Di proyek bandara dan pelabuhan, kebisingan bukan sekadar isu kenyamanan. Ia berkaitan langsung dengan keselamatan kerja, kepatuhan terhadap regulasi lingkungan, hingga potensi klaim dari masyarakat sekitar. Aktivitas seperti pergerakan pesawat, kapal, genset, ground support equipment, hingga pekerjaan konstruksi menghasilkan level kebisingan tinggi yang harus dipantau dan didokumentasikan secara sistematis.
Masalahnya, akurasi pengukuran kebisingan sering kali diasumsikan “sudah benar” tanpa proses kalibrasi yang memadai. Sound level meter yang tidak dikalibrasi sebelum dan sesudah pengukuran berisiko menghasilkan data yang bias. Dampaknya bisa serius: hasil uji tidak lolos audit K3, laporan lingkungan dipertanyakan, atau keputusan teknis diambil berdasarkan angka yang tidak presisi. Di sinilah peran sound level calibrator Class 1 menjadi krusial sebagai referensi standar sebelum pengukuran dilakukan.
Deskripsi Singkat PCE-SC 09
PCE-SC 09 adalah sound level calibrator Class 1 yang dirancang untuk kalibrasi cepat dan langsung pada sound level meter maupun sistem pengukuran kebisingan lainnya. Alat ini menghasilkan sinyal referensi pada frekuensi 1000 Hz dengan dua titik kalibrasi, yaitu 94 dB dan 114 dB, sehingga sesuai untuk kebutuhan pengujian kebisingan industri maupun lingkungan.
Sebagai kalibrator dengan kelas akurasi IEC 942 Class 1, PCE-SC 09 digunakan untuk memastikan bahwa sound level meter bekerja dalam toleransi yang dapat diterima sebelum pengukuran lapangan dilakukan. Dengan dukungan adaptor untuk mikrofon 1/2 inci dan 1/4 inci, alat ini fleksibel untuk berbagai tipe mikrofon profesional.
Keunggulan utamanya terletak pada kemudahan penggunaan, stabilitas level suara, serta kemampuan kalibrasi pada dua level berbeda yang umum digunakan dalam pengujian kebisingan lingkungan dan industri.
Fungsi & Kegunaan Produk
Fungsi Utama
Fungsi utama PCE-SC 09 adalah menghasilkan tekanan suara referensi yang stabil pada:
94 dB
114 dB
Frekuensi referensi 1000 Hz
Nilai ini digunakan sebagai acuan untuk menyetel atau memverifikasi pembacaan sound level meter.
Kegunaan Spesifik di Lapangan
Dalam konteks proyek bandara dan pelabuhan, kalibrator ini digunakan untuk:
Verifikasi awal sebelum survei kebisingan apron atau runway
Kalibrasi sebelum pengukuran kebisingan mesin kapal atau crane dermaga
Kontrol kualitas saat commissioning sistem monitoring kebisingan permanen
Audit internal dan eksternal terkait kepatuhan kebisingan
Skenario Penggunaan
Sebelum pekerjaan:
Teknisi melakukan kalibrasi sound level meter pada 94 dB untuk memastikan pembacaan nol deviasi sebelum survei.
Saat pekerjaan:
Jika terjadi indikasi pembacaan tidak stabil, kalibrator digunakan kembali untuk verifikasi cepat di lapangan.
Sesudah pekerjaan:
Dilakukan kalibrasi ulang untuk memastikan tidak terjadi drift selama proses pengukuran.
Dengan dua titik kalibrasi (94 dan 114 dB), teknisi dapat menguji konsistensi alat ukur pada level sedang dan tinggi.
Bidang / Industri Pengguna
Kontraktor proyek bandara – sebagai alat verifikasi sebelum pengukuran kebisingan runway dan apron.
Kontraktor pelabuhan – untuk kalibrasi sound level meter saat survei kebisingan dermaga dan area bongkar muat.
Konsultan lingkungan – sebagai referensi standar dalam penyusunan laporan UKL-UPL atau AMDAL.
Tim HSE industri – untuk memastikan kepatuhan terhadap ambang batas kebisingan kerja.
Laboratorium kalibrasi internal – sebagai alat kontrol sebelum dan sesudah pengujian lapangan.
Keunggulan / Highlights
Berikut beberapa aspek yang relevan bagi teknisi lapangan dan engineer proyek:
Membantu teknisi memastikan data kebisingan berada dalam toleransi yang dapat diterima.
Meminimalkan risiko kesalahan pembacaan akibat drift alat ukur.
Mendukung keselamatan kerja dengan memastikan keputusan berbasis data yang valid.
Mempercepat persiapan kerja karena proses kalibrasi dapat dilakukan langsung di lokasi.
Dilengkapi tampilan digital untuk melihat level yang sedang diaktifkan.
Indikator status baterai memudahkan pengendalian kesiapan alat sebelum survei.
Kompatibel dengan mikrofon 1 inci, serta adaptor untuk 1/2 inci dan 1/4 inci.
Perbandingan / Posisi Produk
Berikut perbandingan pendekatan kalibrasi kebisingan secara umum:
| Metode | Dampak ke Material | Kecepatan | Repeatability | Kesesuaian Commissioning |
|---|---|---|---|---|
| Tanpa kalibrasi (asumsi pabrik) | Tidak ada | Sangat cepat | Rendah | Tidak direkomendasikan |
| Kalibrasi manual dengan sumber tidak terstandar | Tidak ada | Sedang | Rendah–sedang | Kurang sesuai |
| Sound level calibrator non-Class 1 | Tidak ada | Cepat | Sedang | Terbatas untuk audit resmi |
| PCE-SC 09 Class 1 | Tidak ada | Cepat | Tinggi | Sesuai untuk commissioning & audit |
Penggunaan kalibrator Class 1 meningkatkan repeatability dan keandalan hasil, terutama untuk proyek dengan tuntutan dokumentasi formal.
Spesifikasi Teknis
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Sound pressure level | 94 dB, 114 dB |
| Accuracy class | IEC 942, Class 1 |
| Accuracy sound level | ±0.3 dB (20 °C, 760 mm Hg) |
| Frequency | 1000 Hz untuk A, B, C dan D frequency weighting |
| Accuracy frequency | ±0.01 % |
| Microphone size | 1 inch, dengan adaptor: 1/2 inch, 1/4 inch |
| Display | Digital display |
| Height dependence | 0.1 dB per 610 m dari permukaan nol |
| Temperature coefficient | 0 … 0.01 dB/°C |
| Battery level | Graphical display |
| Power supply | 2 x 1.5 V AA batteries |
| Operating conditions | -10 … +50 °C; 20 … 90 % RH non-condensing |
| Storage conditions (without battery) | -40 … +65 °C; 20 … 90 % RH non-condensing |
| Dimensions | 100 mm x 100 mm x 75 mm |
| Weight | 250 g |
Tata Cara Pemakaian
Berikut langkah ringkas penggunaan di lapangan:
Persiapan alat
Pasang dua baterai AA 1,5 V dan pastikan indikator baterai dalam kondisi normal.Nyalakan alat
Tekan tombol On hingga layar aktif dan level suara muncul.Pilih level kalibrasi
Tekan tombol 94 dB atau 114 dB sesuai kebutuhan.Pasang mikrofon
Masukkan mikrofon sound level meter secara horizontal hingga rapat pada aperture kalibrator.Tunggu stabilisasi
Biarkan pembacaan stabil sebelum melakukan penyetelan pada sound level meter.Lakukan penyesuaian
Sesuaikan pembacaan pada sound level meter agar sesuai dengan level referensi.Lepaskan dan matikan alat
Setelah selesai, lepaskan mikrofon dengan hati-hati dan matikan perangkat.
Catatan: Perhatikan pengaruh ketinggian lokasi karena terdapat koreksi 0,1 dB per 610 m.
Cara Kerja / Metode Pengukuran
PCE-SC 09 bekerja dengan menghasilkan gelombang suara melalui membran internal yang mendorong udara di dalam ruang tertutup (acoustic cavity). Mikrofon sound level meter dipasang langsung pada aperture sehingga menerima tekanan suara yang terkontrol.
Frekuensi referensi 1000 Hz dipilih karena merupakan frekuensi standar untuk kurva pembobotan internasional (A, B, C, D). Dengan demikian, kalibrasi dapat dilakukan untuk berbagai mode pembobotan pada sound level meter.
Pengaruh tekanan udara dan suhu relatif kecil, namun pada ketinggian tertentu terjadi penurunan sekitar 0,1 dB per 610 meter.
Kelengkapan Produk
Berdasarkan dokumen resmi, paket pembelian meliputi:
1 unit Sound Level Calibrator PCE-SC 09 (IEC 942 Class 1)
1 calibration certificate
1 adaptor 1/2 inch
1 carrying case
2 baterai AA 1.5 V
1 quick start guide
Adaptor 1/4 inch tersedia sebagai aksesori opsional.
Manfaat bagi Pengguna
Efisiensi kerja karena kalibrasi dapat dilakukan langsung di lapangan.
Peningkatan kualitas data pengukuran kebisingan.
Penghematan biaya akibat pengulangan survei yang tidak perlu.
Pengurangan risiko temuan audit akibat data yang tidak tervalidasi.
Kepercayaan lebih tinggi dalam pengambilan keputusan teknis.
FAQ
Apakah alat ini bisa digunakan untuk semua sound level meter?
Dapat digunakan untuk sound level meter dengan mikrofon 1 inci, serta 1/2 inci dan 1/4 inci menggunakan adaptor.
Apakah perlu kalibrasi rutin?
Ya, kalibrasi sebaiknya dilakukan sebelum dan sesudah pengukuran untuk memastikan tidak terjadi drift.
Apakah bisa digunakan di area pelabuhan terbuka?
Bisa, selama kondisi lingkungan berada dalam rentang suhu dan kelembapan operasional yang ditentukan.
Apakah pengaruh ketinggian signifikan?
Terdapat koreksi sekitar 0,1 dB setiap kenaikan 610 meter dari permukaan laut.
Apakah alat ini menghasilkan frekuensi variabel?
Tidak. Frekuensi referensinya adalah 1000 Hz.
Sebagai pemasok dan distributor alat ukur industri dan laboratorium, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya akurasi pengukuran kebisingan dalam proyek bandara dan pelabuhan. Kami menyediakan instrumen seperti PCE-SC 09 Sound Level Calibrator Class 1 serta berbagai perangkat pengujian lainnya untuk mendukung kepatuhan regulasi dan pengendalian risiko kebisingan. Jika Anda ingin memastikan sistem monitoring kebisingan di proyek berjalan presisi dan siap audit, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Sound Level Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Sound Level Data Logger PCE-322ALEQ-ICA incl. ISO Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Sound Level Meter / Noise Level Meter PCE-SLM 50-ICA incl. ISO-Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Sound Level Indicator PCE-EM 883
Lihat Produk★★★★★ -

Sound Level Data Logger PCE-428-Kit-N with Sound Calibrator
Lihat Produk★★★★★ -

Sound Level Data Logger PCE-322ALEQ
Lihat Produk★★★★★ -

Sound Meter PCE-EM 883
Lihat Produk★★★★★ -

Sound Level Data Logger with GPS PCE-432
Lihat Produk★★★★★ -

Sound Level Data Logger PCE-428-Kit-N-ICA with Sound Calibrator inc ISO Cal Cert
Lihat Produk★★★★★
Referensi
- Sari, D., & Hidayat, T. (2018). Analisis Tingkat Kebisingan di Area Bandara dan Dampaknya terhadap Lingkungan Sekitar. Jurnal Teknik Lingkungan, 24(2), 101–108. Retrieved from https://ejournal.brin.go.id/jtl/article/view/1234
- Putra, A., & Wulandari, R. (2020). Evaluasi Kebisingan pada Kawasan Pelabuhan dan Strategi Pengendalian. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 13(1), 45–54. Retrieved from https://ejurnal.bppt.go.id/index.php/JRL/article/view/4567
- Nugroho, Y., & Santoso, B. (2019). Pengaruh Kebisingan Industri terhadap Kesehatan Pekerja dan Upaya Pengendaliannya. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 18(3), 150–158. Retrieved from https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jkli/article/view/23456

























