alat ukur suhu multi channel untuk cold storage industri makanan

PCE-T 1200 – Multi Channel Temperature Data Logger 12 Channel dengan SD Card & ATC | Kontrol Suhu Presisi untuk Industri Makanan & Cold Storage

Daftar Isi

Di industri makanan dan cold storage, suhu bukan sekadar angka di layar panel. Ia adalah faktor kritis yang menentukan keamanan produk, umur simpan, dan kelulusan audit mutu. Fluktuasi beberapa derajat saja di ruang penyimpanan, blast freezer, atau proses pemasakan dapat memicu pertumbuhan mikroorganisme, kerusakan tekstur, hingga penolakan produk oleh pelanggan atau regulator.

Masalahnya, banyak fasilitas masih mengandalkan pencatatan manual atau logger satu titik. Pendekatan ini sering tidak mampu menggambarkan distribusi suhu secara menyeluruh, terutama di ruangan besar atau sistem multi-rak. Ketika terjadi deviasi, data tidak cukup detail untuk analisis akar masalah. Di sinilah kebutuhan akan alat ukur suhu multi-channel yang mampu mencatat, menyimpan, dan menampilkan data secara simultan menjadi sangat relevan.

Deskripsi Singkat PCE-T 1200

PCE-T 1200 adalah multi channel temperature data logger dengan 12 input thermocouple yang dirancang untuk pemantauan suhu secara paralel. Alat ini dilengkapi layar LCD grafis 4,5 inci dengan backlight, penyimpanan data melalui SD card hingga 16 GB, serta fitur automatic temperature compensation (ATC).

Perangkat ini digunakan untuk pemantauan suhu di berbagai titik sekaligus, baik dalam proses produksi makanan, ruang pendingin, oven industri, hingga validasi distribusi suhu pada cold storage. Dengan kemampuan logging yang dapat diatur mulai dari 1 detik hingga 3600 detik per channel, PCE-T 1200 memungkinkan pencatatan data yang fleksibel sesuai kebutuhan proses.

Keunggulan utamanya terletak pada kombinasi 12 channel input, kompatibilitas dengan enam tipe thermocouple (K, J, T, E, R, S), alarm batas atas dan bawah pada setiap input, serta kemudahan transfer data ke PC melalui USB untuk analisis lebih lanjut.

Sebagaimana dijelaskan pada halaman 1 dokumen produk, alat ini dirancang sebagai 12-channel temperature data logger dengan tampilan simultan hingga 8 channel dan akses ke channel 9–12 melalui tombol navigasi.

Fungsi & Kegunaan Produk

Fungsi Utama

Fungsi utama PCE-T 1200 adalah:

  • Mengukur suhu dari hingga 12 titik secara bersamaan

  • Merekam data suhu secara kontinu (data logging)

  • Menyimpan data pada SD card hingga 16 GB

  • Memberikan alarm suhu tinggi dan rendah pada setiap channel

  • Menampilkan nilai maksimum dan minimum

Kegunaan Spesifik di Lapangan

Dalam konteks industri makanan dan cold storage, alat ini digunakan untuk:

  • Validasi distribusi suhu ruang penyimpanan

  • Monitoring suhu rak dan pallet berbeda dalam cold room

  • Pengujian keseragaman suhu oven atau retort

  • Monitoring suhu proses pasteurisasi atau cooking line

  • Audit HACCP dan dokumentasi ISO 22000

Skenario Sebelum, Saat, dan Sesudah Pekerjaan

Sebelum proses:

  • Sensor thermocouple ditempatkan di titik-titik kritis (sudut ruangan, dekat pintu, tengah pallet, dll.)

  • Interval logging disesuaikan dengan kebutuhan (misalnya 10 detik atau 1 menit).

Saat proses berlangsung:

  • PCE-T 1200 mencatat suhu tiap channel sesuai interval yang ditentukan.

  • Operator dapat melihat hingga 8 channel secara langsung di layar.

  • Alarm aktif jika suhu melewati batas yang ditentukan.

Sesudah proses:

  • Data diunduh melalui SD card atau koneksi USB ke PC.

  • Data dianalisis di Microsoft Excel untuk melihat tren, fluktuasi, dan potensi deviasi.

Mode dan Tipe Sensor

Alat ini kompatibel dengan:

  • Type K

  • Type J

  • Type T

  • Type E

  • Type R

  • Type S

Hal ini memungkinkan penggunaan pada rentang suhu rendah (cold storage) hingga suhu sangat tinggi (proses thermal).

Bidang / Industri Pengguna

PCE-T 1200 banyak digunakan oleh:

  • Industri pengolahan makanan – sebagai alat validasi suhu proses dan penyimpanan

  • Cold storage & warehouse – untuk monitoring distribusi suhu multi-titik

  • Industri minuman – untuk kontrol suhu fermentasi atau pasteurisasi

  • Laboratorium pengujian pangan – untuk studi stabilitas suhu

  • Industri farmasi dan logistik suhu terkendali – untuk pemantauan suhu rantai dingin

Keunggulan / Highlights

Beberapa fitur utama yang mendukung pekerjaan teknisi di lapangan antara lain:

  • 12-channel input, membantu teknisi memantau banyak titik sekaligus tanpa berpindah alat

  • Layar LCD grafis 4,5 inci dengan backlight, memudahkan pembacaan di ruang dingin atau pencahayaan rendah

  • Logging interval dapat diatur (1–3600 detik per channel), mempercepat persiapan uji distribusi suhu

  • Alarm high/low untuk setiap input, membantu meminimalkan risiko produk terpapar suhu tidak sesuai

  • Indikasi nilai maksimum dan minimum, memudahkan analisis deviasi

  • Penyimpanan SD card hingga 16 GB, mendukung pencatatan jangka panjang

  • Automatic Temperature Compensation (ATC), membantu menjaga konsistensi pembacaan

  • Hold function untuk membekukan tampilan nilai saat dokumentasi

  • Konsumsi daya relatif rendah (7,5 mA tanpa logging, 25 mA saat logging)

Pendekatan ini membantu tim QC dan teknisi meminimalkan risiko kesalahan pencatatan manual serta mempercepat proses audit internal maupun eksternal.

Perbandingan / Posisi Produk

Berikut perbandingan secara kategori:

MetodeDampak ke MaterialKecepatanRepeatabilityKesesuaian Commissioning
Termometer manual satu titikTidak merusakLambat (ukur satu per satu)Rendah (tergantung operator)Kurang cocok
Logger 1–2 channelTidak merusakSedangCukupTerbatas
PCE-T 1200 (12 channel)Tidak merusakCepat (12 titik simultan)TinggiSangat sesuai untuk validasi distribusi suhu

Dari sisi efisiensi, multi-channel logger seperti PCE-T 1200 memberikan gambaran menyeluruh dalam satu siklus pengukuran, sehingga lebih sesuai untuk kebutuhan commissioning dan mapping suhu.

Spesifikasi Teknis

Umum

ParameterNilai
Jumlah channel12 channel
Display4.5″ graphic LCD (82 x 61 mm / 3.2 x 2.4 in)
PenyimpananSD card hingga 16 GB
Logging interval1 – 3600 detik per channel
Konsumsi daya (lights off / logging off)7.5 mA
Konsumsi daya (lights off / logging on)25 mA
Dimensi225 x 125 x 64 mm
Berat827 g (tanpa baterai)
Kondisi operasi0°C – 50°C, 85% rH

Spesifikasi Thermocouple

TipeResolusiRentang UkurAkurasi
Type K0.1°C / 0.18°F-50…999.9°C±(0.4% + 0.5°C)
Type K1°C / 0.8°F1000…1300°C±(0.4% + 1°C)
Type J0.1°C / 0.18°F-50…999.9°C±(0.4% + 0.5°C)
Type J1°C / 0.8°F1000…1150°C±(0.4% + 1°C)
Type T0.1°C / 0.18°F-50…400°C±(0.4% + 0.5°C)
Type E0.1°C / 0.18°F-50…900°C±(0.4% + 0.5°C)
Type R1°C / 0.8°F0…1700°C±(0.5% + 3°C)
Type S1°C / 0.8°F0…1500°C±(0.5% + 3°C)

Tata Cara Pemakaian

  1. Persiapan alat
    Pastikan baterai terpasang dan SD card tersedia. Pasang thermocouple sesuai tipe yang digunakan.

  2. Pengaturan channel
    Pilih tipe sensor untuk masing-masing input.

  3. Pengaturan interval logging
    Tentukan interval pencatatan sesuai kebutuhan proses (misalnya 30 detik atau 1 menit).

  4. Penempatan sensor
    Tempatkan sensor pada titik kritis yang ingin dimonitor.

  5. Mulai logging
    Aktifkan mode logging dan pastikan data tersimpan.

  6. Monitoring
    Amati tampilan hingga 8 channel pada layar, gunakan tombol untuk melihat channel 9–12.

  7. Pengunduhan data
    Lepas SD card atau hubungkan ke PC melalui USB untuk analisis.

Catatan: Hindari paparan kelembapan melebihi 85% rH dan suhu di luar rentang operasi.

Cara Kerja / Metode Pengukuran

PCE-T 1200 menggunakan sensor thermocouple yang bekerja berdasarkan perbedaan tegangan akibat perbedaan suhu pada dua logam berbeda. Tegangan kecil ini diterjemahkan menjadi nilai suhu oleh sistem internal alat.

Automatic Temperature Compensation (ATC) membantu mengoreksi pengaruh suhu referensi pada konektor, sehingga pembacaan lebih konsisten.

Batasan penggunaan:

  • Rentang suhu mengikuti tipe thermocouple yang dipilih

  • Lingkungan operasi alat dibatasi pada 0–50°C

  • Kelembapan maksimum 85% rH

Kelengkapan Produk

  • 1 unit Climate Meter PCE-T 1200

  • 2 unit Type K sensor panjang 1 meter

  • SD card

  • Carrying case

  • User manual

Manfaat bagi Pengguna

  • Efisiensi kerja karena 12 titik dipantau sekaligus

  • Dokumentasi digital untuk audit HACCP dan ISO

  • Pengurangan risiko deviasi suhu yang tidak terdeteksi

  • Analisis tren suhu yang lebih akurat

  • Mengurangi ketergantungan pada pencatatan manual

FAQ

  • Apakah alat ini bisa digunakan untuk cold storage?
    Ya, selama suhu lingkungan operasi alat berada dalam rentang 0–50°C dan sensor yang digunakan sesuai.
  • Apakah bisa memonitor lebih dari 8 titik sekaligus?
    Ya. Hingga 12 titik dapat diukur. Delapan ditampilkan bersamaan, sisanya melalui navigasi tombol.
  • Apakah data bisa dipindahkan ke komputer?
    Ya, melalui SD card atau koneksi USB.
  • Apakah perlu kalibrasi rutin?
    Untuk aplikasi industri makanan, kalibrasi berkala disarankan sesuai prosedur internal QC.
  • Apakah bisa digunakan untuk suhu tinggi seperti oven?
    Ya, dengan thermocouple tipe yang sesuai seperti Type K, R, atau S.

Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pengendalian suhu dalam industri makanan dan cold storage. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti PCE-T 1200 Multi Channel Temperature Data Logger dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda memastikan kestabilan suhu proses, meningkatkan kepatuhan audit, dan menjaga kualitas produk. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam monitoring suhu multi-titik, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.

Rekomendasi Climate Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda

Referensi

  • Imrotul Azizah, I Ketut Daging, & Nazaruddin (2025). OPTIMALISASI PEMANTAUAN SUHU DAN KELEMBABAN COLD STORAGE DENGAN DATA LOGGER ELITECH RC4 HC: ANALISIS KASUS DI PT. DELTA MINA PERKASA. SENSISTEK – Jurnal Sensortechnology, Universitas Hasanuddin. Retrieved from https://journal.unhas.ac.id/index.php/SENSISTEK/article/download/43620/12661
  • Ramdan, D. S., & N. W. Wijaksana (2017). Sistem Monitoring Suhu Cold Storage Menggunakan Data Logger Berbasis Arduino dan Visual Basic. Jurnal Ilmiah Manajemen Informatika dan Komputer, 1(03), 107–112. Retrieved from https://doi.org/10.32485/KOPERTIP.V1I03.30

Bagikan artikel ini

Butuh Bantuan Pilih Alat?

Author picture

Tim customer service CV. Java Multi Mandiri siap melayani Anda!

Konsultasi gratis alat ukur dan uji yang sesuai kebutuhan Anda. Segera hubungi kami.