Di banyak lini produksi dan inspeksi lapangan, kualitas finishing sering terlihat “baik” secara visual, tetapi ternyata tidak konsisten saat diukur. Ketebalan cat atau coating yang terlalu tipis bisa mempercepat korosi, menurunkan ketahanan terhadap cuaca/kimia, dan membuat umur pakai komponen lebih pendek. Sebaliknya, lapisan yang terlalu tebal dapat memicu cacat finishing (misalnya kulit jeruk berlebihan, retak mikro pada lapisan tertentu), menambah konsumsi material, dan memperlama waktu curing. Masalahnya, ketebalan lapisan tidak selalu bisa dinilai akurat dengan mata—terutama ketika part berpindah antar proses, atau ketika inspeksi dilakukan pada area yang sulit dijangkau.
Risiko operasionalnya tidak kecil: rework, klaim pelanggan, hingga pemborosan bahan coating dan downtime. Dalam konteks quality control, keputusan “lanjut atau tahan dulu” butuh dasar data yang cepat dan bisa diulang. Karena itulah alat ukur ketebalan coating non-destruktif menjadi kebutuhan praktis: Anda bisa mengukur banyak titik, memetakan variasi, dan mengunci proses sebelum masalah menjadi biaya.
Ringkasan PCE-CT 80-FN2-ICA
PCE-CT 80-FN2-ICA adalah coating thickness gauge portabel untuk pengukuran non-destruktif ketebalan lapisan (cat, varnish/lacquer, plastik, dan sejenisnya) pada substrat logam ferromagnetik (Fe seperti baja/iron) dan non-ferromagnetik (NFe seperti aluminium/copper). Secara umum, alat ini membantu memverifikasi ketebalan lapisan tanpa merusak permukaan, sehingga cocok untuk inspeksi QC, incoming–outgoing inspection, dan evaluasi finishing. Deskripsi fungsi ini sesuai dengan penjelasan pada datasheet bahwa PCE-CT 80 digunakan untuk pengukuran coating non-destruktif pada steel/iron dan non-ferrous metals, serta relevan untuk inspeksi kendaraan dan inspeksi industri.
Varian FN2 mengacu pada probe FN2 dengan rentang ukur Fe 0–2000 µm dan NFe 0–2000 µm, dengan akurasi ±(2% of reading + 1 µm). Sementara itu, kode ICA pada nama produk merujuk paket yang disertai ISO-calibration certificate, yang berguna untuk kebutuhan dokumentasi QA/QC dan keterlacakan kalibrasi. Di manual, ISO-calibration certificate juga tercantum pada daftar kelengkapan (delivery contents).
Fungsi & Kegunaan Produk
Apa yang membuat alat seperti PCE-CT 80-FN2-ICA “terpakai” di lapangan bukan hanya karena bisa mengukur, tetapi karena ia menyederhanakan rutinitas inspeksi yang biasanya memakan waktu: menentukan titik ukur, membaca hasil dengan cepat, menyimpan data, lalu membandingkan dengan target proses.
Jenis pengukuran
Mengukur ketebalan lapisan non-magnetik pada substrat Fe (contoh: cat pada baja/iron).
Mengukur ketebalan lapisan non-konduktif pada substrat NFe (contoh: cat/plastik pada aluminium atau copper).
Mendukung unit µm, mm, dan mils untuk kebutuhan lintas standar kerja.
Kondisi penggunaan yang umum
Produksi, workshop, dan quality assurance: PCE-CT 80 dijelaskan sebagai alat yang praktis untuk pengukuran kontrol di produksi, workshop, dan QA.
Titik ukur sulit dijangkau: sensor eksternal membantu menjangkau area yang tidak nyaman untuk alat dengan kepala sensor fixed.
Inspeksi kendaraan: disebut cocok untuk mendeteksi dan menilai kerusakan/riwayat perbaikan pada kendaraan secara cepat.
Masalah yang diselesaikan (contoh)
Mengukur ketebalan cat kendaraan untuk mengecek konsistensi finishing antar panel dan area perbaikan.
Inspeksi lapisan coating logam untuk memastikan ketahanan proteksi (misalnya antikorosi) sesuai target ketebalan.
Quality control hasil finishing (cat, lacquer, plastik coating) dengan pencatatan data dan statistik untuk melihat drift proses. Fitur statistik (mean, min, max, standar deviasi) tersedia pada alat.
Bidang / Industri Pengguna
Industri otomotif (inspeksi ketebalan cat panel, evaluasi finishing, pemeriksaan indikasi repaint/repair)
Manufaktur dan fabrikasi logam (kontrol coating pada produk baja dan aluminium)
Konstruksi dan perkapalan (inspeksi coating protektif pada struktur dan komponen)
Maintenance dan inspection (program inspeksi berkala untuk proteksi aset, evaluasi ketahanan lapisan)
Incoming dan outgoing inspection (verifikasi mutu permukaan sebelum dan sesudah pengiriman)
Keunggulan / Highlights
Pengukuran non-destruktif pada Fe dan NFe untuk coating umum seperti cat, lacquer, plastik, dan lainnya.
Probe eksternal memudahkan akses ke titik sempit atau area sulit dijangkau.
Mode probe: otomatis dengan material recognition (Fe + NFe), serta opsi magnetic mode (Fe) dan eddy current mode (NFe).
Resolusi adaptif: 0,1 µm untuk pembacaan <100 µm, dan 1 µm untuk >100 µm.
Kalibrasi fleksibel: zero-point dan multi-point (1–4 titik per grup) untuk menyesuaikan pada kondisi sampel.
Manajemen data: 1 grup DIR (volatile) dan 4 grup GEN autosave sampai total 2000 pembacaan, plus statistik per grup.
Limit/alarm: indikator saat melewati batas atas atau bawah yang disetel per grup.
Konektivitas USB 2.0 untuk komunikasi data ke PC (memerlukan software opsional).
Perbandingan & Posisi Produk
Dibanding metode manual atau konvensional
Pengukuran ketebalan coating secara manual sering bergantung pada:
estimasi visual
catatan parameter proses (jumlah lapis, waktu semprot, viskositas)
pengujian destruktif (memotong sampel atau mengikis lapisan untuk cross-section)
Pendekatan tersebut bisa berguna untuk investigasi, tetapi kurang efisien untuk inspeksi rutin karena sulit diulang cepat di banyak titik dan berpotensi merusak permukaan. Coating thickness gauge non-destruktif seperti PCE-CT 80-FN2-ICA menggeser kerja inspeksi dari “perkiraan” menjadi “verifikasi”.
Posisi produk dalam kategori alat sejenis
Dalam kategori coating thickness gauge portabel untuk Fe/NFe, PCE-CT 80-FN2-ICA berada pada kelompok alat yang:
mendukung dua prinsip (magnetic untuk Fe dan eddy current untuk NFe)
punya memori data dan statistik onboard untuk QC
menyediakan alarm limit untuk inspeksi berbasis spesifikasi
memakai probe eksternal untuk fleksibilitas akses
Tabel ringkas: konvensional vs PCE-CT 80-FN2-ICA
| Aspek kerja | Metode konvensional (visual / proses / destruktif) | PCE-CT 80-FN2-ICA |
|---|---|---|
| Dampak ke permukaan | Bisa merusak bila cross-section | Non-destruktif untuk coating pada Fe/NFe |
| Kecepatan sampling | Lambat untuk banyak titik | Pengukuran cepat per titik, bisa diulang |
| Konsistensi data | Variatif antar operator | Statistik dan limit membantu konsistensi |
| Dokumentasi | Manual, rawan hilang | Memori grup + USB (opsional) |
Spesifikasi Teknis
Spesifikasi berikut difokuskan pada varian dengan probe FN2, karena itu yang melekat pada nama PCE-CT 80-FN2-ICA.
Spesifikasi meter (unit utama)
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Material terukur | Lapisan non-magnetik pada Fe (steel, iron); lapisan non-konduktif pada NFe (aluminum, copper) |
| Resolusi | 0,1 µm (<100 µm); 1 µm (>100 µm) |
| Mode probe | Auto (material recognition Fe + NFe), Magnetic (Fe), Eddy current (NFe) |
| Kalibrasi | Multi-point (1–4 titik per grup) dan zero-point |
| Satuan | µm / mm / mils |
| Memori | DIR 1 grup (hilang saat dimatikan); GEN 4 grup autosave, total maks 2000 readings |
| Statistik | jumlah data, mean, min, max, standar deviasi |
| Alarm/limit | indikator saat melewati batas atas/bawah |
| Transfer data | USB 2.0 |
| Display | 128 × 128 LCD |
| Daya | 3 × 1,5 V AAA |
| Kondisi operasi | 0 sampai 50 °C; 20–90% RH non-condensing |
| Dimensi & berat | 143 × 71 × 37 mm; sekitar 271 g (termasuk probe) |
| Batas geometri minimum | radius convex 5 mm; concave 25 mm; min area Ø17 mm; min substrate 0,2 mm (magnetic), 0,05 mm (non-magnetic) |
Spesifikasi probe FN2 (inti varian FN2)
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Diameter probe | 17 mm |
| Rentang ukur | Fe 0–2000 µm; NFe 0–2000 µm |
| Akurasi | ±(2% of reading + 1 µm) |
Tata Cara Pemakaian
Berikut alur ringkas 6 langkah yang cocok untuk QC dan inspeksi lapangan, dengan rujukan pada prosedur pengukuran dan kalibrasi di manual.
Persiapan alat
Pasang baterai AAA dan pastikan probe FN2 terhubung dengan benar ke probe socket. Antarmuka micro USB 2.0 juga tersedia di unit.Pilih mode kerja
Atur group mode (DIR untuk cepat, GEN untuk dokumentasi), probe mode (Auto/FE/N-FE), unit, dan speed sesuai kebutuhan. Speed yang lebih tinggi menurunkan akurasi, jadi untuk QC biasanya lebih aman memakai normal.Zero-point calibration
Lakukan kalibrasi zero pada permukaan tanpa coating yang karakteristiknya mirip sampel. Jika tidak bisa, gunakan calibration plates bawaan. Manual menyarankan kalibrasi setiap kali mengukur sampel baru.Multi-point calibration (jika perlu presisi kerja lebih baik)
Gunakan standard foils, buat 1–4 titik kalibrasi. Nilai kalibrasi sebaiknya mendekati nilai ketebalan yang diharapkan.Pengukuran
Tempelkan probe tegak lurus pada permukaan, lalu angkat saat terdengar bunyi beep.Simpan, cek statistik, dan gunakan limit bila ada spesifikasi
Statistik per grup dapat dilihat dari menu statistik; limit high/low per grup membantu inspeksi pass/fail yang konsisten.
Catatan penting untuk hasil yang stabil:
Perhatikan faktor pengaruh seperti radius, ketebalan substrat, kekasaran permukaan, medan magnet kuat, serta suhu/kelembapan; rekalibrasi dianjurkan pada kondisi lingkungan yang serupa.
Cara Kerja / Metode Pengukuran
PCE-CT 80 menggunakan dua prinsip fisika yang dipilih sesuai jenis substrat:
Magnetic mode untuk Fe: membaca respons medan magnet pada substrat ferromagnetik sehingga ketebalan lapisan non-magnetik bisa diperkirakan.
Eddy current mode untuk NFe: memanfaatkan arus eddy pada logam non-ferromagnetik konduktif sehingga ketebalan lapisan non-konduktif dapat diukur.
Mode Auto membantu ketika jenis material bervariasi, karena alat mengenali apakah substrat bersifat magnetik atau tidak (ditandai “F” atau “N” pada display).
Kelengkapan Produk
Kelengkapan (umum) yang tercantum pada manual mencakup:
Unit coating thickness gauge PCE-CT 80
Probe (pada daftar kelengkapan manual disebut FN1.5, sedangkan varian produk FN2-ICA menggunakan probe FN2)
Baterai AAA
Carrying case
Set standard foils
Calibration plates (Fe dan NFe)
ISO-calibration certificate
User manual
Catatan praktis: yang paling menentukan untuk pekerjaan Anda adalah kombinasi probe yang tepat (FN2 untuk rentang 0–2000 µm di Fe dan NFe) dan kelengkapan kalibrasi (plates dan foils) untuk menjaga repeatability di lapangan.
Manfaat bagi Pengguna
Efisiensi kerja inspeksi: pengukuran non-destruktif memungkinkan sampling cepat di banyak titik tanpa merusak permukaan.
Peningkatan kualitas dan konsistensi: statistik per grup dan limit membantu QC melihat variasi ketebalan dan mengambil keputusan berbasis data.
Penghematan biaya material dan rework: mendeteksi coating terlalu tebal/terlalu tipis lebih awal biasanya lebih murah daripada koreksi setelah produk keluar dari proses.
Pengurangan kesalahan operator: mode Auto, unit yang fleksibel, dan prosedur kalibrasi yang terstruktur membantu hasil antar operator lebih konsisten.
Dokumentasi QC lebih rapi: memori grup dan opsi komunikasi USB 2.0 ke PC mendukung rekam data inspeksi (dengan software opsional).
FAQ
Untuk apa alat ini digunakan?
Untuk mengukur ketebalan lapisan coating seperti cat, lacquer, plastik, dan sejenisnya pada logam Fe dan NFe secara non-destruktif.Apakah pengukuran merusak material?
Tidak. Pengukuran dilakukan dengan menempelkan probe lalu mengangkatnya saat bunyi beep, tanpa mengikis lapisan.Bisa digunakan untuk material apa saja?
Untuk lapisan non-magnetik di atas Fe (steel/iron) dan lapisan non-konduktif di atas NFe (aluminium/copper).Apakah perlu kalibrasi?
Disarankan, terutama saat mengukur sampel baru. Manual menyebutkan kalibrasi (zero dan multi-point) sebaiknya dilakukan setiap kali mengukur sampel baru karena sifat material dan radius dapat memengaruhi akurasi.Siapa yang cocok menggunakan alat ini?
QC inspector, teknisi finishing/coating, engineer proses, tim maintenance-inspection, serta pengambil keputusan yang membutuhkan verifikasi ketebalan coating cepat dan dapat diulang.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya coating thickness gauge dalam mendukung inspeksi kualitas dan pengendalian proses finishing di industri. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen pengukuran seperti PCE-CT 80-FN2-ICA serta perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda meningkatkan konsistensi mutu, mempercepat inspeksi, dan memperkuat dokumentasi QA/QC. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi pengujian ketebalan coating pada proses produksi atau inspeksi aset, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Automotive Tester Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Automotive Tester PCE-LES 103UV-365-CTA-KIT
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-CT 80-FN3
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-CT 80-FN0D5
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-VE 800N4 1.5 m / 4-way-head / Ø 2.8 mm
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-CT 22BT-ICA incl. ISO Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-VE 1500-22190
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-MCM 10-ICA incl. ISO Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-LES 308UV-365
Lihat Produk★★★★★
Referensi
(Undip) Analisa Pengaruh Variasi Ketebalan Serta Jenis Coating Pada Pelat Baja SS400 Terhadap Pengujian Adhesi dan Laju Korosi. Retrieved from https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/naval/article/download/45395/31494
(UM Metro) Efek Ketebalan Terhadap Ketahanan Korosi Lapisan Cat Pada Baja Galvanis. Retrieved from https://ojs.ummetro.ac.id/index.php/turbo/article/download/3232/pdf
























