Teknisi memeriksa suhu, kelembaban, dan kecepatan angin gudang menggunakan PCE-EM 890 dengan layar backlight menyala.

PCE-EM 890: Meter Iklim Portabel Untuk Pemantauan Lingkungan

Daftar Isi

Di gudang bahan baku sebuah pabrik minuman, supervisor QA menerima keluhan: label botol sering mengelupas setelah penyimpanan. Setelah ditelusuri, suhu dan kelembaban gudang naik turun ekstrem sepanjang hari. Catatan lingkungan tidak konsisten—teknisi memakai beberapa alat terpisah untuk mengecek angin dari ventilasi, suhu, RH, sampai tekanan barometrik. Pengukuran tidak sinkron dan kerap terlewat.

Solusinya sederhana: gunakan satu instrumen portabel yang bisa membaca parameter iklim utama secara cepat dan akurat, sehingga tren harian bisa dipantau dan tindakan korektif segera dilakukan. Di sinilah Air and Temperature Meter PCE-EM 890 relevan. Satu perangkat kecil ini menggabungkan pengukuran kecepatan angin, suhu, kelembaban relatif, titik embun, wet-bulb, indeks panas, tekanan barometrik, radiasi UV-A, windchill, dan ketinggian dari permukaan laut—cukup dengan menekan tombol. Hasilnya: data lingkungan yang konsisten untuk QA/QC laboratorium, fasilitas produksi, hingga kegiatan riset dan pembelajaran.

Teknologi dari produk tersebut

PCE-EM 890 memadukan beberapa prinsip pengukuran lingkungan dalam satu bodi:

  • Anemometer impeller untuk mengukur kecepatan aliran udara. Impeller berputar proporsional terhadap kecepatan angin; rotasi dikonversi ke satuan m/s, km/jam, mph, ft/min, atau knot.

  • Termistor internal dan input eksternal Pt1000 untuk suhu. Sensor mendeteksi perubahan resistansi akibat perubahan temperatur.

  • Higrometer kapasitif untuk kelembaban relatif (RH). Perubahan kelembaban mengubah konstanta dielektrik, diterjemahkan menjadi %RH.

  • Barometer berbasis sensor tekanan untuk tekanan udara.

  • Sensor UV-A (290–390 nm) untuk intensitas radiasi UV spektrum A.

  • Algoritma internal menghitung dew point, wet bulb, heat index, windchill, dan altitude dari kombinasi parameter primer.

Mengapa penting? Banyak proses industri—dari penyimpanan bahan baku farmasi, fermentasi minuman, hingga kestabilan laboratorium mikrobiologi—sangat peka terhadap suhu dan kelembaban. Kontrol iklim yang baik mencegah kegagalan produk, menekan risiko kontaminasi, serta meningkatkan keselamatan kerja (misalnya pemantauan indeks panas bagi operator di area panas). Dibanding pendekatan konvensional yang memakai beberapa alat terpisah, pendekatan multisensor seperti PCE-EM 890 menyatukan sumber data sehingga:

  • pembacaan terjadi pada waktu yang sama (sinkron),

  • kalibrasi & perawatan lebih ringkas,

  • risiko salah catat berkurang,

  • keputusan di lapangan lebih cepat karena semua parameter kunci tampil bersama.

Spesifikasi dan fitur product

PCE-EM 890 adalah meter iklim genggam yang dirancang untuk pemantauan kondisi lingkungan secara cepat. Satu perangkat memuat 11 fungsi: kecepatan angin, suhu udara internal, suhu eksternal via Pt1000, kelembaban, tekanan barometrik, aliran/volume udara, dew point, wet-bulb, heat stress index (indeks panas), windchill, UV-A, serta ketinggian.

Apa yang membuatnya istimewa dibanding banyak anemometer umum?

  • Cakupan parameter sangat luas—lebih dari sekadar m/s dan °C. Ada tekanan, UV-A, dan perhitungan indeks kenyamanan/panas.

  • Unit kecepatan angin yang lengkap dengan akurasi ±3% dari nilai ukur, cocok untuk HVAC commissioning maupun evaluasi ventilasi lokal.

  • Kompak dan ringan (120 × 45 × 20 mm; ±160 g), mudah dibawa ke lapangan.

  • Backlight dan karakter 8 mm yang mudah dibaca di lokasi redup.

  • Fitur Max/Min untuk menangkap puncak dan nilai terendah selama sesi pengukuran.

  • Impeller halus & dapat diganti (interchangeable), membantu menjaga akurasi saat komponen aus.

Bagi laboratorium pengajaran, QA/QC pabrik, ataupun teknisi operasional di WTP/WWTP, satu unit ini sudah memadai untuk inspeksi rutin, audit internal, dan troubleshooting cepat.

Desain dan ergonomi

PCE-EM 890 memakai desain handheld yang ramping. Dimensi 120 × 45 × 20 mm membuatnya pas di saku rompi kerja. Berat sekitar 160 g, sehingga nyaman dipegang dalam sesi inspeksi yang lama. Impeller berada di bagian kepala untuk menangkap aliran udara secara langsung. Tombol-tombol fungsi disusun sederhana: pemilihan parameter, unit, dan fitur Max/Min.

Catu daya menggunakan baterai kancing CR2032 3V. Konsumsi arus sekitar 5 mA, cukup irit untuk kerja harian; sediakan baterai cadangan di tas alat untuk pergantian cepat di lapangan. Lingkungan operasi 0–50 °C dengan kelembaban hingga 80%RH (non-kondensasi). Informasi ketahanan IP tidak dinyatakan; karena itu, gunakan pelindung soft case dan hindari percikan air langsung atau debu berat.

Saran lapangan:

  • Saat mengukur aliran dari AHU atau blower, posisikan impeller tegak lurus arah aliran.

  • Untuk pembacaan suhu/kelembaban stabil, beri waktu aklimatisasi beberapa puluh detik terutama saat pindah dari ruang panas ke dingin.

  • Jauhkan sensor dari sumber panas langsung (lampu, tangan) ketika mengincar nilai RH yang akurat.

Antarmuka dan pengalaman pengguna

Layar LC dengan tinggi karakter 8 mm dan backlight memudahkan baca metrik dari jarak tangan. Navigasi menu sederhana berbasis tombol fisik; pengguna dapat beralih antar-parameter (angin, suhu, RH, tekanan, UV, dst.), memilih unit (m/s, km/h, mph, ft/min, knot), dan mengaktifkan fungsi MAX/MIN untuk menangkap ekstrem.

Fitur kualitas hidup:

  • Backlight untuk area minim cahaya.

  • MAX/MIN untuk memantau fluktuasi selama pengambilan sampel.

  • Pengalih cepat antar-fungsi—meminimalkan waktu berpindah alat.

Catatan: PCE-EM 890 tidak menyatakan adanya memori internal atau data logger maupun auto-hold dan auto-off dalam informasi resmi yang tersedia. Karena itu, dokumentasi hasil sebaiknya dilakukan dengan pencatatan manual (lembar inspeksi), pemotretan layar, atau input langsung ke spreadsheet di ponsel/laptop setelah pengukuran.

Fitur-fitur cerdas/unggulan

Walau tidak mengusung konektivitas canggih, PCE-EM 890 menyatukan kalkulasi meteorologi penting yang biasanya membutuhkan perangkat terpisah:

  • Dew Point (Titik Embun)
    Membantu menilai risiko kondensasi pada dinding, saluran udara, atau permukaan tangki. Penting untuk industri makanan, farmasi, serta ruang penyimpanan arsip.

  • Wet-Bulb Temperature (Twb)
    Relevan untuk perhitungan comfort index dan proses pendinginan evaporatif.

  • Heat Stress Index (Indeks Panas)
    Mendukung penilaian risiko heat stress pekerja di area proses panas (boiler room, pasteurizer, galvanis).

  • Windchill
    Berguna untuk keselamatan kerja luar ruang saat suhu rendah dan angin kencang.

  • Ketinggian dari Permukaan Laut (Altitude)
    Dihitung dari tekanan barometrik; membantu koreksi proses (misal kalibrasi oven/inkubator yang sensitif terhadap tekanan).

  • UV-A (290–390 nm)
    Menilai paparan UV-A di area tertentu; bermanfaat pada pengujian material, konservasi, atau keselamatan.

Semua fungsi ini menghemat waktu karena pengguna tak perlu menukar alat. Dengan MAX/MIN, fluktuasi cepat bisa ditangkap selama inspeksi—berdaya guna saat menelusuri lonjakan kelembaban atau tiupan angin sesaat dari exhaust.

Kontrol eksternal dan integrasi sistem

Berdasarkan informasi pabrikan yang tersedia, PCE-EM 890 tidak menyediakan antarmuka PC (USB/Bluetooth) maupun software. Alur kerja data yang disarankan:

  1. Gunakan lembar inspeksi standar (Excel/Google Sheets) dengan kolom tanggal, lokasi, parameter, unit, nilai, MAX/MIN, dan catatan.

  2. Ambil foto layar bila diperlukan untuk bukti audit cepat.

  3. Rekap data harian/pekanan untuk melihat tren (grafik suhu, RH, atau kecepatan angin).

  4. Bagi institusi dengan LIMS/ELN, input angka manual ke sistem untuk pelacakan lot/batch.

Pendekatan ini tetap scalable untuk QA/QC rutin—yang penting adalah disiplin pencatatan dan format konsisten agar audit internal/eksternal mudah ditelusuri.

Spesifikasi teknis lengkap

Parameter / Fungsi Rentang Ukur Resolusi Akurasi
Kecepatan angin 0.4…20 m/s; 1.4…72 km/h; 0.9…44.7 mph; 80…3937 ft/min; 0.8…38.8 knots 0.1 m/s; 0.1 km/h; 0.1 mph; 1 ft/min; 0.1 knots ±3% dari nilai ukur
Suhu udara (internal) 0…50 °C (32…122 °F) 0.1 °C / 0.18 °F ±1.2 °C / 2.16 °F
Suhu eksternal (input Pt1000) −10…70 °C (14…158 °F) 0.1 °C / 0.18 °F ±1.2 °C / 2.16 °F
Kelembaban relatif 10…95 %RH 0.1 %RH <70 %RH: ±4 %RH; >70 %RH: ±(4 % dari nilai + 1.2 %RH)
Tekanan barometrik 10…999.9 hPa; 1000…1100 hPa 0.1 hPa ±1.5 hPa (hingga 999.9 hPa); ±2 hPa (1000–1100 hPa)
UV-A (290–390 nm) 0…1999 µW/m²; 2…20 mW/m² 0.1 µW/m²; 0.01 mW/m² ±(4% dari nilai + 2 digit)
Volume flow (debit udara) 0.024…3600 cmm 0.001/0.01/0.1/1 cmm
Dew point −25.3…49 °C (−13.4…120.2 °F) 0.1 °C / 0.18 °F
Wet-bulb −5.4…49 °C 0.1 °C / 0.18 °F
Heat stress index 0…100 °C (32…212 °F) 0.1 °C / 0.18 °F ±2 °C / 3.6 °F
Windchill −9.4…44.2 °C (15.8…111.56 °F) 0.1 °C / 0.18 °F ±2 °C / 3.6 °F
Ketinggian (altitude) −2000…9000 m (−6561…29527 ft) 1 m / 3 ft 3 in ±15 m
Tampilan Layar LC, tinggi karakter 8 mm, backlight
Catu daya Baterai CR2032 3V
Konsumsi arus ~5 mA
Kondisi operasi 0…50 °C; maks. 80 %RH
Dimensi & berat 120 × 45 × 20 mm; ~160 g
Cakupan pengiriman 1× PCE-EM 890, 1× baterai CR2032, 1× manual pengguna

Penjelasan singkat:
Jika Anda baru dengan satuan angin, 0.4 m/s setara hembusan lembut dari ventilasi lokal, sedangkan 20 m/s mendekati hembusan kuat di outlet blower industri. Resolusi 0.1 m/s artinya perubahan kecil masih dapat terlihat saat Anda menyesuaikan bukaan damper. Untuk RH, akurasi ±4% cukup untuk pengendalian gudang dan ruang produksi non-kelas; bila Anda perlu kontrol kelas bersih (cleanroom), gunakan alat khusus kelas tersebut untuk pencatatan permanen.

Panduan memilih komponen tambahan

Walau PCE-EM 890 tidak memakai probe konduktivitas, pengguna tetap perlu menyesuaikan parameter dan aksesorinya dengan aplikasi.

Pemilihan parameter & contoh aplikasi

Parameter kunci Rentang yang sering dipakai Contoh aplikasi
Kecepatan angin 0.4–10 m/s 0.5–5 m/s Balancing ventilasi lokal, fume hood, AHU outlet
Suhu & RH 15–30 °C; 40–70 %RH Gudang bahan baku F&B, area pengemasan farmasi
Tekanan barometrik & Altitude 950–1050 hPa Koreksi proses (oven, autoclave*) dan penilaian cuaca lokal
Dew point 5–15 °C di ruang ber-AC Cegah kondensasi pada dinding/pipa
Heat index >27 °C (risiko meningkat) K3 di area boiler/galvanis
UV-A 0–5 mW/m² (umum ruang dalam) Evaluasi paparan lampu UV-A untuk proses/keamanan

*Bukan untuk validasi autoclave bersertifikasi; gunakan datalogger khusus bila diperlukan.

Aksesori bermanfaat

  • Impeller cadangan (interchangeable)

  • Soft case/tas alat tahan percikan

  • Tripod mini atau holder saat mengukur aliran stabil

  • Baterai CR2032 cadangan

  • Lembar inspeksi standar (dicetak/ digital)

Faktor yang memengaruhi hasil

  • Waktu stabilisasi sensor saat pindah lokasi

  • Orientasi impeller terhadap arah aliran

  • Pengaruh panas tubuh/operator terhadap pembacaan RH

  • Turbulensi aliran (gunakan nilai rata-rata beberapa titik)

  • Kebersihan impeller dan lubang sensor RH

Panduan cara menggunakan produk langkah demi langkah

Contoh kasus: inspeksi gudang minuman dengan keluhan label mengelupas (dugaan kelembaban tinggi dan fluktuasi suhu).

  1. Persiapan
    Pastikan baterai cukup. Siapkan lembar inspeksi (kertas atau spreadsheet) dengan kolom lokasi titik ukur (pintu, tengah gudang, dekat AHU), waktu, suhu, RH, kecepatan angin, tekanan, dew point, MAX/MIN, dan catatan.

  2. Aklimatisasi alat
    Setelah masuk gudang, biarkan alat beradaptasi 2–3 menit sebelum mencatat nilai pertama agar suhu/RH stabil.

  3. Suhu & RH
    Pilih mode suhu/RH. Pegang alat menjauh dari tubuh ±30 cm. Catat nilai stabil, lalu aktifkan MIN/MAX selama 30–60 detik untuk melihat fluktuasi karena bukaan pintu/kerja AHU.

  4. Dew Point
    Beralih ke mode Dew Point. Bandingkan titik embun dengan suhu permukaan dingin (misal dinding dekat coil). Jika suhu permukaan lebih rendah dari dew point, risiko kondensasi tinggi—periksa isolasi dan aliran udara.

  5. Kecepatan angin
    Arahkan impeller tegak lurus ke arah aliran dari diffuser atau exhaust. Lakukan pengukuran di beberapa titik (centre & tepi). Catat rata-rata dan MAX untuk melihat puncak sesaat.

  6. Tekanan barometrik & Altitude
    Catat untuk referensi proses; tidak wajib setiap titik, cukup sekali per sesi.

  7. Heat Index
    Bila area kerja dekat proses panas, buka mode Heat Index untuk memantau risiko heat stress bagi pekerja. Bandingkan dengan kebijakan K3 internal.

  8. UV-A (opsional)
    Jika ada lampu UV-A untuk inspeksi/pengeringan, ukur intensitas di area kerja untuk memastikan batas paparan aman.

  9. Analisis cepat

    • RH di atas 70% dan dew point tinggi? Tingkatkan ventilasi/operasikan dehumidifier.

    • Kecepatan udara tidak merata? Lakukan balancing diffuser.

    • Heat index tinggi? Jadwalkan istirahat dan hidrasi sesuai SOP K3.

  10. Dokumentasi
    Tuliskan semua nilai ke lembar inspeksi. Simpan foto layar (jika diperlukan) sebagai bukti. Buat grafik harian untuk melihat pola.

Kesimpulan dan rekomendasi

PCE-EM 890 menghadirkan paket lengkap pengukuran iklim dalam satu perangkat ramping: angin, suhu, RH, tekanan, UV-A, serta kalkulasi dew point, wet-bulb, heat index, windchill, dan altitude. Keunggulan utamanya adalah cakupan parameter luas, akurasi memadai untuk inspeksi QA/QC, navigasi sederhana, backlight, dan fitur MAX/MIN yang berguna untuk memotret fluktuasi.

Siapa yang paling diuntungkan?

  • QA/QC & Riset: audit kondisi ruang penyimpanan, laboratorium pengajaran, praktikum meteorologi.

  • F&B dan Farmasi/Biotek: cek gudang, ruang produksi, dan area pengemasan untuk menjaga stabilitas bahan/produk.

  • HVAC, WTP/WWTP & industri proses: verifikasi aliran ventilasi, pemantauan thermal comfort operator, inspeksi ruangan kontrol.

  • Pertanian/Akuakultur: validasi kondisi ruang pembenihan indoor atau rumah kaca.

  • K3: memantau heat index dan windchill untuk keselamatan pekerja luar ruang.

Jika Anda membutuhkan pencatatan berkelanjutan dan ekspor data otomatis, pertimbangkan kombinasi PCE-EM 890 untuk inspeksi cepat ditambah datalogger lingkungan khusus untuk monitoring 24/7. Namun untuk troubleshooting, inspeksi rutin, dan audit internal, PCE-EM 890 sudah sangat praktis.

FAQ singkat

1) Apakah PCE-EM 890 bisa menyimpan data otomatis?
Tidak disebutkan adanya memori internal atau logger. Gunakan pencatatan manual atau foto layar.

2) Bisakah alat ini dipakai di ruangan berdebu atau basah?
Rating IP tidak dinyatakan. Gunakan pelindung dan hindari paparan debu/air langsung.

3) Berapa akurasi pengukuran kecepatan angin?
±3% dari nilai ukur dengan resolusi 0.1 m/s.

4) Apakah ada pengukuran suhu eksternal?
Ya, tersedia input Pt1000 untuk suhu eksternal −10…70 °C.

5) Fitur apa yang membantu investigasi cepat?
MAX/MIN, kalkulasi dew point dan heat index, serta tampilan backlight memudahkan evaluasi lapangan.

6) Apakah alat ini cocok untuk validasi cleanroom?
Untuk validasi formal cleanroom diperlukan sistem sesuai standar (misal ISO 14644) dan logger tersertifikasi. PCE-EM 890 cocok untuk inspeksi awal/harian.

Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pemantauan iklim dalam mendukung berbagai proses penelitian dan produksi Anda. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti PCE-EM 890 dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan kontrol lingkungan, memastikan konsistensi, dan memenuhi standar tertinggi. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pengujian kondisi lingkungan pada utilitas dan proses, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.

Rekomendasi Temperature Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda

Referensi

Bagikan artikel ini

Butuh Bantuan Pilih Alat?

Author picture

Tim customer service CV. Java Multi Mandiri siap melayani Anda!

Konsultasi gratis alat ukur dan uji yang sesuai kebutuhan Anda. Segera hubungi kami.