Di banyak laboratorium QA/QC dan riset, timbangan sering kali menjadi titik awal seluruh rangkaian analisis. Dari menimbang bahan baku farmasi, menyiapkan larutan standar untuk uji kualitas air, sampai menentukan komposisi formulasi kosmetik—semuanya bergantung pada angka yang keluar dari timbangan. Masalahnya, tidak semua timbangan mampu memberikan hasil yang konsisten ketika dihadapkan pada kondisi nyata di lapangan: ruangan ber-AC dengan aliran udara, operator yang bergantian, dan sampel yang sangat ringan hingga level miligram.
Bagi laboratorium farmasi, deviasi kecil saja pada bobot bahan aktif bisa berpengaruh pada kadar obat. Dalam produksi makanan dan minuman, kesalahan timbangan berpotensi membuat formulasi tidak konsisten dan memicu komplain konsumen. Di laboratorium lingkungan, kesalahan dalam menimbang filter atau residu bisa membuat data pemantauan kualitas air tidak dapat dipertanggungjawabkan. Semua ini berujung pada satu hal: kualitas data dan kepercayaan pada hasil uji.
Tantangan lain yang sering muncul adalah gangguan dari hembusan angin halus, getaran meja, atau kesalahan leveling alat. Timbangan biasa tanpa pelindung angin mudah sekali “bergoyang” angkanya. Operator pun terpaksa menunggu lama hingga angka stabil, atau lebih buruk, mengambil angka yang sebenarnya belum benar-benar stabil. Di sisi dokumentasi, sebagian lab sudah beralih ke sistem digital, sementara beberapa timbangan lama masih mengharuskan pencatatan manual, meningkatkan risiko salah tulis dan sulitnya penelusuran data saat audit.
Dalam konteks ini, kebutuhan akan timbangan analitik yang benar-benar stabil, presisi hingga 0,1 mg, dan mudah diintegrasikan dengan sistem data menjadi sangat mendesak. PCE-ABT 220L dirancang untuk menjawab persoalan-persoalan tersebut.
Prinsip Kerja Timbangan Analitik dan Pentingnya Kontrol Mikrogram
Timbangan analitik seperti PCE-ABT 220L bekerja dengan prinsip sel beban (load cell) presisi tinggi yang mengubah perubahan gaya (akibat massa) menjadi sinyal listrik. Sinyal ini kemudian diproses dan dikonversi menjadi nilai massa yang tampil pada layar. Pada timbangan analitik, bagian mekanik dan elektronik dikalibrasi sangat halus sehingga perubahan gaya yang sangat kecil—setara 0,1 mg—masih bisa terdeteksi.
Untuk mencapai presisi ini, timbangan analitik biasanya menggunakan:
-
Mekanisme penimbangan dengan komponen logam berkualitas tinggi yang minim deformasi
-
Sensor beresolusi tinggi dan rangkaian penguat sinyal yang stabil
-
Sistem kompensasi terhadap perubahan suhu dan kondisi lingkungan
-
Pelindung angin (wind shield) untuk mengurangi gangguan aliran udara
Presisi 0,1 mg bukan hanya soal “keren karena angkanya kecil”, tetapi punya dampak langsung bagi banyak industri. Di farmasi dan biotek, penimbangan presisi diperlukan saat menimbang bahan aktif berkadar tinggi dalam jumlah kecil. Di laboratorium lingkungan, massa residu pada filter setelah filtrasi contoh air bisa sangat kecil—tanpa resolusi mikrogram, perhitungan konsentrasi bisa meleset.
Dibanding metode perkiraan volume (menggunakan sendok ukur, gelas ukur) atau timbangan kasar, penimbangan analitik memberi:
-
Ketelitian sangat tinggi sehingga toleransi produksi bisa dipersempit
-
Konsistensi antarbatches, penting untuk QA/QC
-
Kemudahan penelusuran data jika dikombinasikan dengan pencatatan digital
Dalam jangka panjang, penggunaan timbangan analitik yang andal mengurangi pengulangan analisis, menghemat reagen, dan membantu laboratorium mempertahankan kepatuhan terhadap standar seperti GLP, ISO/IEC 17025, atau regulasi farmasi.
Sekilas tentang Analytical Balance PCE-ABT 220L
PCE-ABT 220L adalah timbangan analitik dengan kapasitas hingga 220 g dan resolusi 0,1 mg. Alat ini dilengkapi pelindung angin (wind shield) dan dirancang untuk menimbang sampel kecil dengan akurasi tinggi. Pabrikan melengkapinya dengan antarmuka RS232 untuk koneksi ke PC, sehingga hasil penimbangan dapat langsung didokumentasikan atau diolah lebih lanjut.
Beberapa karakter yang menonjol dari PCE-ABT 220L antara lain:
-
Rentang penimbangan 0–220 g dengan resolusi 0,1 mg
-
Waktu respon cepat, kurang dari 4 detik
-
Pelat timbang stainless steel berdiameter 80 mm
-
Bubble level terintegrasi untuk memudahkan leveling
-
Kaki yang dapat disetel tinggi-rendah untuk menyelaraskan permukaan
-
Bobot kalibrasi yang sudah termasuk dalam paket pengiriman
-
Siap digunakan segera setelah instalasi (“ready for immediate use”)
Dibanding banyak timbangan analitik lain di kelasnya, PCE-ABT 220L menawarkan kombinasi yang seimbang antara kapasitas, presisi, dan kemudahan integrasi ke PC. Bagi laboratorium yang membutuhkan instrumen andal untuk penggunaan harian namun tidak ingin terjebak pada sistem yang terlalu kompleks, seri ini menghadirkan kompromi yang menarik: cukup canggih untuk QA/QC, tetapi tetap mudah dioperasikan oleh teknisi atau mahasiswa.
Desain dan Ergonomi PCE-ABT 220L
Secara fisik, PCE-ABT 220L tampil sebagai timbangan meja (benchtop) dengan pelindung angin berbentuk kotak di bagian atas. Dimensinya sekitar 340 × 215 × 350 mm, dengan berat total kurang lebih 7,5 kg. Ukuran ini membuat timbangan cukup kokoh dan stabil di meja kerja, tetapi tetap relatif mudah dipindahkan jika perlu reposisi di dalam laboratorium.
Pelat timbangnya terbuat dari stainless steel dengan diameter 80 mm. Ukuran ini pas untuk kebanyakan wadah laboratorium: cawan analitik, beaker kecil, vial, hingga boat timbangan. Material stainless steel memudahkan pembersihan dan tahan terhadap banyak bahan kimia umum, selama tetap mengikuti prosedur pembersihan yang dianjurkan.
Di sekeliling pelat timbang terdapat wind shield transparan. Fungsinya bukan sekadar estetika; pelindung ini menjaga agar aliran udara dari AC, pintu yang dibuka-tutup, atau gerakan operator tidak langsung mengenai sampel. Operator dapat membuka salah satu panel untuk memasukkan sampel tanpa terlalu mengganggu kestabilan udara di sekitar pelat timbang.
Pada bagian bawah, terdapat kaki-kaki yang dapat disetel ketinggiannya. Di panel depan atau samping terpasang bubble level (waterpass kecil) sehingga operator bisa dengan cepat memastikan timbangan benar-benar rata. Leveling yang baik adalah syarat penting untuk menjaga keakuratan dan repeatability penimbangan, terutama pada resolusi 0,1 mg.
Untuk catu daya, PCE-ABT 220L menggunakan tegangan 220 V melalui kabel IEC yang sudah disertakan dalam paket. Artinya, alat ini didesain untuk penggunaan di laboratorium dengan pasokan listrik permanen, bukan untuk penggunaan lapangan berbasis baterai. Kisaran suhu operasi yang direkomendasikan adalah 10–40 °C, yang sesuai dengan sebagian besar ruangan laboratorium ber-AC maupun non-AC yang terkontrol.
Dari sisi ergonomi, posisi panel kontrol dan layar berada di bagian depan sehingga mudah diakses operator yang bekerja sambil duduk. Dengan berat sekitar 7,5 kg, alat terasa solid dan minim getaran, tetapi masih bisa dipindah oleh satu orang jika diperlukan.
Antarmuka dan Pengalaman Pengguna
PCE-ABT 220L dilengkapi layar dengan backlight, sehingga angka tetap mudah dibaca bahkan di ruangan yang pencahayaannya tidak terlalu terang. Backlight ini membantu mengurangi kesalahan baca, terutama ketika operator harus memeriksa beberapa digit di belakang koma.
Tombol-tombol fisik ditempatkan di panel depan, umumnya mencakup fungsi-fungsi dasar seperti:
-
On/Off
-
Tare (meng-nol-kan dengan wadah)
-
Fungsi kalibrasi
-
Navigasi menu dasar
Walaupun dokumentasi visual yang tersedia tidak merinci semua label tombol, pendekatannya tetap sederhana. Operator yang sudah terbiasa dengan timbangan analitik secara umum tidak akan kesulitan beradaptasi.
Alur kerja tipikalnya seperti ini: nyalakan timbangan, tunggu pemanasan awal jika diperlukan, pastikan bubble level sudah seimbang, lakukan tare dengan wadah, kemudian masukkan sampel secara perlahan ke dalam wadah. Dengan pelindung angin tertutup, angka di layar akan stabil dalam waktu kurang dari empat detik. Backlight memastikan hasil dapat terbaca jelas, bahkan ketika operator harus berdiri agak jauh karena meja penuh peralatan.
Fitur-fitur seperti Auto-Read/Auto-Hold, auto-off, atau jumlah memori data internal tidak disebutkan secara eksplisit dalam informasi resmi yang tersedia. Karena itu, penggunaan PCE-ABT 220L sebaiknya diintegrasikan langsung dengan PC melalui RS232 bila laboratorium ingin memaksimalkan dokumentasi otomatis. Untuk lab teaching yang masih banyak mencatat manual ke lembar kerja, tampilan layar yang jelas dan stabil sudah sangat membantu mengurangi salah tulis angka.
Secara keseluruhan, pengalaman pengguna yang ditawarkan adalah: sederhana, langsung, dan mudah diajarkan ke teknisi baru maupun mahasiswa.
Fitur Kunci yang Mendukung Keandalan Data
Beberapa fitur PCE-ABT 220L secara langsung dirancang untuk meningkatkan keandalan data penimbangan:
Wind shield untuk stabilitas pembacaan
Pelindung angin yang mengelilingi pelat timbang adalah salah satu elemen penting. Dengan ukuran sampel yang kecil dan resolusi 0,1 mg, hembusan angin halus sekalipun dapat membuat angka “lompat-lompat”. Wind shield mengurangi efek ini, sehingga angka stabil lebih cepat. Bagi lab yang waktunya padat, perbedaan beberapa detik per sampel bisa sangat berarti ketika diakumulasikan sepanjang hari.
Bubble level dan kaki yang dapat diatur
Bubble level terintegrasi memudahkan operator memastikan timbangan rata sebelum digunakan. Di laboratorium yang banyak peralatannya, meja sering tidak 100% datar. Dengan mengatur kaki-kaki timbangan sambil memantau bubble level, operator dapat membuat permukaan pelat timbang benar-benar horizontal. Ini penting untuk menghindari error sistematis yang sulit dideteksi jika hanya mengandalkan satu uji kalibrasi.
Bobot kalibrasi dalam paket pengiriman
PCE-ABT 220L dikirim lengkap dengan bobot kalibrasi (test weight). Artinya, sejak hari pertama pemasangan, lab sudah bisa melakukan pengecekan dan penyesuaian kalibrasi sesuai prosedur internal. Ini menghemat waktu dan biaya dibanding harus memesan bobot kalibrasi terpisah. Bagi lab yang menerapkan sistem mutu ketat, kemudahan ini memudahkan implementasi schedule kalibrasi harian atau mingguan.
Resolusi 0,1 mg dan repeatability 0,2 mg
Kombinasi resolusi 0,1 mg dengan repeatability 0,2 mg membuat PCE-ABT 220L cocok untuk penimbangan kritis, misalnya:
-
Penimbangan bahan aktif farmasi berkadar tinggi
-
Penentuan residu padat terlarut setelah penguapan sampel air
-
Penimbangan bahan tambahan (additive) dalam formulasi kosmetik atau F&B
Repeatability yang baik berarti ketika sampel yang sama ditimbang berulang, hasilnya berkumpul di sekitar nilai yang sama. Ini salah satu indikator kunci kualitas sebuah timbangan analitik.
Waktu respon < 4 detik
Waktu respon yang cepat membantu mempercepat throughput. Bagi laboratorium QA/QC yang harus menimbang puluhan hingga ratusan sampel per hari, menunggu stabilitas bacaan sering menjadi bottleneck. Dengan respon di bawah 4 detik, operator dapat bekerja lebih efisien tanpa mengorbankan akurasi.
Integrasi dengan PC dan Sistem Data Laboratorium
PCE-ABT 220L dilengkapi antarmuka RS232. Jalur komunikasi ini sudah lama menjadi standar di banyak instrumen laboratorium, terutama untuk transfer data sederhana dan andal. Dengan menggunakan kabel RS232 dan, bila perlu, konverter ke USB, timbangan dapat dihubungkan ke komputer untuk:
-
Mengirim hasil penimbangan secara langsung ke software pencatatan
-
Mengisi spreadsheet (misalnya Excel) secara otomatis
-
Mengintegrasikan data ke sistem LIMS atau database internal
Pabrikan menyediakan opsi perangkat lunak yang memungkinkan visualisasi hasil penimbangan dalam bentuk tabel atau grafik, serta ekspor data. Bagi laboratorium yang fokus pada traceability dan kepatuhan audit, integrasi semacam ini mengurangi risiko salah tulis, mempermudah penelusuran kembali data lama, dan mempermudah pembuatan laporan berkala.
Dalam workflow QA/QC modern, data digital dari timbangan analitik dapat dikombinasikan dengan hasil uji lainnya (pH, konduktivitas, spektrofotometri, dll.) untuk membentuk satu paket data produk. Dengan RS232 sebagai titik awal, PCE-ABT 220L dapat menjadi bagian dari ekosistem data laboratorium yang lebih besar.
Spesifikasi Teknis PCE-ABT 220L
Tabel Spesifikasi
| Parameter | Nilai / Keterangan |
|---|---|
| Model | PCE-ABT 220L |
| Rentang penimbangan | 0 … 220 g |
| Resolusi | 0,1 mg |
| Repeatability | 0,2 mg |
| Linearitas | 0,5 mg |
| Waktu respon | < 4 detik |
| Diameter pelat timbang | Ø 80 mm, stainless steel |
| Rentang tare | Rentang penuh (full measuring range) |
| Antarmuka | RS232 |
| Catu daya | 220 V AC |
| Suhu operasi | 10 … 40 °C |
| Dimensi keseluruhan | 340 × 215 × 350 mm |
| Berat alat | 7,5 kg |
| Fitur tambahan | Wind shield, bubble level, bobot kalibrasi disertakan |
Penjelasan Sederhana
-
Rentang 0–220 g berarti alat ini cocok untuk sampel kecil hingga sedang: dari beberapa miligram bubuk hingga beaker kecil yang berisi puluhan gram.
-
Resolusi 0,1 mg bisa dianalogikan dengan penggaris yang punya skala sangat rapat—setiap garis hanya berjarak 0,1 mm. Anda dapat “melihat” perubahan yang sangat kecil.
-
Repeatability 0,2 mg menggambarkan seberapa konsisten alat saat mengulangi penimbangan sampel yang sama. Semakin kecil angkanya, semakin dapat diandalkan.
-
Linearitas 0,5 mg berarti perbedaan antara nilai sebenarnya dan bacaan timbangan di berbagai titik bobot masih berada dalam rentang ±0,5 mg.
-
Waktu respon < 4 detik memperlihatkan bahwa setelah sampel diletakkan, alat hanya membutuhkan beberapa detik sampai angka stabil.
Dengan kombinasi spesifikasi ini, PCE-ABT 220L berada di kelas timbangan analitik yang sangat memadai untuk kebutuhan QA/QC dan riset di banyak sektor.
Panduan Memilih Aksesori dan Konfigurasi Tambahan
Walaupun PCE-ABT 220L sudah siap pakai, pemilihan aksesori dan cara penggunaan yang tepat akan sangat memengaruhi kualitas hasil. Karena alat ini bukan meter konduktivitas, kita akan menyesuaikan panduan dengan konteks penimbangan massa.
Kisaran Massa dan Contoh Aplikasi
| Kisaran Massa Sampel | Contoh Aplikasi | Catatan Penggunaan |
|---|---|---|
| < 100 mg | Penimbangan bahan aktif farmasi, standar analitik | Gunakan spatula halus, minim getaran |
| 0,1 – 10 g | Bahan tambahan kosmetik, pewarna makanan, enzim | Gunakan cawan atau vial kecil |
| 10 – 100 g | Bahan baku F&B, bahan kimia umum untuk larutan | Gunakan beaker/boat sesuai kapasitas |
| 100 – 220 g | Wadah plus sampel, filter basah sebelum kering | Pastikan total bobot tidak melebihi 220 g |
Aksesori yang Umum Dipakai
-
Cawan analitik (porcelain atau glass)
-
Vial atau botol kecil dengan penutup
-
Spatula stainless steel berbagai ukuran
-
Sarung tangan laboratorium (sudah termasuk sepasang sarung tangan kain dalam paket)
-
Bobot kalibrasi tambahan bersertifikat, bila diperlukan untuk SOP internal
Faktor yang Mempengaruhi Hasil Penimbangan
Beberapa faktor penting yang perlu dikendalikan:
-
Getaran meja: gunakan meja yang kokoh, hindari menempatkan timbangan tepat di samping centrifuge atau shaker.
-
Aliran udara: jauhkan dari pintu, jendela, atau blower AC langsung. Manfaatkan wind shield secara optimal.
-
Suhu dan kelembaban: jaga dalam kisaran operasi 10–40 °C, dan hindari perubahan suhu drastis.
-
Kontaminasi: bersihkan pelat timbang dan bagian dalam wind shield secara rutin untuk menghindari penumpukan debu atau residu.
Dengan memperhatikan hal-hal ini, PCE-ABT 220L dapat bekerja pada performa optimalnya.
Dua Skenario Nyata Penggunaan PCE-ABT 220L
1. QA/QC Farmasi: Menjaga Konsistensi Kadar Tablet
Bayangkan sebuah perusahaan farmasi skala menengah yang memproduksi tablet antihipertensi. Sebelum menggunakan timbangan analitik yang tepat, mereka sering menemui masalah variabilitas kadar zat aktif. Hasil uji kandungan berkisar terlalu lebar, sehingga beberapa batch harus diulang atau bahkan ditolak.
Dengan mengadopsi PCE-ABT 220L di laboratorium QA/QC mereka, tim mulai menimbang bahan aktif berkadar tinggi dalam jumlah kecil menggunakan resolusi 0,1 mg. Wind shield membantu angka lebih cepat stabil, sementara bobot kalibrasi internal memudahkan verifikasi timbangan sebelum sesi penimbangan harian.
Setelah beberapa bulan, perusahaan mengamati penurunan jumlah batch yang memerlukan rework. Data penimbangan yang terhubung ke PC via RS232 juga memudahkan mereka mempresentasikan rekam jejak penimbangan saat audit oleh otoritas kesehatan. Walaupun angka “pengurangan downtime 20%” hanya ilustrasi, pola manfaatnya realistis: lebih sedikit batch bermasalah, lebih sedikit pengulangan uji, dan dokumentasi yang rapi.
2. Teaching Lab Universitas: Praktikum Gravimetri dan Analisis Lingkungan
Di fakultas sains sebuah universitas, mahasiswa sering melakukan praktikum gravimetri, misalnya menentukan kadar sulfat dalam sampel air melalui pembentukan endapan dan penimbangan residu setelah pengeringan. Sebelumnya, lab mengandalkan timbangan lama yang resolusinya hanya 1 mg. Hasil praktikum antarkelompok sering berbeda terlalu jauh, membuat dosen sulit menjelaskan hubungan antara teori dan praktik.
Ketika lab mulai menggunakan PCE-ABT 220L, resolusi 0,1 mg dan repeatability 0,2 mg membantu hasil penimbangan menjadi lebih konsisten. Wind shield melindungi sampel dari hembusan angin ketika mahasiswa membuka dan menutup pintu lab. Dosen juga memanfaatkan koneksi RS232 untuk memperlihatkan bagaimana data penimbangan dapat langsung masuk ke spreadsheet yang kemudian digunakan mahasiswa untuk membuat grafik dan menghitung statistik.
Mahasiswa mendapat pengalaman yang lebih mendekati praktik laboratorium profesional, sementara lab memiliki peralatan yang tetap cukup mudah dioperasikan oleh pengguna pemula.
Langkah Praktis Menggunakan PCE-ABT 220L di Lapangan
Berikut contoh alur penggunaan PCE-ABT 220L dalam konteks laboratorium QA/QC yang menimbang bahan kimia untuk pembuatan larutan standar:
-
Persiapan Ruang dan Alat
-
Pastikan meja kerja stabil dan bebas getaran.
-
Jauhkan timbangan dari aliran udara langsung.
-
Hubungkan timbangan ke sumber listrik 220 V dan nyalakan.
-
-
Leveling dan Pengecekan Awal
-
Lihat bubble level pada badan timbangan; atur kaki-kaki hingga gelembung berada di tengah.
-
Biarkan timbangan “warm up” sesuai rekomendasi pabrikan (beberapa menit) agar stabil secara termal.
-
Gunakan bobot kalibrasi yang disertakan untuk mengecek apakah bacaan berada dalam toleransi SOP lab.
-
-
Penyiapan Wadah
-
Letakkan cawan atau beaker kosong di atas pelat timbang di dalam wind shield.
-
Tutup wind shield dan tunggu hingga angka stabil.
-
Tekan tombol tare untuk meng-nol-kan timbangan.
-
-
Penimbangan Sampel
-
Buka panel wind shield secara perlahan, masukkan sampel menggunakan spatula.
-
Tutup kembali wind shield dan tunggu hingga bacaan stabil (biasanya < 4 detik).
-
Catat angka yang muncul, atau pastikan data sudah terkirim ke PC melalui RS232 jika dihubungkan ke software.
-
-
Penimbangan Berulang
-
Untuk uji repeatability atau beberapa sampel berbeda, ulangi langkah tare dan penimbangan sesuai kebutuhan.
-
Hindari menyentuh sampel dengan tangan kosong agar tidak menambah massa karena kelembaban atau minyak kulit.
-
-
Setelah Selesai
-
Bersihkan pelat timbang dan area sekitar dari tumpahan sampel.
-
Matikan alat jika tidak digunakan lagi dalam waktu lama.
-
Simpan bobot kalibrasi di tempat yang kering dan terlindung.
-
Dengan mengikuti langkah-langkah sederhana ini, laboratorium dapat memaksimalkan performa PCE-ABT 220L sekaligus menjaga umur pakai alat.
Kesimpulan dan Rekomendasi
PCE-ABT 220L adalah timbangan analitik dengan kapasitas 220 g dan resolusi 0,1 mg yang dirancang untuk kebutuhan penimbangan presisi di berbagai jenis laboratorium. Kombinasi wind shield, bubble level, pelat timbang stainless steel, serta bobot kalibrasi yang disertakan membuat alat ini siap digunakan dalam setting QA/QC, riset kampus, maupun teaching lab.
Antarmuka RS232 membuka peluang integrasi dengan PC dan sistem data, sehingga dokumentasi menjadi jauh lebih rapi dan siap menghadapi audit. Spesifikasi seperti repeatability 0,2 mg, linearitas 0,5 mg, dan waktu respon kurang dari 4 detik memberikan fondasi teknis yang kuat bagi proses penimbangan yang berulang kali dilakukan setiap hari.
Alat ini paling cocok untuk:
-
Laboratorium farmasi dan biotek yang menimbang bahan aktif sensitif
-
Laboratorium lingkungan dan pengolahan air yang membutuhkan penimbangan residu atau filter
-
Industri makanan, minuman, kosmetik, dan kimia yang menuntut konsistensi formulasi
-
Teaching lab dan laboratorium penelitian di kampus yang ingin memberikan pengalaman praktikum dengan instrumen modern
Jika laboratorium Anda sedang mencari timbangan analitik yang presisi, stabil, dan mudah diintegrasikan ke workflow digital tanpa sistem yang berlebihan, PCE-ABT 220L layak dipertimbangkan sebagai salah satu kandidat utama.
FAQ Singkat
1. Apakah PCE-ABT 220L cocok untuk penimbangan filter dalam analisis kualitas air?
Ya, dengan resolusi 0,1 mg dan kapasitas 220 g, alat ini sangat cocok untuk menimbang filter sebelum dan sesudah filtrasi dalam analisis TSS atau residu lainnya, asalkan prosedur pengeringan dan penanganan filter dilakukan dengan benar.
2. Seberapa sering timbangan perlu dikalibrasi?
Frekuensi kalibrasi bergantung pada SOP laboratorium, intensitas penggunaan, dan persyaratan regulasi. Banyak lab melakukan verifikasi harian menggunakan bobot kalibrasi internal, dan kalibrasi eksternal berkala oleh laboratorium kalibrasi terakreditasi.
3. Bisakah PCE-ABT 220L digunakan di lapangan (outdoor)?
Alat ini dirancang terutama untuk penggunaan di laboratorium dengan catu daya 220 V dan lingkungan yang terkontrol. Penggunaan outdoor tidak disarankan karena faktor suhu, kelembaban, dan aliran udara yang sulit dikendalikan.
4. Apakah PCE-ABT 220L memiliki memori internal untuk menyimpan data penimbangan?
Informasi resmi yang tersedia tidak secara eksplisit menyebutkan kapasitas memori internal. Untuk kebutuhan dokumentasi otomatis, disarankan menghubungkan timbangan ke PC melalui RS232 dan menggunakan perangkat lunak pendukung.
5. Apa yang terjadi jika sampel melebihi 220 g?
Sampel tidak boleh melebihi kapasitas maksimum 220 g (termasuk wadah). Melebihi batas ini dapat merusak sel beban. Jika bobot mendekati kapasitas maksimum, pertimbangkan menggunakan timbangan dengan kelas kapasitas yang lebih tinggi.
6. Bisakah alat ini digunakan untuk pengajaran mahasiswa pemula?
Bisa. Antarmuka yang sederhana, tampilan yang jelas, dan kestabilan bacaan menjadikannya cocok untuk praktikum dasar hingga lanjut, selama mahasiswa diberi briefing mengenai penanganan instrumen presisi.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya timbangan analitik presisi dalam mendukung berbagai proses penelitian dan produksi Anda. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti Analytical Balance PCE-ABT 220L dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan pengendalian massa bahan, memastikan konsistensi formulasi, dan memenuhi standar mutu yang ketat. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam proses penimbangan di laboratorium atau fasilitas produksi, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang paling sesuai.
Rekomendasi Balance Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

System Balance PCE-SD 1500U SST
Lihat Produk★★★★★ -

System Balance PCE-SD 1500U
Lihat Produk★★★★★ -

System Balance PCE-SD 30CR
Lihat Produk★★★★★ -

System Balance PCE-SD 300C
Lihat Produk★★★★★ -

System Balance PCE-SD 3000U SST
Lihat Produk★★★★★ -

System Balance PCE-SD 3000U
Lihat Produk★★★★★ -

System Balance PCE-SD 150CR
Lihat Produk★★★★★ -

Precision Balance PCE-BT 200-ICA incl. ISO Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★
Referensi
-
Tirtasari, N. (2017). Uji Kalibrasi (Ketidakpastian Pengukuran) Neraca Analitik di Laboratorium Biologi FMIPA UNNES. Indonesian Journal of Chemical Science, 6(2), 151–155. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/ijcs/article/view/16166
-
Sumarno, D., & Sukamto, S. (2021). Uji Kinerja Neraca Analitik di Laboratorium Kimia Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan (BRPSDI). Buletin Teknik Litkayasa Sumber Daya dan Penangkapan, 19(1), 1–5. Retrieved from https://ejournal-balitbang.kkp.go.id/index.php/btl/article/view/10615














