Bayangkan sebuah ruang kuliah dengan 40 mahasiswa, dosen sedang menjelaskan materi penting, tetapi setelah 30 menit suasana mulai mengantuk. Kepala terasa berat, konsentrasi turun, sebagian mahasiswa mulai menguap. Padahal suhu ruangan terasa nyaman dan AC menyala. Di banyak kampus, laboratorium, pabrik, hingga kantor modern, situasi seperti ini umum terjadi. Bukan hanya mengganggu produktivitas, kadar CO2 dan kelembapan yang tidak terkontrol juga dapat memengaruhi kesehatan jangka panjang dan mutu kerja, mulai dari laboratorium QA/QC hingga ruang produksi farmasi dan F&B.
Permasalahannya, kualitas udara dalam ruangan sering kali tidak terlihat. Tanpa alat, kita hanya menebak: apakah ruangan perlu ventilasi tambahan, apakah AC sudah cukup, atau apakah kapasitas orang di ruangan sudah terlalu banyak. Tebakan seperti ini rawan membuat keputusan yang terlambat, misalnya sirkulasi udara baru dibuka ketika semua orang sudah pusing.
Solusi yang jauh lebih aman adalah memantau kadar CO2, suhu, dan kelembapan secara terus-menerus dengan tampilan yang mudah dibaca dari jauh. Di sinilah Air Humidity Meter PCE-AC 2000 hadir sebagai indikator dinding yang memberikan informasi real-time tentang kualitas udara di ruangan, lengkap dengan sistem bar graph dan alarm yang langsung “berteriak” ketika CO2 mulai melewati ambang aman.
Teknologi pemantau CO2, suhu, dan kelembapan
PCE-AC 2000 menggabungkan tiga teknologi utama: sensor CO2 berbasis NDIR, sensor suhu, dan sensor kelembapan relatif.
Pada bagian CO2, perangkat ini menggunakan teknologi Non-Dispersive Infrared (NDIR). Secara sederhana, sensor NDIR memancarkan sinar inframerah melalui ruang kecil yang berisi sampel udara. Molekul CO2 di udara akan menyerap sebagian sinar inframerah pada panjang gelombang tertentu. Semakin tinggi konsentrasi CO2, semakin banyak sinar yang diserap. Detektor di sisi lain kemudian mengukur sisa sinar yang lewat dan mengonversinya menjadi nilai konsentrasi CO2 dalam satuan ppm (part per million).
Keunggulan pendekatan NDIR adalah stabilitas jangka panjang dan minim perawatan. Berbeda dengan beberapa metoda elektrokimia atau indikator kimia yang perlu diganti secara berkala, sensor NDIR pada PCE-AC 2000 diklasifikasikan sebagai maintenance-free oleh pabrikan. Ini berarti untuk penggunaan normal di ruang kelas, laboratorium, ruang meeting, atau area publik, pengguna tidak perlu sering melakukan kalibrasi atau penggantian sensor.
Untuk suhu dan kelembapan, PCE-AC 2000 memakai sensor elektronik yang merespons perubahan temperatur dan persentase uap air di udara. Dibandingkan metode konvensional seperti termometer kaca dan sling psychrometer (psychrometer putar), kombinasi sensor elektronik ini jauh lebih praktis karena:
-
Membaca tiga parameter sekaligus tanpa hitung manual.
-
Memberi respons cepat (respon tipikal 10 detik) terhadap perubahan kondisi ruangan.
-
Memungkinkan alarm otomatis dan visual bar graph, yang tidak mungkin dilakukan dengan alat analog.
Dengan kata lain, teknologi di balik PCE-AC 2000 menggantikan pendekatan “tebakan” dan pengukuran sesekali dengan pemantauan terus-menerus yang objektif. Dalam konteks jangka panjang, hal ini membantu organisasi menjaga kesehatan pengguna ruangan, kenyamanan termal, dan bahkan kepatuhan terhadap standard internal HSE dan audit.
Apa itu Air Humidity Meter PCE-AC 2000
PCE-AC 2000 adalah indikator dinding untuk pemantauan kualitas udara dalam ruangan yang mengukur:
-
Konsentrasi CO2: 0 sampai 9999 ppm.
-
Suhu: -10 sampai 100 °C.
-
Kelembapan relatif: 0 sampai 99,9 %RH.
Alat ini dirancang khusus untuk ruang besar seperti ruang kuliah, laboratorium, ruang meeting, lounge, area publik, hingga fasilitas pendidikan seperti sekolah dan kindergarten. Dimensi display yang besar (sekitar 388 x 288 x 43 mm) memungkinkan nilai CO2 terlihat jelas dari jarak cukup jauh, sehingga staf dan pengguna ruangan dapat segera mengetahui kapan ventilasi perlu ditingkatkan.
Yang membuat PCE-AC 2000 menarik dibanding banyak indikator portable kecil adalah konsepnya sebagai “monitor ruangan permanen”. Ia dipasang di dinding, disuplai adaptor listrik, dan siap bekerja terus-menerus tanpa khawatir baterai habis. Selain itu, pabrikan melengkapi alat ini dengan bar graph berwarna dan fungsi alarm akustik yang bisa diatur. Kombinasi angka digital besar, grafik batang, dan bunyi alarm menjadikan alat ini bukan sekadar instrumen, tetapi juga semacam “rambu lalu lintas udara” bagi penghuni ruangan.
Untuk pengguna di QA/QC lab, fasilitas R&D, farmasi, F&B, hingga kantor engineering, kelebihan ini berarti keputusan ventilasi atau pembatasan jumlah orang di ruang tertutup dapat dilakukan berdasarkan data nyata, bukan sekadar perasaan pengap.
Desain dan ergonomi
Secara fisik, PCE-AC 2000 memiliki bodi panel datar yang besar dengan layar LED di bagian depan. Ukurannya sekitar 388 mm (lebar) x 288 mm (tinggi) x 43 mm (tebal), dengan berat sekitar 2420 g. Dengan dimensi seperti ini, tampilan angka dan bar graph dapat dilihat dengan mudah di ruang kelas, laboratorium, atau ruang produksi berskala sedang.
Perangkat ini dirancang untuk dipasang di dinding (wall mounting). Umumnya dipasang pada ketinggian sekitar tinggi kepala manusia atau sedikit lebih tinggi, sehingga aliran udara ruangan bisa terwakili dengan baik. Posisi dinding juga membuat perangkat terlindung dari benturan langsung, tumpahan cairan, dan gangguan di meja kerja.
Catu daya PCE-AC 2000 berasal dari adaptor listrik (power pack) 9 VDC, 350 mA, yang sudah termasuk dalam paket. Karena mengandalkan adaptor, alat ini cocok untuk pemantauan 24/7 tanpa mengkhawatirkan penggantian baterai. Di fasilitas yang beroperasi sepanjang hari—misalnya laboratorium QC di pabrik minuman atau ruang server—ini menjadi keunggulan penting.
Batas lingkungan operasi alat adalah:
-
Suhu operasi: 0 sampai 50 °C.
-
Kelembapan operasi: 0 sampai 90 %RH, non-kondensasi.
Artinya, PCE-AC 2000 paling ideal digunakan di ruangan ber-AC, ruang kelas, kantor, laboratorium, dan area produksi indoor yang kering. Alat tidak ditujukan untuk area proses yang sangat lembap atau berkondensasi (misalnya area semprot uap atau ruang pencucian terbuka).
Informasi mengenai IP rating tidak dinyatakan secara spesifik oleh pabrikan, sehingga alat ini sebaiknya dianggap sebagai perangkat elektronik indoor biasa: hindari cipratan air, kelembapan ekstrem, atau paparan debu berlebih. Penempatan di lokasi yang bersih dan kering akan membantu mempertahankan akurasi sensor dalam jangka panjang.
Antarmuka dan pengalaman pengguna
Di bagian depan, PCE-AC 2000 menampilkan layar LED besar dengan angka digital untuk CO2, suhu, dan kelembapan. Di samping angka, terdapat bar graph yang menggambarkan tingkat CO2 secara visual. Bar ini dibagi menjadi tiga zona warna:
-
Hijau: 0 – 599 ppm (kualitas udara baik).
-
Kuning: 600 – 1199 ppm (perlu perhatian, ventilasi mungkin mulai ditingkatkan).
-
Merah: 1200 – 9999 ppm (CO2 tinggi, ventilasi harus segera ditingkatkan).
Pendekatan “traffic light” ini sangat membantu di ruang yang banyak penggunanya, karena tidak semua orang paham angka ppm. Melihat warna merah yang memenuhi bar graph akan langsung memberi sinyal bahwa ruangan sudah pengap dan perlu ventilasi.
Tombol-tombol kontrol biasanya terletak di bagian samping atau bawah housing (bervariasi tergantung versi), dan digunakan untuk mengatur parameter seperti batas alarm akustik dan beberapa konfigurasi dasar. Pengguna tidak perlu sering-sering menekan tombol; sebagian besar waktu alat hanya menampilkan data secara kontinu.
Karena alat ini fokus sebagai display, tidak ada menu yang rumit. Staf teknis cukup mengatur parameter awal (misalnya set point alarm CO2, yang pabrikan set secara default di sekitar 1200 ppm), lalu membiarkannya berjalan. Hal ini meminimalkan risiko salah setting dan memudahkan pengguna awam—misalnya guru di kelas atau operator ruang meeting—untuk membaca informasi dengan cepat.
Fitur auto-off atau memori data tidak dinyatakan dalam informasi pabrikan yang tersedia. Itu berarti PCE-AC 2000 lebih tepat diposisikan sebagai indikator real-time, bukan data logger yang menyimpan histori pengukuran. Untuk banyak aplikasi ruang kelas, kantor, dan laboratorium, pendekatan ini sudah cukup, karena yang paling penting adalah mengetahui kondisi saat ini untuk mengambil tindakan segera.
Fitur-fitur cerdas dan unggulan
Beberapa fitur kunci PCE-AC 2000 yang layak disorot untuk pengguna profesional antara lain:
-
Sensor CO2 NDIR tanpa perawatan
Sensor NDIR yang digunakan bersifat maintenance-free sesuai klaim pabrikan. Untuk fasilitas yang tidak memiliki banyak waktu untuk servis, seperti sekolah, area publik, atau kantor pemerintahan, hal ini sangat mengurangi biaya dan kerumitan operasional. -
Bar graph dan fungsi lampu lalu lintas
Bar graph CO2 yang dibagi menjadi zona hijau, kuning, dan merah membantu menerjemahkan angka teknis menjadi sinyal visual yang mudah dipahami semua orang. Di laboratorium teaching, fitur ini bisa menjadi alat edukasi langsung saat menjelaskan pengaruh ventilasi terhadap CO2 di ruangan. -
Alarm akustik yang dapat diatur
Selain bar graph, PCE-AC 2000 memiliki alarm bunyi yang dapat diatur. Alarm pabrik biasanya diset pada sekitar 1200 ppm CO2. Ketika ambang ini terlampaui, alat akan mengeluarkan bunyi peringatan sehingga operator segera tahu bahwa ruangan perlu ventilasi atau pengurangan jumlah orang. Bagi manajemen gedung, fitur ini membantu menjaga disiplin tanpa harus selalu memantau layar. -
Pengukuran tiga parameter dalam satu unit
Dengan satu perangkat, pengguna mendapatkan data CO2, suhu, dan kelembapan. Ini relevan untuk:-
Laboratorium QA/QC yang membutuhkan kondisi lingkungan stabil.
-
Ruang produksi F&B yang sensitif terhadap kelembapan dan suhu.
-
Ruang penyimpanan farmasi dan biotek yang mensyaratkan dokumentasi kondisi lingkungan.
-
-
Respon waktu cepat
Dengan waktu respon sekitar 10 detik, PCE-AC 2000 dapat menunjukkan perubahan kondisi ruangan dengan cepat. Misalnya, ketika jendela dibuka atau jumlah orang di ruangan meningkat, perubahan CO2 akan segera terlihat di layar.
Fitur-fitur tersebut membuat PCE-AC 2000 sangat berperan sebagai “sensor kondisi ruangan” yang selalu aktif, membantu pengambilan keputusan cepat, mengurangi keluhan “pengap” tanpa data, dan meningkatkan kenyamanan maupun keamanan kerja.
Kontrol eksternal dan integrasi sistem
Berdasarkan informasi pabrikan yang tersedia, PCE-AC 2000 difokuskan sebagai indikator dinding mandiri dan tidak disebutkan memiliki antarmuka digital seperti USB, RS-485, atau Ethernet untuk transfer data ke PC. Artinya, alat ini bukan data logger yang terintegrasi langsung dengan sistem SCADA, BMS, atau LIMS.
Bagi sebagian pengguna, hal ini justru memudahkan karena instalasi menjadi sederhana: cukup pasang di dinding, sambungkan ke listrik, dan alat langsung siap digunakan. Tidak diperlukan konfigurasi software, driver, atau jaringan.
Namun untuk fasilitas yang membutuhkan pencatatan data otomatis ke sistem, ada beberapa strategi yang dapat dilakukan:
-
Menggunakan petugas yang secara berkala mencatat nilai CO2, suhu, dan RH pada form monitoring (misalnya setiap jam).
-
Mengombinasikan PCE-AC 2000 dengan sistem sensor lain yang memang memiliki output digital, jika diperlukan untuk area kritis tertentu.
-
Menjadikan PCE-AC 2000 sebagai indikator visual dan alarm utama di ruangan, sementara logging detail dilakukan oleh perangkat lain yang ditempatkan di titik berbeda.
Dengan pendekatan ini, PCE-AC 2000 tetap memberi kontribusi nyata sebagai front-line monitor kualitas udara ruangan, sementara integrasi data skala besar bisa dibangun secara terpisah sesuai kebutuhan.
Spesifikasi teknis lengkap
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Rentang ukur CO2 | 0 sampai 9999 ppm |
| Akurasi CO2 | ±70 ppm ±5% dari rentang pengukuran |
| Resolusi CO2 | 1 ppm |
| Teknologi CO2 | Sensor NDIR bebas perawatan |
| Rentang suhu | -10 sampai 100 °C (14 sampai 212 °F) |
| Resolusi suhu | 0,1 °C |
| Akurasi suhu | ±1,5 °C |
| Rentang kelembapan | 0 sampai 99,9 %RH |
| Resolusi kelembapan | 0,1 %RH |
| Akurasi kelembapan | ±3 %RH |
| Fungsi lampu lalu lintas CO2 | Hijau: 0–599 ppm; Kuning: 600–1199 ppm; Merah: 1200–9999 ppm |
| Repeatability | <±0,5 % |
| Waktu respon tipikal | 10 detik |
| Kondisi operasi | 0 sampai 50 °C; 0 sampai 90 %RH non-kondensasi |
| Kondisi penyimpanan | -30 sampai 70 °C; 0 sampai 90 %RH non-kondensasi |
| Catu daya | Adaptor 9 VDC, 350 mA |
| Dimensi | 388 x 288 x 43 mm |
| Berat | Sekitar 2420 g |
| Pemasangan | Wall mounting (dipasang di dinding) |
| Paket pengiriman | Unit PCE-AC 2000, adaptor listrik, manual instruksi |
Bagi pengguna yang belum terbiasa dengan spesifikasi seperti ini, gambaran sederhananya adalah sebagai berikut:
-
Rentang CO2 sampai 9999 ppm berarti alat masih dapat digunakan meskipun ruangan sangat pengap, jauh di atas batas kenyamanan normal yang biasanya berada di bawah 1000 ppm.
-
Resolusi 1 ppm memungkinkan tampilan perubahan kecil, namun yang lebih penting adalah akurasi dan repeatability yang memadai untuk aplikasi pemantauan ruangan.
-
Rentang suhu dan kelembapan yang lebar membuat alat ini cukup fleksibel untuk berbagai tipe ruangan indoor, dari ruang kuliah ber-AC hingga area produksi dengan suhu lebih tinggi.
Panduan memilih komponen tambahan dan pengaturan aplikasi
Walaupun PCE-AC 2000 bukan sistem modular dengan probe lepas-pasang, pengguna tetap perlu mempertimbangkan penempatan dan konfigurasi agar hasil pengukuran representatif. Tabel berikut menyajikan contoh rentang CO2 dan interpretasi praktis untuk beberapa aplikasi:
| Rentang CO2 (ppm) | Interpretasi umum | Contoh aplikasi dan tindakan |
|---|---|---|
| < 600 | Udara segar, ventilasi baik | Ruang kelas kosong atau berisi sedikit orang, ruang lab dengan ventilasi mekanik yang memadai. Tidak perlu tindakan. |
| 600–1000 | Masih nyaman, mulai padat | Ruang meeting berjalan, ruang kuliah padat. Pertimbangkan menambah ventilasi jika durasi penggunaan lama. |
| 1000–1500 | Udara pengap, konsentrasi menurun | Ruang kelas ramai tanpa ventilasi cukup, ruang produksi tertutup. Buka jendela, tingkatkan aliran udara, atau kurangi jumlah orang. |
| >1500 | Tidak nyaman, perlu tindakan cepat | Perlu ventilasi intensif, kurangi kepadatan, evaluasi sistem HVAC. Di laboratorium, kondisi ini bisa mengganggu kenyamanan dan keselamatan kerja. |
Aksesori dan hal yang perlu dipertimbangkan:
-
Bracket atau sekrup dinding yang sesuai dengan material tembok di lokasi pemasangan.
-
Surge protector atau UPS kecil bila lokasi sering mengalami tegangan listrik tidak stabil.
-
Label atau stiker informasi di dekat alat yang menjelaskan arti warna bar graph dan ambang CO2, agar seluruh pengguna ruangan memahami maksud indikator.
Faktor yang memengaruhi hasil pengukuran:
-
Pemasangan terlalu dekat sumber CO2 lokal (misalnya tepat di atas kepala orang, dekat pintu yang selalu terbuka, atau di atas ventilasi AC) dapat menyebabkan pembacaan tidak mewakili rata-rata ruangan.
-
Paparan langsung sinar matahari ke sensor dapat memengaruhi suhu lokal di perangkat, yang sedikit banyak berpengaruh pada pembacaan kelembapan.
-
Perubahan tata letak ruangan (misalnya menambah sekat, mengubah arah AC) sebaiknya diikuti dengan evaluasi ulang posisi alat.
Panduan cara menggunakan PCE-AC 2000 langkah demi langkah
Kita kembali ke skenario awal: sebuah ruang kuliah atau teaching lab di kampus yang sering terasa pengap ketika penuh. Berikut langkah penggunaan PCE-AC 2000 untuk skenario tersebut:
-
Perencanaan lokasi pemasangan
-
Pilih dinding yang tidak tertutup lemari atau peralatan tinggi.
-
Usahakan posisi sekitar 1,2–1,8 meter dari lantai (kira-kira tinggi kepala manusia berdiri).
-
Hindari pemasangan tepat di samping jendela yang sering dibuka-tutup atau di bawah blower AC.
-
-
Pemasangan perangkat di dinding
-
Tandai titik sekrup sesuai pola mounting pada belakang perangkat.
-
Bor dan pasang fisher/sekrup sesuai jenis dinding (beton, bata, gypsum).
-
Gantung PCE-AC 2000 pada bracket atau lubang gantung yang tersedia. Pastikan terpasang kuat.
-
-
Sambungkan catu daya
-
Hubungkan adaptor 9 VDC ke stop kontak yang stabil.
-
Atur kabel sedemikian rupa agar tidak mengganggu jalur orang lewat atau berpotensi tersangkut.
-
-
Konfigurasi awal
-
Nyalakan alat dan biarkan beberapa menit agar sensor menyesuaikan dengan kondisi ruangan.
-
Atur batas alarm CO2 sesuai kebijakan internal, misalnya 1000 atau 1200 ppm. Jika ragu, bisa menggunakan set point pabrik sebagai awal.
-
Jika perlu, catat waktu mulai pemantauan dan kondisi awal ruangan.
-
-
Penggunaan harian
-
Sebelum kelas atau praktikum dimulai, dosen atau teknisi lab cukup melirik display untuk memastikan CO2 dalam kondisi hijau.
-
Selama kegiatan berlangsung, pantau bar graph dan warna indikator. Jika mendekati kuning-merah, jadwalkan jeda buka pintu/jendela atau hidupkan ventilasi tambahan.
-
Jika alarm bunyi, jadikan itu tanda resmi untuk meningkatkan ventilasi atau mengurangi kepadatan ruangan.
-
-
Pencatatan manual (bila diperlukan untuk audit)
-
Buat lembar monitoring sederhana: kolom waktu, CO2, suhu, RH, dan tindakan (misalnya “buka jendela”, “kurangi jumlah peserta”).
-
Minta petugas atau asisten praktikum mencatat data pada interval tertentu, misalnya setiap 1 jam atau di awal–tengah–akhir sesi.
-
Dengan pola ini, pengelola kampus atau fasilitas dapat menunjukkan bahwa pengendalian kualitas udara ruangan bukan hanya wacana, tetapi didukung data pengukuran yang konsisten.
Kesimpulan dan rekomendasi
PCE-AC 2000 adalah solusi praktis untuk organisasi yang ingin memantau kualitas udara ruangan secara real-time tanpa kerumitan sistem yang kompleks. Kombinasi sensor CO2 NDIR bebas perawatan, pengukuran suhu dan kelembapan, layar LED besar, bar graph berwarna, serta alarm akustik yang dapat diatur menjadikannya cocok sebagai “sensor lingkungan ruangan” yang selalu siap memberi peringatan.
Bagi kampus dan teaching lab, alat ini membantu menjaga kenyamanan dan konsentrasi mahasiswa selama perkuliahan. Bagi laboratorium QC, R&D, farmasi, dan F&B, PCE-AC 2000 membantu memastikan area kerja yang sehat dan nyaman bagi personel, sekaligus memudahkan memenuhi standar internal K3 dan HSE. Di kantor modern, ruang meeting, hingga fasilitas publik, alat ini berperan sebagai panduan visual kapan ventilasi harus ditingkatkan.
Singkatnya, jika kebutuhan utama Anda adalah pemantauan terus-menerus CO2, suhu, dan kelembapan di ruangan indoor dengan tampilan jelas dan alarm langsung, PCE-AC 2000 merupakan opsi yang sangat relevan untuk dipertimbangkan. Untuk kasus yang membutuhkan logging data otomatis dan integrasi jaringan, alat ini dapat dikombinasikan dengan sistem sensor lain, sementara PCE-AC 2000 tetap bertugas sebagai indikator dan alarm utama yang mudah dipahami semua orang.
FAQ singkat
1. Apakah PCE-AC 2000 bisa dipakai di luar ruangan?
Alat ini dirancang untuk penggunaan indoor dengan kondisi kering dan non-kondensasi. Penggunaan di luar ruangan yang terpapar hujan, sinar matahari langsung, atau kelembapan ekstrem tidak dianjurkan.
2. Apakah sensor CO2 perlu dikalibrasi secara berkala?
Pabrikan mengklasifikasikan sensor CO2 NDIR sebagai bebas perawatan. Namun, di lingkungan yang sangat kritis, pengguna tetap dapat menjadwalkan verifikasi berkala menggunakan gas referensi atau membandingkan dengan instrumen yang sudah terlacak kalibrasinya.
3. Apakah PCE-AC 2000 menyimpan data pengukuran?
Informasi pabrikan yang tersedia tidak menyebutkan adanya memori internal untuk logging. PCE-AC 2000 lebih ditujukan sebagai indikator real-time. Jika diperlukan rekaman data, pengguna dapat melakukan pencatatan manual.
4. Bisakah batas alarm CO2 diubah?
Ya, batas alarm CO2 dapat disesuaikan melalui pengaturan pada perangkat, meskipun secara bawaan pabrik biasanya diset di sekitar 1200 ppm. Pengguna dapat menyelaraskan set point ini dengan kebijakan internal atau panduan kesehatan yang diikuti.
5. Apakah alat ini cocok untuk ruang produksi farmasi atau F&B?
Selama area tersebut adalah ruangan indoor kering (non-kondensasi) dan fokusnya pada kenyamanan serta keselamatan personel, PCE-AC 2000 sangat relevan. Untuk monitoring lingkungan yang memerlukan dokumentasi terverifikasi (misalnya validasi ruangan kelas cleanroom), biasanya diperlukan kombinasi dengan sistem monitoring khusus yang memiliki kemampuan logging dan integrasi data.
6. Bagaimana perawatan rutin PCE-AC 2000?
Secara umum, cukup menjaga kebersihan housing dan memastikan ventilasi sensor tidak tertutup debu atau kotoran. Hindari pembersihan dengan cairan kimia agresif, dan pastikan adaptor listrik tetap dalam kondisi baik.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pemantauan kualitas udara di ruang kerja, ruang kuliah, dan fasilitas produksi Anda. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas seperti Air Humidity Meter PCE-AC 2000 dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan kenyamanan, keselamatan kerja, dan efisiensi operasional. Jika Anda ingin meningkatkan kontrol kualitas udara di ruangan penting dalam fasilitas Anda, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang paling tepat.
Rekomendasi Humidity Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda
Referensi
- Talarosha, B. (2017). Konsentrasi CO₂ pada ruang kelas dengan sistem ventilasi alami: Sebuah penelitian awal. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia, 6(1), 43–50. Retrieved from https://iplbijournals.id/index.php/jlbi/article/download/188/162
- Rosulindo, P. P., & Prasetyo, B. Y. (2025). Investigasi kualitas udara ruang perkuliahan di Kota Bandung menggunakan ventilasi pasif. Jurnal Teknologi Terapan, 11(2), 190–200. Retrieved from https://jurnal.polindra.ac.id/index.php/jtt/article/download/775/pdf

















