Teknisi Indonesia mengukur ketebalan cat pada panel pintu mobil menggunakan coating thickness gauge PCE-CT 22BT-ICA sambil memantau hasil di smartphone.

PCE-CT 22BT-ICA: Mengukur Ketebalan Cat Dan Coating Logam hingga 1500 µm Untuk QC Yang Lebih Pasti

Daftar Isi

Di banyak lini produksi dan inspeksi—mulai dari bengkel cat otomotif, incoming inspection komponen metal, sampai tim quality control—ketebalan lapisan cat atau coating bukan sekadar angka. Ia menjadi “bahasa” yang menghubungkan proses finishing, ketahanan korosi, dan konsistensi mutu. Automotive Tester PCE-CT 22BT-ICA adalah coating thickness gauge yang dirancang untuk mengukur ketebalan lapisan pada permukaan logam ferrous (Fe) dan non-ferrous (NFe) secara cepat dan praktis, dengan rentang ukur hingga 1500 µm.

Yang membuat PCE-CT 22BT-ICA relevan untuk kebutuhan industri modern adalah kombinasi fitur yang “mendarat” ke kerja harian: kalibrasi 5 titik untuk ketelitian yang lebih terjaga, probe internal yang ringkas, penyimpanan data hingga 600 hasil ukur, serta konektivitas Bluetooth dan micro USB untuk memindahkan data ke ponsel atau PC. Data dapat diekspor (misalnya CSV/PDF/TXT) dan divisualkan secara live melalui aplikasi pendamping, sehingga inspeksi tidak berhenti di angka di layar alat—tetapi bisa menjadi laporan yang rapi.

Varian “ICA” pada produk ini menunjukkan perangkat disertai ISO Calibration Certificate, yang umumnya dibutuhkan saat pengukuran masuk ke ranah audit mutu, traceability, dan pemenuhan prosedur QA/QC.

Fungsi & Kegunaan Produk

Pertanyaan paling praktisnya: “Bisa dipakai buat apa?” PCE-CT 22BT-ICA ditujukan untuk mengukur ketebalan lapisan (coating) pada permukaan logam Fe dan NFe. Dalam konteks lapangan, ini biasanya berarti lapisan cat, varnish, pelapis anti-korosi, atau coating finishing lain pada substrat metal.

Jenis kebutuhan yang umum ditangani alat seperti ini antara lain:

  • Kontrol kualitas hasil pengecatan otomotif (panel bodi, komponen bracket, housing, rangka)

  • Inspeksi lapisan coating pada komponen manufaktur (coated steel/aluminium parts)

  • Incoming goods inspection untuk memastikan supplier memenuhi spesifikasi ketebalan coating

  • Pemeriksaan ulang (rework) finishing: memastikan tambahan lapisan tidak melewati batas toleransi

  • Verifikasi lapisan pelindung untuk mendukung ketahanan korosi (misalnya pada lingkungan lembap/korosif)

Secara operasional, alat melakukan pengukuran dengan menempelkan ujung sensor ke permukaan secara tegak lurus; hasil akan tampil langsung. Alat juga mendeteksi apakah substratnya Fe atau NFe secara otomatis.

Bidang / Industri Pengguna

PCE-CT 22BT-ICA cocok untuk pengguna profesional di bidang industrial testing & measurement, khususnya yang menangani proses finishing dan inspeksi coating, seperti:

  • Industri otomotif dan bengkel pengecatan (paint shop, body repair, inspeksi kendaraan)

  • Manufaktur & fabrikasi logam (komponen coated, sub-assembly, part finishing)

  • Konstruksi & perkapalan (coating pelindung pada struktur metal, komponen outdoor)

  • Maintenance & inspection (preventive maintenance, audit kualitas coating di lapangan)

  • Quality control & quality assurance (incoming inspection, in-process control, final inspection)

penggunaan alat ini pada paint shop, incoming goods inspection, dan kebutuhan expert/inspector.

Keunggulan / Highlights

Berikut poin-poin yang paling terasa manfaatnya dalam praktik:

  • Rentang ukur hingga 1500 µm, cukup untuk banyak aplikasi cat dan coating industri.

  • Mendukung substrat Fe dan NFe, sehingga fleksibel untuk baja maupun logam non-magnetik.

  • Kalibrasi 5 titik, membantu menjaga ketelitian di berbagai bagian rentang ukur.

  • Probe internal, desain lebih ringkas dan cepat digunakan di area inspeksi harian.

  • Konektivitas Bluetooth dan micro USB: transfer data ke ponsel (iOS/Android) dan PC.

  • Ekspor data ke CSV/PDF/TXT via aplikasi, memudahkan pembuatan laporan inspeksi.

  • Memori 10 grup × 60 data (total 600), cocok untuk sampling QC per batch/lot.

  • Fitur alarm batas (limit alarm) dan indikator LED: membantu inspeksi cepat berbasis toleransi.

  • Bisa dioperasikan via USB tanpa baterai, berguna untuk sesi inspeksi panjang di meja QC/lab.

Spesifikasi Teknis

ParameterNilai / Keterangan
Substrat terukurFe, NFe
ProbeInternal
Rentang ukur0 – 1500 µm
Resolusi0,1 µm (0 – 99,9 µm); 1 µm (100 – 1500 µm)
Akurasi± (1 µm + 2% dari ketebalan lapisan)
Satuanµm, mil
Kelengkungan minimumKonveks 5 mm; Konkaf 5 mm
Area ukur minimum10 × 10 mm
Ketebalan minimum substrat0,4 mm
AntarmukaBluetooth, micro USB
Memori10 grup, masing-masing 60 data (total 600)
Catu daya2 × baterai AA 1,5 V; atau 5 V via USB
Kondisi lingkungan-10 hingga 50 °C; 10 hingga 85% RH
Dimensi126 × 69 × 35 mm (tanpa sensor)
BeratSekitar 97 g (tanpa baterai)
SertifikasiTermasuk ISO Calibration Certificate

Tata Cara Pemakaian

Berikut alur ringkas 7 langkah yang umum dipakai di QC/inspeksi lapangan, dengan mengacu pada prosedur manual.

  1. Persiapan alat
    Pastikan baterai AA terpasang dengan polaritas benar, atau siapkan suplai via micro USB jika ingin operasi tanpa baterai.

  2. Nyalakan perangkat
    Tekan dan tahan tombol power lebih dari 1 detik. Alat akan auto-off bila tidak digunakan sekitar 3 menit.

  3. Pilih strategi kalibrasi (disarankan sebelum sesi inspeksi)
    Untuk akurasi terbaik di seluruh rentang ukur, lakukan kalibrasi 5 titik; kalibrasi Fe dan NFe dilakukan terpisah.

  4. Lakukan pengukuran titik
    Tempelkan ujung sensor tegak lurus dan cepat pada permukaan. Nilai akan muncul langsung. Hindari menggeser sensor saat pengukuran agar tidak memicu error/ketidakstabilan.

  5. Gunakan mode pengukuran kontinu bila diperlukan
    Tahan sensor di titik ukur selama 3 detik untuk memulai continuous measurement; hentikan dengan mengangkat sensor.

  6. Kelola data dan batas toleransi
    Atur grup data untuk membedakan batch/area inspeksi. Aktifkan limit alarm untuk inspeksi berbasis ambang atas/bawah.

  7. Transfer dan simpan data

    • Ke PC via micro USB menggunakan software Coatingmaster; data dapat diekspor (misalnya CSV).

    • Ke ponsel via aplikasi Coatingmaster; data dapat diekspor CSV/PDF/TXT.

Catatan penting praktik lapangan: pengukuran paling stabil dilakukan pada permukaan halus dan tidak licin; hindari membenturkan sensor terlalu keras.

Cara Kerja / Metode Pengukuran

PCE-CT 22BT-ICA dirancang untuk pengukuran pada substrat ferrous (Fe) dan non-ferrous (NFe). Secara prinsip, coating thickness gauge pada logam umumnya bekerja dengan pendekatan elektromagnetik yang berbeda sesuai jenis substrat:

  • Pada Fe (magnetik), pengukuran biasanya terkait perubahan karakteristik medan magnet (magnetic induction) ketika ada lapisan non-magnetik di atas logam.

  • Pada NFe (non-magnetik), pengukuran umumnya menggunakan prinsip eddy current: arus pusar yang terinduksi pada logam berubah responsnya ketika jarak sensor–substrat “bertambah” oleh lapisan coating.

Yang perlu ditekankan untuk pengguna QC: alat akan mendeteksi substrat Fe atau NFe secara otomatis saat pengukuran, sehingga operator tidak perlu melakukan switching manual yang berisiko salah mode.

Dalam praktik, ada beberapa sumber error yang sering muncul pada pengukuran berbasis elektromagnetik, misalnya permukaan terlalu kasar, edge effect (pengukuran terlalu dekat tepi), atau adanya medan magnet di sekitar area inspeksi. Manual menyarankan pengukuran dilakukan di tengah sampel, menghindari lingkungan bermedan magnet kuat, serta melakukan zero calibration bila kondisi lingkungan berubah dan hasil menjadi tidak akurat.

Kelengkapan Produk

Untuk seri PCE-CT 22BT (termasuk varian dengan sertifikat kalibrasi), paket umumnya mencakup perangkat dan aksesori kalibrasi serta penyimpanan. Rincian delivery scope pada manual seri PCE-CT 2X BT adalah: unit alat, 5 lembar calibration foil reference, Fe zero standard, NFe zero standard (untuk model 22BT/23BT), strap, 2 baterai AA, carrying case, dan user manual.

Manfaat bagi Pengguna

Jika dilihat dari workflow inspeksi industri, nilai utama PCE-CT 22BT-ICA terletak pada “mengurangi ketidakpastian” di beberapa titik kritis:

  1. Memperketat kontrol kualitas finishing tanpa memperlambat proses
    Pengukuran cepat (langsung tampil) membuat sampling per panel/part lebih realistis dilakukan, bukan hanya inspeksi visual.

  2. Membantu keputusan berbasis toleransi, bukan intuisi
    Limit alarm (ambang atas/bawah) dan indikator LED memudahkan teknisi memutuskan “OK/NG” di tempat, terutama saat inspeksi berulang.

  3. Memperkuat traceability dan pelaporan
    Penyimpanan 600 data (10 grup × 60) memudahkan pengelompokan per lot, per area, atau per shift. Ekspor ke CSV/PDF/TXT via aplikasi juga membantu membuat laporan QC yang bisa dibagikan lintas tim.

  4. Konsistensi akurasi lewat kalibrasi yang lebih serius
    Kalibrasi 5 titik direkomendasikan untuk hasil paling akurat di seluruh rentang ukur; ini relevan untuk organisasi yang bekerja dengan spesifikasi ketebalan berbeda-beda pada satu lini.

  5. Fleksibel untuk kerja meja QC maupun lapangan
    Opsi operasi via USB tanpa baterai terasa sederhana, tetapi sangat membantu untuk sesi inspeksi panjang di meja QC (tidak “putus” karena baterai).

FAQ

  1. Untuk apa alat ini digunakan?
    Untuk mengukur ketebalan lapisan (seperti cat/coating) pada permukaan logam, baik ferrous (Fe) maupun non-ferrous (NFe), hingga 1500 µm.

  2. Apakah pengukurannya merusak material?
    Tidak. Pengukuran dilakukan dengan menempelkan sensor ke permukaan dan membaca responsnya; tidak perlu memotong atau mengikis lapisan.

  3. Bisa digunakan untuk material apa saja?
    Ditujukan untuk substrat logam Fe dan NFe. Contohnya baja (Fe) dan aluminium (NFe).

  4. Apakah perlu kalibrasi?
    Disarankan, terutama sebelum sesi inspeksi atau ketika kondisi berubah. Manual merekomendasikan kalibrasi 5 titik untuk akurasi paling baik di seluruh rentang ukur.

  5. Bagaimana cara memindahkan data hasil ukur?
    Bisa via Bluetooth ke aplikasi ponsel (ekspor CSV/PDF/TXT) atau via micro USB ke PC menggunakan software Coatingmaster.

  6. Mengapa hasil ukur kadang tidak stabil?
    Penyebab umum: permukaan terlalu kasar, pengukuran terlalu dekat tepi (edge effect), adanya medan magnet di sekitar, atau peletakan probe tidak tegak lurus. Solusinya mengikuti panduan troubleshooting: ukur di tengah sampel, hindari medan magnet, letakkan probe tegak lurus, dan lakukan zero calibration bila perlu.

  7. Siapa yang paling cocok menggunakan alat ini?
    Teknisi QC, inspector, engineer proses finishing, tim maintenance/inspection, dan decision maker yang membutuhkan data ketebalan coating yang terdokumentasi.

  8. Apakah alat bisa dipakai tanpa baterai?
    Bisa, alat dapat dioperasikan melalui suplai daya micro USB sehingga sesi pengukuran tidak bergantung pada charge baterai.

Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya coating thickness gauge dalam mendukung berbagai proses quality control dan inspeksi industri Anda. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti PCE-CT 22BT-ICA dan perangkat pengujian lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan kontrol ketebalan coating, memastikan hasil finishing konsisten, serta mendukung pemenuhan standar mutu. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi inspeksi ketebalan cat/coating pada proses dan produk, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.

Rekomendasi Automotive Tester Unggulan untuk Kebutuhan Anda

Referensi

Bagikan artikel ini

Butuh Bantuan Pilih Alat?

Author picture

Tim customer service CV. Java Multi Mandiri siap melayani Anda!

Konsultasi gratis alat ukur dan uji yang sesuai kebutuhan Anda. Segera hubungi kami.