Di banyak laboratorium kampus dan fasilitas industri, radiasi ultraviolet (UV) dipakai dan “hadir” dalam berbagai proses: mulai dari pengelasan, UV-curing untuk tinta/adhesive, uji ketahanan material, sampai sterilisasi berbasis UV. Tantangannya, UV tidak selalu terasa “mengganggu” secara instan. Padahal, paparan yang tidak terukur bisa menimbulkan masalah serius: penurunan kualitas produk karena curing tidak konsisten, degradasi material lebih cepat dari perkiraan, sampai risiko kesehatan pada pekerja/peneliti seperti keluhan pada mata (fotokeratitis) dan iritasi kulit.
Masalah lain yang sering muncul di level praktikum adalah bias pengukuran. Mengandalkan perkiraan jarak lampu, “feeling” panas, atau menilai dari tampilan visual saja membuat data sulit diulang (repeatable). Ketika eksperimen UV butuh bukti berbasis angka (irradiance, spektrum, UVA/UVB/UVC), kebutuhan alat ukur menjadi jelas: perangkat yang bisa mengukur intensitas UV sekaligus memberi konteks spektral agar keputusan eksperimen dan keselamatan kerja tidak “menebak-nebak”. Di titik ini, Chroma Meter PCE-PSR 300UV relevan sebagai instrumen latihan spektral sekaligus alat bantu kontrol paparan UV.
Deskripsi Singkat PCE-PSR 300UV
PCE-PSR 300UV adalah chroma meter/UV meter berbasis analisis spektral yang dirancang untuk mengukur radiasi UV-A, UV-B, dan UV-C, termasuk intensitas (irradiance) dan parameter spektral pada rentang panjang gelombang 200–400 nm. Alat ini cocok untuk kegiatan pendidikan (praktikum instrumen spektral), riset kampus, dan aplikasi industri yang membutuhkan pengukuran UV yang terdokumentasi.
Dari sisi pengalaman penggunaan, PCE-PSR 300UV mengusung layar sentuh 5 inci dan perekaman data ke memori internal, lalu pemindahan data via USB. Output data dapat dipakai untuk analisis lanjut, pelaporan praktikum, atau penelusuran penyebab variasi hasil uji (misalnya, kenapa curing hari ini berbeda dari minggu lalu).
Keunggulan utamanya bukan hanya “mengukur kuat UV”, tetapi juga memberi konteks spektral: membaca puncak gelombang (peak wavelength), lebar puncak (half width), serta membedakan komponen UVA/UVB/UVC. Ini membantu mahasiswa memahami hubungan spektrum–proses (misalnya UV-curing) dan spektrum–risiko (misalnya paparan pengelasan).
Fungsi & Kegunaan Produk
Fungsi utama alat
Mengukur irradiance UV dalam satuan µW/cm² (dan mW/cm²), termasuk pembacaan terpisah untuk UVA, UVB, dan UVC.
Mengukur parameter spektral: puncak panjang gelombang (PeakWave), lebar puncak (HalfWidth), serta parameter pendukung seperti sinyal gelap (Darksignal) dan sinyal puncak (Peak signal).
Merekam data pengukuran untuk dokumentasi dan evaluasi hasil eksperimen.
Kegunaan spesifik di lapangan (edukasi, riset, industri)
Praktikum instrumen spektral (mahasiswa)
Latihan membaca hubungan spektrum lampu UV dengan nilai irradiance di berbagai jarak.
Studi pengaruh sudut, jarak, dan kondisi lingkungan terhadap stabilitas pembacaan.
Latihan membuat laporan berbasis data: grafik intensitas vs jarak, evaluasi repeatability, dan analisis deviasi.
Eksperimen UV-curing (tinta, resin, adhesive)
Memverifikasi apakah energi UV yang diterima material berada pada kisaran yang ditargetkan.
Menelusuri sumber masalah saat hasil curing tidak merata (misalnya perubahan intensitas lampu, penurunan performa akibat temperatur, atau jarak yang berubah).
Membandingkan beberapa sumber UV (lampu A vs lampu B) secara objektif.
Pengendalian paparan UV pada aktivitas pengelasan/UV hazard
Mengukur intensitas UV yang diterima pada jarak kerja tertentu, lalu membandingkan dengan acuan K3 internal/aturan.
Menentukan kebutuhan mitigasi: pelindung, tirai las, atau pengaturan jarak.
Skenario sebelum / saat / sesudah pekerjaan
Sebelum
Menentukan tujuan pengukuran: kontrol proses (UV-curing), keselamatan (paparan UV), atau pembelajaran spektral.
Menentukan titik ukur (jarak, sudut, lokasi) dan format pencatatan (manual vs tersimpan).
Saat
Mengukur irradiance total dan memecahnya ke UVA/UVB/UVC.
Melihat parameter spektral (misalnya peak wavelength) untuk memastikan sumber UV sesuai kebutuhan proses.
Sesudah
Menyimpan data untuk pelaporan praktikum atau evaluasi proses.
Membandingkan hasil antar sesi (misalnya antar kelompok praktikum atau antar shift produksi).
Mode kerja / metode pengukuran (jika relevan)
Pengukuran intensitas radiasi: irradiance (µW/cm² dan mW/cm²).
Pengukuran komponen spektral: PeakWave, HalfWidth, dan parameter sinyal.
Pengukuran komponen UV: UVA, UVB, UVC, serta UV hazard Ee.
Bidang / Industri Pengguna
Target pengguna dan perannya (sebagai apa alat ini berfungsi):
Laboratorium universitas (fisika/teknik/kimia/material): sebagai alat praktikum analisis spektral UV dan instrumentasi optik.
Riset fotobiologi dan uji material: sebagai alat ukur UV untuk pengujian paparan dan respons material.
Industri kemasan/percetakan (UV-curing): sebagai alat kontrol proses untuk menjaga konsistensi curing.
Workshop fabrikasi/pengelasan: sebagai alat ukur paparan UV untuk evaluasi risiko dan perbaikan kontrol K3.
QA/QC pencahayaan dan pengujian sumber cahaya: sebagai instrumen evaluasi parameter cahaya (termasuk indeks/ruang warna yang tersedia di perangkat).
Keunggulan / Highlights
Berikut keunggulan yang terasa di lapangan, khususnya untuk mahasiswa dan tim QC yang butuh kerja rapi namun praktis:
Membantu keselamatan kerja dengan data paparan yang bisa ditelusuri
Saat UV dipakai untuk proses atau muncul sebagai efek samping (misalnya pengelasan), angka irradiance dan pembagian UVA/UVB/UVC membuat diskusi K3 lebih objektif. Bukan sekadar “terasa silau”, tetapi bisa ditetapkan titik ukur yang aman dan konsisten.Meminimalkan risiko salah seting proses UV-curing
Variasi kecil pada jarak dan kondisi lampu dapat membuat curing berubah. Dengan memantau irradiance dan parameter spektral, teknisi lebih cepat menemukan apakah masalahnya dari lampu, jarak, atau perubahan setting.Mempercepat persiapan kerja dan pengambilan data praktikum
Layar sentuh dan perekaman data membantu mahasiswa fokus pada metode eksperimen, bukan sekadar menyalin angka berulang kali.Mendukung repeatability pengukuran
Saat praktikum atau QC, pengulangan pengukuran adalah kunci. Perangkat ini menyediakan data yang bisa disimpan dan dibandingkan antar percobaan untuk menguji konsistensi.Membantu pembelajaran konsep spektral secara “nyata”
Parameter seperti PeakWave dan HalfWidth memberi jembatan dari teori spektrum ke perilaku lampu UV yang digunakan sehari-hari.
Perbandingan / Posisi Produk
Tabel berikut membandingkan pendekatan umum untuk kontrol UV dalam konteks praktikum dan proses.
| Metode | Dampak ke material | Kecepatan | Repeatability | Kesesuaian commissioning |
|---|---|---|---|---|
| Metode manual (perkiraan jarak/waktu, observasi visual) | Risiko over/under exposure karena tidak terukur | Cepat di awal, lambat saat troubleshooting | Rendah (dipengaruhi operator & kondisi) | Rendah untuk setup yang harus tervalidasi |
| Alat konvensional tanpa konteks spektral (membaca satu nilai umum saja) | Lebih aman dari manual, tetapi sulit melacak perubahan spektrum | Cepat | Sedang (tergantung stabilitas alat & prosedur) | Sedang, kurang kuat untuk analisis akar masalah |
| Pendekatan destruktif/lambat (uji hasil akhir saja: perubahan warna/kerusakan/hasil curing) | Potensi merusak sampel dan boros waktu/bahan | Lambat | Sedang, tetapi tidak langsung memotret paparan | Rendah untuk commissioning cepat |
| PCE-PSR 300UV (intensitas + parameter spektral dan komponen UVA/UVB/UVC) | Mendukung kontrol paparan sehingga mengurangi trial-and-error | Cepat untuk pengecekan dan diagnosis | Mendukung pengulangan berbasis data | Lebih sesuai untuk commissioning/validasi berbasis angka |
Catatan: perbandingan ini bersifat kategori. Posisi PCE-PSR 300UV pada baris terakhir didasarkan pada fitur pengukuran intensitas, komponen UVA/UVB/UVC, dan parameter spektral yang tercantum pada spesifikasi.
Spesifikasi Teknis
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Rentang pengukuran irradiance | 0,1 … 500000 µW/cm² |
| Resolusi | 0,001 µW/cm² |
| Akurasi (irradiance) | 0,01 µW/cm² |
| Resolusi spektral | 0,2 nm |
| Reproducibility | ±0,5 nm |
| Rentang panjang gelombang | 200 … 400 nm |
| Akurasi koordinat kromatisitas | (Δx, Δy): ±0,005 |
| Tipe display | LCD touchscreen |
| Ukuran display | 5 inch |
| Resolusi display | 480 × 854 |
| Media penyimpanan | Memori internal |
| Kapasitas penyimpanan | 8 GB |
| Kapasitas data (informasi tambahan) | approx. 5000 data records |
| Interface | USB, BLE switch |
| Waktu operasi | 20 h |
| Auto power-off | 2 … 60 min |
| Auto power-off bisa dinonaktifkan | Yes |
| Colour spaces | CIE1931, CIE1960, CIE1976, SDCM, CRI1, CRI2, TM30 (Distribution of Fidelity), TM30 (Change Distribution), TM30 (Rg/Rf) |
| Light parameters | Irradiance (µW/cm²), Irradiance (mW/cm²), UV hazard Ee (µW/cm²), UVA (µW/cm²), UVB (µW/cm²), UVC (µW/cm²), PeakWave (nm), HalfWidth (nm), Darksignal, Peak signal, IntegTime (ms), Transmittance (%) |
| Menu language | English, Chinese, English (GB) |
| Protection class (device) | IP56 |
| Power supply | 100 … 240V AC, 50/60 Hz |
| Connector type | Euro plug |
| Battery (rechargeable) | 1 × 3,7V internal, lithium-ion battery |
| Kapasitas baterai | 4000 mAh |
| Kondisi operasi | -10 … 40 °C, 0 … 70 %RH |
| Kondisi penyimpanan | -20 … 45 °C, < 70 %RH |
| Dimensi (P × L × T) | 160 × 82 × 22 mm |
| Berat | 390 g |
Tata Cara Pemakaian
Berikut versi ringkas (praktis untuk praktikum dan pengecekan lapangan):
Persiapan alat
Pastikan perangkat bersih, baterai cukup, dan aksesori siap (kabel USB, adaptor daya bila perlu).Nyalakan dan pilih parameter tampilan
Pada layar, tentukan parameter yang akan dipantau: irradiance total, UVA/UVB/UVC, serta parameter spektral seperti PeakWave dan HalfWidth bila dibutuhkan.Stabilkan kondisi pengukuran
Tetapkan jarak dan sudut. Untuk praktikum, gunakan jig sederhana (mistar, statif) agar posisi dapat diulang oleh kelompok lain.Kalibrasi operasional (prosedural)
Lakukan pembacaan awal pada kondisi gelap/tertutup sumber untuk memastikan pembacaan stabil sebelum mengukur sumber UV.Proses pengukuran
Arahkan sensor ke sumber UV sesuai prosedur. Catat/rekam hasil pada titik-titik yang ditentukan (misalnya jarak 10 cm, 20 cm, 30 cm).Penyimpanan data
Simpan hasil pengukuran untuk kebutuhan laporan atau pembandingan antar sesi. Jika diperlukan, transfer data melalui interface USB.Penutupan dan perawatan
Matikan perangkat, simpan dalam pouch/carrying case, dan hindari penyimpanan di lingkungan di luar batas suhu/kelembapan yang disarankan.
Catatan penting: untuk pengukuran UV yang terkait keselamatan (misalnya pengelasan), gunakan prosedur K3 setempat dan APD yang sesuai selama pengambilan data.
Cara Kerja / Metode Pengukuran
Secara praktis, PCE-PSR 300UV menangkap radiasi UV pada rentang 200–400 nm, lalu menyajikannya sebagai:
Nilai intensitas radiasi (irradiance) dalam µW/cm² atau mW/cm².
Pemisahan komponen UVA, UVB, dan UVC untuk memahami “bagian mana” dari UV yang dominan.
Parameter spektral seperti puncak panjang gelombang (PeakWave) dan lebar puncak (HalfWidth) untuk melihat karakter sumber UV (misalnya apakah puncaknya bergeser atau spektrumnya melebar).
Dalam konteks praktikum, ini membantu mahasiswa membedakan dua kondisi yang sering tertukar:
Intensitas turun karena jarak berubah vs intensitas turun karena lampu melemah (penuaan lampu).
Dengan data spektral dan komponen UVA/UVB/UVC, perubahan performa sumber UV lebih mudah dideteksi daripada hanya melihat “terang/gelap”.
Batasan yang perlu dipahami (agar eksperimen rapi):
Pengukuran UV sensitif terhadap geometri (jarak, sudut) dan kondisi lingkungan. Perubahan kecil bisa terlihat pada hasil.
Untuk membandingkan dua sumber UV, prosedur posisi dan waktu pemanasan lampu sebaiknya diseragamkan agar kesimpulan tidak bias.
Kelengkapan Produk
1 × PCE-PSR 300UV Chroma Meter
1 × USB cable
1 × USB mains adaptor 5 V / 2 A
1 × pouch for storage
1 × carrying case
Manfaat bagi Pengguna
Efisiensi kerja
Pengukuran cepat dan tersusun mempersingkat waktu setup eksperimen, terutama saat perlu membandingkan beberapa jarak atau beberapa sumber UV.Peningkatan kualitas data praktikum dan riset
Data tersimpan dan bisa ditelusuri membuat laporan lebih kuat: ada jejak pengukuran, bukan hanya angka sesaat di catatan.Penghematan biaya dan waktu troubleshooting
Pada UV-curing, masalah sering “muncul di akhir” (hasil curing jelek). Dengan pengukuran UV di awal, trial-and-error bisa dikurangi.Pengurangan kesalahan operator
Parameter yang jelas (irradiance, UVA/UVB/UVC, PeakWave) membantu tim bekerja dengan standar yang sama, sehingga hasil antar orang lebih konsisten.Peningkatan kesadaran keselamatan UV
Mahasiswa belajar bahwa UV bukan sekadar “lampu ungu”, tetapi energi dengan risiko yang perlu diukur dan dikelola.
FAQ
Apakah alat ini bisa dipakai untuk mengecek paparan UV saat pengelasan?
Bisa untuk pengukuran intensitas UV di titik tertentu. Untuk implementasi K3, tetap ikuti prosedur keselamatan dan APD yang berlaku.Apakah alat ini hanya mengukur satu angka UV saja?
Tidak. Selain irradiance, perangkat menyediakan pembacaan UVA, UVB, UVC, serta parameter spektral seperti puncak panjang gelombang dan lebar puncak.Apakah alat ini cocok untuk praktikum kampus?
Cocok, terutama untuk latihan instrumentasi spektral: studi pengaruh jarak/sudut, pembandingan sumber UV, serta penyusunan laporan berbasis data.Apakah hasil pengukuran bisa disimpan dan dipindahkan ke komputer?
Bisa. Perangkat memiliki memori internal dan interface USB untuk pemindahan data.Apakah perlu kalibrasi rutin?
Untuk praktik yang baik, lakukan pengecekan berkala berbasis prosedur laboratorium (konsistensi setup, pembacaan awal, dan pembandingan dengan referensi internal) agar hasil antar sesi tetap dapat dibandingkan.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pengukuran UV yang konsisten untuk mendukung penelitian, praktikum instrumentasi spektral, serta pengendalian proses berbasis UV di industri. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas seperti PCE-PSR 300UV Chroma Meter dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu tim Anda mengoptimalkan kontrol paparan UV, meningkatkan keterulangan data, dan menjaga keselamatan kerja. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pengukuran UV untuk riset maupun proses produksi, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Chroma Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda
Referensi
Nugraha, A. W., & Purnawijaya, A. (2020). PENGARUH JARAK DAN WAKTU PAPARAN SINAR ULTRAVIOLET (UV) TERHADAP PENURUNAN ANGKA KUMAN UDARA. Jurnal Sanitasi dan Lingkungan, 1(1), 25–30. Retrieved from https://e-journal.sari-mutiara.ac.id/index.php/JSL/article/download/1054/866
Putra, V. G. V., & Purnomo, A. (2018). RANCANG BANGUN ALAT UKUR INTENSITAS CAHAYA ULTRAVIOLET BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO UNO. Jurnal Teknik Elektro, 10(2), 65–71. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jte/article/download/13768/7654





















