Di proyek perawatan atap pabrik, tim harus mengangkat panel logam menggunakan hoist di area terbuka. Angin mendadak menguat; operator crane ragu: berhenti atau lanjut? Keputusan terlambat bisa berisiko pada keselamatan pekerja dan kerusakan material. Solusi paling masuk akal adalah memantau kecepatan angin secara kontinu lalu memicu peringatan bertingkat—misalnya bunyi “siaga” saat mendekati ambang dan “alarm” saat wajib berhenti.
Di sinilah perangkat panel peringatan angin berperan. Ia membaca sinyal dari sensor kecepatan angin, menampilkan nilai rata-rata 2 atau 5 menit agar lebih stabil, lalu mengaktifkan indikator suara/cahaya dan relai untuk menghentikan peralatan. PCE-WSAC 50-121, sebuah air flow/wind warning device yang dirancang untuk kebutuhan tersebut—mulai dari cara kerja, spesifikasi, hingga panduan integrasi ke sistem Anda.
Teknologi dari produk tersebut
Teknologi yang menjadi inti adalah anemometer dengan keluaran analog 0–10 V. Sensor (cup/vane/ultrasonik) mengubah energi gerak angin menjadi sinyal listrik proporsional ke kecepatan (misalnya 0 V = 0 m/s, 10 V = 50 m/s tergantung skala). PCE-WSAC 50-121 bertindak sebagai unit evaluasi: menerima sinyal 0–10 V, mengolahnya, menampilkan kecepatan sesaat dan rata-rata 2/5 menit, lalu menggerakkan alarm visual, bunyi, dan dua relai.
Mengapa rata-rata penting? Kecepatan angin “bernapas”—naik turun tiap detik. Untuk pengambilan keputusan keselamatan, rata-rata waktu pendek (moving average) lebih representatif dibanding nilai puncak sesaat. Menggunakan rata-rata 2 atau 5 menit membantu operator menghindari false alarm namun tetap responsif pada perubahan cuaca.
Dibanding metode manual (misalnya membaca anemometer genggam atau mengandalkan prakiraan cuaca), pendekatan ini:
-
memberikan pemantauan berkelanjutan dan objektif di lokasi yang sama;
-
menyediakan ambang otomatis yang bisa langsung mengendalikan perangkat eksternal via relai/RS485;
-
menekan risiko human error dalam interpretasi.
Spesifikasi dan fitur product
PCE-WSAC 50-121 adalah panel peringatan angin dengan catu 230 V AC. Perangkat ini menampilkan kecepatan angin, menghitung rata-rata 2/5 menit, dan memiliki dua level alarm: pra-alarm (LED kuning + bunyi periodik) dan alarm utama (LED merah + bunyi kontinu). Dua relai NO/NC memungkinkan interlock ke PLC, sirine, lampu menara, atau pemutus rangkaian motor. Komunikasi RS485 memudahkan integrasi ke jaringan kontrol (Modbus RTU umum pada RS485; jika diperlukan, konfigurasinya mengikuti sistem Anda).
Apa yang membuatnya menonjol?
-
kombinasi input 0–10 V, output relai ganda, indikator visual/auditori tertanam, dan RS485 dalam satu panel IP66;
-
perhitungan rata-rata waktu (2 dan 5 menit) untuk kestabilan keputusan;
-
suplai daya 12/24 V DC untuk sensor langsung dari unit, menyederhanakan wiring;
-
dilengkapi sertifikat kalibrasi ISO saat pengiriman.
Unit ini dikirim tanpa sensor angin; pengguna bebas memilih tipe sensor yang kompatibel (keluaran 0–10 V) sesuai aplikasi lapangan.
Desain dan ergonomi
Panel berbentuk kotak kompak untuk pemasangan dinding. Dimensi perangkat 197,5 × 90 × 45 mm, mudah dipasang pada tiang atau di ruang kontrol kecil. Kelas pelindung IP66 berarti tahan debu dan percikan/semprotan kuat, cocok untuk area luar ruang seperti atap gedung, sisi menara, atau pinggir kolam aerasi.
Perangkat ditenagai 230 V AC (utama). Untuk sensor, tersedia suplai keluaran 12 V DC dan 24 V DC langsung dari unit evaluasi; ini mengurangi kebutuhan adaptor terpisah. Karena perangkat berbasis panel dengan catu AC, tidak menggunakan baterai—artinya cocok untuk instalasi permanen yang berjalan 24/7.
Pada muka panel terdapat layar tampilan kecepatan serta LED status. Beeper internal memberi peringatan audible. Dua relai NO/NC 220 V AC/10 A tersedia di terminal belakang untuk interlock perangkat eksternal. Batas lingkungan operasi tercatat −20 hingga +60 °C, sehingga tetap andal pada sebagian besar iklim tropis Indonesia, termasuk lokasi pesisir yang berangin.
Antarmuka dan pengalaman pengguna
Antarmuka mengedepankan kejelasan: layar menampilkan kecepatan angin dan nilai rata-rata 2/5 menit. LED kuning akan berkedip saat pra-alarm aktif; LED merah menyala saat alarm utama. Beeper internal memberikan bunyi periodik (pra-alarm) dan kontinu (alarm utama). Melalui pengaturan ambang, pengguna dapat menentukan batas siaga dan batas berhenti yang sesuai SOP keselamatan.
Perangkat tidak mencantumkan fitur penyimpanan/memori data internal atau logging pada dokumen resminya. Karena itu, jika perlu pencatatan historis, data dapat diambil lewat RS485 ke logger/PLC eksternal. Fitur auto-off tidak relevan karena ini perangkat panel yang dirancang untuk operasi kontinu.
Fitur-fitur cerdas/unggulan
-
Dua tingkat alarm independen
Anda dapat menetapkan pra-alarm untuk memberi waktu penanggulangan (misalnya 8 m/s) dan alarm utama untuk penghentian operasi (misalnya 10 m/s). Masing-masing memicu LED dan pola bunyi berbeda serta bisa menggerakkan relai berbeda. -
Relai NO/NC 10 A pada 220 V AC
Memberi fleksibilitas interlock: mematikan motor hoist, mengaktifkan sirine/lampu menara, atau mengirim sinyal ke PLC untuk menghentikan proses otomatis. -
Perhitungan rata-rata 2 dan 5 menit
Mengurangi jitter bacaan akibat hembusan singkat. Bermanfaat pada pengambilan keputusan berbasis SOP yang menilai tren, bukan spike sesaat. -
RS485
Memungkinkan integrasi ke SCADA/LMS/LIMS atau ke gateway IoT industri. Data real-time dapat dipantau di ruang kontrol, dan alarm bisa direkam untuk audit. -
Catu sensor terintegrasi (12/24 V DC)
Menyederhanakan pemasangan sensor 0–10 V tanpa power supply tambahan. -
Indikator visual + beeper
Memberi feedback langsung kepada operator lapangan, bahkan saat tidak melihat layar kontrol utama.
Kontrol eksternal dan integrasi sistem
PCE-WSAC 50-121 dirancang sebagai “otak” ringkas di tepi sistem:
-
Input: sinyal sensor 0–10 V (kecepatan angin).
-
Output: dua relai NO/NC (220 V AC/10 A) untuk interlock dan alarm eksternal.
-
Komunikasi: RS485 untuk integrasi ke PLC/SCADA.
Dengan topologi ini, arsitektur tipikalnya:
-
sensor angin di tiang → 2) kabel shielded ke panel PCE-WSAC → 3) alarm lokal (lampu/buzzer) via relai → 4) RS485 ke PLC/SCADA untuk logging & pelaporan.
Data dapat diekspor dari SCADA ke Excel/LIMS untuk tren, audit K3, atau laporan inspeksi.
Spesifikasi teknis lengkap
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Jenis | Wind warning device / air flow meter panel |
| Catu daya utama | 230 V AC |
| Catu keluaran untuk sensor | 12 V DC dan 24 V DC |
| Rentang pengukuran (dengan sensor 0–10 V) | 0 … 50 m/s |
| Akurasi pengukuran | ±3% dari rentang ukur |
| Sinyal input sensor | 0 … 10 V |
| Relai alarm | 2 × NO/NC, beban maksimum 220 V AC / 10 A |
| Jenis alarm | Pra-alarm (LED kuning + bunyi periodik), Alarm utama (LED merah + bunyi kontinu) |
| Rata-rata waktu | 2 menit dan 5 menit |
| Antarmuka | RS485 |
| Suhu operasi | −20 … +60 °C (−4 … +140 °F) |
| Kelas perlindungan | IP66 |
| Dimensi | 197,5 × 90 × 45 mm |
| Aksesori dalam paket | Unit panel, manual, konektor sensor, sertifikat kalibrasi ISO |
| Catatan | Sensor angin dijual terpisah |
Penjelasan sederhana: rentang 0–50 m/s setara kira-kira 0–180 km/jam. Ambang keselamatan kerja crane sering berada di kisaran 10–15 m/s; jadi perangkat ini memadai untuk memantau dari kondisi tenang hingga badai. Akurasi ±3% dari rentang berarti deviasi maksimal sekitar ±1,5 m/s pada rentang penuh—cukup untuk keputusan go/no-go operasional.
Panduan memilih komponen tambahan
Karena unit dikirim tanpa sensor, berikut pedoman ringkas:
Memilih sensor kecepatan angin (keluaran 0–10 V)
| Kondisi lapangan | Rekomendasi sensor | Alasan |
|---|---|---|
| Aplikasi umum di atap/tiang | Cup/vane 0–10 V, rentang 0–50 m/s | Tahan lama, biaya ekonomis |
| Lingkungan korosif (pesisir/WWTP) | Bodi plastik/SS316, bearing tertutup | Tahan garam & uap kimia |
| Daerah mudah terbentuk es | Sensor dengan pemanas | Mencegah pembekuan mekanik |
| Respons sangat cepat | Ultrasonik 0–10 V | Tanpa bagian bergerak |
Aksesori yang sering dipakai:
-
tiang/mast + braket;
-
kabel shielded untuk 0–10 V (minim interferensi);
-
lampu menara/stack light dan sirine;
-
enclosure tambahan bila pemasangan di luar ruang ekstrem;
-
pelindung petir/surge protection bila area rawan petir.
Faktor yang memengaruhi hasil:
-
posisi pemasangan (terhalang bangunan/permukaan);
-
kualitas pembumian & proteksi surge;
-
panjang dan kualitas kabel sinyal;
-
kalibrasi dan pengaturan skala sensor 0–10 V;
-
keakurasian ambang yang ditetapkan sesuai SOP.
Panduan cara menggunakan produk langkah demi langkah
Contoh skenario: pengangkatan peralatan di atap instalasi pengolahan air (WTP/WWTP) menggunakan hoist. Tujuan: operasi berhenti otomatis saat angin melampaui ambang aman.
-
Pemasangan sensor
Tempatkan sensor angin 2–3 m di atas puncak struktur terdekat, bebas turbulensi lokal. Arahkan sesuai petunjuk pabrik sensor. Gunakan kabel shielded menuju panel PCE-WSAC. -
Wiring panel
Hubungkan keluaran 0–10 V sensor ke terminal input. Pasok sensor dari terminal 12/24 V DC panel. Sambungkan 230 V AC ke catu utama panel. Pasang kabel ke lampu menara/sirine dan ke rangkaian interlock hoist melalui dua relai NO/NC. -
Konfigurasi skala
Pastikan skala 0–10 V sesuai rentang 0–50 m/s (umum). Jika sensor memiliki skala berbeda, sesuaikan mapping/konversi di sistem (rujuk sensor). -
Set ambang
Tentukan pra-alarm (mis. 8 m/s) untuk memberi peringatan pekerja, dan alarm utama (mis. 10 m/s) untuk memutus interlock hoist. Nilai bisa disesuaikan dengan standar K3 internal dan pedoman industri. -
Uji fungsional
Gunakan generator sinyal/angin buatan (atau simulasi 0–10 V) untuk memicu pra-alarm dan alarm. Pastikan LED, bunyi, relai, dan notifikasi RS485 bekerja sesuai. -
Operasi harian
Saat pekerjaan berlangsung, operator memantau display dan status LED. Sistem otomatis akan berbunyi/bercahaya ketika rata-rata 2/5 menit melampaui ambang. Relai memutus operasi sesuai desain interlock. -
Perawatan berkala
Periksa kebersihan sensor, kekencangan braket, dan koneksi kabel. Verifikasi fungsi relai/RS485 dan lakukan kalibrasi periodik sesuai interval mutu internal.
Kesimpulan dan rekomendasi
PCE-WSAC 50-121 adalah solusi panel peringatan angin yang fokus pada keandalan instalasi permanen. Kombinasi input 0–10 V, relai ganda 10 A, indikator visual/audio, perhitungan rata-rata 2/5 menit, RS485, serta suplai sensor 12/24 V DC, membuatnya mudah diintegrasikan ke crane, hoist, sistem atap, menara, maupun aplikasi industri luar ruang. IP66 dan suhu operasi −20 sampai +60 °C menambah rasa aman untuk iklim tropis.
Siapa yang paling diuntungkan?
-
tim K3 & QA/QC fasilitas industri yang membutuhkan alarm angin objektif;
-
pengelola WTP/WWTP, pabrik F&B, farmasi/biotek, dan laboratorium riset yang sering melakukan pekerjaan atap/outdoor;
-
integrator sistem/SCADA yang mencari panel siap-pakai untuk interlock berbasis kecepatan angin.
Jika Anda membutuhkan pencatatan historis internal, siapkan logger/PLC di sisi RS485. Untuk area beku/pesisir, pilih sensor yang sesuai (dengan pemanas/bahan tahan korosi).
FAQ singkat
-
Apakah unit ini sudah termasuk sensor angin?
Tidak. Sensor 0–10 V dibeli terpisah, namun PCE-WSAC menyediakan suplai 12/24 V DC untuk menyalakan sensor. -
Bisakah perangkat mematikan mesin secara otomatis?
Bisa. Gunakan relai NO/NC 220 V AC/10 A untuk interlock motor, sirine, atau input PLC. -
Apakah ada pencatatan data dalam unit?
Dokumen resmi tidak menyebut memori internal. Untuk logging, gunakan RS485 ke PLC/SCADA atau data logger eksternal. -
Seberapa tahan terhadap cuaca?
Panel berkelas IP66 dan bekerja pada −20 hingga +60 °C, cocok untuk pemasangan outdoor dengan perlindungan kabel yang tepat. -
Bagaimana menentukan ambang pra-alarm dan alarm?
Rujuk SOP/K3 perusahaan dan standar kerja setempat. Umumnya pra-alarm disetel sedikit di bawah batas operasi, alarm utama pada batas “stop”.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pemantauan angin untuk keselamatan kerja dan kontinuitas proses Anda. Kami melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas seperti PCE-WSAC 50-121 serta perangkat laboratorium lainnya guna membantu perusahaan Anda menerapkan interlock berbasis angin, memastikan kontrol yang konsisten, dan memenuhi standar tertinggi. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi pemantauan angin pada utilitas dan proses, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Air Flow Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Multifunction Air Flow Meter PCE-AM 45
Lihat Produk★★★★★ -

Multifunction Air Flow Meter PCE-AM 45
Lihat Produk★★★★★ -

Multifunction Air Flow Meter PCE-AM 30
Lihat Produk★★★★★ -

Multifunction Air Flow Meter Flow Hoods PCE-VA 20-SET-ICA incl. ISO Calibration
Lihat Produk★★★★★ -

Multifunction Air Flow Meter Flow Hoods PCE-VA 20-SET-ICA incl. ISO Calibration
Lihat Produk★★★★★ -

Multifunction Air Flow Meter PCE-HVAC 2-ICA with ISO Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Multifunction Air Flow Meter PCE-HVAC 2
Lihat Produk★★★★★ -

Air Flow Meter PCE-WSAC 50-210
Lihat Produk★★★★★
Referensi
- Asfahanif, F., & Amri, S. (2022). ANALISIS PERISTIWA ANGIN KENCANG DENGAN CITRA SATELIT HIMAWARI-8 (STUDI KASUS: BANGKALAN, 17 OKTOBER 2021). Jurnal Geografi, 19(2), 83–91. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/JG/article/download/34826/13520
- Manalu, J. W., & Gunoto, P. (2023). PERANCANGAN SISTEM MONITORING KECEPATAN ANGIN DAN TEMPERATUR UDARA BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT). Sigma Teknika, 6(1), 86–96. Retrieved from https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/sigmateknika/article/download/5125/3524














