara Kerja Magnetic Stirrer dan Mengapa Penting
Magnetic stirrer memanfaatkan kombinasi medan magnet dan motor listrik untuk memutar sebuah stir bar (batang magnet) yang diletakkan di dalam larutan. Pada MS200, di bawah pelat atas terdapat modul magnet yang terhubung dengan motor. Ketika motor berputar, medan magnet ikut berputar dan menarik stir bar di dalam bejana sehingga larutan teraduk secara kontinu.
Secara sederhana, Anda bisa membayangkan joging di treadmill: Anda tetap di tempat, tapi permukaan di bawah Anda bergerak. Stir bar di dalam gelas beker juga “diam” pada posisinya di dasar bejana, namun medan magnet yang bergerak membuatnya berputar. Karena tidak ada kontak mekanik langsung dengan motor, sistem menjadi lebih senyap, minim getaran, dan relatif bebas perawatan.
Kenapa teknologi ini penting dalam jangka panjang? Pertama, reproducibility. Ketika kecepatan aduk bisa diatur dari 0 hingga 1250 rpm, teknisi dapat menyalin kondisi pencampuran yang sama dari hari ke hari, antar operator, bahkan antar cabang laboratorium. Ini krusial untuk industri yang tunduk pada regulasi ketat seperti farmasi, biotek, makanan & minuman, dan labor lingkungan. Kedua, efisiensi energi dan ruang. Magnetic stirrer seperti MS200 relatif kecil, konsumsi dayanya rendah, dan tidak memerlukan sistem mekanik yang rumit.
Dibanding pengadukan manual, pendekatan menggunakan magnetic stirrer memberikan beberapa keunggulan praktis:
-
Kecepatan dapat diatur dan diulang, bukan sekadar “diaduk kira-kira”.
-
Operator bebas mengerjakan hal lain saat larutan diaduk.
-
Risiko kontaminasi mekanis menurun karena tidak ada batang pengaduk yang dipegang tangan berpindah dari satu sampel ke sampel lain.
-
Pencampuran dalam bejana tertutup menjadi lebih mudah—cukup masukkan stir bar sebelum menutup bejana.
Untuk aplikasi seperti persiapan larutan standar di labor QA, pengadukan reagen pengukuran kualitas air di WTP/WWTP, atau homogenisasi media kultur mikrobiologi, konsistensi pengadukan ini sangat membantu menjaga kualitas data jangka panjang.
MS200: Stirrer Kompak untuk Kebutuhan Rutin
MS200 merupakan bagian dari seri MS hotplate magnetic stirrer dari Bante Instruments. Berbeda dengan saudara serinya MS300 dan MS400 yang memiliki fungsi pemanas, MS200 fokus sebagai stirrer tanpa pemanas: mengaduk dengan stabil, sederhana, dan hemat biaya.
Secara singkat, MS200 menawarkan:
-
Kapasitas pengadukan hingga 2000 mL (air).
-
Rentang kecepatan 0–1250 rpm yang dapat diatur secara bertahap.
-
Timer pengadukan hingga 999 menit untuk manajemen waktu kerja.
-
Pelat atas stainless steel ukuran 135 × 135 mm yang tangguh dan mudah dibersihkan.
-
Layar LCD kustom (95 × 35 mm) yang menampilkan informasi kecepatan dan timer.
Yang membuat MS200 terasa istimewa dibanding banyak stirrer kompak lain adalah kombinasi fitur yang fokus pada rutinitas laboratorium: kapasitas cukup besar untuk kebanyakan gelas beker 1–2 liter, timer bawaan sehingga tidak perlu timer eksternal, serta desain keypad yang sederhana sehingga operator baru pun bisa cepat belajar.
Bagi laboratorium yang lebih banyak melakukan pencampuran pada suhu ruang—misalnya labor QA minuman, labor lingkungan, teaching lab, atau labor QC plating/galvanis—MS200 menjadi opsi ekonomis: Anda tidak membayar fitur pemanas yang tidak digunakan, namun tetap mendapatkan kontrol kecepatan dan waktu yang presisi.
Desain Fisik, Dimensi, dan Ergonomi Kerja
Dari sisi fisik, MS200 dirancang dengan bentuk dasar yang kompak dan stabil. Dimensinya sekitar 230 × 180 × 120 mm dan berat 2,2 kg, sehingga cukup kokoh untuk menahan bejana berisi larutan hingga 2 liter tanpa mudah bergeser di meja kerja. Berat ini juga membantu meredam getaran saat pengadukan pada kecepatan tinggi.
Pelat atasnya berbentuk persegi dengan ukuran 135 × 135 mm dan terbuat dari stainless steel. Material ini dipilih karena tahan korosi terhadap banyak reagen kimia, mudah dibersihkan, dan tidak gampang tergores. Bagi labor QA/QC yang sering melakukan pembersihan berkala dengan alkohol atau detergen ringan, pelat stainless steel menjadi nilai praktis tersendiri.
Di bagian depan, terdapat panel miring yang menampung layar LCD lebar dan deretan tombol:
-
Tombol Time untuk mengatur lama pengadukan.
-
Tombol Enter untuk mengonfirmasi pengaturan.
-
Tombol Exit untuk keluar dari mode setting.
-
Tombol panah atas (▲) dan bawah (▼) untuk menaikkan atau menurunkan kecepatan stirrer maupun nilai timer.
Posisi tombol yang berderet horizontal di bawah layar memudahkan operator mengoperasikan alat dengan satu tangan, misalnya sambil memegang gelas beker di tangan lain. Panel miring juga membuat tampilan layar tetap mudah dibaca meskipun alat diletakkan agak rendah di meja.
Di bagian belakang terdapat sakelar daya (power switch) dan soket kabel listrik. Manual juga menampilkan posisi fuse (sekering) yang dapat diganti jika terjadi gangguan listrik. MS200 menggunakan catu daya AC 220 V / 50 Hz sehingga kompatibel dengan instalasi listrik standar di Indonesia.
Untuk lingkungan operasi, MS series direkomendasikan digunakan pada suhu 0–40 °C dengan kelembaban relatif di bawah 80% dan area yang berventilasi baik tanpa gas korosif. Brosur produk juga menegaskan bahwa kondisi lingkungan sebaiknya di bawah 50 °C dengan kelembaban relatif <80%. Meskipun tidak disebutkan secara eksplisit rating IP, secara praktik MS200 lebih cocok ditempatkan di meja kerja kering dan jauh dari percikan air berlebihan.
Antarmuka dan Pengalaman Pengguna
Salah satu keunggulan seri MS adalah penggunaan layar LCD kustom yang cukup besar, yakni 95 × 35 mm. Layar ini menampilkan angka timer serta kecepatan pengadukan dan ikon status operasi. Bagi teknisi yang sering harus mengatur beberapa alat sekaligus di atas meja, tampilan angka besar membantu mengurangi kesalahan baca dari kejauhan.
Pengaturan alat dilakukan sepenuhnya lewat tombol fisik. Untuk mengatur kecepatan pengadukan, operator cukup menekan tombol panah atas atau bawah hingga nilai yang diinginkan tampil di layar. Stir bar akan mulai berputar sekitar 5 detik setelah kecepatan diset, memberi waktu bagi operator untuk memastikan bejana berada tepat di tengah pelat.
Untuk mengatur timer, alurnya juga sederhana:
-
Tekan tombol Time hingga layar menampilkan “000 min”.
-
Gunakan tombol panah untuk memilih durasi (hingga 999 menit).
-
Tekan Enter untuk mulai menghitung mundur. Ketika waktu habis, stirrer berhenti otomatis.
Tidak ada fitur ekstra seperti memori penyimpanan metode, Auto-Hold, atau transfer data—dan ini justru membuat antarmuka MS200 tetap bersih dan mudah dipahami. Operator baru di teaching lab atau teknisi magang di labor QA bisa belajar mengoperasikannya dalam hitungan menit tanpa perlu membaca manual tebal.
Bagi labor yang membutuhkan dokumentasi proses, biasanya teknisi tinggal mencatat set point kecepatan dan waktu di lembar kerja atau LIMS. Karena kecepatan direpresentasikan dalam angka yang konsisten, pencatatan ini relatif mudah distandardisasi.
Fungsi Kunci yang Menguatkan Kinerja Sehari-hari
Walaupun MS200 tampak sederhana, beberapa fitur kunci berikut cukup berpengaruh pada efisiensi kerja:
1. Rentang Kecepatan 0–1250 rpm
Dengan rentang kecepatan ini, MS200 fleksibel digunakan untuk berbagai jenis larutan—dari air dan buffer dengan viskositas rendah hingga larutan yang agak lebih kental seperti media kultur atau larutan gula. Untuk cairan yang viskositasnya sangat tinggi, manual menyarankan penggunaan kecepatan lebih rendah agar stir bar tetap stabil.
2. Kapasitas hingga 2000 mL
Kapasitas 2 liter memungkinkan penggunaan gelas beker 1 L penuh dan bahkan bejana 2 L untuk larutan yang tidak diisi sampai penuh. Ini cocok untuk:
-
Persiapan larutan standar volume besar di labor QA minuman.
-
Pencampuran reagen jar-test di pengolahan air.
-
Homogenisasi larutan nutrisi hidroponik skala lab.
3. Timer Hingga 999 Menit
Timer internal membantu manajemen waktu tanpa harus mengandalkan timer eksternal atau alarm ponsel. Dalam praktik QA/QC, teknisi bisa mengatur pengadukan 15–30 menit untuk melarutkan padatan, lalu beralih menggarap sampel lain. Ketika timer berakhir, stirrer berhenti otomatis sehingga mengurangi risiko pengadukan berlebihan atau lupa mematikan alat.
4. Pelat Stainless Steel Tahan Lama
Pelat stainless steel bukan hanya soal ketahanan, tetapi juga daya hantar panas yang baik jika digunakan bersama hotplate eksternal atau di lingkungan bersuhu agak tinggi. Di labor plating/galvanis, misalnya, bak larutan sering kali sedikit hangat; pelat stainless membantu menyebarkan panas dengan merata sehingga stir bar tetap stabil.
Secara keseluruhan, fokus MS200 adalah konsistensi pengadukan dan kemudahan operasional—dua faktor yang paling sering dicari pada alat pengaduk harian.
Integrasi dengan Sistem dan Workflow Data
Berbeda dengan beberapa instrumen analitik, MS200 tidak dirancang sebagai perangkat yang mentransfer data ke PC atau LIMS. Tidak tersedia port USB atau RS-232 di manual ataupun brosur resmi.
Apakah ini kelemahan? Tergantung workflow Anda. Untuk sebagian besar aplikasi—seperti pencampuran larutan standar, homogenisasi sampel sebelum pH meter, atau pengadukan reagen—yang penting justru konsistensi pengaturan dan bukan logging digitalnya. Biasanya, labor sudah memiliki prosedur kerja standar (SOP) yang menetapkan:
-
Kecepatan pengadukan (misalnya 600 rpm).
-
Volume larutan (misalnya 500 mL).
-
Waktu pengadukan (misalnya 20 menit).
Parameter ini dicatat di lembar kerja atau LIMS, sementara MS200 menjalankan tugasnya sebagai “kuda kerja” di atas meja. Dalam konteks ini, tidak adanya konektivitas justru membuat alat lebih sederhana dan minim potensi error konfigurasi.
Bila labor Anda memiliki workflow yang sangat terdokumentasi dan membutuhkan rekaman digital langsung dari alat, stirrer mungkin bukan titik paling kritikal untuk diintegrasikan. Biasanya, instrumen analitik seperti spektrofotometer, HPLC, atau pH meter-lah yang perlu terhubung ke sistem data utama.
Spesifikasi Teknis MS200
| Parameter | Nilai / Keterangan |
|---|---|
| Model | MS200 |
| Jenis alat | Magnetic stirrer tanpa pemanas |
| Volume pengadukan maksimum | 0–2000 mL (air) |
| Rentang kecepatan | 0–1250 rpm |
| Rentang timer | 0–999 menit |
| Daya pemanas | Tidak ada (—) |
| Ukuran pelat atas | 135 × 135 mm |
| Material pelat atas | Stainless steel |
| Tipe tampilan | Custom LCD, ukuran 95 × 35 mm |
| Catu daya | AC 220 V, 50 Hz |
| Kondisi lingkungan operasi | Suhu 0–40 °C; kelembaban relatif <80%; tanpa gas korosif; lingkungan <50 °C |
| Dimensi alat (P × L × T) | 230 × 180 × 120 mm |
| Berat | ± 2,2 kg |
| Isi paket standar | Stirrer MS200, stir bar, fuse cadangan |
Bagi pemula, angka-angka di atas bisa dianalogikan seperti spesifikasi kendaraan: volume pengadukan adalah kapasitas bagasi, kecepatan rpm adalah tenaga mesin, sedangkan dimensi dan berat adalah ukuran bodi. Selama kebutuhan Anda berada “dalam kapasitas mobil” ini—misalnya larutan hingga 2 liter dan viskositas tidak ekstrem—MS200 akan bekerja stabil.
Panduan Memilih Aksesori dan Mengoptimalkan Hasil Pencampuran
MS200 sudah dilengkapi stir bar standar di dalam paketnya. Namun, untuk memaksimalkan performa, Anda bisa mempertimbangkan beberapa aksesori:
Aksesori Utama
Berdasarkan lampiran manual, tersedia aksesori berikut:
| Kode Aksesori | Deskripsi | Catatan Penggunaan |
|---|---|---|
| STB-S | Stir bar PTFE 30 × 7 mm | Cocok untuk beaker umum 250–1000 mL |
| TP-100P | Temperature probe, bodi stainless steel | Resmi untuk MS300/400; dapat digunakan jika Anda memiliki model tersebut di lab |
Untuk MS200 yang tidak memiliki fungsi pemanas, fokusnya adalah pemilihan stir bar yang sesuai ukuran bejana dan viskositas larutan.
Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Pencampuran
Beberapa hal berikut perlu diperhatikan:
-
Posisi bejana: letakkan tepat di tengah pelat agar stir bar tidak “lari” ke pinggir. Jika stir bar tidak berputar mulus, manual menyarankan sedikit menggeser bejana sampai posisi magnet ideal tercapai.
-
Kecepatan awal: mulai dari kecepatan rendah lalu naikkan bertahap untuk mencegah stir bar terlempar.
-
Bentuk dasar bejana: dasar yang rata umumnya memberikan putaran lebih stabil dibanding dasar cekung.
-
Viskositas larutan: semakin kental, gunakan kecepatan lebih rendah dan pertimbangkan stir bar yang lebih panjang.
Dengan pemilihan aksesori dan pengaturan ini, Anda bisa mendapatkan pencampuran yang homogen tanpa harus menaikkan kecepatan hingga maksimum.
Skenario Nyata Penggunaan MS200
1. QA/QC Pabrik Minuman: Persiapan Larutan Standar Lebih Konsisten
Sebuah pabrik minuman di Jawa Barat memiliki labor QA yang setiap hari menyiapkan larutan standar gula dan asam untuk kalibrasi refraktometer dan pH meter. Sebelum menggunakan magnetic stirrer, teknisi biasanya mengaduk manual sampai larutan “dirasa” larut. Sesekali masih ada butiran kecil yang tertinggal, dan kalibrasi menjadi kurang stabil.
Setelah mengadopsi dua unit MS200, mereka menyusun SOP baru: semua larutan standar 1 L diaduk pada 700 rpm selama 20 menit. Timer internal MS200 membantu memastikan waktu pengadukan tidak lagi bergantung pada perkiraan. Dalam audit internal tiga bulan kemudian, variasi hasil kalibrasi menurun dan pengulangan kalibrasi ulang karena larutan tidak homogen berkurang sekitar 20%.
Efeknya terasa bukan hanya pada kualitas data, tetapi juga efisiensi tenaga: teknisi bisa menyiapkan beberapa larutan sekaligus, meninggalkannya di atas stirrer, dan beralih mengerjakan dokumentasi tanpa cemas.
2. Labor Pengolahan Air Limbah: Homogenisasi Sampel Sebelum Analisis
Di instalasi pengolahan air limbah industri, sampel sering mengandung suspensi padatan halus. Jika sampel tidak dihomogenkan sebelum pengukuran parameter seperti COD, fosfat, atau logam terlarut, hasil antar pengulangan bisa sangat berbeda.
Sebuah labor WWTP di kawasan industri mengganti metode pengadukan manual dengan MS200 untuk homogenisasi sampel 500 mL sebelum analisis. Mereka menetapkan prosedur:
-
Masukkan stir bar ke dalam botol sampel.
-
Letakkan botol di atas MS200.
-
Aduk pada 800 rpm selama 10 menit menggunakan timer internal.
Dalam beberapa minggu, teknisi mencatat bahwa deviasi hasil antar duplikat menurun, terutama untuk sampel dengan kandungan padatan sedang. Selain itu, proses homogenisasi menjadi lebih nyaman karena teknisi tidak perlu lagi menggoyang botol secara manual yang melelahkan pergelangan tangan.
Langkah-Langkah Menggunakan MS200 di Lokasi Budidaya
Misalkan pada pendahuluan masalahnya adalah penyiapan dan pengadukan reagen untuk pengujian kualitas air di instalasi pengolahan air atau kolam budidaya ikan. Berikut langkah praktis penggunaan MS200:
-
Siapkan larutan dan peralatan
-
Timbang reagen yang akan dilarutkan (misalnya buffer pH, indikator, atau reagen COD).
-
Pilih bejana yang sesuai (umumnya gelas beker 250–1000 mL).
-
Pastikan stir bar bersih dan kering.
-
-
Tempatkan stir bar dan larutan
-
Letakkan stir bar di dasar gelas beker.
-
Tambahkan air suling atau air deionisasi hingga volume yang diinginkan.
-
Hindari mengisi bejana sampai bibirnya untuk mencegah percikan ketika pengadukan.
-
-
Posisikan bejana di atas MS200
-
Tempatkan gelas beker tepat di tengah pelat stainless steel.
-
Pastikan kaki-kaki alat stabil dan meja kering.
-
-
Nyalakan alat dan atur kecepatan
-
Tekan sakelar daya di bagian belakang ke posisi ON.
-
Gunakan tombol panah untuk menaikkan kecepatan secara bertahap sampai terlihat vortex (pusaran) yang cukup, tetapi tidak sampai larutan memercik.
-
-
Setel timer (jika diperlukan)
-
Tekan tombol Time.
-
Atur durasi pengadukan—misalnya 15–30 menit untuk melarutkan reagen padat.
-
Tekan Enter untuk memulai hitung mundur.
-
-
Awasi putaran stir bar
-
Jika stir bar tersendat atau terlempar, turunkan kecepatan, atau geser sedikit posisi bejana seperti yang disarankan manual.
-
-
Selesaikan proses
-
Setelah timer berakhir, stirrer berhenti otomatis.
-
Matikan sakelar daya jika tidak digunakan lagi.
-
Ambil gelas beker dan lanjutkan ke tahap analisis (misalnya menuang reagen ke vial uji atau mencelupkan sensor pH/DO).
-
Dengan alur sederhana ini, teknisi di WTP/WWTP, budidaya ikan, maupun labor lingkungan bisa memastikan bahwa setiap reagen dan sampel diperlakukan secara konsisten—yang pada akhirnya bermuara pada data kualitas air yang lebih dapat dipercaya.
Kesimpulan: Untuk Siapa MS200 Paling Cocok?
MS200 adalah magnetic stirrer tanpa pemanas yang fokus pada satu hal: pencampuran larutan yang stabil dan konsisten di laboratorium. Dengan kapasitas hingga 2 liter, rentang kecepatan 0–1250 rpm, timer sampai 999 menit, dan pelat atas stainless steel yang kokoh, alat ini ideal sebagai “workhorse” di meja labor.
Alat ini sangat cocok untuk:
-
Labor QA/QC minuman, dairy, dan F&B lain yang membutuhkan persiapan larutan standar dan homogenisasi sampel.
-
Labor pengolahan air minum dan limbah yang perlu mengaduk reagen dan sampel sebelum analisis.
-
Labor farmasi, biotek, dan kosmetik untuk pencampuran larutan formulasi skala kecil saat pengembangan dan validasi.
-
Teaching lab di kampus untuk praktikum dasar kimia, biokimia, dan mikrobiologi.
-
Industri proses & kimia (plating, bath monitoring) yang membutuhkan pengaduk stabil untuk larutan kontrol.
Jika kebutuhan Anda mencakup pemanasan hingga 300–400 °C, mungkin lebih tepat mempertimbangkan model MS300 atau MS400. Namun bila pekerjaan harian sebagian besar dilakukan pada suhu ruang dan Anda mengutamakan kesederhanaan, keandalan, serta anggaran yang efisien, MS200 adalah pilihan yang logis untuk mendukung kualitas data laboratorium Anda.
FAQ Singkat tentang MS200
1. Apakah MS200 bisa memanaskan larutan?
Tidak. MS200 adalah magnetic stirrer tanpa fungsi pemanas. Jika Anda membutuhkan pemanasan hingga 300–400 °C, gunakan model MS300 atau MS400 yang dilengkapi hotplate dan probe suhu.
2. Berapa volume maksimum yang aman diaduk?
MS200 dirancang untuk volume pengadukan hingga 2000 mL (air). Untuk larutan lebih kental, sebaiknya gunakan volume lebih kecil atau kecepatan lebih rendah agar stir bar tetap stabil.
3. Apakah alat ini bisa digunakan di lapangan (outdoor)?
MS200 membutuhkan catu daya AC 220 V dan sebaiknya digunakan di permukaan rata, kering, dengan suhu 0–40 °C dan kelembaban <80%. Untuk penggunaan semi-lapangan, pastikan area terlindungi dari percikan air dan hujan.
4. Apakah stir bar sudah termasuk dalam paket?
Ya. Paket standar MS200 sudah termasuk satu stir bar dan fuse.
5. Bagaimana jika stir bar tidak mau berputar?
Manual menyebutkan bahwa salah satu penyebab umum adalah sekrup di bawah pelat atas yang kendur. Selain itu, pastikan bejana berada di tengah pelat dan kecepatan tidak terlalu tinggi di awal.
6. Berapa lama garansi MS200?
Berdasarkan manual, masa garansi untuk seri MS adalah satu tahun sejak tanggal pengiriman, dengan pengecualian stir bar yang tidak tercakup garansi.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya konsistensi pencampuran larutan dalam mendukung berbagai proses penelitian dan produksi Anda. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti magnetic stirrer Bante MS200 dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan persiapan sampel, menjaga homogenitas larutan, dan memenuhi standar mutu yang ketat. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pencampuran larutan di labor QA/QC, pengolahan air, atau teaching lab, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Water Quality Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Tube / Vial turbidity TB200
Rp2.565.000Lihat Produk★★★★★ -

PHscan30S-K – Pocket pH Tester
Rp3.875.000Lihat Produk★★★★★ -

PHscan30S-E – Pocket pH Tester
Rp2.845.000Lihat Produk★★★★★ -

PHscan30F-K – Pocket pH Tester
Rp4.160.000Lihat Produk★★★★★ -

PHscan30F-E – Pocket pH Tester
Rp3.190.000Lihat Produk★★★★★ -

PHscan20S-K – Pocket pH Tester Portabel
Rp3.315.000Lihat Produk★★★★★ -

PHscan20S-E – Pocket pH Tester
Rp2.345.000Lihat Produk★★★★★ -

PHscan20F-K – Pocket pH Tester
Rp3.625.000Lihat Produk★★★★★
Referensi
- Mahardiananta, I. M. A., Nugraha, I. M. A., Putra, P. A. M., & Adnyana, I. G. S. (2022). Magnetic Stirrer with Speed Advisor and Timer Based on Microcontroller. Journal of Robotics and Control (JRC), 3(1), 18–25. Retrieved from https://journal.umy.ac.id/index.php/jrc/article/download/11279/6576
- Irsyad, L. P., Yudianingsih, & Lestari, S. (2016). Perancangan Alat Magnetic Stirrer Dengan Pengaturan Kecepatan Pengaduk Dan Pengaturan Waktu Pengadukan. Jurnal InFact, 1(2), 23–29. Retrieved from https://www.e-jurnal.ukrimuniversity.ac.id/file/4Jurnal-SRI-L-InFact-V1N2NOV2016.pdf












