Teknisi Indonesia memantau suhu mesin produksi makanan menggunakan infrared thermometer PCE-IRT 10 yang terpasang permanen pada sistem conveyor oven di lingkungan pabrik higienis.

PCE-IRT 10-ICA – Infrared Food Thermometer 0–600°C | Monitoring Proses Higienis

Daftar Isi

Dalam industri makanan dan minuman, kontrol suhu bukan sekadar parameter teknis—melainkan bagian penting dari sistem keamanan pangan. Banyak proses seperti pasteurisasi, pemanggangan, pengeringan, hingga pendinginan cepat sangat bergantung pada suhu yang konsisten dan akurat. Ketidaktepatan pengukuran suhu dapat menyebabkan produk tidak memenuhi standar keamanan, berisiko kontaminasi mikrobiologis, hingga potensi recall produk yang merugikan.

Di sisi lain, pengukuran suhu secara kontak sering kali tidak praktis atau bahkan tidak memungkinkan, terutama pada proses yang berjalan cepat atau berada dalam sistem tertutup. Penggunaan alat yang tidak sesuai juga dapat memperlambat inspeksi dan meningkatkan risiko kesalahan operator. Dalam konteks ini, diperlukan solusi pengukuran suhu non-kontak yang cepat, stabil, dan dapat terintegrasi dengan sistem monitoring industri.

Deskripsi Singkat PCE-IRT 10-ICA

PCE-IRT 10-ICA merupakan thermometer inframerah untuk instalasi permanen yang dirancang untuk pemantauan suhu secara kontinu pada proses industri, termasuk industri makanan. Alat ini bekerja dengan prinsip pengukuran radiasi inframerah, memungkinkan pengukuran tanpa kontak langsung dengan objek.

Dengan rentang pengukuran 0 hingga 600°C, alat ini mampu menangani berbagai tahapan proses termal. Output analog 4–20 mA memungkinkan integrasi langsung ke sistem kontrol seperti PLC atau SCADA, sehingga cocok untuk condition monitoring yang membutuhkan data real-time.

Keunggulan utama alat ini terletak pada respon cepat (150 ms), emissivity yang dapat disesuaikan, serta desain stainless steel dengan perlindungan IP65. Hal ini menjadikannya relevan untuk lingkungan produksi makanan yang menuntut higienitas dan ketahanan terhadap kondisi operasional.

Fungsi & Kegunaan Produk

Fungsi Utama

  • Mengukur suhu permukaan objek tanpa kontak langsung menggunakan sensor inframerah
  • Mengirimkan sinyal output 4–20 mA untuk sistem monitoring industri
  • Menyediakan pembacaan suhu secara real-time melalui display LCD

Kegunaan di Lapangan

  • Monitoring suhu conveyor oven pada industri bakery
  • Pengawasan suhu permukaan produk dalam proses pengeringan
  • Kontrol suhu pada sistem pemanasan atau pendinginan otomatis
  • Validasi suhu proses HACCP

Skenario Penggunaan

Sebelum proses

  • Instalasi sensor pada posisi tetap menggunakan mounting bracket
  • Penyesuaian emissivity sesuai jenis material makanan

Saat proses

  • Sensor membaca suhu secara kontinu tanpa mengganggu proses
  • Data dikirim ke sistem kontrol untuk monitoring dan alarm

Sesudah proses

  • Data digunakan untuk analisis kualitas dan audit proses

Mode Kerja

  • Non-contact infrared measurement
  • Continuous monitoring dengan output analog
  • Peak hold untuk menangkap suhu maksimum dalam interval tertentu

Bidang / Industri Pengguna

  • Industri makanan dan minuman → sebagai alat monitoring suhu proses produksi
  • Industri pengolahan hasil pertanian → kontrol suhu pengeringan
  • Industri farmasi → pemantauan suhu non-kontak pada proses sensitif
  • Industri manufaktur umum → pengawasan suhu mesin dan material

Keunggulan / Highlights

  • Membantu teknisi memonitor suhu tanpa menghentikan proses produksi
  • Meminimalkan risiko kontaminasi karena pengukuran non-kontak
  • Mempercepat proses inspeksi dengan respon cepat 150 ms
  • Memudahkan integrasi dengan sistem kontrol melalui output 4–20 mA
  • Mengurangi potensi kesalahan operator dengan tampilan LCD langsung
  • Tahan terhadap lingkungan industri berkat housing stainless steel dan IP65

Perbandingan / Posisi Produk

MetodeDampak ke MaterialKecepatanRepeatabilityKesesuaian Commissioning
Termometer kontak manualKontak langsungLambatSedangTerbatas
Sensor konvensional tanpa output analogNon-kontakSedangSedangKurang fleksibel
PCE-IRT 10-ICANon-kontakCepat (150 ms)TinggiSangat sesuai (4–20 mA)

Spesifikasi Teknis

ParameterNilai
Measuring range0 … 600°C / 32 … 1112°F
Measurement accuracy±1.5°C atau 1% nilai ukur
Repeatability±1°C atau 0.5%
Optical resolution20:1
Output signal4 … 20 mA
Spectral sensitivity8 … 14 µm
Emissivity0.100 … 1.000 adjustable
Power supply12 … 24V DC
Burden500 ohms
Protection classIP65
MaterialStainless steel
Operating temperature0 … 70°C
Relative humidity10 … 85%
Measurement time150 ms
Cable length1 m
DisplayLCD
DimensionsØ59.5 x 63.5 mm
Weight±200 g

Tata Cara Pemakaian

  1. Persiapkan alat dan pastikan koneksi kabel sesuai standar
  2. Pasang sensor pada posisi tetap menggunakan bracket
  3. Hubungkan ke power supply 12–24V DC
  4. Atur emissivity sesuai material objek
  5. Arahkan sensor ke target pengukuran
  6. Pantau hasil melalui display atau sistem kontrol
  7. Simpan data jika terhubung ke sistem monitoring

Catatan: Pastikan objek lebih besar dari spot size untuk menghindari error pengukuran

Cara Kerja / Metode Pengukuran

Alat ini bekerja dengan mendeteksi energi inframerah yang dipancarkan oleh objek. Sensor kemudian mengonversi energi tersebut menjadi nilai suhu berdasarkan emissivity yang telah diatur.

Semakin tinggi suhu objek, semakin besar energi inframerah yang dipancarkan. Sensor menggunakan panjang gelombang 8–14 µm untuk mendeteksi energi ini secara stabil.

Beberapa hal penting:

  • Emissivity harus disesuaikan agar hasil akurat
  • Objek harus berada dalam area spot sensor
  • Hindari gangguan radiasi dari sumber lain seperti sinar matahari

Kelengkapan Produk

  • Unit Thermometer PCE-IRT 10
  • Mounting bracket
  • Kabel koneksi 1 m
  • Manual penggunaan
  • Sertifikat kalibrasi ISO

Manfaat bagi Pengguna

  • Efisiensi kerja meningkat karena monitoring otomatis
  • Peningkatan kualitas produk melalui kontrol suhu yang konsisten
  • Penghematan biaya karena minim rework dan reject
  • Pengurangan kesalahan akibat pengukuran manual
  • Mendukung audit HACCP dan standar ISO

FAQ

Apakah alat ini bisa digunakan tanpa menyentuh objek?
Ya, menggunakan teknologi inframerah sehingga tidak perlu kontak langsung.

Apakah cocok untuk industri makanan?
Cocok, terutama untuk monitoring proses suhu secara higienis.

Apakah bisa terhubung ke PLC?
Bisa, melalui output analog 4–20 mA.

Apakah perlu kalibrasi rutin?
Disarankan untuk menjaga akurasi, terutama pada aplikasi kritis.

Apakah bisa digunakan di lingkungan lembab?
Bisa, dengan perlindungan IP65.

Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pengukuran suhu dalam menjaga kualitas dan keamanan proses industri, khususnya di sektor makanan dan manufaktur. Kami menyediakan berbagai instrumen berkualitas tinggi seperti PCE-IRT 10-ICA dan perangkat monitoring lainnya untuk membantu perusahaan Anda meningkatkan efisiensi operasional dan memastikan kepatuhan terhadap standar industri. Jika Anda ingin meningkatkan sistem monitoring suhu di lini produksi Anda, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.

Rekomendasi Thermometer Unggulan untuk Kebutuhan Anda

Referensi

Bagikan artikel ini

Butuh Bantuan Pilih Alat?

Author picture

Tim customer service CV. Java Multi Mandiri siap melayani Anda!

Konsultasi gratis alat ukur dan uji yang sesuai kebutuhan Anda. Segera hubungi kami.