Analis laboratorium Indonesia menimbang sampel serbuk di dalam timbangan analitik PCE-ABT 220 dengan layar touchscreen 5 inci di meja laboratorium yang modern dan rapi.

PCE-ABT 220: Timbangan Analitik Touchscreen 0,1 mg Untuk QA/QC Dan Riset Presisi

Daftar Isi

Dalam banyak laboratorium, angka di belakang koma bukan sekadar detail kecil. Di QA/QC farmasi, selisih 1–2 mg pada bahan aktif bisa berarti batch obat tidak memenuhi spesifikasi. Di laboratorium air minum dan air limbah, kesalahan penimbangan reagen dapat menggeser hasil COD, fosfat, atau logam berat hingga di luar batas regulasi. Begitu juga di industri makanan-minuman, formulasi yang meleset memengaruhi konsistensi rasa dan keamanan produk.

Masalahnya, banyak laboratorium masih mengandalkan timbangan lama yang:

  • Membutuhkan waktu stabil yang lama, sehingga throughput sampel rendah.

  • Sensitif terhadap getaran dan aliran udara, menyebabkan angka “menari” dan sulit dibaca.

  • Tidak memiliki fitur kalibrasi internal, sehingga keandalan hasil sangat tergantung pada teknisi yang mungkin sibuk.

  • Sulit dibersihkan, terutama jika tombol-tombolnya menonjol dan celahnya banyak.

  • Minim integrasi dengan PC, sehingga pencatatan data masih manual dan rawan salah tulis.

Kondisi ini membuat analis harus “berjuang” tiap hari: menunggu angka stabil, mencatat hasil satu per satu, mengulang penimbangan karena ragu, dan pada akhirnya mengorbankan waktu analisis lain. Untuk laboratorium yang diaudit atau tersertifikasi (ISO/IEC 17025, CPOB, HACCP, dan sejenisnya), masalah penimbangan bisa berujung pada temuan audit karena jejak kalibrasi dan rekam data kurang rapi.

Di tengah tuntutan efisiensi, traceability, dan regulasi yang makin ketat, dibutuhkan timbangan analitik yang:

  • Stabil dan cepat

  • Mudah dikalibrasi

  • Mampu berkomunikasi dengan komputer atau LIMS

  • Ergonomis dan mudah dipakai oleh operator baru sekalipun

Di sinilah PCE-ABT 220 hadir sebagai solusi praktis untuk banyak jenis laboratorium.

Teknologi Penimbangan Analitik Modern di PCE-ABT 220

PCE-ABT 220 adalah timbangan analitik yang menggabungkan teknologi gaya elektromagnetik dengan kontrol digital dan touchscreen. Secara sederhana, begini prinsip kerjanya:

  1. Sampel diletakkan di atas pan (piring timbangan).

  2. Massa sampel menyebabkan gaya ke bawah.

  3. Sensor dan rangkaian elektromagnetik akan menghasilkan gaya lawan (gaya angkat) hingga posisi sistem kembali seimbang.

  4. Besarnya arus listrik yang diperlukan untuk mencapai keseimbangan dikonversi menjadi nilai massa yang tampil di layar.

Pendekatan ini berbeda dengan timbangan mekanik atau semi-elektronik lama yang mengandalkan pegas. Sistem elektromagnetik cenderung:

  • Lebih stabil dan presisi

  • Memiliki linearitas lebih baik di seluruh rentang 0–220 g

  • Mampu mencapai resolusi setingkat 0,1 mg dengan repeatability tinggi

Selain itu, PCE-ABT 220 dilengkapi draft shield (wind shield) yang melindungi area penimbangan dari aliran udara dan turbulensi kecil di ruang lab. Untuk timbangan dengan resolusi 0,1 mg, sedikit hembusan AC atau gerakan tangan di dekat pan sudah cukup mengganggu kestabilan bacaan. Draft shield membantu memastikan bahwa yang terbaca adalah massa sampel, bukan efek lingkungan.

Teknologi touchscreen 5 inci juga menjadi bagian penting. Layar sentuh memudahkan pemilihan mode (counting, persen, densitas) dan pengaturan unit tanpa mengandalkan banyak tombol fisik. Ini bukan hanya soal “keren”, tetapi juga soal:

  • Mengurangi celah di sekitar tombol yang biasanya sulit dibersihkan

  • Mempercepat pelatihan operator baru

  • Mengurangi risiko salah tekan di menu yang rumit

Bagi laboratorium yang berfokus pada konsistensi jangka panjang, kombinasi gaya elektromagnetik, draft shield, dan pengendalian digital yang presisi seperti ini membawa dua manfaat utama: kestabilan data dan jejak kerja yang lebih mudah ditelusuri.

PCE-ABT 220: Timbangan Analitik Presisi untuk Rutinitas dan Riset

PCE-ABT 220 adalah timbangan analitik dengan rentang penimbangan 0–220 g dan resolusi 0,1 mg. Produk ini dirancang untuk kebutuhan laboratorium yang memerlukan akurasi tinggi, tetapi juga ingin menjaga kelancaran rutinitas sehari-hari.

Beberapa karakter penting yang membuatnya menarik bagi banyak laboratorium:

  • Resolusi 0,1 mg dengan repeatability ±0,2 mg dan akurasi pengukuran ±0,5 mg.

  • Kalibrasi internal, sehingga pengguna tidak harus sering memanggil vendor hanya untuk kalibrasi dasar.

  • Mode kerja yang langsung relevan dengan praktik lab, seperti penimbangan persen, counting (hitung jumlah berdasarkan bobot rata-rata), dan penentuan densitas.

  • Unit penimbangan yang dapat diubah (g, oz, ct, mg) sehingga mudah beradaptasi dengan SOP lintas divisi atau berbagai jenis laporan.

  • Interface RS232 untuk terhubung ke PC, printer, atau sistem lain dalam workflow QA/QC.

Jika dibandingkan dengan banyak timbangan analitik di kelasnya, PCE-ABT 220 menonjol pada kombinasi tiga hal:

  1. Rentang 220 g yang cukup luas untuk banyak kebutuhan (dari penimbangan standar analisis hingga penimbangan batch kecil).

  2. Touchscreen 5 inci yang memudahkan interaksi tanpa menu yang berbelit.

  3. Paket delivery yang sudah mencakup test weight, sehingga pengguna dapat melakukan pengecekan rutin di internal lab.

Bagi teaching lab di kampus, kelebihan ini mempermudah asisten dan dosen ketika membimbing mahasiswa; sementara bagi laboratorium industri, fitur-fitur tadi membantu menjaga konsistensi hasil dan mengurangi human error.

Desain dan Ergonomi: Stabil, Kokoh, dan Praktis di Meja Lab

Secara fisik, PCE-ABT 220 hadir dengan desain khas timbangan analitik modern: bagian bawah kokoh dengan ruang timbang tertutup draft shield di bagian atas. Penutup ini menjaga lingkungan mikro di sekitar pan penimbangan sehingga bacaan lebih stabil.

Beberapa parameter fisik penting:

  • Dimensi keseluruhan: 340 × 215 × 350 mm

  • Berat unit: sekitar 8,5 kg

  • Diameter pan penimbangan: 80 mm (stainless steel)

Bobot sekitar 8,5 kg memberikan stabilitas mekanik yang baik. Timbangan tidak mudah bergeser ketika pengguna membuka atau menutup draft shield, sehingga vibrasi mekanik bisa diminimalkan. Pan stainless steel berdiameter 80 mm cukup leluasa untuk kebanyakan beaker kecil, vial, botol reagen kecil, atau boat timbangan.

Di sisi ergonomi, PCE-ABT 220 dilengkapi:

  • Draft shield dengan bukaan yang memudahkan pengambilan dan penempatan sampel menggunakan spatula, spatula panjang, maupun pinset.

  • Waterpass/level (spirit level) di badan alat, sehingga pengguna dapat dengan cepat memastikan posisi timbangan sudah rata.

  • Kaki penyangga yang dapat disetel untuk penyesuaian tinggi dan kemiringan.

Catu daya menggunakan suplai listrik AC 220 V. Artinya, alat ini lebih cocok digunakan pada laboratorium tetap (bukan di lapangan langsung). Di lingkungan laboratorium, kondisi daya 220 V AC lazim tersedia sehingga tidak menjadi kendala.

Untuk kondisi lingkungan, pabrikan merekomendasikan:

  • Suhu operasi: 10–40 °C

  • Kelembapan relatif: < 85% rH, tidak berkondensasi

Ini sejalan dengan kondisi ruang lab yang umumnya dikendalikan melalui AC. Walaupun tidak tercantum IP rating tahan debu/air, secara praktik timbangan analitik memang sebaiknya ditempatkan pada ruangan bersih dan kering, jauh dari percikan reagen korosif dan getaran peralatan berat seperti shaker besar atau centrifuge.

Dengan dimensi yang relatif kompak, PCE-ABT 220 mudah ditempatkan di meja timbang khusus. Untuk memaksimalkan hasil, sebaiknya alat ditempatkan:

  • Di meja anti-vibrasi atau meja berat yang stabil

  • Jauh dari jendela yang sering dibuka-tutup

  • Tidak langsung terkena hembusan AC

Penempatan yang tepat akan membuat performa spesifikasinya benar-benar terasa dalam penggunaan sehari-hari.

Antarmuka dan Pengalaman Pengguna: Touchscreen 5 Inci yang Intuitif

Salah satu daya tarik utama PCE-ABT 220 adalah layar sentuh 5 inci. Ukuran ini cukup besar untuk menampilkan angka hasil penimbangan dalam ukuran font yang jelas, sekaligus menampilkan status lain seperti unit, mode, atau ikon fungsi.

Dibanding timbangan dengan display segment kecil, touchscreen 5 inci memberi beberapa keuntungan:

  • Angka mudah dibaca dari berbagai sudut dan jarak sekitar 1–2 meter.

  • Navigasi menu lebih intuitif: pengguna cukup menyentuh ikon atau pilihan menu yang tersedia.

  • Mengurangi ketergantungan pada kombinasi tombol yang sulit diingat (misalnya menekan dua tombol sekaligus untuk masuk ke mode tertentu).

Antarmuka biasanya menampilkan:

  • Nilai massa utama di tengah layar

  • Indikator stabilitas (ikon yang menunjukkan bahwa nilai sudah stabil)

  • Pilihan unit (g, oz, ct, mg)

  • Akses ke mode counting, percent weighing, dan density determination

Bagi laboratorium dengan banyak personel, kemudahan ini berarti pelatihan bisa dipersingkat. Operator baru hanya perlu memahami alur dasar:

  1. Nyalakan timbangan dan tunggu self-check.

  2. Pastikan posisi bubble pada spirit level sudah di tengah.

  3. Pilih unit atau mode yang dibutuhkan.

  4. Tarakan wadah, lakukan tare, dan mulai menimbang sampel.

PCE-ABT 220 dirancang agar transisi antara mode berlangsung tanpa perlu masuk ke “menu dalam menu” yang rumit. Ini membantu sekali ketika analis harus berpindah kerja dari penimbangan rutin ke penimbangan untuk pengujian densitas atau penimbangan persentase.

Produk ini tidak secara eksplisit menyebutkan fitur seperti auto-off, auto-hold, atau memori internal di sumber resmi yang tersedia. Karena itu, pengguna sebaiknya memanfaatkan koneksi RS232 untuk pencatatan data otomatis via PC bila membutuhkan rekam data jangka panjang.

Fitur Kunci yang Meningkatkan Keandalan Data di Laboratorium

Beberapa fitur pada PCE-ABT 220 secara langsung berkontribusi pada kualitas data dan efisiensi kerja di laboratorium:

Mode piece counting (hitung jumlah)

Dalam QA/QC maupun produksi, sering kali dibutuhkan penentuan jumlah komponen kecil berdasarkan berat, misalnya:

  • Jumlah kapsul dalam batch kecil

  • Jumlah tablet pada sampling inspeksi

  • Jumlah komponen kecil dalam kit diagnostik atau reagen

Dengan mode counting, pengguna hanya perlu menimbang sejumlah kecil item sebagai sampel (misalnya 10 buah), lalu timbangan akan menghitung rata-rata bobot per item dan mengestimasikan jumlah total pada penimbangan berikutnya. Fitur ini menghemat waktu dibanding menghitung manual satu per satu.

Penimbangan persen (% weighing)

Mode ini membantu untuk:

  • Menimbang bahan aktif dan eksipien dalam formulasi farmasi

  • Mengatur komposisi campuran larutan atau premix bahan kimia

  • Menyusun formulasi kosmetik dan produk perawatan pribadi

Dengan menjadikan salah satu komponen sebagai 100% referensi, timbangan akan menampilkan massa komponen lain dalam bentuk persentase terhadap nilai referensi tersebut. Ini mempermudah penyesuaian cepat di laboratorium formulasi.

Penentuan densitas

Untuk material padat tertentu, densitas menjadi parameter penting, misalnya:

  • Bahan baku farmasi

  • Granul makanan/minuman

  • Material kimia untuk pelapisan atau katalis

Mode densitas membantu analis menghitung densitas berdasarkan massa di udara dan massa dalam medium tertentu (biasanya air). Fitur ini mengurangi kebutuhan perhitungan manual, sehingga mengurangi potensi kesalahan hitung.

Unit berat yang dapat disesuaikan

PCE-ABT 220 memungkinkan penggunaan unit g, oz, ct, dan mg. Ini penting bila laboratorium berinteraksi dengan:

  • Dokumen standar internasional (kadang menggunakan oz atau ct)

  • Divisi produksi yang terbiasa dengan unit tertentu

  • Laporan ke pelanggan yang meminta format spesifik

Dengan unit yang fleksibel, risiko salah konversi unit di luar timbangan menjadi lebih kecil.

Kalibrasi internal

Kalibrasi internal adalah salah satu fitur penting untuk menjaga keandalan timbangan dalam jangka panjang. PCE-ABT 220 memiliki fungsi kalibrasi internal sehingga:

  • Pengguna dapat menjadwalkan kalibrasi rutin harian atau mingguan secara mandiri.

  • Proses kalibrasi lebih cepat, tanpa harus selalu menggunakan bobot eksternal (meski bobot eksternal tetap berguna untuk verifikasi).

  • Jejak kalibrasi lebih mudah diintegrasikan ke SOP lab.

Dalam konteks audit dan validasi, kemampuan ini mempermudah dokumentasi bahwa timbangan selalu berada dalam kondisi “fit for use”.

Integrasi Data: RS232 untuk Workflow QA/QC yang Lebih Rapi

PCE-ABT 220 dilengkapi interface RS232. Jalur komunikasi ini masih sangat umum di dunia timbangan dan instrumen laboratorium karena:

  • Stabil

  • Didukung banyak software akuisisi data

  • Dapat dikonversi ke USB melalui adaptor bila diperlukan

Dengan koneksi ini, laboratorium dapat:

  • Mengirim data penimbangan langsung ke PC untuk direkam di spreadsheet (misalnya Excel) atau software LIMS.

  • Mengurangi pencatatan manual yang sering menimbulkan salah tulis atau salah ketik.

  • Mengintegrasikan timbangan ke dalam workflow otomasi sederhana, misalnya bersama barcode reader dan printer label.

Bagi laboratorium yang menjalankan banyak batch dan sering menghadapi audit, proteksi data melalui pencatatan digital terstruktur sangat membantu dalam menelusuri asal-usul sebuah nilai hasil uji.

Spesifikasi Teknis PCE-ABT 220

Tabel Spesifikasi

ParameterNilai / Keterangan
ModelPCE-ABT 220
TipeTimbangan analitik dengan touchscreen
Rentang penimbangan0 … 220 g
Resolusi0,1 mg
Akurasi pengukuran± 0,5 mg
Repeatability± 0,2 mg
Linearity± 0,5 mg
KalibrasiInternal
Permukaan penimbanganPan stainless steel Ø 80 mm
Waktu stabil< 4 s
Unit yang tersediag, oz, ct, mg
Fitur fungsionalPiece counting, percent weighing, density
Draft shieldYa (wind shield)
Spirit levelYa (leveling bubble)
LayarTouchscreen 5 inci
InterfaceRS232
Catu daya220 V AC
Kondisi lingkungan kerja10 … 40 °C; < 85% RH, tidak berkondensasi
Dimensi340 × 215 × 350 mm
Berat alat8,5 kg
Isi paket (delivery scope)Timbangan PCE-ABT 220, sarung tangan, test weight, kabel listrik, manual pengguna

Secara sederhana, angka-angka di atas bisa dibayangkan seperti ini: resolusi 0,1 mg berarti timbangan mampu “melihat” perubahan massa setara sebutir debu halus pada skala miligram. Linearity ±0,5 mg menunjukkan bahwa akurasi tetap terjaga baik di bobot rendah maupun mendekati 220 g. Waktu stabil <4 detik membuat penimbangan harian tidak terasa “lambat”, terutama ketika harus menimbang puluhan sampel.

Panduan Memilih Aksesori dan Komponen Tambahan

Walaupun PCE-ABT 220 sudah siap pakai, beberapa aksesori dapat membantu memaksimalkan kinerja dan mempermudah integrasi ke sistem yang lebih besar.

Contoh aplikasi dan rekomendasi kapasitas

Jenis laboratorium / aplikasiContoh pekerjaan penimbanganKecocokan PCE-ABT 220
QA/QC farmasiPenimbangan bahan aktif, eksipien, uji konten uniformSangat cocok
Laboratorium air minum/air limbahPenimbangan reagen COD, fosfat, logam beratCocok
Industri makanan & minumanFormulasi flavor, aditif, premix nutrisiCocok
Industri kimia & platingPenyesuaian konsentrasi larutan pelapis, katalisCocok
Teaching lab kimia/analisPraktikum gravimetri, pembuatan standarSangat cocok
Laboratorium biotek & kosmetikPenimbangan bahan baku sensitif, formulasi vial kecilSangat cocok

Aksesori yang perlu dipertimbangkan

  • Meja anti-vibrasi atau meja timbang khusus

  • Adaptor RS232–USB dan software akuisisi data

  • Set bobot kalibrasi eksternal (untuk verifikasi berkala selain internal calibration)

  • Kap penimbang, boat timbangan, dan container sample kecil yang tahan kimia

  • Desikator untuk sampel yang sensitif terhadap kelembapan

Faktor yang memengaruhi hasil penimbangan

  • Getaran dari peralatan lain (centrifuge, shaker)

  • Aliran udara dari AC atau jendela terbuka

  • Fluktuasi temperatur ruangan

  • Kondensasi di permukaan sampel yang masih panas atau dingin

  • Penggunaan sarung tangan yang mencegah kontaminasi dari tangan

Dengan mengontrol faktor-faktor ini, laboratorium bisa memaksimalkan potensi spesifikasi PCE-ABT 220 dan mengurangi kebutuhan pengulangan pengukuran.

Penerapan Nyata di Lapangan: Dua Contoh Penggunaan

1. QA Air Minum: Kontrol Konsentrasi Reagen yang Konsisten

Sebuah laboratorium pengolahan air minum kota menggunakan metode spektrofotometri untuk memantau kadar nitrat, fosfat, dan mangan. Sebelum menggunakan timbangan analitik modern, mereka sering menghadapi:

  • Variasi hasil antarteknisi walaupun sampel sama

  • Konsumsi reagen yang boros karena sering “over-dosing”

  • Catatan penimbangan manual yang terkadang sulit ditelusuri saat audit

Setelah beralih ke PCE-ABT 220, mereka mengubah SOP:

  • Penimbangan semua reagen dan standar dilakukan pada timbangan tersebut, dengan jadwal kalibrasi internal setiap pagi.

  • Data penimbangan utama ditransfer ke PC melalui RS232, lalu dicatat otomatis di template spreadsheet.

  • Mode percent weighing digunakan saat menyiapkan campuran standar multi-elemen.

Hasilnya, variasi antar-operator berkurang, penggunaan reagen lebih efisien, dan ketika audit internal dilakukan, tim QA dapat menunjukkan jejak penimbangan tiap batch standar dengan lebih rapi. Walaupun tidak disebut “mengurangi downtime 20%” secara formal, tim merasakan bahwa banyak waktu yang sebelumnya terbuang untuk mengulang analisis kini bisa dialihkan pada pekerjaan lain.

2. Teaching Lab Farmasi: Praktikum Gravimetri dan Formulasi Sediaan

Di sebuah fakultas farmasi, mahasiswa tingkat awal sering mengalami kesulitan saat praktikum gravimetri. Timbangan lama yang digunakan:

  • Memiliki layar kecil

  • Kurang stabil, sehingga dosen harus berulang kali menegur mahasiswa untuk tidak bergerak terlalu dekat timbangan

  • Tidak memiliki mode persen, sehingga perhitungan formulasi selalu dilakukan manual

Ketika teaching lab mengganti sebagian timbangan dengan PCE-ABT 220, pengalaman praktikum berubah:

  • Mahasiswa lebih mudah membaca angka di layar besar dan memahami kapan nilai sudah stabil.

  • Dosen menggunakan mode % weighing untuk demonstrasi formulasi salep dan krim farmasi, sehingga mahasiswa bisa langsung melihat komposisi campuran secara real-time.

  • Test weight bawaan digunakan untuk mengajarkan konsep kalibrasi dan verifikasi alat ukur.

Selain meningkatkan kualitas pembelajaran, perangkat ini juga membantu laboratorium kampus ketika mengerjakan penelitian skripsi atau riset sederhana yang membutuhkan penimbangan presisi.

Panduan Langkah demi Langkah Menggunakan PCE-ABT 220

Sebagai contoh, bayangkan sebuah laboratorium air minum yang ingin menimbang reagen untuk analisis COD.

  1. Persiapan ruang timbang

    • Pastikan meja stabil dan jauh dari getaran.

    • Tutup jendela dan atur arah hembusan AC agar tidak langsung ke timbangan.

  2. Menyalakan dan menyiapkan timbangan

    • Sambungkan PCE-ABT 220 ke sumber listrik 220 V AC.

    • Nyalakan alat dan biarkan melakukan self-check.

    • Tunggu hingga alat mencapai kondisi stabil termal (biasanya beberapa menit setelah dinyalakan).

  3. Leveling

    • Periksa spirit level pada timbangan.

    • Atur kaki-kaki timbangan sampai gelembung berada di tengah lingkaran.

  4. Kalibrasi internal (disarankan rutin)

    • Masuk ke menu kalibrasi internal melalui touchscreen.

    • Ikuti instruksi di layar sampai proses selesai.

    • Jika perlu, lakukan verifikasi dengan test weight bawaan.

  5. Memilih unit dan mode

    • Pilih unit gram (g) untuk penimbangan reagen COD.

    • Gunakan mode penimbangan standar (bukan counting atau %).

  6. Penimbangan wadah (tare)

    • Buka draft shield, letakkan vial atau beaker kosong di pan.

    • Tutup kembali draft shield dan tunggu indikator stabil.

    • Tekan tombol tare di layar untuk mengatur bacaan kembali ke nol.

  7. Menimbang reagen

    • Buka draft shield secukupnya.

    • Tambahkan reagen secara perlahan dengan spatula atau pipet.

    • Tutup kembali draft shield setiap kali ingin membaca nilai akhir.

    • Setelah indikator stabil, catat nilai atau kirim ke PC melalui koneksi RS232.

  8. Rekam data

    • Pastikan setiap nilai penimbangan terkait dengan kode sampel atau batch di lembar kerja atau software.

  9. Setelah selesai

    • Bersihkan area pan dari tumpahan reagen dengan prosedur aman.

    • Matikan alat jika tidak digunakan lama, atau biarkan menyala bila penggunaan sangat intens sepanjang hari (sesuai kebijakan lab).

Langkah-langkah ini dapat dengan mudah disesuaikan untuk aplikasi lain seperti penimbangan bahan farmasi, formulasi kosmetik, atau uji gravimetri di teaching lab.

Kesimpulan dan Rekomendasi

PCE-ABT 220 menawarkan kombinasi menarik: rentang 0–220 g, resolusi 0,1 mg, kalibrasi internal, dan touchscreen 5 inci. Bagi laboratorium QA/QC, lingkungan, farmasi, makanan-minuman, kimia, hingga teaching lab di kampus, alat ini menjembatani kebutuhan antara presisi tinggi dan kemudahan penggunaan sehari-hari.

Beberapa poin utama:

  • Presisi dan akurasi yang memadai untuk banyak aplikasi analitik di berbagai sektor.

  • Draft shield, spirit level, dan desain kokoh yang membantu mengurangi gangguan lingkungan.

  • Mode counting, persen, dan densitas yang relevan dengan praktik laboratorium modern.

  • Interface RS232 yang memungkinkan integrasi ke sistem pencatatan digital.

Alat ini sangat cocok untuk:

  • Laboratorium yang ingin meningkatkan traceability penimbangan tanpa memperumit pelatihan operator.

  • Institusi pendidikan yang membutuhkan timbangan analitik stabil untuk praktikum dan penelitian dasar.

  • Industri yang menjalankan kontrol kualitas intensif dengan tuntutan regulasi ketat.

Jika kebutuhan laboratorium lebih ke aplikasi lapangan yang benar-benar mobile dengan baterai internal, mungkin diperlukan model lain. Namun untuk penggunaan di ruang lab terkendali, PCE-ABT 220 merupakan pilihan yang solid dan efisien.

FAQ Singkat

1. Apakah PCE-ABT 220 bisa digunakan di lapangan (outdoor)?
Alat ini dirancang untuk penggunaan di laboratorium dengan catu daya 220 V AC dan lingkungan terkendali (10–40 °C, <85% RH). Penggunaan outdoor tidak disarankan karena rentan terhadap fluktuasi suhu, kelembapan, dan getaran.

2. Seberapa sering kalibrasi perlu dilakukan?
Secara umum, kalibrasi internal dapat dilakukan setiap hari sebelum mulai bekerja atau setelah timbangan dipindahkan. Verifikasi berkala dengan bobot eksternal dan kalibrasi oleh pihak ketiga terakreditasi sebaiknya mengikuti kebijakan mutu laboratorium masing-masing.

3. Bisakah hasil penimbangan langsung dikirim ke Excel?
Secara prinsip bisa, dengan menghubungkan RS232 ke komputer (langsung atau melalui adaptor RS232–USB) dan menggunakan software akuisisi data atau fungsi input serial pada Excel/terminal. Konfigurasi detail tergantung pada sistem komputer yang digunakan.

4. Apakah PCE-ABT 220 cocok untuk penimbangan bahan higroskopis?
Cocok, asalkan prosedur penanganan bahan higroskopis (misalnya penggunaan desikator sebelum/ setelah penimbangan, meminimalkan waktu di luar desikator) dijalankan dengan baik. Draft shield membantu mengurangi pengaruh kelembapan udara sekitar.

5. Apakah alat ini bisa digunakan untuk praktikum mahasiswa?
Sangat memungkinkan. Touchscreen mempermudah mahasiswa memahami bacaan dan fungsi menu, sementara akurasi 0,1 mg memungkinkan berbagai praktikum analitik, gravimetri, hingga formulasi sederhana.

Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium, CV. Java Multi Mandiri memahami bahwa timbangan analitik presisi adalah jantung banyak proses penelitian dan produksi Anda. Kami melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas seperti PCE-ABT 220 Analytical Balance dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda menjaga akurasi penimbangan, memastikan kontrol mutu yang konsisten, dan memenuhi standar regulasi yang berlaku. Jika Anda ingin meningkatkan keandalan dan efisiensi proses penimbangan di laboratorium, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang paling sesuai.

Rekomendasi Balance Unggulan untuk Kebutuhan Anda

Referensi

Bagikan artikel ini

Butuh Bantuan Pilih Alat?

Author picture

Tim customer service CV. Java Multi Mandiri siap melayani Anda!

Konsultasi gratis alat ukur dan uji yang sesuai kebutuhan Anda. Segera hubungi kami.